Articles
430 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 1 No. 1 (2013)"
:
430 Documents
clear
PENGARUH MODEL EXPERIENTIAL LEARNING BERBANTUAN RELAKSASI TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS V DI GUGUS 6 KECAMATAN SAWAN
I Gde Wawan Sudatha, Dsk. Wiwin Maya Genitri, I Nym. Murda,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.895
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan motivasi belajar PKn antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model experiential learning berbantuan relaksasi dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran langsung (direct instruction) pada siswa kelas V di gugus 6 Kecamatan Sawan tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dengan jumlah populasi seluruh siswa kelas V di Gugus 6 Kecamatan Sawan berjumlah 185 orang. Sedangkan jumlah sampel penelitian 81 orang siswa. Data tentang motivasi siswa dikumpulkan dengan metode tes berbentuk angket/kuesioner. Data yang sudah diperoleh setelah memberikan tes kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan analisis data, siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model experiential learning berbantuan relaksasi nilai rata-ratanya 118,86. Sedangakn siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model direct instruction (pembelajaran langsung) nilai rata-ratanya 102,75. Berdasarkan hasil perhitungungan uji-t diperoleh hasil hitungung lebih besar dari hasil tabelel, yaitu 7,12 lebih besar dari hasil hitungung tabelel 1,9904, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada motivasi belajar siswa kelas V semester II antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model experiential learning berbantuan relaksasi dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model direct instruction (pembelajaran langsung). Hal ini berarti model experiential learning berbantuan relaksasi berpengaruh positif terhadap motivasi belajar siswa mata pelajaran PKn pada siswa kelas V di Gugus 6 Kecamatan Sawan. Oleh karena itu disarankan agar dalam setiap pembelajaran PKn menggunkan model experiential learning berbantuan relaksasi yang disesuaikan dengan materi yang akan diajarkan. Kata-kata kunci: experiential learning, PKn, relaksasi
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN WORD SQUARE BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV SD GUGUS V KECAMATAN TEGALLALANG
I Gd. Margunayasa, Ni Pd. Mirah Kurniasari, Ni Md. Setuti
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.896
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran word square berbantuan media gambar dan siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV Sekolah Dasar di Gugus V Kecamatan Tegallalang Kabupaten Gianyar Tahun Pelajaran 2012/2013. Penenlitian ini adalah penelitian eksperimen semu menggunakan desain Non Equivalent Post-test Only Control Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di Gugus V Kecamatan Tegallalang. Sampel penelitian ini SD N 1 Pupuan yang berjumlah 22 orang sebagai kelompok eksperimen dan SD N 3 Pupuan yang berjumlah 25 orang sebagai kelompok kontrol yang dipilih dengan sistem Random Sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes, jenis tes yang digunakan adalah pilihan ganda, kemudian dianalisis menggunakan uji-t. Hasil Penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPS yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Word Square berbantuan media gambar dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Hal ini dilihat dari rata-rata kelompok eksperimen lebih besar dari rata-rata kelompok kontrol (XE = 23,77 > X K = 21,16). Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran word square berbantuan media gambar berpengaruh terhadap hasil belajar.Kata-kata kunci: model pembelajaran Word Square, media Gambar, hasil belajar IPS
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR IPA
Ni Wy. Arini, Ni Md. Rusnadi, Dsk. Pt. Parmiti,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.897
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan berpikir kritis dan hasil belajar IPA siswa kelas V SD No. 5 Tamblang setelah diterapkan metode pembelajaran kooperatif tipe Teams Game Tournaments (TGT) dalam proses pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan dalam 2 siklus secara berdaur yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V Semester I SD No. 5 Tamblang Tahun Pelajaran 2012/2013 yang terdiri dari 20 orang. Objek penelitian ini adalah kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar IPA siswa kelas V semester I SD No. 5 Tamblang Tahun Pelajaran 2012/2013. Data kemampuan berpikir kritis IPA siswa dikumpulkan melalui tes esai dan data hasil belajar dikumpulkan melalui tes berbentuk pilihan ganda, kemudian data yang didapatkan dianalisis menggunakan metode analisis statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran kooperatif tipe TGT dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar IPA siswa kelas V SD No.5 Tamblang. Kemampuan berpikir kritis siswa pada siklus I mencapai 63 dengan kategori cukup kritis dan pada siklus II mencapai 80. Hasil belajar pada siklus I mencapai 60 dengan kategori sedang dan pada siklus II mencapai 71,5 dengan kategori tinggi. Kata kunci: TGT, berpikir kritis, pembelajaran kooperatif
PENERAPAN TEKNIK PEMODELAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA PUISI SISWA KELAS V SD NO. 1 SARI MEKAR, KECAMATAN BULELENG
I Gd. Margunayasa, I Wyn. Dedi Suariga, Ni Wyn. Arini
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.898
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan membaca puisi siswa melalui teknik pemodelan di kelas V SD No. 1 Sari Mekar Tahun ajaran 2012/2013. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD No. 1 Sari Mekar, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2012/2013. Jumlah siswa pada kelas V adalah 29 siswa. Laki-laki berjumlah 19 orang siswa dan perempuan berjumlah 10 orang siswa. Objek atau sasaran yang diteliti dalam penelitian ini adalah keterampilan membaca puisi siswa kelas V SD No. 1 Sari Mekar dengan penerapan teknik pemodelan. Data yang diperoleh dianalisis dengan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan teknik pemodelan dapat meningkatkan keterampilan membaca puisi siswa kelas V SD No. 1 Sari Mekar. Peningkatan tersebut dilihat dari peningkatan skor keterampilan membaca puisi siswa dibandingkan dengan perolehan skor pada pembelajaran sebelum diterapkannya teknik pemodelan. Sebelum penelitian (refleksi awal), nilai keterampilan membaca puisi siswa mencapai nilai rata-rata 65,2. Pada siklus I, rata-rata nilai keterampilan membaca puisi siswa mencapai 71,8, sedangkan pada siklus II, nilai rata-ratanya adalah 78,7. Rata-rata nilai keterampilan membaca puisi siswa dari siklus I ke siklus II meningkat meningkat sebesar 6,9.Kata-kata kunci : membaca puisi, teknik pemodelan
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN REKONSTRUKSI SOSIAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV SD N GUGUS VII YOS SUDARSO SANUR DENPASAR
I Kt. Adnyana Putra, Ni Luh Pitriani, I Wyn. Sujana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.899
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti model pembelajaran rekonstruksi sosial dengan siswa yang mengiketi pembelajaran konvensional siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri Gugus VII Yos Sudarso Sanur Kota Denpasar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas IV SDN Gugus VII Yos Sudarso Sanur Kota Denpasar'tahun pelajaran 2012/2013. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah nilai hasil belajar IPS di kelas eksperimen maupun di kelas kontrol dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda satu jawaban benar dengan gabungan nilai afektif (40%) dan nilai kognitif (60%) (post test). Data dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan secara signifikan hasil belajar IPS siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Rekonstruksi Sosial dengan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional (thitung 2,42 > ttabel = 2,000). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran rekonstruksi sosial berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPS pada siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri Gugus VII Yos Sudarso Sanur Kota Denpasar. Kata kunci : IPS SD, model rekonstruksi sosial, hasil belajar.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN (SAINSTEKNOLOGI MASYARAKAT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKn KELAS V SD NEGERI 1 DAWAN KLOD
Ni Wyn. Arini, I Pt. Wijana, I Wyn. R. Sudhita,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.911
Abtrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa melalui model pembelajaran STM (Sains Teknologi Masyarakat) pada mata pelajaran PKn siswa kelas V SD Negeri 1 Dawan Klod tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Dawan Klod yang berjumlah 24orang. Metode tes dipergunakan untuk mengumpulkan data tentang hasil belajar siswa. Selanjutnya data yang terkumpul dianalisis dengan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran PKn dengan menerapkan model pembelajaran STM (Sains Teknologi Masyarakat) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 1 Dawan Klod. Pada siklus I rata-rata persentase hasil belajar siswa secara klasikal pada siklus I sebesar 67,50% (kategori cukup), kemudian meningkat menjadi 76,25% (kategori baik) pada siklus II. Dari silkus I hingga siklus II mengalami peningkatan sebesar 8,75%. Kata-kata kunci: model STM, hasil belajar.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS V SD DI GUGUS III KECAMATAN BANJAR
Ni Kt. Suarni, Pt. Suwarniti, I Md. Tegeh,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.912
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara kelompok siswa yang belajar Matematika menggunakan model pembelajaran Matematika realistik dengan kelompok siswa yang belajar Matematika menggunakan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu(quasi experimen)dengan rancangan post-test only control group design.Populasidaripenelitianiniadalahseluruhsiswakelas V SD di Gugus III kecamatan Banjartahunpelajaran 20012/2013denganjumlahpopulasi125siswa.Sampel diambil dengan cara simple random sampling yang berjumlah 40 orang siswa. Data hasil belajar Matematika, dikumpulkan dengan menggunakan tes hasil belajar. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar antara kelompok siswa yang belajar Matematika menggunakan model pembelajaran Matematika realistik dengan kelompok siswa yang belajar Matematika menggunakan model pembelajaran konvensional. Hal ini terlihat dari hasil analisis uji-t thit>ttab(3,38>2,02). Rata-rata skor hasil belajar Matematika kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran Matematika realistik adalah 23 berada pada katagori baik dan kelompok siswa yang belajar Matematika dengan menggunakan model pembelajaran konvensional adalah 20 berada pada katagori cukup. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, hasil belajar Matematika kelompok Matematika realistik terbukti lebih tinggi. Kata kunci: model pembelajaran matematika realistik, hasil belajar
PENERAPAN CTL UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MENULIS PUISI KELAS III SD N 1 LABASARI KECAMATAN ABANG
Ndara Tanggu Renda, Kd. Suwarni, Kt. Dibia,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.913
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar menulis puisi melalui penerapan model CTL pada siswa kelas III semester I tahun pelajaran 2012/2013 di SD N 1 Labasari, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem. Penelitian ini adalah Penelitian Tidakan Kelas yang dilaksanakan sebanyak 2 siklus dilaksanakan empat kali tatap muka. Data yang dikumpulkan adalah skor aktivitas belajar yang diproleh dari observasi dan hasil belajar yang diperoleh melalui tes hasil belajar. Data dianalisis dengan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan rata-rata keaktifan belajar siswa meningkat dari kategori (78,35) “kurang aktif” pada siklus I menjadi (90,55) “sangat aktif” pada siklus II, dan hasil belajar siswa meningkat dari 55,5 (rendah) pada siklus I menjadi 82,75 (tinggi) pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pendekatan penerapan Contextual Teaching and Learning (CTL) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar menulis puisi siswa kelas III semester I di SD N 1 Labasari tahun pelajaran 2012/2013 Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem. Kata Kunci: model CTL, aktivitas, hasil belajar.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COURSE REVIEW HORAY TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 SANGSIT
Md. Suarjana, Ni Md. Dwi Payani, Kt. Pudjawan,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.914
Abstrak Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika siswa kelas IV SD Negeri 1 Sangsit antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran course review horay dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional. Rancangan penelitian ini adalah Non Equivalent Post Test Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri 1 Sangsit. Sampel penelitian ini yaitu kelas IVA yang berjumlah 38 orang dan kelas IVB yang berjumlah 39 orang. Data hasil belajar matematika siswa dikumpulkan dengan metode tes. Instrumen yang digunakan adalah tes bentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika siswa kelas IV SD Negeri 1 Sangsit antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran course review horay dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional. Hal ini ditunjukkan oleh thitung (6,50) > ttabel (2,021) dan rata-rata (mean) kelompok eksperimen (24,76) lebih besar dari rata-rata (mean) kelompok kontrol (19,10). Ini berarti model pembelajaran course review horay berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV SD Negeri 1 Sangsit. Kata-kata kunci: course review horay, hasil belajar matematika
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CTL (CONTECTUAL TEACHING LEARNING) BERBANTUAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V
I. G. A. Tri Agustiana, Ni Kt. Sri Aryani, I Nym Murda,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.915
Abstrak Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui aktivitas belajar IPA saat menerapkan model pembelajaran CTL (Contectual Teaching Learning) berbantuan media gambar pada siswa kelas V semester II SD N 2 Galungan Tahun Pelajaran 2012/2013 dan (2) untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA setelah menerapkan model pembelajaran CTL (Contectual Teaching Learning) berbantuan media gambar pada siswa kelas V semester II SD N 2 Galungan Tahun Pelajaran 2012/2013. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas V SD Negeri 2 Galungan tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 19 orang. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari tiga kali pertemuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi dan metode tes. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: rata-rata skor aktivitas belajar siswa pada siklus I pertemuan pertama 17,5 meningkat pada pertemuan kedua 18,0. Siklus II pertemuan pertama 18,9 meningkat pada pertemuan kedua 20,2. Rata-rata skor hasil belajar siswa pada siklus I 6,5 meningkat pada siklus II 8,16. Persentase rata-rata kelas pada siklus I 65 % dan pada siklus II 81,6%, terjadi peningkatan sebesar 16,6%. Ketuntasan belajar pada siklus I 63% sedangkan pada siklus II mencapai 100%. Berdasarkan data tersebut model pembelajaran CTL dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA siswa. Kata kunci: pembelajaran CTL, aktivitas, hasil belajar.