cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Udayana, Kampus Tengah, Singaraja-Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
KARMAPATI (Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika) ISSN: 2252-9063
ISSN : 22529063     EISSN : 26857006     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Articles 39 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2016):" : 39 Documents clear
PENGARUH E-MODUL BERBASIS METODE PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PEMROGRAMAN DASAR (STUDI KASUS: KELAS X MULTIMEDIA DI SMK NEGERI 3 SINGARAJA) ., Km Pita Setiarini; ., Dr. Ketut Agustini, S.Si, M.Si.; ., I Made Gede Sunarya, S.Kom., M.Cs
KARMAPATI (Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika) Vol 5, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/karmapati.v5i2.8220

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh penerapan e-modul berbasis metode pembelajaran problem based learning pada mata pelajaran pemrograman dasar terhadap hasil dan motivasi belajar siswa kelas X Multimedia SMK Negeri 3 Singaraja, (2)mengetahui respon siswa kelas X Multimedia SMK Negeri 3 Singaraja terhadap penerapan e-modul berbasis metode pembelajaran problem based learning pada mata pelajaran pemrograman dasar. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan desain Post Test Only, With Non Equivalent Control Group Design.. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas X Multimedia SMK Negeri 3 Singaraja Tahun Pelajaran 2015/2016. Sampel yang digunakan yaitu kelas X MM 1 yang digunakan sebagai kelas control dan X MM 3 yang digunakan sebagai kelas eksperimen. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode tes uraian untuk mengukur hasil belajar, dan metode angket untuk menganalisis motivasi belajar siswa da respon siswa. Data hasil belajar kemudian dianalisis dengan melakukan uji prasyarat yang meliputi uji normalitas, uji homogenitas dan uji- t. Hasil penelitian menunjukkan (1) bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar siswa kelas X Multimedia SMK Negeri 3 Singaraja antara siswa yang menggunakan E-Module dengan hasil belajar siswa yang beajar menggunakan bahan ajar konvensiona Hasil analisis uji-t memperoleh thitung sebesar 6,9492.dan ttabel sebesar 1,671untuk dk sebesar 58 dengan taraf signifikan 5%. Berdasarkan kriteria pengujian diperoleh thitung > ttabel, ini berarti H0 ditolak.Motivasi belajar siswa yang menggunakan E-Module dikatakan tinggi dilihat dari rata-rata motivasi belajar kelas eksperimen yaitu sebesar 131,83. (2) respon siswa dari penerapan E-Modul berbasis problem based learning pada mata pelajaran pemrograman dasar adalah positif dilihat dari rata – rata skor hasil angket respon siswa yaitu 78,07. Kata Kunci : quasi eksperimen, e-modul, pemrograman dasar, metode pembelajaran problem based learning. Abstract— The purposes of this research are (1) To know about the effect of e-module based on Problem Based Learning method for the Basic Programming toward Basic Programing learning result and learning motivation the X grade students at SMK Negeri 3 SIngaraja (2) To know the response of the 10th grade students in SMK Negeri 3 Singaraja toward about the effect of e-module based on Problem Based Learning method for the Basic Programming. The type of this research is quasi-experimental research with research design Post Test Only, With Non Equivalent Control Group Design. The population of this research includes all of 10th grade students of Multimedia in SMK Negeri 3 Singaraja academic year 2015/2016. The sample that used is X MM 1as a control class and X MM 3 as an experimental class. The data was collected using an essay test method to measure the learning result and questionnaire method to analyzed the learning motivation and the students responses. Data was analyzed Data was analyzed by studying the results of test preconditions including normality test, homogeneity test and t-test. The result of this research shows (1) that there was a significant effect toward the learning result of the 10th grade students in SMK Negeri 3 Singaraja among the students who were used e-modul of students who were used conventional learning modul. T-test analysis results obtained t count for 6,9492.and t table registration by 58 with 5% significance level. Based on criteria obatained t count > t table, this means that H0 is rejected. Learning motivation of the students who were used e-modul showed a high learning motivation with an average value of 131,83in experimental class. (2) results analysis of students responses showed a positive responses with an average responses value of 78,07. keyword : Quasi Experimental, E-Module, Basic Programming, Problem Based Learning Method.
Studi Komparatif Pengaruh Model Pembelajaran Inquiry Terbimbing Dan Problem Based Learning (PBL) Terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran TIK Siswa Kelas X di SMA Laboratorium Undiksha Singaraja Tahun Ajaran 2015/2016 ., Made Ayu Putri Purwaningsih; ., Dr. Ketut Agustini, S.Si, M.Si.; ., Nyoman Sugihartini, S.Pd., M.Pd.
KARMAPATI (Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika) Vol 5, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/karmapati.v5i2.8121

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh Model Pembelajaran Inquiry Terbimbing Dan Problem Based Learning (PBL) Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran TIK Siswa Kelas X di SMA Laboratorium Undiksha Singaraja Tahun Ajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan penelitian desain Post Test Only With Non Equivalent Control Grup Design. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling. Pada penelitian ini sampel yang di gunakan sebanyak 3 kelas. Kelas X6 sebagai kelompok eksperimen I dengan model pembelajaran Inquiry Terbimbing, kelas X2 sebagai kelas eksperimen II dengan model pembelajaran Problem Based Learning, dan kelas X3 sebagai kelas kontrol dengan model pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes objektif dan praktek yang digunakan untuk mengukur pengaruh hasil belajar TIK siswa. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan ANAVA satu jalur dan uji lanjutan mengggunakan uji T-Scheffe. Hasil analisis data menunjukkan bahwa adanya pengaruh yang signifikan terhadap model pembelajaran Inquiry Terbimbing dan model pembelajaran PBL. Berdasarkan perhitungan dengan ANAVA satu jalur didapat Fhitung sebesar 36,10 dan Ftabel dengan taraf signifikansi 0,05 adalah 3,11 maka (Fhitung > Ftabel) sehingga perbedaan antar kelompok signifikan. Kemudian dilanjutkan dengan uji t-scheffe dan mendapatkan hasil bahwa Ftabel < Fhitung maka kedua kelompok signifikan. Berdasarkan hasil motivasi yang dihitung menggunakan metode angket menunjukkan hasil motivasi kelompok eksperimen I sangat tinggi dengan didapatkan rata-rata sebesar 84,867 sedangkan motivasi kelompok eksperimen II menunjukan tinggi dengan rata-rata 71.621 dan motivasi kelompok kontrol menunjukan tinggi dengan rata-rata 71.367. Untuk hasil respon terhadap model pembelajaran Inquiry Terbimbing di kelas eksperimen I menunjukkan sangat positif dengan rata-rata 66.667 sedangkan hasil respon terhadap model pembelajaran PBL di kelas eksperimen II menunjukkan positif dengan rata-rata 55.000. Jadi dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Inquiry Terbimbing lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran Problem Based Learning dilihat dari perolehan skor rata-rata hasil belajar terbesar yaitu 40,43. Kata Kunci : Inquiry Terbimbing, Problem Based Learning, hasil belajar, motivasi belajar, respon siswa The purpose of this study to identify and analyze the influence of the effect of learning model guided inquiry and problem based learning (PBL) on motivation and learning outcomes in Information Communication Technology subject in grade X of SMA Laboratorium UNDIKSHA Singaraja in 2015/2016. This is a quasi-experimental research designed with Post Test Only With Non Equivalent Control Grup Design. The technique of data sampling used in this research is a simple random sampling technique. In this study, the samples used as many as three classes. Class X6 as an experimental group I with Guided Inquiry learning model, class X2 as an experimental group II with learning model Problem Based Learning, and class X3 as the control class with conventional learning models. The instrument used in this study is an objective test and practices that used to measure the impact and students result of ICT learning. The data were analyzed with descriptive statistics and ANOVA one lane and advanced test using T-Scheffe test. The results of data analysis showed that the existence of a significant effect on Guided Inquiry learning model and learning model PBL. Based on the calculation of the track obtained by ANOVA F count equal to 36.10 and F table with a significance level of 0.05 3,11 then (F count> F table) so that the differences between groups were significant. Then continued with T-Scheffe test and get the results that Ftable
Studi Komparatif Penggunaan Model Pembelajaran Treffinger Dan Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar TIK Siswa Kelas XI Di SMA Laboratorium Undiksha Singaraja ., Ni Made Erna Maygayanti; ., Dr. Ketut Agustini, S.Si, M.Si.; ., I Made Gede Sunarya, S.Kom., M.Cs
KARMAPATI (Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika) Vol 5, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/karmapati.v5i2.8212

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui (1) perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Treffinger dan Problem Based Learning (PBL) pada mata pelajaran TIK, (2) respon siswa dalam penggunaan model Treffinger dan Problem Based Learning (PBL). Rancangan penelitian ini adalah “Post Test Only With Non Equivalent Control Group Design”. Populasi dari penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas XI SMA Laboratorium Undiksha. Sampel yang dipilih adalah kelas XI IPA1, XI IPA2, XI IPA3 yang berjumlah 76 orang. Kelas XI IPA2 digunakan sebagai kelas eksperimen 1 menggunakan model pembelajaran Treffinger, Kelas XI IPA1 digunakan sebagai kelas eksperimen 2 menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Kelas XI IPA3 digunakan sebagai kelas kontrol menggunakan model pembelajaran konvensional. Terdapat dua jenis variabel dala penelitian ini yaitu (1) variabel bebas adalah model pembelajaran Treffinger, model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan model pembelajaran Konvensional, (2) variabel terikat adalah hasil belajar siswa. Data hasil belajar siswa dianalisis melalui uji prasyarat dengan hasil ketiga kelompok berdistribusi normal dan homogen. Uji hipotesis menggunakan rumus ANOVA Satu Jalur dilanjutkan dengan uji pasangan menggunakan rumus t-Schefee. Dari hasil uji hipotesis diperoleh hasil (1) terdapat perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Treffinger dan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada mata pelajaran TIK kelas XI di SMA Laboratorium Undiksha Singaraja, (2) nilai rata-rata hasil belajar kelompok Treffinger lebih tinggi dari kelompok Problem Based Learning (PBL) dan kelompok Konvensional. Rata-rata respon siswa terhadap model pembelajaran Treffinger mencapai 83,280, dan rata-rata hasil respon siswa terhadap model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) mencapai 76,923 yang berkategori positif. Selain skor respon siswa dikatakan positif, hal ini juga dapat dilihat dari langkah-langkah pembelajaran Treffinger, dimana siswa mampu memahami materi yang dipelajari. Kata Kunci : Studi Komparatif, model pembelajaran Treffinger, model pembelajaran Problem Based Learning(PBL), Hasil Belajar TIK dan Respon Siswa. The purpose of this study to determine (1) a significant difference to student learning result using model Treffinger and Problem Based Learning (PBL) on the subjects of ICT, (2) the response of students in the use of models Treffinger and Problem Based Learning (PBL ). The study design was a "Post Test Only With Non-Equivalent Control Group Design". The population of this research is all students of class XI SMA Undiksha Laboratory. The selected sample is a class XI IPA1, IPA2 XI, XI IPA3 totaling 76 people. Class XI IPA2 used as an experimental class 1 using model Treffinger, Class XI IPA1 use as an experimental class 2 using model Problem Based Learning (PBL) and Class XI IPA3 used as a control group using conventional learning models. There are two types of variables dala this study are (1) the independent variable is Treffinger learning models, learning model Problem Based Learning (PBL) and Conventional learning model, (2) the dependent variable is the student learning outcomes. Were analyzed student learning outcomes through the prerequisite test with the results of the three groups of normal distribution and homogeneous. ANOVA hypothesis testing using the formula One Strip continued by couples using the formula t-Schefee. From the results of the hypothesis test result (1) a significant difference to the learning outcomes of students who use the learning model Treffinger and learning model Problem Based Learning (PBL) on the subjects of ICT in class XI SMA Laboratory Undiksha Singaraja, (2) the average value Treffinger group of learning outcomes is higher than the group of Problem Based learning (PBL) and Conventional groups. The average response to the students 'learning model Treffinger reached 83.280, and the average results of students' response to the learning model Problem Based Learning (PBL) reached 76.923 categorized positive. In addition to scores of students said to be a positive response, it also can be seen from the steps Treffinger learning, where students are able to understand the material being studied. keyword : Comparative Study, Treffinger learning model, Problem Based Learning (PBL) learning model, student’s learning result of ICT and the students' responses.
PENGEMBANGAN GAME EDUKASI “TAJWID AL QUR’AN” BERBASIS ANDROID ., Isna Mildayanti; ., I Ketut Resika Arthana, S.T., M.Kom; ., I Gede Mahendra Darmawiguna, S.Kom, M.Sc
KARMAPATI (Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika) Vol 5, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/karmapati.v5i2.8302

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Untuk rancang dan implementasi game “TAJWID AL QUR’AN” berbasis Android. (2) Untuk mengetahui respon pengguna terhadap pengembangan game “TAJWID AL QUR’AN”berbasis Android. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan. game “TAJWID AL QUR’AN” berbasis Android ini dikembangkan dengan model waterfall. Subyek penelitian adalah Pengajian di Masjid Nurul Mubin. Data yang dikumpulkan yaitu 15 data respon anak yang sudah belajar al Qur’an terhadap pengembangan game “TAJWID AL QUR’AN” berbasis Android rentang Umur mulai dari 9 tahun dengan mengunakan angket. Data respon Pelajar dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa aplikasi ini berhasil diimplementasikan menggunakan bahasa pemrograman Java dengan Corona SDK serta menggunakan AndEngine sebagai library tambahan. Seluruh fitur yang terdapat pada aplikasi ini dapat dijalankan pada semua perangkat yang diujikan. Respon pelajar dan guru terhadap game “TAJWID AL QUR’AN” berbasis Android dikategorikan positif.Kata Kunci : Tajwid Al Qur’an, Aplikasi Edukatif, Mobile Game This study aims to (1) design and implement Android-based "TAJWID Al Qur'an" game, (2) determine the user response to the development of Android-based "TAJWID Al Qur'an" game. The method used in this study was the research and development. This Android- based "TAJWID Al Qur'an" game was developed using the waterfall model. Subjects of this study were Pengajian in Masjid Nurul Mubin. The data collected was the response data which already studied Al Qur'an to the development of the Android-based "TAJWID Al Qur'an" game on age ranging from 9 years using a questionnaire. Student response data were analyzed descriptively. The results of this study indicated that this application is implemented using Java programming language with Corona SDK and using AndEngine as additional libraries. All the features contained in this application can run on all devices tested. The response of students and teachers of the Androidbased "TAJWID Al Qur'an" game was categorized as positive. keyword : TAJWID Al Qur'an, educational mobile game application.
Studi Komparatif Pengaruh Model Pembelajaran ICARE dan PAKEM terhadap Hasil Belajar TIK Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Sawan Tahun Ajaran 2015/2016 ., Ida Ayu Ratnasari Kemenuh; ., Dr. Ketut Agustini, S.Si, M.Si.; ., I Ketut Resika Arthana, S.T., M.Kom
KARMAPATI (Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika) Vol 5, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/karmapati.v5i2.8114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh hasil belajar mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) siswa kelas X SMA Negeri 1 Sawan tahun ajaran 2015/2016 yang menggunakan model pembelajaran ICARE dan model pembelajaran PAKEM, (2) respon siswa kelas X di SMA Negeri 1 Sawan tahun ajaran 2015/2016 terhadap pembelajaran mata pelajaran TIK menggunakan model pembelajaran ICARE dan model pembelajaran PAKEM Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy experiment). Desain yang digunakan adalah “Posttest-Only Nonequivalent Control Grup Design”. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Sawan. Sampel ditentukan melalui teknik random sampling dengan mengundi kelas-kelas yang setara, sehingga diperoleh sampel kelas X2 sebagai kelompok eksperimen 1, kelas X1 sebagai kelompok eksperimen 2, dan kelas X4 sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode tes pilihan ganda. Tujuannya untuk mengukur ranah kognitif, ranah psikomotor menggunakan rubrik penilaian tes psikomotor. Data hasil belajar siswa kemudian dianalisis dengan melakukan uji prasyarat yang meliputi uji normalitas dan uji homogenitas. Pengujian hipotesis menggunakan uji anova satu jalur, dan uji pasangan t-scheffe. Respon siswa menggunakan metode angket. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dengan penerapan model pembelajaran PAKEM terhadap hasil belajar TIK siswa kelas X SMA Negeri 1 Sawan tahun ajaran 2015/2016 dibandingkan dengan siswa yang menggunakan model pembelajaran ICARE maupun yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Respon siswa pada model pembelajaran PAKEM lebih tinggi daripada model pembelajaran ICARE. Ini berarti, model pembelajaran PAKEM lebih disenangi oleh siswa.Kata Kunci : model pembelajaran PAKEM, ICARE, konvensional, hasil belajar, respon siswa The objectives of this study were to know (1) the effect of the student’s learning result of TIK subject of the students of the X grade students of SMA Negeri 1 Sawan in school year 2015/2016 that implemented by the ICARE learning model and the PAKEM learning model, (2) students’s response of X grade students of SMA Negeri 1 Sawan in school year 2015/2016 toward the TIK subject by the implementation of ICARE learning model and PAKEM learning model. The type of this study is the quasy experiment study. This study has designed by Posttest-Only Nonequivalent Control Grup Design. The population of this study was all of the students of X grade students of SMA Negeri 1 Sawan in school year 2015/2016. The sample was determined by random sampling technique with randomizes the equivalent classes in order to obtain samples X2 class as experiment group 1, X1 class as experiment group 2, and X4 class as contol group. The data were collected by using multiple choices test method. The objectives were to measuring the cognitive domain, the psychomotor domain by psychomotor test section. The data of the student learnign result has analyzed by prerequisite test that included by the normality test and the homogeneity test. The one-way anova test, and t-schefee test. The students response were collected by questionnaire method. The hypothesis test by the one-way anova test, and t-schefee test. The students response were collected by questionnaire method. According the result of the study has showed that there was the significant effect of the PAKEM learning model implementation for of the student’s learning result of TIK subject of the students of the X grade students of SMA Negeri 1 Sawan in school year 2015/2016 beside the students that has implemented by ICARE learning model or the conventional learning model. The strudent response of the PAKEM learning model was higher than the ICARE learning method. Thas meant the PAKEM learning model preferably by the students.keyword : PAKEM learning model, ICARE learning model, conventional learning model, learning result, student response
Pengembangan E-modul Berbasis Project Based Learning pada Mata Pelajaran Pemrograman Web kelas X di Smk Negeri 3 Singaraja ., I Kadek Adi Winaya; ., I Gede Mahendra Darmawiguna, S.Kom, M.Sc; ., I Gede Partha Sindu, S.Pd., M.Pd.
KARMAPATI (Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika) Vol 5, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/karmapati.v5i2.8203

Abstract

Abstrak - Penelitian ini bertujuan (1) Untuk merancang dan mengimplementasikan Pengembangan E-modul Berbasis Project Based Learning pada Mata Pelajaran Pemrograman Web Kelas X di SMK Negeri 3 Singaraja. (2) Untuk mengetahui respon siswa dan guru terhadap Pengembangan E-modul Berbasis Project Based Learning pada Mata Pelajaran Pemrograman Web Kelas X di SMK Negeri 3 Singaraja. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan. dengan model pengembangan ADDIE. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas X Teknik Komputer dan Jaringan dan guru mata pelajaran Pemrograman Web di SMK Negeri 3 Singaraja tahun ajaran 2016/2017. Untuk mengetahui respon siswa dan guru terhadap e-modul diperoleh dengan menggunakan metode angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Hasil rancangan dan implementasi e-modul yang telah dikembangkan pada mata pelajaran pemrograman web untuk siswa kelas X Teknik Komputer dan Jaringan dengan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning di SMK Negeri 3 Singaraja dinyatakan berhasil diterapkan berdasarkan beberapa uji yang dilakukan. 2) Hasil analisis data respon siswa menunjukkan bahwa persentase siswa yang memberikan respon sangat baik sebesar 16%, persentase siswa yang memberikan respon baik sebesar 84%, dan tidak ada siswa yang memberikan respon cukup, kurang, maupun sangat kurang. Sedangkan hasil analisis data respon guru menunjukkan bahwa persentase guru yang memberikan respon sangat baik sebesar 100%, dan tidak ada guru yang memberikan respon baik, cukup, kurang, maupun sangat kurang. Kata Kunci : E-Modul, Pemrograman Web, Model Project Based Learning, Abstract—The purposes of this research were (1) To design and implement of the Development of E-module based the Project Based Learning on the Web Programming Subject of the X grade of SMK Negeri 3 Singaraja. (2) To know the students and the teachers response toward the Development of E-module based of Project Based Learning on the Web Programming Subject in X grade of SMK Negeri 3 Singaraja. The method that used in this research was research and development by ADDIE development model. The subjects of the study were all of the students and the teachers of X grade of Computer and Networking Engineering department of SMK Negeri 3 Singaraja in the academic year 2016/2017. To know the students and the teachers response toward the e-module obtained was collected by questionnaires method. The results has showed that: 1) The design and implementation of e-module that was developed on the web programming for the students of X grade of Computer and Networking Engineering department of SMK Negeri 3 Singaraja by using model Project Based Learning was successfully applied according the several test that has done before, 2) The results of the data analysis of students response have indicated that the percentage of 16% were good, the precentage of good were 84%, and no student response was for moderate, deficient, nor very deficient. Besides, the results of the teachers response data analysis showed that the percentage of 100% for very well response and no teacher gave for good, moderate, deficient, nor very deficient.keyword : E-Module, Web Programming, Project Based Learning Model,
STUDI KOMPARATIF PENERAPAN MODEL TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION DAN JIGSAW TERHADAP MINAT DAN HASIL BELAJAR TIK SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 SINGARAJA ., Gede Bayu Pratama; ., Dr. Ketut Agustini, S.Si, M.Si.; ., I Ketut Resika Arthana, S.T., M.Kom
KARMAPATI (Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika) Vol 5, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/karmapati.v5i2.8127

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) Pengaruh hasil belajar TIK siswa kelas VIII dengan menggunakan model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) dan Jigsaw, (2) Pengaruh model pembelajaran Team Assisted Individualization dan model pembelajaran Jigsaw terhadap minat siswa, (3) Respon siswa terhadap penerapan model pembelajaran TAI dan Jigsaw. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan Post Test Only With Non Equivalent Control Group Design. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes pilihan ganda untuk mengukur ranah kognitif, uji keterampilan untuk ranah Psikomotor dan angket untuk mengukur minat belajar siswa dan respon siswa. Data hasil belajar dianalisis melalui uji prasyarat yaitu uji normalitas dan homogenitas dengan hasil ketiga kelompok berdistribusi normal dan homogen, dilanjutkan dengan uji hipotesis menggunakan Anova Satu jalur ( Fhitung = 27,5507) yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Kemudian dilihat dari rata-rata hasil belajar model pembelajaran TAI (38,36) dan Jigsaw (34,48). Dilanjutkan dengan membandingkan kedua model pembelajaran menggunakan uji t-Scheffe, didapatkan (t=3,9422), maka Ho ditolak dan Ha diterima. Untuk minat belajar dan respon siswa menggunakan metode angket. Hasil analisis angket model TAI diketahui 21% minat sangat tinggi, 79% minat tinggi. Sedangkan untuk model Jigsaw diketahui 91% minat tinggi, 9% minat sedang. Rata-rata hasil analisis angket TAI (194,3) dan Jigsaw (173,7). Hasil analisis angket respon model TAI diketahui 24% respon sangat positif, 73% respon positif dan 3% respon cukup positif. Sedangkan untuk model Jigsaw diketahui 9% respon sangat positif, 73% respon positif dan 18% respon cukup positif. Peneliti menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh hasil belajar yang signifikan terhadap model TAI dan Jigsaw, dimana hasil belajar model TAI lebih tinggi dari model Jigsaw. Selain itu minat belajar dengan menggunakan model TAI lebih tinggi dari model Jigsaw serta model pembelajaran TAI dan Jigsaw mendapatkan respon yang positif.Kata Kunci : Team Assisted Individualization, Jigsaw, hasil belajar, minat belajar dan respon siswa The purpose of this study to determine (1) Effect of learning outcomes ICT eighth grade students by using model Team Assisted Individualization (TAI) and Jigsaw, (2) Effect of learning model Team Assisted Individualization and Jigsaw to the interest in students, (3) the response of students to the learning model application TAI and Jigsaw.The research is a quasi-experimental design with Post Test Only With Non-Equivalent Control Group Design. The data collection was conducted by multiple choice tests to measure cognitive, psychomotor skills testing for the realm and questionnaires to gauge student interest and student response. Learning outcomes data were analyzed through the prerequisite test is a test of normality and homogeneity with the results of the three groups of normal distribution and homogeneous, followed by hypothesis testing using Anova One lane (Fhitung = 27.5507) which means that Ho refused and Ha accepted. Then viewed from an average of learning outcomes learning model TAI (38.36) and Jigsaw (34.48). Followed by comparing two models of learning using Scheffe's t-test, it was found (t = 3.9422), then Ho is rejected and Ha accepted.For learning and student responses using questionnaires. The results of questionnaire analysis models known TAI 21% interest is very high, 79% of high interest. As for the Jigsaw model known high interest 91%, 9% interest being. The average results of questionnaire analysis TAI (194.3) and Jigsaw (173.7). The results of the analysis of questionnaire responses TAI known models 24% highly positive, 73% and 3% positive responses were quite positive response. As for the Jigsaw model known 9% highly positive, 73% positive response and 18% fairly positive response.The researchers concluded that there are significant learning outcomes significantly to the model TAI and Jigsaw, where the learning outcome model of TAI is higher than the Jigsaw model. Besides interest in learning to use models TAI higher than the Jigsaw model and learning model TAI and Jigsaw to get a positive response.keyword : Team Assisted Individualization, Jigsaw, learning outcomes, learning and student response
Pengaruh Model Pembelajaran Probing Promting Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa Kelas X Multimedia Pada Mata Pelajaran Sistem Operasi Di SMK Negeri 1 Sukasada ., Putu Sanistya h; ., I Made Gede Sunarya, S.Kom., M.Cs; ., I Gede Partha Sindu, S.Pd., M.Pd.
KARMAPATI (Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika) Vol 5, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/karmapati.v5i2.8116

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) pengaruh penerapan model pembelajaran Probing Promting terhadap hasil belajar 2) mengetahui motivasi belajar siswa 3) respon siswa terhadap penerapan model pembelajaran Probing Promting. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan penelitian Posttest-Only Control Group Design. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik sampling jenuh. Metode pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, tes, dan angket respon. Teknik analisis data yang digunakan yaitu dengan uji prasyarat yang meliputi uji normalitas, homogenitas, hipotesis menggunakan uji t. sedangkan untuk motivasi dan respon menggunakan metode angket. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, Rata-rata (M) hasil belajar sistem operasi siswa kelompok eksperimen adalah 33,95 tergolong kriteria sangat tinggi, Rata-rata (M) hasil belajar sistem operasi siswa kelompok kontrol adalah 21,07 tergolong kriteria sedang, dan t hitung = 19,199, t tabel = 2,017 pada taraf signifikansi 5%, ini berarti bahawa t hitung > t tabel. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar sistem operasi siswa kelas X Multimedia di SMK Negeri 1 Sukasada antara siswa yang belajar dengan model probing prompting dan siswa yang belajar dengan model konvensional. Berdasarkan hasil motivasi yang dihitung menggunakan metode angket menunjukkan hasil motivasi kelompok eksperimen sangat tinggi dengan didapatkan rata-rata sebesar 102,696. Sedangkan hasil motivasi kelompok kontrol yaitu sedang dengan didapatkan rata-rata sebesar 86,500. Sedangkan untuk hasil respon terhadap model pembelajaran probing promting di kelas eksperimen menunjukkan 59% siswa merespon sangat positif dan 32 % siswa merespon positif. Rata-rata yang diperoleh dalam perhitungan angket respon yaitu 86,500 yang artinya menunjukkan bahwa respon siswa pada penerapan model pembelajaran probing promting sangat positif. Kata Kunci : probing promting, hasil belajar, motivasi belajar, respon siswa This study aims to determine the effect of 1)Probing prompting learning model application to the learning scores of the Operating Systems. 2)To understand the students motivation 3)to understand students response of Probing prompting learning This is a quasi-experimental research, designed with posttest design - Only Control Group Design. The technique of data sampling used in this research is saturated sampling technique. The Method that used to collect the data is observation, testing, and questionnaire of responses. Data analysis technique that used on this research is prerequisite test including normality test, homogeneity test, while hypothesis for motivation and response using questionnaires. The data that collected then analyzed using descriptive statistics and inferential statistics (t-test ). Based on the analysis result, the average (M) of students' learning of operating systems in experimental group was 33.95 which mean classified as very high criteria, average ( M ) student learning scores of operating system with the control group was 21.07 which mean classified by moderate criteria , and T-Count = 19.199 , T-Table = 2.017 stay at significance level of 5 % , this means THAT T-Count > T-Table. Based on the motivation result which was calculated using questionnaires, the results of the experimental group is very high motivation with average of 102.696 . While the results of motivation in control group was moderate with average of 86.500. Base on the experiment result, it can be concluded that there is a significant differences between score results of grade X of multimedia in SMK 1 Sukasada with probing prompting learning model and with the conventional learning model. The result of probing prompting learning model in experiment class show that 59 % of students are very positively responded and 32 % of students are positively responded. The average from the calculation of questionnaire responses is 86.500 which means that the student responses on the application of learning models probing prompting are very positive . keyword : probing promting, learning result scores, learning motivation, student response.
Pengembangan Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Tempat Kuliner dengan Metode AHP dan SAW (Studi Kasus : Kecamatan Buleleng) ., Made Astradanta; ., I Made Agus Wirawan, S.Kom, M.Cs; ., I Ketut Resika Arthana, S.T., M.Kom
KARMAPATI (Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika) Vol 5, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/karmapati.v5i2.8205

Abstract

Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Tempat Kuliner dengan Metode AHP dan SAW adalah sebuah sistem yang dikembangkan untuk membantu konsumen atau calon pelanggan rumah makan dalam menentukan rumah makan yang sesuai dengan kriterianya. Sistem ini dikembangkan dalam dua buah aplikasi yakni aplikasi android dan aplikasi website. Aplikasi android dari sistem ini diperuntukan bagi pengguna atau pelanggan, sedangkan aplikasi website diperuntukan bagi pengelola rumah makan dan administrator sistem. Sistem Penunjang Keputusan ini dirancang dan dikembangkan sesuai tahap pada Metode SDLC dengan model waterfall. Sistem Penunjang Keputusan ini diimplementasi kedalam dua aplikasi yakni aplikasi website dan aplikasi android. Aplikasi website dikembangkan dengan menggunakan PHP Storm dengan Bahasa pemrograman PHP, HTML dan Javascrpit. Aplikasi Android dikembangkan dengan menggunakan android studi dengan bahasa pemrograman java dan xml. Hasil pengujian dari Sistem penunjang keputusan pemilihan tempat kuliner dengan menggunakan metode AHP dan SAW menunjukan, Aplikasi tersebut layak digunakan. Hasil tersebut peneliti dapat melalui serangkain uji yakni uji blackbox, uji ahli media, uji usability dan uji akurasi. Tingkat akurasi dari sistem ini sebesar 82% dengan tingkat kesalahan sebanyak 18%. Tingkat akurasi tersebut didapat dengan menggunakan metode manhattan distance. Kata Kunci : Kuliner, AHP, SAW, Manhattan Distance. Culinary site selection support system with AHP and SAW method is a system which is developed to help the customers on choosing the restaurant or café that meet their criteria. This system is developed in 2 applications, android and website. The android application on this system in the future, will be used by the user (customers), while the website application will be used by the restaurants’ owner or system administrator. system is implemented into 2 applications; website and android application. Website application is developed by using PHP storm with PHP, HTML and Javascript programming language. Meanwhile, the android application is developed by using android studio with Java and XML programming language. The test conducted toward this system shows that the application is useful. To get into this result, researcher has passed through some tests, such as black box test, media expert test and usability and accuracy test. The accuracy of the system is 82% with 18% error rate. This level of accuracy is obtained by using Manhattan distance method. keyword : Culinary, AHP, SAW, Manhattan Distance
Analisa Usability Pada Website Undiksha Dengan Menggunakan Metode Heuristic Evaluation ., Putu Krisnayani; ., I Ketut Resika Arthana, S.T., M.Kom; ., I Gede Mahendra Darmawiguna, S.Kom, M.Sc
KARMAPATI (Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika) Vol 5, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/karmapati.v5i2.8306

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat usability pada website UNDIKSHA yang diukur menggunakan metode heuristic evaluation dengan menggunakan 10 Variabel usability dan untuk menentukan rancangan layout website UNDIKSHA yang memenuhi kriteria usability. Populasi penelitian ini adalah seluruh dosen dan mahasiswa UNDIKSHA yang aktif pada tahun akademik 2015/2016. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 176 orang dosen dan 385 orang mahasiswa, menggunakan probability sampling, simple random sampling dan proportionate straified random sampling sebagai teknik pengambilan data. Data penelitian dihimpun menggunakan kuisioner dan dianalisis dengan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan tingkat usability website UNDIKSHA pada responden dosen sebesar 63% yang termasuk dalam kategori tinggi dan pada responden mahasiswa sebesar 50% yang masuk dalam kategori sedang. Dari hasil analisa kuisioner yang didapat hasil bahwa layout website UNDIKSHA sudah mampu memenuhi kriteria usability sebuah website. Sehingga dalam penelitian ini rekomendasi berdasarkan hasil kuisioner yang memiliki persentase rendah, uji ahli dan didasarkan pada panduan HCI perbaikan layout lebih difokuskan pada perlu adanya perubahan warna tampilan untuk membedakan antara link yang sudah pernah diakses dan belum pernah diakses, tersedianya bantuan saat terjadi error, penyajian submenu dan ikon-ikon yang konsisten, adanya keterangan pada link, perbedaan font antara judul dengan deskripsi kalimat, dokumentasi yang lengkap, adanya menu Bantuan untuk mempermudah pengguna dalam mencari solusi jika terdapat kesalahan dalam mengakses website. Dan berdasarkan hasil kuisioner perlu ditekankan perbaikan SOP (Standar Operasional Prosedur) pelayanan informasi yang jelas dan terbaru.Kata Kunci : analisa, usability, heuristic evaluation, website UNDIKSHA Full screen closeThis study aimed to analyze the level of usability on the website UNDIKSHA measured using heuristic evaluation method using 10 variables to determine the usability and design layouts that meet the criteria UNDIKSHA website usability. The study population was the whole faculty and students UNDIKSHA active in the academic year 2015/2016. The sample in this study consisted of 176 faculty and 385 students, using probability sampling, simple random sampling and proportionate straified random sampling as a technique for data retrieval. The research data were collected using a questionnaire and analyzed by descriptive analysis method. The results showed the level of website usability UNDIKSHA on lecturers by 63% of respondents are included in the high category and the student respondents 50% were included in the medium category. From the analysis of the questionnaire obtained results that the website's layout UNDIKSHA been able to meet the criteria of usability of a website. Thus, in this study a recommendation based on the results of questionnaires that have a low percentage, expert testing and based on the guidelines HCI improvement of layout is more focused on the need for change in the display color to distinguish between links that have been accessed and has not been accessed, the availability of assistance when an error occurs, the presentation submenus and icons are consistent, the information on the link, the difference between headline font with sentence description, complete documentation, the Help menu to simplify the user in finding a solution if there are errors in accessing the website. And based on the results of the questionnaire should be emphasized improvement of SOP (Standard Operating Procedure) services and clear information up to date.keyword : analysis, usability, heuristic evaluation, UNDIKSHA website

Page 2 of 4 | Total Record : 39


Filter by Year

2016 2016


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 2 (2025) Vol. 14 No. 1 (2025) Vol. 13 No. 3 (2024) Vol. 13 No. 2 (2024) Vol. 13 No. 1 (2024) Vol. 12 No. 3 (2023) Vol. 12 No. 2 (2023) Vol. 12 No. 1 (2023) Vol. 11 No. 3 (2022) Vol. 11 No. 2 (2022) Vol. 11 No. 1 (2022) Vol. 10 No. 3 (2021) Vol 10, No 3 (2021) Vol. 10 No. 2 (2021) Vol 10, No 2 (2021) Vol. 10 No. 1 (2021) Vol 10, No 1 (2021) Vol 9, No 3 (2020) Vol. 9 No. 3 (2020) Vol. 9 No. 2 (2020) Vol 9, No 2 (2020) Vol 9, No 1 (2020) Vol. 9 No. 1 (2020) Vol 8, No 3 (2019) Vol. 8 No. 3 (2019) Vol. 8 No. 2 (2019) Vol 8, No 2 (2019) Vol 8, No 1 (2019) Vol. 8 No. 1 (2019) Vol 7, No 3 (2018) Vol. 7 No. 3 (2018) Vol 7, No 2 (2018) Vol. 7 No. 2 (2018) Vol. 7 No. 1 (2018) Vol 7, No 1 (2018) Vol 6, No 3 (2017) Vol. 6 No. 3 (2017) Vol 6, No 2 (2017) Vol. 6 No. 2 (2017) Vol. 6 No. 1 (2017) Vol 6, No 1 (2017): Vol 5, No 3 (2016): Vol. 5 No. 3 (2016) Vol 5, No 2 (2016): Vol. 5 No. 2 (2016) Vol. 5 No. 1 (2016) Vol 5, No 1 (2016) Vol. 4 No. 5 (2015) Vol 4, No 5 (2015) Vol 4, No 4 (2015) Vol. 4 No. 4 (2015) Vol. 4 No. 3 (2015) Vol 4, No 3 (2015) Vol 4, No 2 (2015) Vol. 4 No. 2 (2015) Vol. 4 No. 1 (2015) Vol 4, No 1 (2015) Vol. 3 No. 7 (2014) Vol 3, No 7 (2014) Vol. 3 No. 6 (2014) Vol 3, No 6 (2014) Vol 3, No 5 (2014) Vol. 3 No. 5 (2014) Vol 3, No 4 (2014) Vol. 3 No. 4 (2014) Vol 3, No 3 (2014) Vol. 3 No. 3 (2014) Vol 3, No 2 (2014) Vol. 3 No. 2 (2014) Vol. 3 No. 1 (2014) Vol 3, No 1 (2014) Vol 2, No 8 (2013) Vol. 2 No. 8 (2013) Vol. 2 No. 7 (2013) Vol 2, No 7 (2013) Vol 2, No 6 (2013) Vol. 2 No. 6 (2013) Vol. 2 No. 5 (2013) Vol 2, No 5 (2013) Vol. 2 No. 4 (2013) Vol 2, No 4 (2013) Vol 2, No 3 (2013) Vol. 2 No. 3 (2013) Vol. 2 No. 2 (2013) Vol 2, No 2 (2013) Vol 2, No 1 (2013) Vol. 2 No. 1 (2013) Vol 1, No 5 (2012) Vol. 1 No. 5 (2012) Vol 1, No 4 (2012) Vol. 1 No. 4 (2012) Vol. 1 No. 3 (2012) Vol 1, No 3 (2012) Vol. 1 No. 2 (2012) Vol 1, No 2 (2012) Vol. 1 No. 1 (2012) Vol 1, No 1 (2012) More Issue