cover
Contact Name
Hendra Kartika
Contact Email
hendra.kartika@staff.unsika.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
redaksi_supremum@unsika.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. karawang,
Jawa barat
INDONESIA
SJME (Supremum Journal of Mathematics Education)
ISSN : 25493639     EISSN : 25488163     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
SJME (Supremum Journal of Mathematics Education) is a journal of mathematics education that publishes research papers and studies in the field of mathematics education. SJME is a biannual (January and July), peer-reviewed, open access journal, edited by the Mathematics Education, Faculty of Teacher Training and Education Science, University of Singaperbangsa Karawang, West Java, Indonesia. It addresses mainly to an expert in mathematics education, young researchers and also to other specialists in adjacent fields of research that focus their attention on general and particular issues related to mathematics education.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 1 (2019): January 2019" : 8 Documents clear
Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Pada Materi SPLDV Ditinjau dari Indikator Kemampuan Matematis Ferry Ferdianto; Leonardus Yesino
SJME (Supremum Journal of Mathematics Education) Vol 3 No 1 (2019): January 2019
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Singaperbangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.247 KB) | DOI: 10.35706/sjme.v3i1.1335

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan penyebab kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal pada materi SPLDV yang ditinjau dari indikator kemampuan matematis. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Kadugede Tahun Pelajaran 2017/2018. Pemilihan sampel dengan cara quota sampling, diperoleh siswa kelas XI sebanyak 36 orang. Pengambilan data diperoleh dengan  menggunakan metode tes untuk menentukan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang kemudian dianalisis dengan uji perbedaan rata-rata. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Kesalahan dalam memahami masalah sebesar 43,1%; 2) Kesalahan dalam merencanakan penyelesaian dan menyelesaikan masalah sesuai rencana sebesar 53,3%; 3) Kesalahan dalam menyelesaikan masalah sesuai rencana sebesar 39,8%; 4) Kesalahan dalam membuat model matematika, menyelesaikan dan melakukan pengecekan jawaban sebesar 61,1%.DOI: https://doi.org/10.31235/osf.io/kmwg6
Pengintegrasian TPACK dalam Pembelajaran Transformasi Geometri SMA untuk Mengembangkan Profesionalitas Guru Matematika Ibnu Rafi; Nurrita Sabrina
SJME (Supremum Journal of Mathematics Education) Vol 3 No 1 (2019): January 2019
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Singaperbangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.808 KB) | DOI: 10.35706/sjme.v3i1.1430

Abstract

Artikel ini membahas mengenai cara pengintegrasian kerangka Technological,  Pedagogical and Content Knowledge (TPACK) dalam pembelajaran transformasi geometri SMA untuk mengembangkan profesionalitas guru matematika. Artikel ini merupakan hasil kajian pustaka dengan sumber kajian berupa artikel jurnal, undang-undang dan laman web yang bertemakan TPACK, Uji Kompetensi Guru (UKG), profesionalitas guru, dan penggunaan GeoGebra dalam pembelajaran. Penulisan artikel ini dilatarbelakangi oleh capaian rata-rata Uji Kompetensi Guru (UKG) pada bidang studi matematika yang mengindikasikan perlu adanya pengembangan profesionalitas guru matematika, terutama pada kompetensi pedagogik dan profesional. Salah satu kerangka yang memfasilitasi pengembangan dua kompetensi tersebut adalah Technological, Pedagogical and Content Knowledge (TPACK). Melalui TPACK, guru matematika diharapkan dapat mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran pada materi matematika yang bersifat abstrak, seperti transformasi geometri. Berdasarkan hasil kajian, pengintegrasian TPACK dapat mengembangkan profesionalitas guru matematika melalui kegiatan workshop penggunaan GeoGebra dalam pembelajaran transformasi geometri SMA. DOI: https://doi.org/10.31235/osf.io/v2ygb
The Influence Of PQ4R Strategy And Mathematical Reasoning Ability Towards Mathematical Communication Skills Alberta Parinters Makur
SJME (Supremum Journal of Mathematics Education) Vol 3 No 1 (2019): January 2019
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Singaperbangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.81 KB) | DOI: 10.35706/sjme.v3i1.1467

Abstract

This study was performed to examine the students’ reading and math skills that affected their mathematics achievement. The objective of this research was to know the effectiveness of reading strategy (PQ4R strategy) on mathematical communication skill based on mathematical reasoning skill.It was quantitative research using quasi-experimental method conducted at SMAN 3 Depok in 2014 with 80 samples of students selected based on their mathematical reasoning skill. Data were obtained through questions about mathematical reasoning and mathematical communication and then analyzed with two-way ANOVA. The data analysis and interpretation showed that students who were taught with PQ4R strategy had better mathematical communication skill than students who have been traditionally taught. The effect of mathematical communication skill differed depending on mathematical reasoning ability. There was a more significant difference between students with high mathematical reasoning skill and low mathematical reasoning skill for students in the treatment condition than there was for subjects in the control condition. Thus, there was an interaction between the learning strategy and mathematical reasoning skill. The findings lead to the recommendation that reading skill could be used to improve student's mathematical communication skill and would ease the mathematical learning proces.test. DOI: https://doi.org/10.31235/osf.io/6xk7b
Analisis Kesulitan Calon Guru Sekolah Dasar Dalam Menyelesaikan Soal Pemecahan Masalah Matematis Berdasarkan Prosedur Newman Nia Kania; Zaenal Arifin
SJME (Supremum Journal of Mathematics Education) Vol 3 No 1 (2019): January 2019
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Singaperbangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.542 KB) | DOI: 10.35706/sjme.v3i1.1471

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk: (1) Memberikan gambaran mengenai profil calon guru Sekolah Dasar dalam pemecahan masalah matematis berdasarkan prosedur Newman; (2) Mendeskripsikan faktor-faktor yang menjadi penyebab mahasiswa mengalami kesulitan dalam setiap langkah pemecahan masalah berdasarkan prosedur Newman; (3) Memaparkan dampak yang ditimbulkan dari kesulitan mahasiswa dalam pemecahan masalah matematis; (4) Menemukan cara yang tepat dalam mengatasi kesalahan mahasiswa dalam pemecahan masalah matematis.Populasi penelitan adalah Mahasiswa Calon Guru Sekolah Dasar Universitas Majalengka. Sampel adalah semester V pada matakuliah Pemecahan Masalah Matematika. Pengambilan data diperoleh dengan pedoman wawancara, lembar observasi mahasiswa dan lembar soal tes untuk melihak kemampuan pemecahan masalah matematis mahasiswa. yang kemudian dianalisis melalui langkah-langkah; (1) Reduksi Data; (2)Penyajian Data; (3) Verifikasi. Hasil penelitian adalah Jenis kesulitan yang dilakukan mahasiswa dalam menyelesaikan soal  pemecahan masalah berdasarkan prosedur Newman; (1) Terdapat 33,33% subjek penelitian mengalami jenis kesulitan pada tahap comprehension; (2) Terdapat 16,67%  subjek penelitian yang kesulitan pada tahap transformation; (3) Terdapat 16,67%  subjek penelitian yang kesulitan pada tahap process skill; (4) Terdapat 16,67%  subjek penelitian yang kesulitan pada tahap encoding; (5) terdapat 16,67%  subjek penelitian yang tidak menggunakan prosedur Newman dalam menyelesaikan masalahnya. DOI: https://doi.org/10.31235/osf.io/brwgs
Application of Logistic Differential Equation to Investigate The Extent of Emphasizing Stimulus Variation in Mathematics Instruction Chinedu Obasi
SJME (Supremum Journal of Mathematics Education) Vol 3 No 1 (2019): January 2019
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Singaperbangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (723.398 KB) | DOI: 10.35706/sjme.v3i1.1433

Abstract

The knowledge and skills in mathematics processes can be provided in an effective and systematic manner only by teaching mathematics in schools. Stimulus variation as a teaching skill is used to stimulate students’ interest and attract their attention to the lesson presentation.  Therefore, this study investigated the extent of emphasizing stimulus variation in mathematics instruction using logistic differential equation. The study adopted a developmental survey design where a cross-section of in-service mathematics teachers in Imo State numbering 94 were continuously observed and surveyed to decipher their extent of emphasizing stimulus variation in the classroom to promote teaching excellence. The observations were carried out for 14 days and the data were generated based on direct observational technique (using observation schedule). The result revealed inadequate and inconsistent emphasis of stimulus variation teaching skill in mathematics instruction. This implies that pre-service mathematics teachers seldom emphasize stimulus variation when teaching mathematics. It was recommended that mathematics teachers should always employ the skill of stimulus variation in class during instructional delivery so as to enhance students’ learning experience and satisfaction thereby promoting teaching excellence. DOI: https://doi.org/10.31235/osf.io/rthj2
Promoting Pupils’ Achievement Towards Effective Cloud Computing in Mathematics Education: A Case of Using Virtual Magic Board for Teaching Surface Area Ukeagbu Merry Ngozi; Eugene Chukwuemeka Unamba
SJME (Supremum Journal of Mathematics Education) Vol 3 No 1 (2019): January 2019
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Singaperbangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.248 KB) | DOI: 10.35706/sjme.v3i1.1432

Abstract

The study investigated pupil’s achievement using virtual magic board manipulative in surface area. The quasi-experimental research approach of the pre-test-post-test non-equivalent control group design was adopted. Based on the objectives, two research questions and two hypotheses guided the study. The population comprises all primary six (6) pupils in all the private schools in Owerri Municipal Council of Imo state. A sample size of one hundred and sixty-four (164) pupils participated in the study using simple random sampling technique. The instrument used for data collection is researchers made Mathematics achievement test (MAT) that was validated by two expert’s judges from mathematics education and measurement and evaluation departments. The reliability of the instrument was determined using the Pearson Product Moment correlation method which yielded a value of 0.83. The data generated were analyzed using mean, standard deviation, t-test, and ANCOVA. The hypotheses were tested at 0.05 level of significance. The results show that virtual magic board enhances primary school pupil’s achievement in a surface area and the enhancement does not significantly depend on gender. Based on the findings it is recommended that workshops and seminars should be organized for mathematics teachers on the virtual magic board.  
Pengembangan Bahan Ajar Materi Pythagoras yang Berorientasi pada Kompetensi Abad 21 untuk Guru SMP Ida Maryamah; Nurul Anriani; Maman Fathurrohman
SJME (Supremum Journal of Mathematics Education) Vol 3 No 1 (2019): January 2019
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Singaperbangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (822.825 KB) | DOI: 10.35706/sjme.v3i1.1490

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan produk berupa buku ajar matematika yang berorientasi pada kompetensi abad 21 pada materi Pythagoras kelas VIII semester genap yang valid. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang melipiuti tujuh langkah pokok, yaitu: analisis kebutuhan, kemampuan peneliti sebagai pengembang, produk yang dikembangkan, konsep produk, pengembangan produk, uji ahli, dan uji coba lapangan. Hasil penelitian berupa buku ajar matematika yang berorientasi pada kompetensi abad 21 pada materi Pythagoras kelas VIII yang valid. Kevalidan buku ajar diperoleh berdasarkan data dari angket penilaian para ahli, yaitu ahli materi, ahli bahasa, dan ahli media. Penilaian ahli materi mencapai kategori baik, ahli bahasa mencapai kategori sangat baik, dan ahli media mencapai kategori sangat baik. Sedangkan keterbacaan dan kepraktisan buku ajar diperoleh dari data angket penilaian guru matematika yang hasilnya mencapai kategori sangat baik.  Jadi dapat disimpulkan bahwa buku ajar matematika yang berorientasi pada kompetensi abad 21 pada materi Pythagoras layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran matematika. DOI: https://doi.org/10.31235/osf.io/9z27d
Peningkatan Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Melalui Problem Posing Ditinjau Dari Tahap Perkembangan Kognitif Siswa Oom Romsih; Yuyu Yuhana; Hepsi Nindiasari
SJME (Supremum Journal of Mathematics Education) Vol 3 No 1 (2019): January 2019
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Singaperbangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (56.15 KB) | DOI: 10.35706/sjme.v3i1.1463

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh penggunaan pendekatan pembelajaran problem posing dalam meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa ditinjau dari tahap perkembangan kognitif siswa. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan dua kelas yang dijadikan sampel penelitian. Data kemampuan penalaran matematis dan tahap perkembangan kognitif siswa diperoleh melalui tes kemampuan penalaran matematis dan Tes Of Logical Thinking (TOLT). Data yang dihasilkan dianalisis untuk dilihat perbedaan rerata dari ketiga tahap kognitif pada kelas yang dijadikan sampel penelitian.Hasil penelitian menunjukan bahwa pada tahap perkembangan kognitif formal tidak terdapat perbedaan rerata kemampuan penalaran matematis, sedangkan pada tahap perkembangan kognitif transisi dan konkret menunjukkan terdapat perbedaan rerata penalaran matematis antara siswa yang menggunakan pendekatan problem posing dengan siswa yang menggunakan pendekatan saintifik. DOI: https://doi.org/10.31235/osf.io/gu387

Page 1 of 1 | Total Record : 8