cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 325 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2016): April" : 325 Documents clear
IMPLEMENTASI PENDEKATAN PEMBELAJARAN SCIENTIFIC MENGGUNAKAN MODEL PBL UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS ., Agus Wahyu Setiawan; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7042

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS siswa setelah implementasi pendekatan pembelajaran scientific menggunakan model problem based learning pada siswa kelas V SD 14 Pemecutan Denpasar Utara tahun ajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD 14 Pemecutan Denpasar Utara tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 32 siswa. Data penguasaan kompetensi pengetahuan IPS dikumpulkan dengan metode tes pilihan ganda biasa dengan empat option. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, pada siklus I diketahui pencapaian penguasaan kompetensi pengetahuan IPS yaitu76,6% yang berada pada kriteria sedang dan pada siklus II yaitu 87,3% dengan kriteria tinggi. Hasil analisis data menunjukan bahwa penguasaan kompetensi pengetahuan IPS siswa meningkat dari siklus I ke siklus II mencapai 10,7%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa implementasi pendekatan pembelajaran scientific menggunakan model problem based learning dapat meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas V SD 14 Pemecutan Denpasar Utara tahun ajaran 2015/2016.Kata Kunci : pendekatan scientifik, problem based learning The purpose of this study was to improve student’s competence in mastery IPS knowledge after the implementation of scientific approach learning using model problem based learning on the fifth grade student’s of SD 14 Pemecutan Denpasar Utara in academic year 2015/2016. This study include Classroom Action Research (CAR) which was conducted in two cycles. This subject of this study were the fifth grade students’s of SD 14 Pemecutan Denpasar Utara in academicyear 2015/2016 which consited of 32 student’s. The data of competency mastery knowledge of IPS were collected by using multiple choice test method with 4 options. Data which was gained were analyzed by using descriptive statistics analysis and descriptive kualitative analysis technique. The result of this study showed that in cycle 1 was know the accomplisment competence mastery knowledge IPS, that is 76,6% which position on the creteria and in cycle II, that is 87,3% with the high creteria. The result of data analysis showed that the student’s mastery competency in knowledge IPS improved from cycle I to cycle II reach 10,7%. Thereforeit can be conclude that the complementation of learning scientific approach using model problem based learning can improve the student mastery of competency in knowledge IPS of the fifth grade student’s of SD 14 Pemecutan Denpasar Utara in academic year 2015/2016.keyword : scientific approach, problem based learning
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS ., Ayu Galuh Pujawati; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7043

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk (1) meningkatkan aktivitas siswa melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis keterampilan dasar mengajar pada siswa kelas V SD Negeri 2 Tonja tahun pelajaran 2015/2016 dan (2) meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis keterampilan dasar mengajar pada siswa kelas V SD Negeri 2 Tonja tahun pelajaran 2015/2016. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 2 Tonja yang berjumlah 32 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi dan metode tes. Instrumen pengumpulan data aktivitas belajar yang digunakan adalah lembar observasi dan intrumen pengumpulan data penguasaan kompetensi pengetahuan IPS yang digunakan adalah tes objektif. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) nilai rata-rata aktivitas belajar meningkat 17,06 dari X ̅ = 65,5 pada siklus I menjadi X ̅ = 82,56 pada siklus II, (2) nilai rata-rata penguasaan kompetensi pengetahuan IPS meningkat 14,62 dari X ̅ = 66,06 pada siklus I menjadi X ̅ = 80,68 pada siklus II, (3) ketuntasan klasikal penguasaan kompetensi pengetahuan IPS meningkat 46,88% dari 40,62% pada siklus I menjadi 87,5% pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbasis keterampilan dasar mengajar dapat meningkatkan aktivitas dan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS pada siswa kelas V SD Negeri 2 Tonja tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : pendekatan saintifik, keterampilan dasar mengajar, akivitas, pengetahuan IPS This classroom action research aims to (1) increase the activity of students through the implementation of scientific based approach to teaching basic skills in fifth grade students of SDN 2 Tonja, academic year 2015/2016 (2) improve the competencies of IPS through the implementation of scientific based on basic teaching skills for fifth grade SDN 2 Tonja academic year 2015/2016. The subjects on this reaserch were 32 students of SDN 2 Tonja. There were two collection methods used in this research, the methods of observation and test methods. Learning activity data collection used observation form and data collection instrument IPS knowledge mastery of competence that are used the objektive test. The data analyzed by descriptive statistical analysis method and quantitative descriptive analysis method. The results of this reserch show that (1) the average value of the learning activity increased 17.06 from X ̅ = 65.5 on first cycle become X ̅ = 82.56 on second cycle, (2) the average value of competence mastery of knowledge increased 14.62 from X ̅= 66.06 on first cycle become X ̅ = 80.68 on second cycle, (3) classical competence mastery of completeness IPS increased 46.88% from 40.62% on first cycle become 87.5% in the second cycles. Based on these results it can be concluded that the implementation of scientific based approach on teaching basic skills can increase the activity and competence mastery of IPS fifth grade student of SDN 2 Tonja academic year 2015/2016.keyword : scientific approach, teaching basic skills, activities, knowledge IPS
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY BERBANTUAN PETA KONSEP TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD GUGUS I KECAMATAN GIANYAR TAHUN 2015/2016 ., Ni Putu Intan Paramita; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7052

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran Two Stay Two Stray berbantuan Peta Konsep dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran konvesional pada siswa kelas V SD Gugus I Kecamatan Gianyar Tahun 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan menggunkan rancangan Nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V di Gugus I kecamatan Gianyar. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas V SD N 5 Gianyar sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V SD N 4 Gianyar sebagai kelas kontrol dengan jumlah masing-masing kelompok sebanyak 32 orang. Data penelitian ini dikumpulkan dengan metode tes, dengan tes pilihan ganda, yang berjumlah 40 soal yang telah di validitas. Hasil penelitian yang diperoleh adalah nilai rata-rata kelompok eksperimen sebesar 82,31 dan nilai rata-rata kelompok kontrol sebesar 71, 75. Hasil pengujian pot-test diperoleh data dari kelompok eksperimen dan kelompok kontrol berdistribusi normal dan homogen. Analisis data yang digunakan menguji hipotesis adalah uji t. Kriteria pengujian jika t_(hitung )>t_(tabel )maka Ho ditolak dan Ha diterima dengan dk=n_1+ n_(2 )- 2 dan signifikansi = 5%. Hasil uji hipotesis diperoleh t_(hitung )=4,722 dan t_(tabel )=2,000 maka t_(hitung )>t_(tabel )yaitu 4,722 > 2, 000 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasrkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran Two Stay Two Stray berbantuan Peta Konsep terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD Gugus I kecamatan Gianyar tahun ajaran 2015/2016.Kata Kunci : model two stay two stray, peta konsep, hasil belajar IPS This study aims to determine the differences between the results of social studies students who take learning using learning model Two Stay Two Stray aided Map Concept with a group of students who take learning with conventional learning models in class V SD Gugus I Kecamatan Gianyar Year 2015/2016. This research is a quasi-experimental research design by using Nonequivalent control group design. The study population was fifth grade students in Gugus I Kecamatan Gianyar. Samples were students of class V SD N 5 Gianyar as experimental class and fifth grade students of SD N 4 Gianyar as the control class with the number of each group of 32 people. The research data was collected with the test method, with multiple-choice tests, which consist of 40 questions that have been on the validity. The results obtained are the average value of the experimental group at 82.31 and the average value of the control group at 71, 75. The test results obtained pot-test data from the experimental group and the control group with normal distribution and homogeneous. Analysis of the data used to test the hypothesis is t test. Criteria testing if Tcount > Ttable, then Ho is rejected and Ha accepted by dk = n1+n2 - 2 and its significance = 5%. Hypothesis test results obtained Tcount = 4,722 and Ttable = 2,000 then Tcount > Ttable that is 4,722 > 2, 000 so that Ho rejected and Ha accepted. Pursuant to these results we can conclude that there are significant application of learning models Two Stay Two Stray aided Concept Maps on learning outcomes students of class V SD IPS Cluster I Kecamatan Gianyar academic year 2015/2016.keyword : model two stay two stray, concept maps, social learning outcomes
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBANTUAN MEDIA GRAFIS DALAM PERMAINAN BAHASA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KETERAMPILAN MEMBACA PERMULAAN ., Ni L Pt Ayu Sutrisni; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7069

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Keterampilan Membaca Permulaan pada siswa kelas I SDN 12 Padang Sambian melalui penerapan pendekatan saintifik berbantuan media grafis. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas I SDN 12 Padang Sambian yang berjumlah 35 orang, terdiri dari 17 laki-laki dan 18 perempuan. Jenis penelitian ini dirancang dengan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Data keterampilan membaca permulaan dikumpulkan dengan menggunakan metode tes perbuatan, selanjutnya data dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dan kuanitatif. Hasil penelitian menunjukkan: pada siklus I persentase rata-rata hasil keterampilan membaca permulaan sebesar 73,94% dengan kategori cukup baik; pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 83,2% dengan kategori baik. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbantuan media grafis dalam permainan bahasa dapat meningkatakan hasil belajar keterampilan membaca permulaan siswa kelas I SDN 12 Padang Sambian. Kata Kunci : Kata kunci: pendekatan saintifik, media grafis, keterampilan membaca permulaan This study aimed improving the result of the study knowledge early reading skills at the first students of SDN 12 padang Sambian through the application of scientific approach with graphic media. The subject of the first grade student of SDN 12 Padang Sambian which amounts to 35 students, consists of 17 men and 18 female. The kind of this research is class action research with two cycles.each cycle consisting of step plan, implementation, action, observation or evaluation and reflection. The data early reading skills collected using test method works, The data was analyzed by using method of descriptive analysis qualitative and quantitative. The results showed : in cycle I average percentage results early reading skills was 73,94% with the category pretty good; and the cycle II increased to 83,2% with the category good. Based on this research can be concluded that the application of scientific approach with graphic media can improve the result of the study of knowledge early reading skills of first grade student of SDN 12 Padang Sambian. keyword : the scientific approach, graphic media, early reading skills
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS PROJECT BASED LEARNING DAPAT MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA ., Ni Kadek Novita Bima Pratiwi; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7072

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) meningkatkan keaktifan belajar IPA tema cita-citaku siswa kelas IV SDN 21 Dauh Puri melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis project based learning; dan (2) meningkatkan kompetensi pengetahuan IPA tema cita-citaku siswa kelas IV SDN 21 Dauh Puri melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis project based learning. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 21 Dauh Puri yang berjumlah 35 siswa yang terdiri dari 25 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. Data keaktifan belajar siswa dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi sedangkan kompetensi pengetahuan IPA siswa dikumpulkan dengan menggunakan metode tes yaitu tes objektif pilihan ganda biasa. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan analisis statistik deskriptif, analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif.Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan: (1) persentase rata-rata keaktifan belajar IPA siswa pada pra siklus 55,35%, pada siklus I meningkat menjadi 73,28%, dan pada siklus II meningkat menjadi 84,85%; (2) kompetensi pengetahuan IPA siswa pada prasiklus diketahui persentase rata-rata 65,28% dengan ketuntasan klasikal 42.85%, pada siklus I persentase rata-rata siswa meningkat menjadi 75,28% dengan ketuntasan klasikal 74,28%, dan pada siklus II persentase rata-rata siswa meningkat menjadi 84,81% dengan ketuntasan klasikal 85,71%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbasis project based learning dapat meningkatkan keaktifan dan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IV SDN 21 Dauh Puri.Kata Kunci : saintifik, project based learning, keaktifan, kompetensi IPA The purposes of this research are : (1) to improve learning activity of natural science knowledge with theme Cita-citaku for student of SDN 21 Dauh Puri grade IV by applying based scientific approach project based learning ; and (2) to improve competence of natural science knowledge with theme Cita-citaku to student of SDN 21 Dauh Puri grade IV by applying based scientific approach project based learning. The subject of this research is the student of SDN 21 Dauh Puri grade IV which amounted to 35 persons of 25 male students and 10 female students. The learning activity data of the student is collected by using observation sheet meanwhile the competence natural science knowledge is collected by using test of normal multiple choice tests. The collected data then analyzed by descriptive statistical analysis, quantitative descriptive analysis and qualitative descriptive analysis. This type of research is classroom action research which is carried out in to two cycles. Every cycle consist of planning stage, action implementation, observation, and reflection. The result showed: (1) In pre cycle the average percentage of student’s learning activity of natural science knowledge is 55,35%, the first cycle increased 73,28%, and the second cycle increased to 84,85%; (2) In pre cycle percentage knowledge of competencies for natural science is 65,28% and classical completeness 42,85%, in the first cycle the average percentage of students increased to 75,28% with classical completeness 74,28% and on the second cycle the average percentage of students increased to 84,81% with classical completeness 85,71%. Therefore can be concluded that implementation of based scientific approach project based learning can improve the activity and competency natural science knowledge of student SDN 21 Dauh Puri grade IV.keyword : scientific, project based learning, activity, competence of natural science knowledge
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DAN KOGNITIF IPS KELAS V ., Siti Alif Fatimah; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7074

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk meningkatkan motivasi belajar melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis mind mapping dan (2) untuk meningkatkan penguasaan kompetensi kognitif IPS melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis mind mapping. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 1 Sumerta tahun ajaran 2015/2016 yang berjumlah 42 siswa dengan 22 siswa perempuan dan 20 siswa laki – laki. Data hasil motivasi belajar dan penguasaan kompetensi kognitif IPS dikumpul dengan menggunakan metode kuesioner dan tes objektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata motivasi belajar pada siklus I sebesar 77,21%, sedangkan rata-rata motivasi belajar pada siklus II sebesar 81,14%. Sementara itu, hasil penelitian penguasaan kompetensi kognitif IPS pada pra siklus diperoleh persentase rata-rata sebesar 73,45% dengan ketuntasan belajar klasikal sebesar 42,86%. Setelah dilakukan perbaikan pembelajaran, pada siklus I diperoleh persentase 79,50% dengan ketuntasan belajar klasikal sebesar 64,28% dan pada siklus II sebesar 86,88% dikategorikan dengan ketuntasan belajar klasikal sebesar 90,48%. Kata Kunci : ips, mind mapping, motivasi, saintifik The purposes of this study are (1) to increase the motivation to learn through the application of scientific approach based on mind mapping and ( 2 ) to improve the mastery of IPS cognitive competencies through the application of scientific approach based on mind mapping. This research was classroom action research conducted in two cycles. The subject of this study were students of class V of SDN 1 Sumerta in academic year 2015/2016 which consisted of 42 students with 22 female students and 20 male students. Data from the result of learning motivation and mastery of IPS cognitive competencies were collected by using questionnaires and objective tests. The results showed that the average motivation to learn in the first cycle was 77.67 %, while the average motivation to learn in the second cycle was 81.62 %. Meanwhile, the research results of mastery of IPS cognitive competencies on pre-cycle acquiredaverage percentage of 73.45 % with classical learning completeness of 42.86 %. After the improvement of learning, the first cycle obtained percentage of 78.79 % with classical learning completeness of 66.67 % and the second cycle was 86.88 % which was categorized with classical learning completeness of 90.48 %.keyword : science of social, mind mapping, motivation, scientific.
Penerapan Model Quantum Teaching Untuk Meningkatkan Keaktifan dan Penguasaan Kompetensi Pengetahuan IPS Siswa Kelas IV ., A.A.Istri Alit Trisnawati; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7076

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) meningkatkan keaktifan belajar IPS melalui penerapan Model Quantum Teaching pada siswa kelas IV SDP Negeri Tulangampiang Tahun Ajaran 2015/2016 dan (2) meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS melalui penerapan Model Quantum Teaching pada siswa kelas IV SDP Negeri Tulangampiang Tahun Ajaran 2015/2016. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV A SDP Negeri Tulangampiang tahun ajaran 2015/2016 yang terdiri dari 34 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi untuk mengumpulkan data keaktifan belajar dan metode tes untuk mengumpulkan data penguasaan kompetensi pengetahuan IPS. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil pencatatan kegiatan pra siklus PTK diperoleh persentase rata-rata keaktifan belajar IPS siswa 59,52% dengan kriteria kurang aktif pada siklus I meningkat menjadi 72,55% dengan kriteria cukup aktif dan siklus II meningkat menjadi 86% dengan kriteria aktif. Sedangkan persentase penguasaan kompetensi pengetahuan IPS siswa pada pra siklus adalah 41,17% pada siklus I meningkat menjadi 61,76% dan siklus II meningkat menjadi 85,29% mendapat predikat ≥ B+. Jadi simpulan dari penelitian ini adalah penerapan model Quantum Teaching dapat meningkatkan keaktifan dan penguasaan pengetahuan IPS pada siswa kelas IV SDP Negeri Tulangampiang tahun ajaran 2015/2016.Kata Kunci : quantum teaching, keaktifan, kompetensi pengetahuan. This study is aimed to (1) enhance the activity of social studies through the implementation of Quantum Teaching Model in IV grade in SDP Tulangampiang in Academic Year 2015/2016 and (2) improve the social knowledge through Quantum Teaching Model in IV grade in SDP Tulangampiang in Academic Year 2015/2016. This study is conducted by implementing Classroom Action Research in which it has been conducted in two cycles. The subjects of this study were students of class IV A in SDP Tulangampiang in academic year 2015/2016. The observation method was used in collecting data of student’s activeness during the learning process, while the test was used in collecting data of student’s score of social knowledge. The data were analyzed by using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis method. Result of average student’s activeness in pre- cycle is 59,52% criteria less active. At the first cycle is 72,55% criteria enough active and at the second cycle, average student’s activeness had been improved. It is 86% criteria active. Result of student’s competency in social mastery in pre-cycle is 41,17%. At the first cycle is 61,76%. At the second cycle, the number of student’s competency in social mastery in which students got more than B+ score had been improved. It is 85,29%. The result shows that this study is successfully conducted in which Quantum Teaching Model can improve student’s activeness in social learning and student’s competency in social mastery in IV Grade in SDP Negeri Tulangampiang in academic year 2015/2016.keyword : quantum teaching, liveliness, competency of knowledge.
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS PEMBELAJARAN INKUIRI DAPAT MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA ., Gusti Ayu Desy Anggarini; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7077

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar dan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IVB semester II di SD Negeri 11 Pemecutan Denpasar setelah diterapkan pendekatan saintifik berbasis pembelajaran inkuiri. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah siswa kelas IVB sebanyak 44 orang siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus dan masing-masing siklus terdiri dari 2 kali pertemuan dan 1 kali tes. Data mengenai aktivitas belajar siswa dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi dan data tentang penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes objektif. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini dikonversikan ke dalam PAP skala 5. Hasil penelitian menunjukkan pada tahap siklus I skor rata-rata aktivitas belajar IPA siswa yaitu 67,72 dan skor rata-rata persen aktivitas belajar IPA siswa adalah 67,72% yang berada pada kategori cukup aktif. Sedangkan persentase rata-rata skor penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa pada siklus I yaitu 69% dan ketuntasan klaksikal adalah 36,36% yang berada pada kategori sedang. Pada siklus II skor rata-rata aktivitas belajar siswa adalah 81,70 dengan rata-rata persen 81,70%yang berada pada kategori aktif. Sedangkan untuk penguasaan kompetensi pengetahuan IPA, pada siklus II adalah 87% dan ketuntasan klasikal adalah 90,90% yang berada pada kategori tinggi. Hal tersebut menunjukkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbasis pembelajaran Inkuiri berbantuan lingkungan sekolah dapat meningkatkan aktivitas dan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IVB SDN 11 Pemecutan tahun ajaran 2015/2016. Kata Kunci : Saintifik, Inkuiri, aktivitas, Pengetahuan IPA. This study aims to increase the activity of learning and mastery of competencies knowledge IVB grade science students in the second semester of State Elementary School 11 Pemecutan Denpasar after applied scientific approach based inquiry learning. This research is a classroom action research subject is class IVB as many as 44 students. This study was conducted in two cycles and each cycle consisting of 2 meetings and 1 time test. Data on students' learning activities are collected by using observation and data sheets on the mastery of knowledge competency Natural Sciences students collected using objective tests. This study uses data analysis techniques are descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis. The results of this evaluation criterion is converted into a scale of 5. The results show on the stage of the first cycle an average score of Natural Sciences learning activities of students is 67.72 and the average score per cent of learning activities of students of Natural Sciences is 67.72% which in the category quite active. While the average percentage score of knowledge mastery of competencies Natural Sciences students in the first cycle is 69% and the thoroughness klaksikal is 36.36% which is the medium category. In the second cycle, the average score of student activity is 81.70 percent with an average of 81.70%, which are in the active category. As for competence mastery of knowledge of Natural Sciences, the second cycle was 87% and 90.90% classical completeness is located in the high category. It shows that the application of the scientific approach to inquiry-based learning environment aided schools can increase the activity of knowledge and mastery of competencies Natural Sciences IVB grade students of State Elementary School 11 Pemecutan the academic year 2015/2016 keyword : Scientific, Inquiry, activity, Science knowledge
PENERAPAN MODEL MAKE A MATCH BERBANTUAN MEDIA PUZZLE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V DI SD ., Ni Made Ari Giri Widayanti; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7078

Abstract

Penelitian tindakan kelas (PTK) ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar pada mata pelajaran IPA siswa kelas V SD Negeri 5 Pendem Kecamatan Jembrana Tahun Pelajaran 2015/2016 dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe make a match berbantuan media puzzle. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 5 Pendem yang berjumlah 12 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dan tes. Data dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) persentase rata-rata hasil belajar siswa pada ranah afektif sebesar 69,16% pada siklus I, dan meningkat menjadi 82,29% pada siklus II. (2) Persentase rata-rata hasil belajar siswa pada ranah psikomotor sebesar 68,33% pada siklus I, dan meningkat menjadi 84,16% pada siklus II. (3) Persentase rata-rata hasil belajar siswa pada ranah kognitif sebesar 70,41% pada siklus I, dan meningkat menjadi 85,85% pada siklus II. (4) Ketuntasan klasikal mencapai 58,33% pada siklus I, dan meningkat menjadi 100% pada siklus II. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe make a match berbantuan media puzzle dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V Kecamatan Jembrana, Tahun pelajaran 2015/ 2016.Kata Kunci : hasil belajar IPA, make a match, media puzzle. Classroom action research (CAR) aims to find out the increase of learning outcomes in science subjects, fifth grade students of SD Negeri 5 Pendem District of Jembrana in the academic year 2015-2016 after the application of cooperative learning model type make a match assisted by puzzle media. The subjects of this research were fifth grade students of SD Negeri 5 Pendem totaling 12 persons. The data collection method used is the method of observation and tests.The data were analyzed using descriptive quantitative analysis method. The result of this research are (1) the average percentage of student learning outcomes in the affective domain is 69.16% in the first cycle, and increased to 82.29% in the second cycle. (2) The average percentage of student learning outcomes in the psychomotor domain is 68.33% in the first cycle, and increased to 84.16% in the second cycle. (3) The average percentage of student learning outcomes in the cognitive domain is 70.41% in the first cycle, and increased to 85.85% in the second cycle. (4) Classical completeness reached 58,33% in the first cycle, and increased to 100% in the second cycle. This shows that the implementation of cooperative learning model type make a match assisted by puzzle media can improve learning outcomes fifth grade science students District of Jembrana, in the academic year 2015/2016.keyword : science learning outcomes, make a match, puzzle media.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DAPAT MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA ., Sang Ayu Ketut Desi Arini; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7080

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk (1) meningkatkan kemampuan berpikir kritis melalui penerapan model problem based learning pada siswa kelas IVA SDN 4 Pemecutan dan (2) meningkatkan kompetensi pengetahuan IPA melalui penerapan model problem based learning pada siswa kelas IVA SDN 4 Pemecutan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IVA SDN 4 Pemecutan tahun ajaran 2015/2016 yang berjumlah 41 siswa. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah kemampuan berpikir kritis dan kompetensi pengetahuan IPA. Data kemampuan berpikir kritis dan kompetensi pengetahuan IPA siswa dikumpulkan melalui metode tes. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan analisis statistik deskriptif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Nilai persentase rata-rata (M%) kemampuan berpikir kritis siswa meningkat 11,97% dari = 69,05% pada siklus I menjadi = 81,02% pada siklus II. (2) Nilai persentase rata-rata (M%) kompetensi pengetahuan IPA siswa meningkat 13,93% dari = 70,75% pada siklus I menjadi = 84,68% pada siklus II. (3) Ketuntasan klasikal kemampuan berpikir kritis meningkat 41,47% dari 39,02% pada siklus I menjadi 80,49% pada siklus II. (4) ketuntasan klasikal kompetensi pengetahuan IPA meningkat 39,03% dari 43,90% pada siklus I menjadi 82,93% pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model problem based learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kompetensi pengetahuan IPA tema Cita-citaku siswa kelas IVA SDN 4 Pemecutan Tahun Ajaran 2015/2016.Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk (1) meningkatkan kemampuan berpikir kritis melalui penerapan model problem based learning pada siswa kelas IVA SDN 4 Pemecutan dan (2) meningkatkan kompetensi pengetahuan IPA melalui penerapan model problem based learning pada siswa kelas IVA SDN 4 Pemecutan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IVA SDN 4 Pemecutan tahun ajaran 2015/2016 yang berjumlah 41 siswa. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah kemampuan berpikir kritis dan kompetensi pengetahuan IPA. Data kemampuan berpikir kritis dan kompetensi pengetahuan IPA siswa dikumpulkan melalui metode tes. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan analisis statistik deskriptif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Nilai persentase rata-rata (M%) kemampuan berpikir kritis siswa meningkat 11,97% dari = 69,05% pada siklus I menjadi = 81,02% pada siklus II. (2) Nilai persentase rata-rata (M%) kompetensi pengetahuan IPA siswa meningkat 13,93% dari = 70,75% pada siklus I menjadi = 84,68% pada siklus II. (3) Ketuntasan klasikal kemampuan berpikir kritis meningkat 41,47% dari 39,02% pada siklus I menjadi 80,49% pada siklus II. (4) ketuntasan klasikal kompetensi pengetahuan IPA meningkat 39,03% dari 43,90% pada siklus I menjadi 82,93% pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model problem based learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kompetensi pengetahuan IPA tema Cita-citaku siswa kelas IVA SDN 4 Pemecutan Tahun Ajaran 2015/2016.Kata Kunci : problem based learning, berpikir kritis, kompetensi pengetahuan, IPA This classroom action research aims to. (1) improve critical thinking skills through the model problem based learning of students of SDN4 Pemecutan IVA and. 2) to improv ecompetence of science knowledge through the model problem based learning of SDN 4 Pemecutan IVA students.Subject in this research are students of SDN 4 Pemecutan IV4 school year 2015/2016 which is the class consists of 41 person. And the object of this research is the critical thinking skills and competence of student' science knowledge. Data of critical thinking skills and competence of student' science knowledge gathered trough the test method. The collected data are analyzed by using descriptive statistic alanalysis and quantitative descriptive. Result of this research shows. 1) Average percentage value (M%) of student' critical thinking skills was increased 11,97% from = 69,05% in first cycle to = 81,02% in second cycle. 2) Average percentage value (M%) of student' competence science knowledge was increased 13,93% from = 70,75% in first cycle to = 84,68% in second cycle. 3) Cassical provision of critical thinking skills was increased 41,47% from 39,02% in first cycle to 80,49% in second cycle. 4) Provision of critical thinking skills was increased 39,03% from 43,90% in first cycle became 82,93% in second cycle.Based on result of that research can be concluded that the application of the model problem based learning can improve critical thinking skills and competencies of science knowledge of student' in using theme " my dream" at SDN 4 Pemecutan IVA.keyword : problem based learning, critical thinking, knowledge of competence,IPA

Page 7 of 33 | Total Record : 325


Filter by Year

2016 2016


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue