cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
ISSN : 25992597     EISSN : 25992589     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha, adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh jurusan Penjaskesrek, Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran Olahraga. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan Olahraga bagi masyarakat akademik. Jurnal ini terbit 3 kali setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 41 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 3 (2013): ARTICLE" : 41 Documents clear
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SEPAKBOLA PASSING I Made Oka Suantara
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 3 (2013): ARTICLE
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i3.1349

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing (kaki bagian dalam dan luar) sepakbola melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas XI PIB SMA Negeri 1 Amlapura. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas yang pelaksanaanya dalam  dua siklus yaitu tahap rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, evaluasi/observasi, refleksi. Subyek penelitian berjumlah 32 siswa terdiri dari 15 siswa putra dan 17 siswa putri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data untuk aktivitas belajar passing sepakbola pada observasi awal 6,4 (Cukup Aktif), dan pada siklus I meningkat sebesar 6,87 ( Cukup Aktif), kemudian pada siklus II meningkat sebesar 7,65 (Aktif), dari observasi awal ke siklus I  meningkat 0,47 dan dari siklus I ke siklus II meningkat sebesar 1,78. Sedangkan persentase hasil belajar passing sepakbola dari observasi awal sebesar 50% (Sangat Kurang Baik), dan pada siklus I 56,25% (Cukup Baik), kemudian pada siklus II 100% (Sangat Baik). Berdasarkan analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar siswa meningkat melalui Implementasi model pembelajaran kooperatif STAD pada siswa kelas XI PIB SMA Negeri 1 Amlapura tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru penjasorkes untuk menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD, karena terbukti efektif untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar. Abstract: This study aims to improve the activity and the results of learning passing football (foot in and foot out) through the application of cooperative learning model types student teams achievement division (STAD) XI PIB graders SMAN 1 Amlapura. This study classified classroom action research. It’s application in the two cycles of the stage action planning, action, evaluation/observation, reflection. The subject of the study totaled 32 students comprising 15 boy and 17 girls students. Data were analyzed using descriptive statistics. The results of data analysis  for learning activities passing the football at the beginning of observation 6,4 (moderately active), and in the first cycle increased by 6,87 (moderately active), then the second cycle increased by 7,65 (active). From preliminary observation to cycle I increased 0,47 and from cycle II increased by 1,78. While the percentage of passing football learning outcomes from initial observation of 50% (very poor), and in cycle I 56,25% (pretty good) then in cycle II 100% (very good). Based on data analysis and discussion, it can be concluded that the activity and improved st udent learning outcomes through the application of cooperative learning model STAD graders XI PIB SMAN 1 Amlapura school year 2012/2013. Penjasorkes suggested to teachers to use cooperative learning model STAD type, because it works to improve the activity and student learning outcomes. Kata-kata Kunci: STAD, aktivitas, hasil belajar, passing sepakbola.
PENERAPAN KOOPERATIF NHT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR BERGULING SENAM LANTAI Putu Eka Arisma
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 3 (2013): ARTICLE
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i3.1351

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar Berguling (Guling Depan dan Belakang) pada Senam Lantai pada siswa kelas X TGB 1 SMK Negeri 3 Singaraja tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yaitu guru sebagai peneliti. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, yaitu terdiri dari perencanaan, pelaksanaan observasi, dan refleksi. Subyek penelitian siswa kelas X TGB 1 SMK Negeri 3 Singaraja, jumlahnya 31 siswa, 6 siswi putri dan 25 siswa putra. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis aktivitas belajar secara klasikal pada siklus I mencapai 7,54% yang berada pada kategori aktif dan siklus II mencapai 9,71% yang berada pada kategori Sangat aktif. Aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan 2,17% sedangkan pada hasil belajar secara klasikal pada siklus I mencapai 80,65% berada pada kategori baik dan siklus II mencapai 100% yang berada pada kategori sangat baik. Jadi hasil belajar siswa mengalami peningkatan sebesar 19,35%. Berdasarkan hasil analisis pembahasan dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar berguling senam lantai meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas X TGB 1 SMK Negeri 3 Singaraja.   Abstract: This study is aimed at improving students’ activity and their learning result of (Forward and Back-Roll) on gym for X TGB 1 students at SMK Negeri 3 Singaraja in the academic year of 2012/2013. This research was a class action research in which the teacher’s role as the researcher. This study was conducted in 2 cycles, including planning, action, observation and reflection. The subject was 31 students of SMK Negeri 3 Singaraja consist of 6 female and 25 male students. Data was analyzed by descriptive statistic. In classical result of learning activity, in cycle I there were 7.54% improvements (active) and in cycle II it reached 9.71% which were categorized very active. Learning activity got 2,17% improvements. On learning result, in cycle I it reached 80,65% (good), and in cycle II it reached 100% which was categorized very good. Thus, learning result got 19,35% improvements. Based on findings and discussion, it can be concluded that learning activity and result on back and forward roll were improved by implementing cooperative learning model type NHT on class students at X TGB 1 SMK Negeri 3 Singaraja.   Kata-kata kunci: Model pembelajaran kooperatif tipe NHT, aktivitas, hasil belajar.
PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING SEPAKBOLA Made Arya Sudita
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 3 (2013): ARTICLE
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i3.1353

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepakbola melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VIII.A SMP Bhaktiyasa Singaraja tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas dengan bentuk peneliti sebagai guru. Dilaksanakan dalam dua siklus, terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi atau evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian siswa kelas VIII.A SMP Bhaktiyasa Singaraja, berjumlah 26 orang dengan rincian 14 orang putra dan 12 orang putri. Hasil analisis data observasi awal aktivitas belajar teknik dasar passing sepakbola secara klasikal sebesar 5 (cukup aktif), setelah diberi tindakan pada siklus I aktivitas belajar meningkat menjadi 7,7 (aktif) dan meningkat menjadi 8,5 pada siklus II. Analisis data hasil belajar teknik dasar passing sepakbola pada observasi awal dilihat dari ketuntasan belajar siswa secara klasikal sebesar 11,6% setelah diberi tindakan pada siklus I hasil belajar meningkat menjadi 76,9% dan meningkat menjadi 100% pada siklus II. Dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing (menggunakan kaki bagian dalam dan luar) sepakbola meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VIII.A SMP Bhaktiyasa Singaraja tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru penjasorkes dapat menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD.   Abstract : This study aims to improve the activity and result of learning the basic technique of passing-football through the implementation of cooperative-learning type STAD on VIII.A grade students of SMP Bhaktiyasa Singaraja the academic year 2012/2013. The type of research design is a classroom action research, in which the teacher as the researcher. The research methodology used two cycles and both of them consist of preparation, implementation, evaluation or observation, and reflection. The subject or sample of this study is the students in class VIII.A in SMP Bhaktiyasa Singaraja. There were 26 students in which there were 14 male students and 12 female students. The analysis results of the first observation data, classically activity of learning the basic technique of passing football there were 5 (adequate active), after given action on first cycles raised to 7,7 (active) and raised to 8,5 (active) on second cycle. Data analysis of learning result in first observation with looked student pass category, classically there were 11,6%, after given action on first cycles raised to 76,9% and raised to 100% on second cycle. It can be concluded that activity/process and the result of learning the basic technique of passing-football were improved through the implementation of cooperative learning type STAD on VIII.A grade students of SMP Bhaktiyasa Singaraja the academic year 2012/2013. That suggested for the teacher of Penjasorkes to apply the cooperative-learning type STAD.     Kata - kata kunci : Kooperatif, STAD, aktivitas, hasil, belajar
MODEL KOOPERATIF STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK PASSING SEPAKBOLA Komang Agus Dian Tri Putrawan
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 3 (2013): ARTICLE
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i3.1355

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing-control sepakbola melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VIII 7 SMP Negeri 3 Banjar tahun pelajaran 2012/2013.Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi /evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII 7 SMP Negeri 3 Banjar, berjumlah 32 orang dengan rincian 21 siswa putra dan 11 siswa putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif.Hasil analisis data observasi awal aktivitas belajar passing-control sepakbola secara klasikal sebesar 5,44 (cukup aktif), setelah diberi tindakan pada siklus I aktivitas belajar meningkat sebesar 2,19 menjadi 7,63 (aktif) dan meningkat 0,74% menjadi 8,37 pada siklus II. Analisis data hasil belajar passing-control sepakbola pada observasi awal secara klasikal sebesar 9,37% setelah diberi tindakan pada siklus I hasil belajar meningkat sebesar 62,5% menjadi 71,87% dan meningkat sebesar 21,87% menjadi 93,75% pada siklus IIBerdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing-control sepakbola meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VIII 7 SMP Negeri 3 Banjar tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru penjasorkes untuk dapat menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Abstract: This study aims to improve the activity and results of learning basic techniques-control passing football through the implementation of the STAD cooperative learning model to eighth grade students of SMP Negeri 3 Banjar 7 academic year 2012/2013. This research is a classroom action research was conducted in two cycles, consisting of an action plan, action, observation / evaluation and reflection. Subjects were eighth grade students of SMP Negeri 3 Banjar 7, totaling 32 people with the details of 21 boys and 11 female student. Data were analyzed using descriptive statistical analysis.Observation data analysis results early learning activities-passing football in the classical control of 5,44 (quite active), after receiving the first cycle of action learning activities increased by 2.19 to 7.63 (active) and increased 0.74% to 8 , 37 on the second cycle. Analysis of learning outcomes data-control passing football at the beginning of the classical observation by 9.37% after the given action in the first cycle of learning outcomes increased by 62.5% to 71.87% and increased by 21.87% to 93.75% on second cycle Based on the results of the data analysis and discussion, it can be concluded that the activity of the basic techniques and learning outcomes-control passing football improved through the implementation of STAD cooperative learning model to eighth grade students of SMP Negeri 3 Banjar 7 academic year 2012/2013. Penjasorkes recommended to teachers to be able to use STAD cooperative. Abstrak: Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing-control sepakbola melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VIII 7 SMP Negeri 3 Banjar tahun pelajaran 2012/2013.Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi /evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII 7 SMP Negeri 3 Banjar, berjumlah 32 orang dengan rincian 21 siswa putra dan 11 siswa putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif.Hasil analisis data observasi awal aktivitas belajar passing-control sepakbola secara klasikal sebesar 5,44 (cukup aktif), setelah diberi tindakan pada siklus I aktivitas belajar meningkat sebesar 2,19 menjadi 7,63 (aktif) dan meningkat 0,74% menjadi 8,37 pada siklus II. Analisis data hasil belajar passing-control sepakbola pada observasi awal secara klasikal sebesar 9,37% setelah diberi tindakan pada siklus I hasil belajar meningkat sebesar 62,5% menjadi 71,87% dan meningkat sebesar 21,87% menjadi 93,75% pada siklus IIBerdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing-control sepakbola meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VIII 7 SMP Negeri 3 Banjar tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru penjasorkes untuk dapat menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD.
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GI UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING BOLA VOLI Putu Febry Ari Contana
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 3 (2013): ARTICLE
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i3.1392

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing bola voli melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe GI pada siswa kelas XI IA II SMA Negeri1 Sukasada tahun pelajaran 2013/2014.Jenis penelitian tergolong penelitian tindakan kelas dengan peneliti sebagai guru. Penelitian dilaksanakan sebanyak 2 siklus dengan rancangan siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi dan refleksi.Subyek penelitian adalah siswa kelas XI IA II SMA Negeri 1 Sukasada yang berjumlah 24 siswa. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Berdasarkan analisis data hasil penelitian di dapatkan aktivitas belajar passing bola voli mengalami peningkatan sebesar 0,2 dari 7,9  siklus I menjadi 8,1 siklus II. Ketuntasan hasil belajar siklus I sebesar 81,25% terjadi peningkatan sebesar 16,75% menjadi 100% siklus II. Jadi rata-rata skor aktivitas belajar lompat jauh pada siklus I dan II sebesar 8,0 tergolong kategori aktif sedangkan rata-rata ketuntasan hasil belajar siklus I dan II sebesar 90,65% berada pada kategori baik tergolong tuntas. Berdasarkan hasilanalisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar passing bola voli meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe GI pada siswa kelas XI IA II SMA Negeri 1 Sukasada tahun pelajaran 2013/2014. Oleh karena itu disarankan kepada guru penjasorkes untuk dapat menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe GI dalam pembelajaran passing bola voli. Abstract: This study aims to improve the activity and learn the basic techniques of passing results (bottom and top) volleyball through implementation of STAD cooperative learning model on students’ multimedia class vocational high school of the Gianyar. Type of research is classified as forms of action research with teacher as researchers, who conducted in tow cycles and each cycle consisted of two meetings. The subjects were students of the multimedia class vocational high school a lesson Gianyar school year 2012/2013 which consisted of 34 students, which is 24 sons and 10 daughters. Data ware analyzed using descriptive statistical analysis. The results showed that on average  one cycle of learning activity of student is 7,81 with the ative category and student learning outcomes with classical completeness of 79,41% with a good category. While the two cycle, the average student activity  is 8,47 activity categories and student learning outcomes with classical completeness by 100% very good category. Based on the results of the data analysis and discussion, it was concluded that the activity and results of learning the basic techniques of passing (bottom and top) volleyball has increased through the implementation of the STAD cooperative learning model. Therefore, teachers are advised to apply Penjasorkes STAD cooperative learning model, because it can increase the activity and results of learning the basic techniques of volleyball passing.   Kata-kata Kunci: Model pembelajaran kooperatif, GI, aktivitas, hasil belajar, dan passing bola voli.
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR DRIBBLING SEPAKBOLA Dewa Putu Fendy Wira Bhuana
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 3 (2013): ARTICLE
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i3.1393

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar dribbling sepak bola pada siswa kelas VIII A SMP Negeri 3 Pupuan tahun pelajaran 2012/2013.Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas VIII A SMP Negeri 3 Pupuan yang berjumlah 27 orang terdiri dari 15 siswa putra dan 12 siswa putri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data pada siklus I aktivitas belajar dribbling sepak bola secara klasikal 6,76 (cukup aktif) dan pada siklus II sebesar 7,4 (aktif). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 0,64. Persentase hasil belajar dribbling sepak bola secara klasikal pada sklus I hasil belajar meningkat sebesar 70,37% (cukup baik) dan pada siklus II meningkat sebesar 88,89% (sangat baik).dari sklus I ke sklus II mengalami peningkatan sebesar 18,52%. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar dribbling sepak bola meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa VIII A SMP Negeri 3 Pupuan tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru penjasorkes untuk menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam proses pembelajaran sebagai alternatif  untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar dribbling.   Abstract: This study aims to improve the activity and dribbling learning outcomes football in eighth grade students of SMP Negeri 3 Pupuan A academic year 2012/2013 ". This study classified the classroom action research was conducted in two cycles. consisted of a plan of action, action, observation / evaluation and reflection. Research subjects were students of class VIII A SMP Negeri 3 Pupuan, amounting to 27 people consisting of 15 boys and 12 female student. Data were analyzed using descriptive statistics. Results of data analysis in the first cycle dribbling learning activities football classical of 6,76 (pretty active), and the second cycle of 7,4 (active). From the first cycle to the second cycle increased by 0,64. Percentage of dribbling learning football classically in the first cycle of 70,37% (pretty good), and the second cycle was 88,89% (very good). From cycle I to cycle II, an increase of 18,52%. Based on the results of the data analysis and discussion, it can be concluded that the activity and dribbling learning outcomes football improved through the application of cooperative learning model STAD the eighth grade students of SMP Negeri 3 Pupuan A academic year 2012/2013. Penjasorkes recommended to teachers to application STAD cooperative learning model in the learning process as an alternative to improve the activity and dribbling learning outcomes football.   Kata-kata Kunci:  Model kooperatif STAD, aktivitas, hasil belajar, dan sepakbola.
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SEPAKBOLA I Dewa Made Heri Kusumayuda
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 3 (2013): ARTICLE
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i3.1394

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing control sepak bola pada siswa kelas VIII B SMP Negeri 3 Pupuan tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII B SMP Negeri 3 Pupuan, berjumlah 25 orang terdiri dari 16 siswa putra dan 9 siswa putri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data pada siklus I aktivitas belajar secara klasikal sebesar 6,98 (cukup aktif), dan pada siklus II sebesar 8,25 (aktif). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 1,27. Persentase hasil belajar passing control sepak bola secara klasikal pada siklus I sebesar 68% (cukup baik), dan pada siklus II sebesar 92% (sangat baik). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 24%. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar passing control sepak bola meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VIII B SMP Negeri 3 Pupuan tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru penjasorkes untuk menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam proses pembelajaran sebagai alternatif  untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing control.   Abstract: This study aims to improve the activity and passing control learning outcomes football in eighth grade students of SMP Negeri 3 Pupuan B academic year 2012/2013 ". This study classified the classroom action research was conducted in two cycles. consisted of a plan of action, action, observation / evaluation and reflection. Research subjects were students of class VIII B SMP Negeri 3 Pupuan, amounting to 25 people consisting of 16 boys and 9 female student. Data were analyzed using descriptive statistics. Results of data analysis in the first cycle passing control learning activities football classical of 6,98 (pretty active), and the second cycle of 8,25 (active). From the first cycle to the second cycle increased by 1,27. Percentage of passing control learning football classically in the first cycle of 68% (pretty good), and the second cycle was 92% (very good). From cycle I to cycle II, an increase of 24%. Based on the results of the data analysis and discussion, it can be concluded that the activity and passing control learning outcomes football improved through the implementation of cooperative learning model STAD the eighth grade students of SMP Negeri 3 Pupuan B academic year 2012/2013. Penjasorkes recommended to teachers to implement STAD cooperative learning model in the learning process as an alternative to improve the activity and passing control learning outcomes football.     Kata-kata Kunci: Model kooperatif STAD, aktivitas, hasil belajar, dan sepakbola.
IMPLEMENTASI MODEL KOOPERATIF GI MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR BERGULING SENAM LANTAI Gede Ary Supebriana
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 3 (2013): ARTICLE
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i3.1395

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar berguling senam lantai melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe GI. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yaitu guru sebagai peneliti yang dilaksanakan dalam dua siklus, terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII. 10 SMP Negeri 2 Singaraja, sejumlah 34 orang, terdiri dari 18 orang siswa perempuan dan 16 orang siswa laki-laki. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data  aktivitas belajar berguling senam lantai pada siklus I secara klasikal adalah 7,6 (aktif), dan meningkat menjadi 8,63 (aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase hasil belajar senam lantai pada siklus I secara klasikal adalah 73,5% (cukup baik), dan meningkat menjadi 91,18% (sangat baik) pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar berguling senam lantai meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe GI pada siswa kelas VII. 10 SMP Negeri 2 Singaraja tahun pelajaran 2013/2014. Disarankan kepada guru Penjasorkes agar mengimplementasikan model pembelajaran ini karena terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar berguling senam lantai. Abstract: This study is aimed at improving students’ activity and their learning outcomes roll gymnastics floor. The technique was implementation through GI cooperative learning method. This research is a class action research in which the teacher’s role as the researcher within two cycles, including action plan, performance, observation, evaluation and self-reflection. The subject was 34 students of VII. 10 class in SMP Negeri 2 Singaraja consisting 18 girls and 16 boys.  The data was analyzed using statistic descriptive method. The activity result using classical technique in the first cycles was 7.6 (active) as it increased into 8.63 (active) in the second cycles. Meanwhile, the first cycles showed 73,5% (pretty good) as the result of learning. It increased into 91,18% (excellent) in the second cycles. It can be concluded that the students’ ability in learning outcomes roll gymnastics floor was improved through the implementation of GI cooperative learning method. It was suggested to the teacher to implementation the method as it resulted in improving students’ activity and learning result. Kata-kata kunci: Model pembelajaran kooperatif GI, aktivitas, dan hasil belajar, berguling senam lantai.
PENERAPAN MODEL KOOPERATIF NHT MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING SEPAK BOLA Ida Bagus Juniarta
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 3 (2013): ARTICLE
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i3.1477

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepak bola melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas X.5 SMA Negeri 2 Banjar. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas. Pelaksanaan penelitian menggunakan 2 siklus yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, evaluasi/observasi, refleksi. Subyek penelitian berjumlah 30 siswa terdiri dari 15 siswa putra dan 15 siswa putri.Hasil analisis data yang diperoleh adalah untuk persentase aktivitas belajar passing sepak bola pada observasi awal siswa yang aktif 10 orang siswa (33,3%) pada siklus I siswa yang aktif 24 orang siswa (80%), kemudian pada siklus II 93,3% (sudah aktif). Sehingga aktivitas belajar siswa meningkat dari observasi awal sampai siklus II. Persentase hasil belajar  mengalami peningkatan diantaranya aspek kognitif mengalami peningkatan sebanyak 26 orang siswa (86,7%), pada aspek afektif mengalami peningkatan sebanyak 22 orang siswa (73,3%) dan pada aspek psikomotor mengalami peningkatan sebanyak 29 orang siswa (96,7%). Berdasarkan analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar siswa meningkat melalui Penerapan model pembelajaran kooperatif NHT pada siswa kelas X.5 SMA Negeri 2 Banjar tahun pelajaran 2012/2013.kepada guru penjasorkes untuk menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT, karena terbukti efektif untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar.   abstract: This study aims to improve the activity and results of learning the basic techniques of football passing through the implementation of cooperative learning model NHT on X.5 grade students of SMA Negeri 2 Banjar. This study classified as action research. Implementation of the study using 2 cycle stages of planning, implementation, evaluation / observation, reflection. Study subjects were 30 students consisted of 15 boys and 15 students woman. Result analysis of the data obtained is for the percentage passing the football learning activities at the beginning of the observation that active students 10 students (33.3%) in the first cycle students are active 24 the students (80%), and 93.3% in the second cycle (already active).  So that the learning activities of students increased from initial observations to the second cycle. Percentage increase learning outcomes including cognitive aspects has increased by 26 students (86.7%), the affective aspect has increased by 22 students (73.3%) and the psychomotor aspect has increased by 29 students (96.7 %). Based on the data analysis and discussion, it can be concluded that the activity and increased student learning outcomes through the application of cooperative learning in class X.5 NHT SMA Negeri 2 Banjar school year 2012/2013. Penjasorkes to teachers to use cooperative learning model NHT, because it proved to be effective to enhance the activity and learning outcomes. Kata-kata Kunci: Model pembelajaran kooperatif, aktivitas, hasil belajar, dan teknik dasar passing sepak bola.
PENERAPAN KOOPERATIF TPS UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR ROLL SENAM LANTAI I Kade Supardika
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 3 (2013): ARTICLE
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i3.1478

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar berguling senam lantai melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TPS. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi atau evaluasi serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII.A SMP Negeri 4 Negara, berjumlah 30 orang, yaitu 16 orang perempuan dan 14 orang laki-laki. Data dianalisis menggunnakan statistik deskriptif. Hasil analisis data aktivitas belajar berguling senam lantai pada observasi awal 10 siswa (33,3) aktif, siklus I sebesar 23 Siswa (76,67%) aktif, dan siklus II sebesar 28 siswa (93,33) aktif. Hasil belajar berguling senam lantai pada observasi awal 9 siswa (30%) tuntas, pada siklus I 21 siswa (70%) tuntas dan pada siklus II sebesar 26 siswa (86,67%) tuntas. Dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar berguling senam lantai meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TPS pada siswa kelas VII.A SMP Negeri 4 Negara tahun pelajaran 2012/2013.   Abstract: This study aims to improve the activity and results of learning basic techniques roll gymnastics floor through the implementation of cooperative learning model TPS. This research is a classroom action research was conducted in two cycles, consisting of an action plan, action, observation or evaluation and reflection. The research subjects were students of SMP Negeri 4 VII.A Negara, are 30 people, consisted of 16 women and 14 men. Analysis of the data using as analysis statistik deskriptif. Results of data analysis and learning activities in observation floor gymnastics roll early 10 students (33.3) is active, the first cycle of 23 students (76.67%) is active, and a second cycle of 28 students (93.33) is active. Learning outcomes in the floor exercises roll preliminary observations 9 students (30%) completed, 21 students in the first cycle (70%) completed and the second cycle of 26 students (86.67%) completed. It can be concluded that the activity of the basic techniques and learning outcomes roll gymnastics floor increased through the application of cooperative learning model TPS on VII.A grade students of SMP Negeri 4 Negara of the school year 2012/2013.   Kata-kata kunci: Model pembelajaran kooperatif TPS, senam lantai.