cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 425 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2013)" : 425 Documents clear
PENGARUH PENDEKATAN SAVI TERHADAP KETERAMPILAN MENYIMAK PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA GUGUS LETKOL WISNU KECAMATAN DENPASAR UTARA. Ni Nyn. Ganing, I Gst A R Puspayanti, I Wyn Darsana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1256

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan keterampilan menyimak pada mata pelajaran bahasa Indonesia siswa yang mengikuti pembelajaran somatis, auditori, visual, intelektual (SAVI) dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional di kelas V SD Gugus Letkol Wisnu Kecamatan Denpasar Utara tahun ajaran 2012/ 2013. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experimental Design. Rancangan penelitian ini adalah Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian hanya melibatkan dua kelas yaitu siswa kelas V SD No 3 Peguyangan dan siswa kelas V SD No 10 Peguyangan. Pemilihan kedua kelas tersebut dilakukan dengan teknik random sampling yaitu mengundi dari semua kelas untuk mencari dua kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan menggunakan tes objektif pilihan ganda. Analisis data yang digunakan dalam mpenelitian adalah uji beda (t-test). Berdasarkan hasil analisis data penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara tes keterampilan menyimak mata pelajaran bahasa Indonesia siswa yang diberikan pembelajaran SAVI dengan siswa yang diberi pembelajaran konvensional pada kelas V SD Gugus Letkol Wisnu Kecamatan Denpasar Utara tahun ajaran 2012/ 2013. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil thitung lebih besar dari ttabel yaitu 3,09 > 2,00 dengan perolehan nilai tes keterampilan menyimak kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol yaitu sebesar 87,28 > 78,81. Dengan demikian SAVI memberikan perbedaan terhadap keterampilan menyimak mata pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas V SD Gugus Letkol Wisnu Kecamatan Denpasar Utara Tahun Ajaran 2012/2013. Kata Kunci : pendekatan SAVI, keterampilan menyimak
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS-OTAK (BRAIN-BASED LEARNING) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD NEGERI DI DESA SINABUN Md. Sulastri, Gst. Pt. Indra Yuda Dp, Nym. Dantes,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.868

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Matematika antara siswa yang mengikuti Model pembelajaran Berbasis-Otak (Brain-Based Learning) dengan siswa yang mengikuti Model Pembelajaran Konvensional pada siswa Kelas V SD Negeri di Desa Sinabun Semester II Tahun Pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dan menggunakan non-equivalent posttes only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Desa Sinabun yang berjumlah 90 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD Negeri 3 Sinabun yang berjumlah 20 orang dan siswa kelas V SD Negeri 1 Sinabun yang berjumlah 22 orang. Tes hasil belajar matematika yang digunakan adalah tes uraian. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, 1. Rata-rata hasil belajar matematika siswa kelompok kontrol 26,5. 2. Sedangkan kelompok eksperimen rata-rata 31,9. Keduanya berada pada kategori tinggi. Namun kelas kontrol mengikuti kurve juling positif dan kelas eksperimen mengikuti kurve juling negatif. 3. Berdasarkan hasil perhitungan uji-t, diperoleh thit sebesar 3,52. Sedangkan, ttab dengan db=40 dan taraf signifikansi 5% adalah 2,021. Hal ini berarti, thit lebih besar dari ttab(thit>ttab) sehingga H0 ditolak dan H­1 diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Berbasis-Otak (Brain-Based Learning) dengan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Konvensional pada siswa kelas V SD Negeri di Desa Sinabun semester II tahun pelajaran 2012/2013. Dengan demikian, model pembelajaran Berbasis-Otak (Brain-Based Learning) berpengaruh positif terhadap hasil belajar matematika siswa V SD Negeri di Desa Sinabun.   Kata kunci: berbasis-otak (brain-based learning), hasil  belajar matematika  
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT BERBANTUAN MEDIA FLIP CHART TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD Ni Wy. Arini, Kt. Suriani, I Nym. Murda,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.723

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan hasil belajar IPA siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) berbantuan media flip chart, (2) mendeskripsikan hasil belajar IPA siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional, dan (3) mengetahui perbedaan hasil belajar IPA siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbantuan media flip chart dan siswa yang belajar model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus I kecamatan Buleleng kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2012/2013. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus I kecamatan Buleleng kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 243 orang. Sampel penelitian diambil dengan teknik random sampling. Sampel yang diambil adalah 63 orang. Data dikumpulkan menggunakan instrumen tes, selanjutnya dianalisis dengan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan teknik uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) deskripsi data dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbantuan media flip chart berada pada kategori tinggi, (2) dengan model pembelajaran konvensional berada pada kategori sedang, dan (3) terdapat perbedaan hasil belajar IPA siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbantuan media flip chart dan yang belajar dengan model pembelajaran konvensional dengan thitung 39,11>ttabel 1,671. Hal ini membuktikan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbantuan media flip chart berpengaruh positif terhadap peningkatan hasil belajar IPA siswa SD.   Kata kunci: model NHT, media flip chart
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MISSOURI MATHEMATICS PROJECT TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR I Md. Suarjana, Maria Ni L. Esty W., Nym. Kusmariyatni,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1489

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan mengenai kemampuan pemecahan masalah antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Missouri Mathematics Project dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di Sekolah Dasar Katolik Karya Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2012/2013. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IVa dan siswa kelas IVb di Sekolah Dasar Katolik Karya. Desain yang digunakan pada penelitian ini adalah non equivalent post-test only control group design. Data hasil kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dikumpulkan dengan menggunakan instrumen tes berbentuk uraian. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan uji hipotesis (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan, diperoleh thitung = 6,240 dan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 2,000. Hal ini berarti bahwa thitung > ttabel, sehingga hasil yang diperoleh signifikan.   Kata kunci: MMP, kemampuan pemecahan masalah matematika
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN RECIPROCAL TEACHING BERBANTUAN MIND MAPPING TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS IV SEMESTER II SD NO. 1 BAKTISERAGA I Gd. Margunayasa, Gst. A. Md. Atiek M., Kt. Pudjawan,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1281

Abstract

AbstrakPenelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  perbedaan  pemahaman  konsep  antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model  reciprocal teaching  berbantuan  mind mapping  dan  kelompok  siswa  yang  belajar  menggunakan  model  pembelajaran konvensional dalam pembelajaran IPA siswa Kelas IV Semester II SD No. 1 Baktiseraga Tahun  Pelajaran  2012/2013.  Jenis  penelitian  ini  adalah  penelitian  eksperimen  semu dengan  rancangan  ?Non-Equivalent  Post-Test  Only  Control  Group  Design?.  Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas IV di SD No. 1 Baktiseraga tahun pelajaran 2012/2013 dengan  jumlah  55  orang.  Sampel  penelitian  ini  diambil  dengan  teknik  cluster  samplingdan diperoleh kelas IVa SD No.1 Baktiseraga sebagai kelompok eksperimen dan kelas IVb  SD  No.1  Baktiseraga  sebagai  kelompok  kontrol.  Data  yang  dikumpulkan  dalam penelitian  ini  adalah  pemahaman  konsep  IPA  yang  dikumpulkan  melalui  metode  tesdengan  instrumen  tes  essay.  Data  dianalisis  dengan  menggunakan  analisis  statistik deskriptif  dan  statistik  inferensial  (uji?t).  Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  terdapat perbedaan pemahaman konsep IPA antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran reciprocal teaching  berbantuan  mind mapping  dan kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional. Nilai rata-rata untuk siswa yang  belajar  menggunakan  model  pembelajaran  reciprocal  teaching  berbantuan  mind mapping  sebesar 35,17 sedangkan untuk kelompok konvensional sebesar 27,04. Hal ini menunjukkan  bahwa  pemahaman  konsep  IPA  siswa  yang  diajar  dengan  model pembelajaran  reciprocal teaching  berbantuan  mind mapping  lebih baik dari pemahaman konsep  IPA  siswa  yang  diajar  dengan  model  pembelajaran  konvensional.  Ini  berartimodel  pembelajaran  reciprocal  teaching  berbantuan  mind  mapping  berpengaruh terhadap pemahaman konsep IPA siswa di SD No. 1 Baktiseraga.Kata?kata kunci: reciprocal teaching, mind mapping, pemahaman konsep IPA.
PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV SDN 7 KEMENUH TAHUN AJARAN 2012/2013 I Km. Ngurah Wiyasa, Dw. A. Pramita Dewi, I.G. A. A Sri Asri,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.884

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan keaktifan belajar pelajaran IPS melalui penerapan pendekatan pembelajaran kontekstual, danmengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada pelajaran IPS melalui penerapan pendekatan pembelajaran kontekstual.Rancangan penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan subyek penelitian siswa kelas IV SD Negeri 7 Kemenuh tahun ajaran 2012/2013 berjumlah 29 orang. Tindakan dilakukan dalam 2 siklus. Setiap pertemuan dimulai dengan tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Data keaktifan belajar siswa dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi, sedangkan data hasil belajar dikumpulkan dengan tes. Data yang telah terkumpul dianalisis secara deskriptif-kuantitatif dengan peningkatan hasil ditunjukkan dalam persentase. Hasil penelitian menunjukkan penerapan pendekatan pembelajaran kontekstual dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar IPS siswa kelas IV SD Negeri 7 Kemenuh tahun ajaran 2012/2013. Persentase peningkatan hasil tersebut ditunjukkan pada siklus I rata-rata hasil belajar siswa mencapai 69,0, ketuntasan belajar 68,9%, dan persentase keaktifan siswa mencapai 74%. Sedangkan siklus II rata-rata hasil belajar mencapai 78,4, ketuntasan belajar mencapai 93% (kreteria sangat tinggi), dan keaktifan mencapai 83% (kreteria aktif) sesuai indikator keberhasilan yang ditetapkan sudah tercapai. Dengan hasil ini, disarankan kepada semua guru kelas di Sekolah Dasar hendaknya menggunakan pendekatan kontekstual dalam pembelajaran IPS. Kata Kunci :Kontekstual, Keaktifan, IPS,  Hasil Belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE CIRC TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS IV DI GUGUS II KECAMATAN GEROKGAK I Wyn. Widiana, Ni L.P.Yuni Suantini, I Nym. Jampel,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.739

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pemahaman konsep IPA antara kelas yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe CIRC dan kelas yang belajar dengan model pembelajaran Konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Non-Equivalent Post-Test Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas IV SD yang berjumlah 73 orang. Sampel diambil dengan cara teknik simple random sampling, yaitu 42 orang siswa pada kelas eksperimen dan 31 oerang siswa pada kelas kontrol. Data yang dikumpulkan adalah skor pemahaman konsep IPA yang dikumpulkan dengan tes soal pemahaman konsep (dengan validitas butir r = 0.5580 s.d r = 0.8545 dan indek reliabilitas Alpha Cronbach 0,84). Bentuk tes Pemahaman konsep yang digunakan adalah soal uraian yang berjumlah 11 butir. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan uji t independent dan SPSS 16.0 for Windows dengan sampel tidak berkorelasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep IPA antara kelas yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe CIRC dan model pembelajaran Konvensional (thitung = 8,0103; ttabel = 2,0309) di mana rata-rata skor pemahaman konsep IPA kelas yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe CIRC adalah 36 yang berada pada kategori tinggi, sedangkan kelas yang belajar dengan model pembelajaran Konvensional adalah 28,90 yang berada pada kategori tinggi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman Konsep IPA yang dicapai oleh kelas yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe CIRC lebih baik dibandingkan dengan kelas yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Konvensional.   Kata-kata kunci:   CIRC, Konvensional, Pemahaman Konsep
PENDEKATAN PEMBELAJARAN SOMATIC AUDITORY VISUAL AND INTELLECTUAL (SAVI) BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD NO.1 KUTA Ni Nym. Ganing, Ni Pt. Natih Nena L., I Km. Ngr. Wiyasa,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1553

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan pembelajaran Somatic Auditory Visual and Intellectual (SAVI) dan siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV Sekolah Dasar Nomor 1 Kuta, Kabupaten Badung. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas IV di SD Nomor 1 Kuta. Untuk pemilihan sampel dalam penelitian ini digunakan Teknik pengambilan sampel Cluster Sampling. Data yang dikumpulkan adalah nilai hasil belajar IPA di kelas eksperimen maupun di kelas kontrol dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda dengan taraf signifikansi 5 %. Data dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pendekatan pembelajaran Somatic Auditory Visual and Intellectual (SAVI) dengan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pendekatan pembelajaran konvensional (thitung 7,197 > ttabel = 2,000). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pendekatan pembelajaran Somatic Auditory Visual and Intellectual (SAVI) berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas IV di Sekolah Dasar Nomor 1 Kuta, Kabupaten Badung Tahun Pelajaran 2013/2014.   Kata kunci: Pendekatan SAVI, IPA SD, Hasil Belajar   Abstract This research aims to know the difference between science learning outcomes of students who are taught with learning approach of Somatic Auditory Visual Intellectual (SAVI) and students who are taught with conventional learning approaches on a grade IV of elementary school No. 1 Kuta, Badung Regency. This research is experimental research programmed (Quasy Experiment), research design used was a non equivalent control group design. The population of this research are all grade 4  student in the elementary school No. 1 Kuta. For the selection of the sample in this study used techniques of sampling cluster sampling. The collected document is the value of a science learning outcomes in the classroom experiments as well as in the control class was collected with the use of multiple choice  with 5% taraf signifikasi. The data were analyzed by t-test. The results showed that there were significant differences of learning outcomes for science students who are taught by using the conventional approach to learning (thitung 7,197 > ttabel = 2,000). Thus, it can be concluded that the approach of learning Somatic Auditory Visual Intellectual (SAVI) effect significantly to science learning students in the elementary school No. 1 Kuta, Badung Regency academic year 2013/2014.   Key words: SAVI Approach, the elementary school science learning, the results of learning
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TPS TERHADAP HASIL BELAJAR PERKALIAN DAN PEMBAGIAN PECAHAN PADA SISWA KELAS V SD I Km. Ngrh Wiyasa, Dsk. Md. Juniari, I Wyn. Rinda Suardika,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1326

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiperbedaan yang signifikan hasil belajar perkalian dan pembagian pecahan antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TPS dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional kelas V SDN Gugus 5 Puhu Gianyar Tahun Pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasiexsperiment). Desain penelitian ini menggunakan “Nonequivalent Control Group Design”.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN Gugus 5 Puhu Gianyar dengan jumlah populasi 96 siswa. Sampel diambil dengan teknikrandomsampling. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah hasil belajar Perkalian dan Pembagian Pecahan di kelas eksperimen maupun di kelas kontrol dengan menggunakan tes objektif. Data dianalisis menggunakan uji t-tes dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan hasil belajar perkalian dan pembagian pecahan pada siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe TPS dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional(thitung = 2,116> ttabel = 1,67).Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe TPS berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar perkalian dan pembagian pecahan pada siswa kelas V SDN Gugus 5 Puhu Gianyar Tahun Pelajaran 2012/2013.   Kata Kunci: Perkalian dan pembagian pecahan, model pembelajaran kooperatif tipe TPS, hasil belajar
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN (SAINSTEKNOLOGI MASYARAKAT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKn KELAS V SD NEGERI 1 DAWAN KLOD Ni Wyn. Arini, I Pt. Wijana, I Wyn. R. Sudhita,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.911

Abstract

Abtrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa melalui model pembelajaran STM (Sains Teknologi Masyarakat) pada mata pelajaran PKn siswa kelas V SD Negeri 1 Dawan Klod tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Dawan Klod yang berjumlah 24orang. Metode tes dipergunakan untuk mengumpulkan data tentang hasil belajar siswa. Selanjutnya data yang terkumpul dianalisis dengan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran PKn dengan menerapkan model pembelajaran STM (Sains Teknologi Masyarakat) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 1 Dawan Klod. Pada siklus I rata-rata persentase hasil belajar siswa secara klasikal pada siklus I sebesar 67,50% (kategori cukup), kemudian meningkat menjadi 76,25% (kategori baik) pada siklus II. Dari silkus I hingga siklus II mengalami peningkatan sebesar 8,75%.   Kata-kata kunci: model STM, hasil belajar.

Page 1 of 43 | Total Record : 425


Filter by Year

2013 2013


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue