Articles
425 Documents
Search results for
, issue
"Vol 1, No 1 (2013)"
:
425 Documents
clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CIRC BERBASIS JOLLY PHONICS TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA DAN MENULIS SISWA KELAS II SD GUGUS II KECAMATAN SUKAWATI
I Wyn. Widiana, Cokorda Istri Kartika, Tjok Rai P.,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1397
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan membaca dan menulis antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) berbasis Jolly Phonics dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas II di gugus II Kecamatan Sukawati. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperiment. Populasi penelitian yaitu siswa kelas II SD di Gugus II Kecamatan Sukawati Kabupaten Gianyar berjumlah 132 orang. Sampel penelitian yaitu siswa kelas II SD N 1 Kemenuh dan SD N 3 Kemenuh berjumlah 66 orang. Data Kemampuan Membaca dan Menulis dikumpulkan dengan metode berbentuk tes uraian. Hasil tes yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membaca dan menulis diperoleh (1) hasil post-test kelompok kontrol cenderung sedang dengan MoMd>M (93,07>92>91,11), (3) thitung adalah 34,79 dan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) adalah 1,98. Hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan membaca dan menulis antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran CIRC berbasis Jolly Phonics dan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas II. Â Kata kunci : Model Pembelajaran CIRC, Jolly Phonics, Kemampuan Membaca dan Menulis
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION BERBANTUAN ASESMEN PROYEK TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR GUGUS III TAMPAKSIRING
I Gd. Wawan Sudatha, I Wyn. Setia Wardana, Ni Md. Setuti,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1196
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Group Investigation (GI) berbantuan asesmen proyek dengan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan post-test only control group design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus III  Tampaksiring Kabupaten Gianyar Tahun Pelajaran 2012/2013 dengan jumlah populasi 148 siswa. Sampel diambil dengan cara random sampling yang berjumlah 70 orang siswa. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah prestasi belajar IPA. Bentuk tes prestasi belajar IPA yang digunakan adalah pilihan ganda. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Sebagai tindak lanjut dari statistik inferensial digunakan uji-t untuk menguji perbedaan prestasi belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Group Investigation (GI) berbantuan asesmen proyek dengan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional. Hal ini ditunjukkan oleh hasil hitung lebih besar dari hasil tabel, yaitu 4,747 lebih besar dari 2,000 dan di dukung oleh perbedaan skor rata-rata yang diperoleh antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Group Investigation (GI), berbantuan Asesmen proyek yaitu 24,47, yang berada pada kategori baik dan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional yaitu 19,70 yang berada pada kategori cukup.   Kata-kata kunci: Group Investigation (GI), berbantuan Asesmen proyek, IPA. Â
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A-MATCH TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD DI GUGUS 1 KECAMATAN SELAT
Ign I Wyn. Suwatra, I Gd. Robet Artawa,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.837
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar Matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe make a-match dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada kelas V di Gugus I Kecamatan Selat Kabupaten Karangasem tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah kelas V di Gugus I Kecamatan Selat Kabupaten Karangasem tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 142 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SD N 1 Muncan yang berjumlah 26 orang dan kelas V SD N 4 Muncan yang berjumlah 28 orang. Data prestasi belajar Matematika siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk soal pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa: terdapat perbedaan prestasi belajar Matematika yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe make a-match dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional kelas V di Gugus I Kecamatan Selat Kabupaten Karangasem tahun pelajaran 2012/2013 dengan nilai thitung sebesar 8,47 dan ttab = 2,00 maka thitung lebih besar dari ttab. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe make a-match lebih baik dibandingkan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Jadi, dapat disampaikan bahwa model pembelajaran kooperetif tipe make a-match berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa. . Kata kunci: model pembelajaran kooperatif tipe make a-match, prestasi belajar Matematika
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COURSE REVIEW HORAY TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATA PELAJARAN IPS SISWA KELAS V SD
I Nym Arcana, N L Md Ari Krisna Yanti, I Md Suarjana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.672
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran course review horay dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional.Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperimen), dengan desain posttest only non-equivalent control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas V Sekolah Dasar gugus 5 Kecamatan Kediri pada semester genap tahun pelajaran 2012/2013. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling dan diperoleh kelas V SD N 1 Pandak Bandung sebagai kelompok eksperimen dan kelas V SD N 2 Pandak Bandung sebagai kelompok kontrol. Data kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPS dikumpulkan dengan menggunakan tes essay. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan berpikir kritis antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran course review horay dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran IPS siswa kelas V semester genap sekolah dasar gugus 5 Kecamatan Kediri. Hasil analisisnya menunjukkan t hitung = 6,4 dan t tabel = 1,684 untuk db = n1 + n2 – 2 = 48 dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan kriteria pengujian, karena t hitung > t tabel maka H0 ditolak dan Hi diterima. Kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran course review horay menunjukkan kemampuan berpikir ktiris yang lebih baik dibandingkan dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional.  Kata-kata kunci:course review horay, berpikir kritis, IPS
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIFTIPEGROUP INVESTIGATIONUNTUKMENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR IPSSISWA KELAS V SD NEGERI 1 NEGARI KLUNGKUNG
I Wyn.Sujana, Luh Pt. Ninin Astuti1, I Wyn.Rinda S.,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1436
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkankeaktifandan hasil belajar IPS melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe GI (Group Investigation) pada siswa kelas V SD Negeri 1 Negari Klungkung. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Negari Klungkung tahun pelajaran 2012/2013, sebanyak 18 siswa yang terdiri atas 8 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode Observasi dan metode Tes. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data keaktifan adalah lembar observasi tentang keaktifan belajar, sedangkan data tentang hasil belajar dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kuantitatif.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pada keaktifan belajar dari siklus I sebesar 55% meningkat pada siklus II menjadi sebesar 70,46% dan pada hasil belajar terjadi peningkatan dari pra siklus sebesar 53,61% meningkat pada siklus I menjadi 61,11%, meningkat lagi pada siklus II menjadi 72,78. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe GI (Group Investigation) dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar IPS pada siswa kelas V SD Negeri 1 Negari Klungkung.  Kata-kata kunci: model pembelajaran kooperatif tipeGI, keaktifan, hasil belajar IPS
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SAVI BERMUATAN MIND MAPPING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR GUGUS III MENGWI
I Wyn. Rinda Suardika, Ni Pt. A. Widhi Astuti, I Kt. Ardana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1231
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran SAVI bermuatan mind mapping dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV Sekolah Dasar Gugus III Mengwi Tahun Ajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV Sekolah Dasar Gugus III Mengwi, dengan jumlah siswa secara keseluruhan adalah 241 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD Negeri 2 Sempidi yang berjumlah 35 orang dan siswa kelas IV SD Negeri 4 Sading yang berjumlah 33 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan tes objektif pilihan ganda. Analisis data yang digunakan adalah uji beda (t-tes). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran SAVI bermuatan mind mapping dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV Sekolah Dasar Gugus III Mengwi. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil penelitian dengan taraf signifikansi 5% dan dk = 66 diperoleh (thitung = 3,597 Â ttabel = 2,000) maka thitung ttabel, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan rata-rata hasil belajar IPA siswa kelas IV, diketahui siswa yang mengikuti model pembelajaran SAVI bermuatan mind mapping lebih baik dibandingkan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (= 75,80 = 64,54). Dengan demikian model SAVI bermuatan mind mapping berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV Sekolah Dasar Gugus III Mengwi Tahun Ajaran 2012/2013. Â Kata kunci: SAVI, mind mapping, hasil belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV GUGUS 1 KECAMATAN TEGALLALANG
Md. Suarjana, Ni Luh Pt. Desy A., Nym. Kusmariyatni,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.856
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Think Talk Write dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajran konvensional pada siswa kelas IV di gugus 1 Kecamatan Tegallalang tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV di gugus 1 kecamatan Tegallalang tahun pelajaran 2012/2013. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD SD Negeri 3 Tegallalang, dan siswa kelas IV SD Negeri 5 Tegallalang. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk esai. Data dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Think Talk Write dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV di SD Negeri 3 Tegallalang dan SD Negeri 5 Tegallalang tahun pelajaran 2012/2013. Hal ini dibuktikan dengan hasil belajar IPA siswa kelompok eksperimen dengan M = 51,13 tergolong pada kriteria tinggi dan hasil belajar IPA siswa kelompok kontrol dengan M =39,54 tergolong pada kriteria sedang. Adanya perbedaan yang signifikan ditunjukkan dengan nilai uji-t = 12,46 ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Think Talk Write lebih berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional.  Kata kunci: TTW, hasil belajar , IPA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN WORD SQUARE BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS IV SD GUGUS 1 KECAMATAN PUPUAN
H. Syahruddin, Ni Ngh. Aningsih, A. A. Gd. Agung,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1260
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) deskripsi hasil belajar IPA siswa kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran konvensionl, (2) deskripsi hasil belajar IPA siswa kelompok eksperimen yang mengikuti model pembelajaran word square berbantuan media gambar, (3) perbedaan hasil belajar IPA siswa antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran word square berbantuan media gambar dengan kelompok siswa yang melaksanakan pembelajaran menggunakan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen dengan menggunakan desain non equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian berjumlah 162 orang dari siswa kelas IV SD Gugus 1 Kecamatan Pupuan Kabupaten Tabanan. Sampel penelitian ini yaitu berjumlah 21 orang dari kelas IV SD Negeri 1 Pajahan sebagai kelompok eksperimen dan 24 orang dari kelas IV SD Negeri 3 Pajahan sebagai kelompok kontrol. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan metode tes pilihan ganda. Data diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis tipe statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa: (1) hasil belajar IPA siswa kelompok kontrol tergolong sedang, (2) hasil belajar IPA siswa kelompok eksperimen tergolong sangat tinggi, (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran word square berbantuan media gambar dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional.  Kata-kata kunci: word square, gambar, hasil belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TANDUR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA SD KELAS V DI DESA ANTURAN
Dw. Nym. Sudana, Md. Melda Ratnadewi, Nym. Dantes,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.872
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) kualitas hasil belajar IPA kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran TANDUR, 2) kualitas hasil belajar IPA kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional, 3) perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran TANDUR dengan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional pada siswa SD kelas V semester II di Desa Anturan Tahun Pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen (quasi experiment), dengan rancangan penelitian post-test only control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas V sekolah dasar di desa Anturan tahun ajaran 2012/2013 yang berjumlah 91 orang. Sampel penelitian adalah SD Negeri 2 Anturan yang berjumlah 30 orang sebagai kelompok eksperimen dan SD Negeri 1 Anturan yang berjumlah 32 orang sebagai kelompok kontrol yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan dengan tes hasil belajar IPA berbentuk pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) kualitas hasil belajar IPA siswa kelompok eksperimen tergolong sangat tinggi dengan rata-rata (mean) 23,50 pada rentangan skor 0-30, 2) kualitas hasil belajar IPA siswa kelompok kontrol tergolong sedang dengan rata-rata (mean) 12,63 pada rentangan skor 0-30, 3) terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran TANDUR dengan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional, dengan perolehannya thitung 9,88 > ttabel 2,00.  Kata Kunci : Model TANDUR, Hasil Belajar IPA Â
PENGARUH METODE RESITASI TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPA SISWA KELAS IV PADA SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2012/2013 SD DI DESA SINABUN KECAMATAN SAWAN KABUPATEN BULELENG
Md. Tegeh, Ni Luh Sukerniasih,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.727
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) deskripsi prestasi belajar siswa yang belajar dengan metode resitasi,(2) deskripsi prestasi belajar siswa yang belajar dengan metode ekspositorii, dan (3) perbedaan yang signifikan prestasi belajar siswa antara penggunaan metode resitasi dengan penggunaan metode konvensional dalam pembelajaran IPA kelas IV SD di desa Sinabun. Penelitian ini tergolong eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan desain Posttest-Only Control Group Design. Populasi penelitian adalah siswa kelas IV SD di desa Sinabun sebanyak 96 orang, dan sampel sebanyak 63 orang yang diambil secara random. Data tentang prestasi belajar siswa dikumpulkandengan tes. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif dan uji t.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan prestasi belajar antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan metode resitasi dan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan metode konvensional pada mata pelajaran IPA siswa kelas IV pada semester genap tahun pelajaran 2012/2013 SD di Desa Sinabun Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng. Hal ini ditunjukkan oleh Fhitung 4,522 > Ftabel 1,693.Skor rata-rata yang diperoleh antara siswa yang belajar menggunakan metode resitasi yaitu 20,91 yang berada pada kategori tinggi dan siswa yang belajar menggunakan metode konvensional yaitu 16,84 yang berada pada kategori sedang.Hal itu berarti metode resitasi menunjukan prestasi belajar yang lebih baik daripada metode konvensional.  Kata-kata kunci : metode resitasi, metode konvensional, prestasi belajar.