cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 430 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2013)" : 430 Documents clear
PENGARUH MODEL QUANTUM LEARNING BERBANTUAN MEDIA LINGKUNGAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD GUGUS III KEROBOKAN BADUNG I. B. Surya Manuaba, Ni Md. Rai Astuti, I Kt. Ardana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1190

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran model  quantum learning berbantuan media lingkungan sebagai sumber belajar dengan yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus III Kerobokan Badung Tahun Ajaran 2012/2013. Penelitian ini merupakan jenis eksperimen semu dengan desain “Nonequivalent Control Group Design”. Populasi penelitian ini siswa kelas IV SD Gugus III Kerobokan Badung Tahun Ajaran 2012/2013.  Penentuan sampel dilakukan dengan teknik  random sampling sehingga didapatkan dua kelas yaitu kelas IV B SD No. 2 Kerobokan Kaja berjumlah 38 siswa sebagai kelompok eksperimen dan kelas IV SD No. 2 Kerobokan berjumlah 35 siswa sebagai kelompok kontrol. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data hasil belajar IPA adalah tes yaitu tes hasil belajar jenis obyektif bentuk pilihan ganda biasa. Data hasil belajar IPA yang diperoleh dianalisis menggunakan uji-t. Dari hasil analisis diperoleh thitung = 2,89 dan ttabel = 1,99 pada taraf signifikan 5% (α = 0,05) dengan . Oleh karena thitung > ttabel maka H0 ditolak dan Ha diterima, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran model quantum learning berbantuan media lingkungan sebagai sumber belajar dengan yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus III Kerobokan Badung Tahun Ajaran 2012/2013. Hal ini didukung oleh perbedaan nilai rata-rata kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol yaitu . Jadi, terdapat pengaruh model quantum learning berbantuan media lingkungan sebagai sumber belajar terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD Gugus III Kerobokan Badung Tahun Ajaran 2012/2013.   Kata-kata kunci: Quantum Learning, lingkungan, hasil belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION BERBANTUAN MEDIA LINGKUNGAN SOSIAL BUDAYA TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SD GUGUS II TAMPAKSIRING I Wyn Darsana, Ni Luh Pt. Sukma Dewi, Md Putra,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1191

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe GI berbantuan media lingkungan sosial budaya dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus II Tampaksiring Tahun Ajaran 2012/2013. Untuk itu digunakan pendekatan Eksperimen dengan rancangan “Nonequivalent Control Group Desain” yang dilaksanakan dalam  6 kali pertemuan dan 1 kali post test. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SD kelas IV SD Gugus II Tampaksiring Tahun Ajaran 2012/2013 yang berjumlah  182 siswa. Sampel ditentukan dengan teknik Random Sampling yang meliputi SD N 3 Tampaksiring berjumlah 39 siswa sebagai kelas eksperimen dan SD N 6 Tampaksiring dengan jumlah 35 siswa sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data menggunakan tes yaitu tes hasil belajar, kemudian data dianalisis dengan teknik t-test. Hasil analisis menunjukkan thitung=5,63 dan pada taraf signifikan 5%. Dengan dk= 72 didapat  ttabel=2,00. Berdasarkan kriteria pengujian thitung > ttabel (5,63 >2,00) maka HO ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPS yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model kooperatif tipe GI berbantuan media lingkungan sosial budaya dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional. Hal ini berarti terdapat pengaruh pembelajaran kooperatif tipe GI terhadap hasil belajar IPS. Kata kunci: Group Investigation, Lingkungan Sosial Budaya, Hasil Belajar IPS
MODEL PEMBELAJARAN ACCELERATED LEARNING BERFASILITAS MULTIMEDIA BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS III KECAMATAN SEMARAPURA Md. Putra, Ni Pt. Dharma Suciutari, I Wy. Wiarta,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1192

Abstract

mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Accelerated Learning berfasilitas multimedia dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa  kelas V SD Gugus III Kecamatan Semarapura Tahun Pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experimental dengan menggunakan rancangan Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Gugus III Kecamatan Semarapura tahun pelajaran 2012/2013 sebanyak 244 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Data hasil belajar siswa dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar pilihan ganda dengan 4 options . Data yang terkumpul dianalisis dengan uji-t.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Accelerated Learning berfasilitas multimedia dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus III Kecamatan Semarapura tahun pelajaran 2012/2013. Hal ini ditunjukkan oleh thitung 6.43 > ttabel 2,00 dan di dukung oleh perbedaan skor rata-rata yang diperoleh antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Accelerated Learning berfasilitas multimedia yaitu 77.16 dan siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional yaitu 65.25 maka  diterima. Ini berarti dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Accelerated Learning berfasilitas multimedia berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus III Kecamatan Semarapura Tahun Pelajaran 2012/2013.   Kata-kata kunci : model Accelerated Learning berfasilitas multimedia, konvensional, hasil belajar IPA.
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN PQ4R DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR PKN SISWA KELAS IV SD GUGUS 2 TAMPAKSIRING I Kt. Adnyana Putra, Ni Luh Pt. Eka Puspitasari, I Md. Putra,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1193

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn siswa kelas IV SD Gugus 2 Tampaksiring antara kelompok siswa yang belajar menggunakan Strategi Pembelajaran PQ4R dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional, (2) perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn pada siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi kelas IV SD Gugus 2 Tampaksiring antara kelompok siswa yang belajar  menggunakan  Strategi Pembelajaran PQ4R dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional, (3) perbedaan yang signifikan  hasil belajar PKn siswa yang memiliki motivasi belajar rendah kelas IV SD Gugus 2 Tampaksiring antara kelompok siswa yang belajar  menggunakan  Strategi Pembelajaran PQ4R  dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional, dan (4) interaksi antara strategi pembelajaran PQ4R dan motivasi belajar terhadap hasil belajar PKn siswa kelas IV SD Gugus 2 Tampaksiring. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar PKn siswa yang mengikuti strategi pembelajaran PQ4R lebih tinggi yaitu 92,00% dari pada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional 80,00%, terdapat perbedaan yang signifikan siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi antara siswa yang mengikuti strategi pembelajaran PQ4R yaitu 92,00% dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional yaitu 82,00%. terdapat perbedaan yang signifikan siswa yang memiliki motivasi belajar rendah antara siswa yang mengikuti strategi pembelajaran PQ4R yaitu 82,00% dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional 65,00%, dan terdapat interaksi antara strategi pembelajaran dan motivasi belajar terhadap hasil belajar PKn dengan nilai Fhit = 2,85 dan Ftab dengan taraf siginifikansi 5% adalah 1,98 sehingga thit > ttab. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa Strategi Pembelajaran Preview, Question,Rread, Reflect, Recite, and Review (PQ4R) dan Motivasi Belajar berpengaruh terhadap Hasil Belajar PKn Siswa Kelas IV SD Gugus 2 Tampaksiring Tahun Ajaran 2012/2013. Kata-kata kunci : Strategi PQ4R, Motivasi belajar, dan Hasil Belajar PKn
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN SQ3R BERMEDIA POWERPOINT TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PADA BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V SD GUGUS III KECAMATAN GIANYAR IB. G. Suryaabadi, Ni L. Oka Purniawati, Ni Nym. Ganing,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1194

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan membaca pada bahasa Indonesia antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui strategi SQ3R bermedia PowerPoint dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional kelas V SD Gugus III Kecamatan Gianyar. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Desain. Sampel penelitian diambil dari SDN 1 Bitera dan SDN 3 Bitera yang berjumlah 69 siswa dengan tehnik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam mengukur kemampuan membaca adalah tes pilihan ganda biasa. Pengujian hipotesis penelitian menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan membaca antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui strategi SQ3R bermedia PowerPoint dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Hal ini didukung hasil perolehan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui SQ3R bermedia PowerPoint rerata skor pre-test 60,65 rerata skor post-test 81,36 dan rerata  gain skor kemampuan membaca 0,53 sedangkan kelompok siswa yang belajarkan melalui pembelajaran konvensional memperoleh rerata skor pre-test 57,75 rerata skor post-test 73,12 dan rerata gain skor kemampuan membaca 0,36. Hasil perhitungan gain skor dianalisis menggunakan uji-t yang memperoleh hasil  thitung > ttabel (5,67 > 2,000). Oleh karena hasil  thitung > ttabel maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan strategi pembelajaran SQ3R bermedia PowerPoint terhadap kemampuan membaca pada bahasa Indonesia siswa kelas V SD gugus III Kecamatan Gianyar tahun pelajaran 2012/2013. Kata kunci: SQ3R, PowerPoint, Kemampuan membaca
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KUANTUM (QUANTUM LEARNING) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR GUGUS PELIATAN Md. Putra, Cok Istri Agung Wijayanti, I Wyn.Rinda,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1195

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kuantum dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran Konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain “Nonequivalent control group design”. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus Peliatan. Penentuan sampel menggunakan teknik Random Sampling. Populasi yang dilibatkan dalam penelitian ini sebanyak 146 siswa dan sampel penelitian yang digunakan adalah 68 orang. Data hasil belajar IPA dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar kemudian data dianalisis dengan teknik t-test. Nilai rata-rata hasil belajar IPA pada kelas eksperimen 84,71 dan kelompok kontrol 81,32. Demikian pula hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kuantum dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Hasil analisis diperoleh nilai (thitung = 4,29 > ttabel = 2.00).  Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Kuantum berpengeruh terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD Gugus Peliatan Tahun Ajaran 2012/2013. Kata-kata kunci : Model Pembelajaran Kuantum (Quantum Learning), hasil belajar IPA.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION BERBANTUAN ASESMEN PROYEK TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR GUGUS III TAMPAKSIRING I Gd. Wawan Sudatha, I Wyn. Setia Wardana, Ni Md. Setuti,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1196

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Group Investigation (GI) berbantuan asesmen proyek dengan  kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan post-test only control group design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus III  Tampaksiring Kabupaten Gianyar  Tahun Pelajaran  2012/2013 dengan jumlah populasi 148 siswa. Sampel diambil dengan cara random sampling yang berjumlah 70 orang siswa. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah prestasi belajar IPA. Bentuk tes prestasi belajar IPA yang digunakan adalah pilihan ganda. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Sebagai tindak lanjut dari statistik inferensial digunakan uji-t untuk menguji perbedaan prestasi belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Group Investigation (GI) berbantuan asesmen proyek dengan  kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional. Hal ini ditunjukkan oleh hasil hitung lebih besar dari hasil tabel, yaitu 4,747 lebih besar dari 2,000 dan di dukung oleh perbedaan skor rata-rata yang diperoleh antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Group Investigation (GI), berbantuan Asesmen proyek yaitu 24,47, yang berada pada kategori baik dan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional yaitu 19,70 yang berada pada kategori cukup.     Kata-kata kunci: Group Investigation (GI), berbantuan Asesmen proyek, IPA.  
PENERAPAN METODE EKSPERIMEN BERBANTUAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SD NO 1 CEMPAGA TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Nyoman Jampel, I Pt. Agus Hendra P.,Desak Putu Parmiti,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1197

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA siswa melalui penerapan metode eksperimen berbantuan media gambar dalam pembelajaran IPA siswa kelas IV semester II SD Negeri 1 Cempaga tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus. Rancangan untuk tiap siklus terdiri dari empat tahap, yakni: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV semester II  SD Negeri 1 Cempaga tahun pelajaran 2013/2014 yang terdiri dari 34 siswa. Metode pengumpulan data adalah dengan menggunakan metode tes, sedangkan metode analisis adalah dengan  menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif dikonversikan dengan PAP skala 5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penerapan metode eksperimen secara efektif dan efesien, ternyata ada peningkatan hasil belajar dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam pada siswa kelas IV Sekolah Dasar No. 1 Cempaga semester II. Peningkatan tersebut terlihat dari hasil belajar siklus I 69,82 % menjadi 80,44 % pada siklus II. Jadi dengan 2 siklus diperoleh peningkatan sebanyak 10,62 % dan mengalami peningkatan dari katagori sedang menjadi tinggi. Kata-kata kunci: Metode eksperimen, Media Gambar, dan hasil belajar IPA
PENGARUH METODE PERCAKAPAN TERBIMBING MELALUI DRAMATISASI TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA SD NEGERI 2 PENGERAGOAN H. Syahruddin, Darna Kusuma Budi, Gd Raga,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1198

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode percakapan terbimbing melalui dramatisasi terhadap hasil belajar bahasa Indonesia siswa  kelas V di SD Negeri 2 Pengeragoan tahun pelajaran 2012/2013.Jenis  penelitian ini adalah kuasi eksperimen atau eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas Va dan Vb di SD Negeri 2 Pengeragoan tahun pelajaran 2012/2013 sebanyak 49 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah 49 orang. Data hasil belajar siswa dikumpulkan melalui metode tes dengan instrumen pilihan ganda. Data yang terkumpul dianalisis dengan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan metode percakapan terbimbing melalui dramatisasi dan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran bahasa Indonesia  kelas V di SD No. 2 Pengeragoan tahun pelajaran 2012/2013. Hal ini ditunjukkan oleh thitung 4,746 > t tabel 2,021 dan di dukung oleh perbedaan skor rata-rata yang diperoleh antara siswa yang belajar menggunakan metode percakapan terbimbing melalui dramatisasi yaitu 17 yang berada pada kategori tinggi dan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional yaitu 12,12 yang berada pada kategori sedang maka   diterima.   Kata kunci:          metode percakapan terbimbing, dramatisasi, hasil belajar. .
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE (TPS) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V SD NEGERI KUBUTAMBAHAN KECAMATAN KUBUTAMBAHAN I Wyn. Sudiana, Ni Pt. Evi Sutarminingsih, I Nym. Arcana
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1199

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetaui perbedaan hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD  Negeri  Kubutambahan  Kecamatan  Kubutambahan  Kabupaten  Buleleng  tahun pelajaran  2012/2013  anatara  siswa  yang  mengikuti  pembelajaran  dengan  model pembelajaran  Think  Pair  Share  (TPS)  dan  siswa  yang  mengikuti  pembmbelajaran menggunakan  model  pembelajaran  Konvensional.  Penelitian  ini  adalah  penelitian eksperimen  semu  menggunakan  desain  Posttes  only  control  group  desian.  Sampel penelitian  adalah  SD  Negeri  7  Kubutambahan  berjumlah  27  orang  sebagai  kelompok eksperimen dan SD Negeri 4 Kubutambahan berjumlah 26 orang sebagai kelompok kontrol yang  dipilih  dengan  tehnik  random  sampling.  Pengumpulan  data  hasil  belajar  siswa menggunakan  metode  tes  dengan  instrumen  berbentuk  tes  pilihan  ganda  satu  jawaban benar.  Data  yang  diperoleh  dianalisis  dengan  menggunakan  teknik  analisis  statistik deskriptif dan statistik inferensial.  Sebagai tindak lanjut dari statistik inferensial digunakan uji-t  untuk  menguji  perbedaan  hasil  belajar  siswa.  Hasil  penelitian  menemukan  bahwa terdapat  perbedaan  yang  signifikan  hasil  belajar  IPA  antara  siswa  yang  mengikuti pembelajaran  dengan  model  pembelajaran  TPS    dengan  siswa  yang  mengikuti pembelajaran  dengan  model  pembelajaran  konvensional  thitung 42,3  >  ttabel 2,000  dan  di dukung oleh perbedaan skor rata-rata yang diperoleh antara siswa yang  mengikuti  model pembelajaran TPS yaitu  23,33 yang berada pada kategori sangat tinggi dan siswa yangmengikuti  pembelajaran  dengan  model  pembelajaran  konvensional  yaitu  18,80  yang berada pada kategori tinggi.Kata kunci: TPS, Hasil Belajar IPA.

Filter by Year

2013 2013


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue