cover
Contact Name
Fakhri Syarif
Contact Email
fakhri@unsur.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
agroscience@unsur.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. cianjur,
Jawa barat
INDONESIA
AGROSCIENCE
ISSN : 19794681     EISSN : 25797891     DOI : -
Jurnal Agroscience (JAGSCI) dahulu bernama Journal of Agroscience adalah media publikasi ilmiah hasil-hasil penelitiandi bidang pertanian yang meliputi teknologi budidaya, sosial-ekonomi pertanian, penyuluhan dan kelembagaan pertanian. Pertama kali diterbitkan pada tahun 2008 dalam edisi cetak dengan Nomor ISSN 1979-4681. Pada tahun 2016 mulai diterbitkan dalam bentuk daring dengan e-ISSN 2579-7891. Adapun Misi dari jurnal ini adalah meningkatkan pengetahuan menyebarluaskan karya tulis ilmiah profseional bidang pertanian. JAGSCI diterbitkan oleh Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana. JAGSCI diterbitkan dua kali dalam setahun, sebagai berikut, nomer 1 diterbitkan pada periode Januari sampai dengan Juni, dan nomor 2 diterbitkan pada periode Juli sampai dengan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 1 (2020): June" : 9 Documents clear
TINGKAT KEPUASAN PETANI PADI PANDANWANGI TERHADAP KINERJA PENYULUH LAPANGAN DI DESA BABAKANKARET KECAMATAN CIANJUR KABUPATEN CIANJUR Asep Saepul Alam; Mugi Velayati
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 10, No 1 (2020): June
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v10i1.973

Abstract

Cianjur merupakan salah satu daerah penghasil paadi yang telah terdaftar sebagai pemilik Sertifikasi Indikasi Geografis yaitu padi Pandanwangi yang memeiliki aroma yang khas dan hanya mampu dibudidayakan di 7 kecamatan di Kabupaten Cianjur. Dalam budidaya padi Pandanwangi petani tidak lepas dari peran penyuluh lapangan. Untuk itu tujuan penelitian yaitu: (1) Untuk mengetahui atribut pelayanan lapangan terhadap petani di Desa Babakankaret Kecamatan Cianjur Kabupaten Cianjur,dan (2) Untuk mengetahui tingkat kepuasan petani terhadap penyuluh lapangan di Desa Babakankaret Kecamatan Cianjur Kabupaten Cianjur. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder dimana data Primer diperoleh dari wawancara dan pengisian kusioner kepada responden dan data Sekunder merupakan data yang diperoleh dari Studi pustaka, Internet dan literatur instansi atau dinas terkait. Metode analisis yang digunakan adalah CSI (Customer Satisfaction Index) dan IPA (Importance Performance Analysis). Hasil Analisis CSI terhadap Atribut pelayanan adalah sebesar 74,03%. Nilai tersebut berada pada rentang 60-80% yang menunjukan petani merasa puas terhadap atribut pelayanan penyuluh lapang. Hasil IPA menunjukan atribut yang dianggap sangat penting berdasarkan kepentingan dan kinerja yaitu pentinganya penyuluh lapang memperhatikan penampilan dan kerapihan saat dilapang dan pada atribut pentingnya penyuluh lapangan menyampaikan informasi teknologi baru kepada petani. Sedangkan atribut yang memiliki tingkat kinerja paling tinggi yaitu penampilan dan kerapihan penyuluh dan tingkat kinerja peling rendah yaitu pada kemampuan penyuluh menggunakan bahasa setempat.
EFEKTIFITAS DAYA BERKECAMBAH BENIH PADI PANDANWANGI DENGAN MENGGUNAKAN METODE KERTAS Nurdi Ibnu Wibowo
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 10, No 1 (2020): June
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v10i1.968

Abstract

Indonesia memiliki beragam jenis varietas padi, diantaranya ialah padi Pandanwangi. Padi Pandanwangi merupakan padi yang telah dikenal sebagai salah satu komoditi padi dan salah satu produk beras yang paling diunggulkan di Cianjur, Jawa Barat. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektifitas daya berkecambah benih padi Pandanwangi dengan menggunakan metode kertas. Dengan penelitian ini diharapkan mampu meningkatkan kemungkinan benih untuk berkecambah dengan optimal. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini ialah Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial. Dimana yang menjadi faktor A adalah metode pengujian daya kecambah benih padi Pandanwangi dengan menggunakan tiga level perlakuan (Top of Paper (Pada Kertas/PK), Between Paper (Antar Kertas/AK), dan Plated Paper (Antar Kertas Kipas/AK)), sedangkan untuk faktor B adalah jenis kertas dengan tiga level perlakuan, yaitu: kertas stensil, kertas merang, dan kertas buram, dengan empat kali ulangan. Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan, dapat disimpulkan bahwa: Faktor A (metode) berpengaruh terhadap parameter presentase kecambah normal, panjang rata-rata radikula, dan panjang rata-rata plumula. Metode between paper dan metode pleated paper merupakan metode yang memberikan pengaruh paling baik terhadap ketiga parameter tersebut. Faktor B (jenis kertas) berpengaruh terhadap parameter panjang rata-rata radikula dan panjang rata-rata plumula. Kertas stensil merupakan jenis kertas yang memberikan pengaruh paling baik terhadap kedua parameter tersebut. Interaksi perlakuan (metode pengecambahan yang diinteraksikan dengan jenis kertas) berpengaruh terhadap parameter panjang rata-rata plumula. Kombinasi perlakuan pleated paper dan kertas stensil merupakan kombinasi perlakuan yang memberikan pengaruh paling baik.
UJI GABUNGAN PERTUMBUHAN JARAK PAGAR AKIBAT PEMBERIAN FMA DAN SITOKININ DI DUA LOKASI BERBEDA Kovertina Rakhmi Indriana
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 10, No 1 (2020): June
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v10i1.969

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengungkapkan hasil pertumbuhan tanaman terbaik melalui uji gabungan multi lokasi dengan memberikan kombinasi tiga kultivar jarak pagar dan dosis fungi mikoriza arbuskular (FMA) terbaik dengan konsentrasi sitokinin pada lahan marginal seperti tanah inceptisol. Percobaan dimulai bulan Januari 2019 sampai bulan Juni 2019 pada ketinggian 0-50 mdpl (dataran rendah) dan ketinggian 750-850 mdpl (dataran menengah).  Percobaan kombinasi mengevaluasi kultivar jarak pagar dengan dosis FMA terbaik dan konsentrasi sitokinin diulang 3 kali. Hasil percobaan terdapat pengaruh yang nyata dan interaksi antara sitokinin dan kultivar jarak pagar dengan dosis FMA terbaik maka dapat ditentukan kombinasi terbaik antara sitokinin dan kultivar jarak pagar dengan dosis FMA terbaik di kedua lokasi yaitu pada konsentrasi sitokinin 100 mg L-1 untuk rata-rata laju asimilasi bersih (LAB), konsentrasi sitokinin 300 mg L-1 untuk luas daun, nisbah luas daun, dan nisbah pupus akar. Serta konsentrasi sitokinin 400 mg L-1 untuk rata-rata laju tumbuh (LTR).
PERTUMBUHAN Euphorbia pulcherrima AKIBAT BENTUK PEMOTONGAN STEK DAN KONSENTRASI AUKSIN Rahmawati, Aghnia; Komariah, Ai; Mulyana, Hudaya
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 10, No 1 (2020): June
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v10i1.970

Abstract

        Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pertumbuhan Kastuba akibat bentuk pemotongan stek dan konsentrasi auksin. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengungkap konsentrasi auksin optimum yang dapat meningkatkan pertumbuhan Kastuba. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan eksperimen di lahan percobaan. Percobaan dilaksanakan di lahan milik Petani Di Desa Cihideung Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat.  Pendekatan eksperimen ini menggunakan rancangan percobaan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial diulang tiga kali. Tidak terdapat interaksi antara bentuk pemotongan stek bentuk v dan miring dengan konsentrasi auksin terhadap pertumbuhan tanaman kastuba yakni terhadap jumlah daun, luas daun, jumlah cabang, volume akar, panjang akar, jumlah akar, dan bobot kering. Bentuk pemotongan stek dengan bentuk v meningkatkan jumlah daun, jumlah cabang, dan volume akar pada umur 40 hst. Konsentrasi auksin 0,3 g L-1 memberikan hasil tertinggi pada aspek pertumbuhan luas daun, jumlah cabang, volume akar, dan jumlah akar. Tidak terdapat model kuadratik yang sesuai sehingga konsentrasi auksin yang optimum tidak dapat ditentukan. Konsentrasi auksin 0,3 g L-1 memberikan hasil tertinggi pada aspek pertumbuhan jumlah akar. Konsentrasi Auksin 0,1 g L-1dapat diusahakan untuk mendapatkan pertumbuhan kastuba yang lebih baik dengan bentuk pemotongan stek bentuk pemotongan stek miring 450 dan bentuk “v” di Kecamatan Parongpong. Konsentrasi Auksin 0,3 g L-1dapat diusahakan untuk mendapatkan pertumbuhan kastuba yang lebih baik dengan bentuk pemotongan stek bentuk pemotongan stek miring 450 dan bentuk “v” di Kecamatan Parongpong.
PERSEPSI KONSUMEN TERHADAP KEMASAN BERAS PANDANWANGI BERLOGO SERTIFIKASI INDIKASI GEOGRAFIS Lisarini, Endah; ., Nurmilah
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 10, No 1 (2020): June
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v10i1.965

Abstract

     Terdapat perilaku yang biasa dilakukan kebanyakan konsumen pada saat akan membeli sesuatu. Perilaku tersebut adalah membaca label dan logo kemasan produk. Kemasan dan logonya menjadi satu kesatuan yang berfungsi selain melindungi produknya, juga memberikan informasi kepada konsumen mengenai produk tersebut. Pada kenyataannya terdapat keragaman persepsi konsumen terhadap kemasan sekaligus logo yang terdapat pada kemasan tersebut. Hal ini terjadi juga pada kemasan dan logo beras Pandanwangi bersertifikasi Indikasi Geografis (SIG) Cianjur. Berdasarkan permasalahan tersebut, dilakukanlah penelitian. Penelitian dilakukan dengan tujuan : 1) Untuk mengkaji pengaruh simultan faktor eksternal dan faktor internal kemasan berlogo SIG terhadap persepsi konsumen akan kemasan dan logo SIG; 2) Untuk mengkaji pengaruh parsial faktor eksternal dan faktor internal terhadap persepsi konsumen akan kemasan dan logo SIG. Untuk mendapatkan tanggapan konsumen, dihimpun data dari 125 responden yang merupakan konsumen beras Pandanwangi minimal dalam setahun terakhir ini. Responden berasal dari wilayah pemasaran kabupaten Cianjur. Karena jumlah populasi tidak diketahui dengan pasti, maka penentuan responden sebagai sampel dilakukan dengan metode non probability sampling dan teknik accidental quota sampling. Terdapat tiga variabel penelitian yaitu faktor eksternal (logo SIG, tulisan Pandanwangi, desain kemasan), faktor internal (pengetahuan, pengalaman, kesadaran) dan persepsi konsumen. Untuk menjawab tujuan penelitian pertama dan ke dua, dilakukan analisis SEM dengan AMOS 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Faktor eksternal dan faktor internal secara simultan mempengaruhi secara signifikan terhadap persepsi konsumen, dan 2) Secara parsial, hanya faktor internal yang mempengaruhi secara signifikan terhadap persepsi konsumen, sebaliknya tidak untuk faktor eksternalnya. Dari hasil penelitian ini diharapkan para pelaku usaha beras Pandanwangi murni dapat lebih mensosialisasikan pentingnya arti kemasan dengan logo SIG.
ANALISIS FISIKOKIMIA GULA AREN CAIR Yopi Setiawan
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 10, No 1 (2020): June
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v10i1.971

Abstract

        Gula cair merupakan cairan berwarna jernih, memiliki rasa manis, kental dan tidak berbau. Gula aren cair atau sirup aren dapat diproleh dari bahan baku nira segar dan gula merah grundulan dengan cara dipanaskan dan diangkat sebelum gula mengkristal. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan hasil terbaik dari analisa gula cair aren berdasarkan analisis fisikokimia. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Metode Rancangan Perlakuan, Rancangan Percobaan, Rancangan Respon. Nilai viskositas terbaik dari analisa gula cair aren berdasarkan analisis fisikokimia yang diambil dari berbagai produsen yaitu sampel a2 dengan nilai viskositas 612 cps.
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PADA BANK BCA KANTOR CABANG UTAMA CIANJUR CABANG CIANJUR Nurjaya .
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 10, No 1 (2020): June
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v10i1.966

Abstract

Kualitas pelayanan menjadi faktor utama dalam memberikan kepuasan kepada pelanggannya. Hal ini karena Bank BCA Kantor Cabang Utama Cianjur merupakan perusahaan di bidang jasa yang pelayanannya langsung diberikan oleh pegawai dan dapat dirasakan oleh pelanggan. Dengan demikian maka kualitas pelayanan pegawai  Bank BCA menjadi variable penting dalam mempengaruhi kepuasan pelanggan. Berdasarkan hal tersebut maka penulis tertarik untuk  meneliti tentang pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan Bank BCA Kantor Cabang Utama Cianjur. Metode penelitian yang penulis gunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif, yaitu penelitian untuk mengetahui nilai variable mandiri baik satu atau lebih variable tanpa membuat perbandingan atau di pengaruhi oleh variable lainya. Dan metode asosiatif, yaitu untuk melihat pengaruh antara dua atau lebih variable. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen Bank BCA. Jumlah populasi sebanyak 50 orang. Pengambilan sampel menggunakan metoda sampel acak (random sampling). Analisis data menggunakan korelasi rank spearman. Berdasarkan hasil penelitian maka diperoleh nilai pengaruh kualitas pelayanan dengan kepuasan pelanggan pada Bank BCA Kantor Cabang Utama Cianjur, ditunjukkan oleh nilai korelasi r = 0.83, artinya nilai hubungan berada di daerah antara 0.70 – 1.00, yaitu memiliki hubungan yang sangat kuat. Dengan koefisien determinasi sebesar 0.69 diketahui bahwa 69% kepuasan pelanggan dipengaruhi oleh kualitas pelayanan, nilai hubungan ini memiliki hubungan positif yang artinya kualitas pelayanan meningkat maka kepuasan pelanggan Bank BCA akan meningkat.
ANALISIS CEMARAN LOGAM (Cu dan Zn) PADA KOPI BUBUK Windy Widowaty; Akhmad Zakaria; Tia Yura Nurfiana
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 10, No 1 (2020): June
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v10i1.972

Abstract

Pada makanan dan minuman sering terdapat unsur-unsur yang tidak mempunyai nilai nutrisi. Adanya unsur-unsur tersebut selalu dihubungkan dengan sifat-sifat yang tidak diinginkan dan kadang-kadang beracun sehingga membahayakan kesehatan konsumen. Oleh karena itu, diperlukan syarat-syarat untuk industri makanan dan minuman agar produksinya tidak membahayakan bagi konsumen, sehingga dilakukan pengujian cemaran logam sesuai dengan SNI. Analisis yang dilakukan yaitu penentuan kadar cemaran logam Cu dan Zn yang kemungkinan terkandung dalam kopi bubuk dengan menggunakan alat Spektrofotometer Serapan Atom. Hasil penelitian menunjukan kadar logam Cu dan Zn dari dua belas sampel kopi bubuk berkisar antara 0,851 mg/kg sampai 1,259 mg/kg dan untuk kadar Zn berkisar antara 1,242 mg/kg sampai 1,826 mg/kg sehingga tidak melebihi syarat maksimum kadar Cu menurut SNI 01-2983-1994, yaitu sebesar 30 mg/kg.
IDENTIFIKASI MUTU FISIK BERAS PANDANWANGI DARI TUJUH KECAMATAN DI KABUPATEN CIANJUR Melissa Syamsiah; Angga Adriana Imansyah; Maesy Masliah
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 10, No 1 (2020): June
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v10i1.967

Abstract

Beras Pandanwangi merupakan salahsatu beras unggul lokal. Karakteristik mutu beras dipengaruhi oleh genetik, lingkungan, dan penanganan pascapanen. Mutu beras diantaranya dilihat dari karekteristik fisik dan kimia beras. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil analisis komponen mutu fisik beras Pandanwangi dari tujuh kecamatan di Kabupaten Cianjur. Penelitian dilakukan di Laboratorium Fakultas Sains Terapan UNSUR pada bulan Maret 2019. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan tujuh perlakuan dan tiga kelompok. Perlakuan tersebut adalah asal lokasi beras Pandanwangi yaitu : A (Cibeber), B (Campaka), C (Warungkondang), D (Cianjur), E (Gekbrong), F (Cugenang) and G (Mande). Hasil penelitian menunjukkan bahwa identifikasi mutu fisik beras di tujuh lokasi Kecamatan yang terbaik yaitu pada perlakuan di lokasi Kecamatan Gekbrong dan Warungkondang namun Kecamatan Cibeber, Campaka, Cianjur dan Cugenang lebih baik dibanding Kecamatan Mande.

Page 1 of 1 | Total Record : 9