cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
hearty@uika-bogor.ac.id
Editorial Address
Jl. Kh Sholeh Iskandar Km 2
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 23387475     EISSN : 26207869     DOI : 10.32832/hearty
Core Subject : Education,
Hearty: Jurnal Kesehatan Masyarakat (ISSN:2338-7475 & e-ISSN:2620-7869) is published semiannual by Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2014)" : 5 Documents clear
PENGARUH PROGRAM TERINTEGRASI BKKBN TERHADAP PENINGKATAN KECERDASAN DAN KESEHATAN ANAK. Madjid, T. Abdul
HEARTY Vol 2 No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1437.757 KB) | DOI: 10.32832/hearty.v2i1.161

Abstract

The creation of a healthy child, a smart and cheerful one of which can be obtained through the education and construction done by cadres at BKKBN integrated programs . Based on the data analysis and discussion it can be concluded that :1. There is a direct positive BKKBN integrated program of child intelligence . That intelligence can be improved by implementing Son integrated program BKKBN well and true2. There is a direct positive influence on child health child intelligence. That intelligence can be enhanced by improving child health in opetimal child . Child's health is one factor that can be used to enhance alertness children, healthy children have the potential to be smart .3. There is a direct positive BKKBN integrated program of child health . This means that the child's health can be improved with the advent of integrated programs .
PERSEPSI IBU RUMAH TANGGA TENTANG GIZI ANAK DENGAN TINGKAT TUMBUH KEMBANG ANAK Hamdi, Asep Saepul
HEARTY Vol 2 No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1209.321 KB) | DOI: 10.32832/hearty.v2i1.162

Abstract

Tumbuh kembang sebenarnya adalah proses yang berbeda namun keduanya tidak berdiri sendiri, tetapi saling berkaitan. Pertumbuhan adalah bertambahnya ukuran dan jumlah sel, bersifat kuantitatif, dapat diukur menggunakan satuan panjang, berat dan ukuran kepala. Sementara perkembangan adalah bertambahnya kemampuan struktur dan fungsi sel menjadi yang lebih kompleks. Tumbuh kembang sangatlah dipengaruhi oleh faktor genetik (dari anak itu sendiri) dan faktor lingkungan (dari orang tua, dll) Tiga tahun pertama kehidupan anak, merupakan masa yang sangat penting karena terjadi pertumbuhan fisik dan perkembangan (kecerdasan, ketrampilan motorik, mental, sosial, emosional) yang sangat pesat. Di usia inilah yang disebut “Golden Age”. Oleh karena itu, penting bagi ibu untuk memberikan nutrisi yang terbaik bagi anak sejak awal kehidupannya. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa Dari perhitungan yang dilakukan terhadap jawaban responden, dinyatakan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara variabel persepsi ibu yang mempunyai anak balita tentang giji dengan variabel tumbuh kembang anak , yang diindikasikan oleh beberapa hal sebagai berikut :Nilai r hitung sebesar 0,8191 dengan n = 50 jika dikonsultasikan pada taraf signifikasi 0,05 (5%), maka diperoleh harga rtabel sebesar 0,297 (terlampir), dimana rhitung (0,8191) > rtabel (0,297), berarti menunjukkan tingkat hubungan yang sangat kuat antara Persepsi Ibu Rumah Tangga Tentang Gizi Anak (variabel X) dengan Tingkat Tumbuh Kembang Anak (variabel Y). Dengan demikian H0 ditolak H1 diterimaNilai thitung sebesar 9,89 dan jika di konsultasikan pada taraf 1 = 0,05 dengan dk/df = n – 2 = 50– 2 = 48, maka diperoleh nilai ttabel sebesar 2,01, dimana thitung (9,89) > ttabel (2,01). Berarti menunjukkan adanya hubungan yang sangat signifikan antara Persepsi Ibu Rumah Tangga Tentang Gizi Anak (variabel X) dengan Tingkat Tumbuh Kembang Anak (variabel Y). Tabel nilai “t” terlampir.Harga koefisien determinasi (KD) sebesar 67,09% berarti besarnya hubungan Persepsi Ibu Rumah Tangga Tentang Gizi Anak terhadap Tingkat Tumbuh Kembang Anak dalam penelitian ini tergolong hubungan yang kuat Sedangkan sisanya 32,91% merupakan hubungan dari faktor-faktor lain seperti hubungan keadaan keluarga, kesempatan berkerja dan lain-lain.
PERSEPSI IBU-IBU BALITA TERHADAP PELAKSANAAN KEGIATAN POSYANDU DALAM MENINGKATKAN GIZI ANAK BALITA Suharti, Titing
HEARTY Vol 2 No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1082.307 KB) | DOI: 10.32832/hearty.v2i1.163

Abstract

Studi Tentang Persepsi Ibu-Ibu Balita Terhadap Pelaksanaan Kegiatan Posyandu Dalam Meningkatkan Gizi Anak Balita Di Rw 02 Desa Leuwiliang Kecamatan Leuwiliang Kabupaten Bogor .Hasil penelitian ini adalah Pertama, kegiatan Posyandu umumnya telah diketahui oleh ibu-ibu balita di RW 02 Desa Leuwiliang Kecamatan Leuwiliang Kabupaten Bogor. Dalam kegiatan posyandu tersebut salah satu programnya adalah program peningkatan gizi anak balita. Sebagian besar ibu-ibu balita telah mengetahui tujuan dari kegiatan tersebut, yaitu untuk meningkatkan pengetahuan tentang pemberian gizi anak balita serta pelayanan kesehatan terhadap anak balita. Materi yang disampaikan oleh kader dalam kegiatan ini meliputi cara pemberian makanan yang baik serta jenis makanan yang termasuk empat sehat lima sempurna. Dan dalam kegiatan posyandu tersebut selalu ada pemberian makanan tambahan untuk anak balita. Kedua, persepsi ibu-ibu balita terhadap kegiatan posyandu tersebut, diketahui bahwa adanya ibu-ibu balita yang berpendapat kegiatan tersebut tidak penting dengan alasan sudah mengetahui tentang makanan bergizi serta merawat kesehatan anak balita. Disamping itu ibu-ibu balita juga menyatakan bahwa kader kurang mampu dalam melaksanakan pembinaan, hal ini diketahui bahwa kader sering selalu terlihat ragu-ragu dalam memberikan penjelasan. Sekalipun demikian ada yang menyatakan ada kepribadian kader sangat menyenangkan walaupun ada diantaranya yang menyatakan kurang menyenangkan. Hal lain yang dinyatakan oleh ibu-ibu balita adalah bahwa jenis makanan yang diberikan dalam kegiatan tersebut tidak bervariasi dan kualitasnya tidak lebih baik dari yang ada di rumah. Sehingga secara keseluruhan kegiatan Posyandu belum memberikan kepuasan bagi ibu-ibu balita.Berdasarkan pada temuan-temuan di atas, dapat disimpulkan bahwa kegiatan Posyandu di RW 02 Desa Leuwiliang Kecamatan Leuwiliang Kabupaten Bogor belum berjalan dengan lancar serta kurang adanya partisipasi aktif ibu-ibu balita disebabkan karena kegiatan posyandu tersebut belum dapat memberikan kepuasan terhadap sebagian ibu-ibu balita. 
PENGARUH KEGIATAN PENYULUHAN TERHADAP KESEHATAN IBU HAMIL DI DESA MEKARJAYA KECAMATAN CIOMAS KABUPATEN BOGOR Pertiwi, Fenti Dewi
HEARTY Vol 2 No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1339.542 KB) | DOI: 10.32832/hearty.v2i1.164

Abstract

Dalam rangka peningkatan kesadaran, kemauan dan kemampuan masyarakat dalam memenuhi syarat kehidupan sehat, sangat diperlukan pembinaan-pembinaan kepada masyarakat oleh lembaga pembina seperti Puskesmas yang dilakukan secara terus-menerus melalui petugas-petugas lapangan, baik dengan pola penyuluhan maupun pendekatan-pendekatan lain yang secara efekfit dapat mengubah tindakan dan prilaku masyarakat kearah kehidupan sehat. Dalam Undang-Undang Kesehatan No. 23 Tahun 1992 alinea 2, disebutkan bahwa : Pembangunan kesehatan sebagai salah satu upaya pembangunan nasional diarahkan guna tercapainya kesadaran, kemauan dan kemampuan untuk hidup sehat bagi setiap penduduk agar dapat mewujudkan derajat kesehatan yang optimal.Adapun hasil penelitian ini menunjukan. Pengaruh Kegiatan Penyuluhan Kesehatan Terhadap Kesehatan Ibu Hamil di Desa Mekarjaya Kecamatan Ciomas Kabupaten Bogor , dinyatakan sangat kuat, dan dari perhitungan yang dilakukan dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa hipotesis penelitianini diterima, karena didasarkan pada Nilai r hitung sebesar 0,908 yang dikonsultasikan dengan r tabel pada taraf nyata 0,05 diperoleh r tabel sebesar 0,329 menunjukkan r hitung (0,908) > r tabel (0,329) yang berarti H0 diterima dan H1 ditolak.Nilai t hitung sebesar 12,635 > dari nilai t tabel sebesar 1,694 berarti hipotesis penelitian diterima, diman r hitung > r tabel.Harga Koefisien Determinasi (KD) yang diperoleh yaitu sebesar 82,40% berarti bahwa pengaruh Variabel X (penyuluhan kesehatan) terhadap Variabel Y (kesehatan ibu hamil) sebesar 82,40%, sedangkan pengaruh faktor-faktor lain adalah 17,60%
MINUM OBAT (PMO) TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT PENDERITA TB PARU DI KECAMATAN MEDAN TELADAN KOTA MEDAN TAHUN 2013 Nasution, Andreanda
HEARTY Vol 2 No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1482.188 KB) | DOI: 10.32832/hearty.v2i1.1049

Abstract

Lung Tuberculosis, caused by Mycobacterium tuberculosis, is a chronic disease, has long been widely known by people, and is feared because it is contagious. This disease becomes uncontrollable in some parts of the world and the main cause of death in Indonesia and in other developing countries. There were 918 people, with the prevalence of 45.9 per 100,000 inhabitants, who suffered from lung tuberculosis in Medan in 2010.The objective of the research was to analyze the influence of family’s social support (informational support, assessment support, instrumental support, and emotional support) as the taking medicine observers (PMO) on the compliance of taking medicine by Lung Tuberculosis patients in Medan Teladan Subdistrict, Medan, in 2013. The research was a survey with explanatory research type. The population was 45 taking medicine observers in the working area of Medan Teladan Puskesmas in the last six months, and all of them were used as the samples, using total sampling technique. The data were gathered by conducting interviews with questionnaires and analyzed by using multinomial logistic regression tests.The result of the research showed that there was the correlation between family’s social support (informational support, assessment support, instrumental support, and emotional support) as taking medicine observers (PMO) and the compliance of taking medicine by Lung Tuberculosis patients in Medan Teladan Subdistrict, Medan. The result of multiple logistic regression tests showed that there was the influence of informational support and assessment support (p<0.05) on the compliance of taking medicine by Lung Tuberculosis patients in Medan Teladan Subdistrict, Medan, and the most dominant variable was informational support.It is recommended that Medan Teladan Puskesmas should keep on educating (adherence) Lung Tuberculosis patients and PMO to comply with taking medicine in order to completely recovered from the illness and about the effect of the drop out incident. Medan Health Office should prioritize the competent PMO who are willing to monitor their family members in taking medicine regularly. The families of Lung Tuberculosis patients should pay full attention to the patients’ mental, physical, and social health by giving information to the patients so that they will recover from the illness soon and there will be no drop out incident.

Page 1 of 1 | Total Record : 5