cover
Contact Name
moneter
Contact Email
moneter@uika-bogor.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
moneter@uika-bogor.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
MONETER
ISSN : 23022213     EISSN : 26155141     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal MONETER Jurnal ini merupakan Jurnal Ilmiah yang menitik beratkan pada pengembangan Ilmu Keuangan dan Perbankan pada umumnya. Sesuai dengan namanya, Jurnal ini dimaksudkan untuk dapat memberikan inovasi pada perkembangan teknologi dan ilmu Keuangan dan Perbankan, dengan memberikan informasi –informasi praktis hasil pemikiran dan penelitian para pakar Keuangan dan Perbankan.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 2 (2015): OKTOBER" : 5 Documents clear
SISTEM PERHITUNGAN BAGI HASIL PADA PRODUK PENDANAAN MUDHARABAH DI BPRS AL SALAAM Nurkholifah, Ely; Prasetyowati, Riris Aishah
MONETER Vol 3 No 2 (2015): OKTOBER
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ibn Kahldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.649 KB) | DOI: 10.32832/moneter.v3i2.956

Abstract

Perbankan Syariah memiliki salah satu cara yang dipakai untuk menghimpun dana berupa deposito yaitu dalam bentuk investasi mudharabah atau lebih dikenal dengan sebutan deposito mudharabah. Pelaksanaannya sebenarnya tidak berbeda dengan deposito di bank konvensional, akan tetapi dalm perbankan syariah memiliki sistem yang mendasar yaitu tidak memberikan imbalan bunga kepada nasbah, melainkan porsi bagi hasil yang telah disepakati antara pihak nasabah dan pihak bank.Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Al Salaam merupakan salah satu bank syariah di Bogor . Bank tersebut menawarkan produk deposito mudharabah dan tabungan mudharabah yang merupakan simpanan , deposito mudharabah dan tabungan mudharabah menggunkaan prinsip bagi hasil dihitung menggunakan equivalent rate sesuai dengan nisbah yang telah disepakati dalam akad.
PROSES PERHITUNGAN SURAT SETORAN BUKAN PAJAK LELANG FIDUSIA PADA KANTOR PELAYANAN KEKAYAAN NEGARA DAN LELANG BOGOR solihat, Mia mar’atus; Marlina, Asti
MONETER Vol 3 No 2 (2015): OKTOBER
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ibn Kahldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.855 KB) | DOI: 10.32832/moneter.v3i2.957

Abstract

Pengertian Lelang adalah di Indonesia dapat ditemukan dalam pasal 1 Vendu Reglement yang saat ini masih berlaku. Lembaga lelang di Indonesia sendiri mengharapkan masyarakat dapat memanfaatkan lembaga ini untuk melakukan lelang salah satunya yaitu lelang fidusia. Lelang fidusia ini sudah jarang diminati oleh masyarakat, lelang fidusia adalah lelang benda bergerak baik yang berwujud maupun tidak berwujud, benda bergerak dan tidak bergerak yang tidak dibebankan hak tanggungan.Ketidaktahuan masyarakat akan lelang mengakibatkan apa yang diharapkan pemerintah yaitu masyarakat memanfaatkan lembaga lelang kurang tercapai dan mengakibatkan kebaikan atau manfaat lelang tidak dapat pula dirasakan oleh masyarakat.
PENYELESAIAN KREDIT MACET PERBANKAN MELALUI EKSKUSI LELANG Denis, Tri Wandini; Maulana, Hendri
MONETER Vol 3 No 2 (2015): OKTOBER
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ibn Kahldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.228 KB) | DOI: 10.32832/moneter.v3i2.953

Abstract

Kredit adalah sejumlah dana yang dipinjamkan oleh bank kepada pihak lain, baik itu yang bersifat perorangan ataupun badan usaha, di mana dalam proses tersebut dilakukan akad (perjanjian) kredit yang akan mengikat kedua belah pihak dengan berbagai ketentuan serta kewajiban yang memiliki kekuatan hukum.Analisis kredit yang dilakukan dalam mempertimbangkan permohonan kredit, kemungkinan terjadinya kredit bermasalah dan bermasalah tetap ada. Salah satu faktor penting dalam pembangunan suatu Negara adalah adanya dukungan dari system pengelolaan Kekayaan Negara dan Keuangan yang sehat dan stabil. Perkembangan perekonomian dan pembangunan yang semakin kompleks tentunya membutuhkan ketersediaan dan peran serta Lembaga keuangan. Kebijakan Pemerintahan dan moneter merupakan bagian dari kebijakan ekonomi yang diarahkan untuk mencapai sasaran pembangunan serta tidak merusak Kekayaan Alam Indonesia.
FUNGSI DAN MANFAAT ATM BRITAMA SEBAGAI SARANA UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN KEPADA NASABAH PT. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk. KANTOR CABANG BOGOR DEWI SARTIKA Asri, Vemmy Lidya; ., Rachmatullaily
MONETER Vol 3 No 2 (2015): OKTOBER
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ibn Kahldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.561 KB) | DOI: 10.32832/moneter.v3i2.954

Abstract

Guna memenuhi kebutuhan nasabah dalam mempermudah transaksi maka pihak bank mengeluarkan produk-produk perbankan kepada nasabah, untuk melakukan transaksi perbankan melalui media elektronik. Adapun media elektronik yang digunakan antara lain mesin Automatic Teller Machine (ATM), internet banking maupun melalui Handphone. Pelayanan ATM adalah layanan perbankan yang dilakukan melalui mesin ATM, yang dapat digunakan oleh nasabah selama 24 jam, guna melakukan transaksi perbankan yang meliputi penarikan tunai, inquiry saldo (informasi saldo) rekening tabungan, setoran tunai melalui mesin Cash Deposit Machine (CDM) dan melakukan berbagai jenis transaksi lainnya.Dengan persaingan yang bergitu ketat saat ini maka bank berupaya menawarkan berbagai cara untuk menarik dan mempertahankan nasabah, untuk melihat perkembangkan tersebut maka penelitian kali ini lebih diutamanakan adalah bagaimana memafaatkan ATM untuk menjaga kualitaqs pelayanan terhadap nasabah.
KELAYAKAN PEMBERIAN KREDIT MIKRO PADA PT. BANK X CABANG BOGOR GUNUNG PUTRI Efrina, Fani; ., Supramono
MONETER Vol 3 No 2 (2015): OKTOBER
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ibn Kahldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.084 KB) | DOI: 10.32832/moneter.v3i2.955

Abstract

Kredit juga mempunyai fungsi dalam perekonomian sebagai sarana bagi peningkatan daya guna barang dan uang, lalu lintas pembayaran, mendorong kegairahan berusaha, sarana pemetaan pendapatan, dan sebagai alat stabilitas moneter serta mendorong hubungan internasional. Prinsip utama yang melandasi sebuah lembaga kredit mikro (MFI, Micro Finance Institution) idealnya adalah solidaritas terhadap sesama manusia, yang karena situasi terpuruk di jurang kemiskinan.Berikutnya adalah kepercayaan bahwa mereka yang paling miskin, pengangguran, buta huruf, atau cacat pun memiliki keterampilan dan kreativitas yang belum tergali secara optimal. Karena dilandasi prinsip-prinsip inilah, maka operasi kredit mikro juga idealnya berbeda dengan sistem pinjaman bank atau institusi finansial konvensional lainnya. Pinjaman akan diberikan, umumnya kepada pihak kelompok dan bukan ke perorangan, dengan bunga jauh yang lebih rendah dibandingkan bunga bank dan tanpa perlu jaminan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5