cover
Contact Name
JURNAL AGRONIDA
Contact Email
agronida@unida.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
agronida@unida.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL AGRONIDA
ISSN : 24079111     EISSN : 25793225     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Merupakan jurnal yang berisi tentang hasil-hasil penelitian yang berkaitan bidang teknologi budidaya pertanian yang ramah lingkungan. khususnya dalam bidang produksi dan pengelolaan benih, produksi dan pengelolaan agen hayati, pengelolaan Organisme Pengganggu Tanaman , nutrisi tanaman dan pasca panen tanaman hortikultura.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2015)" : 6 Documents clear
Pertumbuhan dan produksi sawi manis (Brassica juncea L.) pada berbagai dosis pupuk kompos ternak sapi dan pupuk N, P dan K Ahmad Sanusi; Setyono Setyono; Sjarif Avitidjadi Adimihardja
JURNAL AGRONIDA Vol. 1 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.235 KB) | DOI: 10.30997/jag.v1i1.125

Abstract

The study was aimed at assessing the effects of the application of different rates of cattle compost manure and N, P, K fertilizer on the growth and production of mustard greens. The study was done from May to June 2013 at Agrotechnology Trial Farm of Djuanda University. A factorial completely randomized design with two factors was used. The first factor was cattle compost manure in four levels, namely 0 ton/ha (R), 5 ton/ha (0,5 R), 10 ton/ha (R), and 15 ton/ha (1,5 R). The second factor was N, P, K fertilizer in four levels, namely 0 kg/ha (0 R), Urea 187 kg/ha + SP-36 155.5 kg/ha + KCl 112 kg/ha ( 0.5 R), Urea 374 kg/ha + SP-36 311 kg/ha + KCl 224 kg/ha ( R), and Urea 561 kg/ha + SP-36 466.5 kg/ha + KCl 336 kg/ha ( 1.5 R). Results showed that no interaction effect was found on all parameters measured except on the shoot diameter at 2 weeks after planting (WAP). Increasing rates of cattle compost manure did not give significant effects on all parameters measured except on number of leaves at 2 WAP. Increasing rates of N,P,K fertilizer were found to significantly increase the growth and production of mustard greens. This positive effects were found on plant height, number of leaves, and trunk diameter at 2, 3, and 4 WAP and shoot diameter at 3 and 4 WAP. Shoot wet and dry weights of plants in 1.5 R, N, P and K were significantly higher than those in other treatments.Keywords: Brassica juncea L., cattle manure,N, P, and K 
Efektivitas pestisida nabati saliara (Lantara camara L.) terhadap hama tanaman rosela (Hibiscus sabdariffa L.) Hardiansah Hardiansah; Yanyan Mulyaningsih; Nur Rochman
JURNAL AGRONIDA Vol. 1 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.419 KB) | DOI: 10.30997/jag.v1i1.127

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi efektif pestisida nabati saliara (Lantara camara L.) terhadap populasi hama, intensitas penyakit dan luas serangan hama dan penyakit serta pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman rosela. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 15 Juni 2009 sampai dengan 27 Oktober 2009 bertempat di Kebun Percobaan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Djuanda Bogor. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor, yaitu konsentrasi pestisida nabati saliara, dengan 6 taraf perlakuan, yaitu P0 kontrol negatif (0%), P1 (2,5%), P2(3,65%), P3 (5%), P4 (6,25%) dan P5 kontrol positif (0,1% Decis dan 0,2% Propineb). Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi pestisida hayati berpengaruh nyata terhadap populasi dan luas serangan hama kutu putih (Pseudoccus sp.), dan konsentrasi pestisida nabati 6,25% menunjukkan hasil terbaik dibandingkan dengan taraf yang lainnya.Kata Kunci : pestisida nabati saliara, rosela, Pseudococcus
Morfologi bunga dan viabilitas serbuk sari berbagai aksesi pamelo {Citrus maxima (Burm.) Merr.} Septari Permata Dewi; Arifah Rahayu; Nur Rochman
JURNAL AGRONIDA Vol. 1 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.947 KB) | DOI: 10.30997/jag.v1i1.130

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui morfologi bunga dan viabilitas serbuk sari berbagai aksesi pamelo. Penelitian dilakukan di kebun petani di Desa Tambak Mas, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan dan preparat diamati di Laboratorium Mikroteknik Departemen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, IPB. Pengamatan bunga dan viabilitas serbuk sari dilakukan terhadap 11 aksesi pamelo. Karakter yang berperan dalam pengelompokan aksesi pamelo adalah diameter kelopak, jumlah bunga per tangkai, lebar petal dan panjang tangkai. Berdasarkan morfologi bunga pada tingkat kemiripan 28,61%, aksesi pamelo dipisahkan atas kelompok I (Adas Gulung, Jawa 2, Jawa 3, Adas Duku, Bali Merah 2, Magetan, Nambangan dan Bali Putih), kelompok II (Sri Nyonya), dan kelompok III (Bali Merah 1). Hasil pewarnaan dengan tetrazolium klorida (TTC) menunjukkan ‘Jawa 3’ memiliki viabilitas serbuk sari tertinggi, sedangkan ‘Jawa 1’, ‘Bali Merah 1’, dan ‘Bali Merah 2’ terendah. Umumnya perkecambahan dengan media polen germination medium (PGM) memberikan viabilitas serbuk sari lebih tinggi dibandingkan media Brewbaker&Kwack. Viabilitas serbuk sari tertinggi pada media Brewbaker&Kwack ditunjukkan oleh ‘Adas Duku’, sedangkan pada media PGM oleh
Daya insektisidal minyak nilam (Pogostemon cablin Benth) dan ekstrak lerak (Sapindus rarak DC.) pada hama gudang sitophilus zeamais (Motsch.) Dwi Puspitosari; Nur Rochman; Octavianus Lumban Tobing
JURNAL AGRONIDA Vol. 1 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.366 KB) | DOI: 10.30997/jag.v1i1.143

Abstract

Sitophilus zeamais merupakan hama yang penting karena dapat menimbulkan kerusakan pada komoditas yang disimpan di gudang. Pengendalian S. zeamais antara lain dengan memanfaatkan minyak nilam dan ekstrak lerak sebagai insektisida nabati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan minyak nilam (Pogostemon cablin Benth) dan ekstrak lerak (Sapindus rarak DC.) dalam mengendalikan hama gudang Sitophilus zeamais Motsch. Penelitian dilakukan dengan metode Rancangan Acak Lengkap dan analisis probit untuk mengetahui nilai LC50 dan LC95. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada 72 JSP (Jam Setelah Perlakuan) mortalitas S. zeamais mencapai 100% pada konsentrasi minyak nilam sebesar 9% dan pada konsentrasi lerak sebesar 3% hingga 3,5%. Nilai LC50 dan LC95 untuk perlakuan minyak nilam adalah sebesar 1,524% dan 4,508% sementara pada perlakuan lerak sebesar 0,720% dan 2,170%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minyak nilam dan ekstrak lerak berpotensi untuk dikembangkan menjadi bahan insektisida nabati. Kata kunci: S. zeamais, minyak nilam, ekstrak lerak, mortalitas 
Pertumbuhan dan produksi stroberi (Fragaria vesca L.) pada volume media tanam dan frekuensi pemberian pupuk NPK berbeda Debi Puzi Astuti; Arifah Rahayu; Hisworo Ramdani
JURNAL AGRONIDA Vol. 1 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.658 KB) | DOI: 10.30997/jag.v1i1.138

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh volume media tanam dan frekuensi pemberian pupuk NPK yang optimum untuk pertumbuhan dan produksi stroberi di dataran menengah (+600 m di atas permukaan laut). Penelitian dilaksanakan pada tanggal 04 Maret sampai 28 September 2013 di Kebun Percobaan SDN Kebon Kawung, Desa Nanggerang, Kecamatan Cicurug - Sukabumi, sedangkan untuk analisis laboratorium di Laboratorium Pusat Kajian Hortikultura Tropika Institut Pertanian Bogor (PKHT – IPB) - Bogor. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua faktor yaitu volume media tanam dan frekuensi pemberian pupuk. Media tanam yang digunakan adalah campuran tanah, pupuk kandang dan arang sekam (3:1:1) yang terdiri atas tiga volume yaitu 3 liter, 5 liter dan 7 liter. Pupuk yang digunakan merupakan pupuk majemuk yaitu NPK (16:16:16) dengan frekuensi pemberian dua kali, tiga kali dan empat kali. Dosis pupuk NPK (16:16:16) yang digunakan adalah 12g/ tanaman. Penggunaan media tanam dengan volume 7 liter menghasilkan jumlah stolon lebih banyak dan lebih panjang dibandingkan media tanam bervolume 3 liter. Frekuensi pemupukan dengan empat kali menghasilkan tajuk lebih tinggi dibandingkan dua kali pemupukan. Volume media tanam dan frekuensi pemberian pupuk berbeda, tidak mempengaruhi peubah tinggi crown, jumlah daun, luas daun, jumlah bunga, jumlah buah dan persentase fruitset. Stroberi yang dihasilkan mengandung PTT (padatan terlarut total) sekitar 6-11o Brix, ATT (asam terlarut total) sekitar 0,032 - 0,052 ml/10 g dan kandungan provitamin C berkisar antara 0,026-0,040 ml/10g.
Perbandingan pertumbuhan dan produksi kedelai edamame (Glycine max (L.) Merr.) pada berbagai dosis pupuk organik dan pupuk buatan Anis Khaerunnisa; Arifah Rahayu; Sjarif Avitidjadi Adimihardja
JURNAL AGRONIDA Vol. 1 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.746 KB) | DOI: 10.30997/jag.v1i1.122

Abstract

The study was aimed at assesing the effects of the aplication of organic and syntheticfertilizer on the growth and production of soybean. Four levels of organic fertilizer, namely noorganic fertilizer (0 ton ha -1), 0,5 x recomended rate (10 ton ha -1), 1 x recomended rate (20 ton ha -1) and 1,5 recomended rate (30 ton ha -1). The second factor was sinthetic fertilizer in fourlevels, namely no synthetic (0 ton ha -1), 0,5 x recomended rate (Urea 75 kg ha -1, SP-36 75 kg ha - 1, KCl 50 kg ha -1), 1 x recomended (Urea 150 kg ha -1, SP-36 150 kg ha -1, KCl 100 kg ha -1), and1,5 x recomende (Urea 225 kg ha -1, SP-36 225 kg ha -1, KCl 150 kg ha -1). Result show that theaplication of both organic and synthetic fertilizer gave significant effect on plant height, number of leaves, number of flowers, number of branches, leaf widht, number of total pods, number of pods containing 1, 2 and 3 seeds, fresh and dry weight of pods, fresh weight of roots, number of nodes,fresh weight of nodes, and fresh and dry weight of canopy. Interaction effect of organic andsynthetic fertilizer were found on dry weight of root, dry weight of nodes and dry weight ofbiomass.Keywords: edamame, organic fertilizer, synthetic fertilizer, pods

Page 1 of 1 | Total Record : 6