cover
Contact Name
M. Yaser Arafat
Contact Email
jurnalsosiologiagama@uin-suka.ac.id
Phone
+6281370980853
Journal Mail Official
jurnalsosiologiagama@uin-suka.ac.id
Editorial Address
1st Floor, Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran IslamJalan Marsda Adisucipto Yogyakarta, 55281Telpon/Fax: +62274 512156/+62274512156 E-mail: jurnalsosiologiagama@gmail.com; jurnalsosiologiagama@uin-suka.ac.id
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Sosiologi Agama
ISSN : 19784457     EISSN : 2548477X     DOI : https://doi.org/10.14421/jsa.
Jurnal Sosiologi Agama mengundang para ilmuwan, peneliti, dan siswa untuk berkontribusi dalam penelitian dan penelitian mereka yang terkait dengan bidang sosiologi agama, masyarakat beragama, masyarakat multikultural, perubahan sosial masyarakat beragama, dan relasi sosial antar agama yang mencakup penyelidikan tekstual dan lapangan dengan perspektif sosiologi dan sosiologi agama.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2007)" : 8 Documents clear
Gerakan Oposisi Islam Masa Reformasi (Studi Terhadap Majelis Mujahidin Indonesia) Syaifudin Zuhri
Jurnal Sosiologi Agama Vol 1, No 1 (2007)
Publisher : Program Studi Sosiologi Agama Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3665.75 KB) | DOI: 10.14421/jsa.2007.011-04

Abstract

Gerakan oposisi MMI, memiliki tiga kekhasan, yaitu: dari aspek gagasan politik, gagasan MMI yang diantaranya pertama, MMI berkeyakinan bahwa Islam mengatur persoalan negara. Argumen ini didasarkan pada konsepsi bahwa Islam telah mengatur semua sendi kehidupan manusia, dari masalah duniawi sampai ukhrawi. Oleh karena itu, Islam bagi MMI adalah entitas yang tidak bisa dipisahkan dari negara (al-islam huwa al din wa al-dawlah). Kedua, pandangan penyatuan agama dan negara ini pada akhirnya mensyaratkan kedaulatan agama, yakni berupa negara Islam. Ketiga, pandangan MMI tentang pelaksanaan syariah Islam. Resistensi MMI terhadap negara adalah bentuk oposisi yang bekerjasama dengan beroperasi dalam sistem politik yang ada sekaligus oposisi yang berpartisipasi aktif dalam pemerintahan melalui aliansi atau koalisi dengan kekuatan-kekuatan politik.Kata Kunci: Oposisi, Syariah, Khilafah.
Fenomena Perda Syariah: Institutional Identitas pada Tingkat Local State Munawar Ahmad
Jurnal Sosiologi Agama Vol 1, No 1 (2007)
Publisher : Program Studi Sosiologi Agama Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1801.963 KB) | DOI: 10.14421/jsa.2007.011-07

Abstract

AbstrakKonseptualisasi demokrasi, pada umumnya hanya menonjolkan dua karakteristik, yakni, pertama, pendefinisan yang menekankan pada dimensi prosedural. Kedua, berkaitan dengan perbedaan "agen" sebagai determinan pokok dalam eksplorasi terhadap keberhasilan demokrasi. Agen di sini lebih ditujukan kepada para aktor politik di tingkat lokal, baik lembaga maupun perorangan. Lahirnya Perda Syariah, dipandang Porter (2002), sebagai wujud agresifitas Islam politik tatkala pemerintah Orde Baru gagal menerapkan corporatism. Jadi, fenomena perda syariah di beberapa kabupaten, ada kecenderungan kuat bahwa institusional identitas merupakan reaksi yang rasional. Setidaknya, bagi para elit local-state, karena mereka mendapatkan capital di balik munculnya perda-perda tersebut.Kata kunci: Perda Syariah, Institusional identitas.
Tantangan Agama dalam Abad Modern Chumaidi Syarief Romas
Jurnal Sosiologi Agama Vol 1, No 1 (2007)
Publisher : Program Studi Sosiologi Agama Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1951.104 KB) | DOI: 10.14421/jsa.2007.011-05

Abstract

Hegemoni sains dan teknologi dari negara-negara maju [industrial] merupakan kenyataan dalam peradaban modern, yang telah dimanfaatkan ideologi kaptalisme untuk menerapkan model-model pembangunan di negara-negara di Dunia Ketiga [developmentalisme] dengan secara konsisten menerapkan paradigma dari filsafat positivisme. Dengan berpijak dari positivisme dalam ilmu pengetahuan sosial pada khususnya maka pengaruhnya sangat kuat dalam pembentukan teori-teori, analisa yang dibuat dan dalam mengambil kebijaksanaan dan keputusan terhadap masalah-masalah sosial dan kemanusiaan.Kata Kunci: Hegemoni, kapitalis
Menemukan Kekhasan Kajian Sosial Keagamaan pada Program Studi Sosiologi Agama di UIN Sunan Kalijaga Moh Soehadha
Jurnal Sosiologi Agama Vol 1, No 1 (2007)
Publisher : Program Studi Sosiologi Agama Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (715.595 KB) | DOI: 10.14421/jsa.2007.011-08

Abstract

Sosiologi Agama, merupakan disiplin baru di dalam disiplin religious studies, yang menitikberatkan pada perubahan-perubahan masyarakat agama. Sampai saat ini, diakui bahwa sosiologi agama, masih mencari bentuk yang khas di dalam metodologi. Agama itu tidak hanya sebatas agama sebagai dogma atau sisi normatifitasnya belaka (model for), namun juga memahami bagaimana interpretasi suatu masyarakat tertentu terhadap agama itu, terkait dengan realitas sosialnya (model of). Karakter demikian memerlukan metodologi yang khas.Kata Kunci: model of, model for
Agama (wan) Bergerak Mengikuti Zaman Ali Usman
Jurnal Sosiologi Agama Vol 1, No 1 (2007)
Publisher : Program Studi Sosiologi Agama Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.024 KB) | DOI: 10.14421/jsa.2007.011-06

Abstract

Judul Buku: Agama (di Zaman) yang BerubahPenulis    : A. SudiarjaPenerbit: Kanisius, YogyakartaCetakan    : I, 2006Tebal    : viii+201 Halaman
Fenomena Perda Syariah: Institusional Identitas pada Tingkat Local State Munawar Ahmad
Jurnal Sosiologi Agama Vol 1, No 1 (2007)
Publisher : Program Studi Sosiologi Agama Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1801.963 KB) | DOI: 10.14421/jsa.2007.011-01

Abstract

KOnseptualisasi demokrasi, pada umumnya hanya menonjolan dua karakteristik, yakni, pertama, Pendefinisian yang menekankan pada dimensi prosedural, yakni demikrasi dipahami sebagai persoalan tata cara memerintah, kedua, Berkaitan dengan peranan "agen" sebagai determinan pokok dalam eksplanasi terhadap keberhasilan demokrasi. Agen di sini lebih ditujukan kepada para aktor politik di tingkat lokal, baik lembaga maupun perorangan. Lahirnya Perda Syariah, dipandang Porter (2002), sebagai wujud agresivitas Islam politik tatala pemerintah Orde Baru gagal menerapkan Corporatism. Jadi, fenomena perda syariah di beberapa kabupaten, ada kecenderungan kuat bahwa institusional identitas merupakan reaksi yang rasional. Setidaknya, bagi para elit local-state, karena mereka mendapatkan capital di balik munculnya perda-perda tersebut.
Menemukan Kekhasan Kajian Sosial Keagamaan pada Program Studi Sosiologi Agama di UIN Sunan Kalijaga Moh Soehadha
Jurnal Sosiologi Agama Vol 1, No 1 (2007)
Publisher : Program Studi Sosiologi Agama Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (715.595 KB) | DOI: 10.14421/jsa.2007.011-02

Abstract

Sosiologi Agama, merupakan disiplin baru di dalam disiplin religious studies, yang menitikberatkan pada perubahan-perubahan masyarakat agama. Sampai saat ini, diakui bahwa sosiologi agama, masih mencari bentuk yang khas di dalam metodologi. Agama itu tidak hanya sebatas agama sebagai dogma dan sisi normatifitasnya belaka (model for), namun juga memahami bagaimana interpretasi suatu masyarakat tertentu terhadap agama itu, terkait dengan realitas sosialnya (model of). Karakter demikian memerlukan metodologi yang khas.Kata Kunci: model of, model for
Peran Partai Islam dalam Proses Konsolidasi Demokrasi di Indonesia M. Zainal Anwar
Jurnal Sosiologi Agama Vol 1, No 1 (2007)
Publisher : Program Studi Sosiologi Agama Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1254.165 KB) | DOI: 10.14421/jsa.2007.011-03

Abstract

Dalam rentang Sejarahnya, kontribusi partai politik Islam di Indonesia dalam kehidupan berdemokrasi selalu mengalami pasang surut. Pasca turunnya Soeharto dari tampuk kekuasaan, kehadiran partai ISlam kembali menyeruak dan mewarnai kehidupan kepartaian di Indonesia. Lantas, apa saja kendala saat ini yang dihadapi partai Islam di Indonesia yang sedang menapaki masa konsolidasi demokrasi? Apa saja peran yang bisa dimainan? Inilah beberapa persoalan yang akan diurai dalam tulisan ini. Adapun titik perhatian yang akan diberikan oleh penulis adalah kontribusi partai Islam di era konsolidasi demokrasi.Kata kunci: Partai politik Islam dan Konsolidasi Demokrasi

Page 1 of 1 | Total Record : 8