cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 425 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2013)" : 425 Documents clear
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF TIPEEVERYONE IS A TEACHER HERETERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS IV SDN 2 DANGIN PURI I Gst. A. Oka Negara, I Kd. Hendra, I Gd. Meter,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.923

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan yang signifikanhasil belajar IPA antara siswa yang diberikan pembelajaran aktif tipe Everyone is A Teacher Here dengan siswa yang diberikan pembelajaran konvensional padasiswa kelas IV SD N 2 Dangin Puri tahun ajaran 2012/2013. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi-experimental) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah  Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD N 2 Dangin Puri tahun ajaran 2012/2013. Sampel diambil dengan teknikrandom sampling. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar IPA siswa pada ranah kognitif melalui tes hasil belajar (post test), kemudian data  dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang diberikan pembelajaran aktif tipe Everyone is A Teacher Heredengan siswa yang diberikan pembelajaran konvensional yaitu thitung =2,85 > ttabel = 2,000dengan perolehan nilai rata-rata hasil belajar yang diberikan pembelajaran aktif tipe Everyone is A Teacher Here lebih besar daripada siswa yang diberikan pembelajaran konvensional yaitu 75,8 > 66,51. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran Aktif Tipe Everyone is A Teacher Here berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD N 2 Dangin Puri.   Kata kunci: Everyone is A Teacher Here, IPA sekolah dasar.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CHILDREN LEARNING IN SCIENCE BERBANTUAN METODE TALKING STICK TERHADAP SIKAP ILMIAH DAN PENGUASAAN KONSEP IPA KELAS V Ni Kt. Suarni, Ni Pt. A. Darmawati, I Md. Tegeh,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.789

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan sikap ilmiah dan penguasaan konsep antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Children Learning in Science berbantuan metode talking stick dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan rancangan post test only with non equivalent control group design. Populasinya adalah siswa kelas V Gugus 8 Jagadhita Kecamatan Kubutambahan tahun ajaran 2012/2013 yang terdiri dari lima SD. Penelitian ini melibatkan sampel dua kelas yang diperoleh dari teknik group random sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode kuesioner dan tes yang dianalisis dengan teknik deskriptif serta menggunakan uji t-test indevendent. Semua pengujian hipotesis dilakukan pada taraf signifikansi 5%. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh bahwa: 1) terdapat perbedaan sikap ilmiah antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Children Learning in Science berbantuan metode talking stick dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional (thitung = 14,205>ttabel = 2,021) dan 2) terdapat perbedaan penguasaan konsep IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Children Learning in Science berbantuan metode talking stick dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional (thitung = 13,117>ttabel = 2,021).   Kata kunci : CLIS, sikap ilmiah, penguasaan konsep
PENGARUH PENDEKATAN STARTER EKSPERIMEN (PSE) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V DI SD NO 1 KAMPUNG BUGIS Kdk. Suranata, Budiono, H. Syahruddin,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1367

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang singnifikan pada hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan starter eksperimen dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan konvensional. Jenis penelitian ini adalah quasi exsperimen dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD No 1 Kampung Bugis Kecamatan Buleleng  Kabupaten Buleleng  tahun pelajaran 2012/2013, dengan teknik random sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa, (1) data hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan starter eksperimen cenderung tinggi dengan Mo>Me>M (20,75>20,6>20,3), (2) data hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan konvensional cenderung rendah dengan Mo<Me<M (16,786>17>17,3), (3). terdapat perbedaan yang signifikan pada  hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan starter eksperimen dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan konvensional. Hal ini dapat dilihat dari  perolehan rerata kelompok eksperimen lebih tinggi dibanding dengan perolehan rerata kelompok kontrol (eksperimen = 20,3 >kontrol = 17,3) dan hasil uji hipotesi menggunakan uji-t, dengan thitung lebih besar dari ttabel (thitung = 2,9133 > ttabel =  2,001). Dengan demikian, dapat disimpulkan pendekatan starter eksperimen berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V semester genap di SD No 1 Kampung Bugis Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2012/2013.   Kata-kata kunci: pendekatan starter eksperimen, hasil belajar
PENGARUH SIKLUS BELAJAR BERBASIS TRI PRAMANA TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS IPA SISWA KELAS V SD DI GUGUS V KECAMATAN SAWAN Pt. Nanci Riastini, Agung Adithya, A. A. Gede Agung,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.710

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) deskripsi keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pengajaran langsung, 2) deskripsi keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model siklus belajar berbasis Tri Pramana, 3) perbedaan yang signifikan pada keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model siklus belajar berbasis Tri Pramana dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pengajaran langsung pada siswa kelas V Tahun Pelajaran 2012/2013 di SD gugus V Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen. Populasi penelitian ini adalah kelas V SD di Gugus V Kecamatan Sawan yang berjumlah 97 siswa. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SD Negeri 2 Sangsit sebanyak 26 siswa sebagai kelompok eksperimen dan kelas V SD Negeri 5 Sangsit sebanyak 27 siswa sebagai kelompok kontrol. Data dikumpulkan dengan metode tes berbentuk pilihan ganda dan uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa: 1) skor keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA pada kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pengajaran langsung cenderung rendah, 2) skor keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA pada kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model siklus belajar berbasis Tri Pramana cenderung tinggi, 3) terdapat perbedaan yang signifikan pada keterampilan berpikir kritis antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model siklus belajar berbasis Tri Pramana dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pengajaran langsung.   Kata kunci: siklus belajar, berpikir kritis  
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIPE JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV DI SDN 1 DAN 2 RENDANG I Gd. Meter, Olyn Suyanti D., D.B.Kt. Ngr. Semara P.,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1461

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti model pembelajaran cooperative learning tipe jigsaw dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri 1 dan SD Negeri 2 Rendang di Kecamatan Rendang Kabupaten Karangasem tahun pelajaran 2012/2013 terdiri atas 67 orang. Setelah dilakukan uji kesetaraan sampel sebanyak 58 siswa dipilih sebagai sampel. Dengan teknik random sampling diperoleh SD Negeri 1 Rendang sebagai kelas kontrol dan SD Negeri 2 Rendang sebagai kelas eksperimen. Data hasil belajar IPS dikumpulkan melalui tes objektif yang terdiri dari 20 butir soal, dan dianalisis dengan  menggunakan  statistik  deskriptif  dan  statistik  inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan  antara siswa yang mengikuti model pembelajaran cooperative learning tipe jigsaw dengan hasil belajar siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional, dengan thitung sebesar 4,78 sedangkan ttabel sebesar 2,00. Berdasarkan analisis dapat di atas dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran cooperative learning tipe jigsaw terhadap hasil belajar IPS di SD Negeri 2 Rendang, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem. Kata-kata kunci: model pembelajaran cooperative learning tipe jigsaw, dan hasil belajar IPS  Abstract This study aimed to know the difference of IPS learning result between students following cooperative learning model of jigsaw type and student following conventional model. This study was quasi experiment research by post-test only control group design. The population of this study were all of class IV students of SD Negeri 1 and SD Negeri 2 Rendang at Rendang sub district, Karangasem regency academic year 2012/2013, consisted of 67 person. After being done the sample equivalence test, and then 58 students were selected to be sample. By using sampling random technique, it was found that SD Negeri 1 Rendang as the control class and SD Negeri 2 Rendang as the experimental class. IPS learning result data was obtained by objective test consisted of 20 items, and then was analyzed by using  descriptive and inferential statistic. The result of this study show that there is significance difference of learning result between students following cooperative learning model of jigsaw type and student following conventional model, by tobs = 4,78, while ttab = 2,00. Based on the result of analysis above can be concluded that there is effect learning cooperative model of jigsaw type to the IPS learning result of SD Negeri 2 Rendang at Rendang district, Karangasem regency. Keywords: learning model type jigsaw cooperative learning, and IPS learning result
PENGARUH MODEL CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWAPADA MATA PELAJARAN IPA SISWA KELAS V SD Ign. I Wyn. Suwatra, I Nym. Budiana, Dw. Nym. Sudana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.816

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model creative problem solving (CPS) dan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran IPA.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V di SD Negeri Gugus VI Kecamatan Banjarangkan Kabupaten Klungkung semester genap tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah enam kelas dengan jumlah siswa 101 siswa. Sampel penelitian ditetapkan sebanyak 2 kelas dengan jumlah 42 siswa, yang ditentukan dengan cara simple random sampling. Data kemampuan berpikir kritis dikumpulkan dengan tes kemampuan berpikir kritis berbentuk uraian. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan uji-t dengan bantuan program Microsoft Excel 2007 for Windows. Semua pengujian statistik dilakukan pada taraf signifikansi 5%.Hasil analisis data menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model creative problem solving berada pada kualifikasi baik (M=33,45; SD=4,76), sedangkan kemampuan berpikir kritis kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional berada pada kualifikasi cukup (M=27,5; SD=6,477). Hasil uji-t menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan berpikir kritis kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model creative problem solving dan kemampuan berpikir kritis kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional (thitung=3,42> ttabel=2,021; db=40).  Hal ini berarti bahwa kemampuan berpikir kritis  siswa yang dibelajarkan dengan model CPS lebih baik daripada kemampuan berpikir kritis siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional.   Kata-kata kunci: creative problem solving, konvensional, dan berpikir kritis.
¬¬PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SSCS BERBANTUAN MEDIA VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD DI GUGUS VII KECAMATAN BUSUNGBIU Md. Sumantri, Ni Kd Warmini, A. A. Gede Agung,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.692

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1)deskripsi hasil belajar Matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional, 2)deskripsi hasil belajar Matematika yang mengikuti model pembelajaran SSCS berbantuan media visual, dan 3)pengaruh model pembelajaran SSCS berbantuan media visual yang signifikan terhadap hasil belajar Matematika pada siswa kelas IV di SD semester genap tahun pelajaran 2012/2013 gugus VII kecamatan Busungbiu kabupaten Buleleng.Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan populasi seluruh siswa kelas IV di gugus VII kecamatan Busungbiu yang berjumlah 117 orang.Sampel penelitian berjumlah 63 orang.Data hasil belajar Matematika dianalisis menggunakan statistik desktiptif dan statistik inferensial (uji-t).Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama,siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional menunjukkan sebagian besar skor siswa cenderung rendah.Kedua,siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran SSCS berbantuan media visual menunjukkan sebagian besar skor cenderung tinggi.Ketiga,terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar Matematika antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran SSCS berbantuan media visual dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional.Hal ini berarti model pembelajaran SSCS berbantuan media visual berpengaruh tehadap hasil belajar Matematika pada siswa kelas IV semester genap tahun pejaran 2012/2013 di Sekolah Dasar gugus VII kecamatan Busungbiu.   Kata kunci: model SSCS, visual, hasil belajar
PENGARUH TEAMS GAMES TOURNAMENTS MELALUI PEMANFAATAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH SEBAGAI SUMBER BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS IV SD GUGUS VII I.B. Surya Manuaba, Dsk. Pt. Suastini, Siti Zulaikha,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1386

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournaments (TGT) melalui pemanfaatan perpustakaan sekolah sebagai sumber belajar dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional di kelas IV SD Gugus VII Kecamatan Gianyar Tahun Pelajaran 2012/2013.  Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu, dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini siswa kelas IV SD Gugus VII Kecamatan Gianyar. Sampel dalam penelitian ini siswa kelas IV SD Negeri 1 Lebih yang berjumlah 31 siswa sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas IV SD Negeri 1 Serongga yang berjumlah 30 siswa sebagai kelompok kontrol. Data tentang hasil belajar IPA dikumpulkan dengan menggunakan tes objektif bentuk pilihan ganda biasa. Selanjutnya data dianalisis dengan uji-t. Berdasarkan hasil pengujian normalitas dan homogenitas terhadap data yang didapat dari kelompok eksperimen dan kelompok kontrol berdistribusi normal dan homogen. Selanjutnya dilakukan uji hipotesis dengan uji-t dan menunjukkan thitung =3,102 dan ttabel =2,000 dengan db = 59 (n1+n2-2 =30+31-2 = 59) dan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan kriteria pengujian, thitung > ttabel (3,102 > 2,000), maka Ha diterima dan H0 ditolak. Ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe TGT melalui pemanfaatan perpustakaan sekolah sebagai sumber belajar dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe TGT melalui pemanfaatan perpustakaan sekolah sebagai sumber belajar berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD Gugus VII Kecamatan Gianyar.   Kata kunci : model pembelajaran kooperatif tipe TGT, perpustakaan sekolah, dan hasil belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION BERBANTUAN MEDIA LINGKUNGAN SOSIAL BUDAYA TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SD GUGUS II TAMPAKSIRING I Wyn Darsana, Ni Luh Pt. Sukma Dewi, Md Putra,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1191

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe GI berbantuan media lingkungan sosial budaya dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus II Tampaksiring Tahun Ajaran 2012/2013. Untuk itu digunakan pendekatan Eksperimen dengan rancangan “Nonequivalent Control Group Desain” yang dilaksanakan dalam  6 kali pertemuan dan 1 kali post test. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SD kelas IV SD Gugus II Tampaksiring Tahun Ajaran 2012/2013 yang berjumlah  182 siswa. Sampel ditentukan dengan teknik Random Sampling yang meliputi SD N 3 Tampaksiring berjumlah 39 siswa sebagai kelas eksperimen dan SD N 6 Tampaksiring dengan jumlah 35 siswa sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data menggunakan tes yaitu tes hasil belajar, kemudian data dianalisis dengan teknik t-test. Hasil analisis menunjukkan thitung=5,63 dan pada taraf signifikan 5%. Dengan dk= 72 didapat  ttabel=2,00. Berdasarkan kriteria pengujian thitung > ttabel (5,63 >2,00) maka HO ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPS yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model kooperatif tipe GI berbantuan media lingkungan sosial budaya dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional. Hal ini berarti terdapat pengaruh pembelajaran kooperatif tipe GI terhadap hasil belajar IPS. Kata kunci: Group Investigation, Lingkungan Sosial Budaya, Hasil Belajar IPS
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN VCT BERBANTUAN MEDIA CERITA BERGAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR RANAH AFEKTIF SISWA MATA PELAJARAN PKN KELAS IV SD Tjok Rai Partadjaya, Gd. Arya Wiratama, I Nym. Murda,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.832

Abstract

  Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan nilai afektif siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran  VCT  berbantuan media cerita bergambar dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran PKn siswa kelas IV Gugus III  Kecamatan Negara Tahun Ajaran  2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan jumlah populasi seluruh siswa kelas IV di Gugus III berjumlah 117 orang. Sedangkan jumlah sampel penelitian 48 orang siswa. Data tentang nilai afektif siswa dikumpulkan dengan metode tes berbentuk angket/kuessioner. Data yang sudah diperoleh setelah memberikan tes kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar ranah afektif siswa yang signifikan antara siswa yang menikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) berbantuan media cerita bergambar dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional kelas IV mata pelajaran PKn di Gugus III Kecamatan Negara tahun pelajaran 2012/2013. Perbandingan hasil perhitungan rata-rata hasil belajar ranah afektif siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran value clarifiction technique (VCT) adalah 116,3 lebih besar dari rata-rata hasil belajar ranah afektif yang mengikuti pembelajaran model konvensional adalah 97,17.   Kata kunci: Model value clarifiction technique, hasil belajar ranah afektif

Filter by Year

2013 2013


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue