cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 582 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2014):" : 582 Documents clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS IV SEMESTER GANJIL GUGUS VI KECAMATAN BANJAR ., Kadek Hendi Sutanto; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., Drs. Gede Raga, M.Si
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2272

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan prestasi belajar Matematika antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model Pembelajaran Matematika Realistik dan model Pembelajaran Konvensional. Penelitian ini tergolong jenis penelitian quasi experiment dengan rancangan penelitian the post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di Gugus VI Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng tahun ajaran 2013/2014 yang berjumlah 124 orang. Sampel penelitian diambil melalui teknik simple random sampling. Sampel penelitian yang diperoleh adalah siswa kelas IV SD Negeri 2 Kayuputih dan SD Negeri 3 Kayuputih yang berjumlah 19 dan 37. Instrumen penelitian adalah tes prestasi belajar. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji T. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan prestasi belajar Matematika yang signifikan antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model Pembelajaran Matematika Realistik dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan model Pembelajaran Konvensional {sig.2,31)}. Kata Kunci : Pembelajaran Matematika Realistik, Pembelajaran Konvensional, Prestasi Belajar Matematika. This study aimed at analyzing the difference between of mathematics learning achievement student who learned with Realistic Mathematics Learning Model and Conventional Learning Model. The research was quasi experiment by the the post-test only control group design. Research population was the students at grade IV of VI group Elementary School in Banjar district, Buleleng regency on academic year 2013/2014 that consists of 124 people. The sample of this study was SD Negeri 2 Kayuputih and SD Negeri 3 Kayuputih that consists of 19 and 37. Research instrument is achievement learning test. The data were analyzed by descriptive statistics and T-test. The results showed that there was significant effect of Realistic Mathematics Learning Model toward mathematics learning achievement student grede 4 semesters 1 in Banjar districts of Buleleng regency on 2013/2014 studied years. {sig.2,31)}.keyword : Realistic Mathematics Learning Model, Conventional Learning Model, Mathematics Learning Achievement.
PENERAPAN PENDEKATAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK INDONESIA UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD NEGERI 4 SUWUG KECAMATAN SAWAN KABUPATEN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Komang Agus Artawan; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3873

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar yang ditunjukkan dari prestasi belajar Pendidikan Matematika Realistik pada siswa kelas V SD N.4 Suwug, setelah digunakan pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia. Penelitian ini dirancang dengan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Subyek penelitian adalah siswa kelas V SDN 4 Suwug yang berjumlah 23 orang siswa yang terdiri dari 11 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Pada siklus I menunjukkan aktivitas belajar siswa sebesar 69.74, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 73.13.Pada siklus I menunjukkan hasil belajar siswa sebesar 56.52 sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 70.43. Kata Kunci : PMRI, Aktivitas, dan Hasil Belajar. The purpose of this study was to determine the increase in activity and learning outcomes of learning achievements demonstrated Realistic Mathematics Education in fifth grade elementary school students Suwug n.4, after the approach used Indonesian Realistic Mathematics Education. This study was designed with the classroom action research conducted in two cycles. Subjects were fifth grade students of SDN 4 Suwug totaling 23 students consisting of 11 male students and 12 female students. In the first cycle shows students' learning activity by 69.74, while in the second cycle increased to 73.13.Pada cycle I shows the results of student learning at 56.52, while in the second cycle increased to 70.43. keyword : PMRI, Activities, and Learning Outcomes
MODEL PEMBELAJARAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS SRIKANDI ., I Made Ery Wibawa; ., Drs. I Made Suara, M.Pd; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1998

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelas yang dibelajarkan melalui Model pembelajaran STM dengan kelas yang dibelajarkan melalui pembelajaran Konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Srikandi Denpasar Timur Tahun Ajaran 2013/2014. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Gugus Srikandi berjumlah 581 siswa dari SD. Sampel diambil dengan teknik random sampling terdiri dari 33 siswa di SD N 10 Sumerta dan 30 siswa di SD 5 Sumerta. Data mengenai hasil belajar IPA dikumpulkan dengan menggunakan tes objektif. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik uji-t. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelas yang dibelajarkan melalui Model pembelajaran STM dengan kelas yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Srikandi Denpasar Timur Tahun Ajaran 2013/2014, hal ini dapat dibuktikan thitung = 2,68 > ttabel (α = 0.05, 61) = 2,00, dengan nilai rata-rata hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran STM 79 dan kelas yang dibelajarkan melalui pembelajaran Konvensional 73,2. Dengan demikian dapat disimpulkan Model pembelajaran STM berpengaruh terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SD Gugus Srikandi Denpasar Timur Tahun Ajaran 2013/2014. Kata Kunci : Model Pembelajaran STM, Hasil Belajar The purpose of this research were determined an significant existance of difference of IPA learning outcome among class that has been learned through STM learning model and convensional learning model, in 5th class of SD Gugus Srikandi Denpasar Timur on 2013/2014 academic year. This study were quasi-experimental research which design as nonequivalent control group design. The population of this research were all of 5th grade student in SD Gugus Srikandi Denpasar Timur with 581 number of respondent. Sample were choosed by random sampling technique and consisted of 33 number of student in SD N 10 Sumerta, 30 number of student in SD N 5 Sumerta. The data of this research were analyzed by t-test statistics technique. The reselut of this study showed that a significant difference of IPA learning outcome among class that has been learned through STM learning model and convensional learning model, in 5th class of SD Gugus Srikandi Denpasar Timur on 2013/2014 academic year, this result were proofed that t-test = 2,68 > t-table (α = 0.05, 61) = 2,00, with average value of IPA learning outcome that has been learned through STM learning model were 79 and 73,2 for class that has been learned through convensional learning model. So, it could been conclude that STM learning model having an affect toward IPA learning outcome on 5th grade student of SD Gugus Srikandi Denpasar Timur on 2013/2014 academic year. keyword : Sains Technology Society Learning Model and IPA Learning Outcomes
PENGARUH METODE HILL CLIMBING (PENDAKIAN BUKIT) BERBANTUAN LKS TERSTRUKTUR TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD GUGUS 1 KARANGASEM TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., I Putu Aurora; ., Dra. Desak Putu Parmiti,MS; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3223

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika antara kelas yang dibelajarkan dengan metode Hill Climbing (Pendakian Bukit) berbantuan LKS terstruktur dengan kelas yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional siswa kelas V Sekolah Dasar Gugus I Karangasem. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Sampel dari penelitian ini adalah siswa kelas V di Sekolah Dasar No. 3 Seraya Tengah sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V di Sekolah Dasar No. 1 Seraya Tengah sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar matematika dikumpulkan melalui tes hasil belajar yang kemudian dianalisis secara statistik deskriptif dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, rata-rata skor hasil belajar matematika yang dicapai kelas eksperimen adalah 23,25 atau 77,5% dengan kategori tinggi. Sementara rata-rata skor yang dicapai kelas kontrol yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional adalah 18,50 atau 61,7% dengan kategori cukup. Berdasarkan pengujian hipotesis dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar matematika yang signifikan antara kelas yang dibelajarkan dengan metode Hill climbing (Pendakian Bukit) berbantuan LKS terstruktur dengan kelas yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : Metode Hill Climbing (Pendakian Bukit), LKS terstruktur, hasil belajar This study aimed at knowing the differences in math learning outcomes between the Math class which was taught by Hill Climbing method with structured worksheet with the class which was taught by conventional method on the fifth grade students of SD Gugus I Karangasem. This study was a quasi experimental study. The population was the fifth grade students of SD No. 3 Seraya Tengah as the experiment group and the fifth grade students of SD No. 1 Seraya Tengah as the control group. The data was collected through the test’s outcomes which were analyzed descriptive statistically and t-test. The result of the study shows that the average score of Math learning outcomes on the experiment class was 23,25 or 77,5% with high category. While the average score of control group which was taught by conventional method was 18,50 of 61,7% with adequate category .Based on the hypothesis’ test, it can be concluded that there were significant differences between the class who was taught by Hill Climbing method with structured worksheet with the class which was taught by conventional method.keyword : Hill Climbing Method, Structured Worksheet, Students’ Learning Outcomes
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEADS TOGETHER UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS V SD NO. 7 KAMPUNG BARU KECAMATAN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Kadek Sweca Adnyana; ., Drs. Made Sumantri; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3000

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Berdasarkan masalah yang ditemukan di lapangan terkait rendahnya aktivitas dan hasil belajar siwa, maka solusinya adalah dengan menerapkan model pembelajaran Kooperatif tipe NHT (Numbered Heads Together). Dalam penelitian ini yang menjadi subjek penelitiannya adalah siswa kelas V SD N 7 Kampung Baru tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 19 siswa yang terdiri dari 10 siswa laki-laki dan 9 siswa perempuan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Kooperatif tipe NHT (Numbered Heads Together) dapat meningkatkan aktivitas belajar IPA pada siswa kelas V di SD No. 7 Kampung Baru tahun pelajaran 2012/2013. Hal ini terlihat dari adanya peningkatan persentase rata-rata aktivitas belajar siswa sebesar 11,20%, dari 64,40% dalam kategori cukup aktif pada siklus I menjadi 81,18% atau berada pada kategori aktif pada siklus II. Penerapan model pembelajaran Kooperatif tipe NHT (Numbered Heads Together) dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas V di SD No. 7 Kampung Baru tahun pelajaran 2012/2013. Hal ini terlihat dari adanya peningkatan persentase rata-rata hasil belajar siswa dari 65,80% atau berada pada kategori cukup dengan ketuntasan belajar sebesar 58,06% pada siklus I menjadi 73,50% atau berada pada kategori baik pada siklus II dengan ketuntasan belajar sebesar 83,87%. Adapun persentase peningkatan rata-rata hasil belajar dari siklus I ke siklus II sebesar 8,02%. Kata Kunci : Model Kooperatif, Numbered Heads Together, aktivitas, hasil belajar. This study is a classroom action research that aims to improve the activity and student learning outcomes . Based on the problems found in the related field of low activity and learning outcomes siwa , then the solution is to implement cooperative learning model NHT ( Numbered Heads Together ) . In this study, the subject of his research is the fifth grade students of SD N 7 Kampung Baru school year 2012/2013 , amounting to 19 students consisting of 10 boys and 9 girls . Based on the results of this study concluded that the implementation of cooperative learning model NHT ( Numbered Heads Together ) can enhance science learning activities in class V in SD No. . 7 Kampung Baru school year 2012/2013 . It is evident from the increase in the average percentage of students' learning activities by 11.20 % , from 64.40 % in the moderately active category in the first cycle to 81.18 % or are in the active category on the second cycle . The implementation of cooperative learning model NHT ( Numbered Heads Together ) can improve science learning outcomes in class V in SD No. . 7 Kampung Baru school year 2012/2013 . It is evident from the increase in the average percentage of student learning outcomes or 65.80 % are in the category with enough mastery learning of 58.06 % in the first cycle to be at 73.50 % or better on the second cycle category with mastery learning amounted to 83.87 % . The average percentage improvement of learning outcomes from the first cycle to the second cycle of 8.02 % .keyword : Cooperative models, Numbered Heads Together activities, learning outcomes.
Pengaruh Model Pembelajaran Mind Mapping Terhadap Keterampilan Membaca Siswa Kelas V SD Gugus IV Sukawati Gianyar Tahun Ajaran 2013/2014 ., I Made Suka Somartana; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2310

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan keterampilan membaca siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Mind Mapping dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Konvensional kelas V SD Gugus IV Sukawati Gianyar Tahun Ajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah semua siswa Kelas V SD Gugus IV Sukawati Gianyar Tahun Ajaran 2013/2014. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah nilai keterampilan membaca di kelas eksperimen maupun di kelas kontrol dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda biasa satu jawaban benar (post test) yang valid dan reliabel. Data dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan membaca siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Mind Mapping dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Konvensional (thitung 7.867 > ttabel = 2.000). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Mind Mapping berpengaruh signifikan terhadap keterampilan membaca pada siswa kelas V SD Gugus IV Sukawati Gianyar Tahun Ajaran 2013/2014.Kata Kunci : Bahasa Indonesia , Mind Mapping, keterampilan membaca The objective of this study is to determine the significant differences of the student’s ability in reading which used Mind Mapping Technique with the students who use the conventional learning of the fifth grade SD Gugus IV Sukawati Gianyar in academic years 2013/2014. This study is a quasy experiment with the design of the study is a non Equivalent control group design. The population of this study is conducted to all of the fifth grade students of SD Gugus IV Sukawati Gianyar in academic years 2013/2014. Samples were taken with a random sampling technique. The data collected is the value of the reading ability studies in the experimental class and the control class collected using a multiple-choice test with one correct answer (post test). Data was analyzed by t-test. The result showed there were the significant differences of the student’s ability in reading which used Mind Mapping Technique with the students who use the conventional learning (tcount 7.867 > ttable = 2.000). Thus, we can conclude that Mind Mapping technique significantly influence the student’s ability in reading of the fifth grade SD Gugus IV Sukawati Gianyar in academic years 2013/2014. keyword : Indonesian language, Mind Mapping, reading ability
PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN PADA MUATAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS IV SD NEGERI 9 PEDUNGAN TAHUN AJARAN 2013/2014 ., Komang Try Martiana Devi; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4291

Abstract

Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa setelah penerapan pendekatan pembelajaran Kontekstual (CTL) dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia. Subjek Penelitian ini adalah seluruh siswa siswa kelas IV di SD Negeri 9 Pedungan Kecamatan Denpasar Selatan tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 40 orang siswa. Adapun data dikumpulkan dengan metode tes dan selanjutnya dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Sebelum penelitian, rata-rata hasil belajar siswa sebesar 65,00. Dilihat dari Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebesar 70, hasil belajar siswa masih tergolong rendah. Hasil penelitian ini menunjukkan rata-rata persentase keterampilan membaca pemahaman pada siklus I sebesar 71,37% dengan kategori sedang, rata-rata persentase hasil belajar pada siklus II sebesar 80,12% dengan kategori tinggi. Terjadi peningkatan keterampilan membaca pemahaman dari siklus I ke siklus II sebesar 8,75%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan pembelajaran Kontekstual (CTL) dapat meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa kelas IV SD Negeri 9 Pedungan Kecamatan Denpasar Selatan. Oleh karena itu, disarankan kepada guru Bahasa Indonesia agar menerapkan pendekatan pembelajaran Kontekstual (CTL) untuk meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa.Kata Kunci : Pendekatan kontekstual, keterampilan membaca pemahaman. This study is class action research (PTK) and it was conducted in two cycles. This study aims to improve comprehend reading skill student learning result after implementation of contextual teaching-learning approach (CTL) in subject of Indonesia language. Subject of this study was all the student grade IV at SD Negeri 9 Pedungan subdistrict of South Denpasar in academic year of 2013/2014 by number of 40 students. Data was collected by using test method and then analyzed by using quantitative descriptive analysis. Before research, the mean of student’s learning result was 65,00. Viewed from criteria of minimal completeness (KKM) was 70, the student comprehend reading skill still low. The result of this study showed the mean of procentage comprehend reading skill at first cycle was 71,37% with moderate category, the mean of procentage comprehend reading skill at second cycle was 80,12% with high category. There was improvement comprehend reading skill from first cycle to second cycle was 8,75%. Based on the learning result can be concluded that application of contextual teaching-learning approach (CTL) can improve comprehend reading skill of the student grade IV SD Negeri 9 Pedungan, subdistrict of South Denpasar. Therefore it will be suggested to the Indonesia language teacher should apply the contextual learning approach (CTL) to improve comprehend reading skill. keyword : Contextual approach, comprehend reading skill.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING BERBANTUAN MEDIA GRAFIS TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS IV SD DI GUGUS 4 KECAMATAN BUSUNGBIU ., Eddy Permana Putra; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2037

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) hasil belajar Matematika siswa kelas IV SD di Gugus 4 Kecamatan Busungbiu Kabupaten Buleleng yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional, (2) hasil belajar Matematika siswa kelas IV SD di Gugus 4 Kecamatan Busungbiu Kabupaten Buleleng yang dibelajarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media grafis, (3) perbedaan yang signifikan hasil belajar Matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model inkuiri terbimbing berbantuan media grafis dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional pada siswa kelas IV SD di Gugus 4 Kecamatan Busungbiu Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV Gugus 4 Kecamatan Busungbiu Kabupaten Buleleng yang berjumlah 144 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD Negeri Titab yang berjumlah 19 orang dan siswa kelas IV SD Negeri 1 Telaga yang berjumlah 14 orang. Data hasil belajar Matematika dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda dan data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa kelompok eksperimen tergolong sangat tinggi dengan rata-rata 21,45. Sedangkan, hasil belajar Matematika siswa kelompok kontrol tergolong tinggi dengan rata-rata 15,79. Terdapat perbedaan hasil belajar Matematika yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model inkuiri terbimbing berbantuan media grafis dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional (thitung > ttabel, thitung = 5,411 dan ttabel = 2,201). Dengan demikian, model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media grafis berpengaruh terhadap hasil belajar Matematika siswaKata Kunci : Inkuiri terbimbing, media grafis, konvensional, hasil belajar This research aims to determined (1) the results of Mathematics learning on fourth grade elementary school students in Cluster 4 Buleleng Subdistrict Busungbiu that learned with conventional learning models, (2) the results of mathematics learning on fourth grade elementary school in Cluster 4 Buleleng Subdistrict Busungbiu that learned by guided inquiry learning model aided by graphic media, (3) significant differences in outcome between groups of students learning mathematics is learned with guided inquiry model of graphic media aided by a group of students who learned with the conventional model of the fourth grade students in Cluster 4 Busungbiu Buleleng District of Academic Year 2013/2014 This research was a quasi experimental studied. The research population was all students in the class IV Cluster 4 Buleleng Subdistrict Busungbiu totaling 144 people. The sample of this research is the fourth grade students of SD Negeri Titab totaling 19 persons and fourth grade students of SD Negeri 1 Telaga, amounting to 14 people. Mathematics learning outcomes data collected using a multiple-choice test and the data obtained were analyzed using descriptive statistical analysis techniques and inferential statistics, namely t-test. Results of this research showed that the experimental group students' learning outcomes as very high with an average of 21.45. Meanwhile, the results of a control group of students learning mathematics is high with an average of 15.79. There are differences in mathematics learning result significantly between groups of students who learned with guided inquiry model of graphic media aided by by a group of students who learned with the conventional model (t count> t table, t count = 5.411 and the table = 2.201). Thus, guided inquiry learning model aided by graphic media influence on student learning result Mathematicskeyword : guided inquiry, graphic media, conventional, learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SIKLUS BELAJAR 5E BERBANTUAN MEDIA MAGIC PAPER TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR ., Ketut Kris Cintya Devi; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum; ., I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3503

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar matematika siswa, dan dalam proses belajar mengajar siswa, jarang menggunakan media pembelajaran. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Matematika antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran siklus belajar 5E berbantuan media magic paper dengan siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Sekolah Dasar di Gugus I Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah kelas V di Gugus I Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 261 orang. Sampel penelitiannya yaitu kelas Va di SD N 1 Banyuning sebagai kelompok kontrol sebanyak 31 siswa dan kelas Vb di SD N 1 Banyuning sebagai kelas eksperimen sebanyak 30 siswa. Data hasil belajar Matematika siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa t-hitung 10,68 > t-tabel 2,000 (dengan taraf signifikan 5%), maka H1 diterima, jadi terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar Matematika antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran siklus belajar (5E) berbantuan media magic paper dan siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Sekolah Dasar di Gugus I Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Kata Kunci : siklus belajar 5E, hasil belajar matematika The problem in this research was the low of student mathematics learning outcomes, and in learning process students rarely use instructional media. Therefore, this research aimed to determine the difference of the understanding mathematics learning outcomes between students who were taught by using 5E learning cycle model of learning assisted media magic paper and the students who were taught by using conventional way in fifth grade students at Gugus I Buleleng District in the academic year 2013/2014. The study was the quasi experiment. The populations in this study were the fifth grade students at Gugus I Buleleng District in the academic year 2013/2014 who consisted of 261 students. The samples of this experiment were A fifth grade in SD N 1 Banyuning as much as the control group with 31 students and in the B fifth grade in SD N 1 Banyuning as a experimental group with 30 students. The data of students’ understanding science concept was collected by essay test. The collected data was analyzed by using descriptive statistic and inferential statistic analysis (t-test). The result of the data indicate that t-hitung 10,68 > t-tabel 2.000 (with significance level of 5%), so that the H1 is accepted, so there is significant difference of understanding mathematics learning outcomes between students who are taught by using 5E learning cycle model of learning assisted media magic paper and students who are taught by using conventional way in fifth grade elementary school at Gugus I Buleleng District in the academic year 2013/2014. keyword : 5E learning cycle, mathematics learning outcomes.
KONTRIBUSI FAKTOR KEBIASAAN BELAJAR DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD NEGERI DI GUGUS X KECAMATAN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2012/2013 ., Dimas Agustian; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2238

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) kontribusi antara kebiasaan belajar dan hasil belajar Matematika, (2) kontribusi kecerdasan emosional dan hasil belajar Matematika, dan (3) kontribusi secara bersama-sama kebiasaan belajar dan kecerdasan emosional dengan hasil belajar Matematika. Jenis penelitian ini adalah expost facto. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri di Gugus X Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2012/2013. Teknik pengambilan sampel adalah proposional rondom sampling, jumlah sampelnya adalah 86. Pengambilan data menggunakan kuesioner. Data penelitian dianalisis dengan teknik statistic regresi sederhana, product moment, dan regresi ganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa antara kebiasaan belajar terhadap hasil belajar Matematika diperoleh nilai thitung = 18,495 > ttabel = 1,960 dengan dk = 84 pada taraf signifikansi 5%, yang berarti memiliki kontribusi yang signifikan. Hubungan kecerdasan emosional dan hasil belajar Matematika diperoleh nilai thitung = 11,061 > ttabel = 1,960 dengan dk = 84 pada taraf signifikansi 5%, yang berarti memiliki kontribusi yang signifikan. Hubungan secara bersama-sama kebiasaan belajar dan kecerdasan emosional terhadap hasil belajar Matematika diperoleh nilai Fhitung = 226,242 > Ftabel = 3,44 dengan dk pembilang = 2, dan dk penyebut = 83 pada taraf signifikansi 5%, yang berarti memiliki kontribusi yang signifikan. Dengan demikian, kebiasaan belajar dan kecerdasan emosional memiliki kontribusi yang signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV SD Negeri di Gugus X Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2012/2013. Kata Kunci : Kebiasaan belajar, kecerdasan emosional, dan hasil belajar matematika. This research aims to determine (1) the contribution of the study habits and mathematics learning outcomes, (2) contribution of emotional intelligence and mathematics learning outcomes, (3) contribution jointly study habits and emotional intelligence with mathematics learning outcomes. This research is expost-facto. Population was IV grade students state in Cluster X sub Buleleng academic year 2012/2013. Sampling technique is proportional random sampling, the sample size is 86. Retrieval of data using questionnaires. Data were analyzed with statistical technique simple regression,product moment, and multiple regression. The research results showed that the study habits of the mathematics learning outcomes values obtained tresult = 18,495 > ttable = 1,960 with dk = 84 at significance level 5%, which means it has significant contribution. Relationship emotional intelligence and mathematics learning outcomes values obtained tresult = 11,061 > ttable = 1,960 with dk = 84 at significance level 5%, which means it has significant contribution. Relationship jointly study habits and emotional intelligence with mathematics learning outcomes values obtained Fresult = 226,242 > Ftable = 3,44 with dk numerator = 2, and dk denominator = 83 at significance level 5%, which means it has significant contribution. Thus,s tudy habits and emotional intelligence it has significant contribution of the mathematics learning outcomes IV grade students state in Cluster X sub Buleleng academic year 2012/2013. keyword : study habits, emotional intelligence, and mathematics learning outcomes.

Filter by Year

2014 2014


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue