Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha, adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh jurusan Penjaskesrek, Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran Olahraga. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan Olahraga bagi masyarakat akademik. Jurnal ini terbit 3 kali setahun.
Articles
29 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 1 No. 1 (2013)"
:
29 Documents
clear
PENERAPAN KOOPERATIF NHT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING BOLA VOLI
Haris Prayogi
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjp.v1i1.336
Haris Prayogi NIM. 0816011065 PENJASKESREK FOK Universitas Pendidikan Ganesha, Kampus Tengah Undiksha Singaraja, Jalan Udayana Singaraja-Bali Tlp. (0362) 32559 e-mail: harisprayogi@rocketmail.com Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola voli (passing bawah dan passing atas) melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe numbered head together (NHT) pada siswa kelas X.2 SMA Negeri 2 Banjar. Penelitian ini tergolong Penelitian Tindakan Kelas (PTK. Hasil analisis data yang diperoleh adalah untuk persentase aktivitas belajar teknik dasar passing bola voli pada siswa X.2 SMA Negeri 2 Banjar pada observasi awal hanya 22,58% (belum aktif) pada siklus I 54,84% (belum aktif), kemudian pada siklus II menjadi 100% (sudah aktif). Sehingga aktivitas belajar meningkat dari observasi awal sampi siklus II. Sedangkan persentase hasil belajar passing bola voli pada siswa X.2 SMA Negeri 2 Banjar pada observasi awal hanya 22,58% (tidak tuntas). Pada siklus I presentase ketuntasan 41,94% (tidak tuntas), kemudian pada siklus II presentase ketuntasan 96,77% (tuntas). Berdasarkan analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar siswa meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif NHT pada siswa kelas X.2 SMA Negeri 2 Banjar tahun pelajaran 2012/2013.Disarankan kepada guru penjasorkes untuk menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT, karena terbukti efektif untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.Kata-kata Kunci: NHT, aktivitas, hasil belajar, passing bola voli.
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION
Gede Hari Wijaya
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjp.v1i1.337
Gede Hari Wijaya PENJASKESREK FOK Universitas Pendidikan Ganesha, Kampus Tengah Undiksha Singaraja, Jalan Udayana Singaraja-Bali Tlp. (0362) 32559 e-mail: hariwijaya08@yahoo.com Abstrak: Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing bola basket (chest pass dan bounce pass) melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe GI. Penelitian ini adalah Penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi atau evaluasi dan refleksi. Subjek Penelitian siswa kelas VIII A2 SMP Negeri 2 Sawan, berjumlah 30 orang dengan rincian 6 orang putra dan 24 orang putri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data pada siklus I aktivitas belajar passing chest pass secara klasikal sebesar 7 (aktif), dan meningkat pada siklus II sebesar 9,5 (sangat aktif). Persentase hasil belajar passing secara klasikal pada siklus I sebesar 77,19% (baik), dan pada siklus II meningkat menjadi 90,05% (sangat baik). Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar passing bola basket (chest pass dan bounce pass) meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe GI pada siswa kelas VIII A2 SMP Negeri 2 Sawan tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru Penjasorkes untuk mengimplementasikan model pembelajaran ini karena terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik passing bola basket.Kata-kata Kunci : “ Model Pembelajaran kooperatif tipe GI, aktivitas, hasil belajar, bola basket.”
IMPLEMENTASI MODEL KOOPERATIF NHT UNTUK MENINGKATAKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING VOLI
I Putu Wisma
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjp.v1i1.338
I Putu Wisma PENJASKESREK FOK Universitas Pendidikan Ganesha, Kampus Tengah Undiksha Singaraja, Jalan Udayana Singaraja- Bali Tlp. (0362) 32559 e-mail:iputuwisma@gmail.com Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing atas dan passing bawah bola voli melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas VII F SMP Negeri 2 Bangli tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas, yaitu guru sebagai peneliti. Pelaksaaan penelitian menggunakan 2 siklus yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, evaluasi/observasi, refleksi. Subyek penelitian berjumlah 28 siswa terdiri dari 16 siswa putra dan 12 siswa putri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil data secara klasikal pada siklus I, tingkat aktivitas 7,64 (aktif) dan hasil belajar teknik dasar passing bawah bola voli 75,1% (baik). Siklus II secara klasikal tingkat aktivitas 8,73 (aktif) dan hasil belajar teknik dasar passing atas bola voli 81,6% ( baik). Berdasarkan data tersebut dapat dinyatakan peningkatan aktivitas belajar sebesar 1,09 dan hasil belajar 6,5% dari siklus I ke siklus II. Berdasarkan hasil data dan pembahasan dapat disimpulkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing atas dan passing bawah bola voli meningkat melalui Implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas VII F SMP Negeri 2 Bangli tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan pada guru penjasorkes mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe NHT karena sudah terbukti mampu meningkatkan aktivitas dan hasil belajar.Kata kunci: model pembelajaran kooperatif tipe NHT, aktivitas dan hasil belajar, teknik dasar passing bola voli.
MODEL KOOPERATIF (STAD) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING BOLA VOLI
I Wayan Gatot
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjp.v1i1.339
I Wayan Gatot PENJASKEREK FOK Universitas Pendidikan Ganesha, Kampus Tengah Undiksha Singaraja, Jalan Udayana Singaraja – Bali Tlp. (0362) 32559 e-mail: wayangatot@ymail.com Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola voli (passing bawah dan passing atas) pada siswa kelas VII A SMP Negeri 5 Abang tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas, yaitu guru sebagai peneliti. Pelaksaaan penelitian menggunakan 2 siklus. Subjek penelitian berjumlah 36 siswa terdiri dari 21 siswa putra dan 15 siswa putri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data secara klasikal pada siklus I, tingkat aktivitas 6,19 (aktif), ketuntasan hasil belajar passing bawah bola voli 77,78% (baik), dan ketuntasan hasil belajara passing atas bola voli 75% (baik). Siklus II secara klasikal tingkat aktivitas 7,13 (aktif), ketuntasan hasil belajar passing bawah bola voli 91,67% (sangat baik) dan ketuntasan hasil belajar passing atas bola voli 91,67% (sangat baik). Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar passing bola voli (passing bawah dan passing atas) meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VII A SMP Negeri 5 Abang tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru penjasorkes mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe STAD karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing bola voli. Kata-kata kunci: model pembelajaran, kooperatif ,STAD, aktivitas dan hasil belajar, bola voli.
IMPLEMENTASI MODEL KOOPERATIF (TGT) MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK PASSING BASKET
I Putu Wisnu Yoga Pratama
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjp.v1i1.340
I Putu Wisnu Yoga Prathama PENJASKEREK FOK Universitas Pendidikan Ganesha, Kampus Tengah Undiksha Singaraja, Jalan Udayana Singaraja – Bali Tlp. (0362) 32559 e-mail: wisnuyogaprathama@gmail.com Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik passing (chest pass dan bounce pass) bola basket melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe TGT. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yaitu guru sebagai peneliti yang dilaksanakan dalam dua siklus, terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X.5 SMA Negeri 1 Marga-Tabanan, sejumlah 25 orang, yaitu 12 orang perempuan dan 13 orang laki-laki. Data dianalisis menggunnakan statistik deskriptif. Hasil analisis data aktivitas belajar secara klasikal teknik passing bola basket pada siklus I adalah 8,04 (aktif), dan meningkat menjadi 8,5 (aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase hasil belajar secara klasikal pada siklus I adalah 76% (baik), dan meningkat menjadi 100% (sangat baik) pada siklus II. Dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik passing (cherst pass dan bounce pass) bola basket meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada siswa kelas X.5 SMA Negeri 1 Marga Tabanan tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru Penjasorkes agar mengimplementasikan model pembelajaran ini karena terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik passing bola basket. Kata-kata kunci: model pembelajaran, kooperatif ,TGT, aktivitas dan hasil belajar, bola basket.
IMPLEMENTASI MODEL KOOPERATIF (GI) MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK PASSING VOLI
I Komang Edi Harta Guna
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjp.v1i1.341
I Komang Edi Harta Guna PENJASKEREK FOK Universitas Pendidikan Ganesha, Kampus Tengah Undiksha Singaraja, Jalan Udayana Singaraja – Bali Tlp. (0362) 32559 e-mail: edie_bodow@yahoo.com Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing bawah dan passing atas bola voli, melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe GI pada siswa kelas XI A Keuangan SMK N 1 Singaraja. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas jenis peneliti sebagai guru. Penelitian dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Subyek penelitian adalah siswa kelas XI A Keuangan SMK N 1 Singaraja yang berjumlah 39 siswa. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Data tentang aktivitas belajar dalam pembelajaran dikumpulkan melalui lembar observasi aktivitas belajar dan data hasil belajar dikumpulkan melalui tes hasil belajar passing bola voli. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif. Hasil analisis data statistik diperoleh pada siklus I rata-rata aktivitas belajar teknik dasar passing bola voli adalah 7,7% kategori aktif dan hasil belajar siswa dengan ketuntasan klasikal sebesar 76,92 katagori baik. Pada siklus II, rata-rata aktivitas belajar siswa adalah 8,5% sangat aktif dan hasil belajar siswa dengan ketuntasan klasikal sebesar 87,18% kategori sangat baik. Disarankan kepada guru Penjasorkes dapat mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe GI karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola voli pada siswa.Kata-kata kunci: Model pembelajaran kooperatif tipe GI, aktivitas dan hasil belajar, passing bola voli.
IMPLEMENTASI MODEL KOOPERATIF STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING SEPAK BOLA
I Wayan Adi Sukarnawa
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjp.v1i1.342
I Wayan Adi Sukarnawa PENJASKEREK FOK Universitas Pendidikan Ganesha, Kampus Tengah Undiksha Singaraja, Jalan Udayana Singaraja – Bali Tlp. (0362) 32559 e-mail: adisukarnawa@yahoo.com Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepak bola (menggunakan kaki bagian dalam dam kaki bagian luar) melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VIII A SMP Negeri 3 Singaraja tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas dengan peneliti sebagai guru. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Subjek penelitian berjumlah 34 orang siswa, 17 laki-laki dan 17 perempuan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Analisis data menggunakan analisis data statistik deskriptif. Hasil analisis data secara klasikal pada siklus I, tingkat aktivitas 7.67 (aktif) dan hasil belajar teknik dasar passing menggunakan kaki bagian dalam 76.47% (baik). Siklus II secara klasikal tingkat aktivitas 8,53 (aktif) dan hasil belajar teknik dasar passing menggunakan kaki bagian luar 91.18% (sangat baik). Berdasarkan data tersebut dapat dinyatakan bahwa terjadi peningkatan aktivitas belajar sebesar 0,86% dan hasil belajar 14,71% dari siklus I ke siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar passing sepak bola meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VIII A SMP Negeri 3 Singaraja tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru penjasorkes agar mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe STAD krena tipe ini dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepak bola. Kata-kata kunci: model pembelajaran, aktivitas, hasil belajar, passing sepak bola.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF(STAD) MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR LOPAT JAUH
I Gede Ariasa
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjp.v1i1.343
I Gede Ariasa PENJASKESREK FOK Universitas Pendidikan Ganesha,Kampus Tengah Undiksha Singaraja,Jalan Udayana Singaraja-Bali Tlp.(0362)32559 e-mail: gedeariasa62@yahoo.co.id Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar lompat jauh melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas X-3 SMA Negeri 2 Banjar tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas yaitu guru sebagai peneliti. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi atau evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X-3 SMA Negeri 2 Banjar, berjumlah 33 orang terdiri dari 17 siswa putra dan 16 siswa putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data pada siklus I aktivitas belajar secara klasikal yaitu 8,07 (aktif), dan pada siklus II yaitu 8,75 (aktif). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 0,68. Persentase hasil belajar secara klasikal pada siklus I adalah 87,88%, dan pada siklus II adalah 96,97%. Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 9,09%. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar lompat jauh meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas X-3 SMA Negeri 2 Banjar tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru penjasorkes agar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar tolak peluru pada siswa. Kata-kata kunci: Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD, Aktivitas, Hasil Belajar Lompat Jauh
PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TAI MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TOLAK PELURU
I Nyoman Sandiyasa
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjp.v1i1.344
I Nyoman Sandiyasa PENJASKEREK FOK Universitas Pendidikan Ganesha, Kampus Tengah Undiksha Singaraja, Jalan Udayana Singaraja – Bali Tlp. (0362) 32559 e-mail: math_sandy@yahoo.co.id Abstrak: Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar tolak peluru (gaya ortodoks dan o’brien) melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe TAI pada siswa kelas X 2 SMA Negeri 1 Banjarangkan tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas dengan peneliti sebagai guru. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 2 siklus dengan rancangan siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas X 2 SMA Negeri 1 Banjarangkan yang berjumlah 32 siswa. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Berdasarkan analisis data hasil penelitian di dapatkan aktivitas belajar tolak peluru mengalami peningkatan sebesar 1,5 dari 7, 3 siklus I menjadi 8,8 di siklus II. Ketuntasan hasil belajar tolak peluru mengalami peningkatan 12,5% dari 81,25% siklus I menjadi 100% siklus II. Jadi rata-rata skor aktivitas belajar tolak peluru pada siklus I dan II sebesar 8,1 tergolong kategori aktif sedangkan rata-rata ketuntasan hasil belajar siklus I dan II sebesar 90,6% berada pada kategori sangat baik. Disarankan kepada guru pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan untuk dapat menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe TAI dalam dalam proses pembelajaran sebagai alternatif untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar tolak peluru.Kata-kata kunci: Model pembelajaran kooperatif, aktivitas, hasil belajar, dan tolak peluru.
IMPLEMENTASI MODEL KOOPERATIF TIPE (GI) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SPRINT
Rico Luciano
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjp.v1i1.345
Rico Luciano PENJASKEREK FOK Universitas Pendidikan Ganesha, Kampus Tengah Undiksha Singaraja, Jalan Udayana Singaraja – Bali Tlp. (0362) 32559 e-mail: rico_focus@rocketmail.com Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar lari jarak pendek (sprint) melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe GI. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yaitu guru sebagai peneliti yang dilaksanakan dalam dua siklus, terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII A SMP Negeri 1 Kintamani, sejumlah 34 orang, yaitu 19 orang perempuan dan 15 orang laki-laki. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data aktivitas belajar secara klasikal lari jarak pendek (sprint) pada siklus I adalah 7,7 (aktif), dan meningkat menjadi 8,2 (sangat aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase hasil belajar secara klasikal pada siklus I adalah 94,1% (sangat baik), dan meningkat menjadi 100% (sangat baik) pada siklus II. Dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar lari jarak pendek (sprint) meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe GI pada siswa kelas VIII A SMP Negeri 1 Kintamani tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru Penjasorkes agar mengimplementasikan model pembelajaran ini karena terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar lari jarak pendek (sprint). Kata-kata kunci: model pembelajaran, kooperatif ,GI, aktivitas dan hasil belajar, lari jarak pendek (sprint).