cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
ISSN : 25992597     EISSN : 25992589     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha, adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh jurusan Penjaskesrek, Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran Olahraga. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan Olahraga bagi masyarakat akademik. Jurnal ini terbit 3 kali setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 28 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2013)" : 28 Documents clear
IMPLEMENTASI MODEL KOOPERATIF (STAD) MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK LOMPAT JAUH Eka Giri Astika, I Putu
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i1.361

Abstract

I Putu Eka Giri Astika PENJASKESREK FOK Universitas Pendidikan Ganesha, Kampus Tengah Undiksha Singaraja, Jalan Udayana Singaraja – Bali Tlp. (0362) 32559 e-mail: ekagiriastika@yahoo.co.id ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar dasar lompat jauh. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yaitu guru sebagai peneliti. Penelitian ini di laksanakan dalam 2 siklus, yaitu terdiri dari perencanaan, pelaksanaan evaluasi, dan refleksi. Subyek penelitian siswa kelas VIII E SMP Negeri 1 Grokgak, jumlahnya 40 siswa, 24 siswi putra dan 16 siswa putri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif.Hasil analisis aktivitas belajar secara klasikal pada siklus I mencapai 78,62 yang berada pada kategori aktif dan siklus II mencapai 98,37yang berada pada kategori  Sangat aktif. Aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan 18,12 sedangkan pada hasil belajar secara klasikal pada siklus I mencapai 77,50% berada pada kategori  Sangat baik dan siklus II mencapai 100% yang berada pada kategori sangat baik. Jadi hasil belajar siswa mengalami peningkatan sebesar 22,50%. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar Lompat Jauh meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VIII E SMP Negeri 1 Grokgak tahun pelajaran 2012/2013. Oleh karena itu, peneliti menyarankan guru penjasorkes untuk menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar lompat jauh Kata-kata Kunci: pembelajaran kooperataif tipe STAD, aktivitas, hasil belajar, lompat jauh.
IMPLEMENTASI KOOPERATIF GI UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING BOLA BASKET Surya Wirawan, I Gede
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i1.331

Abstract

I Gede Surya Wirawan PENJASKESREK FOK Universitas Pendidikan Ganesha, Kampus Tengah Undiksha Singaraja, Jalan Udayana Singaraja- Bali Tlp. (0362) 32559 e-mail: iwan_koenceng@yahoo.co.id   Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola basket melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe GI pada siswa kelas X.1 SMA Negeri 4 Singaraja tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian tergolong penelitian tindakan kelas yaitu peneliti sebagai guru. Penelitian dilaksanakan sebanyak 3 siklus dengan rancangan terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas X.1 SMA Negeri 4 Singaraja yang berjumlah 38 orang (18 orang putra dan 20 orang putri). Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data didapatkan aktivitas belajar passing bola basket mengalami peningkatan dari 7,75 pada siklus I menjadi 7,92 pada siklus II, dan menjadi 8,8 pada siklus III. Hasil belajar mengalami peningkatan dari 86,84% pada siklus I, menjadi 92,11% pada siklus II, dan 94,74% pada siklus III. Jadi rata-rata aktivitas belajar passing bola basket pada siklus I, II dan III sebesar 8,16 (aktif) sedangkan rata-rata ketuntasan hasil belajar siklus I, II dan III sebesar 91,23% (sangat baik). Disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing (chest pass, bounce pass, dan overhead pass) bola basket meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe GI pada siswa kelas X.1 SMA Negeri 4 Singaraja tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru penjasorkes dapat mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe GI dalam pembelajaran teknik dasar passing bola basket. Kata-kata Kunci:   Model pembelajaran kooperatif, aktivitas, hasil belajar, dan passing bola basket.  
PENERAPAN MODEL KOOPERATIF (STAD) MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TOLAK PELURU Sukma Mahardikaa, I Gede
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i1.347

Abstract

I Gede Sukma Mahardika PENJASKEREK FOK Universitas Pendidikan Ganesha, Kampus Tengah Undiksha Singaraja, Jalan Udayana Singaraja – Bali Tlp. (0362) 32559 e-mail: sukmamahardika@yahoo.com     Abstrak: Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar tolak peluru melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas IX B SMP Negeri 1 Gerokgak tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas yaitu guru sebagai peneliti. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi atau evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IX B SMP Negeri 1 Gerogak, berjumlah 35 orang terdiri dari 21 siswa putra dan 14 siswa putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data pada siklus I aktivitas belajar secara klasikal yaitu 8,0 (aktif), dan pada siklus II yaitu 8,7 (aktif). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 0,7. Persentase hasil belajar secara klasikal pada siklus I adalah 82,9%, dan pada siklus II adalah 100%. Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 17,1%. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar tolak peluru meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas IX B SMP Negeri 1 Gerokgak tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru penjasorkes agar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar tolak peluru pada siswa. Kata-kata kunci: Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD, Aktivitas, Hasil  Belajar Tolak Peluru.
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK PASSING BASKET MELALUI PENERAPAN KOOPERATIF NHT Suatmika, I Kadek
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola basket melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT.Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas dengan peneliti sebagai guru. Penelitian dilaksanakan sebanyak 2 siklus terdiri dari tahap rencana tindakan, pelaksanaan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII C SMP Negeri 2 Sukasada yang berjumlah 31 orang siswa. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Berdasarkan analisis data hasil penelitian aktivitas belajar teknik dasar passing bola basket mengalami peningkatan dari 48,4  (aktif) pada siklus I menjadi 67,7 (aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase hasil belajar siklus I hasilnya 77,4% (baik) menjadi 93,5% (sangat baik) pada siklus II. Berdasarkan analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing (chest pass dan bounce pass) bola basket meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas VIII C SMP Negeri 2 Sukasada tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru penjasorkes dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola basket pada siswa.Kata-kata Kunci: Model pembelajaran kooperatif, aktivitas, hasil belajar, dan teknik dasar passing bola basket.
IMPLEMENTASI MODEL KOOPERATIF STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING SEPAK BOLA Sukarnawa, I Wayan Adi
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

I Wayan Adi Sukarnawa PENJASKEREK FOK Universitas Pendidikan Ganesha, Kampus Tengah Undiksha Singaraja, Jalan Udayana Singaraja ? Bali Tlp. (0362) 32559 e-mail: adisukarnawa@yahoo.com   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepak bola (menggunakan kaki bagian dalam dam kaki bagian luar) melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VIII A SMP Negeri 3 Singaraja tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas dengan peneliti sebagai guru. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Subjek penelitian berjumlah 34 orang siswa, 17 laki-laki dan 17 perempuan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Analisis data menggunakan analisis data statistik deskriptif. Hasil analisis data secara klasikal pada siklus I, tingkat aktivitas 7.67 (aktif) dan hasil belajar teknik dasar passing menggunakan kaki bagian dalam 76.47% (baik). Siklus II secara klasikal tingkat aktivitas 8,53 (aktif) dan hasil belajar teknik dasar passing menggunakan kaki bagian luar 91.18% (sangat baik). Berdasarkan data tersebut dapat dinyatakan bahwa terjadi peningkatan aktivitas belajar sebesar 0,86% dan hasil belajar 14,71% dari siklus I ke siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar passing sepak bola meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VIII A SMP Negeri 3 Singaraja tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru penjasorkes agar mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe STAD krena tipe ini dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepak bola. Kata-kata kunci: model pembelajaran, aktivitas, hasil belajar, passing sepak bola.  
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION Wijaya, Gede Hari
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gede Hari Wijaya PENJASKESREK FOK Universitas Pendidikan Ganesha, Kampus Tengah Undiksha Singaraja, Jalan Udayana Singaraja-Bali Tlp. (0362) 32559 e-mail: hariwijaya08@yahoo.com Abstrak: Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing bola basket (chest pass dan bounce pass) melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe GI. Penelitian ini adalah Penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi atau evaluasi dan refleksi. Subjek Penelitian siswa kelas VIII A2 SMP Negeri 2 Sawan, berjumlah 30 orang dengan rincian 6 orang putra dan 24 orang putri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data pada siklus I aktivitas belajar passing chest pass secara klasikal sebesar 7 (aktif), dan meningkat pada siklus II sebesar 9,5 (sangat aktif). Persentase hasil belajar passing secara klasikal pada siklus I sebesar 77,19% (baik), dan pada siklus II meningkat menjadi 90,05% (sangat baik). Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar passing bola basket (chest pass dan bounce pass) meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe GI pada siswa kelas VIII A2 SMP Negeri 2 Sawan tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru Penjasorkes untuk mengimplementasikan model pembelajaran ini karena terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik passing bola basket.Kata-kata Kunci : “ Model Pembelajaran kooperatif tipe GI, aktivitas, hasil belajar,  bola basket.”  
Implementasi Model Kooperetif (STAD) Meningkatkan Aktifitas dan Hasil Belajar Berguling Senam Lantai Kariada Putra, Wayan
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wayan Kariada Putra   PENJASKESREK FOK Universitas Pendidikan Ganesha, Kampus Tengah Undiksha Singaraja, Jalan Udayana Singaraja=Bali Tlp. (0362) 32559 e-mail: Kariadaputra@yahoo.co.id Abstrak: Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar berguling senam lantai melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VII H SMP Negeri 3 Singaraja tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas yaitu guru sebagai peneliti. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi atau evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII H SMP Negeri 3 Singaraja, berjumlah 29 orang terdiri dari 21 siswa putra dan 14 siswa putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data pada siklus I aktivitas belajar secara klasikal yaitu 8,02 (aktif), dan pada siklus II yaitu 8,32 (aktif). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 0,3. Persentase hasil belajar secara klasikal pada siklus I adalah 86,2%, dan pada siklus II adalah 100%. Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 13,8%. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar berguling senam lantai meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VII H SMP Negeri 3 Singaraja tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru penjasorkes agar mengimplentasikan model pembelajaran kooperatif tipe STAD karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar  senam lantai pada siswa. Kata-kata kunci:  Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD, Aktivitas, Hasil Belajar Senam lantai.  
MODEL KOOPERATIF STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR BERGULING SENAM LANTAI Sudarmianti, Dewa Ayu
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewa Ayu Sudarmianti PENJASKESREK FOK Universitas Pendidikan Ganesha, Kampus Tengah Undiksha Singaraja, Jalan Udayana Singaraja-Bali Tlp. (0362) 32559 e-mail: Sudarmianti@gmai.com   Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar berguling (Roll) senam lantai melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Masing-masing siklus terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas  VIII 8 SMP  Negeri 3 Banjar  yang berjumlah 32 orang terdiri dari 22 orang siswa putra dan 10 orang siswa putri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data pada siklus I aktivitas belajar berguling (roll) secara klasikal sebesar 8,16 (aktif), dan pada siklus II sebesar 9,28 (sangat aktif). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 1,12 Persentase hasil belajar berguling (roll) secara klasikal pada siklus I sebesar 71,87% (cukup baik), dan pada siklus II sebesar 84,37% (baik). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 12,5%. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar berguling (Roll) senam lantai meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VIII  8 SMP  Negeri 3 Banjar tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru penjasorkes untuk menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam proses pembelajaran sebagai alternatif  untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar berguling (Roll) senam lantai.   Kata-kata kunci: Model kooperatif STAD, aktivitas, hasil belajar senam lantai.
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SENAM LANTAI Ria Lestari, Komang
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komang Ria Lestari PENJASKESREK FOK Universitas Pendidikan Ganesha, Kampus Tengah Undiksha Singaraja, Jalan Udayana Singaraja-Bali Tlp. (0362) 32559 e-mail: komangrialestari@gmai.com   Abstrak: Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar senam lantai (sikap lilin dan kayang). Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas dan menggunakan 2 siklus. Subjek penelitian siswa kelas VIII B SMP Negeri 1 Seririt berjumlah 32 siswa. Hasil analisis data pada siklus I aktivitas belajar sikap lilin dan kayang secara klasikal sebesar 7,5 dan pada  siklus II sebesar 9,4. Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 1,9. Persentase hasil belajar sikap lilin secara klasikal pada siklus I sebesar 72,61%, pada siklus II sebesar 92,24% maka mengalami peningkatan sebesar 19,63%. Sedangkan persentase hasil belajar sikap kayang secara klasikal pada siklus I sebesar 72,12%, pada siklus II sebesar 92,19% maka mengalami peningkatan sebesar 20,07%. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa Aktivitas dan hasil belajar senam lantai sikap lilin dan kayang meningkat melalui model pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) Pada Siswa Kelas VIII B SMP Negeri 1 Seririt Pada Tahun Pelajaran 2012/2013”. Disarankan kepada guru penjasorkes untuk menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar senam lantai sikap lilin dan kayang pada siswa.Kata-kata kunci: Model kooperatif STAD, aktivitas, hasil belajar, senam lantai.        
IMPLEMENTASI MODEL KOOPERATIF (NHT) MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR BERGULING SENAM LANTAI Listya Marta Dewi, Ni Putu
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ni Putu Listya Martha Dewi PENJASKESREK FOK Universitas Pendidikan Ganesha, Kampus Tengah Undiksha Singaraja, Jalan Udayana Singaraja – Bali Tlp. (0362) 32559 e-mail: listya.marthadewi@yahoo.com     Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar berguling senam lantai melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yaitu guru sebagai peneliti yang dilaksanakan dalam dua siklus, terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X.9 SMA Negeri 7 Denpasar, sejumlah 40 orang, yaitu 21 orang perempuan dan 19 orang laki-laki. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data  aktivitas belajar secara klasikal berguling senam lantai pada siklus I adalah 7,9 (aktif), dan meningkat menjadi 8,2 (aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase hasil belajar secara klasikal pada siklus I adalah 87,5%  dan meningkat menjadi 100% (sangat baik) pada siklus II. Dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar berguling senam lantai  meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas X.9 SMA Negeri 7 Denpasar tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru Penjasorkes agar mengimplementasikan model pembelajaran ini karena terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar berguling senam lantai. Kata-kata kunci: Pembelajaran Kooperatif NHT, Aktivitas, Hasil Belajar Senam

Page 2 of 3 | Total Record : 28