cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 582 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2014):" : 582 Documents clear
PENGARUH PEMBELAJARAN TSTS BERBANTUAN POWER POINT TERHADAP HASIL BELAJAR PKn KELAS V SD GUGUS II KECAMATAN KUTA ., Ni Made Nia Pramuda Rahayu; ., Dr. I Gede Meter,M.Pd; ., Drs. I Made Suara, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2150

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray berbantuan media Power Point dengan siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus II Kecamatan Kuta Badung Tahun Pelajaran 2013/2014. Desain penelitian yang digunakan adalah desain eksperimen semu yaitu “Nonequivalent Control Group Design”. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus II Kecamatan Kuta Badung Tahun Pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 378 orang. Dimana yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VA SD No. 3 Legian sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V SD No. 2 Legian sebagai kelas kontrol. Data dikumpulkan menggunakan tes objektif dengan bentuk pilihan ganda biasa. Dan data dianalisis menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis uji-t diperoleh thitung > ttabel yaitu 4,10 > 2,00 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Nilai rata-rata kelas eksperimen yang menggunakan model kooperatif tipe Two Stay Two Stray adalah 73,47 sedangkan nilai rata-rata pada kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensional adalah 65,11. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray berbantuan media Power Point berpengaruh terhadap hasil belajar PKn siswa kelas V SD Gugus II Kecamatan Kuta Badung tahun pelajaran 2013/2014. Kata Kunci : model pembelajaran Two Stay Two Stray, media Power Point, hasil belajar PKn This study aims to determine significant differences in learning result between students that learned Civics Education used cooperative learning model of two stay two stray type assisted by Power Point media with students that used conventional learning at the fifth grade elementary school students Gugus II, Kuta Badung District Academic Year of 2013/2014. The design used in this research was a quasi-experimental design that is “Nonequivalent Control Group Design“. The study population was the entire students at the fifth grade elementary school Gugus II, Kuta Badung District Academic Year of 2013/2014, about 378 student’s. The sample in this research was class VA the students of VA class at SD No. 3 Legian as an experimental class and the fifth grade students of elementary SD No. 2 Legian as the control class. The data were collected using an objective test with standard multiple choices and analyzed using t-test. Based on the results of t-test analysis obtained t math > t table is 4.10 > 2.00 then Ho is rejected and Ha is accepted. The average rate on the experimental class that used the cooperative model of two stay two stray type is 73.47 meanwhile the average rate on the control class that used conventional learning model is 65.11. Therefore, it can be concluded that the cooperative learning model of two stay two stray type assisted by Power Point media give influence on student learning result of Civics Education class V SD Gugus II, Kuta Badung District academic year of 2013/2014.keyword : learning model two stay two stray, Power Point media, learning outcomes Civics
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN EXPLICIT INSTRUCTION BERBANTUAN MEDIA KONKRET UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS VI SDN 17 DANGIN PURI KOTA DENPASAR TAHUN AJARAN 2013/2014 ., Pande Wishnu Ardana; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3744

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA melalui penerapan model pembelajaran Explicit Instruction berbantuan media konkret siswa kelas VI semester II SDN 17 Dangin Puri Kota Denpasar Kecamatan Denpasar Utara tahun ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahapan yaitu : perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VI SDN 17 Dangin Puri tahun ajaran 2013/2014 yang berjumlah 30 orang siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui metode tes. Data hasil belajar diperoleh dengan metode tes. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan model pembelajaran Explicit Instruction berbantuan media konkret pada mata pelajaran IPA dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI SDN 17 Dangin Puri tahun ajaran 2013/2014. Hal ini terlihat dari rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 75,17 dan pada Siklus II rata-rata hasil belajar siswa meningkat menjadi 80,83. Sedangkan persentase ketuntasan belajar pada siklus I yaitu 73,33% yang berada pada kategori “cukup”, mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 86,67% berada pada kategori “tinggi”. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Explicit Instruction berbantuan media konkret pada mata pelajaran IPA dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI SDN 17 Dangin Puri tahun ajaran 2013/2014.Kata Kunci : Kata kunci : Explicit Instruction, Media Konkret, hasil belajar IPA This research aims to determine the improvement of learning outcomes through the application of natural science learning model of explicit instruction, aided by the concrete media of the sixth grade student second semester at SDN 17 Dangin Puri Denpasar in academic year 2013/2014. This type of research is classroom action research was conducted in two cycles. Each cycle consists of four phases: planning, implementation, observation, and reflection. the subject of this research is the sixth grade students of SDN 17 Dangin Puri Denpasar who were 30 people. data collection in this research conducted through the test method. Learning outcomes data obtained with the method, further test data were analyzed using descriptive analysis of quantitative and qualitative. The result showed that the application of learning model of explicit instruction aided by concrete media on the subject of natural science is able to improve learning outcomes of the sixth grade student of SDN 17 Dangin Puri Denpasar in academic year 2013/2014. it's seen from the average student learning outcomes in the first cycle of 75,17 and in the second cycle of the average student learning outcomes increased to 80,83. percentage while mastery learning on the first cycle is 73,33% which is in the category is quite. it's increased to 86,67% in the second cycle at the high category. Thus, it can be concluded of this research is the application of learning model of explicit instruction aided by concrete media on the subject of natural science is able to improve learning outcomes of the sixth grade student of SDN 17 Dangin Puri Denpasar in academic year 2013/2014.keyword : Keywords : explicit instruction, concrete media, natural science learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE BERBANTUAN POWERPOINT TERHADAP HASIL BELAJAR PKN SISWA KELAS V SD NO 3 BENOA BADUNG ., Ni Made Ari Budi Artini; ., Drs. I Made Suara, M.Pd; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1861

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) berbantuan media PowerPoint dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional siswa kelas V Sekolah Dasar No 3 Benoa Badung. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD No 1 Tuban tahun pelajaran 2013/2014. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah nilai hasil belajar PKn di kelas eksperimen maupun di kelas kontrol dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda satu jawaban benar (post test). Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diperoleh rata-rata hasil belajar PKn kelompok eksperimen adalah 83,86 dan rata-rata hasil belajar PKn kelompok kontrol adalah 75,64. Data dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan secara signifikan hasil belajar PKn siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) dengan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional (thitung 10,84 > ttabel = 2,000). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar PKn pada siswa kelas V Sekolah Dasar No 3 Benoa Badung.Kata Kunci : model Value Clarification Technique (VCT),power point, hasil belajar Pkn The objective of this study is to determine the significant differences between students’ learning outcomes of Pkn which used Value Clarification Technique (VCT) which assist by Power Point Media with the students who use the conventional teaching of the fifth grade students of SD No 3 Benoa Badung. This study is a quasy experiment with the design of the study is a non-Equivalent control group design. The population of this study is conducted to the fifth grade students of SD No 3 Benoa in academic year 2013/2014. Samples were taken with a random sampling technique. The data collected is the value of the PKn studies in the experimental class and the control class collected using a multiple-choice test with one correct answer (post test). The research shows did it the result of study PKn eksperiment group is 83,86 and the mean result of study PKn is 75,64. Data was analyzed by t-test. The result showed there were significant differences in learning outcomes of students who learned PKN with using Value Clarification Technique (VCT) which assist by Power Point Media with students who learned with using Conventional Learning (thitung 10,84 > ttabel = 2,000). Thus, we can conclude that Value Clarification Technique (VCT) model significantly influence the results of Pkn studies of the fifth grade students of SD No 3 Benoa Badung.keyword : Value Clarification Technique (VCT) model, Power Point, the result of study Pkn.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TUNTAS (MASTERY LEARNING) BERBANTUAN MEDIA POWERPOINT TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD NEGERI 2 TIBUBENENG KUTA UTARA-BADUNG ., Ni Luh Diantari; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3079

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang belajar melalui model pembelajaran tuntas (mastery learning) berbantuan media powerpoint dengan kelompok siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Negeri 2 Tibubeneng Kuta Utara-Badung Tahun Pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan Nonequivalent Control Group Desain. Populasi meliputi seluruh siswa kelas V di SD Negeri 2 Tibubeneng yang berjumlah 106 siswa. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Hasil pengundian diperoleh siswa kelas VB sebagai kelompok eksperimen berjumlah 35 orang dan siswa kelas VA sebagai kelompok kontrol berjumlah 36 orang. Metode pengumpulan data digunakan metode tes jenis objektif bentuk soal pilihan ganda biasa. Data yang telah terkumpul dianalisis menggunakan metode analisis statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, rata-rata hasil belajar IPS siswa kelas V yang dibelajarkan melalui model pembelajaran tuntas (mastery learning) berbantuan media powerpoint lebih besar dari siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional (80,2>68,7). Demikian pula hasil analisis uji hipotesis diperoleh thit = 4,54, sedangkan pada taraf signifikan 5% (dk = 35+ 36–2=69) diperoleh ttabel = 2,000. Dengan demikian nilai thitung > ttabel (4,54 > 2,000) sehingga Ho ditolak. Maka dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang belajar melalui model pembelajaran tuntas (mastery learning) berbantuan media powerpoint dengan kelompok siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran tuntas (mastery learning) berbantuan media powerpoint berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPS Siswa kelas V SD Negeri 2 Tibubeneng Tahun Pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : Pembelajaran Tuntas (Mastery Learning), Powerpoint, Hasil Belajar IPS This research aims to know the significant difference between the IPS subject study results of students who complete learning model through mastery learning using powerpoint with media groups of students learning through conventional in students of class V SD Negeri 2 Tibubeneng North Kuta-Badung. This research is quasi experimental research design with Nonequivalent Control Group design. The population covers the entire grade V in SD Negeri 2 Tibubeneng which are 106 students. Determination of samples is carried out by random sampling technique, which is contrary to the class to specify the experimental group and control group. The results of the draw obtained for the students classes VB as experimental groups consists of 35 students and grade VA consists of 36 students. A method of data collection used the method of objective type tests are multiple choice question form. Data that has been collected is analyzed using statistical analysis method of inferensial (test-t). Based on the result analysis of data, the average results obtained studying IPS V taught through the mastery learning model using powerpoint media assisted more than students who are learning through conventional (80,2 > 68,7). A similarly the test hypothesis analysis results obtained ttest = 4.54, while at 5% significance (dk = 35+36-2=69) obtained ttable = 2,000. Thust ttest >ttabel (4,54 > 2,000) which mean Ho rejected. It can be concluded that there is a significant difference study result of IPS subject between a group of students who taught through the mastery learning model using powerpoint with a group of students who taught through learning conventional. Thus it can be concluded that the mastery learning model assisted with powerpoint media influence significantly to learning outcomes IPS subject grade V SD Negeri 2 Tibubeneng.keyword : Mastery Learning, Powerpoint, IPS learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE CIRC TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V DI DESA PENARUKAN KELAS V DI DESA PENARUKAN ., Putu Agus Kuswandana; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2472

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran kooperatif tipe CIRC dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa SD kelas V di Desa Penarukan. Penelitian ini tergolong eksperimen semu dengan desain post-test only control group design. Populasi penelitian adalah semua SD yang ada di Desa Penarukan khusunya siswa kelas V yang berjumlah 109 orang, sedangkan sampel penelitian adalah SD No. 5 Penarukan dan SD No. 3 Penarukan sebanyak 44 orang yang diambil secara random. Data tentang hasil belajar siswa dikumpulkan dengan metode tes. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif dan uji-t.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe CIRC dan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model konvensional pada mata pelajaran IPS siswa kelas V pada semester 1 tahun pelajaran 2013/2014 SD di Desa Penarukan. Hal ini ditunjukkan oleh thitung 11,84 > ttabel 2,021. Skor rata-rata yang diperoleh antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe CIRC yaitu 17,42 yang berada pada kategori tinggi dan siswa yang belajar menggunakan model konvensional yaitu 13,91 yang berada pada kategori sedang. Hal itu berarti model pembelajaran kooperatif tipe CIRC berpengaruh terhadap hasil belajar IPS Siswa SD di Desa Penarukan daripada model konvensional.Kata Kunci : model pembelajaran CIRC, hasil belajar This research aims to determine the differences of social studies learning outcomes between students who were used the cooperative learning CIRC model and students who were used conventional learning models in grade V elementary school in the Penarukan village. This research was kind of quasi-experimental study with post test only control group design. This study used all students in the Penarukan village especially grade V students totaling 109 students , while the sample is SD No. 5 Penarukan and SD No. 3 Penarukan there are 44 students taken at random . Data collected on students learning outcomes with the test metod. Data were analyzed using descriptive analysis techniques and t-test. The result of study showed that there was a significant differences students learning outcomes between students who were used cooperative learning CIRC model and a students who were used conventional models at grade V semester 1 in lesson 2013/2014 elementary school in the Penarukan village. It showed that 11.84 t hitung > t tabel 2.021 . The mean score obtained by the students who were used cooperative learning CIRC model is 17.42 which is at the high category and students who used conventional models is 13.91 which is at the middle category . That means cooperative learning CIRC model showed effect on learning outcomes than conventional models.keyword : cooperative learning CIRC, learning outcomes
MODEL PEMBELAJARAN BCCT BERBANTUAN MEDIA MANIPULATIF BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA ., Ida Ayu Emadwiastini; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2202

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran BCCT berbantuan media manipulatif dan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Kontrol Group Desain. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas V di SD Gugus 1 Kuta Utara berjumlah 441 siswa yang tersebar pada 6 sekolah. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar matematika dengan metode tes dan observasi yang merupakan penggabungan nilai kognitif dan afektif. Nilai kognitif dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar dalam bentuk pilihan ganda biasa sedangkan nilai afektif dikumpulkan melalui lembar observasi sesuai dengan karakter yang dikembangkan. Data yang terkumpul dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran BCCT berbantuan media manipulatif dan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional. Hal ini terlihat pada hasil analisis uji-t diperoleh bahwa thitung 5,194 > ttabel=2,000 dan derajat kebebasan (dk=40+39-2=77) dengan taraf signifikansi 5%. Rata-rata hasil belajar matematika siswa kelas V yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran BCCT berbantuan media manipulatif lebih dari siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional (78,80>73,45). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran BCCT berbantuan media manipulatif berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD Gugus 1 Kuta Utara. Kata Kunci : Model BCCT, Hasil Belajar,Media Manipulatif. This study aims to find out whether significant difference of mathematic learning result between the students who applied with teaching and learning model of BCCT helped with manipulative media with the one who applied and conventional teaching and learning. This study was quasy experiment research with noneqivalent control group design. Populations in this study were fifth graders in SD Gugus 1 Kuta Utara amounted to 441 students spread in 6 schools. Sample was taken in random sampling technique. Data have been collected that was learning result of mathematica with test method and observation which it is merger of cognitive and affective value. Cognitive value was collected by using learning result test in the form of multichoice and affective value was collected through observational sheet as according with character developed. Data analyzed collected with t-test. The result showed that there were significant differences of mathematica learning result between the students who applied with teaching and learning model of BCCT helped with manipulative media and the one who applied with conventional teaching and learning. It can be viewed at the analysis result of t-test obtained tcalculate 5,194 > t-table=2,00 with degree of freedom (df=40+39-2=77) with significancy level 5%. The mean of mathematic learning result at the fifth graders who was applied with teaching and learning model of BCCT helped with manipulative media (78,80>73,45). Thus it can be concluded that teaching and learning model of BCCT helped by manipulated media have affect toward learning result of mathematic at the fifth graders of SD Gugus 1 North Kuta. keyword : Model BCCT, Learning Result, Manipulative Media
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TANDUR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA DITINJAU DARI MINAT BELAJAR SISWA ., Gusti Ayu Made Septina Witari Dewi; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3774

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh model pembelajaran TANDUR terhadap hasil belajar IPA ditinjau dari minat belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V sekolah dasar Gugus XV Kecamatan Buleleng yang berjumlah 236. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas eksperimen dan dua kelas kontrol, dipilih dengan teknik Random Sampling. Desain penelitian yang digunakan yaitu ?Non equivalent Post-test Only Control Grup Design?. Data dikumpulkan dengan tes minat belajar dan tes hasil belajar. Data yang diperoleh diolah menggunakan analisis varians dua jalur dan dilanjutkan dengan uji Scheffe. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh hasil sebagai berikut. Pertama, terdapat perbedaan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran TANDUR dengan model pembelajaran konvensional (Fhit >Ftab, Fhit = 47,38 dan Ftab = 4,00). Kedua, terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan minat belajar terhadap hasil belajar IPA ( FABhit >Ftab, FABhit = 293,46 dan Ftab = 4,00). Ketiga, terdapat perbedaan hasil belajar IPA pada siswa yang memiliki minat belajar tinggi, yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran TANDUR dengan model pembelajaran konvensional (Fhit>Ftab, Fhit = 288,34 dan Ftab = 3,74). Keempat, terdapat perbedaan hasil belajar IPA pada siswa yang memiliki minat belajar rendah, yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kovensional dengan model pembelajaran TANDUR (Fhit>Ftab, Fhit= 52,50 dan Ftab= 3,74).Kata Kunci : model pembelajaran TANDUR, hasil belajar IPA, minat belajar This study intended to describe the effect of the TANDUR learning model in learning science outcome in terms of students?interest. This study was a quasi-experiment . The population in this study were all fifth grade elementary school students cluster XV Buleleng amount of 236. The sample consisted of two experimental classes and two control classes, selected by random sampling technique. The study design used was "Non Equivalent Post-test Only Control Group Design ". The data collected by test learning and achievement test . The data obtained were analyzed using analysis of variance followed by two lines and Scheffe test. Based on the analysis of thedata, showed the following results. First, there were differences between students learning outcomes who learned science using TANDUR model learning and conventional learning models (Fhit>Ftab, Fhit=47.38 and Ftab= 4.00). Second, there was the effect of the interaction between the model of learning and learning interested toward science learning out comes ( FABhit>Ftab, FABhit=293.46 and Ftab=4.00 ). Third, there were differences in science learning outcomes for students who have high learning interest that learned using TANDUR and conventional learning models (Fhit>Ftab, Fhit = 288.34 and Ftab = 3.74). Fourth, there were differences in science learning outcomes for students who have low learning interest, that learned using the conventional learning model and TANDUR learning model (Fhit>Ftab, Fhit=52.50 and Ftab=3.74).keyword : TANDUR learning model, science learning outcomes, learning interest
PENDEKATAN KONTEKSTUAL BERBASIS REACT BERBANTUAN BAHAN AJAR BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPS ., Gusti Ngurah Bagus Tirtayadnya; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1886

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan kontekstual berbasis REACT berbantuan bahan ajar dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional di kelas V SD Gugus III Abiansemal tahun 2013/2014. Jenis penelitian yang digunakan eksperimen semu dengan nonequivalent control group design. Populasi yang digunakan seluruh siswa kelas V Sekolah Dasar gugus III Abiansemal. Penentuan Sampel ditentukan dengan teknik random sampling dan diperoleh siswa kelas V SD No 1 Bongkasa sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SD No 2 Bongkasa sebagai kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes objektif pilihan ganda dan observasi. Data dianalisis menggunakan analisis statistik uji-t. Hasil penelitian ini menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan kontekstual berbasis REACT berbantuan bahan ajar dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional. Ini dapat dilihat dari hasil analisis data yakni thit > ttab yaitu 4,103 > 2,00. Rata-rata hasil belajar IPS kelompok eksperimen lebih tinggi dari kelompok kontrol yaitu 67,81 > 58,13. Hal ini berarti penerapan pendekatan kontekstual berbasis REACT berbantuan bahan ajar berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD gugus III Abiansemal tahun 2013/2014.Kata Kunci : Pendekatan kontekstual berbasis REACT , bahan ajar, hasil belajar IPS This study aimed to determine significant differences of social studies learning outcomes between students who learned by contextual approach based REACT assisted teaching materials and the students who learned by conventional learning in the fifth grade elementary Cluster III Abiansemal 2013/2014. The research used a quasi-experimental with a nonequivalent control group design. The population used throughout Elementary School fifth grade students in Cluster III Abiansemal. Determination of the sample was determined by random sampling technique and fifth grade elementary school students number 1 Bongkasa as the experimental group and fifth grade elementary school students number 2 Bongkasa as a control group. The data collection technique used is multiple choice objective tests and observation. The data were analyzed using t-test. These results indicate there are significant differences of social studies learning outcomes between students who learned by contextual approach based REACT assisted teaching materials and the students who learned by conventional learning. It can be seen from the results of the data analysis is tvelue > tcv ie 4.103 > 2.00. The average of learning outcomes social studies experimental group is higher than control group ie 67.81 > 58.13. This means the application of a contextual approach based REACT assisted by teaching materials affect the learning outcome of social studies fifth grade elementary school students in Cluster III Abiansemal 2013/2014keyword : contextual approach based REACT, teaching materials, social studies learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CHILDREN’S LEARNING IN SCIENCE BERBANTUAN MEDIA POWERPOINT TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD NEGERI GUGUS LETDA KAJENG, DENPASAR UTARA ., Pande Nyoman Tri Tresna Dewi; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model Children?s Learning In Science berbantuan media powerpoint dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Negeri Gugus Letda Kajeng Denpasar Utara Tahun Pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Negeri Gugus Letda Kajeng Denpasar Utara Tahun Pelajaran 2013/2014, sebanyak 359 orang. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data hasil belajar IPA yang dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda biasa dan dianalisis menggunakan analisis statistik parametrik (uji-t). Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model Children?s Learning In Science berbantuan media powerpoint dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil uji- t dengan db = 64 dan taraf signifikansi 5% diperoleh thitung=3,83 dan ttabel=2,000. Berdasarkan kriteria pengujian thitung> ttabel (3,83>2,000) maka Ho ditolak dan Ha diterima. Rata-rata hasil belajar IPA yang diperoleh antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model Children?s Learning In Science berbantuan media powerpoint lebih tinggi dari siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional (82,25>77,49). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model Children?s Learning In Science berbantuan media powerpoint berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri gugus Letda Kajeng Denpasar Utara tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : CLIS, hasil belajar, powerpoint This study aims to determine significant differences of science learning outcomes between students that learned by implementing Children?s Learning In Science media powerpoint with students who learned with the conventional learning in fifth grade SD gugus Letda Kajeng North Denpasar of academic year 2013/2014. This research was a quasi experimental study with research design that is used is Non Equivalent Control Group Design. The population in this research were all students of fifth grade in SD gugus Letda Kajeng North Denpasar of academic year 2013/2014 totaling 359 students. Samples were taken with a random sampling technique. Science learning outcomes data collected by multiple choice test instrument and analysis of the analyzed using parametric statistical analysis t-test. The results showed that there were significant differences of science learning outcomes between students that learned through implementing CLIS media powerpoint with students who learned with conventional learning. Based on the t-test results obbained tvalue = 3,83 and ttable at db= 64 and the 5% significance level = 2,000. Based on the testing criteria that tvalue> ttable (3,83>2,000), then Ho is rejected and Ha accepted. The average of science students outcomes between students who learned with CLIS media powerpoint higher than students who learned with conventional learning (82,25>77,49). It can be concluded that the CLIS media powerpoint significant influence against the outcomes of science studies fifth grade students in SD gugus Letda Kajeng of North Denpasar of academic year 2013/2014. keyword : CLIS, powerpoint,outcomes learning
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF BERBASIS MASALAH BERBANTUAN MEDIA AUDIOVISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V SD NEGERI 1 UBUD GIANYAR ., Ni Gusti Ayu Purnama Santi; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2494

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional di kelas V SD Negeri 1 Ubud Gianyar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian Nonequivalent Control Group. Populasi meliputi seluruh siswa kelas V SD Negeri 1 Ubud dalam 3 kelas yaitu kelas VA,VB,VC tahun ajaran 2013/2014. Populasi penelitian yang berjumlah 117 siswa. Sampel penelitian yang digunakan adalah 78 orang yang dipilih secara random sampling melalui random kelas. Kelas VA sebagai kelompok eksperimen dan kelas VB sebagai kelompok kontrol. Instrumen dalam penelitian ini berupa tes hasil belajar IPA siswa. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis statistic parametric. Untuk menguji hipotesis digunakan analisis uji-t. Berdasarkan hasil analisis ditemukan hasil sebagai berikut, rerata post-test kelompok eksperimen 70,06 dan kelompok kontrol 63,46. Uji hipotesis dilakukan terhadap skor post-test dengan hasil pengujian uji-t yaitu thit = 3,515 > ttab = 2,000. Berdasarkan hasil uji hipotesis yang dilakukan berarti terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran kooperatif berbasis masalah berbantuan media audiovisual dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Negeri 1 Ubud Gianyar, maka dapat direkomendasikan bahwa model pembelajaran kooperatif berbasis masalah berbantuan media audiovisual dapat digunakan sebagai alternatif model pembelajaran pada mata pelajaran IPA di sekolah dasar.Kata Kunci : kooperatif berbasis masalah, media audiovisual, hasil belajar This study aims to determine significant differences in learning outcomes of IPA between students who take a problem-based cooperative learning aided audiovisual media with students who take conventional learning in class V SD Negeri 1 Ubud Gianyar. This research is a quasi-experimental study design Nonequivalent the Control Group. The population covers the entire the fifth grade students of SD Negeri 1 Ubud in 3 classes, namely class VA, VB, VC academic year 2013/2014. The study population totaled 117 students. Samples used this research ware 78 randomly selected through a random sampling of classes class VA as a experimental group and class VB as a control group. Instrument in this research in the form of achievement tes IPA. The data obtained were analyzed using parametric statistical analysis. To test the hypothesis used t-test analysis . Based on the analysis found the following results, the mean post-test experimental group and the control group 63.46 70.06. Hypothesis testing is done on the score posttestt with test results that t-test thit = 3.515 > ttab = 2,000. Based on the results of hypothesis tests performed means that there are significant differences in learning outcomes IPA between students who take a problem-based cooperative learning aided audiovisual media by students who take conventional learning in the fifth grade students of SD Negeri 1 Ubud Gianyar, it can be recommended that the assisted cooperative learning problem based audiovisual media can be used as an alternative learning approach to teaching science in elementary schools.keyword : cooperative problem-based, audiovisual media, learning outcomes

Page 11 of 59 | Total Record : 582


Filter by Year

2014 2014


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue