cover
Contact Name
M. Rudi Irwansyah
Contact Email
rudi.irwansyah@undiksha.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
rudi.irwansyah@undiksha.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha
ISSN : 25991418     EISSN : 25991426     DOI : -
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha published by Undiksha Press managed by Department of Economic Education Universitas Pendidikan Ganesha in collaboration with Asosiasi Profesi Pendidik Ekonomi Indonesia. A blind peer-reviewed and open access journal published twice a year (June and December). Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha has an objective to help researchers publish their work for a wider audience and discover new connections. Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha considers original research articles and review articles in any research areas of Economic Education.
Arjuna Subject : -
Articles 137 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2014)" : 137 Documents clear
ANALISIS KREDIT MACET PADA PT. BPR KAPAL BASAK PURSADA, CABANG SINGARAJA TAHUN 2013 I Komang Gde Darma Putra .; Drs. Wayan Cipta,M.M .; Drs. Anjuman Zukhri, M.Pd. .
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol. 4 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v4i1.1904

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) penyebab kredit macet pada PT. BPR Kapal Basak Pursada pada tahun 2013, (2) dampak yang dapat ditimbulkan dari kredit macet terhadap laba perusahaan pada tahun 2013, (3) upaya yang dilakukan untuk mengatasi kredit macet pada PT. BPR Kapal Basak Pursada pada tahun 2013. Data dikumpulkan dengan wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan analisis studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan (1) terjadinya kredit macet disebabkan oleh empat faktor yaitu: kurangnya ketelitian dari pihak petugas dalam analisa pemberian kredit, itikad tidak baik dari petugas PT BPR Kapal Basak Pursada, kurangnya sistem pengawasan kredit, dan penurunan kondisi ekonomi. (2) Dampak dari kredit macet yang dirasakan bank yaitu pendapatan menurun, perputaran kas menjadi terganggu, tingkat kesehatan bank menurun, modal bank menurun, dan turunnya kepercayaan masyarakat. (3) Upaya yang dilakukan untuk mengatasi kredit macet pada PT. BPR Kapal Basak Pursada Cabang Singaraja yaitu restructuring (Penataan ulang), rescheduling (penjadwalan kembali), penyitaan jaminan, dan penghapusan kredit (penghapusan piutang).Kata Kunci : kredit macet This research was aimed to know: (1) the cause of non performing loan at PT. BPR Kapal Basak Pursada in 2013, (2) the impact of non performing loan to the profit of company in 2013, (3) the effort which is done to overcome the non performing loan at PT. BPR Kapal Basak Pursada in 2013. The data were collected by using interview and documentation. The data were analyzed using case study analysis with qualitative approach. The result of the study showed that (1) non performing loan to four accasioned factor, that is: the lack of officers accuracy in loan analysis, the bad faith of officers of PT BPR Kapal Basak Pursada, the lack of loan suvervision system, and economic downturn. (2) the impact of non performing loan toward the Bank were profit decreases, disruption of cash turnover, the reduce of the bank healty level, the reduce of bank capital, and decline in public confidence. (3) the effort which was done to overcome the non performing loan at PT. BPR Kapal Basak Pursada Singaraja were restructuring, rescheduling, foreclosure bail, and loan deletion (account receivable deletion).keyword : non performing loan
ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN INTERN DAN PENANGANAN KREDIT MACET PADA KOPERASI KREDIT SWASTIASTU SINGARAJA TAHUN 2012 Putu Sri Utami .; Drs. Anjuman Zukhri, M.Pd. .; Drs. Wayan Cipta,M.M .
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol. 4 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v4i1.1905

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) sistem pengendalian intern pada Koperasi Kredit Swastiastu Singaraja tahun 2012, (2) prosedur pemberian kredit pada Koperasi Kredit Swastiastu Singaraja tahun 2012, (3) penyebab kredit macet pada Koperasi Kredit Swastiastu Singaraja tahun 2012, (4) cara mengatasi kredit macet pada Koperasi Kredit Swastiastu Singaraja tahun 2012. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif. Data kualitatif yaitu berupa dokumen-dokumen penting dan catatan lainnya yang mendukung dalam pengolahan data, sedangkan data dikumpulkan dengan wawancara dan dokumentansi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) sistem pengendalian intern pada Koperasi Kredit Swastiastu Singaraja adalah (a) struktur organisasi yang memisahkan tanggung jawab fungsional yang tepat, (b) sistem wewenang dan prosedur pembukuan yang baik, (c) praktek- praktek yang sehat, dan (d) tingkat kecakapan pegawai yang sesuai dengan tanggung jawabnya (2) prosedur pemberian kredit pada Koperasi Kredit Swastiastu Singaraja diawali dengan kedatangan calon debitur ke bagian kredit untuk meminta formulir surat permohonan pinjaman dan diisi dengan syarat yang telah ditentukan, (3) penyebab kredit macet pada Koperasi Kredit Swastiastu Singaraja yaitu (a) debitur mengalami kebangkrutan, (b) kemampuan melunasi besarnya kewajiban berkurang, (c) adanya masalah keluarga, (4) upaya untuk mengatasi kredit macet pada Koperasi Kredit Swastiastu Singaraja yaitu (a) melakukan kunjungan secara kekeluargaan, (b) mengadakan pengawasan kepada debitur, (c) memberikan surat peringatan, (d) melakukan sita jaminan.Kata Kunci : Pengendalian Intern, Kredit Macet, Koperasi This study aimed to determine (1) the internal control system in Credit Cooperative Swastiastu Singaraja in 2012, (2) the lending procedures Credit Cooperative Swastiastu Singaraja in 2012, (3) the cause of bad loans on Credit Cooperative Swastiastu Singaraja in 2012, (4) how to resolve credit stalled on Credit Cooperative Swastiastu Singaraja in 2012. This research is descriptive research. The type of data used is qualitative data. Qualitative data in the form of important documents and other records that support the processing of data, while data were collected is by interview and documents, then analyzed descriptive. The results showed that (1) the internal control system in Credit Cooperative Swastiastu Singaraja is (a) the organizational structure that separates the right functional responsibilities, (b) a system of authority and good bookkeeping procedure, (c) healthy practices, and (d) the level of employee skills appropriate to their responsibilities (2) lending procedures in Credit Cooperative Swastiastu Singaraja begins with the arrival of the debtor to the credit department to request a loan application letter and form is filled with a predetermined condition, (3) causes of bad loans on Credit Cooperative Swastiastu Singaraja namely (a) i declair bankrupt debtor, (b) the ability to pay the amount of liability is reduced, (c) family problems, (4) an attempt to overcome the bad debts on credit Credit Cooperative Swastiastu Singaraja namely (a) the basis of family visits, (b) to supervise the debtor, (c) provide a warning letter, (d) conduct a foreclosure.keyword : Internal Control, Bad Credit, Cooperative
ANALISIS SOSIAL-EKONOMI PENAMBANG GALIAN C DI DESA SEBUDI KECAMATAN SELAT KABUPATEN KARANGASEM TAHUN 2013 I Wayan Gede Astrawan .; Drs. I Made Nuridja, M.Pd. .; Drs. I Ketut Dunia, M.Erg. .
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol. 4 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v4i1.1906

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sosial-ekonomi penambang galian C di Desa Sebudi ditinjau dari (1) tingkat pendapatan, (2) tingkat pendidikan, (3) keadaan rumah tinggal, dan (4) kedudukan di dalam masyarakat. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian berjumlah 83 orang penambang galian C, sedangkan sampel yang digunakan berjumlah 52 orang penambang galian C. Data dikumpulkan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi, selanjutnya dianalisis dengan teknik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosial-ekonomi penambang galian C (1) ditinjau dari tingkat pendapatan termasuk klasifikasi sangat kurang, (2) ditinjau dari tingkat pendidikan termasuk klasifikasi sangat kurang, (3) ditinjau dari keadaan rumah tinggal termasuk klasifikasi kurang, dan (4) ditinjau dari kedudukan di dalam masyarakat termasuk klasifikasi sangat kurang. Kata Kunci : sosial-ekonomi, penambang galian C The purpose of this research is to know social-economy of miner C in Sebudi Village observe from (1) income rate, (2) education level, (3) condition of house, (4) the position in community. This research can be categorised as descriptive research. The population of this research is 83 miner C, where as the sample is 52 miner C. The data were collected through interview, observation and documentation and were analyzed by descriptive technique. The result of this research showed that the social-economy of miner C which is (1) observed through income rate was very low, (2) observed trough education level was very less, (3) observed through the condition of house still less, and (4) observed through the position in society was also very less. The result showing it social-economy of dig ground C people’s (1) observe from income very less, (2) observe from education degree very less, (3) observe from condition of house still less, and (4) observe from position in community also very less. keyword : social-economy, dig ground C people
ANALISIS SWOT TERHADAP PROFIL USAHA KERAJINAN KAIN TENUN DESA TANGLAD KECAMATAN NUSA PENIDA KABUPATEN KLUNGKUNG Mita Suprayatni .; Prof. Dr. Naswan Suharsono, M.Pd .; Drs. I Ketut Dunia, M.Erg. .
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol. 4 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v4i1.2013

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil usaha, serta strategi yang dapat diterapkan untuk mengatasi permasalahan profil usaha. Data dikumpulkan dengan metode wawancara dan dokumentasi, dianalisis dengan teknik kualitatif dan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil usaha dapat ditinjau dari aspek produksi, aspek sumber daya manusia, aspek pemasaran, dan aspek keuangan. Aspek produksi meliputi alat produksi yang berupa ATBM, dengan bahan baku utama benang, pewarna tekstil, dan tali raffia. Produksi dilaksanakan dirumah pribadi, dengan keadaan sarana infrastruktur yang belum menunjang. Aspek sumber daya manusia meliputi pengembangan tenaga kerja yang dilaksanakan dengan memberikan pelatihan, perencanaan SDM berdasarkan pada kebutuhan dan kompensasi berupa upah. Promosi pernah dilakukan pada pestival budaya, hasil produksi berupa kain tenun, dengan harga yang bervariasi sesuai bahan baku. Usaha dijalankan dengan sumber dana yang berasal dari modal sendiri dan bantuan, serta tidak memiliki pembukuan. Dari analisis SWOT dapat diketahui bahwa produk yang dihasilkan adalah produk yang berciri khas sehingga dapat dijadikan kekuatan untuk menangkap peluang pasar dengan jumlah pesaing yang cukup tinggi. Dukungan pemerintah dapat dimanfaatkan untuk pengajuan perbaikan sarana infrastruktur dan pelatihan pembuatan pembukuan sedangkan kelompok tenun yang menyatukan para pengusaha kerajinan kain tenun di Desa Tanglad dapat dijadikan wadah dalam menyamakan presepsi setiap pengusaha.Kata Kunci : profil usaha, analisis SWOT This present study intended to determine the business profile, and the strategies which can be used to cope the problem of business profile. The data were collected through interviews and documentation in which analyzed using qualitative techniques and SWOT. The Results of this study showed that business profiles can be viewed from the aspect of production, human resources aspects, aspects of marketing, and financial aspects. Aspects of production includes a production tool of traditional machine, the main raw material of yarn, textile dyes, and raffia. The Production was done in the home which do not have good facilities yet. Aspects of human resources includes a workforce development revealed by giving training, based on the needs of human resource planning and payment. Promotion had ever done on cultural festivals, such as cloth weaving production, with various prices based on the raw material used. The businesses operated with funds derived from their own capital and assistance, and the bookkeeping was not involved yet. Based on the SWOT analysis, it could be seen that products produced are distinctively product that can be used as the power to seize market opportunities with a fairly high number of competitors. Government support can be used for infrastructure improvements filing and bookkeeping making training while weaving group that brings together entrepreneurs weaving craft in the Tanglad village woven fabric can be used as containers in the perception equating every entrepreneur. keyword : business profile, SWOT analyze
PENGARUH KESIAPAN DAN TRANSFER BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI DI SMA NEGERI 1 UBUD I Nyoman Runia Antara .; Dr. Iyus Akhmad Haris,M.Pd .; Drs. I Made Nuridja, M.Pd. .
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol. 4 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v4i1.2014

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh kesiapan (readiness) belajar terhadap hasil belajar ekonomi, (2) pengaruh transfer belajar terhadap hasil belajar ekonomi, dan (3) pengaruh kesiapan (readiness) belajar siswa dan transfer belajar terhadap hasil belajar siswa. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif kausal (kuantitatif). Penelitian ini ditujukan pada mata pelajaran ekonomi siswa kls x di sma negeri 1 ubud tahun pelajaran 2012/2013. dengan jumlah sampel sebesar 96 orang siswa yang diambil secara acak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh kesiapan (readiness) belajar siswa terhadap hasil belajar siswa dari hasil regresi linier diperolehnilai koefisien pyx1= 0,073dan p-value Sig. (2-tailed) = 0,009 lebih kecil dari pada taraf signifikan 0,05. Hal ini berarti bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kesiapan (readiness) belajar siswa terhadap hasil belajar siswa, (2) terdapat pengaruh transfer belajar terhadap hasil belajar siswa dari hasil regresi linier diperoleh nilai koefisien pyx2= 15,793 dan p-value Sig. (2-tailed) = 0,000 lebih kecil dari pada taraf signifikan 0,05. Hal ini berarti bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara transfer belajar terhadap hasil belajar siswa, dan (3) terdapat pengaruh antara kesiapan (readiness) belajar siswa dan transfer belajar terhadap hasil belajar siswa dari hasil regresi linier diperoleh nilai koefisien pyx1x2= 0,722dan p-value Sig. (2-tailed) = 0,000 lebih kecil dari pada taraf signifikan 0,05. Hal ini berarti bahwa besar kecilnya hasil belajar dipengaruhi oleh kesiapan (readiness) belajar dan transfer belajar.Kata Kunci : Kesiapan, Transfer Belajar, Hasil Belajar This study aims at investigating (1) the effect of students’ readiness in learning towards students’ learning result in economy subject matter, (2) the effect of learning transfer towards students’ learning result in economy subject matter and (3) the effect of students’ readiness and transfer in learning towards students’ learning result in economy subject matter This study was designed quantitatively in which economy subject matter was the focused of the study. 96 of the students at first year of SMA Negeri 1 Ubud in the academic year of 2012/2013 were selected as the samples which were taken randomly in his study. The result of the data analysis showed that (1) there was an effect of students’ readiness in learning towards students’ learning result in economy subject matter. Based on the linier regression, it was obtained the coefficient value of pyx1=0.073 and p-value Sig. (2-tailed)=0.009 was less than the significant level 0.05. It meant that there was a significant effect of the students’ readiness in learning towards their learning result. (2) There was an effect of students’ transfer in learning towards students’ learning result. Based on the linier regression, it was obtained coefficient value of py2l=15.793 and p-value Sig. (2-tailed)=0.000 was less than the significant level 0.05. It meant that there was a significant effect of students’ transfer in learning towards students’ learning result, and (3) there was an effect of students’ readiness and transfer in learning towards students’ learning result. It was proven by the result of linier regression, the coefficient value obtained was pyx1x2=0.722 and p-value Sig. (2-tailed) =0.000. It was less than significant level 0.05. Based on the value, it was found that the students’ learning result is determined by students’ readiness and transfer in learning. keyword : readiness, learning transfer, learning goal.
PEMANFAATAN OBJEK WISATA CEKING TERRACE TERHADAP PENDAPATAN MASYARAKAT DI KAWASAN CEKING TERRACE TAHUN 2013 Ni Made Hartati .; Drs. I Ketut Dunia, M.Erg. .; Drs. I Made Nuridja, M.Pd. .
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol. 4 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v4i1.2016

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pendapatan masyarakat sebelum bekerja di kawasan Ceking Terrace, (2) pendapatan setelah bekerja di kawasan Ceking Terrace dan (3) manfaat objek wisata Ceking Terrace terhadap pendapatan. Data dikumpulkan dengan metode wawancara dan dokumentasi, dan dianalisis dengan teknik kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan (1) pendapatan masyarakat sebelum bekerja di kawasan Ceking Terrace masih di bawah Upah Minimum Kabupaten Gianyar karena pekerjaan sebelumnya adalah petani dan buruh, (2) pendapatan masyarakat setelah bekerja di kawasan Ceking Terrace, rata-rata meningkat menjadi di atas Upah Minimum Kabupaten Gianyar karena adanya pengembangan objek wisata oleh Desa Pakraman Tegallalang sehingga dapat memberikan peluang bagi masyarakat untuk membuka usaha serta adanya lapangan kerja bagi masyarakat setempat (3) manfaat objek wisata Ceking Terrace adalah meningkatnya pendapatan.Kata Kunci : objek wisata, ceking terrace, pendapatan The purpose of the research are to know (1) the income of people’s before working in Ceking Terrace, (2) the income of people after working in Ceking Terrace, (3) the benefit of tourism object Ceking Terrace for people’s income. The data were collected by interviewing and documentating method and were analyzed by qualitative technique. The result are showing (1) the income of people’s before working in Ceking Terrace lower than Regional Minimum Wages of Gianyar Regency because their job before only as farmer and labour, (2) the income of the people’s after working in Ceking Terrace increase higher than Regional Minimum Wages of Gianyar Regency because development of tourism object in Tegallalang village, so that give opportunities for the people there to open business and get new job, (3) the benefit of Ceking Terrace as tourism object is to increase people’s income.keyword : tourism object, ceking terrace, income
ANALISIS SOSIAL EKONOMI SISWA SMP N 6 AMLAPURA TAHUN 2012/2013 I Ketut Merta .; Dr. Iyus Akhmad Haris,M.Pd .; Drs. I Ketut Dunia, M.Erg. .
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol. 4 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v4i1.2017

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat sosial ekonomi siswa, ditinjau dari penghasilan, ditinjau dari pemilikan barang-barang berharga, ditinjau dari tingkat pendidikan, ditinjau dari keadaan rumah tinggal, dan ditinjau dari kedudukan di masyarakat Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah siswa SMP N 6 Amlapura yang meliputi kelas VII, VIII dan IX tahun 2012/2013. Sampel penelitian ini ditentukan dengan menggunakan simple random sampling. Data dikumpulkan dengan metode wawancara dan metode observasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sosial-ekonomi siswa SMP N Amlapura Desa Seraya Timur Karangasem .(1) ditinjau dari penghasilan belum baik, (2) ditinjau dari pemilikan barang-barang berharga belum baik, (3) ditinjau dari tingkat pendidikan belum baik, (4) ditinjau dari keadaan rumah tinggal belum baik, dan (5) ditinjau dari kedudukan di masyarakat belum baik. Kata kunci: sosial-ekonomi siswa di Desa Seraya Timur karangasem. Kata Kunci : sosial-ekonomi keluarga dan hasil belajar This study aimed at investigating the level of sociol-economic status of students, in terms of income, ownership of valuables things, level of education, state of residence, and position in society. This research was descriptive research. The population was students of SMP N 6 Amlapura: grade of VII, VIII and IX in the academic year of 2012/2013. The research sample was determined by using simple random sampling. Data were collected by interview and observation method. Based on the results of this study, it was concluded that sociol-economic status of SMP N 6 Amlapura, Seraya Timur Village in Karangasem Regency village were: (1) low income, (2) low ownership of valuables things, (3) the level of education was low, (4) low state of residence, and (5) low position in society. keyword : socio-economic status of students in Seraya Timur Karangasem village
SISTEM PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU PADA PERUSAHAAN TEMPE TAHU CAP MALANG DI DESA PETIGA, KECAMATAN MARGA, KABUPATEN TABANAN TAHUN 2011-2012 Ni Wayan Praptika Suwandi .; Made Ary Meitriana, S.Pd. .; Dra. Lulup Endah Tripalupi,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol. 4 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v4i1.2020

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) sistem pengendalian persediaan bahan baku perusahaan Tempe Tahu Cap Malang di Desa Petiga, (2) kendala yang dihadapi perusahaan dalam mengendalikan persediaan bahan baku, dan (3) upaya yang dilakukan perusahaan dalam mengatasi kendala pengendalian persediaan bahan baku. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dan wawancara, dianalisis menggunakan analisa selisih biaya bahan baku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) sistem pengendalian yang dilakukan perusahaan bersifat sederhana yaitu melaksanakan persediaan berdasarkan pengalaman pemilik perusahaan, (2) kendala yang dihadapi berupa keterbatasan jumlah modal, keterlambatan pengiriman bahan dari supplier, tidak adanya kepastian permintaan dari konsumen, dan perusahaan tidak memiliki jadwal induk produksi yang pasti, dan (3) upaya yang dilakukan berupa sentralisasi kekuasaan dan tanggung jawab, pengawasan terhadap pengeluaran bahan atau barang, pencatatan keluar masuk bahan atau barang di gudang, pemeriksaan fisik bahan atau barang secara langsung dan pengecekan menjamin dapat efektifnya kegiatan rutin.Kata Kunci : sistem pengendalian, persediaan bahan baku, kendala pengendalian, upaya pengendalian This research that aims to determine (1) the control system of raw matterials and inventory “Tempe Tahu Cap Malang” company in Petiga village, (2) the constraints problem that faced by the company in controlling raw matterials inventory, (3) the efforts made by the company in controlling raw matterials contrains. The data is collected by interviewing and documenting, analyzed by raw materials cost varians analysis. The result showed that (1) the control system of the company is simple implement the companys stock based on owner experiences, (2) obstacles encountered a limitation amount capital, delay in delivery of raw matterials from suppliers, the lack of certainty of orders from customers, and the company does not have definitely master production schedule, (3) the efforts to overcome is centralisation of power and responsibility, monitoring expenditure of materials, materials and records out of the goods in the warehouse, a physical inspection of materials directly and can ensure effective cheking routine.keyword : system control, raw material inventory, constraint control, control efforts
PENGARUH LINGKUNGAN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN UD. KEMBANG SARI KABUPATEN BADUNG TAHUN 2012 I Wayan Senata .; Drs. I Made Nuridja, M.Pd. .; Kadek Rai Suwena, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol. 4 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v4i1.2021

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) lingkungan kerja karyawan UD. Kembang Sari, (2) produktivitas kerja karyawan UD. Kembang Sari, (3) besarnya pengaruh lingkungan kerja terhadap produktivitas kerja karyawan UD. Kembang Sari. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner yang diberi skor dengan menggunakan skala likert. Dalam penelitian ini analisis deskriptif dengan pendekatan kausal digunakan sebagai metode analisis data. Hasil penelitian yang menunjukan bahwa (1) lingkungan kerja UD. Kembang Sari sebesar 2563 yang termasuk dalam kategori cukup baik sehingga masih perlu ditingkatkan, (2) produktivitas kerja UD. Kembang Sari sebesar 971 termasuk dalam kategori tinggi, namun masih perlu ditingkatkan, (3) lingkungan kerja berpengaruh positif terhadap produktivitas kerja hal ini ditunjukkan dari signifikansi lingkungan kerja terhadap produktivitas kerja karyawan 0,000 < 0,05 atau nilai t-hitung > t-tabel yaitu 3,820 > 1,684 dengan persentase pengaruhnya sebesar 27,7%. Kata Kunci : produktivitas kerja, lingkungan kerja This study aimed to determine (1) the employee work environment of UD Kembang Sari, (2) labour productivity of UD Kembang Sari (3) the influence of the work environment on employee productivity of UD Kembang Sari. Data collection techniques used were questionnaires were scored using a Likert scale. In this study with a descriptive analysis of the causal approach is used as a method of data analysis. Research results indicate that (1) the work environment of UD Kembang Sari for 2563 are included in the category well enough that still needs to be improved, (2) labour productivity amounted to 971 of UD Kembang Sari in the high category, but it still needs to be improved, (3) environmental work has a positive effect on the productivity of this is shown on the significance of the work environment on employee productivity 0.000 t-table is 3.820 > 1.684 with a percentage of 27.7% effects. keyword : employee productivity, work environment
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) KOTA DENPASAR Ni Putu Neni Purwanti .; Drs. I Ketut Kirya,M.M .; Dr.I Wayan Bagia, M.Si .
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol. 4 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v4i1.2022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) harapan pelanggan, (2) perasaan pelanggan, (3) kualitas pelayanan, (4) perbedaan pelayanan yang dirasakan dengan yang dirasakan pada PDAM Kota Denpasar. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah pelanggan yang menggunakan pelayanan dan objeknya adalah kualitas pelayanan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner (angket) dan dianalisis secara deskriptif. Temuan hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) harapan pelanggan berada pada kategori sangat penting dan (2) Perasaan pelanggan terhadap pelayanan PDAM Kota secara total berada pada kategori puas. (3) Kualitas pelayanan pada PDAM Kota Denpasar berada pada kategori baik dan (4) ada kesenjangan antara pelayanan yang diharapkan dengan pelayanan yang dirasakan oleh pelanggan PDAM Kota Denpasar. Sehingga perusahaan tetap perlu memperbaiki aspek-aspek yang menjadi komponen kualitas pelayanan agar dapat meningkatkan kualitas pelayanan menjadi yang lebih baik. Kata Kunci : kualitas pelayanan The main corcenrs of this study were (1) to know the customer’s expectation, (2) to know the customer’s feeling, (3) to know the service quality, (4) to know the difference service quality in PDAM Denpasar. The study itself utulized the descriptive reserach. The subject of the study were the customers who used the service in PDAM Denpasar, and the object was the quality of service in PDAM Denpasar. Then, the data gathered used questionnaire and analyzed by descriptively. The result of the study showed that (1) the customer’s feeling was categorized as very important, (2) the customer’s feeling trough the PDAM’s service is categorized as satisfied, (3) the service quality in PDAM Denpasar was categorized as good, (4) there was a gap between customer’s need and customer’s feel. So, the PDAM need to remanage the components of service to increase the service quality become the better one. keyword : service quality

Page 2 of 14 | Total Record : 137