Articles
17 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 8 No. 2 (2020): Juli"
:
17 Documents
clear
Think Pair Share Meningkatkan Hasil Belajar IPS
Aryadiputra, Gede Prassetya;
Sukmana, Adrianus I Wayan Ilia Yuda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v8i2.24694
Penelitian ini dilatarbelakangi dari temuan permasalahan belajar yang mengakibatkan rendahnya hasil belajar IPS siswa, di antaranya: rendahnya antusiasme dan partisipasi aktif siswa, penggunaan model pembelajaran yang kurang bervariasi, dan rendahnya keterampilan interaksi sosial serta kerja sama siswa dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan guna memahami dan mendeskripsikan pengaruh hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan denganmodel pembelajaran Think Pair Share dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan saintifik pada siswa SD kelas V. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experiment), dengan desain penelitian post-test only control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD yang berjumlah 102 siswa. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik random sampling, random dilakukan pada kelas sebagai intact group sehingga diperoleh kelas V SD yang berjumlah 22 siswa sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V SD berjumlah 37 siswa sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar IPS dikumpulkan menggunakan tes pilihan ganda. Teknik analisis yang digunakan analisis deskriptif dan statistik t-test dengan rumus polled varians. Hasil penelitian menunjukkan bahwa thitung (42,65) > ttabel (2,00) dan nilai rata - rata kelompok eksperimen 75,45 dan rata - rata kelompok kontrol 51,14 yang berarti terdapat pengaruh hasil belajar antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif Think Pair Share dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan konvensional pada siswa kelas V.
Kelayakan Instrumen Penilaian Keaktifan Belajar PPKn
Sudarsana, Ketut Ngurah Adi;
Antara, Putu Aditya;
Dibia, I Ketut
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v8i2.24934
Permasalahan yang dihadapi terkaitkualitas penilaian saat ini adalah adanya penggunaan instrumen penilaian keaktifan belajar siswa yang masih diragukan kelayakannya, sehingga dilakukan penelitian dengan tujuan untuk menguji kelayakan instrumen penilaian keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran PPKn kelas IV SD dilihat dari validitas dan reliabilitas. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development) yang dilaksanakan menggunakan model RDR dengan tahapan-tahapan yaitu: tahap research (studi pendahuluan), tahap development (pengembangan), dan tahap research(uji efektivitas produk).Namun, uji coba instrumen pada tahap research (uji efektivitas produk) dalam penelitian ini tidak dilaksanakan karena kondisi dan waktu yang tidak memungkinkan.Metode pengumpulan data yang digunakan adalah lembar angket validasi dengan melibatkan dua orang pakar untuk menguji kelayakan instrumen.Subjek penelitian ini adalah instrumen penilaian keaktifan belajar siswa yang terdiri atas kisi-kisi dan lembar kuesioner dengan pernyataan sebanyak 35 item.Teknik analisis data yang digunakan untuk uji validitas dengan rumus Gregory dan uji reliabilitas dengan rumus Kuder Richadson-20.Hasil relevansi instrumen menunjukkan pernyataan yang relevan sebanyak 31 item dan yang tidak relevan sebanyak 4 item. Hasil analisis validitas instrumen sebesar 0,88 dengan kriteria sangat tinggi dan analisis reliabilitas instrumen sebesar 0,90 dengan kriteria sangat tinggi.Keterbaruan penelitian ini terletak pada penggunaan mata pelajaran PPKn kelas IV SD dalam instrumen penilaian keaktifan belajar siswa yang menjadikannyaberbeda dengan penelitian sebelumnya.Implikasi penelitian ini yaitu adanya instrumen penilaian keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran PPKn kelas IV SD yang menunjukkan valid dan reliabel sehingga layak digunakan dalam penilaian.
Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match terhadap Minat Baca
Krisdayanti, Putu Silvana;
Kusmariyatni, Nyoman
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v8i2.24935
Permasalahan yang dapat diajukan pada penelitian ini yakni “Apakah terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran Make A Match terhadap minat baca siswa kelas III di SD Gugus V Kecamatan Banjar Tahun Pelajaran 2019/2020?”. Dilihat dari permasalah tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match terhadap minat baca siswa kelas III di SD Gugus V Kecamatan Banjar. Penelitian ini juga menjelaskan mengenai bagaimana cara meningkatkan minat baca siswa di kelas III yang cenderung rendah. Jenis penelitian ini menggunakan metode pre-experimental design dengan rancangan Static Group Comparison. Teknik pengambilan sampel menggunakan Intact Group. Sampel penelitian ini berjumlah 54 orang siswa yang terdiri dari dua kelas yaitu kelas III SD Negeri 3 Sidetapa sebagai kelompok eksperimen sebanyak 28 orang siswa dan kelas III SD Negeri 3 Pedawa sebagai kelompok kontrol sebanyak 26 orang siswa. Data minat baca diambil dengan menggunakan non tes yaitu kuesioner. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh rata-rata minat baca di kelas eksperimen 98,5 termasuk kategori sangat baik dan di kelas kontrol 89,557 termasuk kategori baik. Berdasarkan thitung = 3,237 > ttabel = 1,675 dengan taraf signifikansi 5%, maka H1 diterima. Hal ini terbukti bahwa model pembelajaran kooperatif Make A Match berpengaruh sangat baik terhadap minat baca siswa. Dengan demikian, perhitungan analisis data membuktikan adanya pengaruh positif terhadap Minat Baca Siswa Kelas III di SD Gugus V Kecamatan Banjar Tahun Pelajaran 2019/2020
Model Pembelajaran Make A Match Berbantuan Media Audiovisual Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPS
dianayanti, ni luh pebri;
Sumantri, Made
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v8i2.24974
Rendahnya kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas V disebabkan karena kurangnya pembelajaran yang efektif dalam mengoptimalkan pemahaman siswa terhadap materi IPS sehingga siswa mengalami kebosanan dan kurang bersemangat dalam mengikuti proses pembelajaran yang mengakibatkan kompetensi pengetahuan IPS siswa masih cenderung rendah. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain non-equivalen post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas Vyang berjumlah 163 orang siswa. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik random sampling. Sampel pada penelitian ini berjumlah 43 orang siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan menggunakan metode tes dengan instrument tes objektif. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Berdasarkan uji hipotesis diperoleh thitung 38,21 lebih besar dari ttabel 1,68, dengan demikian disimpulkan terdapat pengaruh model pembelajaran Make a Match berbantuan media audiovisual terhadap kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas V SD gugus I Kecamatan Selat tahun pelajaran 2019/2020. Penelitian ini secara keseluruhan memberikan dampak positif terhadap siswa. Siswa menjadi lebih aktif, memiliki rasa percaya diri yang tinggi, dan mampu menjalin interaksi yang baik antar sesama siswa sehingga kompetensi pengetahuan IPS siswa dapat ditingkakan.
Pembelajaran IPA Dengan Model Make A Match Berbasis Lingkungan Meningkatkan Hasil Belajar Siswa
Adriliyani, Putu Ayu;
Dantes, Nyoman;
Jayanta, I Nyoman Laba
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v8i2.25035
Hasil belajar IPA sebagian besar siswa yang masih rendah, mendorong perlunya menciptakan proses pembelajaran yang dapat mengatasi permasalahan tersebut. Salah satu caranya, yaitu dengan menggunakan model pembelajaran Make a Match berbasis Lingkungan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Make a Match berbasis Lingkungan terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD. Jenis penelitian ini yaitu Eksperimen Semu dengan desain penelitian Non-equivalent Posttest Only Control Group Design. Populasi pada penelitian adalah siswa kelas IV SD dengan jumlah 180 orang siswa. Sampel diambil dengan cara random sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 44 orang siswa. Metode pengumpulan data pada penelitian ini mengunakan teknik tes berupa tes pilihan ganda. Data hasil belajar IPA yang diperoleh dianalisi menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan inferensial. Berdasarkan hasil perhitungan uji-t diperoleh thitung = 2,97 dan taraf signifikan (2-tailed) = 0,01. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model Make a Match berbasis lingkungan dengan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan model Make a Match berbasis Lingkungan pada siswa kelas IV SD. Dengan demikian, penggunaan model pembelajaran Make a Match berbasis lingkungan akan berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD. Implikasi penggunaan model Make a Match berbasis Lingkungan pada pembelajaran IPA, yaitu siswa menjadi lebih aktif dalam proses pembelajaran dan mampu menumbuhkan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah dan memotivasi siswa dalam belajar.
Pembelajaran IPA dengan Model Make A Match Berbantuan Media Permainan Ular Tangga Meningkatkan Hasil Belajar
Artawati, Ni Nyoman Depi;
Yudiana, Kadek
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v8i2.25039
Hasil belajar IPA yang tergolong rendah menyebabkan perlu adanya proses pembelajaran yang lebih inovatif. Pembelajaran ini dapat diwujudkan dengan model Make a Macth berbantuan media permainan Ular Tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Make a Match berbantuan media permainan Ular Tangga terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD. Jenis penelitian ini yaitu eksperimen semu dengan menggunakan rancangan Non-equivalent Posttest Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD Gugus II Kecamatan Tembuku Kabupaten Bangli yang berjumlah 137 orang. Sampel diambil dengan cara random sampling sebanyak 2 kelas, sehingga diperoleh sampel siswa kelas IV SD Negeri 1 Tembuku yang berjumlah 22 orang sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas IV SD Negeri 3 Yangapi yang berjumlah 23 orang sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes dan hasil penelitian dianalisis menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil perhitungan, didapatkan rata-rata hasil belajar IPA kelompok eksperimen sebesar 20,27 dan kelompok kontrol sebesar 18,57. Berdasarkan hasil perhitungan uji-t menunjukan (t = 2,356 sig = 0,023). Hal ini menunjukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok eksperimen dan kontrol. Dengan demikian, penggunaan model pembelajaran Make a Match berbantuan media permainan ular tangga memberikan pengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD.
Model Pembelajaran Self Regulated Learning Berbantuan Media Audio Visual Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPA
Putri, Ni Nyoman Yudastri;
Sudana, Dewa Nyoman
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v8i2.25061
Rendahnya nilai kompetensi pengetahuan IPA yang ditemukan pada siswa kelas IV SD Gugus V di Kecamatan Karangasem menjadi alasan utama dilakukannya penelitian ini. Nilai kompetensi pengetahuan IPA setelah dikonversikan ke kriteria PAP yaitu tergolong sangat rendah. Maka, penelitian ini bertujuan untuk menemukan perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA pada siswa kelas IV di SD antara yang dibelajarkan dengan model pembelajaran self regulated learning berbantuan media audio visual dan tanpa dibelajarkan dengan model pembelajaran self regulated learning berbantuan media audio visual. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain nonequivalent post tes only control group. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 168 orang. Penentuan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 34 siswa. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan metode tes pilihan ganda yang berjumlah 22 butir. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif dan analisis infrensial yaitu uji t dengan rumus polled varians. Harga thitung berdasarkan rumus polled varians didapatkan sebesar 59,562 sementara ttabel sebesar 2,042 sehingga thitung > ttabel. Salah satu implikasi secara umum yaitu melalui model ini, dapat menjadikan pembelajaran lebih bermakna. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA pada siswa kelas IV yang dibelajarkan dengan yang tidak dibelajarkan model pembelajaran self regulated learning berbantuan media audio visual.
Model Pembelajaran Doll Speak Berbasis Kearifan Lokal Tat Twam Asi Terhadap Sikap Toleransi Siswa
Apriliani, Putu Ayu Shelia;
Yudiana, Kadek
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v8i2.25091
Sikap toleransi siswa kelas III Sekolah Dasar tergolong rendah. Hal tersebut dapat dilihat dari keseharian siswa di dalam pembelajaran. Dalam pembelajaran banyak siswa yang tidak mendengarkan guru saat berbicara, saling mengejek teman satu sama lain dan sering terjadi pertengkaran antar teman. Selain itu, model pembelajaran yang digunakan tidak mendukung usaha peningkatan sikap toleransi siswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan model pembelajaran doll speak berbasis kearifan lokal tat twam asi terhadap sikap toleransi siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian Post-Test Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelompok siswa kelas III SD yang berjumlah 178 orang siswa. Sedangkan sampel dalam penelitian ini berjumlah 65 orang siswa. Pengambilan sampel tersebut digunakan dengan teknik simple random sampling. Pengumpulan data sikap toleransi siswa dilakukan dengan metode non-tes yaitu kuisioner. Data yang telah terkumpul selanjutnya dianalisis dengan statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil analisis data dengan statistik deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata kelompok kelas eksperimen adalah 13,11 dan rata-rata kelompok kelas kontrol adalah 11.29. Maka, rata-rata kelas eksperimen lebih besar dibandingkan kelas kontrol. Selanjutnya, hasil analisis data dengan uji-t menunjukkan thitung= 3,26 sedangkan ttabel = 1,99, sehingga thitung lebih besar dari ttabel (3,26 > 1,99). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran doll speak berbasis kearifan lokal tat twam asi terhadap sikap toleransi siswa kelas III SD. Penelitian ini memberikan implikasi yang positif dalam usaha peningkatan sikap toleransi siswa.
Problem Based Learning Berbantuan Icebreaker Berpengaruh Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika
Arta, I Made;
Japa, I Gusti Ngurah;
Sudarma, I Komang
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v8i2.25435
Kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika masih tergolong rendah dan belum diketakui apakah terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan icebreaker terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika. Tujuan penelitian ini, yaitu untuk mengetahui pengaruh yang signifikan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan icebreaker terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas IV SD. Jenis penelitian yang dilaksanakan merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian post-test only group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV SD yang berjumlah 179 siswa. Sampel penelitian ini diambil dengan teknik random sampling dan hasilnya 53 siswa sebagai sampel. Data kemampuan pemecahan masalah matematika dikumpulkan menggunakan instrumen tes berbentuk soal uraian. Data yang diperoleh, selanjutnya dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan inferensial (Uji-t). Berdasarkan perhitungan Uji-t diperoleh thitung sebesar 4,228 lebih dari ttabel yaitu 1,675 yang diuji pada taraf signifikansi 5% dan dk = 51. Hal ini berarti, terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan pemecahan masalah matematika antara kelompok eksperimen dan kontrol. Jadi, dapat disimpulkan bahwa, terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan icebreaker terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas IV SD. Implikasi penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan icebreaker, yaitu siswa merasa rileks sehingga meningkatkan semangat dan fokus dalam dalam mengikuti pembelajaran. Pembelajaran berbasis masalah membuat siswa menjadi terlatih dalam memecahkan masalah.
Metode Pembelajaran Drill Berbasis Masalah Kontekstual Terhadap Kompetensi Pengetahuan Matematika
Dewi, Ni Putu Juwita;
Wiarta, I Wayan;
Agustika, Gusti Ngurah Sastra
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v8i2.25453
Rendahnya kompetensi pengetahuan matematika dikarenakan kurang optimalnya penyelesaian soal dan permasalahan yang dihadapi oleh siswa dalam pelajaran matematika. Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh yang signifikan metode pembelajaran drill berbasis masalah kontekstual terhadap kompetensi pengetahuan matematika kelas IV SD. Quasi experiment merupakan jenis dari penelitian ini, serta dipilih nonequivalent control group design sebagai rancangan penelitian. Seluruh kelas IV SD Gugus Moh.Hatta Denpasar Selatan digunakan sebagai populasi penelitian sebanyak 352 siswa. Kelas IV SDN 1 Panjer terpilih sebagai kelompok eksperimen sebanyak 40 siswa dan SDN 3 Panjer terpilih sebagai kelompok kontrol sebanyak 39 siswa yang ditentukan dengan mempergunakan teknik cluster random sampling. Dalam proses pengumpulan data, tes dipilih sebagai instrumen dengan jenis tes objektif pilihan ganda biasa sehingga didapatkan data berupa nilai kompetensi pengetahuan matematika kuantitatif yang kemudian dianalisis dengan uji-t. Berdasarkan hasil analisis diperoleh dan pada taraf signifikansi 5% dan sehingga . Sehingga terjadi penolakan H0 dan penerimaan Ha. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan metode pembelajaran drill berbasis masalah kontekstual terhadap kompetensi pengetahuan matematika kelas IV SD. Berdasarkan hasil penelitian, hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai hasil kajian yang relevan dan memperdalam mengenai model pembelajaran drill berbasis masalah kontekstual. Hal yang dapat dilakukan guru adalah dengan membenahi dan meningkatkan kemampuan diri sehubung dengan pembelajaran yang telah dilakukan dan kompetensi pengetahuan yang sudah dicapai dengan memperhatikan metode pembelajaran yang sesuai dengan memvariasikan beberapa metode pembelajaran agar bisa meningkatkan kompetensi pengetahuan matematika siswa menjadi lebih baik.