cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
JPSCR : Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research
ISSN : -     EISSN : 2503331x     DOI : -
Core Subject : Health, Social,
Journal of Pharmaceutical Science And Clinical Research (e-ISSN 2503-331x) offers a forum for publishing the original research articles, review articles from contributors, and the novel technology news related to pharmaceutical science and clinical research. Scientific articles dealing with natural products, pharmaceutical science-industry and clinical research, etc. are particularly welcome. The journal encompasses research articles, original research report, reviews, short communications and scientific commentaries pharmaceutical science and clinical research including: bioactive products, chemotaxonomy, chemistry, ecological biochemistry, metabolism, pharmacy management, pharmacoeconomics, pharmacoepidemiology, clinical pharmacy, community pharmacy, pharmaceutical social and pharmaceutical industry.
Arjuna Subject : -
Articles 2 Documents
Search results for , issue "Articles In-Press" : 2 Documents clear
Analisis Efektifitas Biaya (Cost Effectiveness Analysis) Penggunaan Zink-L Bio dan Zink-Oralit Pada Pasien Diare Anak Rawat Inap Rsud Raden Mattaher Jambi novrianti, wulan nur; Andriani, Medi; Permatasari, Jelly
JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research Articles In-Press
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpscr.v7i1.42089

Abstract

Diare adalah buang air besar dengan konsistensi lembek atau cair, bahkan dapat berupa air saja dengan frekuensi lebih sering dari biasanya tiga kali atau lebih dalam satu hari. Lebih dari 1,5 juta anak-anak meninggal akibat diare dan 80% berusia kurang dari 2 tahun. Kematian akibat diare disebabkan oleh dehidrasi, syok hipovolemik, asidosis, malnultrisi (terutama pada anak-anak). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran efektifitas biaya penggunaan Zink-L Bio Dan Zink-Oralit pada pasien diare anak di RSUD Raden Mattaher Jambi Periode Januari 2017 – Desember 2018. Penelitian ini experimental rancangan deskriptif. Pengambilan data retrospektif dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling data di analisis dengan deskriptif Sampel 40 pasien diare anak di rawat inap yang menggunakan zink-lbio dan zink-oralit di RSUD raden mattaher jambi. Data yang menunjukkan persentase pasien yang mencapai target terapi zink-Lbio 86.95% dengan total biaya sebesar Rp 632.024 pada kelompok terapi zink-oralit didapatkan persentase pasien yang mencapai target terapi yaitu 94.11% dengan rata-rata total biaya sebesar Rp 535.800 ACER pada kelompok terapi zink-oralit Rp. 72.690 lebih rendah dibanding kelompok zink-Lbio yaitu sebesar Rp 56.929 yang berarti bahwa terapi dengan zink-oralit lebih effective dibanding zink-LBio pada pengobatan diare anak pasien rawat inap di RSUD Raden Mattaher Jambi. 
Adjusment Dosis pada Pengobatan Tuberculosis Paru Terkonfirmasi Bakteriologis dengan Gangguan Fungsi Ginjal: Case Report Study Tri Tanayawati; Rika Yulia; Fauna Herawati; Januari Erik; Umi Fatmawati; Marisca Evalina Gondokesumo
JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research Vol 11, No 1 (2026): Articles In-Press
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpscr.v11i1.87600

Abstract

Pengobatan Tuberculosis (TB) secara signifikan mempengaruhi fungsi ginjal karena banyak obat TB diekskresikan melalui ginjal. Akibatnya, pada pasien dengan chronic kidney disease (CKD), dosis pemberian yang tidak tepat akan berujung pada kegagalan terapi atau meningkatnya efek samping. Laporan kasus ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak penyesuaian dosis obat antituberkulosis (OAT), berbasis fungsi ginjal terhadap keamanan dan luaran klinis pada pasien TB dengan CKD stadium lanjut.  Seorang pasien sesak nafas selama 3 bulan terdiagnosis sebagai Tuberculosis (TB) paru terkonfirmasi bakteriologis yang sedang terapi antituberkulosis (OAT), Acute Kidney Injury (AKI) dd Acute on Chronic Kidney Disease (ACKD) mendapatkan terapi obat antituberkulosis (OAT) yang sudah dilakukan penyesuaian dosis berdasarkan nilai klirens kreatinin yaitu rifampisin 600 mg dan isoniazid 300 mg diberikan masing-masing tiap 24 jam. Pirazinamid 1250 mg dan etambutol 1000 mg diberikan 3x seminggu (senin, rabu, jumat. Hasil ini menunjukkan bahwa penyesuaian dosis berdasarkan fungsi ginjal untuk pasien CKD menghasilkan hasil yang baik dalam 11.0 mg/dL turun menjadi 8.3 mg/dL hal kemanjuran terapi yang serupa dengan pasien non-CKD. Penyesuaian dosis OAT berbasis fungsi ginjal meningkatkan keamanan terapi tanpa mengurangi efektivitas pengobatan. Pemantauan fungsi ginjal secara berkala direkomendasikan untuk mengoptimalkan luaran klinis dan mencegah toksisitas obat pada pasien tuberkulosis dengan CKD.

Page 1 of 1 | Total Record : 2