cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 430 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2013)" : 430 Documents clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KONFLIK KOGNITIF BERBASIS KETERAMPILAN PROSES SAINS TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD GUGUS PANGLIMA BESAR SUDIRMAN I Wyn. Darsana, Ernayani Kurniawan, I Kt. Ardana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1229

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran konflik kognitif berbasis keterampilan proses sains dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV Sekolah Dasar Gugus Panglima Besar Sudirman. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan rancangan eksperimen Noneqivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah siswa kelas IV Sekolah Dasar gugus Panglima Besar Sudirman. Dipilih 2 kelas yang terdiri dari 81 siswa sebagai sampel. Sampel dipilih dengan tehnik random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran konflik kognitif berbasis keterampilan proses sains dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV (nilai thit = 7,52 dan ttabel = 2,00) jadi thitung > ttabel. ). Maka Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara model pembelajarn konflik kognitif berbasis keterampilan proses sains dengan model pembelajaran konvensional. Nilai rata-rata hasil belajar IPA yang dicapai oleh kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konflik kognitif berbasis keterampilan proses sains (79,76) lebih tinggi dibandingkan dengan nilai rata-rata hasil belajar IPA yang dicapai kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (60,49). Ini berarti pemberian model konflik kognitif berbasis keterampilan proses sains berpengaruh terhadap hasil belajar IPA.   Kata-kata kunci: Model Konflik Kognitif, Keterampilan Proses Sains, Hasil belajar IPA.
PENGARUH MODEL LEARNING CYCLE 5E (ENGAGEMENT, EXSPLORATION, EXPLANATION, ELABORATION, EVALUATION) BERBANTUAN MEDIA GRAFIS TERHADAP HASIL BELAJAR PKn KELAS V SD N 1 KESIMAN I.B Gd. Suryaabadi, Pt. Sela Yopiani, Md. Suara,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1230

Abstract

Abstrak   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang dibelajarkan dengan model learning cycle 5E (engagement, exsploration, explanation, elaboration, evaluation) berbantuan media grafis dengan siswa yang dibelajarkan secara konvensional di SD N 1 Kesiman. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Kontrol Group Desain. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD N 1 Kesiman. Terdapat dua kelas yakni kelas VA dan VB. Seluruh siswa atau seluruh Populasi berjumlah 75 siswa. Sampel dipilih dengan tehnik random sampling, namun dalam penelitian ini yang di random adalah kelas dan bukan setiap individu siswa. Data yang dianalisis adalah hasil belajar PKn siswa yang dikumpulkan melalui tes hasil belajar PKn siswa. Bentuk tes yang digunakan adalah tes pilihan ganda/objektif yang terdiri dari 30 butir soal. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakanuji t (nilai Thit = 2,86 dan Ttabel = 2,00) jadi Thitung > Ttabel. ). Nilai rata-rata hasil belajar PKn yang dicapai oleh kelas eksperimen (VB) ialah 67,57. Sedangkan nilai rata-rata hasil belajar PKn yang dicapai oleh kelas Kontrol (VA) ialah 61,29. Dengan demikian hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang dibelajarkan dengan model learning cycle 5E berbantuan media grafis dan siswa yang dibelajarkan secara konvensional di SD N 1 Kesiman.   Kata kunci: Learning cycle 5E, media grafis, hasil belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SAVI BERMUATAN MIND MAPPING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR GUGUS III MENGWI I Wyn. Rinda Suardika, Ni Pt. A. Widhi Astuti, I Kt. Ardana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1231

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran SAVI bermuatan mind mapping dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV Sekolah Dasar Gugus III Mengwi Tahun Ajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV Sekolah Dasar Gugus III Mengwi, dengan jumlah siswa secara keseluruhan adalah 241 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD Negeri 2 Sempidi yang berjumlah 35 orang dan siswa kelas IV SD Negeri 4 Sading yang berjumlah 33 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan tes objektif pilihan ganda. Analisis data yang digunakan adalah uji beda (t-tes). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran SAVI bermuatan mind mapping dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV Sekolah Dasar Gugus III Mengwi. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil penelitian dengan taraf signifikansi 5% dan dk = 66 diperoleh (thitung = 3,597  ttabel = 2,000) maka thitung ttabel, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan rata-rata hasil belajar IPA siswa kelas IV, diketahui siswa yang mengikuti model pembelajaran SAVI bermuatan mind mapping lebih baik dibandingkan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (= 75,80 = 64,54). Dengan demikian model SAVI bermuatan mind mapping berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV Sekolah Dasar Gugus III Mengwi Tahun Ajaran 2012/2013.   Kata kunci: SAVI, mind mapping, hasil belajar
PENGARUH PENERAPAN PENDEKATAN WHOLE LANGUAGE TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA PADA SISWA KELAS V SD DI KESIMAN IB. Surya Manuaba, I Md Arie Kusuma D., Ni Wyn Suniasih,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1232

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar bahasa Indonesia antara kelompok yang belajar menggunakan pendekatan Whole Language dengan kelompok yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional pada kelas V SD Gugus Dewi Sartika Kertalangu Kesiman. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu yakni Nonequvalent Control Group Design. Populasi penelitian yakni seluruh siswa kelas V SD Gugus Dewi Sartika Kertalangu Kesiman yang berjumlah 226 orang siswa. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling yang diacak adalah kelas dengan hasil pengundian yaitu siswa kelas V SD N 7 Kesiman sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 30 siswa dan kelas V SD N 12 Kesiman yang berjumlah 30 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu tes hasil belajar bahasa Indonesia mencakup aspek mendengarkan, berbicara, membaca dan menulis. Analisis data menggunakan metode analisis statistik uji-t. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar bahasa Indonesia antara kelompok yang belajar menggunakan pendekatan Whole Language dengan kelompok yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Dewi Sartika Kertalangu Kesiman Denpasar tahun pelajaran 2012/2013. Hal tersebut dapat dilihat dari perolehan nilai rata-rata hasil belajar kelompok eksperimen lebih dari pada kelompok kontrol yaitu  = 74,82 >  = 69,7 dan hasil uji-t diperoleh thitung = 2,43 > ttabel (α= 0,05, 58) = 2,000. Oleh sebab itu penggunaan pendekatan Whole Language berpengaruh terhadap hasil belajar bahasa Indonesia pada siswa kelas V SD Gugus Dewi Sartika Kertalangu Kesiman Denpasar tahun pelajaran 2012/2013.   Kata-kata kunci: Whole Language, hasil belajar bahasa Indonesia.
MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN MEDIA AUDIOVISUALBERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPSSISWA KELAS IV SD GUGUS UBUD GIANYAR I Wyn. Wiarta, I Md. Supriadi, I Wy.Sujana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1233

Abstract

Abstrak Dalam mengoptimalkan hasil belajar siswa, tentunya tidak terlepas dari upaya peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Salah satu upaya yang dapat ditempuh dengan cara penerepan model pembelajaran yang inovatif yakni model pembelajaran problem based learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan secara signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang belajar menggunakan penerapan model pembelajaran problembased learning berbantuan media audiovisual dengan siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional kelas IV SD Gugus Ubud Gianyar tahun ajaran 2012/2013.Penelitian ini menggunakan eksperimen semu(quasy eksperimen) dengan desain ”non eqivalent control group design”, yang melibatkan sampel sebanyak 88 siswa yang diambil dengan teknik random sampling. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah model pembelajaran problem based learning berbantuan media audiovisual sedangkan variabel terikatnya adalah hasil belajar IPS. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi dan teknik tes.Analisis data menggunakan uji-T. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan secara signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran problem based learning berbantuan media audiovisual dengan siswa yang belajar dengan menggunakan pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil analisis diperoleh  sebesar 11, 56 dan dengan menggunakan taraf signifikan 5 % dan dk = 86 diperoleh  sebesar 2,00. Ini berarti > (11, 56 > 2,00).Simpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran problem based learning berbantuan media audiovisual dengan siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional kelas IV SD Gugus Ubud Tahun Ajaran 2012/2013. Kata kunci:Problem Based Learning, hasil belajar dan media audiovisual.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPA SISWA KELAS IV DI SD GUGUS VI KECAMATAN BULELENG I G. A. Tri Agustiana, Ni Md. Dewi Margadhyta, Md. Suarjana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1234

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan prestasi belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan  model pembelajaran quantum teaching dan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di Gugus VI, Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 190 orang. Sampel penelitian ini berjumlah 31 orang di SD No. 1 Kampung Baru sebagai kelompok eksperimen dan SD No. 3 Kampung Baru yang berjumlah 30 orang sebagai kelompok kontrol yang dipilih dengan teknik simple random sampling.  Desain penelitian yang digunakan adalah desain penelitian eksperimen semu non equivalent post-test only control group design. Data prestasi belajar siswa diperoleh dengan tes objektif. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan prestasi belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran quantum teaching dan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional. Perbedaan tersebut dilihat dari hasil skor prestasi belajar IPA siswa diperoleh lebih besar dari (thitung = 20,6 > ttabel = 2,021; ά=0,05) pada taraf signifikansi 5%. Dengan demikian, model pembelajaran quantum teaching berpengaruh lebih baik terhadap prestasi belajar IPA siswa dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional. Kata-kata kunci: model pembelajaran quantum teaching dan prestasi belajar IPA
PEMANFAATAN MEDIA KARIKATUR UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN NARASI PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS V SD I Gst Ngurah Japa, I Md. Dendy Dwi Parendra, Nym. Wirya,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1235

Abstract

Abstrak   Penelitian  ini  adalah  penelitian  tindakan  kelas  (PTK).  Tujuanpenelitian  ini  adalah   mendeskripsikan peningkatan keterampilan menulis karangan narasi siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan pemanfaatan media karikatur. PTK ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 2 Culik, Tahun Pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 14 orang (9 laki-laki dan 5 perempuan), yang nilai rata-rata klasikalnya adalah 52. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan tes unjuk kerja. Data keterampilan menulis karangan yang dikumpulkan dengan metode tes unjuk kerja dan dianalisis secara kuantitatif. Metode observasi digunakan untuk mengumpulkan data mengenai langkah-langkah pembelajaran, datanya dianalisis secara kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah pemanfaatan media karikatur dapat meningkatkan keterampilan menulis karangan narasi pada mata pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas V SD Negeri 2 Culik. Hal ini terbukti dari sebelum tindakan nilai rata-rata siswa adalah 52. Namun, setelah digunakan media karikatur perolehan nilai rata-rata siklus 1 adalah 64,35 sedangkan pada siklus 2 adalah 70,71. Simpulan penelitian ini adalah pemanfaatan media karikatur dapat meningkatkan keterampilan menulis karangan narasi pada siswa kelas V SD Negeri 2 Culik. Peneliti menyarankan bagi guru sekolah dasar dapat memanfaatkan media karikatur dalam pembelajaran menulis karangan narasi.   Kata kunci:  media karikatur, menulis, karangan narasi.
IMPLEMENTASI PENDEKATAN PROBLEM POSING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD N0. 2 BANJAR BALI I Nym. Murda, I Pt. Widnya, Ign. I Wyn. Suwatra,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1237

Abstract

Abstrak   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar dan hasil belajar matematika pada siswa kelas IV SD No. 2 Banjar Bali tahun pelajaran 2012/2013 setelah mengimplementasikan pendekatan problem posing. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subyek penelitian adalah siswa kelas IV semester 2 SD No. 2 Banjar Bali tahun pelajaran 2012/2013, sebanyak 38 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode (1) observasi, (2) wawancara, dan (3) tes. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif kualitatif. Data yang didapatkan dari metode tes dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif dan deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa terjadi peningkatan aktivitas belajar pecahan pada siswa. Pada siklus I indikator aktivitas tersebut menunjukkan persentase masing-masing kegiatan yaitu: lisan 52,63%, metrik 55,26%, mental 36,36%, dan emosional 57,89%, sedangkan pada siklus II menunjukkan peningkatan persentase masing-masing kegiatan yaitu lisan 73,68%, metrik 84,21%, mental 55,26%, dan emosional sebesar 76,32%. Peningkatan aktivitas belajar tersebut juga diikuti oleh peningkatan hasil belajar pecahan. Rata-rata persentase hasil belajar pecahan dilihat dari Nilai Leher Matematika siswa adalah 37,85% (kategori sangat kurang), pada siklus I meningkat menjadi 48,26% (kategori kurang), dan pada siklus II meningkat mencapai 75,29% (kategori baik).   Kata-kata kunci: pendekatan problem posing, aktivitas belajar, hasil belajar
MODEL PEMBELAJARAN TGT BERBANTUAN MEDIA PERMAINAN ULAR TANGGA BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD GUGUS VIII SUKAWATI I Wyn. Wiarta, Ni Md. Erlin Nopiani, I Gd. Meter,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1239

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran TGT berbantuan media permainan ular tangga dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus VIII Sukawati tahun pelajaran 2012/2013.  Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas IV SD Gugus VIII Sukawati, sebanyak 189 siswa. Sedangkan sampel dalam penelitian ini sebanyak 61 siswa yang terdiri dari seluruh siswa kelas IV SDN 1 Singapadu Tengah sebagai kelompok eksperimen dan seluruh siswa kelas IV SDN 2 Singapadu Tengah sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis uji-t. Berdasarkan hasil analisis uji-t diperoleh thitung > ttabel (4.49 > 2.01) maka Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran TGT berbantuan media permainan ular tangga dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus VIII Sukawati tahun ajaran 2012/2013. Perbedaan tersebut dapat dilihat dari nilai rata-rata yang diperoleh oleh masing-masing kelompok. Kelompok ekperimen memperoleh nilai rata-rata lebih tinggi daripada kelompok kontrol (78.10 > 60.06). Hal ini membuktikan bahwa penerapan model pembelajaran TGT berbantuan media permainan ular tangga berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV SD Gugus VIII Sukawati  tahun pelajaran 2012/2013.   Kata kunci : TGT berbantuan media permainan ular tangga, hasil belajar matematika
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SDN KELURAHAN KINTAMANI TAHUN PELAJARAN 2012/2013 I Dw. Pt. Raka Rasana, I Wyn. Kardi, Nym. Arcana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1247

Abstract

Abstrak   Jenis penelitian ini adalah Exspost-facto, yang bertujuan untuk mengetahui (1) hubungan antara kecerdasan emosional dan hasil belajar IPA (2) hubungan antara motivasi belajar dan hasil belajar IPA (3) hubungan antara kecerdasan emosional dan motivasi belajar terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri Kelurahan Kintamani tahun pelajaran 2012/2013. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri Kelurahan Kintamani tahun pelajaran 2012/2013, jumlah sampelnya 89. Teknik pengambilan sampel adalah proposional rondom sampling. Data di ambil dengan menggunakan koesioner. Jumlah kuesioner kecerdasan emosional sebanyak 23 butir, sedangkan jumlah kuesioner motivasi belajar sebanyak 23 butir. Data penelitian selanjutnya dianalisis dengan teknik setatistik yaitu regresi sederhana, product moment, dan regresi ganda. Hasil menelitian menunjukan hubungan antara kecerdasan emosional dan hasil belajar IPA Fhitung= 32,86 > Ftabel = 3, 96. Hubungan antara motivasi belajar dan hasil belajar IPA Fhitung = 181,75> Ftabel = 3,96. Hubungan secara bersama-sama antara kecerdasan emosional dan motivasi belajar terhadap hasil belajar IPA Fhitung= 35,31 > Ftabel= 3,11,yang berarti memiliki hubungan yang signifikan.   Kata-kata kunci: kecerdasan emosional, motivasi belajar, hasil belajar IPA

Filter by Year

2013 2013


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue