cover
Contact Name
JURNAL PETERNAKAN NUSANTARA
Contact Email
jurnal.peternakan@unida.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.peternakan@unida.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Peternakan Nusantara
ISSN : 24422541     EISSN : 25500740     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Peternakan Nusantaraa adalah jurnal diterbitkan oleh Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Djuanda Bogor. Jurnal ilmiah yang membahas tentang hasil-hasil penelitian bidang ilmu dan teknologi peternakan yang belum pernah dipublikasikan pada media lain.Cakupan artikel meliputi hasil penelitian tentang genetika dan pemuliaan ternak, nutrisi dan teknologi pakan ternak, produksi dan reproduksi ternak, teknologi pasca panen ternak. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam satu tahun: April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2015)" : 7 Documents clear
MORFOLOGI DAN INTEGRITAS INTI KEPALA SPERMATOZOA SAPI SIMENTAL PASCA LIOFILISASI DENGAN WAKTU adiansyah, adiansyah; handarini, Ristika
Jurnal Peternakan Nusantara Vol. 1 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.491 KB) | DOI: 10.30997/jpnu.v1i1.171

Abstract

Pengeringbekuan merupakan salah satu teknologi pilihan dalam pengawetan sel dan telah diaplikasikan secara luas termasuk sel spermatozoa. Penelitian ini bertujuan untuk pelihat perubahan morfometri dan integritas inti kepala spermatozoa sapi pasca liofilisasi dengan waktu inkubasi yang berbeda. Rancangan penelitian yang digunakan rancangan acak faktorial 2 faktor, faktor pertama: sumber semen (semen segar tanpa liofilisasi, semen segar liofilisasi dan semen beku liofilisasi) dan faktor kedua: lama inkubasi (0, 3 dan 6 jam). Uji ANOVA dilanjutkan dengan uji Duncan bila terdapat perbedaan nyata atau sangat nyata (SPSS 16). Peubah yang diamati: morfometri sperma (panjang, lebar dan luas kepala spermatozoa) dan integritas spermatozoa. Hasil penelitian menunjukkan rataan morfometri spermatozoa segar: panjang (9.29 μm), lebar (4.78 μm) dan luas kepala spermatozoa (36.59 μm2) secara signifikan mengecil (P<0.05) setelah diikubasi selama 3 jam yaitu panjang (9.10 μm), lebar (4.72 μm) dan luas kepala spermatozoa (35.72 μm2). Pada inkubasi 6 jam menunjukkan perbedaan tidak nyata (P>0.05) terhadap panjang (9.24 μm), lebar (4.73 μm) dan luas kepala spermatozoa (35.89 μm2). Sperma segar dan beku yang diliofilisasi dan diinkubasi selama 3 dan 6 jam menunjukkan morfometri yang tidak berbeda nyata (P>0.05). Data inimenunjukkan bahwa ada upaya sperma mempertahankan diri pada lingkungan baru selama 3 jam dan menjadi normal kembali ukurannya pada inkubasi selama 6 jam. Integritas inti kepala spermatozoa tidak berbeda nyata (P>0.05) pada inkubasi 0, 3 dan 6 jam. Integritas inti sperma segar yang diliofilisasi menunjukkan tidak berbeda nyata (P>0.05) pada inkubasi 3 jam, namun berbeda nyata (P<0.05) pada inkubasi 6 jam. Integritas inti sperma beku yang diliofilisasi setelah diinkubasi selama 6 jam mengalami penurunan drastis (P<0.05) yaitu 42% intak. Kesimpulan dari penelitian ini adalah integritas inti sperma segar tanpa liofilisasi stabil setelah diinkubasi selama 6 jam, sementara sperma segar dan beku yang diliofilisasi mengalami penurunan pada integritas inti.
KUALITAS FISIK DAGING KELINCI LOKAL YANG DIBERIKAN PAKAN TAMBAHAN TEPUNG DAUN SIRSAK DAN ZEOLIT firmansyah, imam; Kardaya, Dede; Dihansih, Elis
Jurnal Peternakan Nusantara Vol. 1 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.835 KB) | DOI: 10.30997/jpnu.v1i1.136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengethui sifat fisik daging kelinci lokal yang diberi pakan dengan bahan campuran tepung daun sirsak dan zeolit. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Mei sampai bulan Juni 2014. Penelitian ini menggunkan 12 ekor kelinci lokal. Kandang yang digunakan adalah kandang individu dengan ukuran panjang 0,56 meter, lebar 0,45 meter dan tinggi 0,45 meter. Perlakuan yang diberikan dalam penelitian ini adalah (P0) 65% hijauan + 35% konsentrat, (P1) 62% Hijauan +3% Tepung daun sirsak + 35% konsentrat, (P2) 65% hijauan +(32% konsentrat +3% zeolit), (P3) 62% Hijauan +3% tepung daun sirsak +(32% konsentrat +3% zeolit). Peubah yang diamati diantaranya adalah sifat fisk daging kelinci yang meliputi pH, susut masak, daya mengikat air (DMA), keempukkan dan warna. Pemberian pakan diberikan berdasarkan bobot badan dan pemberian air minum diberikan secara ad libitum. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acakk Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Analisis data menggunakan sidik ragam dan uji lanjut Duncan. Hasil penelitian menyimpulkan nahwa pemberian daun sirsak, zeolit, atau zeolit dan daun sirsak pada ransum kelinci lokal belum dapat memperbaiki kualitas sifat fisik daging yang diukur berdasarkan nilai pH, susut masak, daya mengikat air, dan indeks warna daging (a*, b* dan h*). Namun intensitas warna daging (C*) kelinci menjadi lebih kuat pada kelinci yang diberi ransum tepung daun sirsak atau daun sirsak dan zeolit
KUALITAS ISI RUMEN SAPI HASIL FORTIFIKASI DAN FERMENTASI Heryani, Ety; Kardaya, Dede; sudrajat, Deden
Jurnal Peternakan Nusantara Vol. 1 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (784.442 KB) | DOI: 10.30997/jpnu.v1i1.217

Abstract

Penelitian kualitas isi rumen sapi (IRS) yang difortifikasi dan difermentasi berasal dari sapi brahman cross jantan yang diadakan dalam rangka untuk mengungkap pengaruh perlakuan fortifikasi dan fermentasi pada kandungan nutrisi dan ciri-ciri fisik. Perlakuan adalah (1). Jenis fortifikasi A (isi rumen sapi 62% + dedak 32% + molases 6% + urea 1%) dengan tanpa fermentasi , 2 minggu dan 4 minggu waktu fermentasi. (2). Jenis fortifikasi B (isi rumen sapi 62% + dedak 32% + molases 5% + urea 1% + zeolit 1%) dengan tanpa fermentasi, 2 minggu, dan 4 minggu waktu fermentasi. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap faktorial 2 x 3 faktor, faktor yang di gunakan 2 fortifikasi yang berbeda dan 3 lama fermentasi yang berbeda, uji Duncan dan Tukey digunakan apabila sebelumnya uji univariate dan kruskal-wallis menunjukkan berbeda nyata (P<0,05). Hasil penelitian menunjukkan kandungan nutrisi isi rumen sapi fermentasi hanya kandungan protein kasar yang berbeda nyata (P<0,05) dan kandungan abu lebih rendah daripada jenis fortifikasi B ketika diperam selama 4 minggu fermentasi. Tetapi kedua perlakuan tidak menunjukkan pengaruh yang nyata pada serat kasar ataupun lemak dan pH. Pengaruh perlakuan pada beberapa ciri-ciri fisik isi rumen sapi menunjukkan bahwa jenis fortifikasi A menghasilkan warna, tekstur, dan aroma lebih baik daripada jenis perlakuan fortifikasi B selama 4 minggu fermentasi.
PERFORMA PRODUKSI KELINCI LOKAL YANG DIBERIKAN PAKAN TAMBAHAN TEPUNG DAUN SIRSAK (ANNONA MURICATA L) DAN ZEOLIT maryani, Ade; Kardaya, Dede; Dihansih, Elis
Jurnal Peternakan Nusantara Vol. 1 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (691.546 KB) | DOI: 10.30997/jpnu.v1i1.149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pemberian tepung daun sirsak dan zeolit terhadap performa kelinci lokal. Penelitian ini menggunakan kelinci jantan lokal sebanyak 20 ekor. Kandang yang digunakan kandang baterai yang terbuat dari bilah bambu, kayu dan dinding kawat dengan ukuran panjang 0,56, lebar 0,45 dan tinggi 0,45 meter. Pakan yang digunakan adalah rumput lapangan dan pakan Indofeed K03 dengan penambahan tepung daun sirsak dan zeolit. Pakan yang digunakan terdiri atas rumput lapangan, konsentrat, tepung daun sirsak, dan zeolit dengan perlakuan sebagai berikut: 1) P0: 65% Rumput Lapangan + 35% Konsentrat, 2) P1 : (62% Rumput lapangan + 3% Tepung daun sirsak) + 35% Konsentrat, 3) P2: 65% Rumput lapangan + (32% Konsentrat + 3% Zeolit), dan 4) P3: (62% Rumput lapangan + 3% Tepung daun sirsak) + (32% Konsentrat + 3% Zeolit) dan diberikan selama 28 hari. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan pakan dan 5 ulangan. Data hasil penelitian dianalisis dengan sidik ragam dan uji lanjut Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pada penelitian ini tidak berpengaruh terhadap konsumsi pakan,bobot badan dan konversi pakan.
SUBSTITUSI JAGUNG DAN AMPAS KURMA DALAM RANSUM KOMERSIAL TERHADAP PERSENTASE GIBLET DAN LEMAK ABDOMEN AYAM PEDAGING swito, swito; sudrajat, Deden; handarini, Ristika
Jurnal Peternakan Nusantara Vol. 1 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (677.362 KB) | DOI: 10.30997/jpnu.v1i1.153

Abstract

Dates press cake is a waste product a date syrup industry which is potensial to be used as animal feed. This research was aimed to study the effects of corn substitution with date press cake in commercial ration on the percentage of giblet and abdominal fat of broiler. The study was conducted at the Trial Farm of the Department of Animal Science, Faculty of Agriculture, University of Djuanda, Bogor from 17 February to 16 March 2014. One hundred and five one of day old Cobb Slouw chicks were used in this research. The chickens were fed commercialRation BR 0, BR 1 and the combination of corn and dates press cake. The design of research was used a completely randomized design with 7 treatments and 3 replications. The treatments were: 100% commercial ration (R0, as control), 97.5% commercial ration added 2,5% corn (R1), 97.5% commercial ration added 2,5% dates press cake (R2), 95% commercial ration added 5% corn (R3), 95% commercial ration added 5% dates press cake (R4), 92,5% commercial ration added 7,5% corn (R5) and 92,5% commercial ration added 7,5% dates press cake (R6). The data were analyzed by ANOVA and Duncan test. The results showed that treatments did not give any signicant effect on all of parameters ie: slaughter weight, percentage of giblet and percentage of abdominal fat. It was concluded that dates press cake could be used up to 7.5% in commercial ration of broiler
PENGARUH LARUTAN DAUN SIRIH DALAM AIR MINUM SEBAGAI PENGGANTI ANTIBIOTIK TERHADAP RETENSI NITROGEN DAN ENERGI METABOLIS RANSUM Sudrajat, Deden; Kardaya, Dede; malik, burhanudin; abas, abas
Jurnal Peternakan Nusantara Vol. 1 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (651.7 KB) | DOI: 10.30997/jpnu.v1i1.158

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun sirih terhadap Retensi Nitrogen dan Energi Metabolis ransum pada ayam Broiler. Penelitian ini menggunakan 25 ayam Broiler jantan strain Cobb umur 30 hari, Penelitian ini terdiri atas 5 perlakuan dengan (KO) sebagai kontrol atau perlakuan tanpa daun sirih, (K1) pakan +anti biotik Zn-Bacitracin 50 ppm, (S1) 10 ml larutan perlakuan daun sirih per liter air minum, (S2) 20 ml larutan perlakuan daun sirih per liter air minum, dan (S3) 30 ml larutan perlakuan daun sirih per liter air minum. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 5 ulangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian daun sirih dalam air minum berpengaruh nyata (P<0,05) meningkatkan energi metabolis dan retensi nitrogen. Konsentrasi larutan 10 ml/L (perlakuan S1) menunjukan nilai tertinggi untuk energi metabolis dan retensi nitrogen dibandingkan dan K1 perlakuan. Dengan
PERFORMA AYAM PEDAGING YANG DIBERI RANSUM KOMERSIAL MENGANDUNG TEPUNG AMPAS KURMA SEBAGAI PENGGANTI JAGUNG Fitro, Reky; sudrajat, Deden; Dihansih, Elis
Jurnal Peternakan Nusantara Vol. 1 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (844.233 KB) | DOI: 10.30997/jpnu.v1i1.131

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian tepung ampas kurma sebagai subtitusi jagung pada pakan komersial dan untuk mengetahui seberapa besar tepung ampas kurma bisa menggantikan jagung. Perlakuan yang diberikan yaitu P0 100 % pakan komersial (kontrol), P1 97,5 % pakan komersial + 2,5% jagung, P2 97,5 % pakan komersial + 2,5% tepung ampas kurma, P3 95 % pakan komersial + 5% jagung, P4 95 % pakan komersial + 5% tepung ampas kurma, P5 92,5 % pakan komersial + 7,5% jagung, P6 92,5 % pakan komersial + 7,5 % tepung ampas kurma. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap dan dilanjutkan dengan Uji Duncan. Pemberian pakan komersial mengandung tepung ampas kurma sampai dengan level 7,5 % tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan bobot badan, konsumsi pakan dan konversi pakan. Indeks performa ayam pedaging yang diberi 95 % pakan komersial + 5 % tepung jagung mendapatkan prestasi yang paling baik (istimewa) dari perlakuan lainya. Nilai IOFC ayam pedaging pada penelitian ini, perlakuan yang diberi 95 % pakan komersial + 5 % tepung jagung mendapatkan nilai IOFC yang paling tinggi dari perlakuan lainya. Tepung ampas kurma dapat menggantikan pakan komersial dan jagung sampai level 7,5 %.

Page 1 of 1 | Total Record : 7