cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 582 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2014):" : 582 Documents clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING TERHADAP HASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD SEMESTER GANJIL DI GUGUS V KECAMATAN TEGALLALANG KABUPATEN GIANYAR TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Putu Inten Cahaya Dewi; ., I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.; ., I Kadek Suartama, S.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4125

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar yang signifikan antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran problem solvingdengan siswa yang belajar dengan model konvensional pada siswa kelas IV Sekolah Dasar (SD) di Gugus V Kecamatan Tegallalang Kabupaten Gianyar tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian berjumlah 71 orang dari siswa kelas IV SD Gugus V Kecamatan Tegalalang Kabupaten Gianyar tahun pelajaran 2013/2014. Sampel penelitian ini yaitu berjumlah 35 orang dari kelas IV SD Negeri 1 Pupuan sebagai kelompok eksperimen dan 36 orang dari kelas IV SD Negeri 2 Pupuansebagai kelompok kontrol. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan metode tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis tipe statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa: (1) hasil belajar matematika siswa kelompok eksperimen tergolong tinggi dengan dengan rata-rata M 15,5, (2) hasil belajar matematika siswa kelompok kontrol tergolong sedang dengan rata-rata M 10,44, (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika siswa antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran problrm solving dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV semester I di SD Gugus V Kecamatan Tegallalang Kabupaten Gianyar (thitung> ttabel, thitung = 6,667 dan ttabel = 2,000). Kata Kunci : Model Pembelajran problem solving, hasilbelajarMatematika. This research aims to know the differences of students’ achievement significantlybetween studnents who learn through problem solving learning model with the students who learn through conventional learning model of four grade elementary school at five cluster Tegallalang subdistrict Gianyar regency in academic year 2013/2014. Kind of this research is quasi-experiment. The populations of this research were 71 students from four grade of five cluster in Tegallalang subdistrict Gianyar regency in academic year 2013/2014. Samples of this research were 35 students from four grade students of Negeri 1 Pupuan elementary school as experiment group and 36 students of Negeri 2 Pupuan elementary school as control group. The data of students’ achievement were collected by using multiple choice test. The data obtainedwere analized by using analysis technique descriptive statistic type and inferential statistic that is t-test. The result of this research found that: (1) the result of students’ mathematic learning of experiment group was high with the mean score M 15,5, (2) the result of students’ mathematic learning of control group was moderate with the mean score M 10,44, (3) there was significant difference between students who were taught using problem solving learning model and students’ who were taught using conventional learning model of four grade students in semester I at five cluster of Tegallalang subdistrict Gianyar regency (tcount> ttable, tcount= 6,667 dan ttable= 2,000). keyword : Problem solving learning model, students’ mathematic achievement.
MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING BERBANTUAN MEDIA AUDIO-VISUAL BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD GUGUS LETDA KAJENG ., Ni Kadek Arik Antini; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2003

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media audio-visual dengan yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Letda Kajeng Tahun Ajaran 2013/2014. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu yaitu Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Gugus Letda Kajeng. Sampel penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 14 Pemecutan yang berjumlah 37 orang sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SD Negeri 4 Pemecutan yang berjumlah 38 orang sebagai kelompok kontrol. Cara menentukan sampel penelitian ini dengan teknik random sampling. Pengumpulan data hasil belajar IPS dilakukan dengan metode tes jenis objektif dalam bentuk pilihan ganda biasa untuk ranah kognitif, dan lembar observasi penilaian karakter untuk ranah afektif. Data selanjutnya dianalisis menggunakan metode statistik parametrik yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media audio-visual dengan yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional. Hal ini terbukti dari perbedaan rata-rata hasil belajar IPS antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yaitu x Ì… = 74,45 > x Ì… = 57,74. Hasil analisis dengan menggunakan uji t diperoleh thit = 5,58 > ttab = 2,00. Dapat disimpulkan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media audio-visual berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa di kelas V di SD Gugus Letda KajengTahun Ajaran 2013/2014.Kata Kunci : Inkuiri Terbimbing, media audio-visual, hasil belajar IPS. This study aims to determine significant differences between groups social studies learning outcomes of students that learned using guided inquiry learning model aided audio - visual media with that learned using conventional learning in class 5th SD Gugus Letda Kajeng 2013/2014 . This reaserch is used a quasi-experimental design that Nonequivalent Control Group Design . The population in this reaserch were all fifth grade students of Gugus Letda Kajeng . Samples were fifth grade students of SD Negeri 14 Pemecutan which 37 people as the experimental group and fifth grade students of SD Negeri 4 Pemecutan totaling 38 people as a control group . How to determine the sample with a random sampling technique . IPS learning outcomes data collection was conducted using an objective type test in the form of multiple choice uncommon for the cognitive , and the of observation for affective character assessment . For were then analyzed using parametric statistical method t-test . The results showed than there were significant differences in outcomes between the groups social studies students that learned to use the application of guided inquiry learning model aided audio - visual media with that learned using conventional learning . This is evident from the average difference between the results of social studies experimental and control groups , is x Ì… = 74.45 > x Ì… = 57.74 . Analytical results obtained by using the t test thit = 5.58 > = 2.00 ttab . It can be concluded the guided inquiry learning model on audio - visual media affect learning result of students in grade fifth social students in elementary SD Gugus Letda Kajeng on 2013/2014.keyword : Guided Inquiry , audio - visual media , the results of social studies.
MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLES NON-EXAMPLES BERBASIS LINGKUNGAN BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD NEGERI GUGUS KAPTEN JAPA ., Ni Nyoman Purna Dewi; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3224

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Examples Non-Examples berbasis lingkungan dengan yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Negeri Gugus Kapten Japa Denpasar Utara. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen semu dengan desain eksperimen “Nonequivalent Control Group Design”. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri Gugus Kapten Japa Denpasar Utara. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar IPA pada ranah kognitif. Data dikumpulkan melalui metode tes, yaitu tes hasil belajar IPA dengan bentuk objektif tipe pilihan ganda biasa. Data hasil belajar IPA dianalisis menggunakan statistik uji-t. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thit = 6,343 > ttab (α= 0,05, 65) = 2,000, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Examples Non-Examples berbasis lingkungan dengan yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Dengan perbedaan nilai rata-rata hasil belajar IPA kelompok eksperimen sebesar 74,75 dan nilai rata-rata kelompok kontrol sebesar 70,50 serta hasil uji-t menunjukkan perbedaan yang signifikan maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Examples Non-Examples berbasis lingkungan berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri Gugus Kapten Japa Denpasar Utara.Kata Kunci : model pembelajaran Examples Non-Examples, lingkungan, hasil belajar This study aims to determine significant differences in science learning outcomes between students who learned with the learning model Examples Non - Examples -based environment with that learned through conventional teaching in the Elementary School fifth grade students Force Captain Japa North Denpasar . This research is a quasi experimental study with experimental design " Nonequivalent Control Group Design " . The population in this study were all fifth grade students of SD Negeri Force Captain Japa North Denpasar . Determination of the samples was done by using random sampling . The data collected is the result of learning in cognitive science . The data collected through testing method , namely the science achievement test with objective type multiple-choice form of the ordinary. Science learning outcomes data were analyzed using statistical t-test . Based on the analysis of data , obtained thit = 6.343 > ttab ( α = 0.05 , 65 ) = 2.000 , then Ho is rejected and Ha accepted . So it can be interpreted that there are significant differences between students' science learning outcomes are learned with the learning model Examples Non - Examples -based environment with that learned through conventional learning . With the difference in the average value of science learning outcomes for the experimental group 74.75 and the average value of the control group was 70.50 and the t-test results showed a significant difference , it can be concluded that the application of the learning model based Examples Non - Examples effect on the environment science learning outcomes elementary School fifth grade students Force Captain Japa North Denpasar keyword : learning model Examples Non - Examples , environment , learning outcome
MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION BERBASIS MULTIKULTURAL BERNUANSA KEARIFAN LOKAL BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR ., Ni Kadek Aristikawati; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3001

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan melalui penerapan model pembelajaran group investigation berbasis multikultural bernuansa kearifan lokal dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus 7 Kompyang Sujana Denpasar Barat tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy experiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah non equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Gugus 7 Kompyang Sujana Denpasar Barat tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 564 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling yang menetapkan SD Negeri 2 Padang Sambian sebagai kelompok eksperimen dan SD Negeri 8 Padang Sambian sebagai kelompok kontrol. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar IPS yang merupakan penggabungan nilai kognitif dan afektif. Nilai kognitif dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar dalam bentuk pilihan ganda biasa, sedangkan nilai afektif dikumpulkan melalui teknik observasi sesuai dengan karakter yang dikembangkan. Data dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan melalui penerapan model pembelajaran group investigation berbasis multikultural bernuansa kearifan lokal dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil uji-t didapat thitung = 4.72 dan ttabel dengan dk = 79 pada taraf signifikansi 5% = 2.00. Berdasarkan kriteria pengujian thitung > ttabel (4.72 > 2.00) maka H0 ditolak. Rata-rata hasil belajar IPS yang diperoleh antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran group investigation berbasis multikultural bernuansa kearifan lokal lebih besar dari siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional (82.37 > 77.50). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model group investigation berbasis multikultural bernuansa kearifan lokal berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD SD Gugus 7 Kompyang Sujana Denpasar Barat.Kata Kunci : group investigation, multikultural, kearifan lokal This research is aimed to figure out differences of the significant social sciences study result among students who have been taught through group investigation learning model based on multicultural of local wisdom with the students taught through conventional learning to the fifth grade students of SD Gugus 7 Kompyang Sujana Denpasar Barat in academic year 2013/2014. This research is quasi-experimental study by using non equivalent control group design as the research design. The population in this research is whole students of fifth grade students of SD Gugus 7 Kompyang Sujana Denpasar Barat in academic year 2013/2014 who are 564 students. Sample determination used random sampling technique; thus, it was obtained SD Negeri 2 Padang Sambian as the group experimental and SD Negeri 8 Padang Sambian as controlling group. Collected data was the social sciences study result which was incorporation of cognitive and affective students' scores. The obtained data was analyzed by using t-test. The result study showed that there were the significant differences of social sciences study result among the students who taught through applying group investigation learning model based on multicultural of local wisdom with the students taught through conventional learning. Based on the result of t-test, it was obtained calculated-t = 4.72 and ttable with dk = 79 in 5% significant extent = 2.00. Based on testing criteria tcalculated > ttable (4.72 > 2.00); so that, H0 refused. The average of students' social sciences study result obtained among the students who taught through applying group investigation learning model based on multicultural of local wisdom was higher than the students who taught through conventional learning (82.37 > 77.50). Therefore, it can be conclude that group investigation learning model based on multicultural of local wisdom influences significantly to the social sciences study result of the fifth grade students of SD Gugus 7 Kompyang Sujana Denpasar Barat in academic year 2013/2014.keyword : group investigation, multicultural, local wisdom
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA SD KELAS V SEMESTER GANJIL DI DESA BURUAN ., Komang Sri Susandi Ulandari; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2312

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi belajar dengan prestasi belajar siswa SD kelas V semester ganjil di Desa Buruan Kecamatan Blahbatuh Kabupaten Gianyar Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian expost facto korelasional. Populasi penelitian ini adalah siswa SD kelas V semester ganjil di Desa Buruan Kecamatan Blahbatuh Kabupaten Gianyar Tahun Pelajaran 2013/2014, yang terdiri atas 3 sekolah yaitu SD Negeri 1 Buruan, SD Negeri 2 Buruan, dan SD Negeri 3 Buruan. Teknik pengambilan sampel menggunakan proposional random sampling, jumlah sampelnya 103. Data diambil dengan menggunakan kuesioner dan pencatatan dokumen. Data motivasi belajar dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner, sedangkan data prestasi belajar dikumpulkan dengan menggunakan pencatatan dokumen. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis statistik deskkriptif. Uji Hipotesis Penelitian dilakukan dengan teknik statistik yaitu regresi sederhana dan product moment. Hasil penelitian menunjukan bahwa antara motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa diperoleh nilai rhitung lebih besar daripada rtabel, yang berarti memiliki kontribusi yang signifikan. Sedangkan kontribusi motivasi belajar terhadap prestasi belajar sebesar 29,92%. Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang positif antara motivasi belajar dengan prestasi belajar siswa. Adapun hubungan dalam penelitian ini dapat dilihat berdasarkan aspek-aspek dari motivasi yaitu, perhatian, kemauan, ketekunan, kesadaran, dan dorongan-dorongan dari orang-orang sekitarnya atau lingkungannya. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat ditarik simpulan yaitu terdapat hubungan antara motivasi belajar dengan prestasi belajar siswa SD kelas V semester ganjil di desa Buruan kecamatan Blahbatuh kabupaten Gianyar Tahun Pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : Motivasi Belajar, Prestasi Belajar This study aimed to determine the relationship between learning motivation and student achievement of the fifth grade of elementary school students in first semester at the Buruan Village of Blahbatuh sub-district Gianyar regency in academic year 2013/2014. The type of this research was ex post facto correlational research. The population of this study was the students first semester at the Buruan Village of Blahbatuh sub-district Gianyar regency in academic year 2013/2014, which consists of 3 schools namely SD Negeri 1 Buruan, SD Negeri 2 Buruan, and SD Negeri 3 Buruan. This research was used proportional random sampling technique, with the total sample 103. The data was taken using a questionnaires and recording documents. The data of learning motivation was taken by questionnaires, while the data of student achievement was taken by recording documents. The data were analyzed by deskkriptif statistical analysis. The Hypothesis testing was taken using a statistical technique by simple regression and product moment. The results of this research indicated thatmthe motivation of student achievement obtained rhitung value are bigger than rtable, which means it has a significant contribution. While the contribution of motivation toward achievement of 29.92%. This shows that there was a positive relationship between learning motivation and student achievement. As for the relationship in this study can be viewed based on the aspects of motivation, namely attention, willpower, persistence, awareness, and impulse of the people around the students or their environment. Be based to the result of this study and discussion can pull a conclusion that there was a relationship between learning motivation and student achievement of the fifth grade of elementary school students in first semester at the Buruan Village of Blahbatuh sub-district Gianyar regency in academic year 2013/2014.keyword : learning motivation, student achievement
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD TERHADAP HASIL BELAJAR IPA ., I Wayan Ariyasa; ., Dra. Siti Zulaikha, M.Pd.; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4337

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar melalui model pembelajaran kooperatif tipe STAD menggunakan Media Video Compact Disk (VCD), dengan siswa belajar melalui pembelajaran konvensional siswa kelas VI SD Gugus V Kecamatan Sukawati Gianyar tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian ini tergolong ke dalam penelitian eksperimen semu, desain penelitian ini menggunakan “Nonequivalent Control Group Design”. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VI SD Gugus V Kecamatan Sukawati Tahun Ajaran 2014/2015. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas VI SD Negeri 3 Ketewel yang berjumlah 30 orang siswa sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas VI SD Negeri 2 Ketewel yang berjumlah 34 orang siswa sebagai kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan tes hasil belajar IPA. Hasil analisis menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar melalui model pembelajaran kooperatif tipe STAD menggunakan media Video Compact Disk (VCD), dengan siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas VI SD Gugus V Kecamatan Sukawati Gianyar tahun pelajaran 2014/2015 dengan thitung = 5.25 > ttabel 2,000, maka hipotesis nol (H0) ditolak dan (Ha) diterima. Nilai rata-rata hasil belajar IPA siswa yang belajar melalui model pembelajaran kooperatif tipe STAD menggunakan media Video Compact Disk (VCD), baik dari pada nilai rata-rata hasil belajar IPA siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional yaitu = 75.90 > = 63.68. Hal ini berarti model pembelajaran kooperatif tipe STAD menggunakan media Video Compact Disk (VCD) berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas VI SD Gugus V Kecamatan Sukawati Gianyar tahun pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : model pembelajaran STAD, hasil belajar This study research to know significant the differences in learning outcomes between students who learn science through STAD cooperative learning model using Media Video Compact Disk (VCD), with students learning through conventional teaching sixth grade SD Gugus Sukawati Gianyar V academic year 2014/2015. This study belong to the quasi-experimental research design, this study uses "Nonequivalent Control Group Design". The population in this study were all sixth grade SD Gugus Sukawati Gianyar academic year 2014/2015. Samples were taken with a random sampling technique. The samples in this study were sixth grade students of SD Negeri 3 Ketewel that were 30 students as the experimental group and sixth grade State 2 Ketewel totaling 34 students as a control group. Data collection techniques used in this study using the test to learning outcome of IPA. The results of the analysis showed that there were significant differences in learning outcomes between students who learning through STAD cooperative learning model using media Video Compact Disk (VCD), with students who learned through conventional teaching on sixth grade Gugus V Sukawati Gianyar academic year 2014/2015 at t = 5.25 > 2.000 t table, the null hypothesis (H0) is rejected and (Ha) is accepted. The average value in learning outcomes of IPA students learning through STAD cooperative learning model using media Video Compact Disk (VCD), both from the average value in learning outcomes of IPA of students who are learning through conventional learning x = 75.90 > x = 63.68. This means STAD cooperative learning model using media Video Compact Disk (VCD) effect on student learning outcomes of IPA at the sixth grade SD Gugus V Sukawati Gianyar academic year 2014/2015.keyword : learning model STAD, learning outcome
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SAVI BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD N DI GUGUS V KECAMATANSUKASADA ., Ni Luh Devi Yulyanitha; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2038

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran SAVI berbantuan media gambar dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD N di gugus V kecamatan Sukasada tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD N di gugus V kecamatan Sukasada tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 101 siswa. Sedangkan sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 50 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes dengan instrumen yang digunakan adalah perangkat tes. Perangkat tes yang digunakan adalah pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran SAVI berbantuan media gambar memiliki mean (M) = 22,96 termasuk dalam kategori sangat tinggi, (2) hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran model pembelajaran konvensional memiliki mean (M) = 19,52 termasuk dalam kategori tinggi, (3) hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa thitung=2,73 > ttabel=2,021 sehingga terdapat perbedaan hasil belajar secara signifikan antara siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran SAVI berbantuan media gambar dengan siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran konvensional. Dengan demikian penggunaan model pembelajaran SAVI berbantuan media gambar berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Ini terlihat dari siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran SAVI berbantuan media gambar menunjukkan hasil belajar yang lebih baik dibandingkan dengan siswa yang belajar mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : SAVI berbantuan media gambar, hasil belajar This study aims to describe differences in science learning critical thinking skill significantly between groups of students who use SAVI learning model which used picture media and students who use conventional way of learning in fifth grade elementary school students in Cluster 5 District Sukasada Academic Year 2013/2014. This research is a quasi-experimental research design. Population in this study was all fifth grade students of elementary schools in Cluster 5 District Sukasada Academic Year 2013/2014, the amount is 101 all together. The samples used in this study were 50 people. Data were collected with instrument test which the instrument used was test. The instrument was used objective test. The data collected were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics (t-test). The results of the research showed (1) the result of students who learned using SAVI learning model which used picture media has mean (M) = 22.96 it was categoriez excellent, (2) the result of students who learned using conventional learning models with mean (M) = 19.52 it was categoriez good, and (3) and then result of hipothesis thitung=2,73 > ttabel=2,021 so, there were significant differences result between groups of students who used SAVI learnig model which used picture media with groups of students who used conventional way . It can be said that a group of students who learned used SAVI learning model which picture media gave effect to the learning process. is better than the group of students who learned with conventional learning model. Based on these results it can be said that a group of students who learned used SAVI learning model which picture media is better than the group of students who learned with conventional learning model.keyword : SAVI learning model which picture media, result of the study
Pengaruh Model Problem Bassed Learning Berbantuan Media Gambar Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V Di Gugus Belantih, Kecamatan Kintamani Tahun Pelajaran 2013/2014 ., I Wayan Eta Sukariyasa; ., I Nyoman Arcana,SST., M.Pd.; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3504

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model Problem Bassed Learning berbantuan media gambardan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini yaitu eksperimen semu dengan rancangan post test onlycontrol group design. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh kelas V SD Gugus Belantih Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli dengan jumlah siswanya 120 orang. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik simple random sampling (undian). Pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar dengan soal pilihan ganda berjumlah 20 butir. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model Problem Bassed Learning berbantuan media gambardan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (thitung = 2,54 ; ttabel = 2,021). Siswa yang mengikuti model Problem Bassed Learningberbantuan media gambar memperoleh rata-rata hasil belajar yaitu 13,65 berada pada kategoritinggi. Sedangkan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional memperoleh rata-rata hasil belajar yaitu 10,55 berada pada kategorisedang. Jadi model Problem Bassed Learning berbantuan media gambar berpengaruh terhadap hasil belajar IPA.Kata Kunci : Problem Bassed Learning, Media Gambar, Hasil Belajar The purpose of this research is to recognize the difference results between science students who followed the Problem Bassed Learning model aided picture media and the students who followed the conventional model learning. This research is a quasi experimental research with post test design only control group design. The populations on this research are all class of Elementary School Gugus V Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli which students amount 120 peoples. The sample of this research is determined by random sampling technique. In collecting the data the written test were given through a multiple choices tests comprising of 20 items. The data were analyses using a descriptive statistic and test. The result of this research shows that there is the difference result between science the studenst follow Problem Bassed Learning model aidpicture media and the students follow the conventional model learning(tarithmetic = 2,54 ; ttable = 2,021). Average score of the students who followProblem Bassed Learning model aidpicture media is 13,65 it is considered to be high category. Whereas the students who follow the conventional learning model is 10,55 it is considered to be intermediate category. In this research Problem Bassed Learning model aidpicture media is preponderate for the result of the science.keyword : Problem Bassed Learning, Picture Media, Learning Results.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYING BERBASIS PENILAIAN KINERJA TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA PADA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V SD ., Ni Nyoman Sukreni; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum; ., Drs. Made Putra, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3017

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan keterampilan berbicara antara kelompok yang mengikuti pembelajaran Role Playing berbasis penilaian kinerja dengan kelompok yang mengikuti pembelajaran konvensional pada pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas V SD Negeri Gugus Kapten Japa Denpasar Utara. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri Gugus Kapten Japa Denpasar Utara yang terdiri dari 6 SD Negeri dengan jumlah siswa keseluruhan adalah 442 orang siswa. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas VB SD Negeri 17 Dauh Puri sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 36 orang siswa dan siswa kelas VC SD Negeri 22 Dauh Puri sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 37 orang siswa. Data keterampilan berbicara siswa diperoleh dengan instrument tes keterampilan berbicara yang dilengkapi rubrik penilaian, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diketahui bahwa rata-rata nilai keterampilan berbicara kelompok eksperimen lebih tinggi daripada kelompok kontrol (77,61>68,32). Hasil analisis uji-t diperoleh thitung = 3,43  ttabel = 2,00 pada taraf signifikansi 5% dan dk = 71, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima, yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan berbicara pada siswa yang mengikuti pembelajaran Role Playing berbasis penilaian kinerja dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Role Playing berbasis penilaian kinerja terhadap keterampilan berbicara pada pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas V SD Negeri Gugus Kapten Japa Denpasar Utara.Kata Kunci : Model pembelajaran role playing, penilaian kinerja, pembelajaran konvensional, keterampilan berbicara. This study aimed to determine significant differences of speaking skills between students who followed the Role Playing learning model based performance assessment with students who followed the conventional learning on Indonesian lesson at fifth grade public elementary school students at Gugus Kapten Japa, North Denpasar. This research was quasi experimental study with Nonequivalent Control Group Design. The populations of this research were all fifth grade public elementary school students at Gugus Kapten Japa, North Denpasar consist of 6 public elementary schools with 442 students. The samples of this study were VB grade elementary school students of SD Negeri 17 Dauh Puri as experiment group with 36 students and VC grade elementary school students of SD Negeri 22 Dauh as control group with 37 students. The speaking skills data obtained by the speaking skills test instrument equipped assessment rubric, then the collected data was analyzed by descriptive statistical and inferential statistical (t-test). Based on the data analysis, the average value of the experimental group speaking skills higher than the control group (77,61>68,32). t-test analysis result obtained tcount = 3,43  ttable = 2,00 at 5% significance level and df = 71, so H0 is rejected and Ha is accepted, that means there was significant differences of speaking skills between students who followed the Role Playing learning model based performance assessment with students who followed the conventional learning. So, it can be concluded that there was significant determine of the Role Playing learning model based performance assessment with speaking skills of Indonesian lessons at fifth grade public elementary school students at Gugus Kapten Japa, North Denpasar.keyword : Role playing learning model, performance assessment, conventional learning, speaking skills.
PENGARUH PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL TERHADAP HASIL BELAJAR PKN SISWA KELAS V SD GUGUS VI ABIANSEMAL ., Ni Made Dwi Yuniari; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2431

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan pembelajaran kontekstual berbasis kearifan lokal dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional siswa kelas V SD Gugus VI Abiansemal Mambal-Mekarbhuana tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan desain quasi experimental yaitu nonequivalent control group design. Populasi yang dilibatkan adalah siswa kelas V SD Gugus VI Abiansemal Mambal-Mekarbhuana, penentuan sampel menggunakan teknik random sampling, sehingga diperoleh sampel dalam penelitian ini adalah siswa SD No 3 Mambal sebagai kelompok eksperimen yang terdiri dari 42 siswa dan siswa SD No 1 Mambal sebagai kelompok kontrol yang terdiri dari 37 siswa. Data hasil belajar PKn siswa diperoleh dengan menggunakan metode tes dan observasi kemudian dianalisis dengan statistik uji-t. Berdasarkan analisis data diperoleh thitung = 12,16. Sedangkan ttabel dengan menggunakan taraf signifikansi 5% dengan dk = 42 + 37 – 2 = 77 diperoleh ttabel (α = 0,05) = 2,000. Karena thitung = 12,16 > ttabel = 2,000, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Rata-rata (x)hasil belajar PKn kelompok eksperimen = 85,27 > rata-rata (x) hasil belajar PKn siswa kelompok kontrol = 68,85. Ini berarti ada perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan kontekstual berbasis kearifan lokal dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Hal ini berarti terdapat pengaruh penerapan pendekatan pembelajaran kontekstual berbasis kearifan lokal terhadap hasil belajar PKn siswa kelas V SD Gugus VI Abiansemal Mambal-Mekarbhuana. Kata Kunci : Pendekatan Pembelajaran Kontekstual, Kearifan Lokal, Hasil Belajar The purpose of this study is to determine significant differences in learning outcomes between contextual learning approach based on local wisdom and conventional teaching approach of fifth grade students of cluster VI Abiansemal Mambal-Mekarbhuana elementary school students year 2013/2014. This study is an experimental study using quasi-experimental design which is nonequivalent control group design. The population involved in this study is fifth grade students of cluster VI Abiansemal Mambal-Mekarbhuana elementary school. Sample determination is using random sampling techniques. As result, this study obtained elementary school No. 3 Mambal students as experimental group consisting of 42 students and elementary students No. 1 Mambal as control group consisting of 37 students. Pkn learning outcome data is obtained using test and observation method, then it is analyzed using statistic t-test. Based on data analysis, it is obtained tcount = 12.16, meanwhile the ttable using the 5% significance level with dk = 42 + 37-2 = 77 obtained table (α = 0.05) = 2.000. Due to tcount = 12.16 > ttable = 2.000, Ho is rejected and Ha is accepted. Average (x) study result of the experimental group studying Pkn = 85.27 > mean (x), the study result of a control group studying Pkn = 68.85. This means that there are significant difference of the outcomes between learning method through contextual approach based on local wisdom and conventional learning approach. It can be concluded that there are positive influence of the implementation of contextual learning approach based on local wisdom in Pkn learning outcomes of fifth grade elementary school student cluster VI Abiansemal Mambal-Mekarbhuana. keyword : Contextual Learning Approach, Local Wisdom, Learning Outcomes

Filter by Year

2014 2014


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue