cover
Contact Name
Tri Rahayuningsih
Contact Email
tri.rahayuningsih@univrab.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
psychopolytan@univrab.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Psychopolytan (Jurnal Psikologi)
Published by Universitas Abdurrab
ISSN : 26145227     EISSN : 26543672     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 1 (2017): Agustus" : 15 Documents clear
HUBUNGAN ANTARA BERPIKIR POSITIF DENGAN KECEMASAN KOMUNIKASI PADA MAHASISWA Auliya Syaf; Yeni Anggraini; Adri Murni
Psychopolytan : Jurnal Psikologi Vol 1 No 1 (2017): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.407 KB)

Abstract

Berpikir positif adalah kemampuan seseorang dalam memandang sesuatu dari segi positifnya baik diri sendiri, orang lain, maupun keadaan lingkungannya.Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antaraberpikir positif dengan kecemasan komunikasi pada mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan korelasi Product Moment. Pengambilan data dilakukan dengan penyebaran skala berpikir positif dan skala kecemasan komunikasi dalam skala Likert yang diberikan pada 127 orang mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Abdurrab Pekanbaru. Hasil dari analisis menunjukkan bahwa ada hubungan antara berpikir positif dengan kecemasan komunikasi pada mahasiswa dengan koefisien korelasi -,641 dengan signifikan p = 0,000 (p < 0,05).
HUBUNGAN KONTROL DIRI DENGAN PERILAKU SULIT TIDUR (INSOMNIA) Itto Nesyia Nasution
Psychopolytan : Jurnal Psikologi Vol 1 No 1 (2017): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.256 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari hubungan antara kontrol diri dengan perilaku sulit tidur (insomnia). Hipotesis yang diuji berdasarkan pada asumsi bahwa semakin tinggi kontrol diri maka semakin rendah perilaku sulit tidur (insomnia), demikian pula sebaliknya. Subjek yang berpartisipasi dalam penelitian ini adalah 75 orang mahasiswa di Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia dengan karakteristik subjek berusia 18-24 tahun. Metode pengumpulan data menggunakan skala kontrol diri dan perilaku sulit tidur (insomnia). Skala kontrol diri dikembangkan dengan memodifikasi skala kontrol diri oleh Puspitasari (2007) berdasarkan klasifikasi kontrol diri seperti yang disarankan oleh Sarafino (1994). Sedangkan skala perilaku sulit tidur (insomnia) berdasarkan teori dari PPDGJ III (1993). Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan Statistik Non Parametrik dari Spearman. Hasilnya menunjukkan bahwa kontrol diri tidak berkorelasi dengan perilaku sulit tidur (insomnia) (r = -0,094 dengan p = 0,212 (p> 0,05).
PERILAKU CYBERLOAFING DITINJAU DARI KECERDASAN ADVERSITAS DAN KOMITMEN KERJA Tri Rahayuningsih
Psychopolytan : Jurnal Psikologi Vol 1 No 1 (2017): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.416 KB)

Abstract

This study aimed to determine the effect of intelligence adversity and work commitment to cyberloafing behavior of lecturer at the Asean Economic Community (MEA)’s era. So, this research beneficial to the development of theoretical science of industrial and organizational psychology about work behavior, as well as suggestions to keep the factors that make lecturer can avoid unproductive work habits that was cyberloafing, given the importance of the role of the faculty. This study used a quantitative method by spreading questionnaires to lecturers consisting of adversity intelligence scale, work commitment scale, and cyberloafing behavior scale that researchers collated by self, and analyzed statistically to discussed the cyberloafing behavior of lecturers. According to Lim (2002) cyberloafing an employee volunteer activities in the office, in using the internet access that has no correlation in the work. The result of this research showed that there is correlation between adversity intelligence and work commitment with cyberloafing behavior based on p value = 0,042 hence acceptable hypothesis, and contribution of adversity intelligence and work commitment equal to 19% to cyberloafing behavior. It is expected to be a suggestion for Higher Education to improve the quality of lecturer in facing MEA. Keywords: cyberloafing behavior, adversity intelligence, work commitment
VALIDITAS KONSTRUK PENGUKURAN PERILAKU BULLYING DI TEMPAT KERJA Ardian Adi Putra; Tri Rahayuningsih
Psychopolytan : Jurnal Psikologi Vol 1 No 1 (2017): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.238 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat ukur bullying daitempat kerja berdasarkan bentuk-bentuk perilaku bullying di tempat kerja oleh Cowie, dkk.(2002). Pengembangan alat ukur dilakukan dengan membuktikan validitas konstruk skala perilaku bullying di tempat kerja. Penelitian ini bisa bermanfaat bagi pengembangan psikologi klinis makro dan konstruk alat ukur psikologi, terkait dengan topik bullying di tempat kerja. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggali aspek perilaku bullying di tempat kerja melalui penelitian terdahulu untuk membahas validitas alat ukur. Jumlah butir-aaitem pada alat ukur ini pada awalnya sebanyak 29 butir-aaitem kemudian berdasarkan analisa-analisa validitas konstruk didapatkan butir aaitem yang valid sebanyak 28 butir-aaitem. Berdasarkan confirmatory analisis factor semua indikator perilaku bullying di tempat kerja memiliki nilai p > 0,3 dengan skor; (1) Berupa ancaman pada status profesional (0,64); (2) ancaman pada pribadi (0,89); (3) Mengisolasi (0,89); (4) Beban kerja yang berlebihan (0,87) serta; (5) Perbuatan yang menyebabkan ketidakstabilan (0,55). Berdasarkan hasil uji realibilitas terhadap butir-aaitem didapatkan alpha cronbach sebesar 0,909. Nilai koefisien tersebut membuktikan homogenitas yang sangat baik pada aaitem-aaitem. Analisis faktor dengan exploratory factor analisis menunjukkan nilai Kaiser‐Meyer‐Olkin (KMO) sebesar 0,701 (<0,7) dengan nilai signifikansi sebesar 0,000menunjukkan butir‐aaitem berkorelasi tinggi. Kata Kunci: Validitas Konstruk, Konstruk Perilaku Bullying di Tempat Kerja
PEMROFILAN KRIMINAL PELAKU PEMBUNUHAN BERENCANA Ardian Adi Putra; Fitri Yeni; Tri Rahayuningsih
Psychopolytan : Jurnal Psikologi Vol 1 No 1 (2017): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.093 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran Profil kriminal pelaku pembunuhan berencana danfaktor yang melatarbelakangi terjadi pembunuhan berencana dengan menggunakan teori O’Toole (1999). Subjekdalam peneliti ini ada tiga orang yang merupakan narapida kasus pembunuhan berencana yang sedangmenjalankan vonis hukuman di Lapas Bangkinang. Ketiga subjek ini akan dianalisa dengan pendekatan kualitatiffenomenologis. Hasil penelitian menunjukan gambaran profil kriminal pelaku pembunuhan berencana bisadilihat dari ciri-ciri fisik, demografis, motivasi, gaya hidup, fantasi, proses seleksi korban, prilaku sebelummembunuh dan prilaku sesudah melakukan pembunuhan. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi pelakupembunuhan berencana berasal dari faktor internal dan faktor eksternal yang merupakan faktor utama terjadinyapembunuhan berencana.

Page 2 of 2 | Total Record : 15