cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika (JANAPATI)
ISSN : 20898673     EISSN : 25484265     DOI : -
Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika (JANAPATI) is a collection of scientific articles in the field of Informatics / ICT Education widely and the field of Information Technology, published and managed by Jurusan Pendidikan Teknik Informatika, Fakultas Teknik dan Kejuruan, Universitas Pendidikan Ganesha. JANAPATI first published in 2012 and will be published three times a year in March, July, and December. This journal is expected to bridge the gap between understanding the latest research Informatika. In addition, this journal can be a place to communicate and enhance cooperation among researchers and practitioners.
Arjuna Subject : -
Articles 3 Documents
Search results for , issue " Vol 1, No 2 (2012)" : 3 Documents clear
Pengembangan Modul Fisika Kontekstual Interaktif Berbasis Web untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep dan Hasil Belajar Fisika Siswa SMA di Singaraja Sujanem, Rai
Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika (JANAPATI) Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Informatika Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.699 KB)

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk 1) menyusun dan mengembangkan modul fisika kontekstual interaktif berbasis web untuk siswa kelas XII SMA, 2) menjelaskan perbedaan pengaruh antara modul fisika kontekstual interaktif berbasis web (MKIW) dan modul kontekstual konvensional (MKK) terhadap pemahaman konsep siswa dalam pembelajaran fisika, dan 3) menjelaskan perbedaan pengaruh antara MKIW dan MKK terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran fisika.Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan penelitian dalam dua tahap, pertama, pengembangan produk modul fisika kontekstual, dan kedua, eksperimen untuk menguji keunggulan komparatif produk. Pengembangan produk menggunakan desain model Dick dan Carey. Proses pengembangan mendasarkan diri pada analisis kebutuhan. Salah satu pendukungnya adalah studi pendahuluan di SMA-SMA di Singaraja Bali. Proses pengembangan menggunakan instrumen-instrumen: angket fasilitas pendukung pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK), angket kompetensi guru dan siswa dalam TIK, angket ahli isi, angket ahli media, angket siswa perorangan, angket siswa kelompok kecil, dan anget respon implementasi pada pembelajaran. Instrumen instrument tersebut memenuhi persyaratan validitas isi. Studi pendahuluan melibatkan 320 siswa kelas XII SMA, 12 orang guru TIK, dan 30 guru fisika. Proses uji formatif melibatkan 3 ahli isi dan media pembelajaran, 3 ahli desain, 6 siswa perorangan, 12 siswa kelompok kecil, dan 3 orang guru. Dalam implementasi modul fisika kontekstual dilakukan dengan penelitian kuasi eksperimen dengan model unequivalence pretest-posttest control group design. Populasi penelitian adalah siswa-siswa kelas XII SMA di kota Singaraja pada semester I tahun 2010/2011. Pengambilan sampel eksperimen dilakukan dengan teknik random kelompok bertahap. Berdasarkan tehnik tersebut, terpilih kelompok-kelompok siswa yang belajar dengan fasilitas MKIW dan kelompok-kelompok siswa yang belajar dengan fasilitas MKK adalah SMAN 1, SMAN 2, SMAN 3, dan SMAN 4 Singaraja. Instrumen yang digunakan dalam eksperimen adalah tes pemahaman konsep dan tes hasil belajar. Instrumen tes pemahaman konsep terdiri 12 butir dengan internal consistency bergerak dari r=0,40 sampai dengan r=0,69, dan alpha Cronbach=0,713. Instrumen tes hasil belajar terdiri 12 butir dengan internal consistency bergerak dari r=0,34 sampai dengan r=0,77, dan alpha Cronbach = 0,733. Analisis data dilakukan dengan statistic deskriptif dan Multivariat analysis of covariance (MANCOVA). Tehnik analisis menggunakan program SPSS 17.0 FW dengan pengujian hipotesis dilakukan pada taraf signifikansi 5%. Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan hasil-hasil penelitian seperti berikut. Pertama, hasil penelitian pengembangan produk mengungkapkan temuan seperti berikut. (1) Delapan modul fisika kontekstual interaktif berbasis web berikut lembaran kerja siswa (LKS), tes pemahaman konsep, dan tes hasil belajar. Modul fisika kontekstual interaktif berbasis web yang dikembangkan berisikan komponen-komponen: (a) masalah-masalah autentik yang ada di sekitar kehidupan siswa, (b) miskonsepsi dan sangkalan, (c) konsep dan prinsip esensial dan strategis, (d) contoh-contoh konseptual dan kontekstual, dan (e) pertanyaan konseptual dan kontekstual yang memandu pemerolehan pemahaman konsep dan hasil belajar. Komponen-komponen modul fisika kontekstual interaktif berbasis web dikemas dalam bentuk animasi teks, gambar, foto, dan video. Hasil uji ahli isi, ahli media, ahli media, ahli desain, siswa perorangan, siswa kelompok kecil, dan guru terhadap pengembangan draft modul fisika kontekstual interaktif berbasis web menyatakan bahwa sosok modul tersebut memiliki kelayakan untuk diimplementasikan dalam pembelajaran.  Kelayakan pakai tersebut ditinjau dari segi substansi modul fisika kontekstual. Hasil penilaian para responden terhadap komponen-komponen modul tersebut adalah sesuai, baik dan sangat baik. 2) Telah berhasil dikembangkan panduan modul fisika kontekstual interaktif berbasis web bagi guru yang berisikan tentang panduan implementasi modul dalam pembelajaran. 3) Telah berhasil dikembangkan panduan modul fisika kontekstual interaktif berbasis web bagi siswa yang berisikan tentang implementasi modul dalam pembelajaran. Kedua, profil pengetahuan awal siswa terhadap konsep-konsep gelombang sebagian besar masih diwarnai miskonsepsi (27,5% untuk model MKIW dan 30,8% untuk model MKK). Setelah eksperimen, profil miskonsepsi siswa mengalami penurunan menjadi 13,3% untuk kelompok model MKIW dan 19,0% untuk kelompok MKK. Secara deskriptif setelah perlakuan kelompok MKIW relatif lebih berhasil menurunkan jumlah siswa yang mengalami miskonsepsi dibandingkan dengan MKK. Ketiga, uji komparasi produk menunjukkan hasil-hasil sebagai berikut. 1) Terdapat perbedaan signifikan pemahaman konsep antara kelompok MKIW dan MKK (F= 53.868; p<0,05. Nilai rata-rata pemahaman konsep kelompok MKIW lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok MKK (Δμ=5,525; SD=0,573, p<0,05). 2) Terdapat perbedaan signifikan hasil belajar antara kelompok MKIW dan MKK (F= 5,716; p<0,05. Nilai rata-rata hasil belajar kelompok MKIW lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok MKK (Δμ=2,841; SD=1,188, p<0,05). Oleh karena modul fisika kontekstual interaktif berbasis web untuk kelas XII SMA yang telah dikembangkan dalam penelitian ini layak, efektif, dan unggul dalam meningkatkan pemahaman konsep dan hasil belajar siswa, maka dalam pembelajaran fisika di SMA hendaknya menggunakan modul fisika kontekstual interaktif berbasis web sebagai fasilitas belajar.
Pengembangan Modul Ajar Teknologi Informasi Dan Komunikasi (TIK) Pokok Bahasan Program Pengolah Angka Berorientasi Learning Cycle untuk Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 1 Kubutambahan Ratnaya, I Gede; Mahendra, I Gede Krisna; Wahyuni, Dessy Seri
Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika (JANAPATI) Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Informatika Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.145 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Merancang dan mengimplementasikan pengembangan modul ajar TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) berorientasi Learning Cycle untuk siswa kelas VIII di SMP N 1 Kubutambahan (2) Untuk mengetahui respon siswa kelas VIII di SMP N 1 Kubutambahan terhadap modul ajar TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) yang dikembangkan berorientasi Learning CycleSubyek penelitian adalah ahli isi pembelajaran dan siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Kubutambahan tahun pelajaran 2010/2011. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian pengembangan yang memakai Model Dick and Carey (1990). Keluaran utama yang dihasilkan berupa modul ajar TIK pokok bahasan program pengolah angka berorientasi learning cycle. Data yang dikumpulkan berupa data karakteristik peserta didik, model pembelajaran dan sumber belajar, penilaian serta revisi dari ahli isi pembelajaran, dan terakhir respon siswa terhadap pengembangan modul ajar TIK berorientasi learning cycle yaitu dengan menggunakan angket. Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan teknik analisis deskriptif, yaitu berupa analisis pembelajaran dan sumber belajar, analisis karakteristik siswa, analisis kevalidan modul ajar dan terakhir analisis data respon siswa.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : telah tercipta sebuah modul ajar TIK pokok bahasan program pengolah angka berorientasi learning cycle dengan respon siswa tersebar pada kategori sangat positif 8%, positif 12%, cukup 60 %, negatif 12 % dan sangat negatif 12%. Rata-rata skor respon siswa yaitu 96.04, sehingga respon siswa terhadap pengembangan media ini dapat dikategorikan cukup.
Sistem Pendukung Keputusan (SPK) Seleksi Penerimaan Siswa Baru (Studi Kasus di SMK TI Bali Global Denpasar) Maryati, Ni Made Rai; Kesiman, Made Windu Antara; Agustini, Ketut
Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika (JANAPATI) Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Informatika Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.978 KB)

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini yaitu merancang dan mengimplementasikan sebuah perangkat lunak Sistem Pendukung Keputusan (SPK) seleksi penerimaan siswa baru berbasis web yang mengambil studi kasus di SMK TI Bali Global Denpasar. Perangkat lunak ini diharapkan dapat membantu panitia penerimaan siswa baru sehingga proses seleksi siswa dapat dilakukan dengan lebih cepat, lebih mudah dan data yang dihasilkan sistem lebih akurat.Perangkat lunak ini hanya menangani proses penyeleksian siswa melalui jalur  Nilai Ujian Nasional (NUN). Proses penyeleksian ini terdiri dari dua proses utama yaitu prosespenentuanbobotmatapelajaranujiannasionaldanprosesperhitungannilaitotal calon siswa. Bobot nilai ujian  nasional  untuk masing-masing program keahlian didapatkan dengan cara mengaitkan pekerjaan dengan keterampilan dan mata pelajaran ujian nasional. Nilai total calon siswa dihitung menggunakan metode Bayes. Nilai total ini dijadikan acuan untuk memutuskan apakan seorang calon siswa diterima atau tidak diterima. Dalam perancangan sistem digunakan DFD (Dataflow Diagram).Bobot mata pelajaran ujian nasional pada program keahlian Rekayasa Perangkat Lunak adalah : Matematika=0.5, Bahasa Indonesia=0.2 dan Bahasa Inggris=0.3. Bobot mata pelajaran ujian nasional  pada program keahlian Multimedia adalah   : Matematika=0.4, Bahasa Indonesia=0.2 dan Bahasa Inggris=0.4. Bobot mata pelajaran ujian nasional   pada program keahlian Teknik Komputer dan Jaringan adalah  : Matematika=0.5, Bahasa Indonesia=0.25 dan Bahasa Inggris=0.25. Dalam implemetasi sistem, selain menangani proses perhitungan bobot dan  nilai  total,  sistem  juga menangani proses pembagian kelas, proses backup dan   restore.  Tujuan   yang   ingin   dicapai   dalam   penelitian   ini   yaitu   merancang        danmengimplementasikan  sebuah  perangkat  lunak  Sistem  Pendukung  Keputusan     (SPK)seleksi penerimaan siswa baru berbasis web yang mengambil studi kasus di SMK TIBali   Global   Denpasar.   Perangkat   lunak   ini   diharapkan   dapat   membantu   panitia penerimaan  siswa baru  sehingga  proses seleksi  siswa  dapat  dilakukan  dengan   lebih cepat, lebih mudah dan data yang dihasilkan sistem lebih   akurat.Perangkat lunak ini hanya menangani proses penyeleksian siswa melalui jalur  Nilai Ujian Nasional (NUN). Proses penyeleksian ini terdiri dari dua proses utama yaitu prosespenentuanbobotmatapelajaranujiannasionaldanprosesperhitungannilaitotal calon siswa.     Bobot  nilai ujian   nasional  untuk masing-masing   program   keahlian didap       tkan dengan cara mengaitkan pekerjaan dengan keterampilan dan mata pelajaranujian nasional. Nilai total calon siswa dihitung menggunakan  metode Bayes. Nilai total  ini dijadikan acuan untuk memutuskan apakan seorang calon siswa diterima atau tidak diterima. Dalam perancangan sistem digunakan DFD (Dataflow   Diagram).Bobot mata pelajaran ujian nasional pada program keahlian Rekayasa Perangkat Lunak adalah : Matematika=0.5, Bahasa Indonesia=0.2 dan Bahasa Inggris=0.3. Bobot mata pelajaran ujian    nasional   pada program    keahlian   Multimedia adalah   : Matematika=0.4, Bahasa Indonesia=0.2 dan Bahasa Inggris=0.4. Bobot mata pelajaran ujian nasional   pada   program  keahlian Teknik   Komputer   dan  Jaringan adalah  : Matematika=0.5, Bahasa Indonesia=0.25 dan Bahasa Inggris=0.25. Dalam implemetasi sistem, selain menangani proses perhitungan bobot dan  nilai  total,  sistem  juga menangani proses pembagian kelas, proses backup dan   restore.

Page 1 of 1 | Total Record : 3


Filter by Year

2012 2012


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 2 (2025) Vol. 14 No. 1 (2025) Vol. 13 No. 3 (2024) Vol. 13 No. 2 (2024) Vol. 13 No. 1 (2024) Vol. 12 No. 3 (2023) Vol. 12 No. 2 (2023) Vol. 12 No. 1 (2023) Vol. 11 No. 3 (2022) Vol. 11 No. 2 (2022) Vol. 11 No. 1 (2022) Vol 11, No 1 (2022) Vol. 10 No. 3 (2021) Vol 10, No 2 (2021) Vol. 10 No. 2 (2021) Vol 10, No 1 (2021) Vol. 10 No. 1 (2021) Vol 9, No 3 (2020) Vol. 9 No. 3 (2020) Vol. 9 No. 2 (2020) Vol 9, No 2 (2020) Vol 9, No 1 (2020) Vol. 9 No. 1 (2020) Vol. 8 No. 3 (2019) Vol 8, No 3 (2019) Vol. 8 No. 2 (2019) Vol 8, No 2 (2019) Vol. 8 No. 1 (2019) Vol 8, No 1 (2019) Vol 8, No 1 (2019) Vol 7, No 3 (2018) Vol. 7 No. 3 (2018) Vol 7, No 3 (2018) Vol. 7 No. 2 (2018) Vol 7, No 2 (2018) Vol. 7 No. 1 (2018) Vol 7, No 1 (2018) Vol 7, No 1 (2018) Vol 6, No 3 (2017) Vol 6, No 3 (2017) Vol. 6 No. 3 (2017) Vol 6, No 2 (2017) Vol 6, No 2 (2017) Vol. 6 No. 2 (2017) Vol 6, No 1 (2017) Vol 6, No 1 (2017) Vol. 6 No. 1 (2017) Vol 5, No 3 (2016) Vol. 5 No. 3 (2016) Vol 5, No 3 (2016) Vol. 5 No. 2 (2016) Vol 5, No 2 (2016) Vol 5, No 2 (2016) Vol 5, No 1 (2016) Vol 5, No 1 (2016) Vol. 5 No. 1 (2016) Vol. 4 No. 3 (2015) Vol 4, No 3 (2015) Vol 4, No 3 (2015) Vol 4, No 2 (2015) Vol. 4 No. 2 (2015) Vol 4, No 2 (2015) Vol 4, No 1 (2015) Vol 4, No 1 (2015) Vol. 4 No. 1 (2015) Vol 3, No 3 (2014) Vol. 3 No. 3 (2014) Vol 3, No 3 (2014) Vol 3, No 2 (2014) Vol 3, No 2 (2014) Vol. 3 No. 2 (2014) Vol. 3 No. 1 (2014) Vol 3, No 1 (2014) Vol 3, No 1 (2014) Vol 2, No 3 (2013) Vol. 2 No. 3 (2013) Vol 2, No 3 (2013) Vol 2, No 2 (2013) Vol 2, No 2 (2013) Vol. 2 No. 2 (2013) Vol. 2 No. 1 (2013) Vol 2, No 1 (2013) Vol 2, No 1 (2013) Vol 1, No 3 (2012) Vol. 1 No. 3 (2012) Vol 1, No 3 (2012) Vol. 1 No. 2 (2012) Vol 1, No 2 (2012) Vol 1, No 2 (2012) Vol 1, No 1 (2012) Vol. 1 No. 1 (2012) Vol 1, No 1 (2012) More Issue