cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran
ISSN : 18584543     EISSN : 26156091     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran (JIPP) is an international journal which provides a forum for publishing research or review articles related to researches in instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational technology, and educational development.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2017): Maret 2017" : 9 Documents clear
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BIOLOGI BERBASIS LINGKUNGAN DENGAN SETTING MODIFIED INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN KARAKTER DAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA SMA Wiryanti, Widya
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jipp.v1i1.11956

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menghasilkan dan membuktikan validitas perangkat pembelajaran Biologi berbasis lingkungan dengan setting modified inquiry. (2) Mengetahui tingkat kepraktisan perangkat pembelajaran Biologi berbasis lingkungan dengan setting modified inquiry. (3) Mengetahui efektivitas perangkat pembelajaran Biologi berbasis lingkungan dengan setting modified inquiry terhadap karakter siswa 4) Mengetahui efektivitas perangkat pembelajaran Biologi berbasis lingkungan dengan setting modified inquiry terhadap pemahaman konsep siswa. Pengembangan dilakukan dengan menggunakan model 4-D yang terdiri dari: define, design, develop, dan disseminate. Dari hasil penelitian: (1) Perangkat pembelajaran memenuhi kriteria kelayakan yaitu valid, praktis dan efektif, dengan kategori sangat baik, (2) Keterlaksanaan perangkat pembelajaran diperoleh skor 3,51 dengan kriteria sangat praktis, respon guru terhadap pembelajaran diperoleh skor 3,65 dengan kriteria sangat praktis, dan respon siswa terhadap buku siswa diperoleh skor 3,55 dengan kriteria sangat praktis. 3) Peningkatan karakter siswa, skor rata-rata nilai karakter pada pertemuan I 1,48 kategori mulai terlihat, pertemuan II menjadi 2,67 kategori mulai berkembang, pertemuan III 3,44 kategori mulai berkembang dan pertemuan IV 3,55 kategori membudaya. 4) Didapatkan ketuntasan siswa sebesar 93,3% dan daya serap sebesar 89%. Berdasarkan temuan hasil penelitian disimpulkan perangkat pembelajaran memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif meningkatkan karakter dan hasil belajar siswa, sehingga dapat digunakan dalam lingkup lebih luas.
PENGARUH MODEL SELF-DIRECTED LEARNING TERHADAP KEMANDIRIAN DAN PRESTASI BELAJAR IPA SISWA KELAS VIII SMP N 3 SINGARAJA Handayani, Ni Nyoman Lisna
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jipp.v1i1.11957

Abstract

                Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh model pembelajaran Self-Directed Learning terhadap kemandirian belajar dan prestasi belajar IPA. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan The Posttest-Only Control-Group Desain. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP N 3 Singaraja 2012/2013 yang terdiri dari 10 kelas dengan jumlah populasi 307 siswa. Sebanyak 120 siswa dipilih sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik group random sampling. Data kemandirian belajar dikumpulkan dengan kuesioner dan prestasi belajar IPA menggunakan tes pilihan ganda. Data dianalisis dengan menggunakan MANOVA (multivariat Analysis of Variance) berbantuan SPSS 17.00 for windows.Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, kemandirian belajar antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Self-Directed Learning secara signifikan lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (F sebesar 36,028 dan p < 0,05). Kedua, prestasi belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran model Self-Directed Learning secara signifikan lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (F sebesar 29,537 dan p < 0,05). Ketiga, secara simultan kemandirian belajar dan prestasi belajar antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Self-Directed Learning secara signifikan lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (F sebesar 34,48 dan p < 0,05). 
PENGARUH CYBERTHERAPY TERHADAP PENGEMBANGAN AKTUALISASI DIRI REMAJA KELAS XI SMA NEGERI 1 SINGARAJA Sudarsana, Gede Nugraha
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jipp.v1i1.11958

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh antara intervensi Cyber-therapy, verbal-base therapy, dan konvensional therapy terhadap peningkatan kebutuhan aktualsasi diri pada siswa SMA Negeri 1 Singaraja. Data Self-Actualization dikumpulkan dengan kuesioner yang menggunakan skala SASNA (self actualization scale of need assessment). Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian “Pre-test Post-test Non Equivalen Control Group Design” yakni penelitian yang menggunakan  intact group atau kelas, dengan metode pengambilan sampel menggunakan multistage random sampling. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis varians satu jalan (Anava A). Berdasarkan hasil analisis ditemukan, perbedaan pengaruh antara intervensi Cyber-therapy, dengan intervensi verbal-base therapy, dan dengan intervensi konvensional therapy terhadap peningkatan kebutuhan aktualsasi diri pada siswa SMA Negeri 1 Singaraja. Selanjutnya dengan analisis uji t-scheffe didapatkan bahwa intervensi Cyber-therapy paling efektif pengaruhnya terhadap peningkatan kebutuhan aktualisasi diri siswa SMA Negeri 1 Singaraja.
ANALISIS NILAI – NILAI PENDIDIKAN KARAKTER PADA NOVEL SUTASOMA KARYA COK SAWITRI DAN RELEVANSINYA DENGAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS XII Sariasih, Sariasih
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jipp.v1i1.11959

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan: (1) Nilai-nilai Penddikan Karakter Novel Sutasoma karya Cok Sawitri, (2) Struktur novel Sutasoma karya Cok Sawitri, dan (3) Relevansi nilai pendidikan karakter dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas XII. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif  kualitatif. Pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi dengan media kartu data. Analisis data dengan menggunakan  model  analisis kualitatif yang  yang memiliki tiga tahap: (a) reduksi data, (b) penyajian data, (c) penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan hal berikut. Pertama, novel Sutasoma karya Cok Sawitri memuat nilai- nilai pendidikan karakter yaitu religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat atau komunikatif, peduli lingkungan, peduli sosial. Kedua novel Sutasoma terdiri dari struktur dalam dan luar. Struktur dalam atau unsur intrinsik, yaitu tema, alur, latar, penokohan serta sudut pandang. Adapun simpulan penelitian ini yaitu : (1) Novel Sutasoma memuat 17 nilai-nilai pendidikan karakter, (2) Struktur novel sutasoma terdiri dari struktur dalam dan struktur luar, (3) Proses kreatif pengarang dalam menciptakan novel yang terinspirasi dari karya Empu Tantular dengan judul resmi Parusadha yang populer dengan nama Sutasoma. Dalam kisah novel Sutasoma karya Cok Sawitri ternyata ditemukan pula proses ajaran Mahayan Tantra, yang mengungkapkan jalan rahasia yoga tantra, dan bagaimana seorang raja menerapkan dharma agama, dharma negara tanpa mempehitungkan kebhinekaan. Alur pada novel Sutasoma karya Cok Sawitri  dengan nilai -nilai pendidi kan karakter yang terdapat di dalamnya dapat memberikan inspirasi bagi pembaca. Hal ini berarti ada nilai-nilai positif yang dapat diambil dan direalisasikan oleh pembaca dalam kehidupan sehari-hari. Nilai pendidikan karakter dalam novel Sutasoma  dapat dijadikan cara membentuk watak dan moral anak dalam dunia pendidikan, karena pendidikan merupakan kunci utama untuk menumbuh kembangkan karakter bangsa menjadi lebih baik. Dengan demikian, novel Sutasoma sangat relevan untuk dijadikan bahan ajar pada kompetensi dasar menginterpretasi makna teks novel baik secara lisan maupun tulisan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia kelas XII.
BENTUK, FUNGSI DAN JENIS TINDAK TUTUR DALAM KOMUNIKASI SISWA DI KELAS IX UNGGULAN SMP PGRI 3 DENPASAR Apriastuti, Ni Nyoman Ayu Ari
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jipp.v1i1.11960

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) bentuk tindak tutur  dalam komunikasi siswa di Kelas IX Unggulan SMP PGRI 3 Denpasar, (2) fungsi tindak tutur dalam komunikasi siswa di Kelas IX Unggulan SMP PGRI 3 Denpasar, dan (3) jenis tindak tutur  dalam komunikasi siswa di Kelas IX Unggulan SMP PGRI 3 Denpasar. Dalam mencapai tujuan ini, peneliti menggunakan rancangan penelitian deskriptif-kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas IX Unggulan SMP PGRI 3 Denpasar. Objek dalam penelitian ini adalah bentuk, fungsi, dan jenis tuturan yang diujarkan oleh siswa Kelas IX Unggulan SMP PGRI 3 Denpasar dalam interaksi komunikasi di sekolah. Pengumpulan data dan penelitian ini menggunakan metode simak-catat dibantu dengan teknik rekaman. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan prosedur analisis data kualitatif berdasarkan model interaktifr Miles yang secara umum mencakup tiga tahap yaitu (1) reduksi data, (2) penyajian data, (3) verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Bentuk tindak tutur siswa di lingkungan sekolah, yaitu bentuk tindak tutur bermodus deklaratif, bentuk tindak tutur bermodus interogatif, dan bentuk tindak tutur bermodus imperatif. (2) Fungsi tindak tutur siswa di lingkungan sekolah, yaitu fungsi makro yang terdiri atas fungsi asertif, fungsi direktif, fungsi komisif, dan fungsi ekspresif sedangkan fungsi mikro meliputi fungsi menyatakan, fungsi mengusulkan, fungsi mengeluh, fungsi memesan, fungsi memerintah, fungsi memohon, fungsi meminta, fungsi berjanji, fungsi mengucapkan terima kasih, fungsi ucapan selamat, dan fungsi memberi maaf. (3) Jenis tindak tutur siswa di lingkungan sekolah, tindak tutur langsung literal, tindak tutur langsung tidak literal, tindak tutur tidak langsung literal, dan tindak tutur tidak langsung tidak literal. Penggunaan tindak tutur langsung bertujuan agar mitra tutur dalam hal ini siswa lebih mudah memahami apa yang diinginkan oleh penutur (siswa). Saran yang dapat diberikan melalui penelitian ini adalah bagi guru, siswa, peneliti lain, serta pembaca, penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan pedoman, referensi, dan bahan perbandingan untuk menambah wawasan dalam bidang ilmu keberbahasaan khususnya tindak tutur.
PEMBELAJARAN SOR SINGGIH BAHASA BALI DALAM KETERAMPILAN BERBICARA DI KELAS VII SMP NEGERI 1 TABANAN, TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Sujana, Wy.
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jipp.v1i1.11961

Abstract

Penelitian deskriptif kulitatif ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, dan (3) evaluasi pembelajaran sor singgih bahasa Bali dalam keterampilan berbicara di Kelas VII SMP Negeri 1 Tabanan tahun pelajaran 2016/2017. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan deskriptif kualitaif. Subjek penelitian ini guru bahasa Bali di Kelas VII SMP Negeri 1 Tabanan. Objek penelitian ini adalah perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran sor singgih bahasa Bali dalam keterampilan berbiacara. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi, observasi, dan wawancara. Tahapan yang dilakukan dalam mendeskripsikan hasil penelitian adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) perencanaan pembelajaran sor singgih bahasa Bali dalam keterampilan berbicara disusun berdasarkan prinsip RPP Kurikulum 2013 namun terdapat pula beberapa komponen yang kurang sesuai. (2) pelaksanaan pembelajaran sor singgih  bahasa Bali dalam keterampilan berbicara sesuai dengan perencanaan di RPP, namun banyak juga yang kurang dilakukan oleh guru diantaranya dalam kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup. (3) evaluasi pembelajaran sor singgih bahasa Bali dalam keterampilan berbiacara belum dilaksanakan maksimal sesuai dengan yang tercantum di RPP. Jadi, dapat disimpulkan bahwa persentase kesesuaian perencanaan 70%, pelaksanaan pembelajaran 70%, dan evaluasi pembelajaran 75%. Guru bahasa Bali sebaiknya mencermati temuan ini untuk menyempurnakan tiga tugas pokoknya. Kepala sekolah dan pengawas hendaknya memanfaatkan hasil penelitian ini dalam kegiatan pemantauan supervisi
ANALISIS SIKAP DAN MUATAN PEMBELAJARAN SBdP PADA TEMA LINGKUNGAN SAHABAT KITA KURIKULUM 2013 KELAS V SERTA POTENSI BUDAYA LOKAL PENDUKUNG DALAM PEMBELAJARAN Lodo, N. S. A.
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jipp.v1i1.11962

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan nilai-nilai sikap dan nilai-nilai budaya lokal pendukungnya dalam Kurikulum 2013 tema Lingkungan Sahabat Kita Kelas V Sekolah Dasar. Subjek penelitian meliputi budayawan, guru SBDP, guru Kelas V dan orang tua siswa. Data yang dikumpulkan menggunakan pedoman pencatatan dokumen dan wawancara kemudian data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) nilai-nilai sikap spiritual yang termuat adalah taat beribadah dan beprilaku syukur, 2) nilai-nilai sikap sosial yang termuat yaitu jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli dan percaya  diri dan 3) nilai-nilai budaya lokal yang muncul dalam aktivitas anak Kelas tinggi yang mendukung pengembangan nilai-nilai sikap pada tema Bangga Sebagai Bangsa Indonesia yaitu, beberapa jenis permainan tradisional, cerita anak (satua), bernyanyi (magending), mengucapkan salam, dan kegiatan sembahyang (mebanten).  Selanjutnya, dari hasil temuan-temuan tersebut juga dihasilkan prototipe buku cerita anak berbasis budaya lokal pada tema Lingkungan Sahabat Kita di Kelas V sekolah dasar, yang dapat digunakan sebagai suplemen untuk buku siswa.
PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH BERBANTUAN MIND MAP TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF DAN HASIL BELAJAR BIOLOGI PADA SISWA SMK Sumarta, I Gusti Bagus
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jipp.v1i1.11963

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan dan menganalisis keterampilan berpikir kreatif dan hasil belajar biologi antara siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran berbasis masalah dan mind map dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran langsung. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan penelitian Pretest-Posttest non Equivalent Control Group Design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas XI di SMK Negeri 1 Kubutambahan tahun pelajaran 2016/2017. Sampel dari penelitian ini sebanyak 4 kelas yang terdiri atas kelas XI Keperawatan 1 dan kelas XI Keperawatan 2 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI Keperawatan 3 dan kelas XI Keperawatan 5 sebagai kelas kontrol yang ditentukan melalui teknik simple random sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes kemampuan berpikir kreatif dan tes hasil belajar. Instrumen tes diuji tingkat validitas, reliablitis, daya beda dan tingkat kesukaran soal. Data yang telah terkumpul dianalisis secara deskriptif dan MANOVA. Skor rata-rata Gain Score untuk kemampuan berpikir kreatif siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran berbasis masalah berbantuan Mind Map dan pembelajaran langsung berturut-turut adalah 0,76 dan 0,43,  Sedangkan rata-rata Gain Score untuk hasil belajar siswa berturut-turut adalah 0,46 dan 0,22. Berdasarkan temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa peningkatan kemampuan berpikir kreatif dan hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran berbasis masalah berbantuan Mind Map  lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran langsung.
PENGARUH METODE SUGESTI IMAJINASI DENGAN MEDIA FOTO TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS TEKS DESKRIPSI DITINJAU DARI MINAT MENULIS SISWA KELAS VII SMP NEGERI 12 DENPASAR Udiyani, Ida Ayu Putu
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jipp.v1i1.11964

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui ada tidaknya pengaruh pemanfaatan metode sugesti imajinasi dengan media foto terhadap keterampilan menulis teks deskripsi, (2) mengetahui ada tidaknya pengaruh interaksi antara pemanfaatan metode sugesti imajinasi dan minat menulis siswa terhadap keterampilan menulis teks deskripsi siswa, (3) mengetahui ada tidaknya pengaruh pemanfaatan metode sugesti imajinasi dengan media foto terhadap keterampilan menulis teks deskripsi siswa yang memiliki minat menulis tinggi, (4) mengetahui ada tidaknya pengaruh pemanfaatan metode sugesti imajinasi dengan media foto terhadap keterampilan menulis teks deskripsi siswa yang memiliki minat menulis rendah. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu. Jenis penelitian ini menggunakan model desain Matching Pretest and Posttest Comparison Group Design. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 12 Denpasar. Objek penelitian ini adalah keterampilan menulis teks deskripsi siswa. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui tes keterampilan menulis teks deskripsi siswa dan kuesioner minat menulis siswa. Pengujian hipotesis dilakukan dengan teknik Anava Dua Jalur dan dilanjutkan dengan uji Tukey. Hasil penelitian menunjukkan (1) ada pengaruh pemanfaatan metode sugesti imajinasi dengan media foto terhadap keterampilan menulis teks deskripsi, (2) ada pengaruh interaksi antara pemanfaatan metode sugesti imajinasi dan minat menulis siswa terhadap keterampilan menulis teks deskripsi, (3) ada pengaruh pemanfaatan metode sugesti imajinasi dengan media foto terhadap keterampilan menulis teks deskripsi siswa yang memiliki minat menulis tinggi, (4) ada pengaruh pemanfaatan metode sugesti imajinasi dengan media foto terhadap keterampilan menulis teks deskripsi siswa yang memiliki minat menulis rendah. Berdasarkan temuan tersebut dapat disimpulkan, metode sugesti imajinasi memiliki pengaruh terhadap keterampilan menulis siswa, baik yang memiliki minat menulis tinggi maupun rendah. Oleh karena itu, dalam proses pembelajaran menulis teks deskripsi, metode sugesti imajinasi dengan media foto tepat digunakan.

Page 1 of 1 | Total Record : 9