cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
JPSCR : Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research
ISSN : -     EISSN : 2503331x     DOI : -
Core Subject : Health, Social,
Journal of Pharmaceutical Science And Clinical Research (e-ISSN 2503-331x) offers a forum for publishing the original research articles, review articles from contributors, and the novel technology news related to pharmaceutical science and clinical research. Scientific articles dealing with natural products, pharmaceutical science-industry and clinical research, etc. are particularly welcome. The journal encompasses research articles, original research report, reviews, short communications and scientific commentaries pharmaceutical science and clinical research including: bioactive products, chemotaxonomy, chemistry, ecological biochemistry, metabolism, pharmacy management, pharmacoeconomics, pharmacoepidemiology, clinical pharmacy, community pharmacy, pharmaceutical social and pharmaceutical industry.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2019)" : 5 Documents clear
Analisis Kandungan Timbal dalam Beberapa Sediaan Kosmetik yang Beredar di Kota Surakarta Adi Yugatama; Adiba K Mawarni; Hana Fadillah; Siti N Zulaikha
JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.394 KB) | DOI: 10.20961/jpscr.v4i1.28948

Abstract

Penggunaan sediaan kosmetik di Indonesia semakin meningkat. Beberapa sediaan kosmetika yang sering digunakan oleh masyarakat adalah eye-liner pencil, bedak, dan lipstik. Sediaan kosmetik dapat dikatakan aman apabila memenuhi jumlah maksimum kadar timbal yang sesuai dengan persyaratan yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar logam timbal dalam sediaan kosmestik eye-liner pencil, bedak, dan lipstik yang beredar di Kota Surakarta. Pengambilan sampel dilakukan di berbagai tempat di kota Surakarta dengan metode purposive sampling. Preparasi sampel dilakukan dengan metode destruksi basah dengan campuran larutan asam HNO3 dan HCl (1:3). Sampel dianalisis menggunakan spektrofotometer serapan atom (SSA) dan diperoleh nilai absorbansinya dan dimasukkan ke dalam kurva kalibrasi sehingga dapat dihitung kadar timbal dalam sampel. Hasil analisis diperoleh bahwa kadar timbal terbesar terdapat pada sediaan lipstik yaitu sebesar 23,1683 ± 0,1225 mg/kg dan kadar timbal terendah terdapat pada sediaan bedak yaitu sebesar 0,6001 ± 0,0092 mg/kg. Semua sediaan eye-liner pencil, bedak, dan lipstik yang beredar di Kota Surakarta telah memenuhi persyaratan batas maksimum kandungan timbal yang dipersyaratkan oleh BPOM, kecuali dua sampel lipstik yang tidak teregistrasi BPOM.
Uji Stabilitas dan Aktivitas Gel Handsanitizer Ekstrak Daun Kemangi Rohmani, Sholichah; Kuncoro, Muhammad A.A.
JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpscr.v4i1.27212

Abstract

Daun kemangi memiliki potensi kuat yang beraktivitas untuk menghambat pertumbuhan bakteri S.aureus. Untuk meningkatkan keefektifitasan dalam pemanfaatan potensi ekstrak daun kemangi, maka dibuat dalam bentuk sediaan yang praktis dan mudah digunakan. Salah satu bentuk sediaan yang efektif untuk terapi topikal adalah handsanitizer gel. Faktor yang mempengaruhi kualitas sediaan gel salah satunya adalah penggunaan bahan tambahan seperti gelling agent, dimana pemilihan jenis dan konsentrasi gelling agent akan menentukan kestabilan gel yang terbentuk, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi CMC Na sebagai gelling agent terhadap stabilitas fisik dari gel handsanitizer ekstrak daun kemangi sebagai antibakteri. Ekstrak daun kemangi diperoleh dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Ekstrak yang dihasilkan diformulasikan dalam sediaan  gel dengan penambahan CMC Na 1%(F1), 2%(F2), 3%(F3). Setiap formula dilakukan pengujian stabilitas fisik meliputi uji organoleptis, uji homogenitas, uji daya sebar, uji daya lekat, uji pH, dan cycling test selama 6 siklus serta uji aktivitas antibakteri. Dari hasil penelitian diketahui bahwa perbedaan konsentrasi CMC Na sebagai gelling agent berpengaruh terhadap konsistensi, daya lekat, daya sebar, dan aktivitas antibakteri dari sediaan gel handsanitizer ekstrak daun kemangi, dimana peningkatan konsentrasi CMC Na maka konsistensi semakin meningkat, daya lekat semakin lama, daya sebar semakin kecil, dan aktifitas antibakterinya semakin menurun, namun perbedaan konsentrasi CMC Na tidak berpengaruh terhadap pH dan homogenitasnya. Gel handsanitizer ekstrak daun kemangi memiliki stabilitas yang baik sebelum maupun sesudah cycling test.
Evaluasi Penggunaan Antibiotik pada Pasien Geriatri Wanita Infeksi Saluran Kemih di Instalasi Rawat Inap RSUD Dr. Moewardi Surakarta Tahun 2017 Athifah salsabil Adil; Wisnu Kundarto
JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1382.246 KB) | DOI: 10.20961/jpscr.v4i1.22882

Abstract

Tingginya ISK pada geriatri wanita disebakan oleh beberapa faktor yaitu anatomi tubuh wanita yang memiliki uretra lebih pendek, faktor usia menyebabkan penurunan urusan perawatan diri khususnya organ intim, produksi hormon estrogen turun dan pH cairan vagina naik menyebabkan perkembangan mikroorganisme pada vagina. Untuk mendukung keberhasilan pengobatan dibutuhkan terapi yang tepat. Tujuan penelitian ini adalah evaluasi penggunaan antibiotik pada pasien geriatri wanita ISK di instalasi rawat inap RSUD Dr. Moewardi Surakarta tahun 2017. Jenis penelitian ini adalah non eksperimental dengan pengambilan data secara retrospektif. Sampel diambil dengan metode purposive sampling. Kriteria inklusi yang ditetapkan yaitu pasien geriatri wanita terdiagnosis ISK dan mendapatkan terapi antibiotik. Kriteria ekslusinya yaitu pasien pulang paksa dan meninggal.  Pemilihan obat dan dosis dianalisis kesesuaiannya berdasarkan Guideline on Urological Infections 2015 dan Antibiotic Guidelines 2015-2016 untuk pasien Gagal Ginjal. Hasil penelitian diperoleh 31 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Antibiotik yang paling banyak digunakan yaitu seftriakson (57,6%).  Pada penelitian ini, hasil analisis terapi antibiotik dinyatakan tepat indikasi (100%), tepat pasien (100%), tepat obat (90,9%), tepat dosis dan frekuensi (84,9%).
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Dan Getah Pelepah Serta Bonggol Pisang Kepok Kuning (Musa paradisiaca Linn.) Terhadap Bakteri Pseudomonas aeruginosa dan Klebsiella pneumoniae Dengan Metode Difusi Agar Rumaisya Azizah; Anif Nur Artanti
JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpscr.v4i1.26544

Abstract

Tanaman pisang kepok kuning (Musa paradisiaca Linn.) dipercaya memiliki aktivitas antibakteri karena mengandung senyawa saponin, flavonoid dan alkaloid. Ekstrak pelepah dan bonggol pisang kepok kuning terbukti mampu menghambat pertumbuhan S. aureus dan E. coli. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat potensi antibakteri ekstrak dan getah pelepah serta bonggol pisang kepok kuning terhadap bakteri Pseudomonas aeruginosa dan Klebsiella pneumoniae. Sampel ekstrak dibuat dengan metode ekstraksi maserasi menggunakan pelarut etanol 96% dan sampel getah dibuat dengan proses pemarutan dan penyaringan, dilanjutkan dengan uji aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi agar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Daya aktivitas antibakteri didapatkan dengan mengukur diameter zona hambat yang terbentuk dengan 6 variasi konsentrasi yaitu 200 mg/mL, 250 mg/mL, 300 mg/mL, 350 mg/mL, 400 mg/mL dan 450 mg/mL. Kontrol positif menggunakan amoxicillin 25 µg/disk dan kontrol negatif menggunakan aquadest. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak dan getah pelepah serta bonggol pisang kepok kuning memiliki aktivitas antibakteri. Diameter daya hambat paling besar terhadap Pseudomonas aeruginosa dihasilkan oleh ekstrak bonggol dengan kategori kuat (10,57 mm ± 0,35) sedangkan pada Klebsiella pneumoniae dihasilkan oleh ekstrak pelepah dengan kategori sedang (8,62 mm ± 0,45).
Aktivitas Hipoglikemik Diet Pakan Ekstrak Biji Labu Kuning (Cucurbita moschata Duch) Pada Mencit Diabetes Melitus Terpapar Streptozotocin Suwanto Suwanto; Rita Rahmawati
JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.239 KB) | DOI: 10.20961/jpscr.v4i1.27292

Abstract

Pangan berpengaruh terhadap kesehatan tubuh, sehingga pangan dapat mencegah dan mengobati penyakit seperti penyakit diabetes melitus. Pencegahan dan pengobatan diabetes melitus salah satunya dengan memanfaatkan biji labu kuning (Cucurbita moschata Duch). Kandungan biji labu kuning kaya akan protein, rendah lemak dan kalori. Protein biji labu kuning dapat dimanfaatkan sebagai diet hipoglikemik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas pemberian diet pakan ekstrak biji labu kuning terhadap peningkatan berat badan mencit dan untuk mengetahui aktivitas hipoglikemiknya pada mencit diabetes melitus terpapar streptozotocin. Metode penelitian menggunakan rancangan acak kelompok dengan desain penelitian post test only control group design. Mencit sebanyak 21 ekor dibagi menjadi 6 kelompok, kelompok I sebagai kontrol normal, kelompok II sebagai kontrol diabetes, kelompok III sebagai kontrol diabetes diberi metformin, kelompok IV-VI sebagai kelompok perlakuan diet pakan ekstrak biji labu kuning dengan konsentrasi 10%, 20%, dan 40%. Pengamatan dilakukan terhadap pengukuran  berat badan dan kadar glukosa darah. Data hasil penelitian dilakukan analisis statistik menggunakan ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian diet pakan ekstrak biji labu kuning konsentrasi 10% berpengaruh terhadap peningkatan berat badan mencit sebanyak 0,25 gram serta lebih efektif menurunkan kadar glukosa darah sebanyak -29,25 mg/dl. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian diet pakan ekstrak biji labu kuning berpengaruh terhadap peningkatan berat badan dan penurunan glukosa darah mencit diabet terpapar streptozotocin.

Page 1 of 1 | Total Record : 5