cover
Contact Name
Kadek Wirahyuni
Contact Email
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Phone
+6282236067235
Journal Mail Official
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jalan Udayana No.11 Singaraja
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha
ISSN : http://u     EISSN : http://u     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjpbs.v10i1
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Indonesia Language and Art Education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Indonesia Language and Art Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 90 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2014):" : 90 Documents clear
PERILAKU VERBAL DAN NONVERBAL GURU KETIKA MEMBERIKAN PENGUATAN DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMP NEGERI 1 SINGARAJA ., NI WAYAN NINA ARSINI; ., Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd; ., Dra. Made Sri Indriani, M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.2189

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan dan menganalisis bentuk-bentuk perilaku verbal dan nonverbal guru ketika memberikan penguatan dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMP Negeri 1 Singaraja, (2) mendeskripsikan dan menganalisis fungsi masing-masing bentuk perilaku verbal dan nonverbal guru ketika memberikan penguatan dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMP Negeri 1 Singaraja, dan (3) mendeskripsikan dan menganalisis dampak perilaku verbal dan nonverbal guru ketika memberikan penguatan terhadap siswa, dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMP Negeri 1 Singaraja. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia di SMP Negeri 1 Singaraja. Objek penelitian ini adalah perilaku verbal dan nonverbal guru ketika memberikan penguatan, yang meliputi: bentuk perilaku verbal dan nonverbal, fungsi masing-masing perilaku verbal dan nonverbal, dan dampak pemberian perilaku verbal dan nonverbal terhadap siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara, dan kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) bentuk perilaku verbal guru ketika memberikan penguatan adalah bentuk tuturan deklaratif, imperatif, dan interogatif, sedangkan perilaku nonverbalnya adalah gestural, fasial, dan postural; (2) fungsi perilaku verbal guru ketika memberikan penguatan adalah fungsi ekspresif, direktif, representatif, komisif, dan deklarasi, sedangkan fungsi perilaku nonverbalnya adalah melengkapi dan menekankan; dan (3) dampak perilaku verbal dan nonverbal guru ketika memberikan penguatan adalah siswa merasa senang dan termotivasi untuk belajar. Kata Kunci : perilaku verbal, perilaku nonverbal, penguatan, dan pembelajaran bahasa Indonesia The aimed of this study is to ( 1 ) describe and analyze the forms of verbal and nonverbal behavior of teachers when providing reinforcement in learning Indonesian at SMP Negeri 1 Singaraja, (2) describe and analyze the function of each form of verbal and nonverbal behavior of teachers when providing reinforcement in learning Indonesian at SMP Negeri 1 Singaraja, and (3) describe and analyze the impact of verbal and nonverbal behavior of teachers when providing reinforcement to the students, in learning Indonesian at SMP Negeri 1 Singaraja. This research uses descriptive qualitative research design. The subjects were Indonesian teacher at SMP Negeri 1 Singaraja. The object of this study is the verbal and nonverbal behavior of teachers when providing reinforcement, which include: forms of verbal and nonverbal behavior, the functions of each verbal and nonverbal behavior, and the impact of the provision of verbal and nonverbal behavior toward student. Data collection method used is the method of observation, interviews, and questionnaires. The data obtained by analyzed using qualitative descriptive analysis techniques. The results of this study indicate that (1) the form of the verbal behavior of teachers when providing reinforcement is a form of speech declarative, imperative, and interrogative, whereas nonverbal behavior is gestural, facial, and postural; (2) the function of the verbal behavior of teachers when providing reinforcement is expressive function, directive, representative, commissive, and declarations, while the functions of nonverbal behavior are complementary and emphasize; and (3) the impact of teacher’s verbal and nonverbal behavior when reinforcement is giving students feel excited and motivated to learn.keyword : verbal behaviour, nonverbal behaviour, reinforcement, and learning Indonesian
PEMBELAJARAN MEMBACA PEMAHAMAN DI KELAS VIII A1 SMP NEGERI 3 SAWAN (KAJIAN TERHADAP STRATEGI PEMBELAJARAN MERINGKAS, MERANGKUM, DAN MENYIMPULKAN) ., Agus Hari Wahyudi; ., I Nyoman Yasa, S.Pd., M.A.; ., Drs. Gede Gunatama, M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.2525

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan strategi guru dalam pembelajaran meringkas, merangkum, dan menyimpulkan isi bacaan, (2) mendeskripsikan kendala pelaksanaan strategi guru dalam pembelajaran meringkas, merangkum, dan menyimpulkan isi bacaan, dan (3) mengetahui respons siswa terhadap strategi guru dalam pembelajaran meringkas, merangkum, dan menyimpulkan isi bacaan. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif-kualitatif dengan subjek penelitian adalah guru dan siswa di kelas VIII A1 SMP Negeri 3 Sawan. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan angket/kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif-kualitatif yang meliputi tiga tahapan, yaitu (1) reduksi, (2) penyajian data, dan (3) verifikasi dan penarikan simpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi yang digunakan dalam pembelajaran meringkas, merangkum, dan menyimpulkan menggunakan dua strategi yaitu strategi berpusat pada guru dan siswa. Sedangkan teknik yang digunakan pada dua strategi tersebut adalah diskusi, tanya jawab, penemuan, demonstrasi, inkuiri, penugasan, dan ceramah. Kendala-kendala yang dihadapi guru pada saat penerapan strategi pembelajaran adalah bersumber dari siswa dan alokasi waktu. Respons siswa terhadap penerapan strategi pada pembelajaran meringkas, merangkum, dan menyimpulkan isi bacaan postif. Kata Kunci : Pembelajaran membaca pemahaman, strategi guru This study aims to (1) describe the teachers strategy in precis learning, summarize, and conclude their reading, (2) to describe the constraint in the implementation of teachers strategy in precis learning,summarize, and conclude their reading, and (3)to know students response to teachers strategy in precis learning, summarize, and conclude their reading. This study used a descriptive qualitative design with the research subject is the teacher and students in class VIII A1 SMP Negeri 3 Sawan. Data was collected through observations, interviews, and questionnaires. Data were analyzed by descriptive-qualitative which includes three phases, namely (1) reduction, (2) the presentation of the data, and (3) the verification and withdrawal of conclusion. The results of this study indicate that the strategy used in precis learning, summarize, and conclude is using two strategies, namely the strategy centered on teacher and students. While the techniques used in these two strategies are discussion, question and answer, discovery, demonstration, inquiry, assignments, and lectures. The constraints faced by the teacher at the application of learning strategy is rooted from students and the allocation of time. The response of students to the application of precis learning, summarize, and conclude their reading is positive. keyword : learning reading comprehension, teacher strategy
PENERAPAN TEKNIK SKIMMING AYUNAN VISUAL UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA CEPAT SISWA KELAS XI IPA2 SMA DHARMA PRAJA BADUNG ., Ni Kadek Ayu Diah Prabasasti; ., Dra. Made Sri Indriani, M.Hum.; ., Ni Made Rai Wisudariani, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.2987

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan kelas (PTK) yang bertujuan (1) meningkatkan keterampilan membaca cepat pada siswa, (2) mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran yang tepat dalam menerapkan teknik skimming ayunan visual, dan (3) mendeskripsikan respons siswa terhadap kegiatan pembelajaran. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA2 SMA Dharma Praja Badung tahun ajaran 2014∕2015 yang berjumlah 42 orang siswa dan guru Bahasa Indonesia di kelas tersebut. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan tiga metode, yaitu (1) observasi, (2) tes, dan (3) keusioner. Data yang didapatkan kemudian dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penerapan teknik skimming ayunan visual dapat meningkatkan keterampilan membaca cepat siswa. Data refleksi awal menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas adalah 71,5 kemudian menjadi 77,4 pada siklus I dan meningkat menjadi 84,1 pada siklus II. (2) Langkah-langkah yang tepat dalam menerapkan teknik skimming ayunan visual adalah (a) menyampaikan materi dan langkah-langkah membaca cepat dengan teknik skimming ayunan visual, (b) meminta siswa membaca paragraf pertama dan kedua, (c) meminta siswa membaca paragraf ketiga dan selanjutnya dengan meninggalkan bagian-bagian yang tidak diperlukan, (d) meminta siswa membaca gagasan kunci serta beberapa detail yang dibutuhkan, (e) meminta siswa membaca paragraf terakhir, (f) membagikan bacaan kepada siswa dan menugaskan siswa mengukur kecepatan membacanya, (g) meminta siswa mencatat ide pokok dalam bacaan kemudian siswa diminta mengumpulkan bacaan, (h) memberikan pertanyaan yang berkaitan dengan bacaan, dan (i) membahas hasil pekerjaan siswa. (3) respons siswa terhadap penerapan teknik skimming ayunan visual adalah positif. Sebagian besar siswa antusias mengikuti pembelajaran.Kata Kunci : teknik skimming, ayunan visual, membaca cepat This study was a classroom action research (CAR) study, which was aimed at (1) improving the students’ swift-reading skill, (2) describing the appropriate syntax of teaching and learning process through the implementation of the Skimming Technique of Visual Swing, and (3) describing the responses of the students toward the teaching and learning process. This study was conducted in two cycles. The subject of this study was the class XI. IPA 2 students of SMA Dharma Praja, Badung in academic year 2013/2014 that consisted of 42 students and an Indonesian teacher at that class. In this study, the data was collected in three methods, which were (1) observation, (2) test, and (3) questionnaire. The collected data was further analyzed qualitatively and quantitatively. The results of this study showed that (1) the implementation of Visual Swing Skimming Technique could improve the swift-reading skill of the students. The data of the preliminary observation showed that the mean score of the class was 71,5. This score went over to 77,4 in the first cycle and then was 84,1 in the second cycle. (2) The appropriate syntax of the implementing of the Skimming Technique of Visual Swing were (a) conveyed the material and steps of swift-reading through the Visual Swing Skimming Technique, (b) asked the students to read the first and second paragraph, (c) asked the students to read the third and further paragraphs by leaving the unnecessary parts, (d) asked the students to read the main idea and their supporting idea, (e) asked the students to read the last paragraph, (f) allotted the passage to the students and asked them to measure how swift their reading, (g) asked the students to write the main idea of that passage and then asked them to submit the passage, (h) gave the questions related to the passage, and (i) discuss the results of students’ work. (3) the responses of the students toward the implementation of the Skimming Technique of Visual Swing was positive response. Most of the students followed the teaching and learning process enthusiastically. keyword : skimming technique, visual swing, swift reading
Keterampilan Membimbing Diskusi Kelompok Kecil Oleh Guru Bahasa Indonesia di Kelas VII SMP Laboratorium Undiksha ., Merry Safitri; ., Drs. Gede Gunatama, M.Hum.; ., Ida Ayu Made Darmayanti, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3288

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) cara guru dalam membimbing diskusi kelompok kecil, dan (2) hambatan-hambatan yang ditemukan guru dalam membimbing diskusi kelompok kecil. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif-kualitatif. Subjek penelitian adalah satu orang guru yang mengajar empat kelas. Data penelitian ini dikumpulkan melalui metode observasi dan metode wawancara. Instrumen penelitian ini adalah lembar observasi, alat perekam, dan pedoman wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa cara yang dilakukan oleh guru bahasa Indonesia di kelas VII SMP Laboratorium Undiksha Singaraja pada saat membimbing diskusi kelompok kecil ada enam cara. Keenam cara itu antara lain: (1) memusatkan perhatian, (2) memperjelas masalah, (3) menganalisis pandangan siswa, (4) meningkatkan partisipasi siswa terhadap kelompok, (5) menyebarkan kesempatan berpartisipasi, dan (6) menutup diskusi. Namun, tidak semua komponen diterapkan pada tiap-tiap kelas. Hambatan yang ditemui guru ketika membimbing diskusi kelompok kecil berasal dari faktor guru, siswa, dan waktu. Pertama, hambatan yang muncul dari guru adalah kurang tegasnya guru dalam membimbing diskusi kelompok kecil sehingga masih banyak siswa yang sibuk sendiri yang mengakibatkan suasana kelas kurang kondusif. Kedua, hambatan yang muncul dari faktor siswa , yaitu (a) perbedaan tingkat pemahaman siswa terhadap materi atau masalah yang diberikan, (b) kurang fokusnya siswa dan siswa sering melakukan hal-hal di luar diskusi dalam kelompok, dan (c) kondisi siswa yang berbeda disetiap kelas dan setiap pertemuan yang mengharuskan guru senantiasa harus bekerja ekstra keras dalam membimbing siswa yang pendiam atau pasif dengan cara memotivasi siswa. Ketiga, hambatan yang muncul dari faktor waktu adalah waktu yang telalu banyak tersita untuk kegiatan berdiskusi.Kata Kunci : keterampilan, diskusi kelompok kecil, guru bahasa indonesia This study aimed to describe (1) how teacher in guiding small group discussions, and (2) the constraints found teacher in guiding small group discussions. This study used a qualitative descriptive design. Subjects were one teacher who teaches four classes. The data was collected through observation and interviews. The instrument of this study is the observation sheet, tape recorders, and interview guides. The results of this study indicate that the activities carried out by Indonesian teacher in junior class VII SMP Laboratorium Undiksha during a small group discussion guide there are six activities. Sixth activities include: (1) focus, (2) clarify the problem, (3) analyze the views of students, (4) increase student participation to the group, (5) spread the opportunity to participate, and (6) closes the discussion. However, not all components are applied to each class. Obstacles encountered by teacher when guiding a small group discussion of factors derived from teacher, students, and time. First, the barriers that arise from a lack of traction teacher are teachers in guiding small group discussions so that there are many students who busy themselves which resulted in less conducive classroom atmosphere. Second, obstacles to student factors, namely (a) the difference in the level of students' understanding of the material or the given problem, (b) lack of focus students and students often do things outside of the discussion in the group, and (c) the condition of the students who different in every class and every meeting that requires teachers always had to work extra hard in guiding students who are silent or passive in a way to motivate students. Third, barriers that arise from time factor is the time that are too much taken for discussion activities.keyword : skills, a small group discussion, the teacher Indonesian
KAJIAN PUISI AKROSTIK DENGAN PENDEKATAN PARAFRASA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMAHAMI PUISI SISWA KELAS VII.C DI SMP NEGERI 7 SINGARAJA ., Ni Komang Rai Nuratni; ., Drs.Gde Artawan,M.Pd; ., Drs. Ida Bagus Sutresna,M.Si.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3407

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan (1) mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran memahami puisi melalui kajian puisi akrostik dengan pendekatan parafrasa siswa di kelas VII.C SMP Negeri 7 Singaraja, (2) mendeskripsikan kemampuan memahami puisi siswa di kelas VII.C SMP Negeri 7 Singaraja melalui kajian puisi akrostik dengan pendekatan parafrasa, dan (3) mendeskripsikan respons siswa di kelas VII.C SMP Negeri 7 Singaraja terhadap kegiatan pembelajaran memahami puisi melalui kajian puisi akrostik dengan pendekatan parafrasa. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia dan siswa yang berjumlah 21 orang. Objek penelitian ini adalah langkah-langkah pembelajaran memahami puisi, peningkatan kemampuan memahami puisi, dan respons siswa mengenai kajian puisi akrostik dengan pendekatan parafrasa. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode (1) observasi, (2) tes, dan (3) angket. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik deskriptif-kualitatif dan deskriptif-kuantitatif. Hasil pada tes memahami puisi melalui kajian puisi akrostik dengan pendekatan parafrasa menunjukkan bahwa (1) terdapat langkah-langkat yang tepat dalam kajian puisi akrostik dengan pendekatan parafrasa terhadap memahami puisi, (2) kajian puisi akrostik dengan pendekatan parafrasa mampu meningkatkan kemampuan memahami puisi siswa kelas VII.C di SMP Negeri 7 Singaraja yang ditandai dengan peningkatan perolehan skor rata-rata memahami puisi siswa dari 76,52 pada siklus I menjadi 79,23 pada siklus II, dan (3) siswa memberikan tanggapan positif terhadap kajian puisi akrostik dengan pendekatan parafrasa dalam pembelajaran memahami puisi. Oleh karena itu, penulis menyarankan kepada guru bahasa Indonesia di SMP Negeri 7 Singaraja agar menggunakan kajian puisi akrostik dengan pendekatan parafrasa terhadap memahami puisi dalam pembelajaran membaca puisi sesuai dengan langkah-langkah yang ditemukan peneliti. Kata Kunci : Kata kunci: puisi akrostik, pendekatan parafrasa, memahami puisi Classroom action research aims (1) to describe the learning steps through the study to understand poetry acrostic poem with the students in the class paraphrasing approach VII.C SMP 7 Singaraja, (2) describes the ability to understand a poem students in grades 7 SMP Negeri Singaraja VII.C through review of acrostic poem paraphrasing approaches, and (3) describe the responses of students in grades 7 VII.C SMP Singaraja to understand the learning activities through the study of poetry acrostic poem by paraphrasing approach. The subjects were Indonesian teachers and students who were 21 people. Object of this research is to understand the learning steps poetry, increased ability to understand poetry, and student responses on assessment acrostic poem by paraphrasing approach. Collecting data in this study was conducted using (1) observation, (2) test, and (3) questionnaire. Data were analyzed with descriptive techniques-qualitative and quantitative-descriptive. The results of the test understanding through the study of poetry acrostic poem by paraphrasing approach shows that (1) there are appropriate measures in the study Langkat acrostic poem by paraphrasing approach to understand poetry, (2) review of acrostic poem by paraphrasing approaches can improve the student's ability to understand poetry class VII.C in SMP 7 Singaraja which is characterized by an increase in the acquisition of an average score of 76.52 students understand poetry at 79.23 on the first cycle to the second cycle, and (3) students gave a positive response to the study acrostic poem by paraphrasing approach in learning to understand poetry. Therefore, the authors suggest to the Indonesian teacher at SMP Negeri 7 Singaraja acrostic poem that uses the study to understand poetry paraphrasing approach to learning to read poetry in accordance with the steps found in research.keyword : Key words: acrostic poetry, paraphrasing approaches, understand poetry
NILAI-NILAI KARAKTER BANGSA DALAM TULISAN SISWA PADA MAJALAH DINDING DI SMP NEGERI 1 SERIRIT ., Putu Ari Capri Angga; ., Dra. Made Sri Indriani, M.Hum.; ., Dra. Sang Ayu Putu Sriasih,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3945

Abstract

ABSTRAK Kata Kunci: Nilai karakter, tulisan siswa, mading Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui penerapan nilai – nilai karakter bangsa dalam tulisan siswa pada majalah dinding di SMP N 1 Seririt. Untuk memfasilitasi peserta didik mengembangkan dirinya menjadi insan yang berkarakter tangguh, ada banyak nilai yang perlu ditanamkan.Namun demikian, menanamkan semua karakter pada peserta didik merupakan hal yang sangat berat. Oleh karena itu, perlu diidentifikasi sejumlah nilai sebagai prioritas penanaman. Salah satunya adalah dengan menggali tulisan melalui mading. Dalam penelitian ini, pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Adapun yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah mading dari siswa SMP Negeri 1 Seririt. Sedangkan yang menjadi objek penelitiannya adalah nilai-nilai karakter bangsa sebagai variable bebas dan majalah dinding sebagai variable terikat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penerapan nilai-nilai karakter bangsa dalam tulisan siswa pada majalah dinding di SMP N 1 Seririt, yang diwujudkan dengan tulisan-tulisan di majalah dinding khususnya pada rubric berita, tajuk rencana, opini, profil dan cerita hiburan. Delapan belas nilai-nilai karakter yaitu : Religius, Jujur, Toleransi, Disiplin, Kerja Keras, Kreatif, Mandiri, Demokratis, Rasa Ingin tahu, Semangat Kebangsaan, Cinta Tanah Air, Menghargai Prestasi, Bersahabat, Cinta Damai, Gemar Membaca, Peduli Lingkungan, Peduli Sosial, Tanggung Jawab. Dari delapan belas tersebut, hanya Sembilan nilai-nilai karakter yang ditemukan dalam tulisan mading SMP N 1 Seririt yaitu nilai karakter religius, toleransi, kerja keras, kreatif, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, peduli sosial, dan tanggung-jawab. Nilai-nilai karakter yang ditanamkan di sekolah semestinya selalu mendapatkan porsi perhatian yang cukup besar, sebab karakter bangsa yang ditanamkan sejak dini melalui tulisan-tulisan di majalah dinding akan semakin membuat rasa kebangsaan muncul dan siswa-siswi sebagai generasi muda tetap berusaha bisa menjaga keutuhan NKRI.Kata Kunci : Kata Kunci: Nilai karakter, tulisan siswa, mading ABSTRACT Keywords: Value of characters, writing students, mading This research is a qualitative descriptive study aimed to determine the application of value - the value of the character of the nation in student writing on the wall magazine in SMP N 1 Seririt. To facilitate learners to develop itself into a formidable man of character, there are many values that need to be instilled. Nevertheless, embed all the characters on the learner is very heavy. Therefore, it is necessary to identify a number of priority values planting. One way is to dig through the wall magazine article. In this study, the approach used is qualitative approach. As for the subjects in this study were Mading of students of SMP Negeri 1 Seririt. While the object of research is the character of the nation's values as independent variables and the dependent variable wall magazine. The results showed that there is application of national character values in student writing on the wall magazine in SMP N 1 Seririt, which is realized by the writings on the wall, especially on the rubric magazine news, editorials, opinions, profiles and entertainment stories. Eighteen character values are : Religious, Honest, Tolerance, Discipline, Hard Work, Creative, Independent, Democratic, Curious Sense, Spirit of Folk, Love the country, Rewarding Achievement, Friendly, Love Peace, Joy of Reading, Environmental Care, Social Care, Responsibility. Of the eighteen, only nine of character values that are found in the writings of SMP N 1 Seririt Mading is the value of a religious character, tolerance, hard work, creativity, spirit of nationalism, patriotism, respect for achievement, social care and responsibility. Character values are instilled in the school should always get a large enough portion of interest, because the character of the nation that invested early on through the writings on the wall magazine will increasingly make sense of nationalism emerged and the students as the younger generation is trying to maintain the integrity of the Republic.keyword : Keywords: Value of characters, writing students, mading
PEMANFAATAN PENGALAMAN PRIBADI SISWA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS NASKAH DRAMA SISWA KELAS VIII I SMP NEGERI 4 ABIANSEMAL ., I Nyoman Bagus Sanjaya; ., I Nyoman Yasa, S.Pd., M.A.; ., Drs. Gede Gunatama, M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.4330

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran menulis naskah drama dengan pemanfaatan pengalaman pribadi siswa yang diterapkan guru di kelas VIII I SMP Negeri 4 Abiansemal, (2) mendeskripsikan peningkatan kemampuan siswa dalam menulis naskah drama dengan pemanfaatan pengalaman pribadi siswa di kelas VIII I SMP Negeri 4 Abiansemal, dan (3) mendeskripsikan respons siswa terhadap sumber pembelajaran pemanfaatan pengalaman pribadi siswa. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas VIII I SMP Negeri 4 Abiansemal. Objek penelitian ini adalah langkah-langkah pembelajaran menulis naskah drama, kemampuan menulis naskah drama dengan pemanfaatan pengalaman pribadi siswa, dan respons siswa terhadap pemanfaatan pengalaman pribadi dalam meningkatkan keterampilan menulis naskah drama siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, metode tes, dan metode kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan pengalaman pribadi siswa dalam pembelajaran menulis naskah drama (1) dilakukan melalui beberapa langkah sesuai dengan perencanaan pembelajaran yang sudah dirancang oleh peneliti dan guru, (2) adanya peningkatan kemampuan menulis naskah drama, dan (3) adanya peningkatan respons siswa terhadap pembelajaran menulis naskah drama dengan pemanfaatan pengalaman pribadi . Pada refleksi awal, skor rata-rata menulis naskah drama siswa adalah 70,66. Pada siklus I, yakni setelah pemanfaatan pengalaman pribadi siswa, skor rata-rata siswa meningkat menjadi 76,82. Setelah diberikan tindakan pada sklus II, skor rata-rata siswa adalah 81,4. Persentase peningkatan skor rata-rata tersebut dari refleksi awal ke siklus I sebesar 6,16 %, dan peningkatan skor rata-rata dari siklus I ke siklus II sebesar 4,58 %. Dengan demikian, total peningkatan skor rata-rata siswa adalah 10,74 %. Dari peningkatan tersebut, ketuntasan belajar klasikal yang dicapai siswa sudah memenuhi tuntutan yang diharapkan. Kata Kunci : pengalaman pribadi, menulis, naskah drama. This study aims to (1) describe the steps to write a drama script utilizing students’ personal experience on VIII I Grade Students of SMP Negeri 4 Abiansemal, (2) describe the improvement of students’ skill in writing a drama script utilizing students’ personal experience on VIII I Grade Students of SMP Negeri 4 Abiansemal, and (3) describe the students’ response toward learning source utilizing students’ personal experience. The design of this study is classroom action research which is held on two cycles. The subjects of this study are teacher and students of VIII I Grade at SMP Negeri 4 Abiansemal. The object of this study is the steps to write a drama script, skill of writing a drama script utilizing students’ personal experience, and students’ response toward utilizing students’ personal experience to improve students’ skill in writing a drama script. The data were collected by observation, test, and questionnaire. The collected data were analyzed by using analysis descriptive qualitative and descriptive quantitative technique. The results of this study shows that by utilizing students’ personal experience in writing a drama script are (1) held in several steps based on lesson planning designed by teacher, (2) able to improve students’ skill in writing a drama script, and (3) able to improve students’ response toward writing a drama script utilizing students’ personal experience. The initial reflection, before utilizing students’ personal experience, the average score is 70,66 , whereas on cycle I, utilizing students’ personal experience, the average score is improved into 76,82. After treatment on cycle II, the average score becomes 81,4. The percentage of improvement average score is 6,16%, and the improvement of average score from cycle I to cycle II is 4, 58%. Thus, total of improvement average score is 10,74%. The improvement reflects classical mastery learning achieved by students fulfills expectation. keyword : personal experience, writing, drama script.
GAYA BAHASA DALAM CERPEN KARANGAN SISWA KELAS X1 SMA LABORATORIUM UNDIKSHA SINGARAJA Baskara, Esa
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.2082

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan diksi yang digunakan dalam cerpen karangan siswa kelas X1 SMA Laboratorium Undiksha Singaraja dan (2) mendeskripsikan jenis-jenis majas yang digunakan dalam cerpen karangan siswa kelas X1 SMA Laboratorium Undiksha Singaraja. Subjek atau sumber data (karena berupa benda) pada penelitian ini adalah cerpen karangan siswa kelas X1 SMA Laboratorium Undiksha, yang berjumlah 29 buah. Objek penelitian ini adalah diksi dan majas dalam cerpen karya siswa tersebut. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi yang dilakukan dengan mengumpulkan inventaris pembelajaran cerpen. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) diksi yang digunakan oleh siswa-siswa kelas X1 SMA Laboratorium Undiksha Singaraja dalam cerpen-cerpen yang mereka tulis sebagian besar sudah mempertimbangkan ketepatan, kesesesuaian, dan kelaziman pengunaan diksi, dan (2) majas yang ditemui dalam cerpen-cerpen karangan siswa kelas X1 SMA Laboratorium Undiksha Singaraja, meliputi majas eufimisme, majas sinedoke, majas klimaks, majas ironi, majas metonimia, majas metafora, majas litotes, majas tautologi, majas antisipasi, majas simile, majas paradoks, majas pleonasme, majas perifrasis, majas personifikasi, dan majas hiperbola. Kata kunci: cerpen, diksi, gaya bahasa, majas Abstract This research aimed at (1) describing diction which was used in short story made by eleventh grade students of SMA Laboratorium Undiksha Singaraja and (2) describing types of figure of speech which were used by eleventh grade students of SMA Laboratorium Undiksha Singaraja. Subjects of this research were 29 short stories of eleventh grade students of SMA Laboratorium Undiksha. Objects of this research were diction and figures of speech which were used in students’ short stories. The methods of collecting data which is used in this research is documentation method which is done by collecting inventory of short story subject. Data analysis of this research was descriptive qualitative. The results of this research were (1) diction which was used by elventh grade students in writting their short stories had considered to the accuracy, suitability and prevalence of used of diction, and (2) figures of speech which were found in eleventh grade students’ short stories included euphemism, sinedoke, climax, irony, metonimia, metafora, litotes, tautology, anticipation, simile, paradoks, pleonasm, perifrasis, personification, dan hyperbola. Key Words: diction, figure of speech, langauge style, short story
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SAVI MELALUI PENGGUNAAN OBJEK LANGSUNG DAN KARTU KATA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS PARAGRAF DESKRIPSI PADA SISWA KELAS XI IPB 1 DI SMA N 1 SAWAN ., Putu Ayu Mertasari Pinatih; ., Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum; ., I Nyoman Yasa, S.Pd., M.A.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.2945

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan (1) mengetahui dapat tidaknya penerapan model pembelajaran SAVI dengan penggunaan objek langsung dan kartu kata meningkatkan keterampilan menulis paragraf deskripsi pada siswa kelas XI SMA IPB 1 Negeri 1 Sawan, (2) mengetahui aktivitas siswa dalam penerapan model pembelajaran SAVI dengan penggunaan objek langsung dan kartu kata sebagai upaya meningkatkan keterampilan menulis paragraf deskripsi, dan (3) mendeskripsikan respons siswa terhadap penerapan model pembelajaran SAVI dengan penggunaan objek langsung dan kartu kata dalam keterampilan menulis paragraf deskripsi. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas XI IPB 1 SMA Negeri 1 Sawan. Objek penelitian ini adalah peningkatan hasil, aktivitas siswa, dan respons siswa dalam penerapan model pembelajaran SAVI dengan penggunaan objek langsung dan kartu kata. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes, observasi, angket/kuesioner, dan wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) tercapainya ketuntasan hasil belajar menulis paragraf deskripsi siswa berkat diterapkannya model pembelajaran SAVI dengan penggunaan objek langsung dan kartu kata, yakni pada siklus I memperoleh skor rata-rata 75,86, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata siswa menjadi 80,55, (2) siswa terlihat aktif dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran, dan (3) siswa sangat setuju terhadap penerapan model pembelajaran SAVI dengan penggunaan objek langsung dan kartu kata dalam pembelajaran menulis paragraf deskripsi. Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti lain disarankan untuk menerapkan model pembelajaran SAVI pada mata pelajaran yang lain.Kata Kunci : SAVI, objek langsung, kartu kata, paragraf deskripsi. Classroom Action Research (CAR) was aims to (1) determine whether or not the application of the SAVI learning model with the direct object and word cards improve the writing skills of a paragraph description in class XI SMA Negeri 1 Sawan IPB 1, (2) determibe the activity of the students in the application of the SAVI learning model with the use of the direct object and word cards in an effort to improve the skills of writing a paragraph description, and (3) describe the respons of the students in the application of the SAVI learning model with the use of direct object and word cards in the description of paragraph writing skills. Subjects in this study were teachers and students of class XI IPB 1 SMA Negeri 1 Sawan. Object of this study was the increasing of the result, student activities, and student responses in the application of the SAVI learning model with the use of direct object and word cards. Data collections methods that used in this study was a method of testing, observation, questionnaire, and interviews. The data were analyzed using descriptive quantitative and qualitative techniques. The result of this study were (1) the achievement of mastery of learning outcomes students to write a paragraph description because the implementation of the SAVI learning model with the use of direct object and word cards, namely the first cycle gained an average score of 75,86, while in the second cycle the average value of the students was 80,55, (2) students were active in carrying out learning activities, and (3) students strongly greed to the application of the SAVI learning model with the use of direct object and word cards in learning to write a paragraph description. Based on these results, other researchers suggersted to apply the learning model on the other subjects.keyword : SAVI, direct object, word cards, paragraph description.
ANALISIS NILAI-NILAI PENDIDIKAN PADA NOVEL SANG PEMIMPI KARYA ANDREA HIRARTA ., Ni Kadek Parmini; ., Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum; ., Drs. Ida Bagus Sutresna,M.Si.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3282

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan nilai pendidikan yang terkandung dalam novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirarta, (2) mendeskripsikan bentuk penyampaian nilai pendidikan dalam novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirarta. Subjek penelitian ini adalah novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirarta, sedangkan yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah nilai pendidikan dalam novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirarta dan bentuk penyampaian nilai pendidikan dalam novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirarta. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi atau studi pustaka. Data hasil dokumentasi dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif. Berdasarkan penelitian tersebut, peneliti memperoleh hasil, yakni dalam novel Sang Pemimpi terkandung nilai-nilai pendidikan dan bentuk penyampaian nilai pendidikan. Peneliti menyarankan agar penganalisisan karya sastra terus dilakukan oleh penikmat sastra sehingga penikmat sastra dapat menambah wawasan dan mempertajam daya kritisnya terhadap permasalahan yang diungkapkan dalam karya sastra. selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut terhadap novel Sang Pemimpi dengan sudut permasalahan yang berbeda sehingga pemahaman pembaca terhadap pesan yang disampaikan pengarang semakin mendalam. Kata Kunci : Sastra, Nilai-nilai Pendidikan ABSTRACT This study aims to (1) describes the educational value in the novel Sang Pemimpi by Andrea Hirarta, (2) describes the deliver form of educational value in the novel Sang Pemimpi by Andrea Hirarta. The subject of this research is the novel Sang Pemimpi by Andrea Hirarta, while the objects of this research are the educational value in the novel Sang Pemimpi by Andrea Hirarta and the deliver form of educational value in the novel Sang Pemimpi by Andrea Hirarta. The data collection method which use in this research is the method of documentation. The documentation results were analyzed by qualitative descriptive techniques. Based on this study, researcher get the result, that is in the novel Sang Pemimpi there is educational values and the deliver form of educational value. Researchers suggest that analyzing literary work continues to be done by literature devotee so they could get more knowledge and sharpen critical to the problems expressed in the literature. Beside that, continuously research is needed to the novel Sang Pemimpi with different point of views so the reader will understand the message that will given by the writer. keyword : Literature, Education Values