cover
Contact Name
Andri Budi Santoso
Contact Email
jurnal@lldikti4.or.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal@lldikti4.or.id
Editorial Address
-
Location
Kab. sumedang,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Tekno Insentif
ISSN : 19074964     EISSN : 2655089X     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Tekno Insentif adalah wadah informasi bidang teknik berupa hasil penelitian yang diterbitkan oleh LLDIKTI Wilayah IV dan frekuensi terbit dua kali setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 95 Documents
Analisis Perbandingan Pembuatan Briket Sekam Padi melalui Burner dan Reduksi Emisi Karbon Monoksida Menggunakan Burner Terintegrasi Wet Scrubber pada Set Mesin Produksi Briket Ega Nugraha Firdaus; Davina Luthfiyah Hariyadi
Jurnal Tekno Insentif Vol 20 No 1 (2026): Jurnal Tekno Insentif
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36787/jti.v20i1.2094

Abstract

Briket sekam padi berpotensi sebagai sumber energi terbarukan untuk mengurangi emisi karbon dan memanfaatkan limbah pertanian. Namun, pembakaran manual dan penggunaan burner konvensional pada skala produksi kecil–menengah masih menghasilkan emisi karbon monoksida (CO) yang tinggi, sehingga berisiko terhadap kesehatan dan kualitas udara serta menghambat penerapannya sebagai energi berkelanjutan. Penelitian ini membandingkan pembakaran sekam padi menggunakan burner standar dan burner terintegrasi wet scrubber pada sistem mesin produksi briket yang terdiri dari grinder, extruder, dan burner. Metode penelitian meliputi perancangan berbasis CAD, pembuatan prototipe, serta pengujian efisiensi pembakaran dan emisi CO. Hasil menunjukkan bahwa burner standar menghasilkan emisi CO rata-rata sebesar 420 ppm, sedangkan burner terintegrasi wet scrubber menurunkannya menjadi 260 ppm atau berkurang sebesar 39%. Massa CO juga menurun dari 4,580 g/batch menjadi 2,430 g/batch, disertai peningkatan efisiensi pembakaran hingga 77%. Hasil ini menunjukkan bahwa integrasi wet scrubber efektif dalam menekan emisi CO dan meningkatkan keberlanjutan pemanfaatan briket sekam padi sebagai sumber energi alternatif.
Reduction of Starting Current Surge in Single-Phase Induction Motor Using Arduino Nano Silvi Nur Rakhman Nisa; Ibrohim Ibrohim; Tri Rijano; Subuh Isnur Haryudo
Jurnal Tekno Insentif Vol 20 No 1 (2026): Jurnal Tekno Insentif
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36787/jti.v20i1.2123

Abstract

Single-phase induction motors experience high inrush current during the starting process, which can degrade power quality and accelerate electrical component deterioration. This research aims to design and evaluate an Arduino Nano–based soft starter system for a single-phase induction motor to limit the starting current. The proposed method employs stepwise series resistance control using relay modules driven by the Arduino Nano, while electrical parameters including voltage, current, and power are monitored in real time using a PZEM-004T sensor. Experimental tests were conducted by comparing the motor starting current before and after the implementation of the soft starter under several operating conditions. The results demonstrate that the proposed system is able to reduce the starting current by 15%–20% compared to direct-on-line operation, with stable and consistent current reduction characteristics. The analysis indicates that the current limitation effectively reduces electrical stress on the motor without adversely affecting the acceleration process. It can be concluded that the developed soft starter system successfully meets the research objectives and is suitable as a simple and cost-effective solution for controlling the starting current of single-phase induction motors.
Microservices Integration Using CI/CD Pipelines Bagas Agung Wiyono; Fatimah Azzahra Nur Faidah; Roni Andarsyah
Jurnal Tekno Insentif Vol 20 No 1 (2026): Jurnal Tekno Insentif
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36787/jti.v20i1.2233

Abstract

Penelitian ini mengimplementasikan pipeline Continuous Integration dan Continuous Deployment (CI/CD) pada pengembangan aplikasi web Sistem Bimbingan Online menggunakan GitHub Actions dan Google Cloud Functions untuk mengatasi permasalahan deployment manual yang lambat, tidak konsisten, dan rawan kesalahan manusia. Pipeline dirancang dengan dua workflow utama yaitu workflow Build untuk pengujian otomatis (Jest) dan analisis kualitas kode (SonarCloud), serta workflow Deployment untuk rilis otomatis ke Google Cloud Functions. Pengukuran dilakukan selama 7 minggu dengan 114 eksekusi workflow. Hasil menunjukkan tingkat keberhasilan build 79,82%, frekuensi deployment 14 kali per minggu, dan rata-rata waktu eksekusi 2 menit 47 detik. Proyek mendapatkan rating A untuk Bugs, Vulnerabilities, dan Code Smells dari SonarCloud. Implementasi CI/CD berhasil mengurangi waktu deployment dari 15–30 menit secara manual menjadi rata-rata 2–3 menit secara otomatis.
Pengembangan Aplikasi Android untuk Rekomendasi Destinasi Wisata dengan Metode Multi-Criteria Collaborative Filtering Syafrurrizal Naridho; Triyani Fatchur Rahman; Mohammad Nurun Fitriantama; Noor Ifada
Jurnal Tekno Insentif Vol 20 No 1 (2026): Jurnal Tekno Insentif
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36787/jti.v20i1.2239

Abstract

Sistem rekomendasi adalah sistem yang dirancang untuk menyediakan informasi atau masukan kepada pengguna guna mendukung pengambilan keputusan yang sesuai dengan preferensi mereka. Penerapan sistem ini sangat luas, termasuk dalam sektor pariwisata yang berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka peluang kerja, dan pada akhirnya meningkatkan pendapatan asli daerah. Permasalahan yang muncul adalah bahwa pengunjung masih kebingungan mencari tempat wisata yang layak dan menarik untuk dikunjungi. Hal itu karena belum banyak aplikasi web maupun seluler yang memberikan fitur penilaian tempat wisata untuk dijadikan referensi bagi pengunjung lain. Penelitian ini mengembangkan sebuah aplikasi Android untuk rekomendasi destinasi wisata di Kabupaten Lamongan dengan menggunakan metode Multi-Criteria Collaborative Filtering (MC-CF) berdasarkan pendekatan 4A (Attraction, Accessibility, Amenities, Ancillary Service). Metode MC-CF dipilih karena mampu mempertimbangkan berbagai aspek penilaian destinasi wisata secara simultan, sehingga preferensi pengguna dapat direpresentasikan secara lebih komprehensif dibandingkan dengan pendekatan Single-rating Collaborative Filtering. Data penelitian terdiri dari 900 multi-criteria rating yang dikumpulkan dari 77 responden untuk 50 tempat wisata. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa aplikasi dapat menghasilkan daftar top- rekomendasi tempat wisata dengan kinerja terbaik dicapai pada top-15 rekomendasi dengan nilai F1-score sebesar 16,25%. Seluruh fitur aplikasi dapat berkerja dengan baik dan konsisten.
Pengembangan Native Android Pada Materi Dampak Sosial Informatika di SMPN 2 Pontianak Ryan Permana; Isnania Lestari
Jurnal Tekno Insentif Vol 20 No 1 (2026): Jurnal Tekno Insentif
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36787/jti.v20i1.2271

Abstract

Native adalah teknologi pada ponsel yang dibangun dengan SDK. Media pembelajaran tersebut dirancang khusus untuk SMP Negeri 2 Pontianak sebagai alternatif yang ditampilkan dalam bentuk smartphone Android lengkap dengan video simulasi. Studi ini menerapkan metode Penelitian dan Pengembangan dengan menggunakan struktur ADDIE, yang mencakup langkah-langkah Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Jumlah siswa dan responden dalam pengembangan penelitian ini berjumlah 30 siswa pada kelas VIII. Validator media dalam penelitian ini berjumlah 2 orang (Expert Judgment). Kelayakan hasil penelitian diuji melalui Expert Judgement sesuai standar ISO 21001, mengacu pada indikator: 1) Usability, 2) Functionality, dan 3) Komunikasi Visual. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif, dengan jumlah item sebanyak 21 pernyataan. Validitas instrumen pada penelitian ini menggunakan validitas isi melalui penilaian dua orang ahli (expert judgment) yang memiliki kompetensi di bidang teknologi pendidikan dan media pembelajaran. Dua validator terlibat dalam Expert Judgement, dengan nilai masing‑masing 4,20 untuk Expert Judgement 1 dan 4,65 untuk Expert Judgement 2.

Page 10 of 10 | Total Record : 95