cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2018)" : 10 Documents clear
PengaruhModel Picture and Picture Dengan Penilaian Portofolio Terhadap Hasil Belajar IPA Kelas IV ., I Gede Hery Suyasa Putra; ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi; ., Drs. Ndara Tanggu Renda, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 6, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v6i1.13266

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran picture and picturedengan penilaian portofolio dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah quasi exsperimen dengan rancanganpost-test only control group design. Populasi penelitian ini adalahsiswa kelas IVSD semester IIdi Gugus ISriwijaya Kecamatan Pakutatantahun pelajaran 2016/2017. Sebanyak 51 orang siswa dipilih sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik random sampling. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPA ranah kognitif yang dikumpulkan melalui tes objektif. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial(uji-t).Hasil penelitian menunjukan bahwa,terdapat pengaruh yang signifikan pada hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran picture and picturedengan penilaian portofolio dan siswa yang mengikuti pembelajaran secara konvensional. Hal ini dapat dilihat dari perolehan hasil uji hipotesis menggunakan uji-t, dengan thitung lebih besar dari ttabel (thit = 5,534> ttab= 2,009).Kata Kunci : penilaian portofolio, hasilbelajar IPA,picture and picture This research is aimed to know the differences from the result of sainsstudies course learning between student who learnt by picture and picturelearning model with on portfolio assessment and students who learnt using conventional learning model. This research is a quasi-experiment with a plan of post-test only control group design. Population of this research was grade fourth students in the second semester of Cluster I Sriwijaya District of Pakutatan in academic year 2016/2017. There were 51 students chosen as the sample by using random sampling technique.The data which were analyzed in this research is the result of sains studies course domain cognitive which were gathered through objective test. The data were analyzed using descriptive statistic and inferential statistic (t-test).The results showed that, there were significant difference between the result of social studies course of the students who were attending learning process usingpicture and picturelearning model with on portfolio assessment and students who learnt using conventional learning model. It can be seen from the result of hypothesis test using t-test, with tarithmetic bigger than ttable(tarithmetic= 5,534> ttable= 2.009). So, picture and picturelearning model with on portfolio assessment is positive influential to the result of sains studies course grade fourth students in the second semester of Cluster I District Sriwijaya of Pakutatan in academic year 2016/2017.keyword : portfolio assessment, sains learning result, picture and picture
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN MEDIA QUESTION CARD TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD ., Ni Putu Eva Adelina Ariswati; ., Drs. I Nyoman Murda, M.Pd.; ., Dra. Ni Wayan Arini, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v6i1.13105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media question card dan siswa yang tidak dibelajarkan dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media question card di kelas V SD di Gugus III Kecamatan Melaya Kabupaten Jembrana tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen semu yang menggunakan desain non-equivalent posttest only control group design. Populasi penelitian ini berjumlah 170 orang. Sampel penelitian ini dipilih dengan teknik Simple Random Sampling. Sebanyak 23 orang siswa SD Negeri 2 Ekasari dilibatkan sebagai kelas eksperimen dan 20 orang siswa SD Negeri 2 Nusasari dilibatkan sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar IPS dikumpulkan menggunakan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung > ttabel (thitung = 3,58 > ttabel = 2,00) dan skor rata-rata siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media question card lebih tinggi yaitu 17,91, sedangkan skor rata-rata siswa yang tidak dibelajarkan dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media question card yaitu 13,75. Jadi, model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media question card berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Melaya Kabupaten Jembrana tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Problem Based Learning (PBL), question card, hasil belajar IPS This research aimed at finding out the significant difference of Social Science learning outcomes between students who were taught with question card assisted Problem Based Learning Model (PBL) and students who were not taught by question card assisted Problem Based Learning Model (PBL) in Grade V of elementary schools in Cluster III, Melaya Sub district, Jembrana Regency, in the Academic Year 2016/2017. The type of research used was quasi experimental research using non-equivalent posttest only control group design. The population of this study amounted to 170 people. The sample of this research was chosen by Simple Random Sampling technique. That obtained 23 students of Elementary School 2 Ekasari involved as the experimental class and 20 students of SD Negeri 2 Nusasari involved as the control class. The Social Science learning outcomes data were collected using a multiple choice-shaped test instrument. The data collected were analyzed using descriptive and inferential statistical analysis (t-test). Based on the result of data analysis, it was obtained that tcount > ttable (tcount = 3.58 > ttable = 2.00) and the average score of students who were taught by question-card assisted Problem Based Learning Model (PBL) was higher, which was 17,91, while the average score of students who were not taught with question card assisted Problem Based Learning Model (PBL) was 13.75. Therefore, question card assisted Problem Based Learning (PBL) has an effect on the learning outcomes of Social Science students of Grade V of elementary schools in Cluster III of Melaya Sub district, Jembrana Regency, in the Academic Year 2016/2017.keyword : Problem Based Learning (PBL), question card, Social Science learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBANTUAN MEDIA LINGKUNGAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV DI GUGUS V KECAMATAN SAWAN ., Ni Luh Sri Sumewati; ., Drs. I Dewa Kade Tastra, M.Pd.; ., Drs. I Nyoman Murda, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 6, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v6i1.13106

Abstract

Penelitian eksperimen semu ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbantuan media lingkungan sekitar dan siswa yang belajar dengan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV di Gugus V Kecamatan Sawan tahun pelajaran 2016/2017. Populasi penelitian ini adalah kelas IV di Gugus V Kecamatan Sawan tahun pelajaran 2016/2017. Sampel penelitian berjumlah 23 orang siswa kelas IV SD Negeri 1 Sangsit dan 26 orang siswa kelas IV SD Negeri 8 Sangsit. Instrumen penelitian ini berupa tes hasil belajar IPA. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa thit = 5,88 dan ttab = 2,021. Hal ini berarti bahwa thit > ttab. Artinya, terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbantuan media lingkungan sekitar dan siswa yang belajar dengan menggunakan pembelajaran konvensional. Dari rata-rata ( ), diketahui ( ) kelompok eksperimen sebesar 19,02 dan ( ) kelompok kontrol sebesar 14,08. Hal ini berarti bahwa ( ) eksperimen > ( ) kontrol. Dengan demikian model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbantuan media lingkungan sekitar berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV di Gugus V Kecamatan Sawan tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : model pembelajaran kooperatif tipe TGT, media lingkungan sekitar, hasil belajar This quasi experimental research was aimed to find out the difference of science achievement between students who learnt science by using cooperative learning type TGT model combined with environmental media and students who learnt by using conventional learning. This research was designed as post test only control group design. The population of this research was fourth grade students in cluster V Sawan sub-districtin academic year 2016/2017. The samples of this research were fifth grade students which consisted of 23 students of SD N 1 Sangsit and 26 students of SD N 8 Sangsit. The instrument that was used in this study was test. Data that were obtained were analyzed by using descriptive statistic and inferential statistic (T-test). The result of the analysis was thit = 5,88 and ttab =2,021. It meant that thit > ttab. The analysis showed that there was significant difference of science achievement between students who learnt science by using cooperative learning type TGT model combined with environmental media and students who learnt by using conventional approach. The average ( ) of students achievement showed that the average of experiment group was 19,02 and the average of control group was 14,08. Which meant that the average ( ) of experiment group > the average ( ) of control group. Thus, cooperative learning type TGT model combined with environmental media influenced the science achievement of fourth grade students in cluster V Sawan sub-district in academic year 2016/2017.keyword : cooperative learning model type TGT, environmental media, learning result
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF SCRIPT BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPS KELAS IV ., Kadek Yondika Yusa Giri; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni, M.S., Kons.; ., Dra. Ni Wayan Arini, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 6, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v6i1.13108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Script Berbantuan Media Audio Visual dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional di SD Gugus VI Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini menggunakan eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seleuruh kelas IV di SD Gugus VI Kecamatan Buleleng. Sampel penelitian ini adalah SDN 1 Kampung Baru yang berjumlah 28 siswa dan SDN 2 Kampung Baru yang berjumlah 30 siswa. Metode dalam pengumpulan data dilakukan dengan metode tes yaitu tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Script Berbantuan Media Audio Visual dan siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional dengan thitung= 8,497 > ttabel= 1,875 adanya perbedaan yang signifikan. Berdasarkan hasil analsis data model pembelajaran Kooperatif Script Berbantuan Media Audio Visual dan siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Hal ini dapat dilihat dari skor rata-rata siswa yang menggunakan model pembelajaran Kooperatif Script yaitu 24,61 dan skor rata-rata siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional yaitu 20,20. Perbaikan dilakukan dalam proses pembelajaran IPS dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Script berbantuan Media Audio Visual untuk meningkatkan hasil belajar yang mampu mengatasi kendala-kendala dalam proses pembelajaran dikelas.Kata Kunci : hasil belajar, IPS, Kooperatif Script This study aims to determine the difference between IPS learning outcomes between groups of students who were taught using the model of Co-operative Script Assisted Audio Visual Media and group of students who were taught using conventional learning model in SD Gugus VI Buleleng Sub-District Buleleng District in the academic year 2016/2017. This type of research uses quasi experiments. The population of this research is all fourth grade at SD Gugus VI Buleleng District. The sample of this research is SDN 1 Kampung Baru with 28 students and SDN 2 Kampung Baru with 30 students. Methods in data collection is done by the test method is a multiple choice test. The data obtained were analyzed using descriptive statistics and inferential statistic analysis, t-test. The results of this study indicate that there are differences in IPS learning outcomes between students who were taught using the model of Co-operative Script Assisted Audio Visual Media and students using conventional learning model with tcount = 8.497> ttabel = 1.875 there is a significant difference. Based on the results of analysis data model of Co-operative Script Assisted Audio Visual Media and students using conventional learning model. This can be seen from the average score of students using the Cooperative Cooperative learning model is 24.61 and the average score of students using conventional learning model is 20.20. Improvement is done in the learning process of IPS by using the model of Co-operative Script Assisted Audio Visual Media to improve learning outcomes that can overcome the constraints in the process of learning in class.keyword : learning outcomes, IPS, Co-operative Scripts
PENGARUH MODEL THINK TALK WRITE DAN EFIKASI DIRI TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD ., Kadek Adi Ariana; ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi; ., Drs. I Dewa Kade Tastra, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 6, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v6i1.13114

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui :(1)perbedaan hasil belajar Matematika antara yang mendapatkan perlakuan model pembelajaran TTW dan yang tidak mendapatkan model pembelajaran TTW, (2) perbedaan hasil belajar Matematika antara yang Efikasi Dirinya tinggi dan yang Efikasi Dirinya rendah, (3) pengaruh interaksi antara model pembelajaan TTW dan Efikasi Diri terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V di SD Gugus II Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017.Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan rancangan non-equivalent pretest-posttest control group design. Jumlah anggota populasi dalam penelitian ini yaitu 232 siswa dan jumlah anggota sampel sebanyak 50 siswa yang diambil secara acak. Data hasil belajar Matematika dikumpulkan menggunakan metode tes dan Efikasi Diri dikumpulkan menggunakan metode kuesioner,dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial (analysis variance 2 x 2).Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat perbedaan hasil belajar matematika siswa antara yang mendapatkan perlakuan model pembelajaran TTW dan yang tidak mendapatkan model pembelajaran TTW, (2) terdapat perbedaan hasil belajar matematika siswa antara yang Efikasi Dirinya tinggi dan yang Efikasi Dirinya rendah, dan (3) terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaan TTW dan Efikasi Diri terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V di SD Gugus II Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017. Kata Kunci : Kata-kata kunci:TTW, efikasi diri, hasil belajar. Abstract This research was aimed to: (1)The difference of student’s Mathematic learning result between who got the treatment of TTW learning model and whodid not get the TTW learning model, (2) The difference of student’s Mathematics learning result between who and the Self Effectiveness were high and low, (3) The influence of interaction between TTW learning model and Self Efficacy toward the result of learning of mathematics of fifth grade students in Gugus II Buleleng district Buleleng regency in 2016/2017 academic year. The type of research was quasi experiment with non-equivalent design pretest-posttest control group design. The numbers of mambers population in this research were 232 students and the number of mamber sample ware 50 students. The data results mathematics was collected by using test and student ‘s afication and collected by using questioner, analyzed by using descriptive statistic analyse and inferential statistic analyse (analysis variance 2 x 2). The data of Mathematics learning result and Self efficacy result were collected by using test method, that data were analyzed by using descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis (analysis variance 2 x 2). The results of this research indicated that: (1) there was differenciate of mathematics learning result between students who get treatment of TTW learning model and those student who do not get TTW learning model; (2) there was differenciate of students' mathematics learning result between high self efficacy and low self efficacy, 3) there was influence of interaction between model of TTW empowerment and Self Efficacy to result of learning of student mathematics of class V in SD Gugus II Buleleng Sub-District Buleleng District Lesson Year 2016/2017. keyword : Key words: TTW, self efficacy, learning result
PENGARUH STRATEGI SQ4R BERBANTUAN SATUA BALI TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS V ., I Made Deni Gunarsa; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 6, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v6i1.12920

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan membaca pemahaman siswa antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan strategi SQ4R berbantuan Satua Bali dan kelompok siswa yang dibelajarkan tidak dengan strategi SQ4R berbantuan Satua Bali pada siswa kelas V di SD Gugus V Kintamani Tahun Pelajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu, dengan desain Non Equivalent post test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas V di SD Gugus V Kintamani. Sampel penelitian adalah kelas V SDN 3 Belantih sebagai kelompok eksperimen dan kelas V SDN Catur sebagai kelompok kontrol yang diperoleh dengan teknik random sampling melalui cara undian kelas. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis deskriptif dan analisis inferensial yang menggunakan uji t (polled varians). Hasil penelitian menunjukan bahwa, rata-rata skor kemampuan membaca pemahaman siswa pada kelompok eksperimen (41,80) lebih besar dari kelompok kontrol (34,27). Berdasarkan hal tersebut, terdapat perbedaan kemampuan membaca pemahaman siswa antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan strategi SQ4R berbantuan Satua Bali dan kelompok siswa yang dibelajarkan tidak dengan strategi SQ4R berbantuan Satua Bali pada siswa kelas V di SD Gugus V Kintamani Tahun Pelajaran 2017/2018. Dengan demikian, strategi SQ4R berbantuan Satua Bali berpengaruh terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V di SD Gugus V Kintamani Tahun Ajaran 2017/2018. Kata Kunci : strategi SQ4R, satua Bali, kemampuan membaca pemahaman. This study aims to determine the difference in students' reading comprehension skills between groups of students who were taught by the SQ4R-supported strategy of the Satua Bali and the group of students who were not taught by the SQ4R-supported strategy of Satua Bali in grade V students at SD Gugus V Kintamani Lesson Year 2017/2018. This research type is quasi experiment, with Non Equivalent design post test only control group design. The population in this study is the entire class V in SD Gugus V Kintamani. The research sample is class V SDN 3 Belantih as experimental group and class V SDN Catur as control group obtained by random sampling technique by way of class lottery. The analytical methods used in this study include descriptive analysis and inferential analysis using the t test (polled variance). The results showed that the mean score of students' reading comprehension ability in the experimental group (41.80) was greater than the control group (34,27). Based on this, there is a difference in the students' reading comprehension ability between the groups of students who were taught by the SQ4R-supported strategy of the Satua Bali and the group of students who were taught not with the SQ4R-supported strategy of Satua Bali in grade V students at SD Gugus V Kintamani Lesson Year 2017/2018. Thus, the Satya Bali-based SQ4R strategy has an effect on reading comprehension of grade V students in SD Gugus V Kintamani of the academic year 2017/2018.keyword : SQ4R strategy, satua Bali, reading comprehension ability.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SAVI BERBASIS MIND MAPPING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR IPS DI SD ., Gede Hendrawan; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., Dra. Ni Wayan Arini, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 6, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v6i1.12921

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan motivasi belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran SAVI berbasis mind mapping dan pembelajaran tanpa menggunakan model pembelajaran SAVI berbasis mind mapping pada siswa kelas V SD di gugus V Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SDN 1 Petandakan sebagai kelas ekperimen dan SDN 1 Sari Mekar sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan instrumen kuisiooner motivasi belajar. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik infrensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan motivasi belajar IPS yang signifikan antara kelompok yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran SAVI berbasis mind mapping dan siswa yang dibelajarkan tanpa menggunakan model pembelajaran SAVI berbasis mind mapping (thitung=10311>ttabel=2018) artinya thitung lebih besar daripada ttabel yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan. Perbandingan hasil penghitungan rata-rata nilai motivasi belajar IPS siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran SAVI Berbasis mind mapping 121,88 sedangkan siswa yang dibelajarkan tanpa menggunakan model pembelajaran SAVI berbasis mind mapping 103,30. Ini berarti bahwa penggunaan model pembelajaran SAVI berbasis mind mapping berpengaruh terhadap motivasi belajar IPS siswa kelas V SD di gugus V Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2016//2017.Kata Kunci : SAVI, mind mapping, motivasi belajar This study aims to determine the difference in motivation of IPS learning between students who were taught using SAVI based learning model of mind mapping and learning without using SAVI based learning model mind mapping on students of class V SD in Gugus V Buleleng District, Buleleng Regency. The sample of this research is students of class V SDN 1 Petandakan as an experimental class and SDN 1 Sari Mekar as a control class. The data collection of this research using questionnaire instrument of learning motivation. The data collected were analyzed using descriptive statistical and statistical analyzes (t-test). The results of this study found a significant difference in learning motivation between IPS learning groups using SAVI learning model based on mind mapping and students who were taught without using SAVI learning model based on mind mapping (tCount=10311>ttable=2018) that is tcount bigger than ttable Which indicates a significant difference. Comparison of calculation result of mean value of learning motivation of IPS students following learning using SAVI based learning model mind mapping 121,88 while the students who were taught without using SAVI based learning model mind mapping 103.30. This means the use of SAVI-based learning model of mind mapping learning motivation of IPS students in grade V elementary school in gugus V Buleleng sub-district in the academic year 2016/2017.keyword : SAVI, mind mapping, learning motivation
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEADS TOGETHER TERHADAP HASIL BELAJAR IPS PADA SISWA KELAS V SD GUGUS V KINTAMANI TAHUN PELAJARAN 2017/2018 ., I Putu Mas Mahardika; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Dr. I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v6i1.13069

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran NHT (Numbered Head Together) dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional Pada Siswa Kelas V Sd Gugus V Kintamani Tahun Pelajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasie eksperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V yang ada di gugus V Kecamatan Kintamani, kabupaten Bangli tahun pelajaran 2017/2018, yang berjumlah 145 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelompok siswa kelas V SD Negeri 3 Belantih yang berjumlah 25 orang sebagai kelas eksperimen dan kelompok siswa kelas V SD N Catur yang berjumlah 30 orang sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar IPS siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji–t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung 5,290 dan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 2,006. Hal ini berarti bahwa thitung> ttabel, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa hasil belajar IPS kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran NHT (Numbered Head Together) lebih tinggi dibandingkan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : model pembelajaran NHT (Numbered Head Together), hasil belajar IPS This study aims to determine the difference between IPS learning outcomes between groups of students who were taught by NHT (Numbered Head Together) learning model and group of students who were taught by conventional model In Grade V Students Sd V Kintamani Cluster Year 2017/2018. The type of this research is quasi experimental research. The population of this study is all students of class V that exist in cluster V Kecamatan Kintamani, Bangli regency year 2017/2018, which amounted to 145 people. The sample of this research is group of students of Grade V of SD Negeri 3 Belantih which is 25 students as experiment class and student group of class V SD N Catur which is 30 people as control class. Student learning outcomes data were collected with multiple choice test instruments. The data collected were analyzed using descriptive and inferential statistical analysis (t-test). Based on the data analysis, obtained t count 5,290 and ttable (at 5% significance level) = 2,006. This means that thitung> ttable, so it can be interpreted that the learning result of IPS group of students who are taught by NHT (Numbered Head Together) learning model is higher than the student group that is taught by conventional learning model.keyword : NHT (Numbered Head Together) learning model, learning outcomes IPS
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER(NHT) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS V ., Bq.Fitri Hurianti; ., Drs. I Dewa Kade Tastra, M.Pd.; ., Drs. I Nyoman Murda, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v6i1.13107

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal cerita melalui model pembelajaran kooperatif tipe numbered head together (NHT) pada siswa kelas V SD NO 4 Sangsit Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, evaluasi, serta refleksi.Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V di SD NO 4 Sangsit Tahun Pelajaran 2016/2017, dengan jumlah siswa sebanyak 25 orang. Objek penelitian ini adalah kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal cerita kelas 4 di SD NO 4 Sangsit Tahun Pelajaran 2016/2017. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode evaluasi. pada siklus I kemampuan menyelesaikan soal cerita adalah 64,97%. Presentase menyelesaikan soal cerita yang diperoleh pada siklus 1 berada pada katagori kurang. pada siklus II kemampuan menyelesaikan sola cerita adalah 88,63%. presentase kemampuan menyelesaikan soal cerita pada pertemuan II berada pada kategori baik. berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat di simpulkan bahwa Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) Dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal cerita pada mata pelajaran matematika kelas V SD No. 4 Sangsit Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : pembelajarann kooperatif tipe numbered head together, kemampuan siswa The purpose of this study was to determine the improvement of students' ability in solving the story through cooperative learning model Numbered Head Together (NHT) in Class V SD No. 4 Sangsit District of SawanBuleleng in the academic year 2016/2017. This research is a classroom action research conducted in two cycles. Each cycle consisted of planning, action, observation, evaluation, and revleksi. The subjects were fifth grade students in elementary school No. 4 Sangsit the school year 2016/2017, the number of students as many as 25 people. The object of this research is the difficulty in solving story student fifth grade elementary school No. 4 Sangsit in academic year 2016/2017. Collecting data in this study conducted by the method of evaluation. In the first cycle the ability to solve problems is the story of 64.97%. Percentage ability to solve word problems that obtained in the first cycle in the category less. In the second cycle the ability to solve problems is the story of 88.63%. Percentage ability to solve word problems gained at the meeting II are in either category. Based on these results it can be concluded that the application of Cooperative Learning Model Numbered Head Together (NHT) Can Enhance Students Ability In Problem Solving Math Lesson Story In Class V SD No. 4 Sangsit District of SawanBuleleng in the academic year 2016/2017.keyword : Numbered head of cooperative learning together, the ability of students
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KONTEKTUAL BERBANTUAN MEDIA KONGKRET TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD DI GUGUS IV KECAMATAN PETANG TAHUN PELAJARAN 2017/2018 ., I Wayan Harimawan Rahmadi; ., Dr. Desak Putu Parmiti, M.S.; ., Dr. I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v6i1.12918

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model kontekstual berbantuan media kongkret dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional pada siswa kelas V di Gugus IV Kecamatan Petang tahun pelajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di Gugus IV Kecamatan Petang tahun pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 82 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD yang berjumlah 64 orang. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji–t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thit = 7,48 dan ttab (pada taraf signifikansi 5%) = 1,658. Hal ini berarti bahwa thit > ttab, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok yang mengikuti pembelajaran dengan model kontekstual berbantuan media kongkret dan kelomopok yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional. Dari rata–rata ( ) hitung, diketahui kelompok eksperimen adalah 23,14 dan kelompok kontrol adalah 14,03. Hal ini berarti bahwa eksperimen > kontrol, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model kontekstual berbantuan media kongkret berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V di Gugus IV Kecamatan Petang.Kata Kunci : model kontekstual berbantuan media kongkret, hasil belajar IPA This study aims to determine differences in learning outcomes between students who follow the learning contextual model with concrete media assisted and students who follow the learning with conventional model in grade V students in Gugus IV Kecamatan Petang lesson year 2017/2018. This type of research is a quasi-experimental study. The population of this study is all students of class V in class IV Petang District in the academic year 2017/2018 which amounted to 82 people. The sample of this research is the students of class V SD which amounted to 64 people. Student learning outcomes data were collected with multiple choice test instruments. The data collected were analyzed using descriptive and inferential statistical analysis (t-test). Based on the results of data analysis, obtained thi= 7.48 and ttab (at 5% significance level) = 1.658. This means that thit > ttab, so it can be interpreted that there are significant differences in science learning outcomes between groups that follow the learning with contextual model with concrete and concrete media that follow the learning with conventional model. From the average ( ) arithmetic, it is known that the experimental group is 23.14 and the control group is 14.03. This means that the experiment> control, so it can be concluded that the application of concrete media-aided contextual model affects the learning outcomes of science students of class V in the District Gugus Petang District. keyword : concrete media-aided contextual model, science learning outcomes of IPA

Page 1 of 1 | Total Record : 10


Filter by Year

2018 2018


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue