cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 425 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2013)" : 425 Documents clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CONNECTING ORGANIZING REFLECTING EXTENDING (CORE) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR DIVERGEN SISWA KELAS IV MATA PELAJARAN IPS I Nym. Wirya, Pt. Yulia Artasari, Ni Wyn. Arini
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.878

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk: mendeskripsikan kemampuan berpikir divergen yang dibelajarkan dengan model pembelajaran connectin, organizing reflecting extending(CORE)mendeskripsikan kemampuan berpikir divergen yang dengan model pembelajaran konvensional, dan mengetahui perbedaan kemampuan berpikir divergen yang dibelajarkan dengan model pembelajaran connecting, organizing, reflecting, exstending dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran IPS kelas IV di SD Gugus 2 Pujungan Kecamatan Pupuan tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD Gugus 2 Pujungan yang berjumlah 80 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD Negeri 1 Pujungan yang berjumlah 40 orang dan siswa kelas IV SD Negeri 6 Pujungan yang berjumlah 40 orang. Data kemampuan berpikir divergen dikumpulkan dengan menggunakan tes essay. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) kemampuan berpikir divergen siswa kelompok eksperimen tergolong tinggi dengan rata-rata (M) 35,25. (2) kemampuan berpikir divergen siswa kelompok kontrol tergolong cukup dengan rata-rata (M) 29,35. (3) Terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir divergen siswa kelas IV di SD Negeri Gugus 2 Pujungan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran coneccting, organizing, reflecting, exstending dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional (thit> ttab, thit = 5,78 dan ttab = 1,671).   Kata kunci: CORE, berpikir divergen, konvensional
HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS PERHATIAN ORANG TUA DAN MINAT BELAJAR SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SDN KELURAHAN YANGAPI Ni Nengah Madri Antari, I Wayan Wiradana1,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.733

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) hubungan antara intensitas perhatian orang tua dan hasil belajar IPA (2) hubungan minat belajar dan hasil belajar IPA dan (3) hubungan secara bersama-sama intensitas perhatian orang tua dan minat belajar dengan hasil belajar IPA. Jenis penelitian ini adalah penelitian Expost-facto. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri Kelurahan Yangapi tahun pelajaran 2012/2013. Teknik pengambilan sampel adalah proposional random sampling dengan jumlah sampelnya 148. Data di ambil dengan menggunakan kuesioner. Data penelitian  dianalisis dengan teknik statistik yaitu regresi sederhana, product moment, dan regresi ganda. Hasil penelitian ini menunjukan adanya hubungan antara intensitas perhatian orang tua  terhadap hasil belajar yaitu  thitung=6,445> ttabel = 1,664.  Hubungan minat belajar dan hasil belajar yaitu thitung = 14,238 > ttabel = 1664. Hubungan secara bersama-sama antara intensitas perhatian orang tua dan minat belajar terhadap hasil belajar IPA Fhitung=36,55 > Ftabel= 3,09, yang berarti ada hubungan yang signifikan antara variable-variabel tersebut.   Kata kunci : intensitas perhatian orang tua , minat belajar, hasil belajar
PENGARUH MODEL PROBLEM-BASED INSTRUCTION TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Ni Ngh. Madri Antari, I Kdk. Ropi Darmana, Gd. Sedanayasa,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1535

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) deskripsi kemampuan pemecahan masalah pembelajaran Matematika siswa dibelajarkan dengan  pembelajaran konvensional, 2) deskripsi kemampuan pemecahan masalah pembelajaran Matematika siswa dibelajarkan dengan model pembelajaran Problem-Based Instruction, 3) perbedaan kemampuan pemecahan masalah dalam pembelajaran Matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Problem-Based Instruction dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Tahun Pelajaran 2012/2013 di SD di gugus IV Kecamatan Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen menggunakan desain non-equivalent post-test only control group design. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus IV Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2012/203 yang berjumlah 105 orang. Tehnik pengambilan sampel adalah tehnik random sampling, tetapi yang dirandom adalah kelas. Data dikumpulkan dengan instrumen tes pemecahan masalah berbentuk uraian. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa: 1) skor kemampuan pemecahan masalah pembelajaran Matematika pada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional cenderung rendah, dengan mean 15,92, 2) sedangkan skor kemampuan pemecahan masalah dalam pembelajaran Matematika pada siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif Problem-Based Instruction lebih tinggi, dengan mean 24,35, 3). Jadi perbedaan yang signifikan pada kemampuan pemecahan masalah antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Problem-Based Instruction dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional, dengan thitung > ttabel (thitung = 3,35 > ttabel = 1,671).   Kata kunci: Problem-Based Instruction, pemecahan masalah   Abstract This study aims to determine: 1) description of the problem solving ability of students learning mathematics learned with conventional learning, 2) a description of the problem solving ability of students learning mathematics learning model learned with Problem-Based Instruction, 3) differences in problem solving ability in mathematics learning among groups of students models are learned with Problem-Based learning Instruction and students who learned with conventional learning in class V students in academic year 2012/2013 in primary schools in the cluster IV Buleleng. This research is a quasi-experimental research design using non-equivalent post-test only control group design. The subjects were all fifth grade students in elementary group Buleleng District IV Academic Year 2012/203, amounting to 105 people. Sampling technique is random sampling technique, but is randomized class. Data were collected with instrument-shaped description of the problem-solving test. Data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics (t-test). Results of this study found that: 1) score learning mathematics problem-solving abilities in students who take conventional learning tend to be low, with a mean of 15.92, 2) while scoring ability in learning mathematics problem solving in students who learned with the cooperative learning Problem-Based Instruction is higher, with a mean of 24.35, 3). So significant differences in problem solving ability among the group of students who learned with the learning model of Problem-Based Instruction with conventional learning, with tarithematic > ttable (tarithematict = 3,35> ttable = 1,671). Key words: Problem-Based Instruction, solving skills
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEMATIK BERRBANTUAN MEDIA KARTU BILANGAN TERHADAP PRESTASI BELAJAR CALISTUNG SISWA KELAS III SD N 2 DANGIN PURI I Gst. Agung Oka Negara, Kdk. Supariani, I Wyn. Rinda Suardika,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1320

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiperbedaan yang signifikan prestasi belajar calistung siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran tematik berbantuan media kartu bilangan  dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas III SD N 2 Dangin Puri Tahun Pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini merupakan quasi eksperimental design yaitu dengan menggunakan rancangan Nonequivalent Control Group Design.Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas III SD N 2 Dangin Puri Kecamatan Denpasar Utara yang berjumlah 98 siswa.Sampel diambil dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas III  A yang berjumlah 30 siswa  dan IIIC yang berjumlah 33 siswa. Data prestasi belajar membaca menulis berhitung (calistung) di kelas eksperimen dan kelas kontrol dikumpulkan dengan menggunakan tes esai yang berjumlah 10 soal.Data dianalisis dengan menggunakan uji-t. Dari Hasil analisis Uji T taraf signifikasi 5% dan dk 61 diperoleh thitung =4,393 > ttabel =2,00 berarti terdapat perbedaan yang significant prestasi belajar calistung siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran tematik berbantuan media kartu bilangan dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Berdasarkan tes akhir pembelajaran (postes) diketahui bahwa rata-rata prestasi belajar calistung kelompok eksperimen lebih tinggi daripada kelompok kontrol (80>71,3). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran tematik berbantuan media kartu bilangan berpengaruh terhadap prestasi belajar calistung siswa kelas III SD N 2 Dangin Puri Kecamatan Denpasar Utara Tahun Ajaran 2012/2013.   Kata kunci: Model pembelajaran tematik, Media kartu bilangan, Prestasi Belajar Calistung
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MOODY TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS PUISI SISWA KELAS V SD DI GUGUS 8 KECAMATAN BULELENG Ndara Tanggu Renda, Pt. Wahyuni, Md. Sulastri
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.894

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil keterampilan menulis puisi antara siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran moody dan siswa yang diajar dengan pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperimen), dengan desain post test only control group desain. Populasi penelitian adalah siswa kelas V SD segugus 8 kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2012/2013. Sampel ditentukan dengan teknik simple random sampling dan diperoleh SD No 1 Paket Agung sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 35 orang siswa dan SD No2 Paket Agung sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 34 orang siswa. Data hasil keterampilan menulis puisi siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes uraian. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan mengenai keterampilan menulis puisi antara siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran moody dan siswa yang diajar menggunakan pembelajaran konvensional. Hasil analisisnya menunjukkan t hitung = 9,98 dan t tabel = 1,990 untuk db = n1 + n2 – 2 = 67 dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan kriteria pengujian, karena t hitung > t tabel maka H0 ditolak dan Ha diterima.Kata kunci: model moody, keterampilan menulis puisi
PENGARUH METODE PQRST TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS V SD DI GUGUS 5 KECAMATAN KEDIRI Md. Suarjana, Ni Wyn Linda Jayanthi, Ni Nym. Garminah,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.751

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep IPA antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan metode PQRST dan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuasi eksperimen dengan rancangan posttestonly control group design.Populasi penelitian adalah siswa kelas V SD di Gugus 5 Kecamatan Kediri tahun pelajaran 2012/2013 yang terdiri dari 8 kelas. Pengambilan sampel dilaksanakan dengan teknik group random sampling, didapatkan 2 kelas sampel yaitu, SD No. 1 Pandak Bandung dan SD No.2 Pandak Bandung. Data pemahaman konsep dikumpulkan dengan metode tes dengan instrumen 10 butir tes pemahaman konsep berbentuk uraian.Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji hipotesis, dan uji-t. Semua pengujian statistik dilakukan pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada pemahaman konsep IPA antara siswa yang belajar menggunakan metode PQRST dansiswa yang belajar dengan menggunakan pembelajaran konvensional pada mata pelajaran IPA. Hasil analisisnya menunjukkan thitung= 6,62 dan ttabel = 1,684 untuk db = n1 + n2 – 2 = 48 dengan taraf signifikansi 5%. Hasil mean pada kelompok eksperimen adalah 39,57 dan pada kelompok kontrol adalah 31,13.Hal ini menunjukkan bahwa pemahaman konsep siswa menjadi lebih baik apabila menggunakan metode PQRST. . Kata Kunci: metode PQRST, pemahaman konsep IPA  
MENINGKATAN HASIL BELAJAR PKN MENGGUNAKAN METODE SIMULASI PADA SISWA KELAS V MADRASAH IBTIDAIYAH HASANUDDIN TAHUN AJARAN 2010/2011 Gd. Sedanayasa, Wyn. Suwatra, Candra Dwi Fathoni,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1794

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dalam mata pelajaran PKn setelah penerapan metode simulasi pada kelas V semester 2 di Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Kaliasem, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2010/2011. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas V semester 2 Madrasah Ibtidaiyah Hasanudin Kaliasem, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2010/2011 yang berjumlah 12 orang. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan dalam dua siklus. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes dengan alat berupa tes hasil belajar. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis deskriptif kuantitatif.Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan metode simulasi efektif meningkatkan hasil belajar dalam pembelajaran PKn di kelas V  di Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Kaliasem, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2010/2011. Penelitian ini juga dapat membuktikan bahwa hasil belajar siswa dapat meningkat melalui penggunaan metode simulasi.   Kata-kata kunci: metode simulasi, hasil belajar     Abstract The purpose of  this study is to know the improvement of learning outcomes in Civics subject after implementing Simulation method on grade five second semester at Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Kaliasem, Banjar district, Buleleng regency in the academic year 2010/2011. The subjects are 12 five graders second semester at Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Kaliasem, Banjar district, Buleleng regency in the academic year 2010/2011. This Classroom Action Research (CAR) is carried out in two cycles. Data collection method which is used in this study is a test method which use learning outcome test as an instrument. The data were analyzed by using descriptive quantitative. The result of the analysis shows that using Simulation method can effectively improve learning outcomes in teaching Civics in the fifth grade at Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Kaliasem, Banjar district, Buleleng regency in the academic year 2010/2011. This research also proves that the student learning outcomes can be improved through Simulation method.   Key words:   Simulation method, learning outcome
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAWII BERBASIS PETA KONSEP TERHADAP HASIL BELAJAR IPS PADA SISWA KELAS IV Ni Md. Setuti, Nengah Budiawan, I Dw. Pt. Raka Rasana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1336

Abstract

Abatrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw II berbasis peta konsep dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV semester genap tahun pelajaran 2012/2013 di SD Negeri 1 Sangsit. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semudengan menggunakan rancangan penelitian non-equivalent post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah kelas IV di SD Negeri 1 Sangsit tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 72 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas IVA yang berjumlah 36 orang dan kelas IVB yang berjumlah 36 orang.Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes obyektif. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPS yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw II dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV semester genap tahun ajaran 2012/2013 di SD Negeri 1 Sangsit.Perbandingan perhitungan rata-rata hasil belajar IPS kelompok eksperimen adalah 23,42 lebih besar dari rata-rata hasil belajar IPS kelompok kontrol adalah 20,83.Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw II berbasis peta konsep berpengaruh terhadap hasil belajar IPS dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional   Kata-kata kunci:jigsaw tipe II berbasis peta konsep,konvensional, hasil belajarIPS
PENGARUH PEMBELAJARAN TEMATIK BERBANTUAN PERMAINAN MELONCAT BULATAN KATA TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS I SD Ni Md. Setuti, Md. Dhiah Dewi Anantha, Kt. Pudjawan,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.921

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbedaan kemampuan membaca permulaan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran tematik berbantuan permainan meloncat bulatan kata dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas I SD Negeri di Desa Kecamatan Busungbiu Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas I di SD Negeri di desa Kecamatan Busungbiu Kabupaten Buleleng yang terdiri dari 8 SD. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas I SD Negeri 1 Busungbiu yang berjumlah 34 orang, siswa kelas I SD Negeri 2 Busungbiu yang berjumlah 32 orang, siswa kelas I SD Negeri 4 Busungbiu yang berjumlah 17 orang, dan siswa kelas I SD Negeri 9 Busungbiu yang berjumlah 18 orang. Data kemampuan membaca permulaan dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t.Hasil penelitian ini menemukan bahwa: (1) kemampuan membaca permulaan  kelompok eksperimen tergolong tinggi dengan rata-rata (M) 18,29. (2) kemampuan membaca permulaan kelompok kontrol tergolong sedang dengan rata-rata (M) 11,34. (3) Terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan membaca permulaan siswa antara siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran tematik berbantuan permainan meloncat bulatan kata dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional (thit > ttab, thit = 8,27 dan ttab = 1,980). Hal ini berarti pembelajaran tematik berbantuan permainan meloncat bulatan kata berpengaruh terhadap kemampuan membaca permulaan.   Kata-kata kunci: meloncat bulatan kata, membaca permulaan, bahasa indonesia
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN VAN HIELE TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP GEOMETRI PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS V SD DI DESA PANJI ANOM Kd. Suranata, Priskilayuni, I Wyn. Sudiana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.787

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui perbedaan yang signifikan pemahaman konsep geometri dalam pembelajaran Matematika antara sebelum mengikuti pembelajaran model Van Hiele dan sesudah mengikuti pembelajaran model Van Hiele, (2) mengetahui perbedaan yang signifikan terhadap pemahaman konsep geometri dalam pembelajaran Matematika antara kelompok siswa yang sudah mengikuti pembelajaran model Van Hiele dengan kelompok siswa yang sudah mengikuti pembelajaran model konvensional, dan (3) mengetahui perbedaan pengaruh yang signifikan pemahaman konsep geometri dalam pembelajaran Matematika antara kelompok siswa yang sudah mengikuti pembelajaran model Van Hiele dengan kelompok siswa yang sudah mengikuti pembelajaran model konvensional. Penelitian ini merupakan kuasi eksperimen dengan metode pengumpulan data berupa tes esai yang dianalisis dengan statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Penelitian ini menggunakan rancangan pretest-postest nonequivalent control group design dengan populasi berjumlah 102 siswa dan sampel penelitian 41 siswa yang ditentukan dengan teknik random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan yang signifikan pemahaman konsep geometri dalam pembelajaran Matematika antara sebelum mengikuti pembelajaran model Van Hiele dan sesudah mengikuti pembelajaran model Van Hiele (t =31,28; p < 0,05), (2) terdapat perbedaan yang signifikan terhadap pemahaman konsep geometri dalam pembelajaran Matematika antara kelompok siswa yang sudah mengikuti pembelajaran model Van Hiele dengan kelompok siswa yang sudah mengikuti pembelajaran model konvensional (t = 5,344; p < 0,05), dan (3) terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan pemahaman konsep geometri dalam pembelajaran Matematika antara kelompok siswa yang sudah mengikuti pembelajaran model Van Hiele dengan kelompok siswa yang sudah mengikuti pembelajaran model konvensional (t = 6,121; p <  0,05).   Kata kunci: model pembelajaran Van Hiele, pemahaman konsep, geometri

Filter by Year

2013 2013


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue