Articles
430 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 1 No. 1 (2013)"
:
430 Documents
clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PREDICT-OBSERVEEXPLAIN (POE) BERBANTUAN MATERI BERMUATAN KEARIFAN LOKAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV
L. Pt. Putrini Mahadewi, N. Pt. Evi Yupani, N. Nyn. Garminah,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1363
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran Predict-Observe-Explain (POE) berbantuan materi bermuatan kearifan lokal dan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV di Gugus III Kecamatan Jembrana tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan nonequivalen post-test only control group design. Populasi penelitian berjumlah 9 kelas dan sampel yang digunakan 2 kelas. Data hasil belajar IPA, dikumpulkan dengan metode tes. Instrument yang digunakan adalah tes objektif pilihan ganda. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan uji-t. Hasil penelitianmenunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok siswa yang menggunakan model pembelajaran Predict-Observe-Explain (POE) berbantuan materi bermuatan kearifan lokal dengan kelompok siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil uji hipotesis menggunakan uji-t, karena thitung lebih besar dari ttabel(thitung = 3,81 > ttabel= 2,000) dan rerata kelompok eksperimen lebih tinggi dari rerata kelompok kontrol ( eksperimen= 21,4 >kontrol = 17,3). Dengan demikian model pembelajaran Predict-Observe-Explain (POE) berbantuan materi bermuatan kearifan lokal berpengaruh terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas IV di Gugus III Kecamatan Jembrana tahun pelajaran 2012/2013.Kata-kata kunci: Predict-Observe-Explain (POE), kearifan lokal, hasil belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ARIAS TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V SD NO. 2 DAN 5 BANYUASRI
Desak Pt. Parmiti, Kt. Dinda Sukma P., Gd. Sedanayasa,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1364
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas V SD No. 2 dan 5 Banyuasri yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Assurance Relevance Interest Assessment Satisfaction (ARIAS) dan model pembelajaran Konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan Post Test Only Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD No.2 dan 5 Banyuasri yang berjumlah 70 orang siswa, sampel terdiri dari 36 siswa dari kelas eksperimen dan 34 siswa dari kelas kontrol. Sampel penelitian ini diambil dengan tekhnik random sampling. Data dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Assurance Relevance Interest Assessment Satisfaction (ARIAS) lebih tinggi dengan Mo > Me > M (19,5 > 20,64 > 22,7), dan hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional lebih rendah dengan Mo < Me < M (15,44 < 14,88 < 14,43). Dengan demikian terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Assurance Relevance Interest Assessment Satisfaction (ARIAS) dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Hal ini terlihat dari rata-rata hasil tes hasil belajar siswa kelompok eksperimen lebih besar daripada kelompok kontrol (19,5 > 15,44). Jadi, model pembelajaran Assurance Relevance Interest Assessment Satisfaction (ARIAS) berpengaruh terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas V SD No. 2 dan 5 Banyuasri Tahun pelajaran 2012/2013. Kata-kata kunci: Assurance Relevance Interest Assessment Satisfaction, Hasil Belajar.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN HEURISTIK VEE BERBANTUAN PETA KONSEP TERHADAP SIKAP ILMIAH PADA MATA PELAJARAN IPA SISWA KELAS IV
I Md Citra Wibawa, Ni Luh Pt Candra Septiari, Ni Wy Arini,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1365
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan sikap ilmiah pada kelompok siswa dengan menggunakan model pembelajaran Heuristik Vee berbantuan peta konsep, (2) mendeskripsikan sikap ilmiah pada kelompok siswa dengan menggunakan model pembelajaran direct learning, (3) mengetahui perbedaan yang signifikan antara kelompok siswa dengan menggunakan model pembelajaran Heuristik Vee berbantuan peta konsep dan kelompok siswa dengan menggunakan model pembelajaran direct learning. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain non-equivalent post-test only group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV SD di Desa Kaliakah Tahun Pelajaran 2012/2013 dengan jumlah 104 siswa. Sampel diambil dengan teknik undian dengan jumlah 50 siswa. Data sikap ilmiah dikumpulkan dengan menggunakan metode non tes. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan teknik uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan model pembelajaran Heuristik Vee berbantuan peta konsep dengan kelompok siswa yang dibelajarkan model pembelajaran direct learning. Hal ini ditunjukkan oleh thitung 4,702> ttabel 2,021 dan didukung oleh perbedaan skor rata-rata yang diperoleh siswa yang dibelajarkan model pembelajaran Heuristik Vee berbantuan peta konsep yaitu 142,8 yang berada pada kategori sangat tinggi dan siswa yang dibelajarkan model pembelajaran direct learning yaitu 136,0 yang berada pada kategori tinggi. Kata kunci: Heuristik Vee, peta konsep, direct learning, sikap ilmiah
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ECIRR TERHADAP PEMAHAMAAN KONSEP IPA SISWA SD KELAS IV DI GUGUS VI KECAMATAN BULELENG TAHUN PELAJARAAN 2012/2013
Ndara T. Renda, Ni. L. Sri Ismayanti, Dsk. Pt. Parmiti,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1366
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk (1), mengetahui deskripsi Pemahaman Konsep IPA yang mengikuti model pembelajaran konvensional, (2) mengetahui deskripsi Pemahaman Konsep IPA pada kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran ECIRR, dan (3) mengetahui pengaruh model pembelajaran ECIRR terhadap Pemahaman Konsep IPA pada siswa kelas IV semester genap tahun pelajaran 2012/2013 di SD gugus VI kecamatan Buleleng. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu menggunakan desain Post-test Only Control Design. Sampel penelitian ini berjumlah 31 orang di SD No. 1 Kampung Baru sebagai kelompok eksperimen dan SD No. 2 Kampung Baru yang berjumlah 28 orang sebagai kelompok kontrol yang dipilih dengan sistem Simple Random Sampling. Data tentang kemampuan pemahaman konsep IPA dikumpulkan dengan menggunakan tipe tes uraian. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pemahaman konsep IPA siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional sebagian besar skor siswa cenderung rendah. Hal ini dapat dilihat dari hasil perhitungan bahwa Mo < Md < M atau (14,25 < 16,5 < 22,07), (2) pemahamaan konsep IPA siswa yang mengikuti model pembelajaran ECIRR sebagian besar skor siswa cenderung tinggi. Hal ini dapat dilihat dari hasil perhitungan bahwa Mo > Md > M atau (36,2 >34,32,72 > 30,32), dan (3) terdapat pengaruh yang signifikan model ECIRR terhadap pemahamaan konsep IPA siswa diketahui bahwa thitung > ttabel (51,5 > 2,00). Dari rata-rata pemahamaan konsep IPA diketahui siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran ECIRR lebih baik dari siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional. Kata kunci: ECIRR, konvensional,pemahamaan konsep IPA
PENGARUH PENDEKATAN STARTER EKSPERIMEN (PSE) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V DI SD NO 1 KAMPUNG BUGIS
Kdk. Suranata, Budiono, H. Syahruddin,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1367
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang singnifikan pada hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan starter eksperimen dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan konvensional. Jenis penelitian ini adalah quasi exsperimen dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD No 1 Kampung Bugis Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2012/2013, dengan teknik random sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa, (1) data hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan starter eksperimen cenderung tinggi dengan Mo>Me>M (20,75>20,6>20,3), (2) data hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan konvensional cenderung rendah dengan Mo17>17,3), (3). terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan starter eksperimen dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan konvensional. Hal ini dapat dilihat dari perolehan rerata kelompok eksperimen lebih tinggi dibanding dengan perolehan rerata kelompok kontrol (eksperimen = 20,3 >kontrol = 17,3) dan hasil uji hipotesi menggunakan uji-t, dengan thitung lebih besar dari ttabel (thitung = 2,9133 > ttabel = 2,001). Dengan demikian, dapat disimpulkan pendekatan starter eksperimen berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V semester genap di SD No 1 Kampung Bugis Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2012/2013. Kata-kata kunci: pendekatan starter eksperimen, hasil belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPS KELAS IV SD GUGUS 4 BONDALEM KECAMATAN TEJAKULA
I Md.Tegeh, Md. Sukma Hadinata, Syahruddin,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1368
Abstrak Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui perbedaan yang signifikan prestasi belajar IPS antara siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TAI dan siswa yang diajar dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV semester II di SD gugus 4 Bondalem. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan desain control-group pre-test post-test. Populasi penelitian ini adalah semua SD siswa kelas IV yang berada di Gugus 4 Bondalem yang terdiri dari 9 SD. Sampel penelitian adalah SD N 3 Bondalem sebanyak 24 orang sebagai kelompok eksperimen dan SD N 4 Bondalem yang berjumlah 22 orang sebagai kelompok kontrol yang dipilih menggunakan tehnik random sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Data tentang hasil prestasi belajar siswa dilakukan dengan menggunakan tes objektif. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik Uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prestasi belajar siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional yaitu Mo < Md > M atau 15 < 18,99 > 12,90 maka menunjukkan bahwa sebagian besar skor cenderung rendah. prestasi belajar siswa yang mengikuti pembelajaran TAI yaitu Mo > Md > M atau 22,5 > 21 > 20,12 maka menunjukkan bahwa sebagian besar skor cenderung tinggi. Hasil uji hipotesis yang dilakukan dengan menggunakan Uji-t diketahui bahwa terdapat perbedaan prestasi belajar IPS siswa yang signifikan antara siswa yang mengikuti model pembelajaran tipe TAI dengan prestasi belajar siswa yang mengikuti pembelajaran Konvensional pada siswa kelas IV di gugus 4 Bondalem tahun pelajaran 2012/2013. Hal ini dapat dilihat dari mean kelas eksperimen dan kelas kontrol (eksperimen = 20,12 > kontrol = 12,90). Dari hasil pengujian hipotesis kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan uji-t diperoleh thitung > ttabel (6,02 > 2,021). Kata-kata kunci: kooperatif, TA, konvensional, prestasi belajar.
PENGGUNAAN ALAT PERAGA SEDERHANA PADA OPERASI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BILANGAN BULAT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V
Wyn Wiarta, Ni L. Eka Warsini, Wyn Suniasih,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1369
Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar matematika pada penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat melalui penggunaan alat peraga sederhana. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan pada siswa kelas V di SD N 5Batuantahun pelajaran 2012/2013 dengan banyak siswa yaitu 10 orang. Tindakan dilakukan dalam 2 siklus. Setiap siklus melalui 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data hasil belajar Matematika diukur melalui tes bentuk objektif dan uraian. Berdasarkan analisis data, hasil penelitian ini menunjukkan, dari pra siklus hasil belajar siswa 64% (kategori rendah) dengan ketuntasan klasikal 40%, siklus I prosentase hasil belajar matematika mencapai 76,3% (kategori sedang)dengan ketuntasan belajar klasikal mencapai 60% sampai akhir siklus IIprosentase hasil belajar matematika mencapai 81% (kategori tinggi) dan ketuntasan belajar klasikal mencapai 90% sehingga indikator keberhasilan yang ditetapkan sudah tercapai. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa penggunaan alat peraga sederhana pada operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat dapat meningkatkan hasil belajarmatematikasiswa kelas VSD N 5 Batuan, Gianyar tahun pelajaran 2012/2013. Kata kunci: penggunaan alat peraga sederhana, operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat, dan hasil belajar Matematika
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN PROBLEM POSING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD GUGUS VI KECAMATAN BANJAR
I G. A. Tri Agustiana, Ike Rasmianti, Gd. Raga,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1370
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti pembelajaran metode pembelajaran problem posing dan siswa yang mengikuti metode pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV Sekolah Dasar di Gugus VI Kecamatan Banjar. Penelitian ini adalah penelitian quasi eksperiment dengan desain penelitian ”non-equivalent posttest only control group design”. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas IV di gugus VI kecamatan Banjar yang terdiri dari 6 sekolah. Pengambilan sampel ditentukan mengunakan teknik random sampling dengan sampel penelitian 27 orang siswa kelas IV di SD N Banyuseri sebagai kelas eksperimen dan 38 orang siswa kelas IV di SD N 3 Kayuputih sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dalam penelitian ini didapatkan dari metode tes. Data yang didapatkan dari metode tes dianalisis dengan teknik analisis deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian pada tes kemampuan pemecahan masalah matematika siswa menunjukkan bahwa rata-rata skor kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan metode pembelajaran problem posing sebesar 73,76. Sedangkan rata-rata skor kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pembelajaran konvensional sebesar 62,05. Pengujian hipotesis menggunakan uji-t menunjukkan thitung>ttabel (thitung=3,03>ttabel=2,00). Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode pembelajaran problem posing dengan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode pembelajaran konvensional. Dengan demikian, metode problem posing berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas IV SD di gugus VI Kecamatan Banjar tahun pelajaran 2012/2013. Kata-kata kunci : problem posing, kemampuan pemecahan masalah.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SDN 3 DALUNG
I Md. Suara, Ni Nym. Riastuti, I Kt. Ardana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1371
Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa pada pelajaran IPA melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Divisions (STAD) dengan media konkret. Rancangan penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan subjek penelitian siswa Kelas IV SDN.3 Dalung, Kecamatan Kuta Utara, tahunajaran 2012/2013 dengan jumlah siswa 40 orang.Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus yang terdiri dari 4 kali pertemuan. Data yang terkumpul dianalisis secara deskritif kuantitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kuesioner dan metode tes hasil belajar.Dari hasil analisis data menunjukkan terjadi peningkatan persentase motivasi belajar setelah dilaksanakan Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif tipe STAD. Pada Refleksi awal 48 % menjadi 59 % pada siklus I meningkat menjadi 68% pada Siklus II.Demikian juga dengan persentase hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari refleksi awal 60 %menjadi 65 % pada Siklus I dan meningkat menjadi 80% pada Siklus II.Dengan ketuntasan belajar siswa mencapai 88%.Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan media konkret dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPA siswa kelas IV SDN. 3 Dalung. Kata Kunci:Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD dengan media konkret, Motivasi, dan Hasil Belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIRS SHAREBERBASIS SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD
, I Wyn.Rinda Suardika, Ni Wyn. Paris Sutrisni, I Ngh. Suadnyana
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1372
Abstrak Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TPS Berbasis Sains Teknologi Masyarakat dengan Siswa yang dibelajarkan menggunakan Pembelajaran Konvensional pada siswa kelas V SD Negeri 22 Dauh Puri.Jenis penelitian adalah penelitian eksperimen semu dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Negeri 22 Dauh Puri yang berjumlah 107 siswa. Sampel penelitiannya adalah siswa kelas VA dan VB yang berjumlah 72 siswa. Dalam penelitian ini sampel ditentukan dengan teknik random sampling. Data mengenai hasil belajar IPA kelas eksperimen dan kontrol dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda biasa. Data yang sudah diperoleh kemudian dianalisis dengan uji prasyarat analisis data meliputi uji normalitas, dan uji homogenitas, selanjutnya uji hipotesis dianalisis dengan teknik statistik uji-t. Berdasarkan hasil analisis menggunakan uji-t dapat diketahui bahwa thitung = 2,58 > ttabel = 2,000. Dilihat dari rata-rata nilai pada kedua kelompok diketahui rata-rata nilai kelompok eksperimen lebih tinggi dari kelompok kontrol ( = 83,34 >= 73,94). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TPS Berbasis Sains Teknologi Masyarakat dengan siswa yang mengikuti Model Pembelajaran Konvensional pada Siswa Kelas V SD Negeri 22 Dauh Puri. Kata kunci: TPS, Sains Teknologi Masyarakat, hasil belajar