Articles
425 Documents
Search results for
, issue
"Vol 1, No 1 (2013)"
:
425 Documents
clear
PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN TERPADU BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS PERMULAAN PADA SISWA KELAS II SD
Dsk. Pt. Parmiti, Ni Nym. Desy T., Ign. I Wyn. Suwatra,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.815
 Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan kemampuan menulis permulaan siswa kelompok eksperimen, 2) mendeskripsikan kemampuan menulis permulaan siswa kelompok kontrol, dan 3) mengetahui pengaruh pendekatan pembelajaran terpadu berbantuan media gambar terhadap kemampuan menulis permulaan siswa kelas II SD di Gugus IX Kecamatan Buleleng. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan menggunakan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian berjumlah 228 siswa. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 51 siswa yang diambil secara random. Data kemampuan menulis permulaan siswa dikumpulkan dengan instrumen berupa tes kinerja. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian menemukan bahwa: 1) perolehan skor kemampuan menulis permulaan siswa kelompok eksperimen cenderung tinggi dengan skor rata-rata (M) 88,78, 2) perolehan skor kemampuan menulis permulaan siswa kelompok kontrol cenderung rendah dengan skor rata-rata (M) 75,86, dan 3) terdapat perbedaan kemampuan menulis permulaan yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti pendekatan pembelajaran terpadu berbantuan media gambar dengan kelompok siswa yang mengikuti pendekatan pembelajaran konvensional pada siswa kelas II SD di Gugus IX Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2012/2013 (thitung = 7,56 > ttabel = 2,000; Sig. 5%). Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa pendekatan pembelajaran terpadu berbantuan media gambar berpengaruh signifikan terhadap kemampuan menulis permulaan siswa kelas II SD. Kata-kata kunci: Pendekatan pembelajaran terpadu, media gambar, pendekatan konvensional, kemampuan menulis permulaan.
PENGARUH MODEL QUANTUM TEACHING TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS IV DI GUGUS VII KECAMATAN BULELENG
I Gd. Margunayasa, I Gd Kawit S, Ni Ngh Madri Antari,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.693
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran quantum teaching dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada kelas IV di Gugus VII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah kelas IV di Gugus VII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 123 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas IV SD No. 1 Banjar Bali yang berjumlah 37 orang dan kelas IV SD No. 1 Kampung Kajanan yang berjumlah 35 orang. Data pemahaman konsep IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran quantum teaching dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional kelas IV di Gugus VII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2012/2013. Perbandingan hasil perhitungan rata-rata pemahaman konsep IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model quantum teaching adalah 34,97 lebih besar dari rata-rata pemahaman konsep IPA siswa yang mengikuti pembelajaran model konvensional adalah 26,37. Kata kunci: model pembelajaran quantum teaching, pemahaman konsep IPA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN VCT BEMUATAN CERITA BERDILEMA MORALTERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 KAMASAN
Siti Zulaikha, Ida Ayu Tri Nandari, I Md. Suara,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1385
Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran VCT bermuatan cerita berdilema moral dengan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional siswa kelas IV SD Negeri 1 Kamasan.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan design Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri 1 Kamasan. Dipilih 2 kelas yang terdiri dari 78 siswa sebagai sampel. Sampel dipilih dengan teknik sampling jenuh. Data yang dianalisis adalah hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan siswa yang dikumpulkan melalui tes pilihan ganda/objektif yang terdiri dari 30 butir soal. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan uji-t.Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thit=5,75 dan ttab (pada taraf signifikasi 5%)=2,000. Hal ini berarti Thitung> Ttabel, sehingga ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran VCT bermuatan cerita berdilema moral dengan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional. Rata-rata hasil belajar siswa pada kelompok eksperimen sebesar 78,76 dan pada kelompok kontrol sebesar 70,99. Ini berarti hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan siswa pada kelompok eksperimen lebih baik dibandingkan dengan kelompok kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran VCT bermuatan cerita berdilema moral berpengaruh positif terhadap hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan siswa kelas IV SD Negeri 1 Kamasan Klungkung tahun pelajaran 2012/2013 Kata Kunci: VCT,Cerita Berdilema moral, Hasil Belajar, dan Pendidikan Kewarganegaraan
PENGARUH MODEL QUANTUM LEARNING BERBANTUAN MEDIA LINGKUNGAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD GUGUS III KEROBOKAN BADUNG
I. B. Surya Manuaba, Ni Md. Rai Astuti, I Kt. Ardana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1190
Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran model quantum learning berbantuan media lingkungan sebagai sumber belajar dengan yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus III Kerobokan Badung Tahun Ajaran 2012/2013. Penelitian ini merupakan jenis eksperimen semu dengan desain ?Nonequivalent Control Group Design?. Populasi penelitian ini siswa kelas IV SD Gugus III Kerobokan Badung Tahun Ajaran 2012/2013. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling sehingga didapatkan dua kelas yaitu kelas IV B SD No. 2 Kerobokan Kaja berjumlah 38 siswa sebagai kelompok eksperimen dan kelas IV SD No. 2 Kerobokan berjumlah 35 siswa sebagai kelompok kontrol. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data hasil belajar IPA adalah tes yaitu tes hasil belajar jenis obyektif bentuk pilihan ganda biasa. Data hasil belajar IPA yang diperoleh dianalisis menggunakan uji-t. Dari hasil analisis diperoleh thitung = 2,89 dan ttabel = 1,99 pada taraf signifikan 5% (? = 0,05) dengan . Oleh karena thitung > ttabel maka H0 ditolak dan Ha diterima, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran model quantum learning berbantuan media lingkungan sebagai sumber belajar dengan yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus III Kerobokan Badung Tahun Ajaran 2012/2013. Hal ini didukung oleh perbedaan nilai rata-rata kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol yaitu . Jadi, terdapat pengaruh model quantum learning berbantuan media lingkungan sebagai sumber belajar terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD Gugus III Kerobokan Badung Tahun Ajaran 2012/2013. Kata-kata kunci: Quantum Learning, lingkungan, hasil belajar
PENERAPAN PEMBELAJARAN TERBALIK (RECIPROCAL TEACHING) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM PELAJARAN IPS DI KELAS IV SD
I Wyn. Sudiana, Md. Eric Hadyanta, Ign. I Wyn. Suwatra,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.831
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatankemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPS siswa kelas IV semester I SD Negeri 2 Sudaji Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2011/2012 dengan penerapan model pembelajaran terbalik(Reciprocal Teaching).Jenispenelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari dua siklus.Setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi, dan refleksi.Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 2 Sudajitahun pelajaran 2012/2013 sebanyak 32 orang. Data tentang kemanpuan berpikir kritis siswa dalam mata pelajaran IPS dikumpulkan melalui tes yang berbentuk tes essay. Data-data yang dikumpulkan dianalisisdengan menggunakan analisis deskriptif kuantitatif.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran terbalik (Reciprocal Teaching)dapat meningkatkan kemampuan berpikirkritis siswadari siklus I ke siklus II. Pada siklus I persentase hasil belajar berpikir kritis siswa sebesar 60% yaitu tergolong dalam kategori cukup meningkat pada siklus II menjadi74% yaitu tergolong dalam kategori baik dengan persentase peningkatan sebesar 14%.Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan kepada guru IPS agar menerapakan model pembelajaran Terbalik (Reciprocal Teaching)untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Kata kunci: pembelajaran terbalik, berpikir kritis, IPS.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SINEKTIK BERBANTUAN MEDIA BENDA KONKRET TERHADAP HASIL BELAJAR MENGARANG DESKRIPSI KELAS IV GUGUS IV KECAMATAN JEMBRANA
I Nym. Jampel, Ni Md. Jayanti M, Dsk. Putu Parmiti,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.677
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) deskripsi hasil belajar mengarang deskripsi dalam Bahasa Indonesia sebelum diterapkan model pembelajaran sinektik berbantuan media benda konkret, (2) deskripsi hasil belajar mengarang deskripsi dalam Bahasa Indonesia setelah diterapkan model pembelajaran sinektik berbantuan media benda konkret, (3) perbedaan hasil belajar mengarang deskripsi dalam Bahasa Indonesia antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran sinektik berbantuan media benda konkret dengan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian Eksperimen Semu. Populasi penelitian yaitu kelas IV SD Gugus IV Kecamatan Jembrana, tahun pelajaran 2012/2013 sebanyak 197 siswa. Sampel penelitian SD Negeri 3 Pendem berjumlah 25 siswa dan SD Negeri 6 Pendem berjumlah 30 siswa. Data hasil belajar mengarang deskripsi dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk uraian. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa: terdapat perbedaan hasil belajar mengarang deskripsi dalam Bahasa Indonesia antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran sinektik berbantuan media benda konkret dengan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional (thitung = 6,35>ttabel = 2,000). Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa model pembelajaran sinektik berbantuan media benda konkret lebih berpengaruh positif terhadap hasil belajar mengarang deskripsi dalam Bahasa Indonesia dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional. Kata-kata kunci: Sinektik, Benda Konkrit, Mengarang Deskripsi
PENERAPAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL BERBANTUAN MEDIA CERITA ANAK BERGAMBAR UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP IPA DAN AKTIVITAS SISWA KELAS V
Pt. Nanci Riastini, I Gst. Ngr. Pt. Karang B, I Nym. Arcana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1425
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui peningkatan pemahaman konsepIPA melalui pendekatan pembelajaran kontekstual, (2) mengetahui peningkatan aktivitas siswa melalui pendekatan pembelajaran kontekstual. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian siswa kelas V SD No. 2Ambengan tahun pelajaran 2012/2013 berjumlah 25 orang. Tindakan dilakukan dalam 2 siklus. Siklus I terdiri atas 3 pertemuan dan siklus II terdiri atas 3 pertemuan. Setiap pertemuannya dilaksanakan sesuai dengan tahapan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Pemahaman konsep IPA diukur dengan data hasil belajar IPA. Data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan metode tes, sedangkan data aktivitas siswa dikumpulkan dengan metode observasi. Data yang telah terkumpul dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan penerapan pendekatan pembelajaran kontekstual dapat meningkatkan pemahaman konsep IPA pada siswa kelas V di SD No. 2 Ambengan tahun pelajaran 2012/2013.Peningkatan tersebut ditunjukkan pada siklus II yakni hasil belajar IPA mencapai kriteria tinggi, dengan persentase ketuntasan mencapai ketuntasan 100%, dan aktivitas siswa dengan kriteria aktif. Berdasarkan penelitian ini, disarankan kepada semua guru kelas di sekolah dasar tempat penelitian hendaknya menerapkan pendekatan pembelajaran kontekstual dalam pembelajaran IPA.Kata kunci: pendekatan kontekstual, pemahaman konsep IPA, aktivitas siswa
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TAKE AND GIVE BERBASIS RESOLUSI KONFLIK TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD N 26 PEMECUTAN
IB. Gd Surya Abadi, Pt. Edy Pariawan, DB. Kt. Ngr. Semara P.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1206
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe take and give berbasis resolusi konflik dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD N 26 Pemecutan Denpasar Barat Tahun Ajaran 2012/2013. Jenis Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian yaitu nonrandomized control group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD N 26 Pemecutan Denpasar Barat yang berjumlah 102 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas VA yang berjumlah 34 orang dan siswa kelas VC yang berjumlah 33 orang. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan instrumen berupa tes hasil belajar IPS (tes objektif). Hasil test ini selanjutnya dianalisis dengan menggunakan pengujian statistik yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe take and give dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional. Ini dapat dilihat dari hasil uji-t, dimana thit = 5,500 sedangkan ttab pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 65 sebesar 2,000, sehingga thitung > ttabel. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe take and give berbasis resolusi konflik terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD N 26 Pemecutan Denpasar Barat tahun ajaran 2012/2013. Kata-kata kunci: take and give, resolusi konflik, hasil belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MEAS TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD NEGERI 4 PADANGKERTA
I Wyn. Romi Sudhita, Pt. Putra Ariantha, I Nym. Wirya,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.847
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA siswa yang mengikuti model pembelajaran MEAs dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Negeri 4 Padangkerta pada semester genap di kecamatan Karangasem, kabupaten Karangasem tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu yang dilakukan pada siswa kelas IV SD Negeri 4 Padangkerta tahun pelajaran 2012/2013. Populasi penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri 4 Padangkerta pada tahun pelajaran 2012/2013 dengan jumlah siswa 67 orang. Untuk menentukan kelas eksperimen dan kelas kontrol digunakan teknik pengundian. Penelitian ini menggunakan rancangan Post Test Only Control Group Design, menggunakan uji-t. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah skor hasil belajar. Data dikumpulkan dengan memberikan tes hasil belajar dalam bentuk tes objektif sebanyak 40 butir soal. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan hasil penelitian yaitu, terdapat perbedaan hasil belajar antara penerapan model pembelajaran MEAs dengan model pembelajaran konvensional (thit = 4,64 > ttab = 2,000). Hasil belajar IPA siswa yang mengikuti model pembelajaran MEAs dengan rata-rata (M) 27,24 tergolong kriteria tinggi. Hasil belajar IPA siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional dengan rata-rata (M) 18,97 tergolong kriteria rendah. Kata kunci: MEAs, konvensional, hasil belajar IPA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CHILDREN LEARNING IN SCIENCE TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 SANGSIT
I Km Sudarma, I Kt Merta Jaya, Md Sulastri,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.702
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Children Learning In Science dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pengajaran langsung pada siswa kelas IV SD Negeri 1 Sangsit tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi dan sampel penelitian ini adalah seluruh kelas IV SD Negeri 1 Sangsit tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 77 siswa. Dalam penelitian ini siswa kelas IVA SD Negeri 1 Sangsit berjumlah 38 siswa dan siswa kelas IVB SD Negeri 1 Sangsit berjumlah 39 siswa. Data pemahaman konsep dikumpulkan dengan menggunakan tes objektif diperluas. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran CLIS dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pengajaran langsung pada siswa kelas IV SD Negeri 1 Sangsit tahun pelajaran 2012/2013. Perbandingan hasil perhitungan rata-rata pemahaman konsep IPA kelompok ekperimen adalah 19,60 lebih besar dari rata-rata pemahaman konsep IPA kelompok kontrol sebesar 14,07. Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran CLIS berpengaruh terhadap pemahaman konsep IPA siswa dibandingkan dengan menggunakan pengajaran langsung. Kata kunci: model pembelajaran Children Learning In Science, pemahaman konsep IPA