cover
Contact Name
Dani Saepuloh
Contact Email
danie_saepuloh@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
lydiadesmaniarirwan@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Kelautan Nasional
ISSN : 1907767X     EISSN : 26154579     DOI : -
Core Subject : Science, Social,
Jurnal Kelautan Nasional (JKN) ISSN 1907-767X, e-ISSN 2615-4579 adalah jurnal yang diterbitkan oleh Pusat Riset Kelautan, Badan Riset dan Sumber Daya Manusia (BRSDM), Kementerian Kelautan dan Perikanan. Pusat Riset Kelautan (Pusriskel) adalah nomenklatur baru, sejak tahun 2017, untuk Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Laut dan Pesisir (P3SDLP). Jurnal Kelautan Nasional, sebelum dikelola oleh Pusriskel maupun P3SDLP, adalah dikelola oleh Pusat Pengkajian dan Perekayasaan Teknologi Kelautan dan Perikanan (P3TKP). Pada tahun 2016, P3TKP kemudian merger ke P3SDLP.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 17, No 1 (2022): APRIL" : 9 Documents clear
Kondisi Tutupan Terumbu Karang Dan Tingkat Prevalensi Penyakit Serta Gangguan Kesehatan Pada Berbagai Lifeforms Karang Di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu Annisa Rizqia; Sunarto Sunarto; Muhammad Untung Kurnia Agung; Indah Riyantini
Jurnal Kelautan Nasional Vol 17, No 1 (2022): APRIL
Publisher : Pusat Riset Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (704.622 KB) | DOI: 10.15578/jkn.v17i1.8547

Abstract

Terumbu karang merupakan ekosistem yang rentan terhadap gangguan dan kerusakan. Penyakit karang diduga sebagai penyebab utama terdegradasinya ekosistem terumbu karang yang dapat disebabkan oleh penurunan kualitas lingkungan perairan, sedimentasi, polusi, serta perubahan iklim. Tujuan dari riset ini adalah mengetahui prevalensi penyakit dan gangguan kesehatan karang serta hubungan antara jenis penyakit dan gangguan kesehatan dengan bentuk pertumbuhan karang yang ada di ekosistem termbu karang Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. Pengamatan terhadap tutupan terumbu karang dilakukan menggunakan metode transek garis sepanjang 100m dan pengamatan penyakit karang dilakukan menggunakan metode transek sabuk 2,5x2,5 m sepanjang 100m. Data yang didapat berupa persen tutupan karang, prevalensi penyakit dan gangguan kesehatan karang, dan kelimpahan penyakit dan gangguan kesehatan karang. Hasil riset menunjukkan terumbu karang di Perairan Pulau Pramuka memiliki persentase tutupan karang hidup sebesar 20,65%-47,17%  termasuk kedalam kategori rusak hingga sedang. Prevalensi penyakit karang Brown Band Disease sebesar 1%. Sementara prevalensi gangguan kesehatan Bleaching 27%, Competition Algae 6%, Competition Tunicate 11%. Fish Bite 11%, Growth Anomaly 8%, Pigmentation Response 8%, Sediment Damage 19%,  dan Trematodiasis 4%. Bentuk pertumbuhan karang Massive lebih rentan terhadap gangguan kesehatan. Sementara itu, penyakit karang Brown Band Disease hanya ditemukan pada karang dengan bentuk pertumbuhan Branching.Kata kunci: Kondisi tutupan karang, Penyakit dan gangguan kesehatan karang, Pulau Pramuka
Struktur Komunitas Makrozoobenthos di Kawasan Ekowisata Hutan Mangrove Pandansari, Brebes, Jawa Tengah Shindu Fathoni Hamzah; Herman Hamdani; Sri Astuty
Jurnal Kelautan Nasional Vol 17, No 1 (2022): APRIL
Publisher : Pusat Riset Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.29 KB) | DOI: 10.15578/jkn.v17i1.8615

Abstract

Hutan mangrove memiliki keanekaragaman biota yang hidup di dalamnya, sehingga hutan mangrove dapat dimanfatkan untuk tujuan pendidikan dan ekowisata. Riset ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi vegetasi mangrove dan makrozoobenthos, serta keterkaitan antara kerapatan mangrove dan kelimpahan makrozoobenthos. Pengambilan data dilakukan  menggunakan metode survey dengan empat stasiun pengamatan, yaitu tiga stasiun dalam hutan mangrove pada kerapatan berbeda dan satu stasiun yang tidak ditumbuhi mangrove. Pengambilan data menggunakan metoda transek kuadran. Berdasarkan hasil pengamatan, komposisi mangrove di kawasan ekowisata, adalah mangrove alami dan hasil rehabilitasi, terdiri dari species Rhizophora stylosa (60,78%) dan Avicennia marina (29,22%), dengan nilai kerapatan mangrove 667 ind/ha - 2733 ind/ha sehingga termasuk dalam kriteria kondisi baik. Hasil identifikasi makrozoobenthos, terdapat 16 species terdiri dari: kelas Gastropoda 10 species, kelas Bivalvia 3 species, kelas Crustacea 2 species, Ordo Polychaeta 1 species. Kelimpahan makrozoobenthos dalam hutan mangrove berkisar 72 ind/m2 – 178 ind/ m2 dan indeks keanekaragaman 1,87 - 2,82, yang termasuk katagori keanekeragaman sedang, Hubungan kerapatan vegetasi mangrove dengan kelimpahan makrozoobenthos termasuk kategori hubungan yang sangat kuat (nilai korelasi 0,93).
Pengukuran dan Analisis Nilai Volume Backscattering Strength Perairan Pulau Tidung Menggunakan Single Beam Echosounder M. Hasbi Sidqi Alajuri; Henry M. Manik; Sri Pujiyati
Jurnal Kelautan Nasional Vol 17, No 1 (2022): APRIL
Publisher : Pusat Riset Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1322.081 KB) | DOI: 10.15578/jkn.v17i1.10693

Abstract

Pulau Tidung merupakan gugusan pulau kecil yang terletak di Kepulauan Seribu Selatan yang memiliki potensi perikanan yang cukup baik. Komposisi hasil tangkapan jaring muroami di Kepulauan Seribu yang mewakili perairan Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI 712) Laut Jawa pada tahun 2007 didominasi oleh ikan ekor kuning (Caesio cuning). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui sebaran spasial dan vertikal nilai Volume Backscattering Strength (SV) dan sebaran spasial densitas Ikan di perairan Pulau Tidung. Survei ini dilakukan untuk memberikan gambaran informasi perikanan di perairan tersebut. Pengambilan data dilakukan sepanjang cruise track dan di 13 stasiun dengan menggunakan instrumen single beam echosounder SIMRAD EK-15 200 kHz. Analisis data dilakukan menggunakan software echoview 4.0 dengan threshold -60 dB re 1μPa sampai -39 dB re 1μPa dan ESDU (Elementary Sampling Distance Unit) 50 ping serta ketebalan 1 m. Hasil yang diperoleh menunjukan bahwa nilai SV secara spasial dari (-59.70 dB re 1μPa sampai -49.40 dB re 1μPa). Pada 13 stasiun pemeruman data akustik diperoleh nilai SV dari (-57.82 dB re 1μPa sampai -54.01dB re 1μPa) dengan nilai densitas ikan antara 0.81 – 6.17 ekor/m3. Sebaran SV dan densitas ikan ini dipengaruhi oleh kedalaman perairan dan aktivitas warga setempat. Sedangkan, sebaran SV ikan damersal dipengaruhi oleh jenis sedimen dasar perairan.
Karakteristik Reflektansi Spektral Lamun Menggunakan Data Spektroradiometer di Perairan Kepulauan Seribu Hartoni Hartoni; Vincentius P Siregar; Sam Wouthuyzen; Syamsul Bahri Agus
Jurnal Kelautan Nasional Vol 17, No 1 (2022): APRIL
Publisher : Pusat Riset Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (902.297 KB) | DOI: 10.15578/jkn.v17i1.9783

Abstract

Padang lamun merupakan ekosistem tumbuhan berbunga yang hidup di perairan laut dangkal. Padang lamun memiliki kemampuan untuk beradaptasi di perairan dengan salinitas tinggi. Padang lamun mempunyai peran ekologis yang sangat penting dan bernilai ekonomis tinggi. Padang lamun pada suatu perairan dapat dideteksi dengan pengukuran reflektansi gelombang elektromagnetiknya. Tujuan penelitian adalah menganalisis karakteristik reflektansi spektral lamun yang diukur secara in situ menggunakan spectrometer. Penelitian dilaksanakan pada September 2018 di dua lokasi: a) di Pulau Pramuka, Pulau Panggang dan Pulau Karya; dan b) di Pulau Lancang Kabupaten Kepulauan Seribu. Pola reflektansi spektral lamun pada kedua lokasi menunjukkan kemiripan namun memiliki nilai intensitas  reflektansi yang berbeda. Reflektansi spektral lamun memiliki puncak yang berbeda pada panjang gelombang hijau  (500-600 nm), panjang gelombang merah tepi (700-750 nm), dan  panjang gelombang inframerah dekat (800-850 nm). Uji ANOVA dari nilai reflektansi di dua lokasi penelitian menunjukkan hasil yang berbeda nyata antar jenis lamun. Uji Tukey menunjukkan perbedaan signifikan antar jenis lamun kecuali jenis Cymodocea serrulata dan Enhalus acoroides. Analisis diskriminan menunjukkan panjang gelombang orange  (585-620 nm), kuning  (575-585 nm), hijau kuning (550-575 nm), dan hijau  (510-550 nm) merupakan panjang gelombang yang dapat digunakan untuk mendiskriminasi dan memetakan lamun.
Studi Arus Sejajar Pantai dan Variasi Arus Laut Terhadap Kedalaman di Daerah Perairan Pantai Pasar Palik, Bengkulu Utara Ashar Muda Lubis; Rani Lestari; Rio Saputra; M Hasanudin; Edi Kusmanto
Jurnal Kelautan Nasional Vol 17, No 1 (2022): APRIL
Publisher : Pusat Riset Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (779.473 KB) | DOI: 10.15578/jkn.v17i1.10102

Abstract

Kajian arus sejajar pantai serta variasi arus kedalaman telah dilakukan di wilayah pesisir Pantai Pasir Palik dimana daerah ini merupakan salah satu wilayah pesisir yang paling rawan terhadap abrasi pantai di Provinsi Bengkulu Utara. Pengumpulan data arus laut beserta arahnya pada tiga lokasi berbeda dilakukan pada 6 - 8 November 2018 dengan menggunakan peralatan RCM Seaguard Aanderaa. Untuk mengetahui keberadaan arus sejajar pantai, data arus pada dua lokasi dianalisis dengan current rose. Data arus dari lokasi ketiga juga telah dianalisis untuk mempelajari variabilitas arus terhadap kedalaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecepatan arus rata-rata pada lokasi 1 adalah 7,1 cm/s, dan lokasi 2 adalah 12,4 cm/s. Arah arus di lokasi 1 dan lokasi 2 dominan ke arah tenggara dan selatan-tenggara. Selain itu, variasi arus terhadap kedalaman di daerah pesisir Pantai Pasir Palik telah diamati baik besaran maupun arahnya dengan kecepatan arus rata-rata setiap kedalaman berkisar antara 12,55-44,35 cm/s. Arah dominan arus laut yang teramati sejajar dengan garis pantai, menunjukkan keberadaan arus sejajar pantai di daerah Pantai Pasar Palik, Lais, Bengkulu Utara. Fenomena ini mungkin berhubungan dengan peristiwa abrasi pantai di sepanjang pantai karena arus sejajar pantai dapat menyebabkan erosi dan mengalirkan sedimen ke arah tenggara dan selatan-tenggara menuju Kota Bengkulu.
Perbandingan Klorofil-a dan Kelimpahan Plankton di Perairan Pantai Kabupaten Pinrang Provinsi Sulawesi Selatan Muh. Hatta; Nur Asia Umar; Agustin Rustam
Jurnal Kelautan Nasional Vol 17, No 1 (2022): APRIL
Publisher : Pusat Riset Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (734.503 KB) | DOI: 10.15578/jkn.v17i1.10914

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan kandungan klorofil-a, kelimpahan fitoplankton, zooplankton, dan beberapa nilai parameter lingkungan berdasarkan bulan pengamatan selama periode Mei sampai dengan Agustus 2021. Manfaat penelitian diharapkan dapat memberikan informasi dasar tentang penyebaran klorofil-a, kelimpahan fitoplankton, kelimpahan zooplankton, dan parameter lingkungan untuk dijadikan pertimbangan dalam pengelolaan perikanan tangkap. Penelitian dilaksanakan mulai Mei sampai dengan Agustus 2021 di perairan Pantai Kabupaten Pinrang, Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini terbagi menjadi beberapa tahap yang meliputi tahap persiapan, penentuan stasiun, dan pengambilan sampel, pengukuran parameter fisika dan kimia perairan, identifikasi dan pencacahan fitoplankton, analisa data serta analisa stastistik. Analisis statistik yang digunakan adalah Analisis One Way Anova, Uji lanjut Post-Hoc Test menggunakan metode Tukey untuk membandingkan rata-rata kelimpahan antar stasiun. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada Mei sampai dengan Agustus di perairan pesisir Kabupaten Pinrang kandungan klorofil-a relatif homogen, rata-rata kelimpahan fitoplankton pada Agustus lebih tinggi dibandingkan pada bulan Juni dan Juli, kelimpahan zooplankton relatif homogen selama bulan Mei sampai dengan Agustus. Rata-rata salinitas dan pH berbeda nyata antar bulan pengamatan, sedangkan suhu dan kadar DO tidak berbeda nyata antar bulan pengamatan.
Pengembangan Kawasan Minapolitan Berbasis Budidaya Tambak di Wilayah Pesisir Kabupaten Tangerang Kasman Kasman; Tigoh Kurnia Mursa; Dini Purbani
Jurnal Kelautan Nasional Vol 17, No 1 (2022): APRIL
Publisher : Pusat Riset Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.031 KB) | DOI: 10.15578/jkn.v17i1.10905

Abstract

Kabupaten Tangerang ditetapkan sebagai Kawasan Minapolitan dengan tujuan agar dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di wilayah pesisir sekaligus mengurangi kesenjangan antar wilayah. Namun harapan tersebut belum dapat terwujud mengingat konsep pengembangan minapolitan di Kawasan ini belum dirumuskan dengan baik. Penelitian ini bertujuan merumuskan konsep pengembangan Minapolitan di wilayah pesisir Kabupaten Tangerang sehingga terjadi percepatan pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini menggunakan metode analisis LQ, analisis Shift Share, analisis regresi berganda, SPSS, Metode Hayami, Metode Indeks Sentralitas, dan overlay peta. Pengumpulan data dilakakukan dengan model eksploratif data primer melalui observasi lapangan dan wawancara secara random sampling. Hasil analisis menunjukkan ada tujuh kecamatan yang bisa menjadi bagian kawasan minapolitan, dengan pusat minapolitan terpilih adalah Kecamatan Kronjo dan Teluknaga. Usaha perikanan yang potensial untuk dijadikan sektor unggulan adalah usaha perikanan budidaya tambak, dengan komoditas utamanya adalah bandeng dan mujair. Percepatan pembangunan wilayah pesisir dapat dilakukan melalui peningkatan kapasitas produksi budidaya tambak bandeng, serta budidaya tambak mujair, serta peningkatan nilai tambah produksi. Hasil analisis kesesuaian lahan, maka potensi lahan yang sesuai untuk kegiatan budidaya tambak mencapai 8.215,43 Ha. Selain itu sarana prasarana pendukung kegiatan budidaya seperti ketersediaan PPI, lembaga keuangan, dan sarana prasarana wilayah lainnya juga menjadi faktor penentu keberhasilan minapolitan di Kabupaten Tangerang. Dengan menerapkan hasil penelitian ini dalam pengembangan Kawasan Minapolitan, diharapkan dapat mempercepat pembangunan di wilayah pesisir Kabupaten Tangerang.
Halaman Belakang JKN Vol 17 No 1 April 2022 Joko Subandriyo, ST
Jurnal Kelautan Nasional Vol 17, No 1 (2022): APRIL
Publisher : Pusat Riset Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.703 KB) | DOI: 10.15578/jkn.v17i1.11196

Abstract

Halaman Belakang JKN Vol 17 No 1 April 2022
Halaman Depan JKN Vol 17 No 1 April 2022 Joko Subandriyo, ST
Jurnal Kelautan Nasional Vol 17, No 1 (2022): APRIL
Publisher : Pusat Riset Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5351.598 KB) | DOI: 10.15578/jkn.v17i1.11195

Abstract

Halaman Depan JKN Vol 17 No 1 April 2022

Page 1 of 1 | Total Record : 9