cover
Contact Name
Les Pingon
Contact Email
lespingon21@upi.edu
Phone
+6282144647693
Journal Mail Official
hendriklempeh@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana No.11, Banjar Tegal, Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Seni Rupa
ISSN : -     EISSN : 26139596     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjpsp.v11i2.39468
Core Subject : Education, Art,
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha is a scientific journal published by Jurusan Pendidikan Seni Rupa, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Pendidikan Ganesha. This journal aims to accommodate articles of research results and the results of community service in the field of education and learning about education.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2018)" : 5 Documents clear
TAS GEGANDEK DESA LOYOK KECAMATAN SIKUR LOMBOK TIMUR ., Muhammad Erwin; ., Dr. I Ketut Sudita, M.Si; ., Dr. Drs. I Nyoman Sila, M.Hum.
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 8, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (880.611 KB) | DOI: 10.23887/jjpsp.v8i2.15170

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan; (1) Bahan dan alat dalam memproduksi tas gegandek di Desa Loyok kecamatan Sikur Lombok Tmur, (2) Proses pembuatan tas gegandek di desa Loyok Kecamatan Sikur Lombok Timur, (3)Motif hias yang diterapkan pada kerajinan tas gegandek di desa Loyok kecamatan Sikur Lombok Timur. Subjek penelitian adalah perajin tasgegandek di desa Loyok kecamatan Sikur Lombok Timur. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah menggunakan teknik observasi, wawancara, dan teknik dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan (1) Bahan yang digunakan, (a)Bambu Tali,(b) Cat, (c) Tali rotan dan nilon, (2) Alat yang digunakan (a) Gergaji, (b) Bateq/golok, (c)Maje, (d) Pengkeres,(e)Meteran, (f) kuas cat (3) Proses pembuatan tas gegandek (a) Proses pemilihan bambu, (b) Proses pengolahan bambu, (c) Proses pengirisan, (d) Proses pengecatan,(e) Proses menganyam (f) Proses pembuatan anakan tas, (g) Proses pembuatan tali, (4) Motif hias yang sering diterapkan (a) Motif hias bunga pihuntuan, (b) Motif hias pihuntuan tertutup, (c) Motif hias mata walik, (d) Motif hias kepang pihuntuan, (e) Motif hias bunga gambir, dan (f) Motif hias hiumpik. Kata Kunci : Kerajinan, Tas gegandek, Motif hias ABSTRACT This research aimed to describe (1) the materials and tools in producing gegandek bag at Loyok Village, Sikur, East Lombok, (2) the process of making gegandek bag at Loyok Village, Sikur, East Lombok, (3) the decorative motifs applied to gegandek bag crafts at Loyok Village, Sikur, East Lombok. The object of this research was the gegandek bag craft located at Loyok Village, Sikur, East Lombok. This was a descriptive-qualitative research. The data of this research were collected through observation, interview, and documentation techniques. The result of the research showed that (1) the materials used in producing gegandek bag were (a) bamboo string, (b) paint, (c) rattan string and nyilon, (2) the tools used in producing gegandek bag were, (a) saw, (b) machete, (c) maje, (d) pengkeres, (e) gauge, (f) paint brush. (3) the process of making gegandek bag were, (a) selection of bamboo, (b) bamboo processing, (c) slicing process, (d) painting process, (e) plaiting process, (f) the process of making bag till, (g) the process of making string. (4) the decorative motifs applied to gegandek bag crafts were (a) bunga pihuntuan motif, (b) pihuntuan tertutup motif, (c) mata walik motif, (d) kepang pihuntuan motif, (e) bunga gambar motif, dan (f) hiumpik motif. keyword : Craft, Gegandek Bag, Decorative Motifs
METODE PEMBELAJARAN DEKORASI KERAMIK TEKNIK MARBLE DI SMK NEGERI 1 SUKASADA ., Gde Deny Gita Pramana; ., Dra. Luh Suartini, M.Pd.; ., I Gusti Made Budiarta, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 8, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (790.254 KB) | DOI: 10.23887/jjpsp.v8i2.14977

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi metode pembelajaran guru DPK Keramik menempatkan peranan guru lebih dominan dibandingkan siswa. Dekorasi keramik yang dibuat, mengolah keramik sebagai fungsi pakai. Bentuk penelitian adalah deskriptif yang bersifat kualitatif. Bertujuan untuk mendeskripsikan tujuan penelitian pertama sampai dengan ketiga, yaitu (1) menerapkan metode pembelajaran dekorasi keramik teknik marble di SMK Negeri 1 Sukasada, (2) mendeskripsikan keunggulan dan kelemahan metode pembelajaran dekorasi keramik teknik marble di SMK Negeri 1 Sukasada, (3) mendeskripsikan hasil penerapan dekorasi keramik teknik marble di SMK Negeri 1 Sukasada. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan objek penelitian adalah guru dan siswa di jurusan DPK Keramik kelas XI. Hasil penelitian ini adalah (1) data berupa dokumentasi dan deskripsi proses guru dalam menerapkan metode pembelajaran dekorasi keramik teknik marble, yaitu dengan metode yang berpusat pada guru (ceramah dan demonstrasi) yang selanjutnya metode yang dipusatkan kepada siswa (eksperimen, mengajar sesama teman, metode drill dan elaborasi). (2) dari proses guru menerapkan metode maka didapat keunggulan dan kelemahan metode pembelajaran dekorasi keramik teknik marble, metode dengan keunggulan paling banyak adalah eksperimen yaitu 8 keunggulan dan metode dengan kelemahan terbanyak adalah metode ceramah dengan 6 kelemahan. (3) hasil penerapan metode pembelajaran dekorasi keramik teknik marble berupa benda keramik yang sudah diberikan dekorasi marble, karya siswa dengan metode drill dan eksperimen yang diberikan guru, sudah menunjukkan keberhasilan penerapan dekorasi teknik marble. Kata Kunci : Kata- kata kunci: metode pembelajaran, dekorasi keramik, teknik marble This research is based on learning method of teacher of DPK Ceramic put role of teacher more dominant than student. Ceramic decorations are made, ceramic processing as a function of wear. The form of research is descriptive that is qualitative. Aiming to describe the purpose of the first study to the third, namely (1) applying the marble ceramic decoration learning method in SMK Negeri 1 Sukasada, (2) describing the advantages and disadvantages of marble ceramic decoration learning method at SMK Negeri 1 Sukasada, (3 ) describes the result of application of ceramic decoration of marble technique at SMK Negeri 1 Sukasada. This study uses observation data collection techniques, interviews, and documentation with the object of research are teachers and students in the department of Class XI Ceramics. The results of this research are (1) data in the form of documentation and description of teacher process in applying marble ceramic decoration teaching method, that is with teacher-centered method (lecture and demonstration), then the method which is centered to the students (experiment, drill and elaboration). (2) from the process of applying the method teacher then obtained the advantages and disadvantages of marble ceramic decoration learning method, the method with the most advantage is the experiment that is 8 advantages and the method with the most weakness is the lecture method with 6 weaknesses. (3) result of application of marble decoration technique method of marble ceramic that have been given marble decoration, student work with drill method and experiment given by teacher, has shown success of marble technique application implementation. keyword : Keywords: learning method, ceramic decoration, marble technique
KERAJINAN MOSAIK DI DESA KENDERAN TEGALLALANG GIANYAR ., I Kadek Agus Edi Yudana; ., Dr. I Ketut Sudita, M.Si; ., Dra. Luh Suartini, M.Pd.
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 8, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (745.813 KB) | DOI: 10.23887/jjpsp.v8i2.15174

Abstract

Judul penelitian ini adalah ”Kerajinan mosaik di desa Kenderan Tegalalang Gianyar”. Masalah yang dibahas pada penelitian sebagai berikut : (1) Bagaimana keberadaan kerajinan mosaik di desa Kenderan (2) Bahan dan alat apa saja yang dimanfaatkan untuk membuat kerajinan mosaik (3) Bagaimana proses pembuatan kerajinan mosaik kaca (4) Apa saja jenis-jenis kerajin mosaik yang terdapat di desa Kenderan Tegalalang Gianyar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah artshop-arshop mosaik di desa Kenderan. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan kepustakaan. Hasil-hasil yang ditemukan dalam penelitian ini adalah: (1) keberadaan kerajinan mosaik mulai berkembang tahun 2007 di desa Kenderan hingga saat ini dikarenakan sebelum tahun 2007 kerajinan kayu menurun sehingga masyarakat di desa Kenderan beralih ke kerajinan mosaik kaca. (2) bahan dan alat yang digunakan untuk membuat kerajinan mosaik kaca sebagai berikut. Bahan yang digunakan seperti : kaca, kayu, MDF, gerabah, lem fox, nat MU, cat impra, dan thinner. Adapun alat yang digunakan seperti : alat pemotong kaca, penggaris kayu, geregaji besi, kuas, spray gun, kompresor, amplas dan spon busa. (3) proses dilakukan dalam pembuatan kerajinan mosaik kaca adalah sebagai berikut : a.pemilihan bahan kaca, b.pemilihan alas atau landasan, c.Pemotongan kaca, d.pembuatan pola landasan, e.pemasangan kaca ke landasan, f. pemasangan nat dan g. finishing. (4) Jenis-jenis produk seni kerajinan mosaik di desa Kenderan adalah sebagai berikut : a.mosaik cermin lingkaran, b.mosaik cermin persegi, c.mosaik cermin fauna, d.mosaik tempat buah, e.mosaik tempat dupa, f.mosaik asbak, g.mosaik hiasan dinding berbentuk fauna, h.mosaik hiasan dinding berbentuk gitar, i.mosaik tulisan, dan j. mosaik pas bunga atau guci. Dapat disimpulkan bahwa Kerajinan mosaik berkembang tahun 2007 di desa Kenderan, dalam proses pembuatan menggunakan beberapa bahan dan alat, adapun beberapa proses yang dilakukan dalam pembuatannya. Produk yang sudah dibuat seperti mosaik cermin berbentuk geometris dan fauna, tempat buah dan dupa, hiasan dinding berupa fauna dan gitar, mosaik berbentuk tulisan dan mosaik berbentuk guci dan pas bunga. Saran Untuk menumbuh kembangkan produk kerajinan mosaik di desa Kenderan. Disarankan agar pemerintah lebih memperhatikan terkait dengan memberikan pembinaan kepada para pengerajin dalam bidang pemasaran dan pengembangan bentuk desain. Kepada para pengerajin agar terus berkarya dan mengembangkan karyanya hingga menembus pasar internasional. Untuk Peneliti selanjutnya yang akan meneliti karya kerajinan mosaik kaca di desa Kenderan diharapkan untuk menambahkan aspek sejarah dari artshop-artshop yang ada di desa KenderanWayan, serta memasukan aspek pemasaran dan manajemen dalam pembuatan produknya. Kata Kunci : Kerajinan, Mosaik kaca The title of this research is "The mosaic craft at Kenderan Tegalalang village, Gianyar ". The problems discussed in this study were as follows : (1) The existence of mosaic craft at Kenderan Tegalalang village, (2) What materials and tools were used to make the mosaic craft (3) The process of making the glass mosaic craft (4) What kinds of mosaic crafts were found at KenderanTegalalang village.The method used in this research was descriptive with qualitative approach. The subject of this research was the mosaic art shops at Kenderan village. The process of collecting data in this research was conducted through observation, interview, documentation, and bibliography. The results that found in this research were: (1) the existence of mosaic craft firstly developed at Kenderan village in the year of 2007 till today because before the year of 2007 the wood craft decreased and the people at Kenderan village switch their interest to glass mosaic craft. (2) The materials and tools were used to make the glass mosaic craft as follows: a glass, a wood, a MDF, a pottery, glue, a fox, a nat MU, an impra paint, and a thinner. The tools used such as: a glass cutting tool, a wood ruler, a railing iron, a brush, spray gun, a compressor, a sand paper and a sponge foam. (3) The process in making mosaic glass craft were as follows: a. selecting the glass materials, b. selecting the base or foundation, c. cutting the glass, d. making the grounding pattern, e. installing the glass to the base, f. installing the nat and g. finishing. (4) The types of mosaic craft art products at Kenderanvillage were as follows: the circular mosaic mirror , the square mosaic mirror, the fauna mosaic mirror, mosaic of the fruit place, mosaic incense, f. mosaic ashtray, g) mosaic ornament of fauna-shaped wall, mosaic of wall hangings of guitar shaped, written mosaic , and j. flower-fitting mosaic or jar. It can be concluded that Mosaic handicraft developed in the year of 2007 at Kenderan village. Actually, the process of making the object used some materials and tools. There were several processes in creating the mosaic crafts. Products that had been made such as geometric mirror mosaic and fauna, fruit and incense place, wall decoration of fauna and guitar, written mosaic shaped and mosaic shaped urn and flower fit. There were also the suggestions to grow the mosaic craft product atKenderan village. It was necessary for the government to give more attention related to providing the construction to the craftsmen in the field of marketing and the development of the design form. All of the craftsmen need to continue to work and develop the creation in order to penetrate the international market. For further researchers who will investigate the handicraft of mosaic glass at Kenderan village were expected to add the historical aspects of each art shops atKenderanvillage, Gianyar. They also were expected to enter the aspects of marketing and managing the manufacture of its products. keyword : Handicraft, Glass Mosaic
KISAH KESENIMANAN RAKA SUWASTA DI DALAM PENJARA ., Dewa Made Johana; ., I Wayan Sudiarta, S.Pd., M.Si.; ., Drs. I Gusti Ngurah Sura Ardana,M.Sn.
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 8, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.356 KB) | DOI: 10.23887/jjpsp.v8i2.13358

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) riwayat/perjalan berkesenian Raka Suwasta. (2) proses berkesenian Raka Suwasta dalam penjara (3) kisah yang tersimpan di balik karya-karya yang dihasilkan Raka Suwasta di dalam penjara. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik (1) observasi, (2) wawancara,(3) dokumentasi, (4) life history, dan (5) kepustakaan. Instrumen yang digunakan adalah (1) instrumen observasi, instrumen wawancara, instrumen dokumentasi, instrumen life history dan instrumen kepustakaan. Analisis data yang digunakan adalah analisa interaktif. Hasil penelitian ini adalah: (1) riwayat kesenimanan Raka Suwasta yaitu Raka suwasta lahir di Denpasar tahun 1940, Raka Suwasta belajar melukis secara ototidak (2) Proses Berkesenian Raka Suwasta dalam penjara berawal dari tekanan batin yang beliau rasakan ketika menjalani masa tahanan pada tahun 1965, yang kemudian melahirkan ide berupa karya-karya yang bertemakan suasana di lingkungan penjara, karya-karya tesebut berupa sketsa yang menggunakan media pensil dan tinta di atas kertas (3) Kisah yang tersimpan di balik karya-karya yang dihasilkan Raka Suwasta di dalam penjara. (1) Potret sipir, (2) Impian Raka Suwasta (3) Kampung di luar lapas (4) Kehancuran (5) Potret Sudiana (6) Suasana di luar lapas, (7) Kak Lingkuh. Kata Kunci : kisah kesenimanan, penjara, raka suwasta This study aims to describe: (1) History / journey of art Raka Suwasta. (2) The Raka Suwasta Arts Process In Prison (3) The story kept behind the works produced by Raka Suwasta In Prison. Data collection in this research was done by technique (1) observation, (2) interview, (3) documentation, (4) life history, and (5) bibliography. The instruments used are (1) observation instruments, interview instruments, documentation instruments and literature instruments. Analysis of the data used is interactive analysis. The results of this research are: (1) History of Raka Suwasta Kesenimanan namely Raka suwasta born in Denpasar 1940, Raka Suwasta learned to paint muscularly (2) Raka Suwasta Arts Process In Prison originated from the inner pressure he felt when serving in prison in 1965 , which then gave birth to the idea of ​​works with the theme of atmosphere in the prison environment, the works tesebut in the form of sketches that use pencil and ink media on paper (3) The story is stored behind the works produced by Raka Suwasta In Prison. (1) Portrait of warden, (2) Raka Suwasta dream (3) Village outside prison (4) Destruction (5) Sudiana Portrait (6) Atmosphere outside prison, (7) Kak Lingkuh.keyword : stories of art, prisons, raka suwasta
KERAJINAN TUTUP BOTOL DI DESA GENTONG, TEGALLALANG, GIANYAR ., I Kadek Joni Dwi Pranata; ., Dr. Drs. I Nyoman Sila, M.Hum.; ., Drs. I Gusti Ngurah Sura Ardana,M.Sn.
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 8, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.999 KB) | DOI: 10.23887/jjpsp.v8i2.15253

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) alat dan bahan yang digunakan pada kerajinan tutup botol di Desa Gentong, Tegallalang, Gianyar (2) proses pembuatan kerajinan tutup botol di Desa Gentong, Tegallalang, Gianyar (3) jenis-jenis produk kerajinan tutup botol di Desa Gentong, Tegallalang Gianyar. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik (1) observasi, (2) wawancara, (3) dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah: (1) alat dan bahan yang digunakan dalam pembuatan kerajinan tutup botol. (a) alat: palu, mesin paku tembak, gergaji circular, sikat, kuas, dan meja pemipih. (b) bahan: tutup botol, lem, pernis (mowilex clear) dan, kayu/papan mdf (2) proses pembuatan: pemipihan tutup botol, memberikan lem kayu pada tutup botol yang sudah dipipihkan menempel tutup botol pada objek, membersihkan tutup botol yang sudah ditempel pada objek, dan terakhir pinising. (3) produk-produk yang dihasilkan, bentuk rumah-rumahan, bentuk nampan, bentuk cermin, bentuk gitar, bentuk kura-kura, bentuk ikan hiu, dan bentuk hurup. Kata Kunci : tutup botol, kerajinan . ABSTRACT This research aims to describe: (1) tools and materials used in bottle cap at Gentong Village, Tegallalang, Gianyar (2) bottle making process in Gentong Village, Tegallalang, Gianyar (3) in Gentong Village, Tegallalang Gianyar. Data collection in this research is done by technique (1) observation, (2) interview, (3) documentation. Data analysis used is qualitative descriptive analysis. The results of this study are: (1) tools and materials used in the manufacture of bottle caps. (a) tools: hammer, nail machine, circular saw, brush, brush, and flattening table. (b) material: bottle cap, glue, lacquer (mowilex clear) and wooden / mdf board (2) making process: bottle cap insertion, giving wood glue to flattened bottle caps sticking bottle caps on objects, already pasted on the object, and last pinising. (3) products produced, house form, tray shape, mirror shape, guitar form, turtle shape, shark shape, and letters shape. keyword : bottle cap, handicraft

Page 1 of 1 | Total Record : 5