cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 240 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2015):" : 240 Documents clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION TERHADAP SIKAP SOSIAL DAN HASIL BELAJAR SISWA ., Gede Elga Pranata; ., Dra. Desak Putu Parmiti,MS; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5808

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui perbedaan sikap sosial antara kelompok siswa yang dibelajarkan model Group Investigation dan siswa dengan model konvensional; (2) mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Group Investigation dan kelompok siswa dengan model konvensional; dan (3) untuk mengetahui perbedaan sikap sosial dan hasil belajar IPS siswa secara bersama-sama antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model Group Investigation dengan kelompok siswa dengan model konvensional. Jenis penelitian adalah eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD Gugus IV Kecamatan Klungkung tahun pelajaran 2014/2015. Sampel penelitian digunakan siswa kelas VA dan VB di SDN 1 Semarapura Klod. Data sikap sosial dikumpulkan dengan kuesioner dan data hasil belajar IPS siswa dikumpulkan dengan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah MANOVA.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan sikap sosial antara siswa yang dibelajarkan dengan model Group Investigation dan kelompok siswa model konvensional (P < 0,05); (2) terdapat perbedaan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model Group Investigation dan kelompok siswa dengan model konvensional (P < 0,05); (3) terdapat perbedaan sikap sosial dan hasil belajar IPS siswa secara bersama-sama antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model Group Investigation dan kelompok siswa dengan model konvensional (P < 0,05). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Group Investigation berpengaruh terhadap sikap sosial dan hasil belajar IPS siswa kelas V SD Gugus IV Kecamatan Klungkung tahun pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : Model GI, Sikap Sosial, Hasil Belajar This study aims to: (1) know the social attitude difference between groups of students that learned model of Group Investigation and students with conventional models; (2) know the difference between the results of IPS studies between group of students that learned with learning model Group Investigation and groups of students with conventional models; and (3) to know differences in social attitudes and student learning outcomes IPS studies jointly between groups of students that learned with Group Investigation model with a group of students with the conventional model. This type of research is a quasi experimental. This study population are class V SD Cluster IV Klungkung District of the academic year 2014/2015. The research sample used VA and VB grade students at SDN 1 Semarapura Klod. Data were collected by questionnaire social attitudes and social studies student outcome data collected by the test. Data analysis technique used is MANOVA. The results showed that: (1) there are differences in social attitudes among students that learned with Group Investigation model and the conventional model student group (P
ANALISIS KEMAMPUAN SISWA KELAS IV DI SDN 5 SANUR DALAM KEGIATAN MENCOBA PEMBELAJARAN TEMA CITA-CITAKU DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK PADA KURIKULUM 2013 ., Ni Made Trisnayanti; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) kemampuan siswa kelas IV di SDN 5 Sanur dalam kegiatan mencoba pembelajran tema Cita-Citaku dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013 (2) faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan siswa kelas IV di SDN 5 Sanur dalam kegiatan mencoba pembelajran tema Cita-Citaku dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013. Rancangan penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IVA dan IVB SDN 5 Sanur. Objek penelitian ini adalah kemampuan siswa dalam mencoba dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013, dan faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan siswa dalam mencoba dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi dilakukan untuk memperoleh data kemampuan siswa kelas IV di SDN 5 Sanur dalam kegiatan mencoba pembelajaran tema Cita-Citaku dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013, wawancara dilakukan untuk memperoleh data kemampuan siswa kelas IV di SDN 5 Sanur dalam kegiatan mencoba pembelajaran tema Cita-Citaku dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013 dan faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan siswa kelas IV di SDN 5 Sanur dalam kegiatan mencoba pembelajran tema Cita-Citaku dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013, dokumentasi digunakan untuk melengkapi data observasi. Selanjutnya analisis data dilakukan dengan tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan (1) kemampuan siswa kelas IV di SDN 5 Sanur dalam kegiatan mencoba yaitu sudah mendekati indikator (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan siswa kelas IV di SDN 5 Sanur dalam kegiatan mencoba adalah faktor intern dan faktor ekstern. Kata Kunci : kemampuan siswa, mencoba, pendekatan saintifik, dan kurikulum 2013. This research aims to describe (1) the ability of grade IV in Sanur in activity 5 SDN try pembelajran themes Cita-Citaku to scientific approaches in the curriculum of 2013 (2) factors that influence the ability of grade IV in Sanur in activity 5 SDN try pembelajran themes Cita-Citaku with scientific approach on the curriculum of 2013. The design of this research is a descriptive qualitative. The subject of this study are grade the IVA and IVB SDN 5 Sanur. The object of this research is the ability of the students in the scientific approach to try with the curriculum of 2013, and the factors that affect the ability of the students in the scientific approach to try with the curriculum of 2013. Data collection techniques used are observation, interview and documentation. The observation is done to obtain data on the ability of grade IV in Sanur in activity 5 SDN try learning theme scientific approach with themes Cita-Citaku on the curriculum of 2013, an interview is conducted to obtain data ability of grade IV in Sanur in activity 5 SDN try learning theme scientific approach with themes Cita-Citaku on the curriculum of 2013 and the factors that affect the ability of grade IV in Sanur in activity 5 SDN try pembelajran themes Cita-Citaku to scientific approaches in the curriculum of 2013, the documentation used to complement the data of observation. Further data analysis was done with three stages, namely the reduction of the data, the presentation of the data, and draw conclusions. The results showed (1) the ability of grade IV in Sanur in activity 5 SDN tried that already approaches the indicator (2) factors that influence the ability of grade IV in Sanur in activity 5 SDN try internal factors and factors are external. keyword : Ability students, scientific approach try, and the curriculum is 2013.
PENGARUH STRATEGI TIRU OLAH DAN KEMBANGKAN (TOK) TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS CERITA PENDEK PADA SISWA KELAS V SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2013/2014 DI SD DESA BENGKALA KECAMATAN KUBUTAMBAHAN KABUPATEN BULELENG ., Ni Komang Sumerasih; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5842

Abstract

Permasalahan rendahnya kemampuan menulis cerpen pada siswa kelas V di SD Bengkala menjadi masalah yang utama penelitian ini. Indikasi rendahnya kemampuan menulis cerpen dibuktikan oleh beberapa faktor diantaranya minat siswa menulis sangat rendah. Hal ini diketahui dari nilai rata- rata ulangan semester 75 sedangkan KKM yang ditetapkan sekolah adalah 76. Kondisi tersebut terjadi karena guru pengajar khususnya Bahasa Indonesia masih menggunakan strategi yang kurang kreatif dan inovatif untuk membangun minat siswa dalam kegiatan menulis cerpen. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) deskripsi kemampuan menulis cerpen kelompok kontrol dengan menggunakan strategi mengulang (rehearsal strategies). (2) deskripsi kemampuan menulis cerpen kelompok eksperimen dengan strategi Tiru Olah Kembangkan (TOK). (3) pengaruh yang signifikan strategi TOK pada kemampuan menulis cerpen pada siswa kelas V semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014 di SD desa Bengkala kecamatan Kubutambahan kabupaten Buleleng. Penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent post test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas V di SD No. 1 Bengkala yang berjumlah 78 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SD No. 1 Bengkala yang berjumlah 39 orang dan kelas V SD No. 2 Bengkala yang berjumlah 39 orang. Data kemampuan menulis cerpen dikumpulkan menggunakan lembar observasi berupa rubrik penilaian. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial menggunakan uji-t polled varians. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan (1) Mean (M) rata- rata siswa pada kelompok kontrol sebesar 60,82 berada pada kategori cukup. (2) Mean (M) rata- rata siswa pada kelompok eksperimen sebesar 82,65 berada pada kategori sangat baik. (3) terdapat pengaruh yang signifikan kemampuan menulis cerpen menggunakan strategi TOK pada siswa kelas V semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014 di SD desa Bengkala kecamatan Kubutambahan kabupaten Buleleng (thitung = 12,39 > ttabel = 1,6) pada taraf signifikansi 5%. Kata Kunci : strategi TOK, strategi mengulang, kemampuan menulis cerpen The students’ low ability in science to write short stories in class V in SD Bengkala become a major issue in this study. An indication of the low ability to write short stories evidenced by several factors, including the interests of students to write a very low then seen from the semester test scores 75 while KKM specified school is 76. The low condition, presumably because Indonesian teacher educators in particular are still using strategies that are less creative and innovative ways to build student interest in the activities of writing short stories. Therefore, this study aimed to determine (1) a description of the control group the ability to write short stories using the repeat strategy (rehearsal strategies). (2) a description of the experimental group the ability to write short stories with echoes Sports Develop strategies (TOK). (3) significant influence TOK strategy on the ability to write short stories in class V semester of academic year 2013/2014 in the village elementary school districts Bengkala Kubutambahan Buleleng regency. This study is a quasi-experimental design with non-equivalent post test only control group design. The population in this study is a class V in SD No. 1 Bengkala which amounts to 78 people. This research sample is class V SD No. 1 Bengkala which amounts to 39 people and a class V SD No. 2 Bengkala which amounts to 39 people. Data the ability to write short stories collected using observation sheet in the form of scoring rubric. Data were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics using t-test polled variance. Results of this study can be concluded (1) Mean (M) on average students in the control group at 60.82 in the category enough. (2) Mean (M) on average students in the experimental group amounted to 82.65 are in the very good category. (3) there is a significant influence the ability to write short stories using TOK strategies in class V semester of academic year 2013/2014 in the village elementary school districts Bengkala Kubutambahan Buleleng district (t = 12.39> table = 1.6) at a significance level of 5%.keyword : TOK strategy, repeating the strategy, writing short story ability.
ANALISIS DISKREPANSI PEMBELAJARAN DENGAN KURIKULUM 2013 BERDASARKAN PERMENDIKBUD NOMOR 65 TAHUN 2013 DI SD LABORATORIUM UNDIKSHA ., Ni Luh Sadewi Widyani; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5154

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kesenjangan antara implementasi kurikulum 2013 di SD Laboratorium Undiksha dengan Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013 ditinjau dari perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, penilaian proses dan hasil pembelajaran, serta pengawasan proses pembelajaran. Penelitian ini termasuk penelitian evaluatif model diskrepansi (discrepancy model). Pengukuran efektivitas program dilakukan dengan membandingkan antara kondisi ideal (standar) dengan kondisi riil tentang implementasi Kurikulum 2013 di SD Laboratorium Undiksha berdasarkan Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013. Variabel perencanaan pembelajaran serta penilaian proses dan hasil pembelajaran diukur dengan lembar studi dokumentasi, variabel pelaksanaan pembelajaran diukur dengan lembar observasi, sedangkan variabel pengawasan proses pembelajaran diukur dengan lembar kuesioner. Sampel penelitian berjumlah 4 orang pendidik di SD Laboratorium Undiksha. Data berupa skor semua variabel dianalisis dengan menggunakan prosedur uji tanda berjenjang wilcoxon, kemudian dihitung tanda beda dan besar beda dengan standar yang telah ditentukan. Hasil analisis menunjukkan bahwa besarnya kesenjangan implementasi Kurikulum 2013 di SD Laboratorium Undiksha berdasarkan Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013 ditinjau dari perencanaan pembelajaran adalah sebesar 17,90%, pelaksanaan pembelajaran sebesar 12,11%, penilaian proses dan hasil pembelajaran sebesar 6,67%, serta pengawasan proses pembelajaran sebesar 10,95%. Kesenjangan tersebut secara umum disebabkan karena sulitnya merubah mindset warga satuan pendidikan, keterlambatan pendistribusian buku, serta tidak meratanya program pelatihan kepada pendidik.Kata Kunci : diskrepansi, Kurikulum 2013, Permendikbud No. 65 Tahun 2013 This research aimed to determine how large the discrepancy between the ideal condition and the implementation of 2013 curriculum in teaching and learning process at SD Laboratorium Undiksha reviewed from the lesson plan, teaching learning process, assessment and learning outcomes, and the monitoring of learning process. This study was evaluative research which apply discrepancy model. Measurement of the program effectiveness was done by comparing the ideal conditions, based on Permendikbud No. 65 of 2013, with the real conditions on the implementation of 2013 Curriculum at SD Laboratorium Undiksha. Lesson plan, assessment process, and learning outcomes variable, were measured by the study documentation sheets. Meanwhile, the teaching and learning process variable was measured by observation sheets, and the monitoring of learning process variable was measured by questionnaire. Sample of the study consisted of 4 teachers of SD Laboratorium Undiksha. The scores form for all variables were analyzed using the Wilcoxon’s signed rank test. The sign difference and score difference were calculated with a predetermined standard. The result of the analysis showed that the large of discrepancy between ideal conditions (based on Permendikbud No. 65 of 2013) and the implementation of 2013 Curriculum at SD Laboratorium Undiksha in terms of lesson plan is 17,90%, teaching and learning process is 12,11%, assessment and learning outcomes is 6,67%, and the monitoring of learning process is 10,95%. The discrepancy is generally due to the difficulty in changing the mindset of most education staff, tardiness of the books’ distribution, and uneven training programs for educators.keyword : discrepancy, Curriculum 2013, Permendikbud No. 65 of 2013
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS ASSESSMENT PORTOFOLIO TERHADAP HASIL BELAJAR PENGETAHUAN BAHASA INDONESIA DAN DISIPLIN BELAJAR SISWA KELAS IV SD GURUS IR SUKARNO DENPASAR SELATAN ., Anak Agung Putri Saraswati; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.6130

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan hasil belajar pengetahuan bahasa Indonesia dan disiplin belajar antara siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan saintifik berbasis assessment portofolio dan siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan saintifik konvensional siswa kelas IV SD gugus Ir Sukarno Denpasar Selatan. Jenis penelitian adalah eksperimen semu (quasi eksperiment). Desain eksperimen semu yang digunakan adalah nonequivalent control group design. Untuk menentukan sampel dalam penelitian ini digunakan teknik random sampling. Sampel SDN 5 Pedungan terpilih sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa sebanyak 38 orang siswa dan SDN 14 Pedungan terpilih sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa sebanyak 40 orang siswa. Analisis data penilitian dilakukan dengan manova. Untuk menguji hipotesis I dan hipotesis II digunakan uji-t, serta untuk menguji hipotesis III digunakan uji statistik Manova. Hasil analisis manova menunjukkan angka 0,000 < 0,05 maka H0 ditolak dapat dikatakan terdapat perbedaan hasil belajar pengetahuan bahasa Indonesia dan disiplin belajar antara siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan saintifik berbasis assessment portofolio dan siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan saintifik konvensional siswa kelas IV SD gugus Ir Sukarno Denpasar Selatan. Jadi dapat disimpulkan pendekatan saintifik berbasis assessment portofolio berpengaruh terhadap hasil belajar pengetahuan bahasa Indonesia dan disiplin belajar siswa kelas IV SD gugus Ir Sukarno Denpasar Selatan. Kata Kunci : assessment portofolio, hasil belajar pengetahuan bahasa Indonesia, dan disiplin belajar This research was aimed to know the difference of Bahasa Indonesia learning outcome and learning discipline between the students that was learned through scientific approach based portofolio assessment and the students that was learned through convensional scientific approach class IV elementary school gugus Ir Sukarno Denpasar Selatan. The design of this research was quasi exsperiment by nonequivalent control group design. To determine the sample of this research was by using random sampling technique. SDN 5 Pedungan as eksperiment class with amount of 38 students and SDN 14 Pedungan as control class with amount of 40 students. Research analysis was done by manova. To test I hypothesis and II hypothesis used t-test, and to test III hypothesis used manova statistic test. This research result showed that the number 0,000 < 0,05 so H0 refused and Ha accepted or could be said there was difference of Bahasa Indonesia learning outcome and learning discipline between the students that was learned through scientific approach based portofolio assessment and the students that was learned through convensional scientific approach class IV elementary school gugus Ir Sukarno Denpasar Selatan. So, it can be conclude that there was scientific approach based portofolio assessment take effect of Bahasa Indonesia learning outcome and learning discipline students class IV elementary school gugus Ir Sukarno Denpasar Selatan. keyword : portofolio assessment, Bahasa Indonesia learning outcome, and learning discipline
ANALISIS KEMAMPUAN SISWA DALAM MENGASOSIASI PADA PROSES PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK PADA KURIKULUM 2013 (TEMA AIR, BUMI DAN MATAHARI) DI KELAS II SD NEGERI 14 DAUH PURI KECAMATAN DENPASAR BARAT (TAHUN AJARAN 2014/2015) ., Nihayanti; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5551

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan kemampuan siswa dalam mengasosiasi pada proses pembelajaran dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013 (Tema Air, Bumi dan Matahari) di Kelas II SD Negeri 14 Dauh Puri Kecamatan Denpasar Barat (2) mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan siswa dalam mengasosiasi pada proses pembelajaran dengan pendekatan saintifik. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan subjek penelitian siswa kelas II SD Negeri 14 Dauh Puri tahun ajaran 2014/2015 yang berjumlah 42. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kemampuan siswa dalam mengasosiasi pada proses pembelajaran dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013 (Tema Air, Bumi dan Matahari) di Kelas II SD Negeri 14 Dauh Puri Kecamatan Denpasar Barat tahun ajaran 2014/2015 tergolong mengasosiasi secara induktif kategori generalisasi hal ini didukung oleh persentase rata – rata kemampuan mengasosiasi siswa yang tergolong baik secara tertulis adalah 83,34%, sedangkan siswa yang tergolong amat baik 16,66%. Kemudian faktor yang mempengaruhi kemampuan mengasosiasi siswa diantaranya minat dan motivasi siswa yang sangat tinggi dalam mengikuti proses pembelajaran dan peran guru dalam membimbing siswa ketika proses pembelajaran berlangsung. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kemampuan siswa dalam mengasosiasi pada proses pembelajaran dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013 (tema air, bumi dan matahari) di kelas II SD Negeri 14 Dauh Puri Kecamatan Denpasar Barat tahun ajaran 2014/2015 adalah baik secara generalisasi.Kata Kunci : kemampuan, siswa, mengasosiasi, pendekatan saintifik, dan kurikulum 2013 The purpose of this study was to examine (1) describe the student`s competence in associating on the process of learning with scientific approach in the curricullum 2013 (themes of water, earth, and sun) for the class II of SD Negeri 14 Dauh Puri Kecamatan Denpasar Barat. (2) describe some factors that affects the student`s ability in associating on the process of learning with scientific approach in the curricullum 2013. This study was descriptive study that has 42 students as a subject of research for the students of class II of SD SD Negeri 14 Dauh Puri in the school year 2014/2015. In this study, a technique for collecting data were using observation, interview, questionnaire opened, and documentation. Analysis data was using a qualitative and quantitative approach. For the result of this study display that the student`s capability in assocaiting on the process of learning was generalizability inductive category. This case was supported by an average of student`s associating with writing presentation were 83,34% for good students and the poor students were 16,66%. From the whole result, the present researcher conclude that the student`s ability in associating on the process of learning was partly good that furthermore followed by the teacher`s including in the process of learning and guiding the students in that process. This research concludes that through the student`s competence in associating on the process of learning with scientific approach in the curricullum 2013 (themes of water, earth, and sun) for the class II of SD Negeri 14 Dauh Puri Kecamatan Denpasar Barat was good with generalizability.keyword : capability, student, association, saintific approach, and curriculum 2013
Pengaruh Model Kooperatif GI (Group Investigation) Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Dalam Pembelajaran IPA ., I Ketut Budiastra; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.; ., I Nyoman Arcana,SST., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.4812

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) deskripsi keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional, 2) deskripsi keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe GI (Group Investigation), 3) pengaruh yang signifikan pada keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe GI (Group Investigation) dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Tahun Pelajaran 2013/2014 di SD di gugus VII Kecamatan Tejakula. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dan menggunakan desain post-test only control group design. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus VII Kecamatan Tejakula Tahun Pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 88 orang. Tehnik pengambilan sampel adalah tehnik random sampling, tetapi yang dirandom adalah kelas. Data dikumpulkan dengan instrumen tes berpikir kritis berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa: 1) skor keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA pada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pembelajaran konvensional cenderung sedang, dengan mean 32,05, 2) skor keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA pada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe GI (Group Investigation) cenderung tinggi, dengan mean 41,7, 3) terdapat pengaruh yang signifikan pada keterampilan berpikir kritis antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe GI (Group Investigation) dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional, dengan thit > ttab (thit = 28,82 > ttab = 45). Kata Kunci : GI (Group Investigation), berpikir kritis This study aims to determine: 1) description of critical thinking skills in science teaching students who learned with conventional learning, 2) description of critical thinking skills in science teaching students who learned with GI (Group Investigation), 3) significant influence in the skill critical thinking in science learning among groups of students who learned with GI (Group Investigation) with a group of students who learned with conventional learning the fifth grade students in the academic year 2013/2014 in primary schools in the cluster VII of Tejakula district. This research is a quasi-experimental research design and using post-test only control group design . The subjects were all fifth grade students in elementary group Tejakula District VII Academic Year 2013/2014 which amounts to 88 people. Sampling technique is random sampling technique, but is randomized class. Data were collected with a critical thinking test instruments in the form of multiple description. The data collected were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics (t-test). Results of this study found that: 1) critical thinking skills scores in science teaching on students who take lessons with conventional learning tend to be low, with a mean of 32,05, 2) score of critical thinking skills in science teaching on students who take learning to the GI (Group Investigation) tend to be high, with a mean of 41,7, 3) there are significant influence in critical thinking skills among the group of students who learned with the GI (Group Investigation) with a group of students who learned with conventional learning, with tarithematic > ttable (tarithematict = 28,82> ttable = 45). keyword : GI (Group Investigation), critical thinking
PENERAPAN PEMBELAJARAN MODEL CONNECTED UNTUK MENINGKATKAN INTERAKSI DAN HASIL BELAJAR IPS PADA SISWA KELAS III SD NO I KAMPUNG BUGIS TAHUN PELAJARAN 2014/2015 ., Wahyuni; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.6189

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mendeskripsikan peningkatan interaksi belajar dalam mata pelajaran IPS pada saat penerapan pembelajaran model connected pada siswa kelas III SD No I Kampung Bugis tahun pelajaran 2014/2015, (2) mendeskripsikan peningkatan hasil belajar dalam mata pelajaran IPS pada saat penerapan pembelajaran model connected pada siswa kelas III SD No I Kampung Bugis. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi, serta melakukan refleksi pada akhir siklus. Penelian ini dapat dimanfaatkan siswa untuk memperoleh pengalaman belajar yang lebih bermakna untuk memberikan kesempatan kepada siswa belajar berinteraksi dengan teman, guru di sekolah, serta seluruh warga di sekolah dalam pembelajaran IPS.Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III SD No I Kampung Bugis tahun ajaran 2014/2015. Objek penelitian ini adalah interaksi dan hasil belajar IPS. Data mengenai interaksi belajar yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan metode deskritif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan interaksi belajar siswa pada siklus I 51,2 % menjadi 74,2% pada siklus II dan hasil belajar IPS siswa siklus I sebesar 54,6% menjadi 80,67% pada siklus II.Berdasarkan hasil presentasi itu dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran model connected dapat meningkatkan interaksi dan hasil belajar IPS pada siswa Kelas III SD No I Kampung Bugis.Kata Kunci : model connected, interaksi belajar IPS, hasil belajar IPS. This research aimed at: (1) describing the improvement of study interaction for social science subjec when connected model learning was implemented to the third grade students of elementary school No. I Kampung Bugis in academic year 2014/2015, (2) describing the improvement of students achievement in social science subject when was implemented of connected model learning in the third grade students of elementary school No.I Kampung Bugis.The reserch was classroom action based research which was conducted on two cycles. Each cycle consists of planning action, action, observation/evaluation and reflection at the end of cycle. This research can give benefits for the students to obtain more meaningful study experience and give chance to interact with friends, teaches at school and all the school participants for social science subject. The subjects of this research were the third grade students of elementary school No. I Kampung Bugis in academic year of 2014/2015. Mean while the objects of this research were interaction and study result of social science subject. Moreover, the data of study result collected was analyzed by using descriptive qualitative method. The result of the research showed the improvement of students study interaction from sufficient to be active and the social science study resultfrom 54,6% becomes 80,67%. Based on percentage above, it can be the concluded that the implementation of connected model learning can improve interaction and social science result of the third grade students elementary school No. I Kampung Bugis.keyword : connected model, social science study interaction, social study result.
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS PROYEK TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD ., Nancy Cinthia Arni Nonitha; ., Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5647

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan pada hasil belajar matematika antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik berbasis proyek dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi experimen dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD Negeri 14 Pedungan Kecamatan Denpasar Selatan yang terdiri dari dua kelas yaitu kelas IVA dan kelas IVB. Sampel ditentukan melalui teknik sampling jenuh. Berdasarkan teknik tersebut, diperoleh kelas IVB sebagai kelas eksperimen dan IVA sebagai kelas kontrol. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah hasil belajar matematika yang dikumpulkan melalui tes objektif pilihan ganda. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa, terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar matematika siswa antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik berbasis proyek dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji hipotesis menggunakan uji-t, dengan thitung lebih besar dari ttabel (thitung = 8,769 > ttabel = 2,000). Rata-rata skor kelompok eksperimen adalah 12,54 dan rata-rata skor kelompok kontrol adalah 11,03. Dengan demikian, pendekatan saintifik berbasis proyek berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV di SD Negeri 14 Pedungan Kecamatan Denpasar Selatan tahun pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : pendekatan saintifik, berbasis proyek, hasil belajar, matematika This study aims to find out the significant effect of students’ achievement in mathematics lesson between group of students who teach by using the learning project-based scientific approach and group of students who teach by using conventional approach. This study is quasi experiment which uses post-test only control group design. The population of this study is all students in 4 th Grade of SD Negeri 14 Pedungan Kecamatan Denpasar Selatan which consists of two classes, class IVA and IVB class. The sample of this study is chose by using surfeited sampling. Dealing with the sampling technique, class IVA as experiment group and IVB as control group. The data which are analyzed in this study are the result of students’ achievement in mathematics lesson in cognitive scope which is collected through objective multiple choice test. The data are analyzed by using descriptive and inferential statistic (Null-Hypothesis). The result of the study shows that there is a significant effect in students’ achievement in mathematics lesson between group of students who teach by learned with the learning project-based scientific approach and group of students who teach by using conventional approach. The result can be seen from the result of hypothesis test using Null-Hypothesis that thitung more than ttable (thitung = 8,769 > ttabel = 2,000). The average score of experiment group is 12,54 and the average score of control group is 11,03 . It means that the learning project-based scientific approach has an effect of students’ achievement in mathematics lesson in the 4th Grade of SD Negeri 14 Pedungan Kecamatan Denpasar Selatan, in the academic year 2014/2015.keyword : scientific approach, project-based, result study, mathematics
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK DENGAN PENILAIAN PROYEK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA KELAS IVA SD NEGERI 26 PEMECUTAN TAHUN PELAJARAN 2014/2015 ., Ni Putu Pitri Widnyani; ., Drs. I Made Suara, M.Pd; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.4943

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk meningkatkan hasil belajar IPS siswa melalui penerapan pendekatan saintifik dengan penilaian proyek dan (2) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa melalui penerapan pendekatan saintifik dengan penilaian proyek. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas IVA SD Negeri 26 Pemecutan yang berjumlah 38 siswa tahun pelajaran 2014/2015. Data hasil belajar IPS dan kemampuan berpikir kreatif dikumpulkan dengan menggunakan tes. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan analisis statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pra siklus diperoleh persentase rata-rata hasil belajar IPS yaitu 63,29% dikategorikan rendah dengan ketuntasan klasikal mencapai 60,53%. Setelah dilakukan perbaikan pembelajaran pada siklus I, persentase rata-rata hasil belajar IPS menjadi 74,60% dikategorikan sedang dengan ketuntasan klasikal mencapai 71,05%. Pada siklus II meningkat menjadi 84,10% dikategorikan tinggi dengan ketuntasan klasikal mencapai 81,58%. Sementara itu, rata-rata kemampuan berpikir kreatif siswa pada siklus I yaitu 82,50 dengan kategori di bawah rata-rata dan pada siklus II meningkat menjadi 90,89 dengan kategori rata-rata. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa pendekatan saintifik dengan penilaian proyek dapat meningkatkan hasil belajar IPS dan kemampuan berpikir kreatif siswa kelas IVA SD Negeri 26 Pemecutan tahun pelajaran 2014/2015. Kata Kunci : pendekatan saintifik dengan penilaian proyek, hasil belajar IPS, dan kemampuan berpikir kreatif. The aimed of this study was (1) to improve the students’ learning outcomes of social science through the implementation of scientific approach with project assessment and (2) to improve the students’ creative thinking ability through the implementation of scientific approach with project assessment. This study was classroom action research in two cycles. The subjects of the study were the students of class IVA of SD Negeri 26 Pemecutan that were consisted of 38 students in academic year 2014/2015. The data of learning outcomes of social science and creative thinking ability were gathered by test. The data have gathered were analyzed by quantitative descriptive statistical analysis. The results of this study show that in pre cycle is obtained the percentage of learning outcomes of social science is 63,29% in low criteria with the classical completeness is 60,53%. When repaired the learning process in first cycle the percentage of learning outcomes of social science to be 74,60% in medium criteria with the classical completeness is 71,05%. In second cycle, it improves to be 84,10% in high criteria with the classical completeness is 81,58%. Meanwhile, the average of creative thinking ability in first cycle is 82,50 in below average criteria. It improves in the second cycle to be 90,89 in average criteria. Based on the results of study, it can be concluded that the implementation of scientific approach with project assessment can improve the students’ learning outcomes of social science and creative thinking ability the students of class IVA of SD Negeri 26 Pemecutan in academic year 2014/2015. keyword : scientific approach with project assessment, the learning outcomes of social science, and creative thinking ability.

Page 1 of 24 | Total Record : 240


Filter by Year

2015 2015


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue