cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 425 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2013)" : 425 Documents clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MOODY TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS PUISI PADA SISWA KELAS V SD DI GUGUS VI KECAMATAN BULELENG Ign. I Wyn. Suwatra, Ni Wyn. Rumini, I Kt. Dibia,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1279

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan  antara model pembelajaran Moody dengan  model  pembelajaran  Konvensional  terhadap  keterampilan  menulis  puisi  siswa kelas  V  SD  di  Gugus  VI  Kecamatan  Buleleng.  Jenis  penelitian  ini  adalah  penelitian eksperimen semu dengan rancangan Post Test Only with Non Equivalent Control Group Design.  Subjek  penelitian  adalah  siswa  kelas  V  SD  No.  3  dan  4  Kampung  Baru  yangberjumlah 55 orang siswa terdiri dari 29 siswa dari kelas eksperimen dan 26 siswa dari kelas  kontrol.  Sampel  penelitian  ini  diambil  dengan  tekhnik  random  sampling.  Data dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  (1)  keterampilan  menulis  puisi  siswa  yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Moody lebih tinggi dengan Mo > Me > M (79 > 78,7  >  78,48),  (2)  keterampilan  menulis  puisi  siswa  yang  dibelajarkan  dengan  model konvensional  lebih  rendah  dengan  Mo  <  Me  <  M  (48,35  <  51,5  <  52,62),  (3)  terdapat perbedaan  yang  signifikan  keterampilan  menulis  puisi  antara  siswa  yang  dibelajarkan dengan  model  pembelajaran  Moody  dan  siswa  yang  dibelajarkan  dengan  model pembelajaran  konvensional.  Rata-rata  hasil  tes  keterampilan  menulis  puisi  siswa kelompok  eksperimen  lebih  besar  daripada  kelompok  kontrol  (78,48>53).  Hal  ini  juga menunjukkan  bahwa  penerapan  model  pembelajaran  Moody  berpengaruh  positifterhadap keterampilan  menulis puisi siswa kelas V SD di  Gugus VI Kecamatan BulelengTahun  pelajaran  2012/2013  dibandingkan  dengan  penerapan  model  pembelajaran Konvensional.Kata-kata kunci:  Moody, Keterampilan Menulis Puisi.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD NEGERI DI DESA SEBATU KECAMATAN TEGALLALANG I Wyn. Romi Sudhita, Ni Wyn. Parsiti, I Nym. Wirya
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.883

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran generatif dan siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Negeri di Desa Sebatu tahun pelajaran 2012/2013.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment), dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Negeri di Desa Sebatu yang berjumlah 158 siswa. Sampel penelitian adalah seluruh siswa kelas V di SD Negeri 4 Sebatu dan di SD Negeri 2 Sebatu dengan jumlah 61 orang yang dipilih dengan teknik random sampling. Pengumpulan data hasil belajar IPA siswa menggunakan metode tes. Instrumen yang digunakan adalah tes pilihan ganda dengan satu jawaban benar. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menemukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran generatif dan siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Negeri di Desa Sebatu Kecamatan Tegallalang tahun pelajaran 2012/2013 (thitung = 43,917 > ttabel = 2,000). Kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran generatif menunjukkan hasil belajar yang lebih baik dibandingkan dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran konvensional.   Kata kunci: generatif, konvensional, hasil belajar IPA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SFAE BERBANTUAN MEDIA MIND MAPPING TERHADAP PENGUASAAN KONSEP IPA SISWA KELAS IV SDN 1 SANGSIT I Md. Tegeh, Pt. Marta Pawitra, Ndara Tanggu Renda,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.738

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan penguasaan konsep IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran student facilitator and explaining (SFAE) berbantuan media mind mapping dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada kelas IV semester II tahun pelajaran 2012/2013 di SDN 1 Sangsit. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan menggunakan non equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas IV di SDN 1 Sangsit yang berjumlah 2 kelas dengan jumlah siswa 77 orang. Seluruh populasi penelitian yang diteliti dijadikan sebagai sampel yaitu kelas IVA yang dijadikan sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 38 orang dan kelas IVB yang dijadikan sebagai kelas kontrol dengan jumlah 39 orang. Data penguasan konsep IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil konversi, diperoleh bahwa skor rata-rata penguasaan konsep IPA siswa kelompok eksperimen dengan M = 20,19 tergolong kriteria tinggi sedangkan kelompok kontrol dengan M = 14,92 tergolong kriteria sedang. Hasil perhitungan dengan uji-t, diperoleh thit adalah 4,562. Sedangkan ttab dengan taraf signifikansi 5% dan db =75 adalah 2,000. Hal ini berarti, thit lebih besar dari ttab (thit > ttab), sehingga hasilnya signifikan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan penguasaan konsep IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran SFAE berbantuan media mind mapping dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada kelas IV Semester II Tahun Pelajaran 2012/2013 di SDN 1 Sangsit.   Kata kunci: model SFAE, mind mapping, penguasaan konsep IPA
MODEL PEMBELAJARAN DEEP DEALOGUE/ CRITICAL THINKING BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V SD NO. 1 TUBAN KECAMATAN KUTA Db. Kt. Ngr. Semara Putra, Diah Anggreni, I Km. Ngr. Wiyasa,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1552

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar Bahasa Indonesia antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Deep Dealogue/ Critical Thinking dengan siswa yang mengiketi pembelajaran konvensional siswa kelas V Sekolah Dasar No 1 Tuban Kecamatan Kuta. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD No 1 Tuban tahun pelajaran 2013/2014. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah nilai hasil belajar Bahasa Indonesia di kelas eksperimen maupun di kelas kontrol dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda satu jawaban benar (post test). Data dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan secara signifikan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Deep Dealogue/ Critical Thinking dengan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional (thitung 7,897 > ttabel = 2,000). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Deep Dealogue/ Critical Thinking berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia pada siswa kelas V Sekolah Dasar No 1 Tuban Kecamatan Kuta.   Kata kunci : Bahasa Indonesia SD, model Deep Dealogue/ Critical Thinking, hasil belajar Abstract This study aims to determine significant differences between students' learning outcomes Indonesian which using Deep Dealogue/ Critical Thinking model learning with students who take the conventional teaching in the fifth graders of SD No 1 Tuban. This study is a quasi-experimental (Quasy experiment) with the design of the study is a non-Equivalent Control Group Design. The population in this study was all of the fifth grade students at SD No 1 Tuban in academic year 2012/2013. The sample was taken with a random sampling technique. The data collected is the value of the Indonesian studies in the experimental class and the control class collected using a multiple-choice test with one correct answer (post-test). Data were analyzed by t test. The results showed that there were significant differences in learning outcomes of students who learned Indonesian using Deep Dealogue/Critical Thinking model with students who learned with using conventional learning (thirung = 7,897> ttabel = 2,000). Thus, we can conclude that Deep Dealogue model reconstruction significantly influence the results of Indonesan  in the fifth grade at SD No 1 Tuban. Keywords: Indonesian , Deep Dealogue/Critical Thinking, the results of learning
PENERAPAN MEDIA COMPACT DISC PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA KELAS V SDN 2 LALANGLINGGAH I Kt.Adnyana Putra, Pt. Herawati, I Kt. Ardana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1325

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas V SDN 2 Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan tahun ajaran 2012/2013. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN 2 Lalanglinggah  tahun ajaran 2012/2013 yang berjumlah 11 orang siswa. Pengumpulan data hasil belajar dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan rumus teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media compact disc pembelajaran dengan pendekatan sains teknologi masyarakat pada mata pelajaran IPA dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN 2 Lalanglinggah tahun ajaran 2012/2013. Hal ini terlihat rata-rata hasil belajar pada siklus I sebesar 66,90 dan pada siklus II rata-rata hasil belajar meningkat menjadi 74,18. Sedangkan persentase ketuntasan belajar pada siklus I yaitu 63,63% yang berada pada kategori rendah, mengalami peningkat pada siklus II menjadi 81,81% berada pada kategori tinggi. Jadi simpulan dari penelitian ini adalah penerapan media compact disc pembelajaran dengan pendekatan sains teknologi masyarakat pada mata pelajaran IPA dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN 2 Lalanglinggah tahun ajaran 2012/2013.   Kata Kunci: Compact Disc, Pendekatan,  Sains Teknologi Masyarakat, Hasil Belajar, dan IPA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN REKONSTRUKSI SOSIAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV SD N GUGUS VII YOS SUDARSO SANUR DENPASAR I Kt. Adnyana Putra, Ni Luh Pitriani, I Wyn. Sujana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.899

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti model pembelajaran rekonstruksi sosial dengan siswa yang mengiketi pembelajaran konvensional siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri Gugus VII Yos Sudarso Sanur Kota Denpasar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas IV SDN Gugus VII Yos Sudarso Sanur Kota Denpasar'tahun pelajaran 2012/2013. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah nilai hasil belajar IPS di kelas eksperimen maupun di kelas kontrol dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda satu jawaban benar dengan gabungan nilai afektif (40%) dan nilai kognitif (60%) (post test). Data dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan secara signifikan hasil belajar IPS siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Rekonstruksi Sosial dengan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional (thitung 2,42 > ttabel = 2,000). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran rekonstruksi sosial berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPS pada siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri Gugus VII Yos Sudarso Sanur Kota Denpasar.   Kata kunci : IPS SD, model rekonstruksi sosial, hasil belajar.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERMAIN PERAN LAKON WAYANG KULIT TERHADAP WAWASAN NILAI KARAKTER SISWA PADA MATA PELAJARAN PKn KELAS V SD Ni Wyn. Rati, Pt. Anik Astari, I Wyn. Sudiana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.773

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbedaan yang signifikan wawasan nilai karakter kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran bermain peran lakon wayang kulit dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran PKn kelas V SD Negeri 1 Sangsit Semester II Tahun Pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Negeri 1 Sangsit. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas Va yang berjumlah 41 orang dan siswa kelas Vb yang berjumlah 40 orang. Data wawasan nilai karakter dikumpulkan dengan menggunakan tes objektif. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini yaitu: (1) Wawasan nilai karakter siswa kelompok eksperimen tergolong sangat tinggi dengan rata-rata 34,78. (2) Wawasan nilai karakter siswa kelompok kontrol tergolong tinggi dengan rata-rata 28,93. (3) Terdapat perbedaan yang signifikan wawasan nilai karakter kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran bermain peran lakon wayang kulit dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran PKn kelas V SD Negeri 1 Sangsit Semester II Tahun Pelajaran 2012/2013. Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran bermain peran lakon wayang kulit berpengaruh positif terhadap wawasan nilai karakter siswa.   Kata-kata kunci: bermain peran, wayang, nilai karakter
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE CO-OP CO-OP BERORIENTASI LITERASI SAINS TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS IV DI SD PANCASARI Nym. Kusmariyatni, Kdk. Leni, I. G. N Japa,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1350

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsi hasil belajar IPA siswa kelas IV yang mengikuti pembelajaran dengan model Kooperatif tipe Co-Op Co-Op berorientasi literasi sains, 2) mendeskripsi hasil belajar IPA siswa kelas IV yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional, dan 3) mengetahui perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe Co-Op Co-Op berorientasi literasi sains dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional siswa kelas IV di SD Pancasari Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2012/20013. Penelitian ini adalah penelitian quarsi ekperimen berdesain post- test only control group desains. Populasi penelitian adalah siswa kelas IV di SD Pancasari. Sampel penelitian dipilih dengan teknik kelas random sampling. Sampel yang terpilih adalah siswa kelas IV SD 1 No  Pancasari yang berjumlah 31 siswa sebagai kelompok ekperimen dan SD No 3 Pancasari yang berjumlah 30 siswa sebagai kelompok kontrol. Data hasi belajar IPA siswa dikumpulkan dengan tes pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistic deskritif dan statistic inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) hasil belajar IPA kelompok ekperimen memiliki skor rata-rata sebesar 17,70 dengan kategori tinggi, 2) hasil belajar IPA kelompok control memiliki skor rata-rata sebesar 15,27 dengan kategori sedang dan, 3) terdapat perbedaan hasil belajar IPA siswa yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model kooperatif tipe Co-Op Co-Op berorientasi literasi sains dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional.   Kata kunci: Co-Op Co-Op, hasil belajar IPA
PENERAPAN METODE PQ4R (PREVIEW, QUESTION, READ, REFLECT, RECITE, REVIEW ) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SD Ni Wyn. Arini, L. Eva Yulianti, I. Nym. Wirya
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.928

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatkan keterampilan membaca siswa dengan menerapkan metode PQ4R di kelas IV SD No. 1 Sari Mekar Tahun ajaran 2012/2013. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan dalam 2 siklus secara berdaur yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri No.1 Sari Mekar. Objek penelitian ini adalah keterampilan membaca siswa kelas IV semester I SD No. 1 Sari Mekar Tahun ajaran 2012/2013. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Data yang didapatkan selanjutnya dianalisis dengan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa skor rata-rata keterampilan membaca yang diperoleh siswa pada siklus I adalah 66,16. Setelah diadakan perbaikan pada siklus II skor rata-rata hasil belajar membaca siswa sebesar 80,16. Ini berarti terjadi peningkatan  keterampilan membaca  siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 17,33.   Kata kunci: Metode PQ4R, Keterampilan membaca, Bahasa Indonesia
IMPLEMENTASI TEKNIK TSTS PADA PEMBELAJARAN IPA UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN AKTIVITAS SISWA KELAS IV SD NO. 4 TEGALLINGGAH Pt. Nanci Riastini, Kd. Agus Suantara, Nym. Kusmariyatni,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.792

Abstract

Abstrak Penelitian bertujuan untuk  memaparkan peningkatan motivasi dan aktivitas belajar siswa kelas IV semester II di SD No. 4 Tegallinggah tahun pelajaran 2012/2013 pada pembelajaran IPA setelah implementasi teknik Two StayTwo Stray (TSTS). Subjek penelitian ini sebanyak 12 orang siswa kelas IV. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri atas 2 siklus. Tiap siklus melalui empat tahapan, yakni perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi dan refleksi. Data dikumpulkan dengan metode kuisioner dan metode observasi. Data motivasi belajar siswa dikumpulkan dengan kuesioner, sedangkan data aktivitas belajar dikumpulkan dengan lembar observasi. Data dianalisis untuk memperoleh persentase rata-rata motivasi dan aktivitas belajar yang kemudian dikonversikan pada PAP skala lima. Hasil analisis menunjukkan bahwa: 1) terjadi peningkatan motivasi belajar IPA sebesar 71,2% (kategori sedang) pada siklus I, kemudian meningkat menjadi 82,3% pada siklus II (kategori tinggi). Ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan motivasi belajar sebesar 11,1% dari siklus I ke siklus II, 2) terjadi peningkatan aktivitas belajar siswa sebesar 71% (kategori cukup aktif) pada siklus I meningkat menjadi 82,2% (kategori aktif) pada siklus II. Ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan aktivitas siswa sebesar 11,2%.     Kata kunci : Teknik Two StayTwo Stray (TSTS), motivasi belajar, dan aktivitas belajar

Page 8 of 43 | Total Record : 425


Filter by Year

2013 2013


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue