cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
ISSN : 25992597     EISSN : 25992589     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha, adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh jurusan Penjaskesrek, Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran Olahraga. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan Olahraga bagi masyarakat akademik. Jurnal ini terbit 3 kali setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 77 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2016)" : 77 Documents clear
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING BOLA VOLI ., Nunak Sabandi; ., I Wayan Artanayasa, S.Pd, M.Pd.; ., I Made Satyawan, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik passing bola voli melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas VIII B4 SMP Negeri 4 tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian tindakan kelas (PTK),di mana jumlah siklus yang dilakukan adalah sebanyak 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII B4 SMP Negeri 4 Singaraja, yang berjumlah 25 orang terdiri dari 18 orang putra dan 7 orang putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan rata-rata aktivitas belajar passing bola basket secara klasikal pada observasi awal 4,88 (kurang aktif), meningkat pada siklus I menjadi 7,22 (aktif), dan meningkat pada siklus II menjadi 9,33 (sangat aktif). Sedangkan hasil belajar secara klasikal pada observasi awal 1,95 (cukup), meningkat pada siklus I menjadi 2,39 (cukup), dan meningkat pada siklus II menjadi 3,57 (sangat baik). Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola voli meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas VIII B4 SMP Negeri 4 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016. Disarankan kepada guru penjasorkes untuk mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe NHT karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola voli siswa.Kata Kunci : Kooperatif NHT, aktivitas, hasil belajar, passing bola voli. This study aims to improve the activity and learning outcomes volleyball passing techniques through the implementation of cooperative learning model NHT in class VIII SMP Negeri 4 B4 academic year 2015/2016. Research is classroom action research (PTK), where the number of cycles performed is as much as two cycles. The subjects were students of class VIII SMP Negeri 4 Singaraja B4, which amount to 25 people consisting of 18 sons and 7 daughters. Data were analyzed using descriptive statistical analysis. Based on the results, the average activity studied classical basketball passing on preliminary observations 4.88 (underactive), increased in the first cycle to 7.22 (active), and increased in the second cycle becomes 9.33 (very active) , While the results of classical learning in the initial observation 1.95 (enough), increased in the first cycle to 2.39 (enough), and increased in the second cycle to 3.57 (very good). Based on the results of data analysis and discussion, it can be concluded that the activities and achievement of passing the basic techniques of volleyball improved through the implementation of cooperative learning model NHT in class VIII SMP Negeri 4 Singaraja B4 academic year 2015/2016. Penjasorkes recommended to teachers to implement cooperative learning model NHT because it can increase the activity and results of learning the basic techniques of volleyball passing students.keyword : Cooperative NHT, activities, learning outcomes, passing volleyball.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF DENGAN MACROMEDIA FLASH 8 MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN ., I Kadek Mahendra Meyana; ., Prof. Dr. I Nyoman Kanca, MS; ., I Gede Suwiwa, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mendeskripsikan bagaiman rancangan multimedia pembelajaran interaktif 2) tanggapan ahli kependidikan terhadap pengembangan multimedia pembelajaran interaktif , 3) tanggapan siswa terhadap multimedia pembelajaran interaktif yang dikembangkan. Penelitian pengembangan ini menggunakan model ADDIE (analyze, design, development, implementation, evaluation). Tahapan dari model ini meliputi tahap Analisis (analyze), desain (design), pengembagan (development), implementasi (Implementation), dan evaluasi (evaluation). Pada tahap validasi, produk divalidasi melalui tinjauan oleh ahli isi mata pelajaran, ahli media pembelajaran, ahli desain pembelajaran, 3 orang siswa untuk uji perorangan, 6 orang siswa untuk uji kelompok kecil, dan 30 orang siswa untuk uji coba kelompok besar. Instrumen pengumpulan data berupa kuisioner/angket. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Disimpulkan bahwa desain pengembangan multimedia pembelajaran interaktif menghasilkan laporan pengembangan produk yang baik. Kelayakan multimedia pembelajaran interaktif diperoleh berdasarkan data dari angket yang kemudian di analisis secara deskriptif kuantitatif dan dikonversi ke dalam konversi tingkat pencapaian dengan skala 5. Tinjauan ahli isi matapelajaran dengan kualifikasi baik (75%), tinjauan ahli desain pembelajaran dengan kualifikasi baik (87,27%), tinjauan ahli media pembelajaran dengan kualifikasi baik (83,33%), uji coba perorangan dengan kualifikasi sangat baik (92,33%), uji kelompok kecil dengan kualifikasi sangat baik (91,33%), uji coba kelompok besar dengan kualifikasi baik (89,06%). Dari penelitian tentang pengembangan multimedia pembelajaran ini diharapkan dapat menjadi sumber belajar yang efektif dan efesien.Kata Kunci : Multimedia Interaktif, model ADDIE, PJOK The purpose of this study were 1) to describe how the design of multimedia interactive learning 2) education expert feedback on the development of multimedia interactive learning, 3) the responses of students to multimedia interactive learning developed. The development of research using models ADDIE (analyze, design, development, implementation, evaluation). Stages of this model include phase analysis (analyze), design (design) architecture, development (development), implementation (Implementation), and evaluation (evaluation). In the validation phase, the products are validated through a review by experts of the course content, instructional media experts, instructional design expert, 3 person students for individual test, 6 person students for small group test, and 30 person students for testing large groups. Data collection instruments like questionnaire / questionnaire. Analysis of the data used is descriptive analysis of quantitative and qualitative descriptive analysis. It was concluded that the design of the development of multimedia interactive learning generates reports good product development. Feasibility multimedia interactive learning based on data obtained from a questionnaire which is then analyzed by descriptive quantitative and converted into a conversion rate of achievement with a scale of 5. Review of lesson content expert with good qualifications (75%), expert review of instructional design with good qualification (87.27 %), expert review media with good qualifications (83.33%), individual testing with excellent qualifications (92.33%), small group test with excellent qualifications (91.33%), a large group trials with good qualifying (89.06%). From research on the development of instructional multimedia is expected to be a source of learning effective and efficient.keyword : Multimedia Interactive, ADDIE models, PJOK
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF NHT MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING BOLA BASKET ., Dewi Citra Yunita; ., Prof. Dr. I Nyoman Kanca, MS; ., I Gede Suwiwa, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola basket melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas VIII.6 SMP Negeri 2 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas dengan bentuk guru sebagai peneliti, yang dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah 37 orang, terdiri dari 19 orang putra dan 18 orang putri, yang dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Berdasarkan analisis data aktivitas belajar pada observasi awal siswa aktif 4 orang (10,81%), siklus I meningkat menjadi 14 orang (37,84%), siklus II, meningkat menjadi 37 orang (100%). Sedangkan berdasarkan analisis data hasil belajar siklus I pada aspek sikap siswa tuntas 3 orang (8,11%), pada aspek pengetahuan siswa tuntas 19 orang (51,35%), dan pada aspek keterampilan siswa tuntas 10 orang (27,03%). Sedangkan siklus II pada aspek sikap siswa tuntas 37 orang (100%), aspek pengetahuan siswa tuntas 37 orang (100%), dan aspek keterampilan siswa tuntas 37 orang (100%). Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing (chest pass and bounce pass) bola basket meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas VIII.6 SMP Negeri 2 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016. Disarankan kepada guru PJOK dapat menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe NHT karena terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola basket pada siswa. Kata Kunci : Aktivitas, bola basket, hasil belajar, kooperatif. This study aims to improve the activity and result of learning the basic techniques of passing a basketball though the application of learning model NHT cooperative on VIII.6 grade students of SMP Negeri 2 Singaraja in the academic year 2015/2016. This research in classified as a class action research with form teachers as researchers conducted in two cycles and each cycle consisting of the two meetings. The subjects were 37 people, consisting of 19 men and 18 women, were analyzed using descriptive statistical analysis. Based on data analysis of learning activities in the early observation of active students 4 (10,81%), after being given an action on the first cycly, active students increased to 14 people (37,84%), after the action on the second cycly, active students increased to 37 people (100%). While based on the analysis of learning outcomes data on aspects of the attitude of first cycle students completed 3 (8,11%), on the aspect of knowledge students completed 19 votes (51,35%), and the skill aspect students completed 10 votes (27,03%). While the second cycle in the aspect of attitudes students completed 37 (100%), aspects of knowledge students completed 37 (100%), and aspects of the skills students completed 37 (100%). Based on the analysis of data and discussion concluded that the activities and result to learn the basic techniques of passing (chestpass and bouncepass) basketball increased through the implementation of cooperative learning model NHT on VIII.6 grade students of SMP Negeri 2 Singaraja in the academic year 2015/2016. PJOK recommended to teachers can implement cooperative learning model NHT as shown to increase the activity and learned the basic techniques of passing a basketball to students.keyword : Activities, basketball, cooperative, learning outcomes.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR KEBUGARAN JASMANI ., I Putu Agus Triana; ., I Putu Darmayasa, S.Pd, M.For; ., Kadek Yogi Parta Lesmana, S.Pd.,M.Pd
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i2.7946

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar kebugaran jasmani kekuatan dan dayatahan melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas XI IPS 3 SMA Negeri 1 Melaya tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dimana guru sebagai peneliti yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian siswa kelas XI IPS 3, berjumlah 30 orang dengan rincian 17 orang putra dan 13 orang putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data pada siklus I Aktivitas belajar siswa 7,31(aktif) dan meningkat 1,13 menjadi 8,44 (aktif) pada siklus II. Analisis data ketuntasan hasil belajar kebugaran jasmani pada siklus I meningkat 3,34% menjadi 6,67% (Cukup), dan meningkat 70% menjadi 76,67% (Baik) pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar kebugaran jasmani meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas XI IPS 3 SMA Negeri 1 melaya tahun pelajaran 2015/2016. Disarankan kepada guru penjasorkes dapat menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.Kata Kunci : Pembelajaran STAD, aktivitas, hasil belajar, kebugaran jasmani The purpose of this research are improving students’ activity and study result in physical fitness, strenght, and endurance through the model implementation of cooperative learning type STAD on student XI IPS 3 SMA Negeri 1 Melaya in academic year 2015/2016. This research is an action class research. In this research the teacher as researcher used two cycles. The subject of this research is students from XI IPS 3, consist of 30 students, 17 males and 13 females. The data is analyzed by using descriptive statistics analysis. The result of data from the first cycle is students’ learning activities 7,31 (active) and improve 1,13 to 8,44 (active) on second cycle. Data analysis of completeness learning outcomes in physical fitness on the first cycle improve from 3,34% to 6,67% (active enough), and improve from 70% to 76,67% (good) on the second cycle. Based on the result of data analysis and discussion, can be concluded that activity and learning result of physical fitness improve through the model implementation of cooperative learning type STAD on students XI IPS 3 SMA Negeri 1 Melaya in academic year 2015/2016. It recommended for sport teacher to apply the cooperative learning type STAD, because it can improve learning activities and students’ study result.keyword : STAD learning, activities, study result, physical fitness
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING BOLA VOLI ., I Gede Ngembon Bu; ., Prof. Dr. I Nyoman Kanca, MS; ., I Putu Darmayasa, S.Pd, M.For
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar (passing atas dan passing bawah) bola voli melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas XI IIS 2 SMA Negeri 1 Kubu tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IIS 2 SMA Negeri 1 Kubu, berjumlah 24 orang, 9 orang putra dan 15 orang putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan aktivitas passing bola voli secara klasikal pada observasi awal 5,63 (cukup aktif). Pada siklus I meningkat menjadi 7,40 (aktif), dan meningkat menjadi 9,04 (sangat aktif) pada siklus II. Sedangkan ketuntasan hasil belajar (passing atas dan passing bawah) bola voli pada observasi awal secara klasikal 61,34% (kurang baik) tidak tuntas. Pada siklus I meningkat menjadi 79,57% (baik) tuntas, dan pada siklus II meningkat menjadi 86,20% (baik) tuntas. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola voli meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas XI IIS 2 SMA Negeri 1 Kubu tahun pelajaran 2014/2015. Disarankan kepada guru penjasorkes dengan mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe STAD karena telah terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing bola voli siswa. Kata Kunci : Model pembelajaran kooperatif, aktivitas, hasil belajar, bola voli This research aimed to improve the activity and learning result of volleyball basic technique (over passing and below passing) through the implementation of cooperative learning model of STAD type to XI IIS2 grade students of SMA N 1 KUBU in academic year os 2014/ 2015. This research was a classroom research which held in two cycles. Research subject was XI IIS2 grade students of SMAN 1 KUBU, numbered 24 students, 9 boys and 15 girls. Data was analyzed using descriptive statistic analysis. Based on the research result, it was shown that volley ball passing activity in classicaly at pre observation was 5,63 (sufficient active). At the first cycle it improved to 7,40 (active) and improved to 9,04 (very active) at second cycle. However, learning result mastery (over passing and below passing) in volley ball at pre observation in classicaly was 61,34% (not good) and categorized as below mastery level. At the first cycle, it improved to 79,57% (good) and categorized as mastery level, and at second cycle, it improved to 85,20% (good) and also categorized as mastery level. Based on the result of data analysis and the explanation, it could be concluded that the activity and learning result, of volley ball basic technique ins passing improved through the implementation of cooperative learning model of STAD to XI IIS2 grade student of SMA N 1 KUBU in acacemic year of 2014/ 2015. It was suggested to the teacher of health, sport and physic education to apply cooperative learning model of STAD become it has been proved that if could improve the activity and learning result of students volleyball passing. keyword : Cooperative learning model, activity, learning result, volley ball
PENERAPAN KOOPERATIF NHT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING BOLA BASKET ., I Made Santosa Adi k; ., Dr. Wahjoedi,S.Pd,M.Pd; ., dr. Putu Adi Saputra, S.Ked.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola basket melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada Siswa Kelas VII.3 SMP Negeri 3 Banjar Tahun Pelajaran 2015/2016. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas dengan peneliti sebagai guru, dilaksanakan dalam dua siklus. Tiap siklus terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan, observasi/ evaluasi, refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas VII.3 SMP Negeri 3 Banjar yang berjumlah 32 siswa (16 putra dan 16 putri). Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil siklus I yaitu, skor rata-rata klasikal aktivitas belajar sebesar 6,26 (cukup aktif), mengalami peningkatan sebesar 1,13 pada siklus II menjadi 7,39 (aktif). Rata- rata skor aktivitas siklus I dan II sebesar 6,81 (aktif). Ketuntasan belajar klasikal siklus I 71,87% (cukup baik), siklus II 84,38%(baik), mengalami peningkatan 12,51%. Rata-rata skor hasil belajar siklus I dan II sebesar 80,52% (baik). Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar passing bola basket meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas VII.3 SMP Negeri 3 Banjar tahun pelajaran 2015/2016. Berdasarkan simpulan di atas, disarankan kepada guru Penjasorkes untuk menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT karena terbukti meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing bola basket.Kata Kunci : NHT, aktivitas, dan hasil belajar, bola basket. This study aims to increasing the learning activities and learning outcomes of basketball basic passing technique through the implementation of NHT cooperative learning for the students of class VII.3 of SMP Negeri 3 Banjar in academic year 2015/2016. This study belonged to classroom action research, in which the researcher acted as the teacher. This study was carried out in two cycles. Each cycle consisted of planning, execution, observation/ evaluation, and reflection. The subjects of this study were the students of class VII.3 of SMP Negeri 3 Banjar, which consisted of 32 students (16 males and 16 females). The data were analyzed by using descriptive statistic analysis. The result of cycle I showed that the classical mean of students’ learning activities score was 6,26 (quite active). This score increased 1.13 in cycle II became 7,39 (active). The average score of students’ learning activities from cycle I to II was 6.81, which was categorized as active. The score of learning outcome in cycle I was 71,81% (quit good) , increased 12,51% in cycle II became 84,38% (good). The mean score of learning outcomes in cycle I and II was 80,52% (good). Based on the data analysis and discussion, it can be concluded that the implementation of NHT cooperative learning promoted the learning activities and learning outcomes of the students of class VII.3 SMP Negeri 3 Banjar in academic year 2015/2016. Therefore, it is suggested that the physical exercise teachers implement the NHT cooperative learning since it was proven that it increases the students’ learning activities and learning outcomes.keyword : NHT, activities learning, outcomes learning, basketball.
IMPLEMENTASI KOOPERATIF TPS UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING BOLA VOLI ., I Made Arsa Wijaya; ., Prof. Dr. I Nyoman Kanca, MS; ., I Made Satyawan, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing (passing bawah dan passing atas) bola voli melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe TPS pada siswa kelas VII G SMP Negeri 2 Seririt tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan bentuk guru sebagai peneliti, yang dilaksanakan dalam dua siklus, tiap siklus terdiri dari tahap perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian meliputi siswa kelas VII G SMP Negeri 2 Seririt yang berjumlah 30 orang terdiri dari 18 orang putra dan 12 orang putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif.Berdasarkan hasil analisis data ketuntasan aktivitas belajar pada siklus I secara klasikal 7,43 (aktif) dan meningkat menjadi 8,38 (aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase hasil belajar secara klasikal teknik dasar pasing bola voli pada siklus I adalah 80,0% (baik) dan meningkat menjadi 93,3% (sangat baik) pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar passing (passing bawah dan passing atas) bola voli meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe TPS pada siswa kelas VII G SMP Negeri 2 Seririt tahun pelajaran 2015/2016. Disarankan kepada guru penjasorkes dapat mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe TPS, karena terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar. Kata Kunci : Kooperatif TPS, aktivitas, hasil belajar, pasing bola voli. This study aimed at improving learning activity and outcome in learning passing (passing over and passing below) volleyball through implementing cooperative learning technique TPS on the students of class VII G SMP Negeri 2 Seririt years 2015/2016. This was classroom action research which researcher as teacher, it was done in two cycles. Each cycle consisted of planning, action, observing/evaluating, and reflecting stage. The subject was class VII G SMP Negeri 2 Seririt which consisted 30 students 18 male and 12 female The data were analyzed using descriptive statistics analysis. The result of data analysis of classical learning activity in cycle I showed 7.43 which was categorized active enough and in cycle II showed 8.38 which was categorized very active, meanwhile the learning outcome in cycle I reached 80,0% which was categorized good and in cycle II reached 93,3% which was categorized very good. Based on the result of data analysis and discussion, it concluded that the learning activity and outcome in learning passing (passing over and passing below) volleyball improved by implementing cooperative learning model TPS technique in class VII G SMP Negeri 2 Seririt years 2015/2016. It was suggested to Pejasorkes teacher to implement TPS technique based on the result of the study that learning activity and learning outcome had improvedkeyword : Cooperative TPS, activity,the results of the study, passing volleyball.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING BOLA VOLI ., I Komang Edy Muliawan; ., I Putu Darmayasa, S.Pd, M.For; ., Ni Luh Putu Spyanawati, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola voli melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas X JB 2 SMK Pariwisata Triatma Jaya Singaraja tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan bentuk guru sebagai peneliti yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas X JB 2 SMK Pariwisata Triatma Jaya Singaraja, berjumlah 34 orang dengan rincian 19 orang putra dan 15 orang putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data rata-rata aktivitas belajar pada siklus I sebesar 6,99 (cukup aktif) dan pada siklus II menjadi 7,43 (aktif). Sedangkan analisis data ketuntasan hasil belajar teknik dasar passing bola voli pada siklus I sebesar 78,43% (cukup), dan pada siklus II menjadi 86,39% (baik). Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa, aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola voli meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas X JB 2 SMK Pariwisata Triatma Jaya Singaraja tahun pelajaran 2015/2016. Disarankan kepada guru Penjasorkes agar dapat mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada materi passing bola voli karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.Kata Kunci : Model Pembelajaran Kooperatif STAD, aktivitas, hasil belajar, bola voli. This purpose of the study is improving students’ activity and result study in passing of volyball through the implementation of cooperative learning type STAD on grade X JB 2 SMK Pariwisata Triatma Jaya Singaraja in academic year 2015/2016. This research is a class action research with shapes the teacher used two cycles. The subject of the study is student of X JB 2 SMK Pariwisata Triatma Jaya Singaraja, of 34 student consist of 19 males and 15 females. Analysis of the data were using descriptive statistical analysis . The results of data analysis in the first cycle of 6.99 (active enough ) and becomes 7.43 (active ) on the second cycle . Analysis of the data completeness result of learning the basic techniques of passing volleyball in the first cycle of 78.43 % ( enough ) , and increased to 86.39 % (good) on the second cycle. Based on the analysis of data and discussion can be concluded , activities and results to learn the basic techniques of passing a volleyball improved through the implementation of cooperative learning model STAD in class X JB 2 SMK Pariwisata Triatma Jaya Singaraja in the academic year 2015/2016. Recommended to Penjasorkes teachers in order to implement cooperative learning model STAD on the material passing volleyball because it can increase the activity and student learning outcomes.keyword : Cooperative Learning Model STAD, activities, learning outcome, voly ball.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING BOLA BASKET ., Tut Ria Teguh Karya; ., Prof. Dr. I Nyoman Kanca, MS; ., I Made Satyawan, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola basket bounce pass dan overhead pass pada siswa kelas VIII E SMP Negeri 4 Busungbiu tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yaitu guru sebagai peneliti. Pelaksanaan penelitian dalam 2 siklus. Terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian siswa kelas VIII E SMP Negeri 4 Busungbiu, jumlahnya 30 orang, 17 orang putra dan 13 orang siswa putri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data pada siklus 1 yaitu rata-rata aktivitas belajar 6,8 (cukup aktif) dan ketuntasan hasil belajar teknik dasar passing bola basket secara klasikal 60% (cukup baik). Sedangkan hasil analisis data siklus 2 yaitu rata-rata aktivitas belajar 8,8 (aktif) dan ketuntasan hasil belajar teknik dasar passing bola basket secara klasikal 90% (sangat baik). Berdasarkan analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola basket meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas VIII E SMP Negeri 4 Busungbiu tahun pelajaran 2015/2016. Oleh karena itu disarankan guru penjasorkes agar dapat mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe NHT.Kata Kunci : Kooperatif, aktivitas belajar, hasil belajar, bounce pass dan overhead pass, Bola basket. This study aims to improve the activity and results of learning the basic techniques of passing basket ball of E class students of SMPN 4 Busungbiu in the academic year 2015/2016. This research is a class act that is teacher as researcher. The implementation of research in two cycles. Consist of a plan of action, action, evaluation, and reflection. The research subject is E eight grades student of SMPN 4 Busungbiu, the number of 30 people, 17 men and 13 female students. Data were analyzed using descriptive statistics. The results of data analysis in cycle 1 with an average of 6.8 learning activities (quite active) and completeness result learn the basic techniques of passing basket ball classically 60% (pretty good). While the results of the data analysis cycle 2 at an average of 8.8 learning activity (active) and the completeness of the results of learning the basic techniques of passing basket ball classically 90% (excellent). Based on data analysis and discussion can be concluded that the activities and outcomes of learning the basic techniques of soccer dribbling leg dribbling the inner and outer leg improved through the implementation of cooperative learning model NHT on E class VIII SMPN 4 Busungbiu in the academic year 2015/2016. It is therefore advisable penjasorkes teachers in order to implement cooperative learning model type NHT.keyword : Kooperatif, learning activities, learning outcomes, bouce pass and overhead pass, basket ball.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF NHT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH ., Made Adnyana; ., Drs. I Made Danu Budhiarta,M Pd.; ., dr. Ni Made Sri Dewi Lestari, S.Ked.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar lompat jauh (gaya jongkok dan gaya menggantung) melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas XI PSB SMA Negeri 1 Mendoyo Tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini penelitian tindakan kelas yaitu guru sebagai peneliti. Dilaksanakan dalam dua siklus, yang terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI PSB SMA Negeri 1 Mendoyo, berjumlah 33 orang dengan rincian 11 siswa putra dan 22 siswa putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian data pada siklus I aktivitas belajar lompat jauh (gaya jongkok dan gaya menggantung) secara klasikal sebesar 7,4 (aktif), dan pada siklus II sebesar 7,96 (aktif). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 0,56. Sedangkan persentase hasil belajar lompat jauh (gaya jongkok dan gaya menggantung) secara klasikal pada siklus I sebesar 81,81 % (baik), dan pada siklus II sebesar 93,93% (sangat baik). Dari siklus I ke SIklus II mengalami peningkatan sebesar 12,12%. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan bahwa aktivitas dan hasil belajar lompat jauh (gaya jongkok dan gaya menggantung) pada siswa kelas XI PSB SMA Negeri 1 Mendoyo tahun pelajaran 2015/2016 meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT. Dengan demikain kepada guru Penjasorkes dan guru yang lain dapat menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe NHT karena terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.Kata Kunci : kooperatif NHT, aktivitas, hasil belajar, lompat jauh. This study aims to improve the learning outcomes of learning activities and long jump (squat style and hanging style) through the implementation of cooperative learning model NHT in class XI student of SMAN 1 Mendoyo PSB school year 2015/2016. This study is teacher action research as a researcher. Conducted in two cycles, which consists of the stages of planning, implementation, evaluation and reflection. The subjects were students of class XI SMA Negeri 1 Mendoyo PSB, totaling 33 people with details of 11 boys and 22 female student. Data were analyzed using descriptive statistical analysis. Results of research data on the first cycle of learning activity long jump (squat style and hanging style) in the classical style of 7.4 (active), and the second cycle by 7.96 (active). From the first cycle to the second cycle increased by 0.56. While the percentage of learning outcomes long jump (squat style and hanging style) in the classical style in the first cycle of 81.81% (good), and the second cycle of 93.93% (excellent). From the first cycle to the second cycle increased by 12.12%. Based on the analysis and discussion of that activity and learning outcomes long jump (squat style and hanging style) on a class XI student of SMAN 1 Mendoyo PSB academic year 2015/2016 increased through the implementation of cooperative learning model NHT. Demikain Penjasorkes with the teacher and other teachers can implement cooperative learning model NHT as shown to increase the activity and student learning outcomes.keyword : NHT cooperative, activities, learning outcomes, the long jump