cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
ISSN : 25992597     EISSN : 25992589     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha, adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh jurusan Penjaskesrek, Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran Olahraga. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan Olahraga bagi masyarakat akademik. Jurnal ini terbit 3 kali setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 29 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2013)" : 29 Documents clear
IMPLEMENTASI MODEL KOOPERATIF (STAD) MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK PASSING BOLAVOLI Yik Abu Bakar
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i1.346

Abstract

Yik Abu Bakar PENJASKEREK FOK Universitas Pendidikan Ganesha, Kampus Tengah Undiksha Singaraja, Jalan Udayana Singaraja – Bali Tlp. (0362) 32559 e-mail: ayix.alydrus@yahoo.com     Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik passing (passing bawah dan passing atas) bola voli melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yaitu guru sebagai peneliti yang dilaksanakan dalam dua siklus, terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 1 MAN Amlapura, sejumlah 19 orang, yaitu 15 orang perempuan dan 4 orang laki-laki. Data dianalisis menggunnakan statistik deskriptif. Hasil analisis data  aktivitas belajar secara klasikal teknik passing bola voli pada siklus I adalah 6,8 (aktif), dan meningkat menjadi 8,4 (sangat aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase hasil belajar secara klasikal pada siklus I adalah 73,7% (cukup baik), dan meningkat menjadi 100% (sangat baik) pada siklus II. Dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik passing (passing bawah dan passing atas) bola voli meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas XI IPA 1 MAN Amlapura tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru Penjasorkes agar mengimplementasikan model pembelajaran ini karena terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik passing bola voli. Kata-kata kunci: model pembelajaran, kooperatif ,STAD, aktivitas dan hasil belajar, bola voli.
PENERAPAN MODEL KOOPERATIF (STAD) MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TOLAK PELURU I Gede Sukma Mahardikaa
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i1.347

Abstract

I Gede Sukma Mahardika PENJASKEREK FOK Universitas Pendidikan Ganesha, Kampus Tengah Undiksha Singaraja, Jalan Udayana Singaraja – Bali Tlp. (0362) 32559 e-mail: sukmamahardika@yahoo.com     Abstrak: Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar tolak peluru melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas IX B SMP Negeri 1 Gerokgak tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas yaitu guru sebagai peneliti. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi atau evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IX B SMP Negeri 1 Gerogak, berjumlah 35 orang terdiri dari 21 siswa putra dan 14 siswa putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data pada siklus I aktivitas belajar secara klasikal yaitu 8,0 (aktif), dan pada siklus II yaitu 8,7 (aktif). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 0,7. Persentase hasil belajar secara klasikal pada siklus I adalah 82,9%, dan pada siklus II adalah 100%. Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 17,1%. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar tolak peluru meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas IX B SMP Negeri 1 Gerokgak tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru penjasorkes agar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar tolak peluru pada siswa. Kata-kata kunci: Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD, Aktivitas, Hasil  Belajar Tolak Peluru.
Implementasi Model Kooperetif (STAD) Meningkatkan Aktifitas dan Hasil Belajar Berguling Senam Lantai Wayan Kariada Putra
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i1.348

Abstract

Wayan Kariada Putra   PENJASKESREK FOK Universitas Pendidikan Ganesha, Kampus Tengah Undiksha Singaraja, Jalan Udayana Singaraja=Bali Tlp. (0362) 32559 e-mail: Kariadaputra@yahoo.co.id Abstrak: Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar berguling senam lantai melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VII H SMP Negeri 3 Singaraja tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas yaitu guru sebagai peneliti. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi atau evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII H SMP Negeri 3 Singaraja, berjumlah 29 orang terdiri dari 21 siswa putra dan 14 siswa putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data pada siklus I aktivitas belajar secara klasikal yaitu 8,02 (aktif), dan pada siklus II yaitu 8,32 (aktif). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 0,3. Persentase hasil belajar secara klasikal pada siklus I adalah 86,2%, dan pada siklus II adalah 100%. Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 13,8%. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar berguling senam lantai meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VII H SMP Negeri 3 Singaraja tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru penjasorkes agar mengimplentasikan model pembelajaran kooperatif tipe STAD karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar  senam lantai pada siswa. Kata-kata kunci:  Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD, Aktivitas, Hasil Belajar Senam lantai.  
IMPLEMENTASI MODEL KOOPERATIF (NHT) MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR BERGULING SENAM LANTAI Ni Putu Listya Marta Dewi
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i1.349

Abstract

Ni Putu Listya Martha Dewi PENJASKESREK FOK Universitas Pendidikan Ganesha, Kampus Tengah Undiksha Singaraja, Jalan Udayana Singaraja – Bali Tlp. (0362) 32559 e-mail: listya.marthadewi@yahoo.com     Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar berguling senam lantai melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yaitu guru sebagai peneliti yang dilaksanakan dalam dua siklus, terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X.9 SMA Negeri 7 Denpasar, sejumlah 40 orang, yaitu 21 orang perempuan dan 19 orang laki-laki. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data  aktivitas belajar secara klasikal berguling senam lantai pada siklus I adalah 7,9 (aktif), dan meningkat menjadi 8,2 (aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase hasil belajar secara klasikal pada siklus I adalah 87,5%  dan meningkat menjadi 100% (sangat baik) pada siklus II. Dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar berguling senam lantai  meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas X.9 SMA Negeri 7 Denpasar tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru Penjasorkes agar mengimplementasikan model pembelajaran ini karena terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar berguling senam lantai. Kata-kata kunci: Pembelajaran Kooperatif NHT, Aktivitas, Hasil Belajar Senam
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TOLAK PELURU Kadek Astrawan
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i1.350

Abstract

I Kadek Astrawan PENJASKEREK FOK Universitas Pendidikan Ganesha, Kampus Tengah Undiksha Singaraja, Jalan Udayana Singaraja – Bali Tlp. (0362) 32559 e-mail: kadekastrawan@yahoo.co.id     Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar tolak peluru gaya (ortodoks dan o’brien) melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yaitu guru sebagai peneliti yang dilaksanakan dalam dua siklus, terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII A SMP Negeri 4 Pupuan, sejumlah 26 orang, yaitu 11 orang perempuan dan 15 orang laki-laki. Data dianalisis menggunnakan statistik deskriptif. Hasil analisis data  aktivitas belajar secara klasikal tolak peluru pada siklus I adalah 7,9 (aktif), dan meningkat menjadi 8,2 (aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase hasil belajar secara klasikal pada siklus I adalah 80,8% (baik), dan meningkat menjadi 100% (sangat baik) pada siklus II. Dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar tolak peluru gaya (ortodoks dan o’brien) meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VII A SMP Negeri 4 Pupuan tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru Penjasorkes agar mengimplementasikan model pembelajaran ini karena terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar tolak peluru gaya (ortodoks dan o’brien). Kata-kata kunci: model pembelajaran, kooperatif ,STAD, aktivitas dan hasil belajar, Tolak Peluru
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT Kadek Setiawan
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i1.351

Abstract

Kadek Hendra Setiawan PENJAKESREK FOK Universitas Pendidikan Ganesha, Kampus Tengah Undiksha Singaraja, Jalan Udayana Singaraja-Bali Tlp. (0362) 32259 e-mail: Kadekhendrasetiawan@rocketmail.com Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik passing bola basket (chest pass dan bounce pass ) melalui penerapan model pembelajaran koperatif tipe Numbered Head Together (NHT) pada siswa kelas X.B SMA Negeri 1 Dawan tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini tergolong Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subyek penelitian adalah siswa kelas X.B SMA Negeri 1 Dawan, yang berjumlah 25 orang siswa. Data diperoleh dari lembar observasi dan evaluasi dengan menggunakan assessmen teknik passing bola basket. Data dianalisis mengunakan statistik diskriptif.Hasil analisis data yang diperoleh adalah untuk aktivitas belajar, dapat diketahui aktivitas belajar siswa meningkat sebesar 64% pada observasi awal ke siklus I, kemudian  meningkat sebesar 4%  dari siklus I ke siklus II dan meningkat sebesar 68% dari observasi awal ke siklus II. Sedangkan, hasil belajar siswa, dari observasi awal sebesar 38% dengan kriteria kurang baik, siklus I sebesar 76% dengan kriteria baik, dan siklus II sebesar 100% dengan kriteria sangat baik. Dapat diketahui hasil belajar siswa meningkat sebesar 28% dari observasi awal ke siklus I, kemudian meningkat sebesar 24% dari siklus I ke siklus II dan meningkat sebesar 52% dari observasi awal ke siklus II. Berdasarkan analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar siswa meningkat melalui penerapan model pembelajaran koperatif tipe NHT pada siswa kelas X.B SMA Negeri 1 Dawan tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru penjasorkes untuk menerapkan model pembelajaran Kooperatif tipe NHT, karena terbukti efektif  untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.   Kata-kata Kunci : Model Pembelajaran, Aktivitas, Hasil Belajar, dan Passing.
IMPLEMENTASI MODEL KOOPERATIF (STAD) MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK LOMPAT JAUH I Putu Eka Giri Astika
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i1.361

Abstract

I Putu Eka Giri Astika PENJASKESREK FOK Universitas Pendidikan Ganesha, Kampus Tengah Undiksha Singaraja, Jalan Udayana Singaraja – Bali Tlp. (0362) 32559 e-mail: ekagiriastika@yahoo.co.id ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar dasar lompat jauh. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yaitu guru sebagai peneliti. Penelitian ini di laksanakan dalam 2 siklus, yaitu terdiri dari perencanaan, pelaksanaan evaluasi, dan refleksi. Subyek penelitian siswa kelas VIII E SMP Negeri 1 Grokgak, jumlahnya 40 siswa, 24 siswi putra dan 16 siswa putri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif.Hasil analisis aktivitas belajar secara klasikal pada siklus I mencapai 78,62 yang berada pada kategori aktif dan siklus II mencapai 98,37yang berada pada kategori  Sangat aktif. Aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan 18,12 sedangkan pada hasil belajar secara klasikal pada siklus I mencapai 77,50% berada pada kategori  Sangat baik dan siklus II mencapai 100% yang berada pada kategori sangat baik. Jadi hasil belajar siswa mengalami peningkatan sebesar 22,50%. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar Lompat Jauh meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VIII E SMP Negeri 1 Grokgak tahun pelajaran 2012/2013. Oleh karena itu, peneliti menyarankan guru penjasorkes untuk menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar lompat jauh Kata-kata Kunci: pembelajaran kooperataif tipe STAD, aktivitas, hasil belajar, lompat jauh.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE (STAD) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH I Ketut Mangku Geotri
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i1.397

Abstract

I Ketut Mangku Geotri   PENJASKESREK FOK Universitas pendidikan Ganesha, Kampus Tengah Undiksha Singaraja, jalan Udayana Singaraja-Bali Tlp.(0362)32559 e-mail: mangkugeotri@yahoo.com   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar lompat jauh (gaya jongkok dan gaya menggantung) melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD.Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas. Pelaksanaan penelitian menggunakan 2 siklus, terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi, refleksi dan rekomendasi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X 2 SMA Negeri 1 Sawan,sejumlah 38 orang siswa yang terdiri dari 19 orang siswa putra dan 19 orang siswa putri. Analisis data menggunakan analisis Statistik Deskriptif. Hasil analisis data aktivitas belajar, ketuntasan aktivitas belajar  secara klasikal pada siklus I adalah 5,84 (cukup aktif). Pada siklus II sebesar 7,34 (aktif). Rata-rata  aktivitas belajar lompat jauh sebesar 6,59 (aktif). Sedangkan hasil analisis data hasil belajar lompat jauh secara klasikal pada siklus I sebesar 77,87% (baik). Pada siklus II sebesar 84,48% (baik). Rata-rata ketuntasan hasil belajar lompat jauh sebesar 84,20% (baik). Dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar lompat jauh meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas X 2 SMA Negeri 1 Sawan Tahun Pelajaran 2012/2013. Disarankan pada guru penjasorkes dapat menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD karena terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar lompat jauh. Abstract: This study aims to improve the activity and the learning outcomes of the long jump (squat style and hanging style) through the implementation of cooperative learning model STAD. This type of study is classified as action research. Implementation research using two cycles, consisting of planning, action, observation / evaluation, reflection and recommendations. The subjects of this study were students of class X 2 SMA Negeri 1 Sawan, a number of 38 students consisting of the 19 boys and 19 girls students. Data analysis using descriptive statistics analysis. The results of the data analysis activities of learning, mastery learning activities in the classical in the first cycle was 5.84 (moderately active). In the second cycle of 7.34 (active). Average long jump for learning activity 6.59 (active). While the results of data analysis of learning outcomes in the long jump in the classical cycle of 77.87% (excellent). In the second cycle of 84.48% (excellent). Average long jump mastery learning outcomes of 84.20% (excellent). It can be concluded that the activity and the long jump improved learning outcomes through the implementation of cooperative learning model type STAD in class X 2 SMA Negeri 1 Sawan Academic Year 2012/2013. Advised on penjasorkes teachers can use cooperative learning model type STAD as shown to enhance the activity and learning outcomes long jump.        
PENERAPAN MODEL KOOPERATIF (TAI) MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR GULING SENAM LANTAI Luh Mahayuni
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i1.398

Abstract

Luh Mahayuni PENJASKEREK FOK Universitas Pendidikan Ganesha, Kampus Tengah Undiksha Singaraja, Jalan Udayana Singaraja – Bali Tlp. (0362) 32559 e-mail: luhmahayuni@gmail.com   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar guling (roll) senam lantai melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TAI pada siswa kelas VIIIB SMP Negeri 1 Tejakula tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIIIB SMP Negeri 1 Tejakula, berjumlah 26 orang dengan rincian 14 siswa putra dan 12 siswa putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data pada siklus I aktivitas belajar berguling senam lantai secara klasikal sebesar 7,74 (aktif), dan pada siklus II sebesar 9,03 (sangat aktif). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 1,29. Sedangkan persentase hasil belajar guling senam lantai secara klasikal pada siklus I sebesar 73.07% (cukup baik), dan pada siklus II sebesar 88.46% (sangat baik). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 15.43%. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar guling (roll) senam lantai meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe TAI pada siswa kelas VIIIB SMP Negeri 1 Tejakula tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru penjasorkes untuk menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe TAI karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar guling senam lantai pada siswa. Abstract: This study aims to improve the activity and learning outcomes roll gymnastics floor through the application of the type of cooperative learning in class VIII B TAI SMP Negeri 1 Tejakula school year 2012/2013. This research is a classroom action research conducted in two cycles. Subjects were students of class VIIIB SMP Negeri 1 Tejakula, totaling 26 people with the details of 14 boys and 12 girls students. The data was analyzed using statistic descriptive method. The activity result using classical technique in the first cycles was oroll gymnastics floor at 7.74 (active), and on the second cycle of 9.03 (very active). From cycle I to cycle II has increased by 1.29. Meanwhile, the first cycles showed roll gymnastics floor in the first cycle of 73.07% (pretty good), and on the second cycle of 88.46% (excellent). From cycle I to cycle II an increase of 15:43%. Based on the data analysis and discussion, it is concluded that the activity and learning outcomes roll (roll) gymnastics floor increased through the implementation of cooperative learning model type TAI VIIIB grade students of SMP Negeri 1 Tejakula school year 2012/2013. Penjasorkes suggested to teachers to implement cooperative learning model TAI type because it can increase activity and learning outcomes in students rolled gymnastics floor.        

Page 3 of 3 | Total Record : 29