Articles
425 Documents
Search results for
, issue
"Vol 1, No 1 (2013)"
:
425 Documents
clear
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GI BERBANTUAN MEDIA REALITA UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA KELAS V SD
Ni Nym. Garminah, I Km. Agus Tri Lanang Oka, Gd. Raga,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.956
Abstrak Penelitian ini dilaksanakan karena adanya permasalahan mengenai model pembelajaran yang masih bersifat konvensional yang didominasi oleh ceramah, disamping itu aktivitas dan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe GIberbantuan media realita. Penelitian ini menggunakan metode observasi dan metode test dengan menggunakan lembar pengamatan dan perangkat tes. Data dianalisis menggunakan teknik analis deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian sebanyak 31 siswa di Sekolah Dasar Negeri 1 Melaya kecamatan Melaya. Data yang dikumpulkan adalah data aktivitas dan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Terdapat peningkatan aktivitas belajar siswa setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe (GI) berbantuan media realita dan terdapat peningkatan hasil belajar siswa setelah diterapkan model pembelajaran tipe GI berbantuan media realita. Jadi dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe GI berbantuan media realita dapat meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam kelas V SD.  Kata kunci :   Pembelajaran GI, aktivitas belajar, hasil belajar.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SELF-DIRECTED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD LAB UNDIKSHA SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2012/2013
I Md. Suarjana, I Km. Aditya Manggala, Ni Kt. Suarni,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.803
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran self-directed learning (SDL) dan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional di SD Lab Undiksha Singaraja tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan rancangan The Posttest-Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Lab Undiksha Singaraja tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 60 siswa. Sampel penelitian adalah kelas IVA dan IVB. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar matematika. Bentuk tes hasil belajar matematika yang digunakan adalah tes esai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran self-directed learning dengan mean (M) = 28,43 termasuk dalam kategori tinggi, (2) hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional dengan mean (M) = 22,2 termasuk dalam kategori sedang, (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran self-directed learning dengan siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran konvensional. Hal ini dilihat berdasarkan  lebih besar daripada  (>). Siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran self-directed learning menunjukkan hasil belajar yang lebih baik dibandingkan dengan siswa yang belajar mengikuti pembelajaran konvensional.  Kata-kata kunci: SDL, Model Konvensional, Hasil Belajar.
PENERAPAN PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SEMESTER II SD NO. 2 TIBUBENENG KECAMATAN KUTA UTARA BADUNG
I Ngh. Suadnyana, Ni Pt. Lady Andriani, I Wyn. Wiarta,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1377
Abstrak Tujuan Penelitian ini adalah  untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa kelas IV semester II SD No. 2 Tibubeneng Tahun Ajaran 2012/2013 pada mata pelajaran Matematika melalui penerapan pendekatan keterampilan proses. Dengan jumlah siswa 27 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan observasi dan  tes. Data yang didapatkan dianalisis menggunakan tehnik analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi peningkatan rata –rata persentase keaktifan belajar siswa dari 70% pada siklus I menjadi 80% pada siklus II, Demikian juga pada hasil belajar matematika siswa terjadi peningkatan hasil belajar secara klasikal dari 68,88% pada siklus I menjadi 77,59% pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan keterampilan proses pada mata pelajaran Matematika dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa kelas IV semester II di SD No. 2 Tibubeneng tahun ajaran 2012/2013 Kata kunci : Pendekatan Keterampilan Proses, Keaktifan, Hasil Belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SYNECTICS BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPS KELAS V SD GUGUS II KECAMATAN KARANGASEM
I Km. Ngurah Wiyasa, I Gd. Suryanata, I Md. Suara
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1049
Abstrak Belajar akan lebih bermakna jika anak mengalami apa yang dipelajarinya, bukan mengetahuinya. Salah satu alternatif untuk memecahkan permasalahan tersebut yaitu menggunakan model pembelajaran synectics berbantuan media audio visual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan melalui penerapan model pembelajaran synectics berbantuan media audio visual dengan siswa yang dibelajarkan melalui penerapan pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang dilaksanakan di SD Gugus II Kecamatan Karangasem. Sampel dari penelitian ini yaitu siswa kelas V SD Negeri 5 Subagan sebagai kelompok eksperimen dengan jumlah siswa 35 orang dan siswa kelas V SD Negeri 4 Pertima sebagai Kelompok Kontrol dengan jumlah siswa 32 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu test objektif pilihan ganda biasa dengan 4 obsien. Data yang dikumpulkan dari penelitian ini yaitu data hasil belajar IPS. Kelompok eksperimen memperoleh nilai rata-rata 71,51 dan untuk kelompok kontrol memperoleh nilai rata-rata 59,38. Teknik analisis menggunakan taraf signifikansi 5%. Dengan taraf signifikansi 5% dan derajat kebebasan 65 diperoleh ttabel = 2,000, sedangkan hasil pengujian diperoleh thitung = 5,18. Dengan membandingkan hasil thitung dan ttabel maka dapat disimpulkan bahwa thitung > ttabel (5,18 > 2,000). Dari hasil perbandingan tersebut maka dapat disimpulkan model pembelajaran synectics berbantuan media audio visual berpengaruh terhadap hasil belajar IPS. Â Kata Kunci : model pembelajaran synectics, hasil belajar
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL SISWA KELAS IV SD GUGUS IV KECAMATAN SUKAWATI
I Wyn.Rinda Suardika, Ni Km. Ayu Susanti, I Wyn. Darsana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1374
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti model pembelajaran mind mapping berbantuan media gambar dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional siswa kelas IV SD Gugus IV Kecamatan Sukawati. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas IV SD Gugus IV Kecamatan Sukawati tahun ajaran 2012/2013. Data yang dikumpulkan adalah nilai hasil belajar post test IPS dengan menggunakan tes pilihan ganda satu jawaban benar. Data dianalisis dengan uji t. Berdasarkan hasil uji diperoleh thitung=2,59, pada taraf signifikansi 5% dengan derajat kebebasan (dk) = 58 diperoleh ttabel = 2,00. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti model pembelajaran mind mapping berbantuan media gambar dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (thitung = 2,59 > ttabel=2,00). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran mind mapping berbantuan media gambar berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPS pada siswa kelas IV SD Gugus IV Kecamatan Sukawati Tahun Ajaran 2012/2013.  Kata kunci : Model mind mapping, media gambar,  hasil belajar IPS.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM BERBASIS KONTEKSTUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD DI GUGUS II KECAMATAN BULELENG
I Dw. Pt. Raka Rasana, Dw. A. Pt. Oka Partiwi, Nym. Dantes,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.786
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan kualitas hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran quantum berbasis kontekstual, (2) mendeskripsikan kualitas hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional, (3) mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran quantum berbasis kontekstual dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen. Populasi penelitian berjumlah 158 siswa. Sampel penelitian yaitu SD No. 1 Penarukan berjumlah 40 siswa  dan SD No. 4 Penarukan berjumlah 40 siswa. Data hasil belajar IPA dikumpulkan menggunakan tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kualitas hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran quantum berbasis kontekstual tergolong sangat tinggi, (2) kualitas hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional tergolong tinggi, (3) terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran quantum berbasis kontekstual dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Dengan demikian model pembelajaran quantum berbasis kontekstual berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas IV tahun pelajaran 2012/2013 di SD Gugus II Kecamatan Buleleng.  Kata kunci: model pembelajaran quantum, kontekstual, hasil belajar IPA.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ARIAS TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V SD NO. 2 DAN 5 BANYUASRI
Desak Pt. Parmiti, Kt. Dinda Sukma P., Gd. Sedanayasa,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1364
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas V SD No. 2 dan 5 Banyuasri yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Assurance Relevance Interest Assessment Satisfaction (ARIAS) dan model pembelajaran Konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan Post Test Only Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD No.2 dan 5 Banyuasri yang berjumlah 70 orang siswa, sampel terdiri dari 36 siswa dari kelas eksperimen dan 34 siswa dari kelas kontrol. Sampel penelitian ini diambil dengan tekhnik random sampling. Data dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Assurance Relevance Interest Assessment Satisfaction (ARIAS) lebih tinggi dengan Mo > Me > M (19,5 > 20,64 > 22,7), dan hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional lebih rendah dengan Mo < Me < M (15,44 < 14,88 < 14,43). Dengan demikian terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Assurance Relevance Interest Assessment Satisfaction (ARIAS) dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Hal ini terlihat dari rata-rata hasil tes hasil belajar siswa kelompok eksperimen lebih besar daripada kelompok kontrol (19,5 > 15,44). Jadi, model pembelajaran Assurance Relevance Interest Assessment Satisfaction (ARIAS) berpengaruh terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas V SD No. 2 dan 5 Banyuasri Tahun pelajaran 2012/2013. Â Kata-kata kunci:Â Â Assurance Relevance Interest Assessment Satisfaction, Hasil Belajar.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DENGAN MEMANFAATKAN LINKUNGAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA SD
I.Wyn.Wiarta, I.Gst.A. Dian Adnyasari, I.Ngh.Suadnyani
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.959
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) dengan memanfaatkan lingkungansebagai sumber belajar dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Tahun Pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu yang dilaksanakan dalam tujuh kali treatmen dan satu kali post test. Desain yang digunakan adalah nonequivalent control group design, dengan populasi seluruh kelas V SD di Gugus I Gusti Ngurah Rai yang berjumlah 453 siswa. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini yaitu siswa kelas V SDN 3 Penatih yang berjumlah 32 siswa dan kelas VB SDN 2 Penatih yang berjumlah 30 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan cara memberikan tes yaitu tes objektif pilihan ganda biasa. Data dianalisis dengan menggunakan uji-t.Berdasarkan hasil analisis uji-t didapat thitung = 5,27 dan ttabel = 2,00 untuk dk = 60 dengan taraf signifikan 5%. Hasil uji-t menunjukkan bahwa thitung > ttabel (5,27 > 2,00) maka Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat dikatakan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) dengan memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Tahun Pelajaran 2012/2013. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh Model Pembelajaran Koopertif Tipe Student Team Achievement Division (STAD) dengan Memanfaatkan Lingkungan sebagai Sumber Belajar Terhadap Hasil Belajar IPA siswa. Â Kata kunci: STAD, Hasil Belajar IPA. Â
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GAME OF QUESTION CARDS TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD DI DESA JOANYAR
I Md. Citra Wibawa, Kd. Leksa Dwi S., I Gst. Ngr. Japa,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.808
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil belajar matematika kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Game of Question Cards dan model pembelajaran langsung, sertamendeskripsikan perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Game of Question Cards dan model pembelajaran langsung. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent pre-test post-test control group design.Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV SD di Desa Joanyar dan sampelnya adalah siswa kelas IV SD No.1 dan No. 2 Joanyar.Pada kelompok eksperimen dibelajarkan dengan model pembelajaran Game of Question Cards, sedangkan pada kelompok kontrol dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung.Data yang dikumpulkan pada penelitian ini adalah data kuantitatif berupa skor hasil belajar siswa. Data hasil belajar siswa dianalisis dengan statistik ANAKOVA pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Game of Question Cards rerata pre-test 5,48 danrerata post-test 21,74; sedangkan, model pembelajaran langsung rerata pre-test 5,74 dan rerata post-test20,48. Berdasarkan hasil penelitian pada uji interaksi diperoleh angka signifikansi 0,732 lebih dari 0,05 artinya hasil belajar matematika kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Game of Question Cards dan model pembelajaran langsung tidak dipengaruhi oleh variable kovariat dan diperoleh angka signifikansi 0,007 kurang dari 0,05 sehinggga dapat diambil keputusan H1diterima atau“terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Game of Question Cards dan model pembelajaran langsungâ€.  Kata-kata kunci: Game of Question Cards, hasil belajar Matematika
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT BERBASIS PENILAIAN KINERJA TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V SD
Ni Wyn. Suniasih, Pt. Indah Utami Dewi, Md. Putra,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1258
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan berbicara antara siswa yang mengikuti pembelajaran melalui TGT (Teams Games Tournament) berbasis Penilaian Kinerja dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada kelas V SD N 9 Padangsambian. Desain penelitian ini adalah eksperimen semu yaitu Nonequivalent Control Group Design. Populasi adalah seluruh siswa kelas V SD N 9 Padangsambian berjumlah 166 orang siswa. Pemilihan sampel menggunakan teknik random sampling sehingga diperoleh kelas VB yang berjumlah 42 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas VA yang berjumlah 43 orang sebagai kelas kontrol. Data keterampilan berbicara dikumpulkan menggunakan metode tes yaitu tes keterampilan berbicara yang dinilai dengan rubrik penilaian kinerja. Data keterampilan berbicara dianalisis menggunakan teknik analisis statistik uji-t. Hasil analisis data menunjukkan hasil thitung = 2,730 > ttabel (α = 0,05, 83) = 1,980 dengan demikian terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan berbicara antara siswa yang mengikuti pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournament) berbasis penilaian kinerja dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada kelas V SD N 9 Padangsambian. Didukung oleh adanya perbedaan nilai rata-rata kedua kelas, yaitu kelas eksperimen  = 73,66 >  = 69, 06 kelas kontrol. Berdasarkan hasil uji-t didukung oleh perbedaan nilai rata-rata kedua kelas dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournament) berbasis Penilaian Kinerja terhadap keterampilan berbicara mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas V SDN 9 Padangsambian.  Kata kunci: Teams Games Tournament, penilaian kinerja, keterampilan berbicara