cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 322 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2016):" : 322 Documents clear
PENERAPAN SAINTIFIK BERBASIS LINGKUNGAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., I Gede Agus Munggah; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7092

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk megetahui peningkatan hasil belajar IPA dengan menerapkan pendekatan saintifik berbasis lingkungan pada siswa kelas V tahun pelajaran 2015/2016 di SD Negeri 8 Songan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, tes dan evaluasi, serta refleksi. Pelaksanaan tindakan tiap siklus adalah tiga kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V tahun pelajaran 2015/2016 di SD Negeri 8 Songan, yang berjumlah 33 orang. Objek penelitian ini adalah hasil belajar IPA. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Data dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menujukkan bahwa terjadi peningkatan persentase hasil belajar IPA pada siswa kelas V di SD Negeri 8 Songan. Berdasarkan hasil tes, pada siklus I rata-rata hasil belajar IPA siswa yang diperoleh sebesar 74,85% (kategori cukup). Selanjutnya, pada siklus II hasil belajar IPA siswa mengalami peningkatan. Rata-rata hasil belajar IPA siswa pada siklus II sebesar 83,5% (kategori tinggi). Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbasis lingkungan dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri 8 Songan, Tahun pelajaran 2015/2016. Kata Kunci : Pendekatan Saintifik, Berbasis Lingkungan, Hasil Belajar IPA. This research aims is improvement the learning capabilities of IPA (sciences) by implementing scientific approach based on environmentin the 5th grade of elementary school on the year 2015/2016 at SD Negeri 8 Songan. The category of this research is action class research which conducts in two cycles. Each cycleconsists of planning phase, conducting the action, test and evaluation, and contemplation. The implementation of action in each cycle has been done in three meeting. The research subjectwas the 5th grade student on the year 2015/2016 at SD Negeri 8 Songanwhich consists of 33 person. The object of the research is learning capabilities.The research data collection used test as the methodology. Moreover, the data was analyzed by the descriptive-statistical analysis technique. The research pointed out that there wasa significant grade improvement insubject IPA of the 5th grade student at SD Negeri 8 Songan. Based on the test result, in the cycle I, the result average ofIPA was 74,85% (sufficient category) . Furthermore, in the cycle II the result average ofIPA is increased into 83,5% (excellent category). Based on theresult of the research, it concluded that the implementation of the scientific approach based on environment is able to improve the learning outcomes of IPA for the 5th grade student at SD Negeri 8 Songan on the year 2015/2016.keyword : Scientific Approach, Environmental Based, IPA’s Learning Outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TWO STAY TWO STRAY TERHADAP HASIL BELAJAR IPA ., Ni Kadek Chandra Pratiwi; ., I Kadek Suartama, M.Pd.; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7526

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan hasil belajar IPA setelah menggunakan model pembelajaran kooperatif TSTS, 2) mendeskripsikan hasil belajar IPA setelah menggunakan model pembelajaran konvensional, dan 3) mengetahui adanya perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif TSTS dan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di Gugus 3 Udayana Kecamatan Mendoyo Kabupaten Jembrana pada Tahun Pelajaran 2015/2016. Penelitian ini termasuk jenis penelitian eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD di Gugus 13 Kecamatan Buleleng yang berjumlah 139 siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 2 Penyaringan dan V SDN 5 Penyaringan yang masing-masing berjumlah 20 dan 22 orang siswa. Sampel diambil dengan menggunakan teknik random sampling sehingga diperoleh kelas V SDN 5 Penyaringan sebagai kelompok eksperimen dan V SDN 2 Penyaringan sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes yaitu tes hasil belajar IPA yang berupa tes objektif. Data yang dikumpulkan berupa skor hasil belajar IPA kemudian dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) hasil belajar siswa dengan model TSTS tergolong kualifikasi sangat baik (X ̅=28,11), 2) hasil belajar siswa dengan model konvensional tergolong kualifikasi baik (X ̅=24,08), dan 3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif TSTS dan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional. Perbedaan tersebut dapat dilihat dari perhitungan dengan menggunakan uji-t yang memperoleh hasil thitung=53,22>ttabel (α=0,05) =2,00. Melalui perbedaan tersebut, dapat dikatakan bahwa model pembelajaran kooperatif TSTS berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA.Kata Kunci : Model Kooperatif, TSTS, Hasil Belajar IPA The purpose of this research was: 1) to describe the results of science learning after using TSTS cooperative learning model, 2) to describe the results of science learning after using conventional learning models , and 3) to know the differences of science learning outcome between the group of students who are learning with TSTS cooperative learning model and a group of students who are learning with conventional learning models in class V at cluster 3 Udayana sub district Mendoyo regency Jembrana the Academic Year 2015 / 2016. Kind of this research is a quasi experimental study. The population in this study are 139 students of fifth grade elementary school students at Cluster 3 Udayana sub district Mendoyo regencyJembrana. The samples in this study were students of class V at SDN 2 Penyaringan and V at SDN 5 Penyaringan each of which accounted by 20 and 22 students. Samples were taken using techniques random sampling in order to obtain the V at SDN 5 Penyaringan class as experimental group and V at SDN 2 Penyaringan as a control group. Data collected by the test method that tests science learning outcomes in the form objective test. Data collected in the form scores of science learning outcomes were analyzed using descriptive and inferential statistical analysis. The results showed: 1) learning outcomes of students with TSTS model classified as excellent qualifications (X ̅= 28.11), 2) student learning outcomes with conventional models classified as good qualifications (X ̅ = 24.08), and 3) there are significant differences of science learning outcomes between the groups of students who are learning TSTS cooperative learning model and groups of students who are learning with conventional learning models. The difference can be seen from the calculations using the t-test results gained tcount = 53.22 >ttable (α = 0.05) = 2.00. Through these results, it can be said that the TSTS cooperative learning model give positive effects on science learning outcomes.keyword : Cooperative Model, TSTS, Science Learning Outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA PADA SISWA KELAS IV SD ., Luh Gede Dita Ernayanti; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7342

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Think Talk Write terhadap motivasi dan hasil belajar bahasa Indonesia. Rancangan penelitian yang digunakan adalah nonequivalent post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas IV SD di Gugus III Tambora Kecamatan Melaya Kabupaten Jembrana tahun pelajaran 2015/2016. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan uji MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) terdapat perbedaan motivasi belajar yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Think Talk Write dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional (F = 158,862, dengan Sig. < 0,05); 2) terdapat perbedaan hasil belajar bahasa Indonesia yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Think Talk Write dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional (F = 42,70, dengan Sig. < 0,05); 3) terdapat perbedaan motivasi belajar dan hasil belajar bahasa Indonesia yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Think Talk Write dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional (F = 39,000, dengan Sig. < 0,05).Kata Kunci : Kata kunci: model TTW , motivasi, hasil belajar. The study was aimed to know the effect of Think Talk Write toward students’ motivation and their Bahasa Indonesia learning achievement. The research was designed in a non equivalent post-test only control group design. The population of this research is all of the fourth grade students of elementary school in Gugus III Tambora, Melaya subdistrict, Jembrana Regency in academic years 2015/2016. The sample was taken out of two classes using group random sampling technique. The collected data were analyzed by MANOVA test. The result of the research showed that: 1) there are significant differences of the learning motivation between students which have been given Think Talk Write treatment and those who were taught by using conventional models (F = 158,862, dengan Sig. < 0,05); 2) there are significant differences of students’ Bahasa Indonesia learning achievement between students who were learned by using Think Talk Write and those who were taught by using conventional learning model (F = 42,70, dengan Sig. < 0,05); 3) there are significant differences of students’ learning motivation between students who were taught by using Think Talk Write and those who were taught using conventional learning model.keyword : Keywords: model TTW, motivation, learning achievement.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN COURSE REVIEW HORAY UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA DI SD ., Nyoman Ayu Putri Lestari; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7371

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dengan implementasi model pembelajaran course review horay (CRH) pada mata pelajaran IPA kelas IV semester II di SDN 2 Tigawasa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng pada tahun pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 2 Tigawasa dengan banyaknya siswa 28 orang. Objek pada penelitian ini adalah aktivitas belajar siswa dan hasil belajar pada ranah kognif. Data dikumpulkan menggunakan metode observasi untuk aktivitas belajar siswa dan metode tes untuk hasil belajar IPA siswa. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya peningkatan aktivitas dan hasil belajar IPA siswa. Berdasarkan hasil observasi aktivitas belajar siswa pada siklus I diperoleh rata-rata sebesar 70 (kategori aktif) dan meningkat menjadi 81,07 (kategori sangat aktif) pada siklus II. Kemudian hasil belajar IPA siswa pada siklus I didapat rata-rata persentase sebesar 71% (kategori sedang) dan meningkat mencapai 86% (kategori tinggi) pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran course review horay dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA siswa kelas IV SDN 2 Tigawasa.Kata Kunci : Model CRH, Aktivitas Belajar, Hasil Belajar The purpose of this research was to improve activities and student’s learning in science by applying model of learning that is course review horay (CRH) for fourth grade of SDN 2 Tigawasa in second semester, Banjar district, Buleleng regency in academic year 2015/20116. The type of this research was classroom step research that conducts in two cycles. The subject of this research was the fourth grade student of SDN 2 Tigawasa which numbers 28. The objects of this research were student’s learning activities and the result of student’s learning in science on cognitive. Data collected by observation of student’s learning activities and test for student’s learning in science. The results of the research indicate the average of student’s learning activities and student’s learning in science. According to the result of student’s learning activities observation in the first cycle is 70 (active) increase to 81.07 (very active) in the second cycle. According to the result of student’s learning in science in the first cycle indicates the average percentage is 71% (middle) increase into 86% (high) in the second cycle. Based on these results it can be concluded that the application model of learning that is course review horay (CRH) can improve student’s learning activities and student’s learning in science for fourth grade of SDN 2 Tigawasa.keyword : CRH Model, Learning Activities, Result Learning
PENERAPAN MODEL OPEN ENDED BERBANTUAN MEDIA VISUAL DAPAT MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN MATEMATIKA ., Putu Ayu Diarasita; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Drs. I Made Suara, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7123

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk meningkatkan keaktifan belajar matematika siswa kelas IVA SDN 8 Padangsambian melalui penerapan model pembelajaran Open Ended berbantuan media visual dan (2) untuk meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan matematika siswa kelas IVA SDN 8 Padangsambian melalui penerapan model pembelajaran Open Ended berbantuan media visual. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IVA sebanyak 44 siswa dengan 24 orang siswa laki-laki dan 20 orang siswa perempuan. Pengumpulan data keaktifan belajar matematika menggunakan metode observasi dengan instrumen lembar observasi, sedangkan pengumpulan data penguasaan kompetensi pengetahuan matematika menggunakan metode tes dengan instrumen tes uraian. Data yang telah dikumpulkan, dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif dan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian ini adalah (1) persentase rata-rata keaktifan belajar matematika pada siklus I meningkat menjadi 75,95% pada kriteria cukup aktif dan pada siklus II meningkat menjadi 81,75% pada kriteria aktif dan (2) persentase rata-rata penguasaan kompetensi pengetahuan matematika pada siklus I meningkat menjadi 79,09% pada kriteria sedang dengan ketuntasan klasikal sebesar 75% dan pada siklus II persentase rata-rata meningkat menjadi 82,63% pada kriteria tinggi dengan ketuntasan klasikal sebesar 88,63%. Berdasarkan hasil penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Open Ended berbantuan media visual dapat meningkatkan keaktifan dan penguasaan kompetensi pengetahuan matematika pada siswa kelas IVA SDN 8 Padangsambian tahun ajaran 2015/2016.Kata Kunci : open ended, keaktifan, matematika This research aims to (1) to increase mathematic learning’s activeness of students in class IVA of SDN 8 Padangsambian through the application of Open Ended learning model by visual media and (2) to increase the mastery competence of mathematics knowledge of students in class IVA of SDN 8 Padangsambian through the application of Open Ended learning model by visual media. This research is Classroom Action Research (CAR) is conducted in two cycles. The subjects in this research were students of class IVA as many as 44 students to 24 males and 20 females. In collecting mathematic learning’s activeness data is used observation method with instrument observation sheet meanwhile in collecting the mastery competence of mathematics knowledge data is used test method with instrument essay test. The data were analyzed using analysis of statistic descriptive and analysis of descriptive quantitative. The results of this research were (1) the average percentage of learning mathematics activeness in cycle I increased to 75,95% in quite active criteria and cycle II increased to 81,75% in active criteria and (2) the average percentage of the mastery competence of mathematics knowledge in cycle I increased to 79,09% in medium criteria with classical completeness of 75% and cycle II the average percentage increased to 82,63% in high criteria with classical completeness of 88,63%. Based on these results, it can be concluded that the application of cooperative learning model in Open Ended type by Visual Media was improving the activeness and mastery competence of mathematics knowledge of the students in class IVA of SDN 8 Padangsambian in the academic year 2015/2016.keyword : open ended, activeness, mathematics
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SIKLUS BELAJAR (LEARNING CYCLE) 5E BERBANTUAN MULTIMEDIA INTERAKTIF TERHADAP HASIL BELAJAR IPA ., I Gusti Bagus Wira Pandu Winata; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7374

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran siklus belajar (Learning Cycle) 5E berbantuan multimedia interaktif dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus IV Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dan menggunakan desain post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus IV Kecamatan Sawan tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 173 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD N 8 Bungkulan yang berjumlah 19 orang dan siswa kelas V SD N 5 Bungkulan yang berjumlah 21 orang. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda/objektif. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model siklus belajar (Learning Cycle) 5E berbantuan multimedia interaktif dan siswa yang mengikuti pembelajaran model pembelajaran konvensional (thitung = 4,38 dan ttabel = 2,021, sehingga thitung > ttabel). Berdasarkan pemaparan diatas, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran siklus belajar (Learning Cycle) 5E berbantuan multimedia interaktif berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V di SD Gugus IV Kecamatan Sawan.Kata Kunci : hasil belajar IPA, LC5E This study aimed to determine the differences of Science learning outcomes between students who were given Learning Cycle 5E model with the help of interactive multimedia and students who were given conventional learning models in the fifth grade students in Cluster IV District of Sawan, Buleleng regency in the academic year 2015 / 2016. This study wis a quasi-experimental design and used post-test only control group design. The population of this research was all of fifth grade students in Cluster IV District of Sawan, Buleleng regency in the academic year 2015/2016 which consisted 173 people. The samples of this study were 19 fifth grade students of SD (Elementary) N 8 Bungkulan and 21 fifth grade students of SD N 5 Bungkulan. The students Science score as the data of this study were collected by using a multiple choice test / objective. The data obtained were analyzed by using descriptive statistics and inferential statistics (t-test). The result of the study shows it was found that there were significant differences between students who were given Learning Cycle 5E with the help of interactive multimedia model and the students who were given conventional model in term of Science score (tobs = 4,38 dan tcv= 2,021, tobs > tcv). From the result, it can be concluded that Learning Cycle 5E model with the help of interactive multimedia model effected the fifth grade students in Cluster IV District of Sawan’s Science outcome.keyword : Science’s learning outcome, Learning Cycle 5E
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SIKLUS PRATYAKSA PRAMANA, ANUMANA PRAMANA, UPAMANA PRAMANA, DAN SABDA PRAMANA (PAUS) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV DI GUGUS V KECAMATAN SUKASADA ., Gusti Ayu Sri Handayani; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7125

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran siklus PAUS dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional pada siswa kelas IV semester II di Kecamatan Sukasada Tahun Pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dengan menggunakan desain non-equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Semester II di Gugus Kecamatan Sukasada Tahun Pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 227 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Data hasil belajar dikumpulkan dengan tes hasil belajar berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 5,26 dan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) =1,684. Hal ini berarti bahwa thitung > ttabel, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran siklus PAUS dengan siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model konvensional. Hal ini berarti, penerapan model belajar siklus PAUS berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV di gugus V Kecamatan Sukasada.Kata Kunci : siklus belajar PAUS, hasil belajar IPA This research aims to knowing the difference of science learning results between two groups which learned with PAUS learning cycle model and conventional learning model towards fourth grade students in Sukasada District on academic year 2015/2016. The type of this research is quasi experiment with non-equivalent post-test only control group design. The population of this research is all of fourth grade students of 5th cluster in Sukasada District on academic year 2015/2016 which consists of 227 students in amount. To get samples, this research is applied random sampling technique. Data were collected by using test in optional test form. The collected data were analyzed using descriptive statistic analysis and inferential statistic (t-test for independent sample) method. Based on analyzed data, it was discovered that thitung was 5,26 and ttabel was 1,684 with 5% of signification degree. It describes that the value of thitung is higher than ttabel. So, it can be concluded that there is a significant difference of science learning result between two groups that learn using PAUS and conventional learning model. In other words, it concluded that PAUS learning model has a positive influence on science learning results. keyword : PAUS learning model, science learning result
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI DENGAN PEMANFAATAN MEDIA BATANG CUISENAIRE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS III ., Kadek Hery Martin Edy Permana; ., Drs. Made Sumantri; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6599

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas III SD No. 6 Selat terhadap tindakan Penerapan Metode Demonstrasi dengan Pemanfaatan Media Batang Cuisenaire pada mata pelajaran Matematika Kelas III semester I SD No. 6 Selat. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III SD No. 6 Selat tahun ajaran 2014/2015 sebanyak 22 orang yang terdiri dari 11 orang putra dan 11 orang putri. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, dan refleksi data tentang hasil belajar siswa dikumpulkan dengan metode tes hasil belajar. Data dianalisis secara deskriptif. Dari analisis data yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa dengan Penerapan Metode Demontrasi dengan Pemanfaatan Media Batang Cuisenaire dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas III SD No. 6 Selat. Rata-rata hasil belajar pada siklus I mencapai 66 dan pada siklus II mencapai 76, mengalami peningkatan sebesar 10 poin, ketuntasan belajar sebelum tahap penelitian sebesar 52% meningkat setelah penerapan siklus I menjadi 85% ini berarti mengalami peningkatan sebesar 33%, dari siklus I ke siklus II ketuntasan belajar mencapai 100% ini berarti mengalami peningkatan 15%. Kata Kunci : metode demonstrasi, batang cuisenaire, hasil belajar This study aims to determine the improvement of student learning outcomes Class III SD No. 6 Strait to the action Implementation Method Demonstration by Utilization of Media Trunk Cuisenaire in Mathematics Class III first semester SD No. 6 Strait. The subjects were students of class III SD No. 6 strait academic year 2014/2015 as many as 22 people consisting of 11 male students and 11 female students. This classroom action research conducted in two cycles. Each cycle consists of planning, action, observation and evaluation, and reflection data about student learning outcomes were collected by the method of achievement test. Data were analyzed descriptively. From the data analysis it can be concluded that the Application Method Demonstrations with Cuisenaire Rods Media Utilization can improve student learning outcomes Class III SD No. 6 Strait. The average results of learning in the first cycle reached 66 and the second cycle reached 76, an increase of 10 points, mastery learning before the research phase of 52% increase after the implementation of the first cycle to 85% this means an increase of 33%, from the first cycle the second cycle to achieve 100% completeness study this means an increase of 15%.keyword : methods of demonstration, Cuisenaire rods, learning outcomes
ANALISIS KEMAMPUAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN OPERASI BILANGAN BULAT KELAS IV ., Ni Putu Sri Widiyastuti; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7428

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) Pembelajaran operasi bilangan bulat di kelas IV, (2) Kemampuan siswa dalam menyelesaikan operasi bilangan bulat, (3) Kendala-kendala yang dihadapi siswa dalam menyelesaikan operasi bilangan bulat. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri 2 Pemaron yang berjumlah 24 orang dan guru kelas IV. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes, observasi, wawancara dan dokumen. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Pembelajaran operasi bilangan bulat termasuk dalam kategori baik, (2) Rata-rata secara klasikal sebesar 59,8 dengan kategori rendah dengan indikator tertinggi adalah menuliskan kalimat pengurangan ke bentuk penjumlahan 83,33% dan indikator terendah adalah melakukan operasi hitung penjumlahan bilangan bulat dengan menggunakan garis bilangan 34,68%, (3) Kendala-kendala yang dihadapi siswa dalam menyelesaikan operasi bilangan bulat adalah menentukan bilangan bulat positif dan negatif dan menyelesaikan soal dengan garis bilangan. Dengan demikian kemampuan siswa dalam menyelesaikan operasi bilangan bulat termasuk dalam kategori rendah. Kata Kunci : matematika, kemampuan, operasi bilangan bulat This study aimed to describe (1) Learning integer operations in the fourth grade, (2) the ability of students to complete the integer operations, (3) Constraints faced by students in completing integer operations. Subjects in this study were all fourth grade students of SD Negeri 2 Pemaron amounting to 24 people and a fourth grade teacher. Data collection methods used in this research is the method of testing, observation, interviews and documentation. Data analysis techniques in this study using a descriptive analysis of quantitative and qualitative descriptive analysis. The results of this study indicate that (1) Learning integer operations included in either category, (2) average of 59.8 in the classical style with low category with the highest indicator is to write a sentence reduction to form the sum of 83.33% and the lowest indicator perform integer arithmetic operations by using the sum of the number line 34.68%, (3) constraints faced by students in completing integer operations is determineing the positive and negative integers and solve problems with the number line. Thus the students' ability to complete the integer operations included in the low category.keyword : mathematics, ability, integer operations
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA ., Ni Ketut Ayu Putri Sandra Dewi; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7153

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan penguasaan kompetensi Pengetahuan IPA siswa kelas IV SD Negeri 1 Sanur, setelah diterapkan pendekatan saintifik berbasis pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) . Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus untuk memperbaiki proses pembelajaran. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri 1 Sanur yang berjumlah 40 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan tes objektif untuk mengetahui kemampuan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA. Data tersebut kemudian dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan persentase rata-rata penguasaan kompetensi pengetahuan IPA sebesar 25,75% dari 63,25% pada siklus I menjadi 89% pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa “Penerapan Pendekatan Saintifik Berbasis Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) dapat meningkatkan Penguasaan Kompetensi Pengetahuan IPA Siswa Kelas IV SD Negeri 1 Sanur”. Kata Kunci : saintifik, STAD, pengetahuan IPA. This research aimed to develop natural science competence of the fourth grade students at SD Negeri 1 Sanur, once applied the natural scientific approach based on learning model Student Teams Achievement Division (STAD). This research was a classroom action research which conducted in two cycles to improve the learning proces. Subject of this research was the student of fourth grade at SD Negeri 1 Sanur which numbered 40 people. The data was collected by using an objective test to determine the ability of the science competence of the students then analyzed by quantitative descriptive technique. The result shows that an increase occur in the average percentage of mastering of the natural science competence’s skill of 25, 75% from 63, 25% in the first cycle to 89% in the second cycle. Based on these result can be concluded that “the application of natural scientific approach based on cooperative learning Student Teams Achievement Division (STAD) able to improve the natural science competence of the students of fourth grade of SD Negeri 1 Sanur”. keyword : Scientific, STAD, Natural Science.

Filter by Year

2016 2016


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021) Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue