cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 325 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2016): April" : 325 Documents clear
PENGARUH MODEL POGIL DAN GAYA KOGNITIF TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS V SD ., Ketut Andi Prahasta; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6958

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model POGIL dan gaya kognitif terhadap hasil belajar IPA. Penelitian ini tergolong quasi experiment dengan rancangan the post-test only control design. Populasi penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri di Gugus II Santalia Kecamatan Kubutambahan tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 234 orang. Sampel penelitian dipilih dengan teknik random sampling. Data yang telah dikumpulkan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, dan ANAVA AB. Proses analisis seluruhnya dibantu oleh SPSS 16.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan (1) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model POGIL dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional (Fhitung = 64,736 dengan sig = 0,000). (2) Terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang memiliki gaya kognitif reflektif dan kelompok siswa yang memiliki gaya kognitif impulsif (Fhitung = 80,690 dengan sig = 0,000). (3) Terdapat interaksi yang signifikan antara model POGIL dan gaya kognitif terhadap hasil belajar IPA (Fhitung = 5,432 dengan sig = 0,023) di SD N 1 Kubutambahan dan SD N 6 Kubutambahan. Jadi, terdapat pengaruh model POGIL dan gaya kognitif terhadap hasil belajar IPA.Kata Kunci : Model POGIL, gaya kognitif, hasil belajar IPA This research was aimed to analyze the effect of Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL) and cognitive style’s toward science learning achievement. This research is quasi experiment with the post-test only control design. The populations of this research is all of the fifth grade students in elementary school belonging of the Santalia’s Group II of Kubutambahan District in academic years 2015/2016 which totally 234 students. The sample was taken out of two classes using random sampling technique. The collected data were analyzed by descriptive statistic, and ANAVA AB. All of the analysis process helped by SPSS 16.0 for windows. The result of the research showed that (1) there are significance differences of the science learning achievement between student’s group which studied with POGIL models and student’s group which studied with conventional learning. (Fhitung = 64,736 with sig = 0,000), (2) there are significance differences of the science learning achievement between student’s group which have reflective cognitive styles and student’s which have impulsive cogntive styles. (Fhitung = 80,690 with sig = 0,000), and (3) there are significance interaction between POGIL models and cognitive styles toward the science learning achievement (Fhitung = 5,432 with sig = 0,023) at SD N 1 Kubutambahan and SD N 6 Kubutambahan. So, there is the influence of POGIL model’s and cognitive style’s toward science learning achievement.keyword : POGIL models, the cognitive styles, the science learning achievements
PENGARUH MODEL POGIL DAN MINAT BELAJAR TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA SISWA KELAS V SD ., Ni Putu Widya Marcelia; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6959

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model POGIL dan minat belajar terhadap keterampilan proses sains pada siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Jembrana. Penelitian ini tergolong quasi experiment dengan rancangan the post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Jembrana tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 163 orang. Sampel penelitian adalah siswa kelas V SDN 2 Yeh Kuning, SDN 2 Air Kuning, SDN 2 Sangkaragung, dan SDN 2 Perancak yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Data yang telah dikumpulkan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, Anakova 1 jalur 1 kovariabel, dan korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan proses sains antara siswa yang dibelajarkan dengan model POGIL dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional (F = 221, 631, dengan Sig. = 0,000 < 0,05); 2) terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan proses sains antara siswa yang dibelajarkan dengan model POGIL dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional setelah mengontrol minat belajar (F = 10,224, dengan Sig. = 0,002 < 0,05) ; 3) terdapat kontribusi yang signifikan minat belajar terhadap keterampilan proses sains (r2 = 0,770 > rtabel = 0,244, dengan Sig. = 0,000 < 0,05). Dari paparan tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model POGIL dan minat belajar terhadap keterampilan proses sains.Kata Kunci : model POGIL, keterampilan proses sains, minat belajar This research aimed to determine the effect of POGIL model and the interest in learning to the science process skills. This research is classified as quasi experiment with the design of the post-test only control group design. The population of the research were the fifth grade students in Cluster I Elementary School Jembrana District in academic year 2015/2016 totaling 163 people. Sample were students of fifth grade elementary school No 2 Yeh Kuning, elementary school No 2 Air Kuning, elementary school No 2 Sangkaragung, and elementary school No 2 Perancak selected by simple random sampling technique. Data were analyzed using descriptive statistics, Anacova one lane one covariates and the product moment correlation. The results showed that: 1) there are significant differences between student’s science process skills that learned with the POGIL model and student’s that learned with conventional learning (Fcount = 221,631, with sig. = 0,000 < 0,05); 2) there are significant differences between student’s science process skills that learned with POGIL model and student’s that learned with conventional learning after controlling the interest in learning (Fcount = 10,224, with sig. = 0,002 < 0,05); 3) there is a significant contribution of learning interest to the science process skills (r squared = 0,770 > rtable = 0,244, with sig. = 0,000 < 0,05). So, there is the influence of POGIL model’s and the interest in learning to the science process skills. keyword : POGIL model, science process skills, interest in learning
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN POLYA BERBANTUAN MEDIA BY DESIGN TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD ., Luh Silvia Juniari; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6960

Abstract

Penelitian ini mengangkat tentang rendahnya hasil belajar Matematika siswa kelas V SD di Gugus X Kelurahan Kaliuntu Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2015/2016. Rendahnya hasil belajar Matematika siswa dilihat dari nilai rata-rata UAS siswa yaitu 65,33. Adapun tujuan penelitian ini adalah, (1) untuk mendeskripsikan hasil belajar Matematika sesudah implementasi model pembelajaran Polya berbantuan media by design pada siswa kelompok eksperimen, (2) untuk mendeskripsikan hasil belajar Matematika sesudah implementasi pembelajaran selain model pembelajaran Polya berbantuan media by design pada siswa kelompok kontrol, (3) untuk mengetahui pengaruh pengaruh model pembelajaran Polya berbantuan media by design terhadap hasil belajar Matematika pada siswa kelas V SD di Gugus X Kelurahan Kaliuntu Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini tergolong quasi experiment dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas V SD di Gugus X Kelurahan Kaliuntu Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2015/2016. Sampel penelitian ini adalah 33 siswa kelas V SDN 1 Kaliuntu sebagai kelompok kontrol dan 20 siswa kelas V SDN 2 Kaliuntu sebagai kelompok eksperimen yang dipilih dengan teknik random sampling. Instrumen penelitian adalah tes hasil belajar Matematika. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) skor rata-rata hasil belajar Matematika pada kelompok eksperimen adalah 24,83 dengan kategori sangat baik, (2) skor rata-rata hasil belajar Matematika pada kelompok kontrol adalah 20,27 dengan kategori baik, (3) terdapat pengaruh model pembelajaran Polya berbantuan media by design terhadap hasil belajar Matematika pada siswa kelas V di Gugus X Kelurahan Kaliuntu Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2015/2016 (sig=4,14 > 2,00).Kata Kunci : model Polya, media by design, hasil belajar Matematika This research raised about the poor results of learning Mathematics Elementary fifth grade students in Cluster X Village Kaliuntu District of Buleleng in the academic year 2015/2016. The low yield of students studying Maths seen from the average value of UAS students is 65.33. The purpose of this research is, (1) to describe the learning after implementation of learning Mathematics learning model Polya media aided by design in the experimental group, (2) to describe the results after implementation of learning mathematics learning as learning models aided Polya media by design in the control group, (3) as well as to determine the effect of Polya learning model aided media by design on learning result in Maths in fifth grade elementary school in Cluster X Kaliuntu Village Buleleng District the academic year 2015/2016. This research is classified as quasi experiment with the design of the post-test only control group design. The study population were students of class V SD in Cluster X Village Kaliuntu District of Buleleng in the academic year 2015/2016. The sample was 33 students of class V SDN 1 Kaliuntu as the control group and 20 students of class V SDN 2 Kaliuntu as the experimental group were selected by random sampling technique. The research instrument is a test result of learning Mathematics. Data were analyzed using descriptive statistics and t-test. The results showed that, (1) the average score Math learning outcomes in the experimental group was 24.83 with excellent category, (2) the average score Math learning outcomes in the control group was 20.27 to the good category, (3 ) there are significant learning model Polya media aided by design to the learning outcomes of Mathematics in grade V in Cluster X Village Kaliuntu Buleleng Subdistrict in the academic year 2015/2016 (sig = 4.14> 2.00).keyword : Polya model, media by design, the learning outcomes mathematics
PENERAPAN MODEL SNOWBALL THROWING BERBANTUAN SATUA BALI UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPA ., Ni Wayan Winjassica Purnama Dewi; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6961

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa kelas V pada mata pelajaran IPA di SD Negeri 2 Banjar Bali melalui penerapan model pembelajaran Snowball Throwing berbantuan Satua Bali. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas, dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas V di SD Negeri 2 Banjar Bali yang berjumlah 21 orang. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan menggunakan metode kuesioner dan tes, dengan instrumen berupa kuesioner motivasi belajar dan tes hasil belajar. Data dianalisis untuk memperoleh mean dan persentase mean. Berdasarkan hasil penelitian, tingkat persentase rata-rata motivasi belajar siswa adalah 72% (kategori “sedang”) dan tingkat persentase rata-rata hasil belajar siswa adalah 70,47% (kategori “sedang”) pada siklus I. Selanjutya, pada siklus II, persentase rata-rata motivasi belajar siswa meningkat menjadi 84,38% (kategori “tinggi”) dan persentase rata-rata hasil belajar siswa adalah 84,28% (kategori “tinggi”). Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Snowball Throwing berbantuan Satua Bali dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 2 Banjar Bali.Kata Kunci : Snowball Throwing, Satua Bali, motivasi, hasil belajar. The research was aimed to know the increase of students motivation and learning achievement of fifth grade student on science at SD Negeri 2 Banjar Bali through implementation of The Snowball Throwing model of learning assisted Balinese Story. This research was Classroom Action Research, as the subject was fifth grade students at SD Negeri 2 Banjar Bali amount 21 students. The research had done in two cycles. The data were collected by using questionnaire and test methods, and as the instruments were learning motivation questionnaire and learning achievement test. The data were analyzed for getting mean and mean percentage. Based on the result of the research, the percentage of mean of students learning motivation is 72% (“medium” category) and the percentage of mean of students learning achievement is 70,47% (“medium” category) in cycle I. Then, in cycle II, the percentage of mean of students learning motivation increase to be 84,38% (“high” category) and the percentage of mean of students learning achievement is 84,28% (“high” category). Based on the result of the research, the conclusion is the implementation of Snowball Throwing model of learning assisted Balinese Story can increasing the fifth grade students motivation and learning achievement at SD Negeri 2 Banjar Bali.keyword : Snowball Throwing, Balinese story, motivation, learning achievement
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS INKUIRI TERBIMBING BERBANTUAN MEDIA AUDIO-VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPS ., Nonik Tariasih Ni Luh; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Drs. Made Putra, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6974

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik berbaris inkuiri terbimbing berbantuan audio-visual dengan siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik pada siswa kelas IV SD Negeri di Gugus Raden Ajeng Kartini Denpasar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalen control group desain. Populasi penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri di Gugus Raden Ajeng Kartini yang terdiri dari 450 orang siswa. Sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 67 orang siswa, 35 orang siswa kelas IVC SD Negeri 19 pemecutan sebagai kelompok eksperimen dan sebanyak 32 orang siswa kelas IVA SD Negeri 32 Pemecutan sebagai kelompok kontrol. Penentuan kelompok eksperimen dan kontrol menggunakan teknik random sampling. Pengumpulan data hasil belajar IPS dilakukan dengan metode tes dan instrumen yang digunakan adalah berupa tes objektif pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis uji-t. Berdasarkan hasil analisis diperoleh thitung = 4,74 > ttabel = 2,00, sehingga H0 ditolak yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan. Rerata hasil belajar IPS pada kelompok eksperimen yaitu 81,71 dan kelompok kontrol yaitu 68,13. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbasis inkuiri terbimbing berbantuan media audio-visual berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas IV Gugus Raden Ajeng Kartini Denpasar.Kata Kunci : pendekatan saintifik, inkuiri terbimbing, hasil belajar IPS This study aimed to know the significant difference of the result social sciences study between student is learned by scientific approach based on guided inquiry using audio-visual with student who is learned by scientific approach for 4th grade student of SD Negeri at Gugus Raden Ajeng Kartini Denpasar. This study constituted psuedo experiment study with non-equivalen control group design plan. Study population are grade 5th student of SD Negeri at Gugus Raden Ajeng Kartini that formed by 450 students. Sample for this study as much as 67 students, 35 4th C grade students of SD Negeri 19 Pemecutan as experiment group and as much as 32 4th grade A SD Negeri 32 Pemecutan as control group. Determination of experiment group and control group are using random sampling technique. Social scienfic study result data accumulation is done by test methode and instrument that used is either be multiple choice objective test. Obtained data is analyzed by using t-test. Based on analyze result obtainable thitung = 4,74 > ttabel =2,00, so that H0 ignored that mean there is significance effect. Mean of social sciences study result in experiment group is 61,71 and in control group is 68,13. Therefore, can be concluded that scientific approach based on guided inquiry using audio-visual take effect to study result of 4th grade student Gugus Raden Ajeng Kartini Denpasar.keyword : scientific approach, guided inquiry, social sciences study result
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK DENGAN MODEL PEMBELAJARAN PENEMUAN BERBANTUAN MULTIMEDIA INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA ., Ni Luh Anna Septiana Putri; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6975

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas VA di SD Negeri 1 Padangsambian Tahun Pelajaran 2015/2016. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdapat tahapan-tahapan kegiatan yaitu perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini melibatkan siswa kelas VA yang berjumlah 40 siswa, terdiri dari 17 orang putra dan 23 orang putri. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes. Tes yang digunakan untuk mengumpulkan data penguasaan kompetensi pengetahuan IPA adalah tes objektif pilihan ganda biasa berjumlah 20 soal. Selanjutnya data yang terkempul dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase rata-rata penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa pada tahap observasi awal adalah 63,9% berada pada kriteria rendah dengan ketuntasan klasikal 52,5%. Untuk meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA tersebut maka diberikan tindakan dengan menggunakan pendekatan saintifik dengan model pembelajaran penemuan berbantuan multimedia interaktif. Pada siklus I didapatkan persentase nilai rata-rata penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa sebesar 73,1% berada pada kriteria sedang dan pada siklus II terjadi peningkatan menjadi 82,9% berada pada kriteria tinggi. Terjadi peningkatan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA dari siklus I ke siklus II sebesar 9,8%. Peningkatan juga terlihat pada persentase ketuntasan belajar siswa, pada siklus I sebesar 62,5% dan siklus II sebesar 85%, sehingga terjadi peningkatan sebesar 22,5%. Dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik dengan model pembelajaran penemuan berbantuan multimedia interaktif dapat meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas VA di SD Negeri 1 Padangsambian tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : saintifik, pembelajaran penemuan, multimedia interaktif, kompetensi IPA This research aims to improve the mastery of science knowledge competency on Class VA in SD Negeri 1 Padangsambian 2015/2016 lesson periods. This research is classroom action activity research which was done in two cycle, every cycle there are steps activities such as the action plans, implementation, observation, and reflection. This research is involving 40 students, which is consisting of 17 boys and 23 girls. The data collecting method that used is multiple choice test which consist of 20 questions. Then, all the data which had been collected and analyzed using the method of descriptive and quantitative analysis statistics. The result shows that the average percentage of the mastery of science knowledge competency on the first observations is 63,9% it is on low criteria with classical completeness percentage is 52,5%. To improve the mastery of science knowledge competency is by using scientific approach with discovery learning model with multimedia interactive. In the first cycle, the average percentage is 73,1% on middle criteria and in the secend cycle, it is increased at 82,9% on high criteria. The increase from the first cycle to the second cycle is 9,8%. The increase also seen in the classical completeness percentage, in the first cycle is 62,5% to 85% in the second cycle, so there is a rise at 22,5%. It can be concluded that the implementation of scientific approach with discovery learning with multimedia interactive can increase mastery of science knowledge competency on Class VA in SD Negeri 1 Padangsambian 2015/2016 lesson periods.keyword : scientific, discovery learning, multimedia interactive, mastery of knowledge science competence
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN POGIL DAN MINAT BELAJAR TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS IV ., I Made Helly Mahayana; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6976

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran POGIL terhadap pemahaman konsep IPA dengan mengontrol minat belajar siswa kelas IV SD di Gugus VI Kecamatan Sukasada. Penelitian ini tergolong penelitian quasi experiment dengan rancangan Posttest Only Control Group Design. Populasi penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri di gugus VI Kecamatan Sukasada tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 243 siswa. Sampel penelitian adalah siswa kelas IV SDN 1 Panji Anom dan SDN 4 Panji Anom yang berjumlah 64 siswa yang diambil dengan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian berupa tes pemahaman konsep IPA dan kuesioner minat belajar. Data analisis menggunakan statistik deskriptif, data menggunakan analisis statistik ANAKOVA satu jalur. Hasil penelitian menunjukkan (1) terdapat pengaruh yang signifikan pemahaman konsep IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran POGIL dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional (Sig. = 0,001). (2) terdapat perbedaan yang signifikan pemahaman konsep IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran POGIL dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional setelah mengontrol minat belajar (Sig. = 0,001). (3) terdapat korelasi yang signifikan antara minat belajar dengan pemahaman konsep IPA (Sig. = 0,001). Jadi, terdapat pengaruh model POGIL setelah minat belajar siswa dikontrol terhadap pemahaman konsep IPA. Kata Kunci : model POGIL, pemahaman konsep IPA, minat belajar This research aimed to determine the effect of of POGIL learning model in terms of understanding on science concepts by controlling the interest in student learning in fourth grade elementary school in Cluster VI Sukasada District . This research is classified as quasi experiment with the design of the post-test only control group design. The population of the research is a fourt grade students in Cluster VI Elementary School Sukasada District 2015/2016 school year totaling 243 student. Samples were students of fourt grade elementary school N 1 Panji Anom and elementary school N 4 Panji Anom totaling 64 students selected by simple random sampling technique. The research instrument was a test of understanding science concepts and interest in learning questionnaires. Data were analyzed using descriptive statistics, Anova one lanes and the product moment correlation. The results showed (1) there are significant differences between the groups understanding science concepts of students that learned with POGIL learning model and student groups that learned with conventional learning models (sig. = 0,001). (2) there are significant differences between the groups understanding science concepts of students that learned with POGIL learning model and student groups that learned with conventional learning models after controlling interest in learning (sig. = 0,001). (3) there is a significant correlation between interest in learning and understanding science concepts (sig. = 0,001). So, there is influence of POGIL model after controlling the interest in student learning toward understanding on science concepts.d understanding on science concepts.keyword : POGIL models, understanding the concept of science, interest in learning
PENGARUH PROBING-PROMPTING TERHADAP HASIL BELAJAR IPS DENGAN KOVARIABEL MOTIVASI BERPRESTASI PADA SISWA KELAS IV ., I Made Bagus Susila Putra; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6977

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Probing-Prompting dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional dengan dilakukan kontrol terhadap kovariabel motivasi berprestasi pada siswa kelas IV di SD Gugus VI Kecamatan Buleleng. Populasi penelitian adalah kelas IV di Gugus VI Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 130 siswa. Sampel penelitian yaitu kelas IV SDN 1 Kampung Baru yang berjumlah 23 siswa dan kelas IV SDN 2 Kampung Baru yang berjumlah 22 siswa. Data skor hasil belajar IPS dikumpulkan dengan instrumen tes pilihan ganda dan data skor motivasi berprestasi dikumpulkan dengan instrumen kuesioner. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji ANAVA, uji ANAKOVA, dan uji korelasi Product Moment). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor hasil belajar IPS kelompok eksperimen adalah 14,50 lebih besar dari rata-rata skor hasil belajar IPS kelompok kontrol adalah sebesar 9,56. Ketiga hipotesis penelitian diuji dengan taraf signifikansi 5%. Sebelum dilakukan kontrol terhadap motivasi berprestasi didapatkan Fhitung = 29,062. Kemudian, setelah motivasi berprestasi dikontrol didapatkan Fhitung = 14,703 dan korelasi antara motivasi berprestasi dan hasil belajar IPS dengan thitung = 9,670. Hal ini membuktikan bahwa, tetap terdapat perbedaan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Probing-Prompting dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional setelah motivasi berprestasi dikontrol. Kata Kunci : Probing-Prompting, hasil belajar IPS, motivasi berprestasi This research aimed to analyze the differences in the social science learning outcomes between groups of students that learned with Probing-Prompting learning model and groups of students that learned with conventional learning model by controlling for covariable achievement motivation in the fourth grade students in elementary school cluster sixth district of Buleleng. The research population is a fourth class in sixth cluster district of Buleleng in the academic year 2015/2016, amounting to 130 students. The research sample is fourth class in elementary school 1 Kampung Baru amounting to 23 students and fourth class in elementary school 2 Kampung Baru, amounting to 22 students. The social science learning outcomes score data collected by multiple choice-test instrument and achievement motivation score data collected by questionnaire instrument. Data collected were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics (ANOVA test, ANACOVA test, and Product Moment correlation test). The results showed that average scores of social science learning outcomes the experimental group was 14,50 higher than the average score of social science learning outcomes the control group amounted to 9,56. These three research hypotheses were tested with a significance level of 5%. Before controlling for achievement motivation obtained Fcount = 29,062. Later, after achievement motivation obtained controlled Fcount = 14,703 and the correlation between achievement motivation and learning outcomes social science with t = 9,670. This proves that, still there is the differences in the socials science learning outcomes between groups of students that learned with Probing-Prompting learning model and groups of students that learned with conventional learning model after achievement motivation controlled. keyword : Probing-Prompting, social science outcomes, achievement motivation
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN RESOLUSI KONFLIK BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR PKN SISWA KELAS V SD SEMESTER II DI GUGUS IV PUPUAN TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ., Ni Luh Yuni Astari; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6978

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar PKN kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran resolusi konflik berbantuan media gambar dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Semester II di Gugus IV Pupuan Tahun Pelajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan rancangan post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD semester II di Gugus IV Pupuan tahun pelajaran 2015/2016 dengan jumlah seluruh siswa kelas V 104 siswa. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD Negeri 5 Belimbing dengan jumlah siswa 21 orang dan siswa kelas V SD Negeri 1 Sanda dengan jumlah siswa 21 orang, sampel yang ditentukan dengan teknik simple random sampling sampel acak sederhana. Data dikumpulkan dengan metode tes. Instrumen penelitian ini yaitu tes hasil belajar PKN. Data yang diperoleh dianalisis dalam dua tahap, yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial melalui uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran resolusi konflik berbantuan media gambar dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional, dengan nilai thitung sebesar 8,349 dan ttabel sebesar 2,021. Artinya, thitung lebih besar dari ttabel. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh signifikan model pembelajaran resolusi konflik berbantuan media gambar terhadap hasil belajar siswa kelas V SD semester II di Gugus IV Pupuan Tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : resolusi konflik, media gambar, hasil belajar Abstract The purpose of this study was to determine differences in learning outcomes PKN group of students that learned with media-assisted learning conflict resolution pictures and groups of students that learned with conventional learning in fifth grade elementary school students in Cluster IV Semester II Academic Year 2015/2016 Pupuan. This study is a quasi-experimental research with post test only control group design. The study population was all students in fifth grade elementary school second semester in Cluster IV Pupuan school year 2015/2016 the total number of students in class V 104 students. Samples of this research that fifth grade students of SD Negeri 5 Belimbing by the number of students 21 and fifth grade students of SD Negeri 1 Sanda by the number of students 21 people, the samples are determined by simple random sampling technique is simple random sample. Data collected by the test method. The instrument of this research that PKN achievement test. Data were analyzed in two stages, namely statistical analysis descriptive and inferential statistical analysis by t-test. The results showed that there are significant differences between the groups of student learning outcomes that learned with assisted learning model of conflict resolution image media and student groups that learned with conventional learning, with the value of tcount = 8,349 and ttabel = 2,021. That’s mean tcount greater than ttable (tcount > ttable).Based on these results, it can be said that there is significant influence learning model of conflict resolution image media aided the learning outcomes of students of class V SD in the second half of Cluster IV Pupuan school year 2015/2016. keyword : conflict resolution, image media, learning result
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SAVI TERHADAP MINAT BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD MUTIARA SINGARAJA ., Ni Wayan Yulia Haruminati; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6982

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan minat belajar Matematika antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran Somatis, Auditori, Visual, Intelektual (SAVI) dan model pembelajaran Konvensional pada siswa kelas IV SD Mutiara Singaraja tahun pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan populasi siswa kelas IV SD Mutiara Singaraja. Pengambilan sampel penelitian menggunakan metode sensus dengan jumlah sampel 62 orang siswa. Data dikumpulkan dengan metode kuesioner, dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil analisis data, diperoleh thit = 8,992 dan ttab (pada taraf signifikansi 5%) = 2,00030. Hal ini berarti thit > ttab, terdapat hasil yang signifikan. Dari rata-rata hitung, diketahui kelompok eksperimen adalah 81,86 berada pada kategori tinggi dan kelompok kontrol adalah 69,18 berada pada kategori rendah, sehingga model pembelajaran Somatis, Auditori, Visual, Intelektual (SAVI) berpengaruh terhadap minat belajar Matematika siswa kelas IV di SD Mutiara Singaraja tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : Matematika, Minat Belajar, Model Pembelajaran SAVI This research was aimed to determine the difference of interest in learning mathematics between group of students who learned by Somatic, Auditory, Visual, Intellectual (SAVI) model and Conventional model in the fourth grade students SD Mutiara Singaraja in the academic year of 2015/2016. The research is a quasi experiment with fourth grade student population Mutiara Singaraja. Sampling study using census method with a sample of 62 students. The data collected by questionnaire, were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics (t-test). The results of data analysis, obtained thit = 8.992 and ttab (at significance level of 5%) = 2.00030. This means thit > ttab, there is a significant result. Of the arithmetic mean, it is known the experimental group was 81.86 at the high category and the control group was 69.18 are in the low category, so Somatic, Auditory, Visual, Intellectual (SAVI) model affect the interest of studying Maths grade IV in SD Mutiara Singaraja in the academic year 2015/2016.keyword : Interest in Learning, Mathematics, SAVI Model

Page 3 of 33 | Total Record : 325


Filter by Year

2016 2016


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue