cover
Contact Name
JURNAL SOSIAL HUMANIORA
Contact Email
jsh.lppm@unida.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jsh.lppm@unida.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Sosial Humaniora
ISSN : 20874928     EISSN : 25500236     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Sosial Humaniora (JSH) mendorong pengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang sosial humaniora melalui penerbitan karya ilmiah berbasis hasil penelitian (orisinal).
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue " Vol 5, No 2 (2014)" : 6 Documents clear
URGENSI KEPALA NEGARA DAN PENGANGKATANNYA DALAM ISLAM Sutisna, Sutisna
Jurnal Sosial Humaniora Vol 5, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.173 KB) | DOI: 10.30997/jsh.v5i2.535

Abstract

Islam adalah agama universal yang diturunkan oleh Allah Ta’ala ke muka bumi sebagai petunjuk danpedoman hidup bagi seluruh umat manusia pada umumnya dan umat Islam pada khususnya. Selainitu, Islam adalah agama yang komprehensif, yaitu mengatur seluruh sendi kehidupan manusia darimulai masalah pribadi hingga masalah kenegaraan termasuk dalam masalah mekanisme pemilihankepala negara. Pemilihan kepada negara berkaitan dengan penyelenggaraan sebuah negara sebagaisarana untuk menegakkan agama dan kesejahteraan bagi manusia. Menurut Ibnu Khaldun (2001),imamah (kepemimpinan umat) adalah tanggung jawab umum yang dikehendaki oleh peraturansyariat untuk mewujudkan kemaslahatan dunia dan akhirat. Oleh karena kemaslahatan akhirat, makakemaslahatan dunia seluruhnya harus berpedoman kepada syariat. Metode penelitian yangdigunakan adalah penelitian kualitatif. Data-data yang digunakan adalah data kualitatif yangbersumber dari buku-buku fikih Islam. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu mekanisme pemilihankepala negara dalam perspektif fikih Islam tidak disebutkan secara eksplisit di dalam Al-Qur’an danHadis sehingga ia masuk ke dalam masalah ijtihadiyah, serta bagi ahli hukum Islam dipersilahkanuntuk menggali dan menemukan formula yang terbaik dalam proses pemilihannya.
ANALISIS KINERJA JABATAN FUNGSIONAL DALAM KERANGKA ACUAN FACTOR EVALUATION SYSTEM UNTUK MENENTUKAN INDIKATOR PRESTASI KERJA DENGAN REMUNERASI SEBAGAI VARIABEL INTERVENING DI KOTA BOGOR bakar, abu
Jurnal Sosial Humaniora Vol 5, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.277 KB) | DOI: 10.30997/jsh.v5i2.538

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kinerja jabatan fungsional. Sampel penelitian ini sebanyak98 orang. Teknik analisis data penelitian ini yaitu analisis kualitatif dan analisis kuantitatif. Penelitianmenunjukan bahwa dalam faktor 1, semua responden mengatakan bahwa untuk melaksanakan tugassecara profesional diperlukan pengetahuan. Faktor 2, semua responden mengatakan bahwa untukmelaksanakan tugas diperlukan pengawasan. Faktor 3, semua responden mengatakan bahwa untukmelaksanakan tugas diperlukan pedoman. Faktor 4, semua responden mengatakan bahwa pekerjaanyang dijalankan sangat kompleks menyangkut sifat, jumlah, seluk beluk tugas, langkah, prosedur,metode, dan kesulitan yang dihadapi. Faktor 5, terdapat 4 responden yang belum memahami secarabaik dampak dari pekerjaan tersebut. Faktor 6, terdapat 5 responden tidak melakukan pertemuandan dialog langsung. Faktor 7, terdapat 5 responden tidak memahami tujuan hubungan. Faktor 8,terdapat 8 responden tidak memahami persyaratan fisik yang diperlukan. Faktor 9, terdapat 8responden tidak memahami lingkungan fisik yang diperlukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwasebanyak 92,9 persen berprestasi, sedangkan 7,1 persen tidak berprestasi. Pemerintah Kota Bogorbelum mengadakan tunjangan kinerja atau remunerasi, namun diberikan tunjangan TPP. Analisisregresi menunjukan bahwa koefisien regresi sebesar 2,92E-007.
KESADARAN HUKUM MASYARAKAT TERHADAP MEDIASI DALAM PERKARA PERCERAIAN BERDASARKAN PERMA NOMOR 01 TAHUN 2008 Yumarni, Ani
Jurnal Sosial Humaniora Vol 5, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.743 KB) | DOI: 10.30997/jsh.v5i2.536

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: (a) memberikan analisis mengenai kesadaran hukummasyarakat (para prinsipal) terhadap mediasi dalam penyelesaian perkara perceraian di PengadilanAgama Bogor; (b) mengetahui bagaimana implementasi Hakam dalam mediasi pada penyelesaianperkara perceraian berdasarkan PERMA Nomor 01 Tahun 2008. Berdasarkan hasil penelitian,kesadaran hukum masyarakat terhadap lembaga mediasi dinilai cukup baik. Kesadaran tersebuttergantung kepada kepentingan mereka terhadap pengadilan agama. Lembaga mediasi bukanmerupakan satu-satunya penentu terhadap tercapainya kesepakatan damai dalam berperkara. Upayahakim dalam mengimplementasikan hakam guna membantu menekan angka perceraian sudahmaksimal. Hakam hanya diterapkan pada kasus perceraian dimana syiqaq benar-benar munculsebagai alasan perceraian. Adapun mediasi lebih ditekankan pada penyelesaian permasalahan yangbersifat materi (meskipun juga dalam bidang perceraiannya) sehingga penerapan hakam dilakukanhanya terhadap perselisihan yang memuncak dan membahayakan. Hal ini sejalan dengan anjuranpada Pasal 76 ayat (2) UU Nomor 3 Tahun 2006 tentang Peradilan Agama. Untuk perkara perceraiandimana kedua pihak sama-sama menginginkan perceraian, hakim akan lebih baik untuk melanjutkanproses persidangan tanpa harus melalui proses mediasi untuk mewujudkan penyelesaian sengketayang lebih cepat, murah, dan biaya ringan (konsideran PERMA).
IMPLEMENTASI UNDANG-UNDANG NOMOR 14 TAHUN 2008 TENTANG KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK DI BAGIAN HUBUNGAN MASYARAKAT SEKRETARIAT DAERAH KOTA BOGOR Iswantoro, Slamet; Pratidina, Ginung; Ratnamulyani, Ike Atikah
Jurnal Sosial Humaniora Vol 5, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.046 KB) | DOI: 10.30997/jsh.v5i2.527

Abstract

Tahun 2010 UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP) mulaiberlaku. UU tersebut merupakan penjabaran hak warga masyarakat untuk memeroleh informasisebagaimana diamanatkan UUD 1945. Tiga tahun setelah UU KIP dinyatakan berlaku, PemerintahKota Bogor dihadapkan pada penyelesaian kasus sengketa informasi yang dimediasi oleh KomisiInformasi Provinsi Jawa Barat sebagai akibat ketidak-mampuannya memenuhi permohonaninformasi publik. Pada tahun 2012 telah empat kali Pemerintah Kota Bogor bersengketa dengan LSMSahabat Muslim dan empat kali juga pada tahun 2013. Banyaknya kasus sengketa informasi publikmerupakan salah satu symtoms yang mengindikasikan ketidaksiapan Pemerintah Kota Bogormelaksanakan amanat UU KIP. Ketidaksiapan itu dapat diukur dari aspek ketersediaan informasipublik secara berkala, informasi serta-merta, dan informasi setiap saat di masing-masing dinasPemerintah Kota Bogor, baik melalui media cetak maupun media lainnya. Berdasarkan fakta tersebut,maka menarik diketahui, bagaimana kesiapan Pemerintah Kota Bogor dalam mengimpelementasikanUU KIP. Bagian Hubungan Masyarakat Sekretariat Daerah Kota Bogor merupakan salah satuorganisasi perangkat daerah Kota Bogor yang wajib menjalankan amanat UU KIP dan berperansebagai penggerak implementasi UU KIP di lingkungan Pemerintah Kota Bogor. Dengan demikian,kesiapan Bagian Humas dapat mencerminkan kesiapan Pemerintah Kota Bogormengimplementasikan UU KIP. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa implementasi UU KIP di Bagian Humas Sekretariat Daerah Kota Bogor telah dilaksanakan dengan kategori kriteria penilaian baik (2,42).
KOMUNIKASI SOSIAL DALAM KEGIATAN PROGRAM MASYARAKAT (STUDI KASUS PADA KELOMPOK POS PEMBERDAYA MASYARAKAT BINA SEJAHTERA) Kusumadinata, Alialamsyah
Jurnal Sosial Humaniora Vol 5, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.665 KB) | DOI: 10.30997/jsh.v5i2.533

Abstract

Program Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) adalah salah satu upaya merealisasikanpemberdayaan di masyarakat. Perlunya terjalin komunikasi sosial yang baik untuk mendapatdukungan melalui sikap dari masyarakat. Penelitian dilaksanakan di Desa Pasirmulyas, KecamatanBogor Barat, Kota Bogor. Data penelitian berupa data primer dan sekunder. Penetapan jumlahresponden berdasarkan teknik Slovin dan data diolah dengan statistik deskriptif, serta dianalisisdengan teknik korelasi Tau Kendala. Hasil penelitian menunjukkan faktor personal yang terdiri dariumur responden berada pada kategori tua dan pendidikan formal masuk kategori rendah. Sebagianbesar responden tidak pernah mengikuti pelatihan sebagai pendidikan nonformal. Jenis usaha yangpeserta Posdaya yang dominan adalah ibu rumah tangga, dikarenakan 100% peserta ProgramPendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah ibu rumah tangga. Jumlah pendapatan reponden secaraumum berada pada kategori sedang. Reponden merasa cukup mudah untuk mengakses ataumemperoleh pelayanan dan program Posdaya. Proses sosialisasi Posdaya sudah berlangsung cukupefisien ini menunjukan program ini dapat diterimka dan membantu masyarakat. Komunikasi sosialposdaya sudah cukup efektif dalam meningkatkan pengetahuan atau pemahaman, sertamengarahkan sikap dan tindakan masyarakat Posdaya.
PENGARUH KOMITMEN DAN KOMPETENSI GURU TERHADAP PERKEMBANGAN JUMLAH SISWA PADA SEKOLAH SMK SWASTA DI BOGOR fe1, samsuri; Afif, Muhammad Nur
Jurnal Sosial Humaniora Vol 5, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.199 KB) | DOI: 10.30997/jsh.v5i2.537

Abstract

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan sekolah tingkat menengah yang membekali parasiswanya dengan keterampilan tertentu sehingga alumninya dapat bekerja setelah lulus. SMKmengalami pertumbuhan dan perkembangan yang cukup pesat pada beberapa tahun terakhir, seiringdengan semakin mahalnya biaya kuliah di perguruan tinggi dan meningkatnya kebutuhan tenaga ahlimadya pada dunia usaha dan industri sebagai dampak dari proses industrialisasi di Indonesia.Sementara itu, rendahnya “barrier to entry” dalam industri jasa ini, serta keinginan pemerintahuntuk memperbanyak sekolah SMK semakin membuka peluang bagi seseorang atau organisasi untukberkiprah pada industri jasa ini, sehingga persaingan yang ketat tidak dapat dihindari lagi. Penelitianini dilakukan untuk memperoleh deskripsi tentang loyalitas pelanggan dan menguji hipotesis perihalperanan komitmen dan kompetensi guru dalam pembentukan kepuasan siswa atau lulusan dan nilaipelayanan, serta faktor-faktor dominan dalam pembentukan suatu loyalitas pelanggan. Pendekatanyang digunakan dalam penelitian ini adalah “explanatory studies” yang dilaksanakan melaluipengumpulan data di lapangan (sekolah SMK swasta di Kota Bogor) melalui survei sekolah. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa kompetensi guru SMK di Kota Bogor memiliki pengaruh kuat secaralangsung terhadap pembentukan loyalitas pelanggan terhadap sekolah mereka maupun tidaklangsung melalui kepuasan siswa.

Page 1 of 1 | Total Record : 6