cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
info.ejournal@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha
ISSN : 26139669     EISSN : 26139650     DOI : 10.23887/paud
Core Subject : Humanities, Art,
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha is an open access peer-reviewed scientific journal published by Jurusan Pendidikan Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha. The journal publishes different kinds of scientific articles based on the field research and program in the area of early childhood education. We received only articles relating to early childhood education fields, and can be written using quantitative or qualitative approaches. Articles can be made in a variety of research designs, such as action research, experiments, and case studies. This journal was published since 2012, and from 2016 we published articles three times a year (April, August, and December).
Arjuna Subject : -
Articles 42 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2016): Agutus" : 42 Documents clear
PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL GOAK MALING PITIK TERHADAP KEMAMPUAN MEMAHAMI LAMBANG BILANGAN PADA ANAK ., Ni Nyoman Chintya Ari Putri; ., Putu Aditya Antara, S.Pd.; ., Luh Ayu Tirtayani,S.Psi.,M.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.651 KB) | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7804

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan tradisional goak maling pitik terhadap kemampuan memahami lambang bilangan pada anak. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan post-test only control grup design. Subjek dalam penelitian ini adalah anak-anak kelompok B1 dan B2 di TK Asih Kumara sebanyak 54 anak. Metode pengumpulan data berupa observasi. Metode analisis data yang digunakan adalah uji-t dengan rumus polled varians. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa kelompok eksperimen yang mendapatkan perlakuan berupa permainan tradisional goak maling pitik memperoleh nilai rata-rata sebesar 24,57, median 24,94, modus 25,83, standar deviasi 2,53, dan varian sebesar 6,40, dan hasil konversi skala lima diperoleh nilai rata-rata kemampuan memahami lambang bilangan dengan menerapkan permainan tradisional goak maling pitik adalah 24,57 yang berada pada kelas interval 23,3 – 29,9 yang termasuk kategori tinggi. Hasil analisis deskriptif kelompok kontrol yang mendapat kegiatan konvensional memperoleh nilai rata-rata 18,92, median 18,94, modus 19,3, standar deviasi 2,78, dan varian sebesar 7,73, dan hasil konversi skala lima diperoleh nilai rata-rata kemampuan memahami lambang bilangan dengan kegiatan konvensional adalah 18,92 yang berada pada kelas interval 16,7 – 23,3 yang termasuk kategori sedang. Hasil uji-t diperoleh nilai thitung adalah 8,07, sedangkan ttabel dengan taraf signifikansi 5% dan dk=52 adalah 1,67 dengan demikian thitung > ttabel = 8,07 > 1,67. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan permainan tradisional goak maling pitik terhadap kemampuan memahami lambang bilangan pada anak.Kata Kunci : permainan tradisional goak maling pitik, lambang bilangan, anak usia dini This study aims to determine the influence of the traditional game Goak maling pitik on the ability to understand the emblem of numbers in children. This research is a quasi experimental with post-test only control group design. Subjects in this study were children of the group B1 and B2 in kindergarten Asih Kumara many as 54 children. Data collection methods such as observation. Methods of data analysis used the t-test with the formula polled variance. The results of descriptive statistical analysis showed that the experimental group who received treatment in the form of traditional games Goak thief pitik scored an average of 24.57, median 24.94, 25.83 mode, standard deviation of 2.53, 6.40 and variants, and five-star scale conversion results obtained by the average value of the symbol of the ability to understand numbers by applying traditional game Goak thief pitik is 24.57 which is in a class interval from 23.3 to 29.9 were categorized as high. Descriptive analysis control group who received conventional activities scored an average 18.92, median 18.94, 19.3 mode, standard deviation of 2.78, and a variance of 7.73, and a five scale conversion results obtained average value average number with the ability to understand the epitome of conventional operations is 18.92 which is in a class interval from 16.7 to 23.3 the medium category. T-test results obtained t value is 8.07, while t table with a significance level of 5% and 1.67 df = 52 is t value > t table = 8.07 > 1.67. It can be concluded that there is significant influence of traditional games Goak maling pitik on the ability to understand the emblem of numbers in children.keyword : traditional game Goak maling pitik, emblem of numbers, early childhood
PENGARUH TEKNIK TOKEN ECONOMY TERHADAP PERILAKU DISRUPTIF PADA ANAK DI TK GANESHA DENPASAR ., Ni Putu Canis Sutaryani .; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd; ., Luh Ayu Tirtayani,S.Psi.,M.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7558

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik token economy terhadap perilaku disruptif anak di TK Ganesha Denpasar. Perilaku disruptif berdampak negatif pada diri anak maupun lingkungannya. Dampak negatif tersebut ditandai dengan proses kegiatan belajar mengajar di dalam kelas menjadi tidak kondusif, mengganggu kegiatan belajar semua siswa, anak tidak bisa bersosialisasi dengan orang lain, mengancam keselamatan diri, guru dan teman-temannya. Apabila perilaku disruptif anak tidak sedini mungkin ditangani maka dikhawatirkan akan berlanjut hingga anak remaja. Maka dari itu perlu adanya intervensi yang dapat menurunkan perilaku disurptif anak di kelas. Teknik keperilakuan di anggap mampu untuk menurunkan perilaku disruptif. Oleh karena itu dalam penelitian ini menerapkan teknik token economy. Jenis penelitian ini adalah rancangan ekperimen kasus tunggal yang dilaksanakan dalam tiga fase yaitu fase baseline (A1), fase intervensi (B) dan fase baseline (A2) . Subjek dalam penelitian ini adalah 2 anak kelompok B2 TK Ganesha Denpasar tahun pelajaran 2015/2016. Pengumpulan data penelitian tentang perilaku disruptif anak menggunakan metode observasi dan wawancara dengan instrumen lembar observasi checklist. Data kuantitatif dianalisis secara visual (visual inspection), sedangkan data kualitatif dipaparkan secara deskriptif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi penurunan frekuensi perilaku disruptif subjek 1 dari fase baseline (A1) dengan rerata 21,35 menjadi 7,3 pada fase penerapan intervensi (B). Pada subjek 2 juga terjadi penurunan frekuensi perilaku disruptif dari rata-rata 17,65 pada fase baseline (A1) menjadi 8,85 pada fase penerapan teknik token economy. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa teknik token economy berpengaruh terhadap menurunnya perilaku disruptif anak di TK Ganesha DenpasarKata Kunci : perilaku disruptif, rancangan eksperimen kasus tunggal, teknik token economy This study aims to determine the effect of the token economy technique to disruptive behavior of children in Ganesha kindergarten Denpasar. Disruptive behavior has a negative impact on children and their environment. The negative impact was marked by the process of teaching and learning activities in the classroom becomes not conducive, interfere with learning for all students, children cannot socialize with other people, as well as threatening the safety of themselves, teachers and their friends. If the disruptive behavior of children is not treated as early as possible it is feared will continue till teenagers. So that needs the required treatment to reduce the disruptive behavior of children in a class where one of them is a token economy technique. Kind of this research is single case experimental design was implemented in three phases which are the baseline phase (A1), the intervensi phase (B) and the baseline phase (A2). Subjects in this study are two children from B2 group of Ganesha kindergarten Denpasar school year 2015/2016. The collection of data researches about disruptive behavior of children using observation and interview method with instrument checklist observation. Quantitative data were analyzed visually (visual inspection), whereas qualitative data presented descriptively. The results of data analysis showed a decrease in the frequency of disruptive behavior subject 1 from baseline phase (A1) with a mean of 21.35 to 7.3 in the implementation phase of treatment (B). In subject 2 also a decline in the frequency of disruptive behavior from an average of 17.65 in the baseline phase (A1) to 8.85 in the implementation phase of token economy technique. Based on these results it can be concluded that the token economy technique affect the decline in disruptive behavior of children in Ganesha kindergarten Denpasar.keyword : disruptive behavior , single case experimental design, token economy technique
PENGARUH METODE BERMAIN PERAN (ROLE PLAYING) TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA PADA ANAK KELOMPOK A ., Ni Putu Dessy Rumilasari; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.; ., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7704

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh masih banyaknya anak yang mengalami kesulitan dalam kemampuan berbicara berdasarkan hasil pencapaian perkembangan bahasa yang berada pada kategori belum berkembang dan mulai berkembang. Sehingga diperlukan inovasi dalam metode pembelajaran yang mampu meningkatkan kemampuan berbicara pada anak kelompok A di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Singaraja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode bermain peran (role playing) terhadap kemampuan berbicara pada anak kelompok A semester II di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Singaraja Tahun Pelajaran 2015/2016. Penelitian ini tergolong quasi experiment dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian adalah anak kelompok A di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Singaraja Tahun pelajaran 2015/2016. Sampel penelitian ini adalah 24 anak kelompok A3 sebagai kelompok eksperimen, dan 24 anak kelompok A1 sebagai kelompok kontrol yang dipilih dengan teknik porpusive sampling. Data penelitian tentang kemampuan berbicara dikumpulkan dengan metode observasi menggunakan instrumen daftar cocok (checklist). Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan uji-t. Hasil menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan metode bermain peran (role playing) terhadap kemampuan berbicara pada anak kelompok A di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Singaraja Tahun Pelajaran 2015/2016 (sig= 11,18 > 2,021).Kata Kunci : anak usia dini, metode bermain peran (role playing), kemampuan berbicara This research was motivated by still many children who have difficulty in speaking based on the achievement of language development that are in the category of underdeveloped and began to develop. So that the necessary innovations in teaching methods that can increase the ability speak to the children in group A in kindergarten Aisyiyah Bustanul Athfal Singaraja. The purpose of this research is as well as to determine the effect of role playing method on speaking ability in group A the second semester of kinder garten Aisyiyah Bustanul Athfal Singaraja the academic year 2015/2016. This research is classified as quasi-experimental design with posttest only control group design.The study population was a group of children in kindergarten Aisyiyah Bustanul Athfal Singaraja school year 2015/2016.The sample was 24 child of group A3 as the experimental group, and 24 child of group A1 as the control group were selected by porpusive sampling. Data collected research on speaking ability with the observation method with instruments such as checklist. Results showed a significant difference method role playing the ability to speak to the children in group A in kindergarten Aisyiyah Bustanul Athfal Singaraja in the school year 2015/2016 (sig = 11.18> 2.021).keyword : early childhood, role playing method, speaking ability
Penerapan Metode Pemberian Tugas Berbantuan Media Kartu ukuran, bentuk dan warna Untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Pada Anak Kelompok A di Tk Ganesha Denpasar Semester II Tahun Pelajaran 2014/2015 ., Putu Palguna Wesnawa; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7787

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan kognitif anak melalui penerapan metode pemberian tugas berbantuan media kartu ukuran, bentuk dan warna pada anak kelompok A Semester II TK Ganesha Denpasar tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian Ini merupakan Penelitian tindakan kelas(PTK) atau Classroom Action Research. Subjek dalam penelitian ini adalah anak kelompok A TK Ganesha Denpasar Tahun Pelajaran 2014/2015. Data kemampuan Kognitif dikumpulkan dengan menggunakan metode pemberian tugas dengan instrumen lembar observasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif kuantitatif. Analisis data dilakukan dengan membandingkan hasil dari siklus I dan siklus II. Pada siklus I Diketahui pencapaian kemampuan kognitif sebesar 32,31% dengan kategori sangat rendah. Sedangkan pada siklus II pencapaian kemampuan kognitif sebesar 82,11% dengan kategori tinggi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan metode pemberian tugas berbantuan media kartu dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak kelompok A Semester II TK Ganesha Denpasar. Kata Kunci : metode pemberian tugas,media kartu,kemampuan kognitif The Study aims to determine the increase in cognitive abilities of children through the application of the method of administration taks on the size card media, form and color aided children in group A Second Half Ganesha Denpasar kindergaten scholl year 2014/2015. The resach is a class action(PTK). Subjek in this study is a group of kindergaten children in the scholl year 2014/2015 Ganesha Denpasar Cognitive ability data collected using the method of observation to observation sheet instruments. Data were analysed using descripte statiscal analysis of quantitative tecniques. Data analysis was performed by comparing the results of the first circle and circle II. In the first circle of cognitive abilities known to the arhievement of 32,31% with very low category. while the second circle achiement cognitive abilities of 82,11% with a higher cattegory. It can be concluded that by applying the method of adminstration aided task card media can inprove the cognitive abilities of children in group A semester II Tk Ganesha Denpasar. keyword : method of observed,media card,cognitive ability
PENERAPAN PERMAINAN TRADISIONAL DENGKLENG DENGAN METODE DEMONSTRASI UNTUK MENINGKATKAN KESEIMBANGAN TUBUH PADA ANAK KELOMPOK A SEMESTER II TAHUN AJARAN 2015/2016 DI TK KARTIKA VIII-3 SINGARAJA ., Luh Ayuning Sundari; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Putu Aditya Antara, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.355 KB) | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7977

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keseimbangan tubuh pada anak kelompok A semester II di TK Kartika VII-3 Singaraja dengan menerapkan permainan tradisional dengkleng dengan metode demonstrasi . Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, yang mana penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah anak kelompok A TK Kartika VII-3 Singaraja semester II tahun ajaran 2015/2016 yang berjumlah 25 orang. Data penelitian tentang keseimbangan tubuh anak diperoleh dengan menggunakan metode observasi. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif kualitatif dan metode analisis statistik deskriptif kuantitatif. Hasil analisis menunjukan bahwa terjadi peningkatan keseimbangn tubuh pada anak kelompok A pada siklus I sebesar 58% yang berada pada kategori rendah ternyata mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 89% yang tergolong pada kategori tinggi. Jadi terjadi peningkatan keseimbangan tubuh anak dengan menerapkan permainan tradisional dengkleng dengan metode demonstrasi pada anak sebesar 31%. Kata Kunci : Permainan tradisional dengkleng, metode demonstrasi, keseimbangan tubuh. This study aims to know the balance improvement in child’s body made by group A studenst of second semester in TK Kartika VII-3 Singaraja with traditional game, namely “Dengkleng” by using demonstration method. This study was designed in form of classroom action reseacrh wich was done in two cycles. The subject of this study was 25 students of group A of second semester in TK Kartika VII-3 Singaraja in academic year 2015-2016. The datas were gotten by using observations wich was analyzed using descriptive statistically and quantitative descriptive statistically. The result of the analysis shown the balance improvement in child’s body of group A in first cycle was 58% that meant was at low level. Mean while in second cycle shown the improvement was 89% that was categorized at high level. Therefore, it shown there was an improvement of the child’s body by applying the traditional game “Dengkleng” with demonstration method was 31%.keyword : Traditional game “Dengkleng”, demonstration method, body balance.
IMPLEMENTASI TEKNIK MODELING UNTUK MEMINIMALISASI PERILAKU BERMASALAH OPPOSITIONAL DEFIANT PADA ANAK KELOMPOK B ., Luh Eka Repita; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS; ., Luh Ayu Tirtayani,S.Psi.,M.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7635

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak perilaku bermasalah oppositional defiant pada anak kelompok B di TK Ceria Asih yang semakin minim dengan implementasi teknik modeling melalui cerita bergambar. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 12 anak kelompok B1 di TK Ceria Asih semester II Tahun Ajaran 2015/1016. Penelitian ini menggunakan metode observasi dan instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi. Data dalam penelitian ini menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada prasiklus persentase perilaku bermasalah oppositional defiant adalah 36.46%. Terjadi penurunan pada siklus I menjadi 30.46% dan siklus II menjadi 24.46% pada siklus II. Hal tersebut menandakan bahwa semakin minimnya atau terjadi penurunan pada anak kelompok B1 di TK Ceria Asih dari prasiklus ke siklus I dan ke siklus II sebesar 10%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa implementasi teknik modeling dapat meminimalisasi perilaku bermasalah oppositional defiant pada anak kelompok B1 di TK Ceria Asih Semester II Tahun Ajaran 2015/2016.Kata Kunci : teknik modeling, perilaku bermasalah oppositional defiant, kelompok B This study was aimed to investigate the impact behavior have problem oppositional defiant of kindergarten children in group B1 Ceria Asih which progressively degredation with modelling technique implementation through pictorial story. This study was conducted in two cycles. Each cycle consists of four phases: planning, implementation, observation / evaluation and reflection. The subjects were 12 children in the group B1 in kindergarten Ceria Asih second semester of academic year of 2015 / 1016. This study used observation method and collecting data instrument which used was observation sheet. The data in this study used descriptive statistic analysis and descriptive quantitative. These results indicate that at behavioral percentage pre cycle have problem oppositional defiant is 36.46%. Happened degradation the first cycle become 30.46% and second cycle become 24.46% the second cycle. The mentioned designate that progressively its minim or happened degradation of kindergarten children in group B1 Ceria Asih the pre cycle to the first cycle and the second cycle of 10%. It can be concluded that modelling technique implementation can degrade behavior have problem oppositional defiant in the group B1 in kindergarten Ceria Asih second Semester of academic Year of 2015 / 2016. keyword : modelling technique, behavioral have problem oppositional defiant, group B
PENERAPAN METODE BERMAIN FLASHCARD UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA BAHASA INDONESIA ANAK KELOMPOK A SEMESTER II DI TK NEGERI DESA TIGAWASA-BULELENG TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ., Kadek Suartini; ., Dr. I Nyoman Jampel,M.Pd; ., Putu Aditya Antara, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7763

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berbicara Bahasa Indonesia anak pada kelompok A semester II di TK Negeri Desa Tigawasa-Buleleng tahun Pelajaran 2015/2016 setelah menerapkan metode bermain flashcard (kartu kata bergambar). Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subyek penelitian adalah 12 orang, 8 anak laki-laki dan 4 anak perempuan pada anak kelompok A semester II tahun ajaran 2015/2016 di TK Negeri Desa Tigawasa-Buleleng. Data tentang kemampuan berbicara Bahasa Indonesia anak kelompok A dilanjutkan dengan menggunakan metode observasi dengan instrument berupa lembar observasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan kualitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan berbicara Bahasa Indonesia anak kelompok A dengan metode bermain flashcard (kartu kata bergambar) pada siklus I sebesar : 55% berada pada kriteria rendah dan pada siklus II meningkat menjadi sebesar 82,55% berada pada kriteria tinggi. Peningkatan kemampuan berbicara Bahasa Indonesia anak kelompok A dengan metode bermain flashcard (kartu kata bergambar) dari siklus I sampai siklus II sebesar 27,55%.Kata Kunci : metode bermain, media flashcard (kartu kata bergambar), kemampuan berbicara This study aims to determine the increase in the ability to speak Indonesian children in group A in the second semester of State TK-Tigawasa Village Buleleng 2015/2016 academic year after applying the method of play flashcard. This research is a classroom action research conducted in two cycles. Subjects were 12 people, 8 boys and 4 girls on children in group A the second half of the 2015/2016 school year in kindergarten-Buleleng Tigawasa Rural Affairs. Data about the ability to speak Indonesian children in group A continued using the method of observation with the instrument in the form of observation sheet. The data were analyzed using descriptive statistics and qualitative analysis. The result showed that an increase in the ability to speak Indonesian children in group A with a method of playing flashcard (illustrated word cards) in the first cycle of: 55% are in the low criteria and on the second cycle increased to 82.55% in the high criteria. Increased ability to speak Indonesian children in group A with a method of playing flashcard (pictorial word card) from the first cycle to the second cycle of 27.55%.keyword : method of playing, flashcard (picture word cards), speech
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL MAGOAK-GOAKAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KERJASAMA ANAK KELOMPOK B TK WIDYA SESANA SANGSIT TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ., Putu Winda Suyeni; ., Drs. Nyoman Wirya; ., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7805

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan kerjasama setelah diterapkan metode demonstrasi melalui permainan tradisional magoak-goakan pada anak kelompok B di TK Widya Sesana Sangsit Tahun Pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah 14 orang anak TK pada kelompok B Semester II Tahun Pelajaran 2015/2016. Data penelitian tentang kemampuan kerjasama dikumpulkan dengan metode observasi dengan instrumen berupa lembar observasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan kerjasama dengan penerapan metode demonstrasi pada siklus I sebesar 73,33 % yang berada pada kategori sedang ternyata mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 80,11 % yang tergolong pada kategori tinggi. Jadi, terdapat peningkatan kemampuan kerjasama pada anak setelah diterapkan metode demonstrasi melalui permainan tradisional magoak-goakan sebesar 6,78 %. Kata Kunci : metode demonstrasi, permainan tradisional magoak-goakan, kemampuan kerjasama This application purpose how to know and improve the skill of courperation after application of demonstration method throught the traditional game magoak-goakan for the children of group B in TK Widya Sesana Sangsit the school year 2015/2016. Kind for this application for application action of class to implemented in two sicluss. The subject of this application it’s about 14 persons of the children in TK for group B semester II the school year 2015/2016. Data of the application about the skill of the cooperation together with observation method with instrument such as page of observation. Result of analysis data used analysis method statistic deskriptif kuantitatif. Result of analysis data to become incident and how to improve the skill of cooperation with research of demonstration method for sicluss I it’s about 73,33 % to stay for middle category and act the incident to improve for sicluss II to become 80,11 % it’s included for high category and than. It can be how to improve the skill cooperation for the children after application demonstration method through the traditional game magoak-goakan about 6,78 %.keyword : demonstration method, traditional game magoak-goakan, skill of cooperation
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF DALAM MENGENAL KONSEP BILANGAN PADA ANAK KELOMPOK B ., Luh Wina Andriyani; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S.; ., Luh Ayu Tirtayani,S.Psi.,M.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7845

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kontekstual terhadap kemampuan kognitif anak dalam mengenal konsep bilangan. Jenis penelitian merupakan penelitian eksperimen semu. Desain penelitian yang digunakan Post Test Only Control Group Design. Populasi penelitian merupakan anak kelompok B semester II TK Kartika VII-3 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 50 anak. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil análisis data dengan menggunakan uji-t, diketahui thitung = 15.37 dan ttabel dengan taraf signifikasi 5% = 0.2021. Hasil perhitungan tersebut menunjukkan bahwa thitung > ttabel, sehingga hasil penelitian adalah signifikan. Rata-rata M% pada kelompok eksperimen 88%, berada pada kategori tinggi dan dan pada kelompok kontrol sebesar 66% berada pada kategori rendah. Hasil ini membuktikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajarn kontekstual terhadap kemampuan kognitif dalam mengenal konsep bilangan.Kata Kunci : Model Pembelajaran Kontestual, Kognitif, Konsep Bilangan This study aimed at finding out the effect of contextual learning towards students cognitive ability in getting to know numberial cencept. The type of experiment was namely quasi experiment. The used design was Post Test Only Control Group. The population of the study was the group of B students of the second semester of Kartika VII-3 kindergarten Singaraja in academic year 2015/2016. The total of students getting involved were 50 students. The collected data used observative form. The gained data by using descriptive statistic analysis and inferential statistic was t-test. The result of data analysis by using t-test was thitung = 15.37 and with ttabel significantly 5% = 0.2021 improved. The result of the calculation showed thitung > ttabel, that the result of the study was significant. The M% avarage on group experiment 88% which was in high catagory and on control group 66% which was in low catagory. The result proved that there was significant effect of contextual learning towards students cognitive ability in getting to know numerial concept.keyword : Contextual Learning Model, Kognitive, Numerial Concept
Penerapan Metode Bermain Kooperatif Berbantuan Media Topeng Karakter untuk Meningkatkan Kemampuan Sosial pada Anak Kelompok B di TK Kemala Bhayangkari I Denpasar Tahun pelajaran 2015/2016 ., Hilda Indriani; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7616

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan sosial pada anak kelompok B Semester II di TK Kemala Bhayangkari I Denpasar Tahun Pelajaran 2015/2016, melalui penerapan metode bermain kooperatif berbantuan topeng karakter. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam II siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan tindakan , pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 14 anak kelompok B di TK Kemala Bhayangkari I Denpasar Tahun Pelajaran 2015/2016. Data tentang pengembangan kemampuan sosial anak dalam media topeng karakter diperoleh dengan menggunakan metode obesrvasi dengan instrumen obesrvasi. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisi statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan sosial melalui metode bermain kooperatif dari 71,92% yang berada pada kategori sedang pada siklus I meningkat menjadi 80,35 yang berada pada kategori tinggi pada siklus II, sehingga ada peningkatan sebesar 8,43%.Kata Kunci : metode bermain kooperatif, kemampuan sosial, topeng karakter. This research aims to know the social ability in kindergarten Kemala Bhayangkari I Denpasar Years Lesson 2015/2016, from the application of cooperative playing assisted character mask. Type of this research is the act of class research carried out in the two cycles. Each cycle consist of the planning phase of action, the implementation of the action, observation/evaluation and reflection. The subject of the research is 14 student on group B in Kindergarten Kemala Bhayangkari I Denpasar. Years Lesson 2015/2016. Data about the increased social ability of student in the character mask media figures obtained using the methods of observation with the observation instrument. Data were analyzed using descriptive statistical analysis methods. The result showed that improvement of children’s social ability through granting methods of 71,92% in the categories is medium in the first cycle increased to 80,35% at high in the second cycles categories, so there is an increased of 8,43%. keyword : cooperative playing methods, social ability, character mask

Filter by Year

2016 2016


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): August - INPRESS Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): December Vol. 12 No. 2 (2024): August Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): Desember Vol. 11 No. 2 (2023): Agustus Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): Desember Vol. 10 No. 2 (2022): Agustus Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Desember Vol. 9 No. 3 (2021): Desember Vol 9, No 2 (2021): Agustus Vol. 9 No. 2 (2021): Agustus Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol. 8 No. 3 (2020): Desember Vol 8, No 3 (2020): Desember Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Agustus Vol. 8 No. 2 (2020): Agustus Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019): Desember Vol 7, No 3 (2019) Vol. 7 No. 3 (2019): Desember Vol. 7 No. 2 (2019): Agustus Vol 7, No 2 (2019): Agustus Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018): Desember Vol 6, No 3 (2018): Desember Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Agustus Vol. 6 No. 2 (2018): Agustus Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017): Desember Vol. 5 No. 3 (2017): Desember Vol. 5 No. 2 (2017): Agustus Vol 5, No 2 (2017): Agustus Vol 5, No 2 (2017): Vol 5, No 1 (2017): Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Desember Vol 4, No 3 (2016): Vol. 4 No. 3 (2016): Desember Vol 4, No 2 (2016): Agutus Vol 4, No 2 (2016): Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol 3, No 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015): Juli Vol 3, No 1 (2015): Juli Vol 2, No 1 (2014): Juli Vol. 2 No. 1 (2014): Juli Vol 2, No 1 (2014): Vol 1, No 1 (2013): Juli Vol. 1 No. 1 (2013): Juli Vol 1, No 1 (2013): EDISI PERDANA More Issue