cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Fisitek : Jurnal Ilmu Fisika dan Teknologi
ISSN : 25806661     EISSN : 2580989X     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
FISITEK: Jurnal Ilmu Fisika dan Teknologi is a peer-reviewed journal which covers all aspects of theoretical and practical research of physics and their use. FISITEK is published by Physics Department of Science and Technology Faculty, State Islamic University of Sumatera Utara Medan (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan), Indonesia. FISITEK appears twice a year, in February and August. FISITEK is available in electronic and print editions.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2023)" : 5 Documents clear
ANALISIS PENCEMARAN AIR BERDASARKAN BAKU MUTU AIR DENGAN PARAMETER FISIKA DAN KIMIA PADA SALURAN AIR JALAN NIAS I KABUPATEN JEMBER Arsita, Maya; Sudarti, Sudarti; Yushardi, Yushardi
FISITEK: Jurnal Ilmu Fisika dan Teknologi Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/fisitekfisitek.v7i1.13551

Abstract

Airtermasuk pada salah satu komponen pentingyang dibutuhkanoleh manusia sehingga diperlukan upaya pengendalian dan pelestarian air untuk menjaga kualitas air. Salah satu cara pengelolaan air yakni dengan memelihara funsi air agar memenuhi baku mutu air. Tingkat baku mutu air dapat dilihat dengan parameter fisika air harus memenuhi baku mutu dengan pH diantara 6 – 9 dan suhu berkisar +- 3 dari suhu udara air yang tidak memenuhi standar baku mutu air ini dapat dikatakan tercemar. Dimana Pada daerah jalan Nias I Kabupaten Jember terdapat beberapa saluran air yang cukup tercemar, hal ini ditandai dengan bau yang tidak sedap dan kekeruhan serta keadaan air yang sangat buruk, berdasarkan hal ini maka dilakukan analisis untuk mengetahui tingkat pencemaran air berdasarkan baku mutu air dengan parameter fisika dan kimia pada saluran air jalan Nias 1 Kabupaten Jember dengan metode deskriptif dengan cara obsevasi secara langsung dan dikaitkan dengan studi literatur, dimana data yang digunkaan yaitu data primer berupa hasil pengukuran dari analisisi baku mutu dengan parameter fisika yaitu suhu dan TDS serta dengan parameter kimia yaitu pengukuran pH. Berdasarkan penelitian kali ini didapatkan hasil bawah air di saluran air jalan nias tidak memenuhhi standar baku mutu air sehingga dapat dikatakan tercemar dengan tingkat sedang . Hal ini disebabkan karena adanya pembuangan limbah domestik oleh masyarkat secara berlebihan
MENGANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NILAI KONSTANTA TERHADAP GERAK HARMONIK SEDERHANA PADA PEGAS MENGGUNAKAN PHET SIMULATION sutopo, Imam; Hafidzi, Muhammad Ridwan; Maola, Naila Lutfia
FISITEK: Jurnal Ilmu Fisika dan Teknologi Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/fisitekfisitek.v7i1.15029

Abstract

Kegiatan pembelajaran yang berkaitan mengenai laboratorium khususnya dalam pembelajaran fisika selain dapat menggunakan real laboratory, kegiatan ini juga bisa menggunakan secara virtual laboratory yang siftanya sistematis dan mempunyai akurasi yang baik. Dalam peneltian ini dilakukan pratikum secara virtual laboratory dengan simulasi PhET tujuan penelitian ini guna untuk mengetahui nilai konstanta suatu pegas, membuktikan hukum Hooke pada setiap percobaan, serta mengetahui pengaruh masa yang diberikan pada pegas terhadap priode getaran. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dan pengambilan data dengan menggunakan simulasi PhET. Berdasarkan hasil dan pembahasan dalam penelitian yang diperoleh menunjukan bahwa nilai konstanta pegas berbanding terbalik terhadap massa benda dan simpangannya, dilihat dari persamaan hukum hooke F= -k. Δx dan F = m.g diperoleh bahwa masa benda terhadap pegas berbanding lurus dengan simpangan. Pada tabel 1, pengukuran ke-1 hingga pengukuran ke-5 terbukti bahwa semakin besar masa benda yang diberikan terhadap pegas maka nilai simpangan yang diperoleh semakin besar
STREAMLINE ANALYSIS OF SYMPTOMS OF CYCLONES IN NORTH SUMATRA (STUDY OF CASE : 1-10 SEPTEMBER) Guchi, Novaldo; Lubis, Lailatul Husna
FISITEK: Jurnal Ilmu Fisika dan Teknologi Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/fisitekfisitek.v7i1.15066

Abstract

This study aims to analyze the cyclonic disturbance streamlined on the surface temperature in the North Sumatra region. The data used in this streamlined analysis is accessed from the websitehttp://ww.bom.gov.au/ and analyzed to see cyclonic disturbances in the area and any impacts that occur due to cyclonic disturbances in the area. This cyclonic disturbance is caused by wind speed, where wind speed is one of the causes of increasing water vapor in the atmosphere. Judging from its geographical location, the North Sumatra region is one of the provinces located in the western part of Indonesia, located on the line 1 ̊  ̶  4 ̊  north lattitude and 98 ̊   ̶  100 ̊ east longitude. The North Sumatra region is one of the many areas affected by cyclonic disturbances. Weather disturbances such as tropical cyclones can change atmospheric conditions in the area where a tropical cyclone is passing or is traversed and changes in surface temperatures traversed by the tropical cyclone. Based on sea surface temperature data obtained from the BMKG website https://dataonline.bmkg.go.id and obtained from these data that the surface temperature intensity in the North Sumatra region is at a temperature of 26.3ºC-28.3ºC.
Tingkat Kebisingan Akustik Gedung Kuliah Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Khobir, Mustofa; Daulay, Abdul Halim; Daulay, Zubair Aman
FISITEK: Jurnal Ilmu Fisika dan Teknologi Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/fisitekfisitek.v7i1.17233

Abstract

Telah dilakukan penelitian Tingkat Kebisingan Akustik Gedung Kuliah Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan yang bertujuan untuk mengetahui tingkat gangguan akustik Gedung Kuliah Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan. Pengukuran yang dilakukan meliputi pengukuran Tingkat Tekanan Bunyi (TTB), Background Noise, dan Reverberation Time (RT). Penelitian dilakukan di dalam ruang Gedung Kuliah Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan, yaitu Ruang Kuliah Anif-201 (A-201), Pasca-219 (P-219), dan Ijeck-204 (I-204) dengan menggunakan metode ada siswa, tidak ada siswa dan jendela terbuka, dan tidak ada siswa dan jendela tertutup.mengukur tingkat gangguan akustik di ruang kuliah menggunakan perangkat Sound Level Meter (SLM) tipe GM1356. Sumber bunyi (bising) berasal dari dalam dan luar ruang perkuliahan. Untuk pengukuran Reverberation Time (RT) menggunakan Rumus Sabine.Untuk mengukur Contour Map Dua Dimensi (2D) dan Tiga Dimensi (3D) menggunakan Software Surfer Golden tipe 16.Tingkat Tekanan Bunyi (TTB) pada Ruang Kuliah Anif-201 (A-201), Ruang Kuliah Pasca-219 (P-219) dan Ruang Kuliah Ijeck-204 (I-204) masing-masing nilai rata-rata nya sebesar 62,05, 68,52, 58,64 dB, 61,00, 63,44, 61,64 dB, dan 64, 13 , 68,45, 66,16 dB dalam metode ada siswa, metode tidak ada siswa jendela terbuka dan metode tidak ada siswa jendela tertutup, Nilai tersebut masih di bawah standar bising TTB yang memungkinkan untuk gangguan kampus sebagai ruang kelas yaitu, 90dB . Background Noise pada Ruang Kuliah Anif-201 (A-201) Pasca-219 (P-219), Ijeck-204 (I-204) masing-masing nilai rata-ratanya sebesar 39,27 dB, 38,21 dB, 37, 32dB.Nilai tersebut masih di bawah standar syarat bising background noise yang diperbolehkan untuk gangguan kampus sebagai ruang kuliah, yaitu 40 dB Reverberation Time (RT) atau waktu dengung pada Ruang Kuliah Pasca-219 (P-219), sebesar 1,447 detik, dan pada Ruang Kuliah Ijeck-204 (I-204) sebesar 1.200 detik. Hasil tersebut melebihi standar waktu dengung di kampus, yaitu 0,6 - 0,8 detik. 40 dB Reverberation Time (RT) atau waktu dengung pada Ruang Kuliah Pasca-219 (P-219), sebesar 1,447 detik, dan pada Ruang Kuliah Ijeck-204 (I-204) sebesar 1,200 detik. Hasil tersebut melebihi standar waktu dengung di kampus, yaitu 0,6 - 0,8 detik.40 dB Reverberation Time (RT) atau waktu dengung pada Ruang Kuliah Pasca-219 (P-219), sebesar 1,447 detik, dan pada Ruang Kuliah Ijeck-204 (I-204) sebesar 1,200 detik. Hasil tersebut melebihi standar waktu dengung di kampus, yaitu 0,6 - 0,8 detik.
ANALISIS PERUBAHAN TEMPERATUR AIR TERHADAP DAYA HANTAR LISTRIK (DHL) DAN TOTAL DISSOLVED SOLID (TDS) Margareta, Bella; Toruan, Parmin Lumban; Atina, Atina
FISITEK: Jurnal Ilmu Fisika dan Teknologi Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/fisitekfisitek.v7i1.12698

Abstract

AbstrakKandungan mineral dalam air minum merupakan unsur yang penting dalam tubuh serta bermanfaat bagi sistem pencernaan. Air minum yang berkualitas harus sesuai dengan standar yang telah ditetapkan resmi oleh Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 482/MENKES/PER/IV/2010. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kenaikkan temperatur air minum terhadap DHL dan TDS dengan variasi kenaikkan temperatur disetiap kenaikkan 10oC yaitu 10oC, 20oC, 30oC, 40oC, 50oC, 60oC, 70oC, dan 80oC. Metode yang digunakan yaitu metode eksperimen di Laboratorium melalui treatment/ perlakuan tertentu terhadap subjek penelitian yang kemudian diamati/ diukur. Hasil dari pengukuran DHL dan TDS setelah dilakukan perlakuan dengan 3 kali perulangan menunjukkan kenaikkan, masing-masing rata-rata DHL 94 µS/cm, 113,333 µS/cm, 136,667 µS/cm, 162 µS/cm, 182,667 µS/cm, 208 µS/cm, 232 µS/cm, dan 276 µS/cm, serta masing-masing rata-rata TDS 47 mg/l, 56,667 mg/l, 68,333 mg/l, 81 mg/l, 91,333 mg/l, 104 mg/l, 116 mg/l, dan 138 mg/l. Hasil tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi temperatur nilai DHL dan TDS semakin naik. Berdasarkan hasil uji statistik bahwa kenaikkan temperatur berpengaruh terhadap nilai DHL dan TDS karena memiliki hubungan yang signifikan. Nilai DHL dan TDS memiliki hubungan berbanding lurus dimana semakin tinggi nilai DHL semakin tinggi juga nilai TDS yang dihasilkan, akan tetapi nilai TDS lebih kecil dari DHL. Kata Kunci: Air Minum, Temperatur, DHL, dan TDS AbstractThe mineral content in drinking water is an important element in the body and is beneficial for the digestive system. Quality drinking water must comply with the standards that have been officially established by the Regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia No. 482/MENKES/PER/IV/2010. This study aims to analyze the increase in drinking water temperature on DHL and TDS with variations in temperature increase for each 10oC increase, namely 10oC, 20oC, 30oC, 40oC, 50oC, 60oC, 70oC, and 80oC. The method used is the experimental method in the laboratory through certain treatments for research subjects which are then observed/measured. The results of the DHL and TDS measurements after treatment with 3 repetitions showed an increase, each DHL average was 94 S/cm, 113,333 S/cm, 136.667 S/cm, 162 S/cm, 182,667 S/cm, 208 S /cm, 232 S/cm, and 276 S/cm, and their respective mean TDS 47 mg/l, 56.667 mg/l, 68.333 mg/l, 81 mg/l, 91.333 mg/l, 104 mg/ l, 116 mg/l, and 138 mg/l. These results indicate that the higher the temperature, the higher the DHL and TDS values. Based on the results of statistical tests that the increase in temperature affects the value of DHL and TDS because it has a significant relationship. The DHL and TDS values have a directly proportional relationship where the higher the DHL value, the higher the TDS value produced, but the TDS value is smaller than DHL. Keywords: Drinking Water, Temperature, DHL, and TDS 

Page 1 of 1 | Total Record : 5