cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KUANTUM BERBANTUAN MEDIA VIDEO KONTEKSTUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA DI SDN 2 DANGIN PURI I. B. Gd. Surya Abadi, Ni Luh Pt. Gd. Krisna D, I Wyn. Rinda S,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1261

Abstract

Abstrak Belum optimalnya pembelajaran di sekolah dasar terutama dalam pembelajaran IPA mengakibatkan hasil belajar siswa belum mencapai hasil optimal. Peran siswa dalam pembelajaran yang hanya sebagai objek, bukan subjek belajar juga sangat berperan dalam pencapaian hasil belajar IPA di sekolah dasar. Hal tersebut disebabkan oleh pengetahuan guru yang kurang dalam mengkemas pembelajaran menjadi pembelajaran yang efektif dan efisien. Model pembelajaran Kuantum Berbantuan Media Video kontekstual, adalah pembelajaran yang efektif dan efisien yang dapat mengoptimalkan hasil belajar siswa.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan desain penelitian Nonequivalet Control Group Desaign. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 2 Dangin Puri yang terbagi dalam tiga kelas dengan jumlah 114 siswa. Selanjutnya dilakukan pengacakan untuk menentukan kelas eksperimen dan kelas kontrol  dengan hasil pengacakan yaitu kelas V A sebagai kelas kontrol dan kelas V B sebagai kelas eksperimen dengan jumlah masing-masing kelompok pada kelas kontrol sebanyak 37 siswa dan pada kelas eksperimen sebanyak 39 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan tes objektif pilihan ganda. Analisis data yang digunakan untuk menganalisis data hasil penelitian adalah t-test. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa terdapat perbedaan model pembelajaran Kuantum berbantuan media video kontekstual terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri 2 Dangin Puri, Kecamatan Denpasar Utara tahun ajaran 2012/2013. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil thitung lebih dari ttabel dengan taraf signifikansi 5% dan dk = 73, yaitu sebesar 4,2174 > 2.000 dengan perolehan nilai rata-rata hasil belajar kelas eksperimen lebih dari pada kelas kontrol yaitu sebesar 78,30 > 67,60. Dengan demikian penggunaan model pembelajaran Kuantum berbantuan media video kontekstual memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri 2 Dangin Puri, Kecamatan Denpasar Utara tahun ajaran 2012/2013.   Kata-kata kunci : Model Pembelajaran Kuantum, Media Video kontekstual, Hasil Belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENT) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS V SD I Wyn. Widiana, Fatmawati. As., I Nym. Jampel,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1262

Abstract

AbstrakPenelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  perbedaan  hasil  belajar  IPA  antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran TGT dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional  pada  siswa  kelas  V  SD  di  Gugus  I  Kecamatan  Penebel  Tahun Pelajaran 2012/2013.  Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan  penelitian  Non-Equivalent  Post-Test  Only  Control  Group  Design. Populasi  dalam  penelitian  ini  adalah  siswa  kelas  V  SD  N  di  Gugus  I  Kecamatan Penebel  dan  Sampelnya  adalah  SD  N  1  Penebel  dan  SD  2  Penebel.  Tehnik pengumpulan data menggunakan tes pilihan ganda yang berjumlah 20 butir.  Data dianalisis  dengan  menggunakan  statistik  deskriptif  dan  uji  t  independent.  Hasil penelitian  menunjukkan  bahwa  terdapat  perbedaan  hasil  belajar  IPA  antara kelompok siswa yang  dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran TGT dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional dengan perhitung thit = 10,374 > ttab= 2,003. Rata-rata skor hasil belajar IPA  kelompok  yang  dibelajarkan  dengan  model  pembelajaran  TGT  menunjukkan hasil  lebih  tinggi  dari  pada  model  pembelajaran  konvensional.  Hasil  penelitian  ini menunjukkan bahwa  terdapat  pengaruh positif  model pembelajaran TGT  terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD.Kata-kata kunci : model pembelajaran TGT  dan hasil belajar IPA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT (STM) TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV SD GUGUS I KECAMATAN BULELENG I Dw. Pt. Raka Rasana, I Wyn. Suarbawa, Ni Wyn. Arini,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1263

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Sains Teknologi Masyarakat (STM) dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional pada siswa kelas IV Gugus I Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV semester genap Gugus I Kecamatan Buleleng, berjumlah 218 orang dengan sampel penelitian siswa kelas IV SD No. 8 Banyuning yang berjumlah 34 orang dan siswa kelas IV SD No. 2 Banyuning yang berjumlah 30 orang. Data hasil belajar IPS siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji–t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa thitung = 4,29 dan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 2,033. Hal ini berarti bahwa thitung > ttabel, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPS yang signifikan antara kelompok yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat (STM) dan kelompok yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Dilihat dari hasil perhitungan rata–rata hasil belajar IPS kelompok eksperimen adalah 21,18 lebih besar daripada rata–rata hasil belajar IPS kelompok kontrol adalah 16,5. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat (STM) berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas IV Gugus I Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2012/2013.   Kata kunci: model STM, hasil belajar IPS
PENGARUH METODE TALKING STICK TERHADAP HASIL BELAJAR PKn SISWA KELAS V SD DI GUGUS KRISNA KECAMATAN NEGARA Pt. Nanci Riastini, Ni Nym. Triadi Astuti, I Kt. Dibia,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1264

Abstract

AbstrakPenelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  perbedaan  yang  signifikan  antara  kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan metode talking stick dengan kelompok siswa yang dibelajarkan  menggunakan  model  pembelajaran  konvensional  pada  hasil  belajar  PKn siswa  kelas  V  SD  Tahun  Pelajaran  2012/2013  di  Gugus  Krisna  Kecamatan  Negara Kabupaten  Jembrana.  Jenis  penelitian  ini  adalah  penelitian  kuasi  eksperimen  (quasi experiment).    Populasi yang digunakan adalah seluruh kelas V SDN yang ada di gugus Krisna, Kecamatan Negara, dengan jumlah siswa 179 orang. Sampel penelitian ini adalah kelas V SDN.  3 Tegalbadeng Barat  sebagai kelas eksperimen  dan  kelas V SDN.  1 Cupelsebagai kelas kontrol. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik random sampling. Data hasil  belajar  PKn  siswa  dikumpulkan  dengan  menggunakan  tes  essai.  Data  yang diperoleh  kemudian  dianalisis  menggunakan  analisis  statistik  deskriptif  dan  statistik infrensial (uji-t).  Berdasarkan analisis data, kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan  metode  talking  stick  memiliki  skor  rata-rata  31,80,  sedangkan  kelompok  siswa yang  mengikuti  pembelajaran  dengan  model  pembelajaran  konvensional  memiliki  skor rata-rata 27,53.  Berdasarkan hasil perhitungan uji-t,  diperoleh  thitung  = 9,70 > ttabel = 2,000.Dapat  disimpulkan  bahwa,  terdapat  perbedaan  yang  signifikan  antara  kelompok  siswa yang  dibelajarkan  menggunakan  metode  Talking  Stick  dengan  kelompok  siswa  yang dibelajarkan  menggunakan  pembelajaran  konvensional  pada  hasil  belajar  PKn  siswa kelas V SD Tahun Pelajaran 2012/2013 Di Gugus Krisna Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana.Kata-kata kunci: talking stick, hasil belajar
PENGARUH METODE PROBLEM POSING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD GUGUS V KECAMATAN BANJAR KABUPATEN BULELENG I Gd. Wawan Sudatha, I Wyn. Arta Widana, I Wyn. Sudiana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1265

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk, (1) mendeskripsikan hasil belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode problem posing, (2) mendeskripsikan hasil belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran secara konvensional, (3) mengetahui perbedaan yang singnifikan pada hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode problem posing dan siswa yang mengikuti pembelajaran secara konvensional. Jenis penelitian ini adalah quasi exsperimen dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di gugus V Kecamatan Banjar  Kabupaten Buleleng  tahun pelajaran 2012/2013. Sebanyak 47 orang siswa dipilih sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik random sampling. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah skor hasil belajar matematika ranah kognitif yang dikumpulkan melalui tes esai. Hasil penelitian menunjukan bahwa, (1) data hasil belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode problem posing cenderung tinggi dengan Mo > Me > M (12,22 > 11,60 > 10,90), (2) data hasil belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran secara konvensional cenderung rendah dengan Mo < Me < M (5,74<6,50<7,18), (3). terdapat perbedaan yang signifikan pada  hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti pembelajara dengan metode problem  posing dan siswa yang mengikuti pembelajaran secara konvensional. Hal ini dapat dilihat dari  perolehan rerata kelompok eksperimen lebih tinggi dibanding dengan perolehan rerata kelompok kontrol (eksperimen = 10,90 > kontrol = 7,18) dan hasil uji hipotesi menggunakan uji-t, dengan thitung lebih besar dari ttabel (thitung = 4,831 > ttabel =  2,000). Dengan demikian, metode problem posing berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV semester II SD gugus V Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2012/2013.   Kata-kata kunci: problem posing, hasil belajar matematika.  
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ECIRR TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SD KELAS IV DI GUGUS XV KECAMATAN BULELENG Pt. Nanci Riastini, I Dw. Gd. Gita S. P, Ign. Wyn. Suwatra,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1266

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika yang signifikan antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran ECIRR dan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV di gugus XV Kecamatan Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas IV di Gugus XV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2012/2013, dengan jumlah 231 orang. Sampel penelitian ini, yaitu kelas IV SD No. 3 Kalibukbuk dengan jumlah siswa 34 orang dan kelas IV SD No. 3 Anturan, dengan jumlah siswa 35 orang. Data hasil belajar pada mata pelajaran matematika siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji–t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar matematika yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model ECIRR dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model konvensional. Berdasarkan analisis, thit > ttab (thit = 38,94 > ttab = 1,658 ). Begitu pula pada rata-rata hasil belajar, diketahui rata-rata kelompok siswa yang diajarkan dengan model ECIRR lebih tinggi daripada kelompok siswa yang diajarkan dengan model konvensional. Dengan demikian, terdapat pengaruh yang signifikan hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model ECIRR dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional pada siswa SD kelas IV tahun pelajaran 2012/2013 di Gugus XV Kecamatan Buleleng.   Kata kunci: ECIRR, hasil belajar matematika
PENGARUH PENDEKATAN SAVI TERHADAP KETERAMPILAN MENYIMAK PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA GUGUS LETKOL WISNU KECAMATAN DENPASAR UTARA. Ni Nyn. Ganing, I Gst A R Puspayanti, I Wyn Darsana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1267

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan keterampilan menyimak pada mata pelajaran bahasa Indonesia siswa yang mengikuti pembelajaran somatis, auditori, visual, intelektual (SAVI) dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional di kelas V SD Gugus Letkol Wisnu Kecamatan Denpasar Utara tahun ajaran 2012/ 2013. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experimental Design. Rancangan penelitian ini adalah Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian hanya melibatkan dua kelas yaitu siswa kelas V SD No 3 Peguyangan dan siswa kelas V SD No 10 Peguyangan. Pemilihan kedua kelas tersebut dilakukan dengan teknik random sampling yaitu mengundi dari semua kelas untuk mencari dua kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan menggunakan tes objektif pilihan ganda. Analisis data yang digunakan dalam mpenelitian adalah uji beda (t-test). Berdasarkan hasil analisis data penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara tes keterampilan menyimak mata pelajaran bahasa Indonesia siswa yang diberikan pembelajaran SAVI dengan siswa yang diberi pembelajaran konvensional pada kelas V SD Gugus Letkol Wisnu Kecamatan Denpasar Utara tahun ajaran 2012/ 2013. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil thitung lebih besar dari ttabel yaitu 3,09 > 2,00 dengan perolehan nilai tes keterampilan menyimak kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol yaitu sebesar 87,28 > 78,81. Dengan demikian SAVI memberikan perbedaan terhadap keterampilan menyimak mata pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas V SD Gugus Letkol Wisnu Kecamatan Denpasar Utara Tahun Ajaran 2012/2013. Kata Kunci : pendekatan SAVI, keterampilan menyimak
PENGARUH STRATEGI STUDENT TEAM HEROIC LEADERSHIP BERBANTUAN MEDIA KONKRET TERHADAP HASIL BELAJAR IPA DI GUGUS 1 KECAMATAN BUSUNGBIU Ni Wyn. Rati, Luh Pt. Darmadi, Md. Sulastri,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1272

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi pembelajaran student team heroic leadership berbantuan media konkret dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi pembelajaran konvensional pada kelas V di Gugus I Kecamatan Busungbiu tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu rancangan Nonequivalent Post-test Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah kelas V di Gugus I Kecamatan Busungbiu tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 139 orang. Sampel penelitian ini kelas V SD No. 5 Busungbiu yang berjumlah 23 orang dan kelas V SD No. 9 Busungbiu yang berjumlah 23 orang. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk objektif, pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi pembelajaran student team heroic leadership berbantuan media konkret dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi pembelajaran konvensional kelas V di Gugus I Kecamatan Busungbiu tahun pelajaran 2012/2013.   Kata-kata kunci: student team heroic leadership, media konkret, hasil belajar IPA
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE (TTW) BERBANTUAN MEDIA LINGKUNGAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD NEGERI ULARAN I Kt. Dibia, Ni Km Risa. Matallia, A.A. Agung,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1274

Abstract

Abstrak   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengunaan strategi pembelajaran Think Talk Write (TTW) berbantuan media lingkungan terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V semester II tahun pelajaran 2013/2013 di SD Negeri Ularan Kecamatan Seririt Kabupaten Buleleng. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu menggunakan Posstest Only Control Group Design. Variabel bebas merupakan strategi pembelajaran Think Talk Write (TTW) berbantuan media lingkungan dan variabel terikat adalah hasil belajar IPA siswa. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri Ularan. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas VA dan VB yang ada di SD Negeri Ularan. Kelas VB sebagai kelompok eksperimen dan kelas VA sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik undian. Teknik pengumpulan  data  menggunakan teknik tes. Tekinik analisis data dengan menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar  antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi pembelajaran Think Talk Write (TTW) berbantuan media lingkungan dengan kelompok siswa yang mengikuti strategi pembelajaran Direct Instructions (DI) (thitung = 7,794 > ttabel = 2,000; ά=0,05). Berdasarkan rata-rata hasil belajar IPA, diketahui siswa yang mengikuti pembelajaran Think Talk Write (TTW) berbantuan media lingkungan  lebih baik dari siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi Direct Instructions (DI) yaitu ( = 25,27 > = 15,64). Dengan demikian, strategi pembelajaran Think Talk Write (TTW) berbantuan media lingkungan berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri Ularan. Kata Kunci : Think talk write,hasil belajar IPA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PDEODE TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DALAMPEMBELAJARAN IPA PADA SISWA KELAS V SD LABORATORIUM UNDIKSHA Pt. Nanci Riastini, N. Lh. Pt. Krisna Dewi, Ni. Wyn. Arini,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1277

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kreatif IPA antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran PDEODE dan siswa yang belajar dengan model pembelajran konvensional pada siswa kelas V di SD Laboratorium Undiksha tahun pelajaran 2012/2013.Jenis penelitian ini adalah kuasi ekperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V di SD Laboratorium Undiksha tahun pelajaran 2012/2013 dengan jumlah siswa 73 orang. Sampel penelitian ini adalah keseluruhan populasi, yang terdiri dari kelas VA dan VB dengan jumlah siswa masing-masing 35 orang dan 38 orang.Data kemampuan berpikir kreatif IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berpikir kreatif berbentuk esai. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Analisis statistik inferensial menggunakan uji-t.Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh: 1) thit = 57,3 dan ttab = 1,98 pada taraf signifikansi 5%, yang berarti thit> ttab, 2) rata-rata kemampuan berpikir kreatif IPA siswa kelompok eksperimen adalah 12,89, tergolong kriteria tinggi, dan 3) rata-rata kemampuan berpikir kreatif IPA siswa kelompok kontrol adalah 8,4, tergolong kriteria sedang. Dengan demikian, model pembelajaran PDEODE berpengaruh positif terhadap kemampuan berpikir kreatif IPA pada siswa kelas VSD Laboraturium Undiksha tahun pelajaran 2012/2013.   Kata kunci: PDEODE, berpikir kreatif

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue