cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 582 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2014):" : 582 Documents clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBASIS LINGKUNGAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD DI GUGUS I GUSTI NGURAH RAI ., Komang Ayu Purnamawati; ., Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd, M.Si; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3195

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan yang signifikan antara hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan melalui Model Pembelajaran Kontekstual Berbasis Lingkungan dengan yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional siswa kelas V SD di Gugus I Gusti Ngurah Rai Denpasar Selatan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan The nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus I Gusti Ngurah Rai Denpasar Selatan yang terdiri dari 8 kelas dengan jumlah siswa 334 siswa. Sampel ditentukan menggunakan teknik random sampling. Sampel dari penelitian ini adalah siswa kelas VA SDN 10 Sanur sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas VC SDN 10 Sanur sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar IPA dikumpulkan menggunakan tes objektif. Data dianalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kontekstual berbasis lingkungan dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Adapun thit > ttabel (2,12 > 1,99 ) dengan db = 41 + 44 - 2 = 83 dengan taraf signifikansi 5%. Dimana rata-rata hasil belajar kelas eksperimen > rata-rata hasil belajar kelas kontrol (82,17 > 77,23). Berdasarkan paparan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kontekstual berbasis lingkungan berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD di Gugus I Gusti Ngurah Rai Denpasar Selatan.Kata Kunci : Model pembelajaran kontekstual, lingkungan, hasil belajar IPA This study aims to determine the significant differences in natural science’s learning outcomes between the student taught by using contextual model based environment learning with students taught by using conventional learning in the fifth grade of elementary school at cluster I Gusti Ngurah Rai, South Denpasar. This research was a quasi-experimental design with non-equivalent control group design. The population in this study were all of the student in fifth grade at cluster I Gusti Ngurah Rai, South Denpasar which consists of 8 classes with 334 students number of students. Sample was taken by using random sampling technique. The samples of this study was VA grade students of SDN 10 Sanur as experiment class and VC grade students of SDN 10 Sanur as control class. Science learning outcomes data were collected using an objective test . Data were analyzed using t-test. The results showed that there were significant differences in natural science’s learning outcomes between students taught by using contextual model based environment learning with students taught by using conventional learning. The tcount > ttable (2,12 > 1,99) with db = 41 + 44 - 2 = 83 with the significance level 5 % . Where the average of experiment class results more than the averages of control class results ( 82,17 > 77,23 ). It can be concluded that the contextual model based environment learning significantly influence natural science’s learning outcomes on fifth grade elementary school at Cluster I Gusti Ngurah Rai South Denpasar .keyword : contextual learning model, environment , natural science’s learning outcomes
PENERAPAN PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK BERBANTUAN MEDIA LINGKUNGAN DAPAT MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD N 1 KUKUH TAHUN PELAJARAN 2012/2013 ., Ni Luh Putri Purnamadewi; ., Dr. I Gede Meter,M.Pd; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2602

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk (1) meningkatkan keaktifan belajar matematika siswa melalui penerapan Pendekatan Matematika Realistik, (2) meningkatkan hasil belajar matematika siswa melalui penerapan Pendekatan matematika Realistik. Rancangan penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan subjek penelitian siswa kelas IV SDN. 1 Kukuh tahun pelajaran 2012/2013 berjumlah 45 orang. Tindakan dilakukan dalam 2 siklus. Siklus I dan II masing-masing terdiri atas 3 pertemuan. Setiap pertemuanya dimulai dengan tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data keaktifan belajar siswa dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi, sedangkan data hasil belajar matematika dikumpulkan dengan tes. Data yang telah terkumpul dianalisis secara deskriptif-kuantitatif dengan peningkatan hasil ditunjukkan dalam persentase. Hasil penelitian menunjukkan penerapan Pendekatan Matematika Realistik dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar dalam mata pelajaran Matematika pada siswa kelas IV SDN. 1 Kukuh tahun pelajaran 2012/2013. Persentase keaktifan dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan 5%, sedangkan persentase hasil belajar dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan 4,2%. Hal ini dapat dilihat peningkatan persentase keaktifan pada siklus I yakni 77,5% dan persentase kaktifan sikus II yakni 82,5%. Persentase hasil belajar siklus I yakni 73,4% dan persentase hasil belajar pada siklus II yakni 77,6%. Dengan hasil ini, disarankan kepada semua guru kelas di Sekolah Dasar hendaknya menggunakan Pendekatan Matematika Realistik dalam pembelajaran matematika. Kata Kunci : Pendekatan Matematika realistik, Keaktifan Belajar, dan Hasil Belajar. The purpose of this study was to (1) increase the activity of students 'mathematics learning approach through the implementation of Realistic Mathematics, (2) improve students' mathematics learning outcomes through the application of mathematical Realistic Approach. The design of this study was Classroom Action Research with research subjects Elementary School fourth grade students. 1 Strong academic year 2012/2013 amounted to 45 people. Actions carried out in 2 cycles. Cycle I and II each consist of 3 meetings. Each begins with her meeting the planning, implementation, observation, and reflection. Data collected by the liveliness of student learning using observation sheets, while the mathematics learning outcomes data collected with the test. Collected data were analyzed with descriptive-quantitative results indicated an increase in the percentage. The results suggest the application of Realistic Mathematics approach can improve the activity and learning outcomes in Mathematics in Elementary School fourth grade students. 1 Strong academic year 2012/2013. The percentage of activity from the first cycle to the second cycle increased 5%, while the percentage of learning outcomes from the first cycle to the second cycle increased 4.2%. It can be seen an increase in the percentage of activity in the first cycle that is 77.5% and the percentage of kaktifan sikus II, namely 82.5%. The percentage of first cycle of learning outcomes ie 73.4% and the percentage of learning outcomes in the second cycle which is 77.6%. With these results, it is suggested to all classroom teachers in elementary schools should use the approach in mathematics learning Realistic Mathematics. keyword : Mathematics realistic approach, Learning Motivation, and Learning Outcomes.
Pengaruh Model Pembelajaran Kontekstual Berbantuan Alat Peraga Kartu Huruf Terhadap Keterampilan Membaca Permulaan Pada Siswa Kelas I ., Ida Ayu Komang Suartini; ., Drs. Made Sumantri; ., I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2280

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan antara Pembelajaran Kontektual Berbantuan Alat Peraga Kartu Huruf Terhadap Keterampilan Membaca Permulaan Pada Siswa Kelas I Semester I di Gesa Panji Kecamatan Sukasada Tahun Pelajaran 2013/2014 Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan Post Test Only with Non Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas I SD di Desa Panji tahun pelajaran 2013/2014 dengan jumlah 51 orang. Sampel penelitian ini diambil dengan tehnik random sampling dan diperoleh sebanyak 25orang siswa yaitu siswa kelas I SD Negeri 1 Panji sebagai kelompok eksperimen dan sebanyak 26 orang siswa kelas I SD Negeri 2 Panji sebagai kelompok kontrol. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah keterampilan membaca yang dikumpulkan dengan instrumen lembar observasi. Data yang telah terkumpul dianalisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji–t). Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan penguasaan keterampilan membaca antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan pembelajaran kontekstual dan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan metode pembelajaran konvensional. Nilai rata-rata untuk kelas eksperimen sebesar 87,22 sedangkan untuk kelas kontrol sebesar 64,25. Hal ini menunjukkan bahwa keterampilan membaca siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran kontekstual lebih baik dari keterampilan membaca siswa yang dibelajarkan dengan metode pembelajaran konvensional, dengan kata lain terdapat pengaruh penerapan pembelajaran kontekstual terhadap keterampilan membaca permulaan siswa kelas I di Desa Panji. Kata Kunci : pembelajaran kontekstual dan keterampilan membaca This study aims to determine significant differences between contextual Assisted Learning Letter To The Viewer Tool Card Reading Skills At the onset of the first semester of the first grade students in the District Flag Gesa Sukasada Academic Year 2013/2014 This research is a quasi-experimental research design with Post Test Only with Non- Equivalent Control Group Design . The study population was all students in the elementary class I Panji Village school year 2013/2014 the number of 51 people . The research sample was taken with a random sampling technique and obtained by 25orang students are first graders SD Negeri 1 Panji as the experimental group and 26 students of class I SD State Flag as a control group 2 . The data collected in this study were collected with the reading skills of observation sheet instruments . The data has been collected and analyzed descriptive statistics inferential statistics ( t-test ) . The results showed there were differences in mastery of reading skills among a group of students who study using contextual learning and group of students who are taught using conventional teaching methods . The average value for the experimental class was 87.22 while the control class is 64.25 . This suggests that the reading skills of students who learned with better contextual learning of reading skills of students who learned with conventional learning methods , in other words there is the influence of the application of contextual learning reading skills beginning first grade students in the village of Panji . keyword : contextual learning and reading skills
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MANDIRI BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS IPA PADA SISWA KELAS V SD SEMESTER GENAP GUGUS V DESA BAN KECAMATAN KUBU KABUPATEN KARANGASEM TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Putu Noviana Eka Aristana; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4099

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis IPA antara siswa yang belajar dengan model Pembelajaran Mandiri berbantuan Media Gambar dan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment) sebab tidak semua variabel dan kondisi eksperimen dapat diatur dan dikontrol secara ketat (full randomize). Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V semester genap SD Negeri 1, 2 dan 3 Ban tahun pelajaran 2013/2014 yang terdiri dari 5 kelas dengan jumlah populasi 118 siswa. Sampel diambil dengan cara class random sampling dan berjumlah 47 siswa. Data penelitian ini adalah data kemampuan berpikir kritis IPA siswa, yang dikumpulkan dengan tes kemampuan berpikir kritis IPA. Tes kemampuan berpikir kritis IPA berbentuk uraian yang terdiri dari 10 butir tes. Data dianalisis secara deskritif dan pengujian hipotesis menggunakan ANAVA A dengan taraf signifikansi 5%. Uji tindak lanjut dari ANAVA A menggunakan Least Significant Difference (LSD) untuk menguji komparasi pasangan nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis IPA tiap kelompok perlakuan. Hasil analisis ANAVA A menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang belajar dengan Model Membelajaran Mandiri dan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional (F=141,675; p
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GI TERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS IV SD DI GUGUS III KECAMATAN KUBUTAMBAHAN ., Nyoman Sri Mayuni; ., Dr. I Dewa Putu Raka Rasana,M.Ed; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1984

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan membaca pemahaman yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran GI (Group Investigation) dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model Pembelajaran Konvensional pada siswa kelas IV di Gugus III Kecamatan Kubutambahan tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini adalah termasuk eksperimen semu dengan menggunakan rancangan penelitian non-equivalent post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di Gugus III Kecamatan Kubutambahan yang berjumlah 71 siswa. Sampelnya adalah SD No 1 Bengkala dan SD No 2 Bengkala, sampel diambil dengan cara random sampling. Data keterampilan membaca pemahaman ini dikumpulkan dengan menggunakan instrumen berupa tes pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial menggunakan uji-t pooled varian. Berdasarkan hasil analisis data, terdapat perbedaan keterampilan membaca pemahaman yang signifikan antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran GI (Group Investigation) dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan model Pembelajaran Konvensional. Dimana thitung > ttabel (3,18 >2,045). Dengan demikian berarti pembelajaran GI (Group Investigation) berpengaruh positif terhadap keterampilan membaca pemahaman daripada model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : Group Investigation, Membaca Pemahaman This research aimed at finding out the significant difference on reading comprehension skill between the group of students taught by Group Investigation (GI) instructional model and the other group taught by conventional instructional model in which the students were in the grade 4, semester 1, in the group 3 of Kubutambahan sub-district, in the academic year 2013/2014. This research belongs to quasi-experimental research which was designed by using non-equivalent post test only control group design. The population of this research was all students in the grade 4, semester 1, in the group 3 of Kubutambahan sub-district in which the number was 71 students. Moreover, the sample of this research was SD No 1 Bengkala and SD No 2 Bengkala in which the sample was taken by means of random sampling. The data of the students' reading comprehension skill were gathered by using instrument in the form of multiple choice test. The data which had been gathered were analysed by means of descriptive statistic analysis and inferential statistic analysis using pooled varian t-test. Based on the result of the data analysis, there was significant difference on reading comprehension skill between the group of students taught by using Group Investigation (GI) instructional model and the other group taught by using conventional instructional model in which t value > t table (3,18 >2,045). Therefore, Group Investigation (GI) gave positive effect toward the students' reading comprehension skill rather than conventional instructional model.keyword : Group Investigation, Reading Comprehension
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TWO STAY TWO STRAY BERBASIS KONTRUKTIVIS DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V GUGUS BUDI UTOMO DENPASAR TIMUR ., Ni Putu Anik Yasmira Eka Dewi; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3219

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui. (1) perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif Two stay Two Stray berbasis kontruktivis dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur, (2) perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif Two stay Two Stray berbasis kontruktivis dan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional yang memiliki motivasi belajar tinggi pada siswa kelas V SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur,.(3). perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif Two stay Two Stray berbasis kontruktivis dan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional yang memiliki motivasi belajar rendah pada siswa kelas V SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur, dan (4) interaksi antara model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray berbasis kontruktivis dan motivasi belajar terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur. Penelitian ini adalah jenis penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan non equivalent control group design, dengan rancangan analisis faktorial 2x2. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur, yang yang berjumlah 311 siswa. Sampel penelitian ini berjumlah 64 siswa. Data penelitian ini dikumpulkan dengan angket motivasi belajar dan tes hasil belajar yang dianalisis dengan statistik uji Anava AB, dan uji F’ Scheffe. Hasil penelitian diperoleh: (1). Terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Two Stay Two Stray berbasis Kontruktivis dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran Konvensional (FA=74.46 taraf signifikan 0,05); (2). terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Two Stay Two Stray berbasis kontruktivis dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional yang memiliki motivasi belajar tinggi. (F’=16.12 taraf signifikan 0,05); (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Two Stay Two Stray berbasis kontruktivis dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional yang memiliki motivasi belajar rendah. (F’=84,73 taraf signifikan 0,05); (4). terdapat interaksi antara model pembelajaran Kooperatif Two Stay Two Stray Berbasis Kontruktivis dan motivasi belajar terhadap hasil belajar IPA. (FAB =26.39 taraf signifikan 0,05), dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray berbasis kontruktivis dan motivasi belajar berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus Budi Utomo Denpasar timur . Kata Kunci : Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray Berbasis Kontruktivis, pembelajaran konvensional, motivasi belajar , hasil belajar IPA This study aimed to determine (1) the significant differences of science learning outcomes between students treated by Two Stay Two Stray contruktivis based and conventional learning, (2) the significant differences of students science learning outcomes who have high learning motivation between students treated by Two Stay Two Stray contruktivis based and conventional learning, (3) the significance differences of students science learning outcomes who had low learning motivation between students treated by Two Stay Two Stray contruktivis based and conventional learning, and (4) the effect of interaction between learning by Two Stay Two Stray contruktivis based and learning motivation to students science learning outcomes in fifth grade SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur. This study was a quasi experimental with non-equivalent control group design, with a 2x2 factorial analysis design. The population of the study was all students in the fifth grade SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur, which amounted to 311 students. The sample was 64 students. The data was gathered by creative thinking test and test result which were statistically analyzed by anava AB, and F’Scheffe test. The result obtained: (1). there is significant effect of science learning outcomes of students treated by Two Stay Two Stray contruktivis based and conventional learning (FA = 74.46 and the significant level 0.05); (2) there is significant effect of science learning outcomes of students treated by by Two Stay Two Stray contruktivis based and conventional learning with high learning motivation (F’=.16.12 at significant level of 0.05); (3) there is significant effect of science learning outcomes of students treated by by Two Stay Two Stray contruktivis based and conventional learning with low learning motivation (F’=.84,73 at significant level 0.05); (4) there is significant effect of interaction between by Two Stay Two Stray contruktivis based and learning motivation to science learning outcomes of the students (FAB=.26.39 at significant level of 0.05. Thus, it can be concluded that Two Stay Two Stray contruktivis based effect and learning motivation on science learning outcomes of the students in fifth grade SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur. keyword : Two Stay Two Stray contruktivis basis, conventional learning, learning motivation, science learning outcome
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE ROLE PLAYING BERBANTUAN MEDIA LINGKUNGAN SOSIAL TERHADAP HASIL BELAJAR PKn SISWA KELAS IV DI SD GUGUS 2 TAMPAKSIRING TAHUN AJARAN 2013/2014 ., I Wayan Gede Wiragustika; ., Dr. I Gede Meter,M.Pd; ., Drs. I Made Suara, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2305

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Role Playing berbantuan media lingkungan sosial dengan hasil belajar PKn siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV di SD Gugus 2 Tampaksiring. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Role Playing berbantuan media lingkungan sosial terhadap hasil belajar PKn Siswa Kelas IV di SD Gugus 2 Tampaksiring Tahun Ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu atau kuasi eksperimen dengan menggunakan desain Noneequivalent pre test - post test control group. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas IV di SD Gugus 2 Tampaksiring yang berjumlah 165 siswa. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling yaitu dengan mengacak kelas, maka didapat dua kelas sebagai sampel penelitian yaitu kelas IV SDN 1 Tampaksiring dan kelas IV SDN 3 Tampaksiring. Kedua kelas tersebut telah setara, berdasarkan hasil analisis uji-t dengan nilai ulangan akhir semester. Penentuan kelas eksperimen dan control dilakukan dengan cara pengundian kedua kelas tersebut, hasilnya yaitu kelas IV SDN 1 Tampaksiring dengan jumlah siswa sebanyak 40 siswa sebagai kelompok eksperimen dan kelas IV SDN 3 Tampaksiring dengan jumlah siswa sebanyak 30 siswa sebagai kelas control. Data hasil belajar PKn siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik parametrik (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe Role Playing berbantuan media lingkungan sosial dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Hal tersebut terbukti dengan hasil thitung lebih dari ttabel yaitu 2,630 > 2,00 dan dengan perolehan nilai rata-rata hasil belajar kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol yaitu sebesar 76,41 > 70,65. Dengan demikian model pembelajaran kooperatif tipe Role Playing berbantuan media lingkungan sosial berpengaruh terhadap hasil belajar PKn siswa Kelas IV di SD Gugus 2 Tampaksiring Tahun Ajaran 2013/2014Kata Kunci : Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Role Playing, Media Lingkungan Sosial , Hasil Belajar PKn This study aims to determine significant differences in learning outcomes between students that learned Civics using cooperative learning model -assisted role-playing social media environment with the learning outcomes of students that learned Civics using conventional learning in elementary school fourth grade students in Cluster 2 Tampaksiring. This study aims to determine the effect of cooperative learning model -assisted Role Playing media social environment on learning outcomes Civics Class IV students in Cluster 2 SD Tampaksiring Academic Year 2013/2014. Type of research is a quasi experimental or quasi- experimental design using Noneequivalent pre-test - post-test control group. The population of this research is all the fourth grade in elementary Cluster 2 Tampaksiring totaling 165 students. Determination of the samples was done by random sampling technique is to randomize the class, the importance of the two classes as the sample is SDN 1 class IV and class IV Tampaksiring SDN 3 Tampaksiring. Both of these classes have been equivalent, based on the results of t-test analysis with replay value end of the semester. Determination of experimental class and control is done by drawing the second class, the result is a class IV SDN 1 Tampaksiring with enrollment of 40 students as the experimental group and class IV SDN 3 Tampaksiring the number of students by 30 students as classroom control. Civics student learning outcomes data collected by multiple choice test instrument. The data collected were analyzed using parametric statistical analysis ( t-test ). The results of this study found that there are significant differences Civics student learning outcomes that learned through cooperative learning model -assisted Role Playing social media environment with the students that learned through conventional learning. This is proved by the results of t more than 2,630 ttable ie > 2.00 and the average value of the acquisition of learning outcomes experimental class higher than the class of the control is equal to 76.41 > 70.65.Thus cooperative learning model -assisted Role Playing media social environment affects learning outcomes Civics Class IV students in Cluster 2 SD Tampaksiring Academic Year 2013/2014keyword : Cooperative Learning Model Type of Role Playing , Social Media Environment, Civics Learning Outcomes
Penerapan Model Pembelajaran Realistik Setting Kooperatif (Resik) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V Semester II Di SD No. 2 Wanagiri Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014 ., Ni Luh Astriani; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., I Nyoman Arcana,SST., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4148

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Matematika dengan menerapkan model pembelajaran Realistik Setting Kooperatif (RESIK) pada siswa kelas V semester II di SD No. 2 Wanagiri Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah 30 orang siswa kelas V SD No. 2 Wanagiri tahun pelajaran 2013/2014 sedangkan objek penelitian ini adalah hasil belajar Matematika. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Teknik Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar pada siklus I diperoleh 69,67% dan pada kriteria PAP skala lima berada pada kategori cukup. Pada siklus II diperoleh 80,16% dan pada kriteria PAP skala lima berada pada kategori baik. Jadi hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 10,49%. Rata-rata ketuntasan belajar siswa secara klasikal pada siklus I sebesar 63%, sedangkan pada siklus II sebesar 90%. Dengan demikian ketuntasan belajar siswa mengalami peningkatan sebesar 27%, sehingga dapat disimpulkan bahwa Model Pembelajaran Realistik Setting Kooperatif (RESIK) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika.Kata Kunci : Realistik Setting Kooperatif (RESIK), hasil belajar This study aims to determine the improvement of learning outcomes by applying mathematics Setting Realistic Cooperative learning model (Resik) in the second semester of the fifth grade students in elementary school No. 2 Wanagiri Sukasada the District, Buleleng academic year 2013/2014. This research is a classroom action research was conducted in two cycles. The subjects were 30 students of class V SD No. 2 Wanagiri school year 2013/2014, while the object of this study is the result of learning Mathematics. Methods of data collection in this study was conducted with the test method. The data analysis technique used is quantitative descriptive analysis. Based on the results of the study showed that the average learning outcomes in the first cycle and gained 69.67% in the PAP-scale five criteria in the category enough. In the second cycle obtained 80.16% and the PAP scale five criteria in the category either. So the learning outcomes of students has increased from the first cycle to the second cycle of 10.49%. The average score of students in the classical mastery learning in the first cycle by 63%, whereas in the second cycle of 90%. Thus mastery learning students has increased by 27%, so it can be concluded that the Cooperative Learning Model of Realistic Setting (RESIK) can improve student learning outcomes in Mathematics.keyword : Setting Realistic Cooperative (Resik), Learning Outcomes
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V ., Made Widiastini; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2033

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa melalui pembelajaran kooperatif Tipe JIGSAW pada mata pelajaran IPS siswa kelas V SD Negeri 1 Tejakula tahun pelajaran 2012/2013.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus.Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi.Metode pengumpulan data yang digunakan dalam Penelitian ini adalah metode tes.Metode tes dipergunakan untuk mengumpulkan data tentang hasil belajar siswa.Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Tejakula yang berjumlah 30 orang.Selanjutnya data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif.Hasil penelitian menyebabkan bahwadapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 1 Tejakula. Pada siklus I hasil belajar sebesar 69,83% (kategori cukup), kemudian meningkat menjadi 86,67% (kategori baik) pada siklus II.Kata Kunci : Tipe jigsaw, Hasil Belajar This study aims to determine the students learning through Cooperatif Jigsaw Tipe on students social studies class V SD Negeri 1 Tejakula School Year 2012 or 2013. This study, an action research conducted in two cycles. Each cycles consits of the planning implementation of action observation and evaluation and reflection. Data collection Methods which are used in this research is a test method. Tes methods used to collect data on student learning outcomes. Subjects of this study were students of class V SD Negeri 1 Tejakula totaling people. Subsequent data collected were analysed using descriptive quantitative method. The results showed that learning by apply social learning could improve student learning class V SD Negeri 1 Tejakula. In the fist cycle of 69,83 % (category enough) and then increased to 86,67 % (bolt categories) in the second cycle.keyword : Jigsaw Typeoutcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) BERBANTUAN BENDA KONKRET TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V GUGUS 1 DALUNG KECAMATAN KUTA UTARA ., Gusti Ayu Kade Yudiastuti; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3485

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar Matematika siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran tipe numbered heads together berbantuan benda konkret dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional siswa kelas V SD Gugus 1 Kuta Utara Tahun Pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperimental) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa SD Gugus I Kuta Utara sebanyak 488 siswa. Sampel diambil dengan teknik Random sampling. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar Matematika meliputi aspek kognitif yang digabungkan dengan aspek afektif. Nilai kognitif didapat dari tes hasil belajar bentuk pilihan ganda biasa dan nilai afektif didapat melalui lembar observasi berupa nilai karakter. Data dianalisis dengan uji-t.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar Matematika siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran numbered heads together berbantuan benda konkret dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Dibuktikan dari hasil analisis diperoleh thitung = 2,25 > ttabel = 2,000 dengan dk= 71 dan taraf signifikan 5%. Dengan nilai rata-rata kelas eksperimen yang dibelajarkan melalui model numbered heads together berbantuan benda konkret lebih dari kelas kontrol yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional yaitu : 80,3 > 77,23. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran numbered heads together berbantuan benda konkret berpengaruh terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas V SD Gugus I Kuta Utara Tahun Pelajaran 2013/2014. Kata Kunci : Model Numbered Heads Together Benda Konkret, Matematika, Hasil Belajar This study aims to determine significant differences in mathematics learning outcomes of students that learned through learning model Type-aided Numbered Heads Together with the concrete objects that students be taught through conventional teaching fifth grade elementary school students Force 1 North Kuta Academic Year 2013/2014. This study was a quasi-experimental study (quasi-experimental) with the study design used is Nonequivalent Control Group Design. The population in this study were all students from elementary Cluster I North Kuta as 488 students. Samples were taken with a random sampling technique. The data collected is the result of learning mathematics include cognitive aspects combined with affective aspects. Values obtained from tests of cognitive learning outcomes unusual form of multiple choice and affective values obtained through observation sheet a character value. Data were analyzed by t-test.The results showed that there were significant differences in mathematics learning outcomes of students that learned through learning model types Numbered Heads Together concrete objects aided by students that learned through conventional learning. Evidenced from the results of the analysis obtained t = 2.25> t table = 2.000 with df = 71 and a significance level of 5%. With the average value of the experimental class that learned through learning model types Numbered Heads Together aided concrete objects over control class that learned through conventional teaching, namely: 80.3> 77.23.It can be concluded that the type of learning model aided Numbered Heads Together concrete objects affect the results of the fifth grade students learn math elementary Cluster I North Kuta academic year 2013/2014. keyword : Models Numbered Heads Together Concrete Objects, Mathematics, Learning Outcomes

Filter by Year

2014 2014


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021) Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue