cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
ISSN : 25992597     EISSN : 25992589     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha, adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh jurusan Penjaskesrek, Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran Olahraga. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan Olahraga bagi masyarakat akademik. Jurnal ini terbit 3 kali setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 22 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 4 (2013): ARTICLE" : 22 Documents clear
IMPLEMENTASI KOOPERATIF TPS UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING SEPAK BOLA I Gusti Lanang Agung Kumara Putra
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 4 (2013): ARTICLE
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i4.1655

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepak bola melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe  Think Pair Share (TPS) pada siswa kelas VII H SMP Negeri 2 Selat tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subyek penelitian adalah siswa kelas VII H SMP Negeri 2 Selat, yang berjumlah 32 Orang siswa. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data pada aktivitas belajar teknik dasar passing sepak bola, pada obsevasi awal sebesar 5,63, siklus I sebesar 7,42, pada siklus II sebesar 8,20. Meningkat sebesar 37,5% pada observasi awal ke siklus I, kemudian  meningkat sebesar 31,25% dari siklus I ke siklus II dan meningkat sebesar 68,75% dari observasi awal ke siklus II. Sedangkan, hasil belajar siswa, dari observasi awal sebesar 43,76%, siklus I sebesar 75%, dan siklus II sebesar 90,63%. Meningkat sebesar 31,24% dari observasi awal ke siklus I, kemudian meningkat sebesar 15,63% dari siklus I ke siklus II dan meningkat sebesar 46,87% dari observasi awal ke siklus II. Disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar siswa meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe TPS pada siswa kelas VII H SMP Negeri 2 Selat tahun pelajaran 2013/2014.   Abstract: This research aimed to increase the activity and learning the learning achivement of basic technique of passing foot ball by implementing Think Pair Share TPS type of cooperative teaching method at VII H grade students of SMP Negeri 2 Selat in academic year 2013/2014. This type of research is categorized as classroom action research which is done in two cycles.  The subject of this research is VII H grade students of SMP Negeri 2 Selat which are 32 students. The data were analyzed by using descriptive statistics. The analysis of the data in the learning activity of basic  technique of passing foot ball at the first observation is 5,63, cycle I is 7,42,  at the cycle II is 8, 20 increasing 37,5% at first observation to cycle I, then increasing 31,25 from cycle I to cycle II and increasing 68,75% from first observation to cycle II. However the result of students’ learning, from first observation is 43,76%. Cycle I is 75% and cycle II is 90,63%. Increasing  about 31,24% from first observation  to cycle I,  and then increasing 15,63% from cycle I to cycle II and increasing 46,87% from  first observation to cycle II. It is concluded that  the learning activity and the learning achievement of the students’ were increased by implementing TPS type of cooperative teaching method at VII H grade student of SMP Negeri 2 Selat in academic year 2013/2014.   Kata-kata Kunci:   Model pembelajaran kooperatif tipe TPS, aktivitas belajar, hasil belajar, passing sepak bola.
IMPLEMENTASI KOOPERATIF NHT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING BOLA BASKET I Made Sudama Ariyasa
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 4 (2013): ARTICLE
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i4.1656

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing (chest pass dan bounce pass) bola basket melaui implementasi kooperatif NHT.  Penelitian tergolong penelitian tindakan kelas (guru sebagai peneliti). Penelitian dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas X IPA-5 SMA Negeri 1 Blahbatuh yang berjumlah 39 orang. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data aktivitas pada siklus I secara klasikal adalah 6,78% (cukup aktif), pada siklus II meningkat menjadi 8,15% (aktif), dari siklus I ke siklus II meningkat sebesar 1,37%. Persentase hasil belajar, pada siklus I adalah 61,53% (cukup baik), pada siklus II mencapai 97,43% (sangat baik).  Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing (chest pass dan bounce pass) bola basket meningkat melalui implementasi kooperatif NHT. Disarankan kepada guru penjasorkes menerapkan model pembelajaran kooperatif NHT, karena terbukti efektif meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Abstract : This study aimed to improve the activity and the learning outcomes of the passing (chest pass and bounce pass) basketball through the cooperative implementation with NHT. Kind of study was classified as an action research( the teacher as a researcher). The study was conducted 2 cycles which consists of an action plan, action, evaluation/observation, reflection. The subjects of this study were 39 students of X IPA-5 SMA Negeri 1 Blahbatuh. The data were analyzed by using descriptive statistics analysis. The results of the data analysis of the first cycle activity in classical  was 6.78% (Quite Active), on the second cycle increased to 8.15% (active), from cycle I to cycle II increased to 1.37%. The learning result percentage in the first cycle was 61.53% (Good Enough),  in the second cycle acheive 97.43% (Very Good). Based on the results of the data analysis and the discussion, it can be concluded that the activity and the learning outcomes of the basic passing techniques (chest pass and bounce pass) basketball  increased through the implementation of cooperative NHT. It’s recommended for the Penjasorkes teacher to implement cooperative learning model with NHT, as proven as effective technique to improve the activity and students learning outcomes.   Kata-kata kunci: Pembelajaran kooperatif, aktivitas belajar, hasil belajar, bola basket
IMPLEMENTASI KOOPERATIF GI UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING SEPAK BOLA Made Arya Suardika
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 4 (2013): ARTICLE
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i4.1658

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing sepak bola, melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe GI pada siswa kelas X 2 SMA Negeri 1 Sukasada. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas dilaksanakan dalam 2 siklus dan setiap siklusnya 2 kali pertemuan. Subjek penelitian ini siswa kelas X 2 SMA Negeri 1 Sukasada tahun pelajaran 2012/2013 yang terdiri dari 23 orang siswa, 12 putra dan 11 putri. Pengumpulan data aktivitas belajar dalam pembelajaran dikumpulkan melalui lembar observasi aktivitas belajar, dan data hasil belajar, melalui tes hasil belajar passing sepak bola. Selanjutnya, data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan pada siklus I rata-rata aktivitas belajar siswa 69,35 kategori cukup aktif dan hasil belajar siswa dengan ketuntasan klasikal sebesar 30,43% katagori sangat kurang. Sedangkan Pada siklus II, rata-rata aktivitas belajar siswa 89,23 kategori sangat aktif dan hasil belajar siswa dengan ketuntasan klasikal sebesar 100% katagori sangat baik. Berdasarkan hasil dan pembahasan, disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepak bola meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe GI. Disarankan kepada guru penjasorkes, untuk mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe GI, karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepak bola.   Abstract: This study aims to improve the activity and learning outcomes passing football, through the implementation of cooperative learning model GI in class X 2 SMA Negeri 1 Sukasada. This study classified as action research carried out in 2 cycles and each cycle 2 meetings. These subjects class X 2 SMA Negeri 1 Sukasada school year 2012/2013 which consisted of 23 students, 12 boys and 11 girls. Data collection study in the learning activity sheets were collected through observation and learning activities, and learning outcomes data, through achievement test passing football. Furthermore, the data were analyzed using descriptive statistical analysis. The results showed in the first cycle an average of 69.35 student activity category is quite active and student learning outcomes with classical completeness of 30.43% very poor category. Whereas the second cycle, the average activity of 89.23 category students are very active and student learning outcomes with classical completeness by 100% very good category. Based on the results and discussion, it was concluded that the activity of the basic techniques and learning outcomes passing football improved through the implementation of cooperative learning model GI. Penjasorkes recommended to teachers, to implement cooperative learning model GI, because it can increase the activity and results of learning basic techniques passing football.   Kata-kata Kunci: GI, aktivitas, hasil belajar, sepak bola
IMPLEMENTASI KOOPERATIF GI UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR BERGULING SENAM LANTAI Ketut Budi Sastrawan
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 4 (2013): ARTICLE
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i4.1659

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar berguling senam lantai melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe GI. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek penelitian adalah 24 orang yang dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data observasi awal aktivitas belajar berguling secara klasikal sebesar 5,5 (cukup aktif), meningkat sebesar 2,22 menjadi 7,72 (aktif) pada siklus I dan meningkat sebesar 0,99 menjadi 8,71 (aktif) pada siklus II. Analisis data hasil belajar berguling pada observasi awal persentasenya sebesar 8,3%, meningkat sebesar 58,4% menjadi 66,7% pada siklus I dan meningkat sebesar 33,3% menjadi 100% pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar berguling senam lantai meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe GI pada siswa kelas X- Tekstil SMK Negeri 1 Sukasada tahun pelajaran 2013/2014. Disarankan kepada guru penjasorkes untuk menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe GI karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar berguling senam lantai pada siswa.   Abstract: This study aims to improve the activity and learning outcomes through the implementation of rolling gymnastics floor cooperative learning model GI. This research is a classroom action research was conducted in two cycles. Subjects were 24 students were analyzed using descriptive statistical analysis. Initial observation date analysis results rolled in classical learning activity of 5.5 (moderately active), increased by 2.22 to 7.72 (active) in the first cycle and increased by 0.99 to 8.71 (active) in the second cycle. Analysis of learning outcomes date rolled in earlier observations of learning outcomes percentage of 8.3%, increased by 58.4% to 66.7% in the first cycle and increased by 33.3% to 100% in the second cycle. Based on the results of the date analysis and discussion, it can be concluded that the activity and the results of the basic techniques learned gymnastics floor rolled up through the implementation of cooperative learning model GI in class X-Textile SMK Negeri 1 Sukasada academic year 2013/2014. Penjasorkes recommended to teachers to use cooperative learning model GI because it can increase activity and learning outcomes in students rolled gymnastics floor.   Kata-kata kunci: Model kooperatif GI, aktivitas, hasil belajar, senam lantai
PENERAPAN KOOPERATIF TGT MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PUKULAN LOB BULUTANGKIS Dea Angga Pertiwi Savitri
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 4 (2013): ARTICLE
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i4.1660

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar pukulan lob bulutangkis melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada siswa kelas X Unit Perjalanan Wisata SMK Negeri 1 Singaraja tahun pelajaran 2013/2014. Subjek penelitian adalah siswa kelas X Unit Perjalanan Wisata SMK Negeri 1 Singaraja, berjumlah 42 orang dengan rincian 25 siswa putri dan 17 siswa putra. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan aktivitas belajar teknik dasar pukulan lob bulutangkis pada observasi awal 5,59 mengalami peningkatan sebesar 16,7% dari siklus I menjadi 7,1 dan mengalami peningkatan sebesar 40,47% pada siklus II menjadi 7,98 meningkat 57,14% dari observasi awal. Sedangkan ketuntasan hasil belajar pada observasi awal 3,33%  meningkat sebesar 45,23% pada siklus I menjadi 78,57% dan terjadi peningkatan sebesar 11,9% menjadi 90,48% pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar pukulan lob bulutangkis meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada siswa kelas X UPW B SMK Negeri 1 Singaraja tahun pelajaran 2013/2014. Disarankan kepada guru penjasorkes agar menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe TGT karena terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.   Abstract: This study aimed at improving students’ activity and their learning achievement of lob technique (overhead lob and underhand lob) through the implementation of Cooperative Learning Model Type Teams Games Tournament the tenth grade students of SMK Negeri 1 Singaraja, in the academic year 2013/2014. The subject of this research was the students of X UPW B of SMK Negeri 1 Singaraja which consisted of 25 female students and 17 male students. The data were analyzed descriptively. It was found that the learning activity of basic skill in badminton lob at the first preliminary observation was 5.59, 7,1 in 1st cycle (increased 16,7%). Meanwhile, the percentage of badminton lob grade 7,98 in 2nd cycle (increased 40,47%) in the preliminary observation was 33,3%  Total was 57,14%, 78,57% in 1st cycle (increased 45,23%), and 90,48% in 2nd cycle (increased 11,9%) it could be concluded that learning activity and learning result of basic skill badminton lob was increased through the implementation of cooperative learning model type TGT on the students of X UPW B at SMK Negeri 1 Singaraja in the academic year 2013/2014. It is suggested to the physical exercise teacher to implement cooperative learning model type TGT due to the proof that it could improve the students’ activity and learning result.   Kata kunci: model pembelajaran, kooperatif, TGT, aktivitas dan hasil belajar, pukulan lob bulutangkis.
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF NHT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TOLAK PELURU Dewa Ayu Dyah Arista Putri
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 4 (2013): ARTICLE
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i4.1661

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar tolak peluru melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas X-5 SMA Negeri 2 Banjar.Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yaitu guru sebagai peneliti. Dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari tahapan perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas X-5 SMA Negeri 2 Banjar berjumlah 29 orang siswa, terdiri dari 18 orang siswa putra dan 11 orang siswa putri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data untuk aktivitas belajar tolak peluru pada observasi awal 4,89 (kurang aktif), dan pada siklus I meningkat menjadi 6,25 (cukup aktif) dan 8,20 (aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase hasil belajar tolak peluru dari observasi awal sebesar 27,58% (sangat kurang), pada siklus I 65,52% (cukup baik) dan 96,55% (sangat baik) pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar siswa tolak peluru meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas X-5 SMA Negeri 2 Banjar tahun pelajaran 2013/2014. Disarankan kepada guru penjasorkes untuk menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT, karena terbukti efektif untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar.   Abstract: This study aims to improve the activity and results of learning the basic techniques of tolak peluru through the implementation of cooperative learning model NHT on X-5 grade students of SMA Negeri 2 Banjar. This research is a classroom action research is the teacher as researcher. Conducted in two cycles consisting of stages of planning, action, observation / evaluation and reflection. Subjects were X-5 grade students of SMA Negeri 2 Banjar; 29 students consisting of 18 male and 11 female student. Data were analyzed by descriptive statistics. Based on the results of data analysis techniques for learning activities on the basis of passing a volleyball preliminary observations 4,89 (less active), and the first cycle increased to 6,25 (moderately active) and 8,20 (active) in the second cycle. While the percentage of tolak peluru learned the basic techniques of tolak peluru preliminary observations by 27,58% (very less), 65,52% in the first cycle (pretty good) and 96,55% (excellent) on the second cycle. Based on the results of data analysis and the discussion concluded that the activities and outcomes of student learning the basic techniques of tolak peluru through the application of cooperative learning model NHT on X-5  grade students of SMA Negeri 2 Banjar school year 2013/2014. Recommended to Penjasorkes teachers to use cooperative learning model NHT, because it proved to be effective to enhance the activity and learning outcomes.   Kata-kata Kunci: NHT, aktivitas, hasil belajar, tolak peluru.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TGT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SEPAKBOLA I Gede Eka Pramana
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 4 (2013): ARTICLE
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i4.1662

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik passing control sepakbola melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif  TipeTeams Games Tournment (TGT) Pada Siswa Kelas X UPW A SMK Negeri 1Singaraja Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah tergolong penelitian tindakan kelas. Penelitian dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Subyek penelitian adalah siswa Kelas X UPW A SMK Negeri 1Singarajayang berjumlah 42 siswa terdiri dari 21 orang putri dan 21 orang putra. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif.Berdasarkan hasil penelitian didapatkan aktivitas belajar teknik dasar passing control sepakbola pada observasi awal 63 mengalami peningkatan sebesar 3.33% dari siklus I menjadi 7,44 dan meningkat sebesar 26,19% pada siklus II menjadi 8.39 meningkat 59,52% dari observasi awal. Sedangkan ketuntasan hasil belajar pada observasi awal 33,33% meningkat sebesar 42,85%  pada siklus I menjadi 76,19% dan terjadi peningkatan sebesar 11,90% menjadi 88,09% pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing control sepakbola meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada siswa kelas X UPW A SMK Negeri 1Singaraja tahun pelajaran 2013/2014.   Abstract:This study is aimed at improving students’ activity and their learning result of football passing control technique through the implementation of Cooperative Learning Model Teams Games Tournament type upon the tenth grade students of SMK Negeri 1Singaraja, specifically in class X UPW A in  the academic year 2013/2014.This research was a classroom action research. This research was conducted in two cycles. The subject of this research was the students of X UPW A of SMK Negeri 1Singaraja which consisted of 21 female students and 21 male students. The data were analyzed descriptively.According to the result of the research, it was found that the learning activity of basic skill in football passing control at the first preliminary observation was 63, in which it was increasing 3.33% in the cycle I and it was 7.44 and increasing 26,19% in the cycles II 8,39 in which increasing 59,52%. Meanwhile, the passing control grade in the preliminary observation was 33,33% which increasing 42,85% in the cycle I, 76,19% and the increasement was 11,90% in which 88,09% in cycle II.Based on the result of data analysis and discussion, it could be concluded that learning activity and learning result of basic skill football passing control was increasing through the implementation of cooperative learning model TGT type on the students of X UPWA at SMK Negeri Singaraja in the academic year 2013/2014.   Kata-kata Kunci: Model Pembelajaran, Kooperatif, TGT, Aktivitas Belajar dan Hasil Belajar, Passing Control Sepak Bola
PENERAPAN KOOPERATIF STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING BOLA BASKET I Gede Pasek Pujariadi
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 4 (2013): ARTICLE
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i4.1663

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar Passing Bola Basket pada siswa kelas VIIB SMP  Negeri 4 Negara tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek penelitian siswa kelas VIIB SMP  Negeri 4 Negara, yang berjumlah 30 orang, 16 siswa putra dan 14 siswa  putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data aktivitas pada observasi awal 33,3%  siklus I sebesar 56,7% dan siklus II sebesar 76,7%. Observasi awal ke siklus I meningkat 23,3%.Siklus I ke siklus II meningkat 20%. Persentase ketuntasan hasil belajar Passing Bola Basket pada observasi awal 36,7%. Siklus I sebesar 73,3% dan siklus II sebesar 83,33%. Observasi awal ke siklus I meningkat 36,7%. Siklus I ke siklus II meningkat 8,33%. Berdasarkan analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar Passing Bola Basket meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VIIB SMP  Negeri 4 Negara tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru penjasorkes untuk menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD, karena terbukti efektif  untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Abstract: The study was aimed at improving students’ activity and their learning result of passing technique in basket ball towards students VIIB of SMP Negeri 4 Negara in academic year 2012/2013. The study was a classroom action research and was conducted in two cycles. The subjects were 30 students, 16 male and 14 female. The data was analyzed using statistic descriptive method. The result obtained in observation was 33,3%, cycle I was 56,7% and cycle II was 76,7%. Comparatively, the first observation and cycle I showed significant improvement 23,3%, cycle I and cycle II 20%. In the first observation, the percentage of passing score in the learning result of passing technique was 36.7%, the cycle I was 73.3%, and the cycle II was 83.33%. Therefore, it could be concluded that students’ activity and their learning result of passing technique of basket ball were improved by implementing cooperative learning model STAD. Thus, it was suggested to Penjasorkes teachers implement cooperative learning model STAD, since it could effectively improve students’ activity and their learning result of passing technique of basket ball.   Kata-kata Kunci: Model pembelajaran kooperatif STAD, aktivitas, hasil belajar, teknik dasar passing bola basket.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TGT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH Ni Luh Ayu Sri Ambari
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 4 (2013): ARTICLE
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i4.1664

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar lompat jauh melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada siswa kelas XI IPA 4 SMA Negeri 4 Singaraja. Jenis penelitian PTK yaitu guru sebagai peneliti. Dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari tahapan perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas XI IPA 4 SMA Negeri 4 Singaraja berjumlah 36 orang, terdiri dari 19 orang putra dan 17 orang putri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif.  Berdasarkan hasil analisis data untuk aktivitas belajar lompat jauh pada observasi awal 4,72 (kurang aktif), dan pada siklus I meningkat menjadi 6,72 (cukup aktif) dan 7,33 (aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase hasil belajar lompat jauh dari observasi awal sebesar 16,66% (sangat kurang), pada siklus I 47,22% (sangat kurang) dan 80,55% (baik) pada siklus II.  Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar lompat jauh meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada siswa kelas XI IPA 4 SMA Negeri 4 Singaraja tahun pelajaran 2013/2014. Disarankan kepada guru penjasorkes dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT, karena terbukti efektif untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar.   Abstract: This study aimed at improving the activity and learning outcome of basic long jumps through implementing the Cooperative Learning Method in TGT on XI IPA 4 students of SMA Negeri 4 Singaraja. This research is a classroom action research which is the teacher as researcher. This study was conducted in two cycles which consist of planning stages, action, observation / evaluation and reflection. The subjects were XI IPA 4 students of SMA Negeri 4 Singaraja; which amounted of 36 students that consisted of 19 male and 17 female students. The data were analyzed by using descriptive statistics. Based on the results of the data analysis for learning activities of basic long jumps at preliminary observations was 4.72 (less active category), and in the first cycle increased by 6.72 (moderate active category) and in the second cycle was 7.33 (active category). While the percentage of learning outcome of basic long jumps in the preliminary observations was 16.66% (very less category), in the first cycle was 47.22% (very less category) and in the second cycle was 80.55% (good). Based on the results of data and the discussion, it could be concluded that the activities and learning outcomes of basic long jumps on XI IPA 4 students of SMA Negeri 4 Singaraja in the academic year 2013/2014 was increased through implementing Cooperative Learning Method in TGT type. This study is recommended to the Penjasorkes teachers to use this cooperative learning method in TGT type, because it had been proved that it could be effective to enhance the activity and learning outcomes.     Kata-kata Kunci: TGT, aktivitas, hasil belajar,lompat jauh.
IMPLEMENTASI KOOPERATIF NHT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR BERGULING SENAM LANTAI Ni Made Ika Permana
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 4 (2013): ARTICLE
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i4.1665

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar berguling senam lantai melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yaitu guru sebagai peneliti yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi atau evaluasi/refleksi. Subjek penelitian siswa kelas VII A SMPN 1 Sawan, berjumlah 32 orang dengan rincian 13 orang putra dan 19 orang putri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data observasi awal aktivitas belajar berguling secara klasikal sebesar 5 (cukup aktif), setelah diberi tindakan pada siklus I aktivitas belajar meningkat menjadi 7,58 (aktif) dan meningkat menjadi 8,43 (aktif) pada siklus II. Analisis data hasil belajar teknik dasar berguling pada observasi awal secara klasikal sebesar 31,25%, setelah diberi tindakan pada siklus I hasil belajar meningkat menjadi 77,19% dan meningkat menjadi 93,75% pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar berguling senam lantai meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas VII A SMPN 1 Sawan tahun pelajaran 2013/2014. Disarankan kepada guru penjasorkes dapat mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe NHT karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar berguling senam lantai. Abstract: This study aims to improve the activity and the study result of the basic technique of roll gymnastic floor through the implementation of cooperative learning model NHT. This research is a classroom action research where the teacher as the researcher and conducted in two cycles consists of stages of planning, action, observation/evaluation and reflection. The subjects were 32 students of VII A grade of SMPN 1 Sawan; which consists of 19 male and 13 female students. The data were analyzed by descriptive statistics. The results of data analysis for learning activities on the basis of roll in the beginning of observations is 5 (moderately active), and in the first cycle increased to 7.58 (active) and 8.43 (active) in the second cycle.While the analysis of study result of the basic technique of roll gymnastic floor in the beginning of observations is 31.25% (very less), 77.19% in the first cycle (pretty good) and 93.75% (excellent) in the second cycle. Based on the analysis results and the discussion, it can be concluded that the activity and the study result of the basic technique of roll gymnastic floor increased through the implementation of cooperative learning model NHT to the students of VII A grade of SMPN 1 Sawan school year 2012/2013. It is recommended to the Penjasorkes teacher to implement this teaching model since it can improve the activity and the learning result of roll gymnastic floor.   Kata-kata kunci: Model Pembelajaran kooperatif tipe NHT, aktivitas, hasil belajar,  berguling senam lantai.

Page 1 of 3 | Total Record : 22