cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 582 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2014):" : 582 Documents clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) BERBANTUAN KURSI PANAS TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD GUGUS Ir. SOEKARNO ., Ahmad Fatoni; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3191

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe Creative Problem Solving (CPS) berbantuan kursi panas dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada kelas V SD Gugus Ir. Soekarno Denpasar Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy experiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di Gugus Ir. Soekarno Denpasar Selatan tahun ajaran 2013/2014 yang berjumlah 453 orang. Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik random sampling yang diacak adalah kelasnya untuk menentukan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan hasil pengundian yaitu kelas VA SD N 7 Pedungan sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 43 orang dan kelas VB SD N 5 Pedungan sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 42 orang. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar IPS dengan menggunakan metode tes jenis objektif pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil analaisis uji-t didapat thitung = 4,29 dan ttabel = 2,000 pada taraf signifikansi 5% dan dk = 83, ini berarti thitung > ttabel maka Ha diterima dan H0 ditolak. Sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan melalui model kooperatif tipe CPS berbantuan kursi panas dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Rata-rata hasil belajar IPS yang diperoleh antara siswa kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan siswa kelompok kontrol (79,71>73,81). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe CPS berbantuan kursi panas berpengaruh terhadap hasil belajar IPS kelas V SD Gugus Ir. Soekarno Denpasar Selatan.Kata Kunci : model pembelajaran kooperatif tipe CPS, kursi panas, hasil belajar. This study aims to determine the differences of social science learning outcomes between students who learn by guided cooperative learning model Creative Problem Solving (CPS) assisted hot seat games with students who learn by the conventional learning at fifth grade elementary school students at SD Gugus Ir. Soekarno South Denpasar in 2013/2014 academic year totaling 453 students. This research was a quasi-experimental study with the research design used Non-Equivalent Control Group Design. The population in this research were all students of fifth grade elementary school at SD Gugus Ir. Soekarno South Denpasar in 2013/2014 academic year. Samples were taken by random sampling technique. The experiment group and control group selection was chosen by drawing and the result was class VA SD N 7 Pedungan as experiment group which total of 43 person and class VB SD N 5 Pedungan as control group which total of 42 person. The collected data was the learning result of social studies which was collected by test method with regular multiple choice. Data which had been collected was analyzed by descriptive statistical analysis and interferential statistical used t-test. Based on the t-test results obtained tcount = 4,29 and ttable = 2,000 at the 5% significance level and dk = 83, this valuable tcount > ttable (4,29 > 2,000) then H0 is rejected and Ha accepted. So, could be interpretative that there was significant differences of social science learning outcomes between students who learn by guided cooperative learning model CPS assisted hot seat games with students who learn by the conventional learning. The average value of social studies outcomes of experiment group students was higher than the control group students (79,71 > 73,81). It can be concluded that the guided cooperative learning model CPS assisted hot seat games was significant determinated to social studies outcomes of fifth grade elementary school students at SD Gugus Ir. Soekarno South Denpasar.keyword : cooperative learning model CPS, hot seat games, learning outcomes.
PENGARUH STRATEGI REACT DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V ., I Dewa Putu Yudiprasetya; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3794

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang dibelajarkan menggunakan strategi REACT dengan penggunaan model pembelajaran konvensional, (2) pengaruh interaksi antara penggunaan strategi REACT dan motivasi belajar tehadap hasil belajar matematika, (3) perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang dibelajarkan menggunakan strategi REACT dengan penggunaan model pembelajaran konvensional pada siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi, (4) perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang dibelajarkan menggunakan strategi REACT dengan penggunaan model pembelajaran konvensional pada siswa yang memiliki motivasi belajar rendah. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain faktorial 2x2. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V Gugus IX Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 210 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD No. 1 Astina yang berjumlah 34 orang dan siswa kelas VB SD No. 1 Banjar Jawa yang berjumlah 32 orang. Data hasil belajar matematika dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda dan motivasi belajar dikumpulkan dengan instrumen kuesioner. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan ANAVA dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang dibelajarkan dengan strategi REACT dengan pembelajaran konvensional dengan nilai signifikansi sebesar 0,002, (2) terdapat pengaruh interaksi antara strategi REACTdan motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika siswa dengan nilai signifikansi sebesar 0,041, (3) terdapat perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang dibelajarkan dengan strategi REACT dengan pembelajaran konvensional pada siswa motivasi tinggi dengan nilai Fhitung sebesar 19,64, dan (4) terdapat perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang dibelajarkan dengan strategi REACT dengan pembelajaran konvensional pada siswa motivasi rendah dengan nilai Fhitung sebesar 5,29. Jadi, strategi REACTdan motivasi belajar berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa.Kata Kunci : strategi REACT, hasil belajar matematika, motivasi belajar This study aimed to determine: (1) the differences of mathematics learning outcomes between students who learned using REACT strategy and students who learned conventionally, (2) the interaction effect between students who learnedREACT strategy and motivation toward mathematics learning outcomes, (3)differences of mathematics learning outcomes between students who learned with REACT strategy and conventionally on students' high motivation, (4) differences of mathematics learning outcomes between students who learned with REACT strategy and conventionally on students’ low motivation. This research is a quasi experimental study with a 2x2 factorial design. The population of this research is all students in class V on IX Buleleng district in academic year 2013/2014, amounting to 210 people. The sample of this study are the students of class V SD No. 1 Astina, amounting to 34 people and the students of class VB SD No. 1 Banjar Jawa amounting to 32 people. The data of mathematics learning outcomes were collected by multiple choice test instruments and the data of students' motivation were collected by questionnaires. The data collected were analyzed using descriptive statistics and ANOVA analysis of two paths. The results showed that: (1) there are differences of mathematics learning outcomes between students who learned with REACT strategy with conventional learning with a significance value of 0.002, (2) there is an interaction effect between REACT strategy and motivation toward mathematics learning outcomes of students with a significance value of 0.041, (3) there are differences in mathematics learning outcomes between students who learned with REACT strategy with conventional learning on students'high motivation with a value of F of 19.64, and (4) there are differences in mathematics learning outcomes between students who learned with REACT strategy with conventional learning onstudents’ low motivation with a value of F of 5.29. So, REACT strategy and motivation to learn mathematics influence on student learning outcomes.keyword : REACT strategy, mathematic learning outcomes, motivation to learn

Filter by Year

2014 2014


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue